Perahu Kertas #END

Title                 : Perahu Kertas (Chapter 2)

Author             : Amaliarisa10 (Yellowow)

Main Cast        :Choi Youra a.k.a Youra (OC)

Byun Baekhyun a.k.a Baekhyun

Park Chanyeol a.k.a Chanyeol

Park Hana a.k.a Hana (OC)

Other cast       :Kim Sera (oc)

Sebagian member EXO

Park Minri

Genre              : School life, Friendship, Romance

Length             : Twoshoot

Ratting                        : General

A/N                  : Annyeong readers, aku comeback  dengan FFku yang  masih banyak Typo ini kekekeke😄. Bagi yang belum vaca chapter 1 bisa baca diblog pribadiku*promosi. Langsung ke ceritanya aja deh…

perahu-kertas-2

Happy Reading ^^

 

 

Baekhyun Pov

 

‘Yaakh.. Kenapa mereka berdua membuatku cemburu’ ucapku dalam hati sambil melihat Sehun dan Youra

‘Benar-benar menyebalkan’ lanjutku

 

Author Pov

 

“Hei, Bacon” ucap penyebar happy virus sambil memukul bahu temannya yaitu Baekhyun

“Mwo?” tanya Baekhyun cuek

“Kau kenapa? Apa kau sakit?” tanya Chanyeol sambil menaikkan satu alisnya

“Aku hanya patah hati” jawab Baekhyun lesu

“Mwo? Kau patah hati, biasanya kalau kau habis putus dengan yeojachingumu kau tidak pernah begini” ucap Chanyeol heran

“Aku juga tidak tahu” ucap Baekhyun lalu melihat ke jendela

“Apa kau menyukai adik Park Minri?” tanya Chanyeol si penyebar happy virus

“Ne”

“Lalu, Park Minri kau apakan?”

“Aku dari dulu tidak menyukainya tapi dia yang menyukaiku”

“Oh, kukira kau sehati dengan Park Minri”

“Yang cocok dengan Park Minri itu kau karena nama marganya sama seperti kau”

“Tapi, aku tidak menyukainya”

“Lalu, kau menyukai siapa?”

“Aku menyukai Park Hana dan aku juga sedikit menyukai Hachan”

“Park Hana?Hachan?”

“Dia temanku waktu kecil”

“Oh”

 

Author Pov end/ Youra Pov

 

Hari ini adalah hari pertamaku untuk menjauhi Baekhyun sunbae, walaupun hati berkata tidak tetap saja aku takut dengan eonnie angkatku yang selalu menghantuiku dimanapun aku berada.

“Kau sedang melamunkan siapa?” tanya Sera yang hanya aku respon dengan lirikan

“Baekhyun sunbae atau Kris sunbae atau Sehun sunbae”  lanjutnya

“Chanyeol oppa” ucapku rada-rada gak jelas

“Kau menyukai Chanyeol sunbae?” tanya Sera yang membuatku membulatkan matanya

“Mwo?? Sunbae kita ada yang bernama Chanyeol” ucapku sambil membulatkan mata

“Ne, yang kemarin lusa bertanya apa kau adik Minri sunbae” ujarnya

“Apa kau tahu nama panjangnya?” tanyaku

“Park Chanyeol” jawabnya

“Kau mengenalnya?” lanjutnya yang hanya aku respon dengan anggukan

“Mulai kapan?” tanyanya lagi

“Waktu aku masih kecil” jawabku

“Bagaimana ceritanya?” tanyanya

‘Ehm.. Apa boleh aku bercerita kepada Sera? Aku takut ini kesebar tapi sudahlah bukannya aku dan Sera sudah bersahabat jadi kenapa harus ditutup-tutupi’ batinku

“Bagaimana ceritanya?” tanyanya lagi

“Baiklah” ucapku sambil bernafas sedalam-dalamnya

“Ketika aku umur 5 tahun, aku sempat tinggal di Korea meskipun tidak lama” ucapku

“Lalu?” tanyanya

“Aku hampir setiap hari duduk dibangku taman dekat rumahku untuk melihat anak-anak seusiaku bermain bersama dan mereka selalu mengajakku bermain tapi aku selalu menolaknya karena aku tidak tahu apa yang mereka mainkan” ujarku panjang lebar

“Dan suatu hari ada 2 orang anak yang satunya namja dan satunya yeoja mengajakku bermain dan tetap saja aku tolak, tapi mereka membujukku agar bermain dan alhasil aku tidak menolaknya dan menanggapinya dengan kata ‘Ne’ yang membuat mereka tersenyum lebar lalu menrikku agar berlari dengan mereka berdua” ucapku

“Lalu?”

“Jangan banyak bicara” ucapku

“Baiklah”

“Ketika kita berdua sampai ditaman yang letaknya cukup jauh dari rumahku aku berkenalan dengan mereka berdua, yang namja bernama Park Chanyeol dan yang yeoja bernama Park Hana, aku kira mereka beruda kakak adik tapi dugaanku salah mereka hanya tetangga dekat” ucapku lalu melihat ke arah jendela

“Tapi, aku tidak pernah memberi tahu namaku jadi, mereka memanggilku Hachan dan mulai saat itu aku dan mereka berdua sering bermain bersama. Tapi, takdir memisahkan kita bertiga aku harus pergi ke London sedangkan Hana harus pergi ke Indonesia” ucapku lalu menunduk lesu

“Oh”

“Aku pergi ke kantin dulu ne”

 

Youra Pov end/ Chanyeol Pov

 

“Baekhyun, ayo bermain basket” ajakku sambil duduk disebelah Baekhyun

“Aku malas” ucapnya

“Sunbae”

“Mwo?” ucap kami berdua bersamaan sambil melihat hoobae kita yang sedang berlari mendekati kami berdua

“Ada apa?” tanyaku

“Chanyeol sunbae” ucapnya

“Ne?” ucapku heran

“Apa kau memliki teman kecil yang bernama Park Hana dan satunya Hachan?” tanya yang membuatku membulatkan mataku

“Kau tahu darimana?” tanyaku balik

“Jawab pertanyaanku dulu sunbae” ucapnya

“Ehm.. Ne” ucapku sambil mengangguk

“Apa kau tahu siapa nama asli Hachan?” tanyanya lagi

“Molla” jawabku sambil menggelengkan kepala

“Apa kau tahu?” tanyaku

“Hahaha, jelas lah” ucapnya sambil tertawa

“Dia teman satu kelasku bahkan dia coupleku” lanjutnya

“Couplemu? Nugu?” tanyaku

“Choi Youra” jawabnya yang sepertinya membuat Baekhyun kaget

“Kau tidak bohongkan?” ucapku

“Annio, tadi dia bercerita kepadaku bahkan sepertinya dia merindukanmu dan Park Hana” ucapnya

“Namanya bukan Park Youra?” tanyaku

“Annio” jawabnya sambil menggelengkan kepala

‘Youra, apa benar kau Hachan? Jika benar aku akan berjanji untuk tidak menyukaimu’ batinku dalam hati

“Oh, gomawo atas beritanya” ucapku sambil tersenyum

“Kalau begitu aku pergi dulu sunbae” ucapnya lalu pergi dari hadapanku

“Apa kau menyukai Youra?” tanya Baekhyun tiba-tiba

“Hanya sedikit”jawabku

“Oh” ucapnya

“Tapi, aku lebih menyukai Park Hana daripada Hachan” ucapku berusaha agar Baekhyun tidak marah kepadaku

“Wae?” tanyanya

“Karena aku dan Hana sudah berjanji untuk menganggap Hachan adalah saeng kita karena aku dan Hana lebih tua daripada Hachan, jadi tenang saja aku tidak akan merebut Hachan” ucapku panjang lebar

“Tapi, Youra tidak mempedulikanku lagi” ucap Baekhyun sambil melihat kedepan

“Tidak mempedulikanmu?” ucapku bingung

“Ne”

“Mungkin saja dia tidak mendengar ketika kau memanggilnya”

“Annio, tadi dia sempat melihat ke arahku”

“Nanti aku tanyakan ke dia”

 

Chanyeol Pov end/ Hana Pov

 

Hari ini adalah hari pertamaku menginjakkan kaki di Korea Selatan, Negara yang paling aku suka daripada negara lain.

“Hana, mulai besok kau sekolah di Korean High School” ujar eomma

“Ne” ucapku

‘Aku merindukan Chanyeol dan Hachan’ batinku

‘”Eomma, aku pergi” ucapku

“Kemana?”

“Hanya berkeliling saja”

“Baiklah”

Aku berjalan sendirian di hari yang sangat cerah ini, aku ingin sekali bertemu dengan Chanyeol dan Hachan, mereka berdua adalah sahabat kecilku.

Sesampainya ditaman yang sering aku datangi ketika kecil bersama Chanyeol dan Hachan, aku melihat seorang namja tinggi duduk disebelah yeoja yang berambut coklat dan mereka menggunakan seragam sekolah. Karena ingin tahu, siapa mereka aku berjalan mendekati mereka dna berhenti ketika aku mendengarkan percakapan mereka.

“Apa benar kau Hachan?” tanya sang namja

“Ne, aku Hachan, Hana Chanyeol” jawab sang yeoja

‘Chanyeol, Hachan ternyata kalian sudah berubah’ batinku

“Hiks..Hiks” tangisku yang tidak bisa kubendung lagi, entah apa yang menyebabkan aku menangis, mungkin karena kerinduanku dengan mereka berdua

“Eonnie”

“Ne” ucapku sambil melihat kedepan

“Hana eonnie” ucapnya lalu mendekatiku dan langsung memelukku

“Hachan, aku merindukanmu” ucapku lirih

“Aku juga eonnie” ucapnya

“Apa tidak ada yang merindukanku?” tanya seseorang yang kuyakini Chanyeol si penyebar Happy Virus

“Aku merindukanmu” ucapku sambil tersenyum manis

“Hei, ternyata Hachan lebih tinggi darimu” ucap Chanyeol yang membuatku menoleh ke Hachan

“Hehehehe” tawaku pelan

“Siapa namamu?” tanyaku sambil melihat Hachan

“Choi Youra imnida, tapi panggil aku Hachan saja” jawabnya

“Memangnya kenapa?” tanya Chanyeol

“Aku kan dongsaeng kalian” jawabnya sambil menampakkan senyum khasnya

“Hahaha” tawa kami bertiga

“Kalian satu sekolah?” tanyaku lagi

“Ne, kami sekolah di Korean High School” jawab Hachan atau Youra

“Korean High School?” tanyaku

“Ne” jawab Hachan

“Mulai besok aku akan sekolah disana” ucapku

“Horeee!!” ucap Hachan senang

“Rumah eonnie dimana?” tanya Hachan

“Jalan……” jawabku

“Wah, rumah kita dekat donk” ucap Hachan senang sambil menggandeng tangan kananku lalu mengajakku berjalan

“Hei, bocah” teriak seseorang

“Siapa bocah?” tanya Hachan

“Kau” jawab Chanyeol

“Bagaimana bisa?” tanyaku

“Karena Hachan umurnya paling mudah” jawab Chanyeol

“Menyebalkan” ucap Hachan pelan tapi masih bisa aku dengar

“Hei bocah, apa ada masalah antara kau dan Baekhyun?” tanya Chanyeol tiba-tiba

 

Hana Pov end/Youra Pov

 

“Hei bocah, apa ada masalah antara kau dan Baekhyun?” tanya Chanyeol oppa tiba-tiba

“Ehm.. Annio” jawabku sambil menundukkan kepala

“Jangan suka bohong! Aku tidak mengajarimu berbohong” ucap Chanyeol keras

“Aku berani SUMPAH” ucapku kesal

“Lalu, kenapa kau tidak meresponnya waktu dia menyapamu?” tanya Chanyeol oppa yang membuatku akan menangis

“Wae?” tanyanya lagi

“Memangnya ada apa sih?” tanya Hana eonnie tiba-tiba

“Sebenarnya, Minri eonnie melarangku untuk bersekatan dengan Baekhyun sunbae” jawabku yang masih menundukkan kepala

“Minri melarangmu?” ucap Chanyeol oppa heran

“Ne” ucapku

“Aku takut disiksa olehnya” lanjutku

“Disiksa?”

“Eonnie suka menyiksa orang yang mempunyai masalah dengannya” ucapku

“Kenapa tidak bilang ke eomma dan appamu?” tanya Chanyeol oppa lagi

“Dia mengancamku” jawabku

“Oh” ucap Hana menengai

“Kalau begitu dekati saja Baekhyun” ucap Chanyeol oppa tenang

“Kalau aku dibully bagaimana?” tanyaku

“Nanti aku yang bilang ke eomma dan appamu” ucap Chanyeol oppa lalu menarik tanganku dan tangan Hana eonnie agar cepat berjalan

“Nanti oppa yang bilang ne” ucapku sambil menoleh ke Chanyeol oppa

“Ne” ucapnya sambil melirikku

 

Youra Pov end/Baekhyun Pov

 

“Sebenarnya, Minri eonnie melarangku untuk bersekatan dengan Baekhyun sunbae”

“Minri melarangmu?”

“Ne”

“Aku takut disiksa olehnya”

“Disiksa?”

“Eonnie suka menyiksa orang yang mempunyai masalah dengannya”

“Kenapa tidak bilang ke eomma dan appamu?”

“Dia mengancamku”

“Oh”

“Kalau begitu dekati saja Baekhyun” ucap Chanyeol oppa tenang

“Kalau aku dibully bagaimana?” tanyaku

“Nanti aku yang bilang ke eomma dan appamu”

Aku sempat mendengarkan percakapan antara Chanyeol dan Youra, ternyata Youra tidak meresponku waktu aku menyapanya karena dia dilarang eonnienya mendekatiku.

“Baekhyun”

“Ne” ucapku sambil menoleh ke sumber suara

“Park Minri” lanjutku

“Baekhyun, ada apa kau kesini?” tanyanya

“ada apa kau tanya?” tanyaku balik

“Apa kau melarang Youra mendekatiku?” lanjutku yang membuat Minri membulatkan matanya

“Apa Youra memberitahumu?” tanyanya

“Annio, aku tadi mendengarkan Youra bercerita kepada Chanyeol”jawabku

“Oh” ucapnya lalu pergi meninggalkanku

 

Baekhyun Pov end/Author pov

 

Terlihat yeoja berambut coklat yang sedang menangis karena eonnienya marah habis-habisan kepadanya bahkan eonnienya mengguyur yeoja berambut coklat tersebut.

“Kau harus menjauhi Baekhyun” teriak eonnie dari yeoja berambut coklat tersebut

“Aku sudah menjauhi Baekhyun sunbae” teriak saengnya

“Dan jauhi Chanyeol” bentak eonnienya

“Jika disuruh menjauhi Baekhyun sunbae aku mau tapi jika aku disuruh menjauhi Chanyeol oppa, aku tidak akan mau” teriak saengnya

“Chanyeol oppa?” ucap eonnienya

“Ne, dia temanku waktu kecil dulu, sebelum kau menjadi eonnieku” bentak yeoja berambut coklat tersebut

“Kau itu benar-benar menyebalkan” bentak eonninya lalu pergi dari hadapan saengnya

 

Keesokan harinya….

 

Korean High School

“Chanyeol, dimana Hachan?” tanya seorang yeoja berambut hitam

“Aku juga tidak tahu” jawab Chanyeol

“Park Minri” panggil Chanyeol

“Ne” ucap yeoja yang dipanggil Park Minri tersebut

“Youra kemana?” tanya Chanyeol

“Dia sakit dan mulai hari ini dia akan tinggal di Mokpo” jawab Minri panjang lebar

“Mokpo?” ucap Chanyeol

“Ne” ucap Minri sambil menganggukan kepala lalu pergi meninggalkan Chanyeol

“Ada apa?” tanya seorang yeoja

“Hana-sshi” panggil Chanyeol

“Ne” ucap yeoja yang dipanggil Hana tersebut

“Hachan pindah ke Mokpo” ucap Chanyeol

“Mwo?” ucap seorang namja yang tiba-tiba datang

“Baekhyun” ucap Chanyeol

“Youra, pindah ke Mokpo?” tanya Baekhyun sambil berjalan mendekati Chanyeol

“Ne” jawab Chanyeol

“Kenapa harus begini?” ucap Baekhyun sambil menundukkan kepala

“Baekhyun-sshi” panggil Hana pelan

“Mwo?” tanya Baekhyun sambil menoleh ke Hana

“Kemarin, Youra bilang, kalau dia ingin bertemu denganmu nanti pulang sekolah didanau yang pernah dia mimpikan” jawab Hana panjang lebar

‘Danau’ batin Baekhyun

“Gomawo Hana-sshi” ucap Baekhyun sambil membungkukkan badannya sedikit

“Kau tahu namaku?” tanya Hana

“Aku hanya mengarang, karena kemarin Chanyeol bilang kalau dia menyukai Park hana” jawab Baekhyun sambil melirik Chanyeol lalu segera berlari meninggalkan Chanyeol dan Hana

‘Kenapa kau bilang Baekhyun?’ batin Chanyeol

“Hana, aku pergi dulu ne” ucap Chanyeol lalu berlari mengejar Baekhyun

“Dasar aneh” ucap Hana

*

Author Pov end/Youra Pov

 

‘Dimana Baekhyun sunbae?’batinku

Hari ini adalah hari terakhirku di Seoul karena aku akan pindah ke Mokpo, meskipun aku sakit aku tetap ingin bertemu dengan Baekhyun sunbae, namja yang membuatku jatuh cinta.

“Youra-sshi”

“Ne” ucapku sambil menoleh ke sumber suara

“Baekhyun sunbae” ucapku sambil tersenyum manis

“Apa kau sakit?” tanyanya

“Annio” jawabku yang masih saja tersenyum

“Jangan bohong” ucapnya

“Memangnya kenapa?” tanyaku

“Aku hanya cemas” jawabnya yang membuat rona merah dipipiku muncul

“Youra” panggilnya

“Ne” ucapku

“Saranghae”ucapnya yang membuat jantungku berdetak kencang

“Nado” ucapku sambil menundukkan kepala

“Jika kau menyukaiku” ucapnya

“Kenapa kau pergi meninggalkanku?” lanjutnya

“Aku hanya ingin bebas dari Minri eonnie” ucapku yang masih saja menundukkan kepala

“Hanya itukah alasanmu?” tanyanya

“Dan aku ingin bisa melupakan sunbae” jawabku

“Melupakanku?” tanyanya

“Ne” jawabku sambil menganggukan kepala

“wae?” tanyanya lagi

“Karena aku takut” jawabku

“Baiklah, aku akan menghargai keputusanmu” ucapnya lalu pergi meninggalkanku

“Mianheyo sunbae” ucapku lirih

 

3 Bulan kemudian

 

Sudah 3 bulan aku tinggal di Mokpo, memang disini aku betah tapi, aku merindukan Baekhyun sunbae, Chanyeol oppa, Hana eonnie dan Kim Sera.

“Youra, ayo kita berangkat” ucap eommaku

“Ne” ucapku lalu segera berlalri menuju mobil

Hari ini, aku akan menjenguk eonnieku yang sedang sakit di Seoul dan aku juga ingin bertemu Sera, Hana eonnie dan Chanyeol oppa. Sebenarnya, aku juga ingin bertemu dengan Baekhyun sunabe tapi aku masih ragu untuk bertemu dengannya bahkan menatap wajahnya saja aku masih takut karena kejadian 3 bulan yang lalu.

*

“Akhirnya sudah sampai” ucapku sambil membuka pintu mobil

“Eomma, aku pergi ke taman dulu ne” ucapku lalu segera berlari menuju taman yang menjadi tempatku bermain waktu kecil dulu.

“Youra”

“Ne” ucapku sambil menoleh ke sumber suara

“Sera! Hana eonnie!” ucapku lalu berlari menghampiri mereka berdua

“Bagaimana kabarmu di Mokpo? Apa sudah menemukan pengganti Baekhyun?” tanya Hana eonnie yang membuatku malu

“Kabarku baik hanya saja aku belum menemukan penggantinya” jawabku

“Aku merindukanmu Choi Youra” ucap Sera sambil memelukku

“Aku juga” ucapku

“Apa kau tidak merindukanku?”

“Ehm” ucapku sambil melepaskan pelukan Sera lalu menoleh ke sumber suara

“Yi Fan gege! Sehun sunbae! Chanyeol oppa!” ucapku senang

“Hei bocah, apa kau sudah bertemu Baekhyun?” tanya Chanyeol oppa

“Belum” ucapku sambil menggelengkan kepala

“Baekhyun selalu memikirkanmu” ucap Sehun sunbae sambil tersenyum kepadaku

“Benarkah?” ucapku

“Benar saengi” ucap Yi Fan gege sambil mendekatiku lalu merangkulku

“Tapi, aku tidak” ucapku

“Anak bocah” ucap Chanyeol oppa sambil mengacak-acak rambutku

“Ehm, aku pulang dulu ne” ucapku

“wae?” tanya Sera

“Aku belum melihat keadaan Minri eonnie” jawabku

“Baiklah” ucap Chanyeol oppa

“Hati-hati dijalan” ucap Yi fan gege yang hanya aku respon dengan anggukan lalu segera berlari

‘I Miss You Baekhyun sunbae’ batinku

“Annyeong” ucapku sambil membuka pintu

“Akhirnya kau pulang” ucap eomma sambil tersenyum

“Apa kau membawa pakaian lain?” tanya eomma tiba-tiba

“Annio” jawabku sambil menggelengkan kepala

“wae?” tanyaku

“Setelah ini ada tamu special” jawab eomma

“Ya sudah, duduk sana” lanjut eomma yang hanya aku respon dengan anggukan kecil

2 menit kemudian

“Annyeonghaseo”

“Annyeong” ucapku sambil berlari menuju pintu

“Tunggu sebentar” ucapku sambil membuka pintu

“Si….” Ucapku terpotong karena melihat Baekhyun sunbae

“Nyonya Byun ayo masuk” ucap eomma tiba-tiba

“Gomawo nyonya Choi” ucap yeoja paruh baya yang berada disebelah Baekhyun sunbae

“Annyeong” ucap Baekhyun sunbae sambil melirikku sebentar

“Ne” ucapku

“Ini anakku” ucap eomma sambil manrik tanganku

“Cantik sekali” ucap yeoja paruh baya yang menurutku eomma Baekhyun sunbae

“Youra, kau dan namja yang duduk disebelah nyonya Choi itu akan eomma jodohkan” bisik eomma kepadaku

‘Jodoh? Baekhyun sunbae’ batinku

“Eomma, aku pergi dulu ne” ucapku lalu pergi keluar rumah dan langsung berjalan menuju danau yang dekat rumahku

“Jodoh? Aku akan dijodohkan? Mimpi apa aku kemarin?” ucapku sambil melmpari batu yang berada disebelahku

“Kau tidak suka?”

“Suka sih suka, tapi akukan masih SM..A” ucapku sambil menoleh ke orang yang menanyaiku

“Baekhyun sunbae” ucapku

“Aku merindukanmu” ucapnya

“Aku juga” ucapku sambil memandang wajahnya

“Apa kau akan kembali ke Seoul?” tanyanya

“Annio, besok aku sudah kembali ke Mokpo” jawabku

“Apa kau menyiksaku?” tanyanya

“Annio” jawabku

“Tapi, kenapa kau selalu meninggalkanku?” tanyanya lagi

“Mungkin takdir” jawabku

“Kau itu” ucapnya sambil menghanyutkan perahu kertas yang entah kapan ia membuatnya

“Bolehkah aku memanggilmu oppa?”tanyaku

“Silahkan” jawabnya sambil menoleh kepadaku

“Baekhyun oppa, aku akan merindukanmu” ucapku

“Aku juga” ucapnya

“Maukah kau mengajariku membuat perhu kertas?” tanyaku

“Bukannya aku pernah mengajarimu” ucapnya sambil menghadapku

“Kapan?” tanyaku

“Ketika dimimpi” jawabnya sambil tersenyum kepadaku

“Tapi itukan hanya dimimpi” ucapku

“Baiklah” ucapnya

“sarnghae” lanjutnya

“Nado oppa” ucapku

 

The end

Akhirnya udah selesia FFnya…….

Mianhe kalau judulnya gak pas sama cerita FFnya😀

 

 

 

3 thoughts on “Perahu Kertas #END

  1. First mian kgk koment… Alnya saking enak baca jd lupa koment yg part 1 nya but critanya bagus… Ini jga bagus…^^v

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s