My Handsome Girl

Genre : Romance,Shool life

Length : Oneshoot

Rating : General

Scriptwriter : OPI

Main cast :Park Nami (OC), Kris, Sehun

Suport Cast : Member EXO-K

WARNING : TYPO BERTEBARAN DIMANA-MANA

 

my handsome girl

 

Author POV

Seperti biasa setiap hari senin selalu diadakan pemeriksaan kerapihan bagi seluruh murid di SMA Hannyoung.Mungkin ini adalah hal yang biasa bagi murid disana, namun ada seorang murid yang selalu resah jika ada pemeriksaan kerapihan.

“PARK NAMIIIII!!” teriak Choi seonsaengnim pada seorang yeoja yang berpenampilan layaknya seorang namja.

“N..ne seonsaengnim, wae yo?” ucapnya terbata-bata. Sedangkan semua orang yang melihatnya hanya tertawa melihat kelakuan Nami.

“Bukankah sudah kubilang kau harus memakai rok!Dan, aishh….apa dirumhmu tidak punya setrikaan hah?Lihatlah pakaianmu sangat kusut.”

“Emmh kemarin anjing di rumahku memakan rokku saeng.Jadi aku pakai celana. Hehehe..” ucapnya sambil menunjukkan tangannya dan membentuk huruf V. Sedangkan semua orang hanya tertawa mendengar alasan konyol yang dibuat Nami.

“Park Nami, ikut saya ke ruang BK sekarang juga!” ucap Choi Seonsaengnim.Nami hanya tertunduk dan menghela nafas panjang.

“Buwahahaha…..lihatlah betapa konyolnya dia. Alasan macam apa itu?dasar NAMJA WANNABE!” teriak seorang namja yang merupakan rival abadinya Nami.

“YA! DIAM KAU! Kau fikir kau siapa huh?” teriak Nami sambil mengangkat dagunya dan menantang namja tersebut.

“Aigoo..kau sepertinya sudah pikun ya NAMJA WANNABE? Bahkan rival abadimupun tidak kau ingat. Buwahahahaha….”  Namja tersebut terus tertawa bersama teman-teman satu genknya.

“Bahkan aku rasa ia sudah lupa apa jenis kelaminnya. Buwahahaha….” Ucap teman namja tersebut.

“YA! OH SEHUN! KIM JONG IN! JANGAN HARAP KALIAN BISA MENGHIRUP UDARA SEGAR NANTI!” teriak Nami sambil menunjuk ke arah Sehun dan Jongin.

Sementara kedua namja tadi hanya tertawa cekikikan mendengar ocehan Nami.

“Aigoo..Jongin-ah, aku tatut..buwahahahaha…”ejek Sehun dengan nada mengejek dan bersembunyi dibalik pundak Kai sambil terus tertawa bersama Kai.

“NEOL!!” teriak Nami sambil menyiapkan tangannya untuk menampar Sehun.Namun sebelum hal itu terjadi ada seseorang yang menahan tangannya terlebih dahulu.

“Bukankah kau disuruh ke BK huh? Pergilah sebelum kau mendapat lebih banyak masalah.” Ucap sang ketua kelas sambil tersenyum pada Nami.

Nami masih diam mematung karena tangannya dipegang oleh sang ketua kelas yang sangat tampan dan juga baik.

“Aahh…n..ne, gomawo Kris-ssi.” Jawab Nami dan memalingkan wajahnya yang sudah mulai memerah.

Sehun yang melihat perubahan wajah Nami kembali mengejeknya.

“Omoo…sang pangeran membela sang eumhh beast? Buwahahaha…YA NAMJA WANNABE! Kau menyukai Kris huh? Aigoo…aku kira orang tak normal sepertimu tidak akan bisa jatuh cinta, tapi ternyata..buwahahahaha…” kini semua orang tertawa mendengar ejekan dari Sehun.

Sedangkan kini wajah Nami sudah benar-benar memerah dan matanya mulai berkaca-kaca.“YAK!AWAS KAU OH SEHUN!” teriaknya dan langsung bergegas keluar kelas.

Melihat hal tersebut justru membuat Sehun and the genk (halah..) semakin tertawa, kecuali Kris. Walaupun Kris adalah salah satu anggota Sehun, tetapi ia juga selalu menjadi ketua kelas yang baik dan taat di kelasnya.

“Kau keterlaluan sekali Sehun.” Ucap Kris.

Sehun dan kawan-kawan berhenti tertawa dan menatap aneh pada Kris.

“Wae yo?Mengapakau membelanya? Kau menyukainya huh?” Tanya Sehun dengan penuh selidik dan berjalan menghampiri Kris yang menatapnya dengan tajam.

“Ani, hanya saja aku sebagai ketua kelas tidak bisa membiarkan adanya sebuah pembullyan dikelasku.” Ucapnya tegas.

Sehun memegang pundak kris sambil tersenyum kecut, “Aigoo Krissu, aku tahu kau adalah ketua kelas yang baik, tapi kau juga tidak boleh mengganggu kesenangan kami.Arraso ?” lalu Sehun mencolek dagu Kris.

Suasana kelas masih hening, Kris yang merasa tidak dihargai menyingkirkan tangan Sehun dan bergegas keluar kelas. Namun saat ditepi pintu ia kembali melihat Sehun.

“Terserah apa katamu saja. Tapi jangan coba-coba ganggu Nami lagi OH SEHUN.” Lalu ia pergi meninggalkan kelas yang masih sepi.

Sehun mematung mendengar perkataan Kris.“Cih berani-beraninya orang itu menyuruhku.Dia fikir dia siapa huh?” keluhnya.

Kai langsung merangkul pundak Sehun, “Sepertinya Kris menyukai Nami.”

Sehun langsung membulatkan matanya dan memberikan senyum yang tidak bisa diartikan.

“Ya!Mengapa kau tersenyum seperti itu huh?” ucap Kai yang merinding melihat senyum Sehun dan langsung menampar wajah Sehun.

“Aww appo pabo!” teriak Sehun sambil mengusap pipinya.

“Habis kau terlihat seperti psikopat tadi. Hehehe….” Kai langsung tersenyum dan memamerkan giginya pada Sehun.Sedangkan Sehun langsung menutup hidungnya.

“YAK! Menjauh dariku! Mulutmu itu sangat bau tau?” ia mendorong Kai menjauh darinya.

“JINJJA? HAH…” Kai lalu menyemburkan udara dari perutnya tepat ke wajah Sehun.

“YAK KIM JONG IN! MATIKAUUUU!” teriak Sehun sambil mengejar Kai yang sudah berlari di dalam kelas.

=SKIP=

Setelah keluar dari ruang BK Nami tidak langsung masuk ke kelas, ia terduduk di bawah sebuah pohon besar yang ada di taman sekolahnya untuk menenangkan fikirannya sejenak.

“Hah…tempat ini memang daebakk!” teriaknya sambil terpejam dan merentangkan kedua tangannya untuk menghirup sebanyak mungkin udara yang ada di sana.

“Ya, daebak sepertimu.” Ucap seseorang yang langsung ditatap oleh Nami.

“K..Kris?” ucapnya terbata-bata lalu menundukkan wajahnya.

“Annyeong Nami. Mengapa kau tidak masuk ke kelas?Kau mau membolos huh?” ucap Kris dengan wajah yang dibuat terlihat marah.

“A..a.aniyo, aku hanya emmmhh menenangkan fikiranku sejenak.Lalu kau sendiri?Mengapa kau ada disini?”

“Ah…tadi aku habis memanggil Lee Seonsaengnim, tapi ia tidak ada. Lalu tanpa sengaja aku melihatmu disini.”Kris melirik Nami sambil tersenyum padanya.Dan hal itu sukses membuat Nami menjadi salah tingkah.

“Eummh arra. Oh ia, aku kembali ke kelas dulu ne.” Saat Nami hendak pergi dari samping Kris, tiba-tiba Kris menggenggam tangannya dan menyurhuhnya kembali duduk.

“Bisakah kau temani aku disini? Aku sedang bosan di kelas.” Ucap Kris lirih.Nami hanya bisa tersenyum dan kembali terduduk disamping Kris.Keadaan menjadi hening seketika, hingga akhirnya Kris buka suara.

“Mengapa kau selalu memakai celana lelaki dan membuat onar?” Tanya Kris dengan lembut supaya tidak menyinggung perasaan Nami.

“Karena seluruh keluargaku adalah lelaki, appa dan kedua orang oppaku adalah lelaki.Jadi aku selalu ikut-ikutan mereka. Hehehe..” jawab Nami sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Oh..tapi kau akan sering masuk BK jika terus menggunakan celana.” Kris tidak berani bertanya tentang eommanya pada Nami, karena ia bisa menebak bahwa eomma Nami sudah meninggal.

Tiba-tiba Kris berbaring di atas pangkuan Nami. Sedangkan Nami hanya membelalakan matanya karena ia masih kaget dengan perlakuan Kris yang tiba-tiba.

“Kris..”

“Ssstt….biarlah begini dulu.Aku sangat lelah hari ini.” ucap Kris sambil memejamkan matanya.Sedangkan Nami hanya tersenyum memandangi wajah Kris yang tertidur di pangkuannya.

Suasana taman memang sangat sepi karena sekarang masih jap pelajaran. Angin yang sejuk, sinar matahari yang cerah, dan suara kicauan burung membuat taman itu semakin indah untuk ditempati. Kris dan Nami masih berdiam diri di bawah pohon beringin besar di taman.

“Seandainya aku bisa secantik bunga-bunga itu.” ucap Nami pelan supaya tidak membangunkan Kris.

“Menurutku kau selalu cantik Paark Nami.”

DEG

Jantung Nami berdetak tidak karuan saat mendengar ucapan Kris.Nami kira Kris tertidur, tapi sebenarnya Kris hanya pura-pura tertidur sambil memandangi wajah Nami yang cantik dari bawah.

“Kau tidak tidur Kris?” Tanya Nami gugup.

Kris lalu bangkit dari tidurnya dan duduk di sebelah Nami. Ia menghadap Nami dan berkata,”Kau bahkan lebih cantik dari bunga-bunga yang ada di taman ini. karena kau selalu cantik apa adanya Nami.” Ucap Kris sambil mengacak-acak rambut Nami dan beranjak pergi dari tempat tersebut sambil tersenyum manis pada Nami.

Sementara itu Nami masih terdiam sambil menatap punggung Kris yang kian menjauh dengan wajah merah.

“Aigoo…apakah aku bermimpi?”Nami memukul-mukul pipinya sendiri supaya terbangun dari mimpinya, namun ternyata itu bukanlah mimpi.

“Kyaa… aku ternyata tidak bermimpi. Huwaaa senangnya.” Teriak Nami sambil loncat-loncat.

Sementara itu ada seseorang yang tersenyum kecut yang sedari tadi memperhatikan Nami dan Kris.

“Cih, dasar NAMJA WANNABE! Lihat saja, akan kubuat kau semakin menderita.” Ucap namja tersebut.

 

 

Sepulang sekolah saat Nami sedang merapihkan bukunya, tiba-tiba Sehun menarik lengannya dan membawanya pergi.

“Kyaa apa yang kau lakukan OH SEHUN?” teriak Nami sambil berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Sehun.

“Diamlah kau NAMJA WANNABE! Aku akan membuatmu menjadi cantik seperti maumu.” Ucap Sehun sambil tersenyum dengan penuh arti.

“Mwo?” teriak Nami, namun ternyata mereka sudah berada di depan mobil Sehun. Iapun langsung memasukkan name ke dalam mobilnya dan bergegas pergi ke suatu tempat.

=SKIP=

Author POV end~

Nami POV

Apa-apaan dia?tadi dia sangat jahat padaku, kini ia berubah menjadi ppenolongku. Atau jangan-jangan ia mau mengerjaiku? Aishh…. Lihat saja nanti kalau dia berani macam-macam denganku. MATI KAU OH SEHUN!

“Mengapa kau terus menatapku huh?Apa kau baru menyadari ketampananku?”

Cih dia narsis sekali.Ingin aku pukul kepalanya dengan patung liberti supaya penyakitnya tidak kambuh.

“Mwo? Kau gila! Cepat hentikan mobilnya!” teriakku, namun dia terus menjalankan mobilnya sambil tersenyum penuh arti.

“Diam saja. Aku tidak akan melakukan hal yang aneh padamu.” Aku hanya bisa terdiam dan menuruti perkataannya. Cih menyebalkan sekali  namja ini!

Lalu sampailah kami di sebuah salaon yang ada butiknya juga.Sehun menarikku masuk dan memilihkan beberapa gaun untukku.Apa yang mau anak ini lakukan sih?

“YA!Apa yang kau lakukan hah?”

“Diamlah bawel!Aku hanya mau menjadi peri yang mengubah Cinderella.Jadi kau diam dan turuti perkataanku arra?” ucapnya sambil memberikan sebuah gaun terbuka yang panjangnya diaatas lutut.

“Apa ini?aku tidak mau memakainya! Cih! Pakai olehmu saja jelek!” ucapku membantah.

“AISSHH KAU INI!” huh sifat aslinya keluar lagi.Ia melirik para pegawai yang ada di sana. Lalu mereka menyeretku masuk ke sebuah ruangan.

“Kyaa apa yang kalian lakukan?Lepaskan aku!” teriakku. Saat aku melihat Sehun ia hanya tersenyum kecut padaku. Cih menyebalkan!! Omo..apa yang akan terjadi padaku? T.T

Nami POV end~

Sehun POV

Hahaha… kali ini aku benar-benar akan membuatmu malu Park Nami! Aku membawanya ke butik noonaku untuk didandani. Selagi ia di make over, akupun bergegas mengganti pakaianku. Saat aku keluar ternyata Nami belum selesai di makeover. Aigoo…lama sekali sih! Sebenarnya apa yang mereka lakukan?

Tak lama setelah itu Nami keluar diikuti para penatarias tadi.

“YA! MENGAPA LAMA SE..” aigoo… siapa dia? apakah diabenar-benar Park Nami? Mengapa dia cantik sekali?Tanpa sadar aku terus memperhatikannya. Hingga ia menyadarkanku dengan suaranya yang cempreng dan sukses membuatku menjadi salah tingkah.

“YAK! Ada apa denganmu huh? Mengapa diam saja? Memangnya kita mau kemana?” aishhh dia bawel sekali! Tapi mengapa jantungku berdebar jadi tidak karuan begini? Aishhh pabo Sehun!

“Kau ini bawel sekali!Kajja ikut aku!” aku menggenggam tangannya dan berjalan menuju mobilku.

DEG

Aishh perasaan ini muncul lagi.aigoo… perasaan apa ini sebenarnya? Aishh menyebalkan!

Setelah masuk ke dalam mobil aku bergegas menuju ke tempat yang aku tuju.

Sehun POV end~

 

Author POV

Sampailah Sehun dan Nami di sebuah diskotik di pinggir kota Seoul.

“Apa rencanamu? Mengapa mengajakku ke tempat seperti ini?” Tanya Nami dengan wajah yang terlihat marah sekaligus kaget dan takut.

“Kita akan merayakan ulang tahun Kai.Semua murid kelas kita ada disana juga.Jadi kau tidak usah takut.Kajja.”Sehun menarik Nami keluar dari mobil dan masuk ke dalam diskotik.

Suara dentungan lagu yang keras membuat gendang telinga Nami sakit karena ia tidak terbiasa di tempat seperti ini. Sehun bertemu dengan Kai, Xiumin, Lay, Chanyeol dan Suho langsung pergi meninggalkan Nami. Nami langsung duduk di depan sebuah bar.

“Mau pesan apa nona?” Tanya seorang bar tender.

“Ah mian aku tidak minum.”Nami mulai resah berada disitu.Semua orang menatapnya aneh, untunglah Kris datang menhampiri Nami.

“Nami? Apa yang kau lakukan di sini?” Tanya Kris kaget. Karena ia tahu bahwa ini bukanlah tempat yang cocok dengan Nami.

“Kris? Tadi Sehun mengajakku ke sebuah butuk lalu membawaku kesini. Untunglah ada kau Kris.” Ucap Nami yang hampir menangis.

Kris yang tidak tega melihat keadaan Nami langsung menggenggam tangannya dan bergegas keluar.Namun tiba-tiba Sehun menahan kepergian mereka dan pergi menyeret Nami ke tengah-tengah pesta.

Author POV end~

Sehun POV

Aku berbincang-bincang dahulu dengan teman-temanku dan meninggalkan Nami yang sedang duduk di depan bar. Chanyeol lalu menepuk pundakku

“YOW OH SEHUN!Kau bersama mainan barumu huh?” ucapnya menyelidik.

“Ani, dia itu si NAMJA WANNABE.”Ucapku cengengesan.

“MWO?” sudah kuduga mereka pasti kaget.Seorang Nami yang seperti namja tiba-tiba berubah menjadi seorang putri raja. Siapa yang sangka ternyata ia secantik itu?

“OMO…KAU SANGAT HEBAT OH SEHUN!” teriak Kai dan disambut tepuk tangan meriah oleh teman-temanku yang lain.

“Tapi sepertinya Kris sedang PDKT sama si Nami.” Ucap Xiumin, aku langsung melihat ke arah Nami. DAMN! Kenapa si Kris mendekati Nami?Tapi kenapa juga aku jadi semarah ini?

Kris memegang tangan Nami, aishhh aku semakin tidak suka melihat pemandangan ini.aku berlari menghampiri mereka dan merebut Nami dari tangan Kris. Mereka terlihat kaget, tapi biarlah.Aku mencoba membawa Nami menjauhi Kris ke tengah-tengah pesta dan berteriak.

“PERHATIAN SEMUANYA!!” dan semua orang menatap ke arah aku dan Nami

Sehun POV end~

Author POV

“PERHATIAN SEMUANYA!!” dan semua orang menatap ke arah Sehun dan Nami.

“MULAI HARI INI, PARK NAMI RESMI MENJADI YEOJACHINGUKU! DAN TIDAK ADA YANG BOLEH MENGGANGGUNYA ARRASO?” teriak Sehun, dan semua orang meneriaki mereka. Sedangkan Nami masih tidak percaya atas apa yang diucapkan Sehun.

“Apa yang kau lakukan pabo!”Nami mulai beranjak pergi meninggalkan Sehun, namun Sehun malah menarki Nami hingga kini merka berpelukan.

“YAK! LEPPP…” Sehun tiba-tiba saja mencium Nami di depan umum, dan semua meneriaki adegan KISSU Sehun dan Nami yang cukup hot karena Sehun terus melumat bibir Nami dan memperdalam ciumannya.

Nami mencoba meronta dari pelukan Sehun, namun tenaga Sehun terlalu kuat.Hingga Nami akhirnya menangis.Sehun yang merasa ciumannya kini berasa asin mengakhiri ciumannya setelah tersadar bahwa Nami menangis.

“Mian Nami, aku tidak bermaksud…”

“CUKUP!AKU BENCI PADAMU OH SEHUN!” teriak Nami dan berlari keluar diskotik dan diikuti Kris.Sedangkan Sehun masih terdiam di tempatnya.

“Mengapa rasanya sakit ketika melihat dia menangis?Ada apa ini?” ucap Sehun sambil memegangi dadanya yang terasa sakit.

=SKIP=

Nami berlari menuju sebuah taman yang sepi dan duduk di sebuah bangku yang tersinari cahaya lamu. Ia tertunduk sambil menangis.

“Mengapa kau jahat sekali padaku OH SEHUN?APA SALAHKU PADAMU HAH?” teriaknya dengan air mata yang semakin deras.

Muncul lah seorang namja bertubuh tinggi dengan tatapan sendu saat melihat Nami seperti ini.Hatinya juga sakit melihat wanita yang dicintainya tersakiti seperti ini.

“Uljjima Nami-ah.” Ucapnya sambil memeluk Nami dari samping. Nami terus menangis di dada Kris hingga ia tersadar bahwa namja yang memeluknya dalah Kris.

“Kris ?”Ucapnya dengan nada yang lirih dan masih menahan tangis.

Kris tersenyu sambil mengelus rambut Nami, “Kau masih mau menangis umh?”Nami hanya mengangguk, lalu Kris kembali memeluk Nami.Nami langsung menangis dalam pelukan Kris dan melingkarkan tangannya di pinggang Kris.Rasanya sangat hangat berada di pelukan Kris.Namun kini fikiran Nami selalu dipenuhi oleh OH SEHUN yang telah mencuri first kissnya.

Sementara itu Sehun berada di ujung jalan melihat Nami dipeluk oleh Kris hanya menggenggam erat bagian dadanya karena terasa sakit.

“Mengapa rasanya sakit?Mengapa harus seperti ini?mengapa ia tidak menangis di pelukanku? Mengapa harus Kris?MENGAPA BUKAN AKU?” ucapnya lirih, tanpa terasa airmatanya telah turun dari kedua matanya.

Malam itu menjadi malam yang sangat menyedihkan bagi Nami,Sehun,dan Kris.

=SKIP=

 

Beberapa minggu setelah kejadian tersebut, Nami semakin dekat dengan Kris. Dan ia juga sudah memakai rok di sekolah. Sedangkan Sehun selalu memperhatikan Nami dan Kris.Saat bel istirahat Nami bergegas ke Perpustakaan sendirian karena Kris dipanggil oleh Choi seonsaengnim.

Saat dijalan tanpa sengaja ia berpapasan dengan Sehun, ia hanya menundukkan kepalanya karena tidak maumelihat Sehun. Saat ia berjalan di sebelah Sehun, Sehun menarik tangan Nami.

“Lepaskan tanganku!” ucapnya lirih.

“Mian Nami-ah, tapi aku sungguh-sungguh…” belum selesai Sehun bicara Nami sudah memotong perkataannya.

“Aku sudah memaafkanmu, jadi lepaskan tanganku!Aku tidak mau berurusan denganmu lagi!” kini airmata Nami mulai bercucuran.Tanpa disangka Sehun telah menarik Nami kedalam pelukannya. Nami terus meronta-ronta, namun ia tiba-tiba merasa lemas dan terdiam.

“Lepaskan aku! Aku benci kamu! Apa salahku padamu hah? Mengapa kau jahat sekali padaku? Aku benci kamu! Aku benci kamu OH SEHUN!” teriaknya dalam pelukan Sehun.

“Mian, kau boleh membenciku, tapi kau harus tahu bahwa aku sangat mencintaimu PARK NAMI! SARANGHAEYO PARK NAMI! Hatiku sangat sakit saat kau mengangis, dan aku tidak mau melihatmu bersama namja lain. Mianhae..mianhae karena telah menyakitumu. Tapi asal kau tahu bahwa aku jauh lebih sakit karena telah membuat orang yang aku cintai menjadi sakit sepetri ini.jeongmal mianhae Nami-ah.”

Nami kini terdiam mematung mendengar perkataan Sehun, dan ia merasakan pundaknya basah karena airmata sehun. Nami lalu kembali menangis dan kini ia membalas pelukan Sehun.

“Uljjima Sehun-ah…”

 

Sedangkan Kris yang tanpa sengaja melihat kejadian itu hanya tersenyum lirih.Ia melihat orang yang selama ini ia cintai kini telah bersatu dengan pangerannya. Kris lalu berjalan ke taman sekolah dan duduk di bawah pohon beringin sambil mengingat semua kenangannya bersama Nami. Matanya memerah dan tanpa sadar air matanya mulai mengalir dari mata indah Kris.

“Seharusnya aku tidak menangis, bukankah orang ketiga selalu tidak pernah mendapatkan cintanya? Hahaha… kau ini bodoh Kris! Seharusnya kau sudah tahu bahwa Nami pasti akan bersama Sehun. Lalu mengapa kau masih berharap hah?PABO !PABO !PABO!” kini isak tangis Kris semakin kencang.Ia terus mengangis dengan wajah tertunduk dan memukul-mukul kepalanya.

Namun tiba-tiba ada seseorang yang menggenggam tangannya hingga ia berhenti memukul kepalanya. Kris menatap orang yang memegang tangannya.Seketika itu juga matanya membulat.

“Nami?Sedang apa kau disini?”

“Hahaha… justru aku yang seharusnya bertanya padamu Kris.Apa yang kau lakukan disini? Memukul-mukul kepalamu yang pintar itu.kalau kau ingin bodoh lebih baik kau transfer saja otakmu untukku. Hahaha…” Nami tertawa sambil mengelus-elus kepala Kris.

Kris menggenggam tangan Nami yang ada di kepalanya.Ia menatap Nami penuh tanda Tanya.

“Apa yang kau lakukan disini?Bukankah kau sudah bersama Sehun?” tanyanya lirih.

“Kau ingin aku bersama Sehun huh?Baiklah kalau begitu.”Nami memasang wajah cemberut dan beranjak pergi meninggalkan Kris.Namun Kris langsung menarik Nami dan memeluknya erat.

“Kajjima!Jangang tinggalkan aku lagi.jaebal. Aku tidak bisa hidup tanpamu Nami.Aku sangat mencintaimu.”Kris memeluk Nami sangat erat dan menangis di pundak Nami.

“Uljjima chagia…aku tidak akan meninggalkanmu.”Nami membelai lembut kepala Kris sambil menenangkannya.Kris melonggarkan pelukannya dan menatap Nami.Sedangkan tangan Nami masih melingkar di leher Kris.

“Mengapa kau melihatku seperti itu?” goda Nami.

“Bagaimana bisa kau ada di sini? Aku kira orang ketiga tidak akan mendapatkan sang putri.” Ucap Kris lirih. Nami menghapus air mata Kris dan mencium bibir Kris sekilas.

“Sayangnya aku bukan putri, jadi aku akan memilih orang ketiga yang selalu menemaniku.” Ucap Nami sambil tersenyum.

“Jinjja? Kalau begitu kau miliku Park Nami!Hahaha… my handsome girl, ayo kita lanjutkan yang tadi.”Goda Kris sambil mengedipkan sebelah matanya.

“Ya! Apa maksudmmmfff….” Kris langsung mencium bibir Nami dan melumatnya lembut.Ia menggigit bibir bawah Nami dan menghisap selurub bagian bibir Nami seakan tidak mau melewatkan sedikitpun bibir Nami. Dan Nami membalas ciuman Kris yang lembut tanpa nafsu.

KLLLIKK….

Tanpa mereka sadari seluruh murid kelas mereka sedang menonton mereka dan mengabadikan kisah cinta Kris dan Nami.Mereka tertawa bersama melihat pasangan kekasih tersebut.

 

1 minggu kemudian

 

Saat Kris dan Nami memasuki gerbang sekolah sambil bergandengan tangan, semua orang yang berpapasan dengan mereka tersenyum dan menyoraki mereka.Mereka merasa aneh dengan semua orang hari ini. Ketika mereka melewati papan mading yang penuh orang…

“Ssstt…beri jalan pada mereka.” Ucap salah seorang murid yang sedang membaca mading. Semua orang lalu memberikan jalan pada Kris dan Nami di depan mading. Dan saat mereka melihat mading…

“IGE MWO YA??” teriak mereka sambil membelalakan mata mereka saat melihat sebuah cerita tentang hubungan percintaan mereka dan foto saat mereka sedang berciuman di taman. Wajah Nami dan Kris langsung berubah merah.

 

 

Sementara itu..

“Buwahahaha…. Kau berhasil membuatnya malu lagi!” ucap seorang namja.

“Tentu saja. OH SEHUN…” ucapnya sambil menepuk-nepuk dadanya dengan bangga.

 

~FIN~

 

Ayooo jangan lupa RCLnya ya chingudeullll xDmian juga kalau ceritanya jelek ya T.T aku masih belum terbiasa ngebuat oneshoot. FF oneshootku yang Christmast Night juga sepertinya gagal. Hahaha aku memang ga bakat ngebuat oneshoot😛 tp tetep komennya ya chingu.. gomawo :3

 

 

5 thoughts on “My Handsome Girl

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s