Posted in Baek Hyun, Chapter, EXO Planet, EXO-K, Fanfiction, Freelance, Genre, Romance, SCHOOL LIFE, Series

Two Love #2

cats

Title            : Two Love / chapter 2

Author        : @mawartheway / Shinebaekki

Main Cast   : Park Hyemi (OC)

Byun Baekhyun

Support cast: Kim seulmi

Kim jongin (Kai)

Genre            : romance, school life

Rated             : General

Length           : Chaptered

~Happy reading~

 

Hyemi POV

 

Kumenoleh kearah belakang, kulihat baekhyun yang sedang mencoba mengejarku. Ya tuhan.. aku tidak sanggup melihatnya..

“hyemi, apa kau yakin tidak ingin turun? Kasihan baekhyun terus mengerjar, sedangkan diluar sedang hujan”

“anniya, jalankan terus mobilnya. Aku sedang tidak ingin berbicara dengannya” kucoba menahan diriku untuk tidak menoleh kebelakang lagi, aku yakin aku tidak akan sanggup jika tetap duduk sedangkan melihat dia sedang kehujanan diluar. Maafkan aku baekhyun.. aku tidak sanggup menahan rasa sakit ini.. kupejamkan mataku agar cairan bening ini tidak terus keluar membasahi wajahku,

“sabar ya hyemi..” aku tetap diam. Semua kejadian tadi di café terulang kembali di otak ku seakan film yang tak pernah habis, aku tidak sanggup melihatnya dengan gadis itu.. aku tidak sanggup. Lagi lagi cairang bening itu keluar tanpa seizinku.

Sesampainya dirumah, aku lebih memilih duduk diam merasakan dingin yangada ditubuhku. oh bukan, bukan karena baju basah yang melekat ditubuhku, tapi hatiku.. terasa dingin sekarang.

“hyemi-ya.. lebih baik kau ganti baju, nanti kau masuk angin”

“nae.. nanti aku akan ganti”

Tiba-tiba aku mendengar suara mobil berhenti didepan rumahku. Siapa yang datang malam malam seperti ini? Ingin aku berdiri dan melihat siapa orang yang datang itu, tapi kaki ku seperti mati rasa tidak dapat berdiri. Lalu eunji mencoba melihatnya dari balik jendela.

“hyemi, baekhyun yang datang” aku terbelalak mendengar nama namja itu. namja yang membuatku seperti ini. untuk apa dia kesini?

-Hyemi POV END-

 

Baekhyun POV

 

“hyemi! berhenti!” aku tetep mengejar, sampai akhirnya aku lelah dan berhenti mengejarnya.

 

“PARK HYEMI! SARANGHAE!” aku mencoba berteriak walaupun aku yakin hyemi tidak mungkin mendengarnya.

 

Aku duduk ditepi, hujan terus mengguyur tubuhku seakan tidak ingin berhenti. Kucoba mengatur nafasku yang tersenggal senggal akibat berlari tadi. Namun tiba tiba sebuah taxi lewat, langsung saja kuberhentikan taxi itu. aku harus mengejarnya.. ya harus!

 

“hyemi, mianhae.. tunggu aku, aku akan menjelaskan semuanya”

 

Setelah sampai dirumahnya, eunji langsung muncul dari balik pintu dan melihatku sinis. Apa yang dia lakukan? Aishh..

 

“mau ngapain kau kesini?” eunji menatapku dengan sinisnya, tapi aku hanya diam dan mencoba menghampirinya.

 

“yah! Jawab pertanyaanku! Apa yang kau lakukan disini?”

 

“aku hanya ingin bertemu hyemi.. bisa tolong panggilkan hyemi?”

 

“hyemi sudah tidur. Dan kau, apakah kau tidak puas membuatnya menangis huh?”

 

“maka dari itu aku datang kesini, aku ingin menjelaskan semuanya pada hyemi. Dan aku tahu, hyemi belum tidur..”

 

“terserah kau byun baekhyun!” eunji mendorongku keluar dari rumah hyemi dan

BRAKK! Pintu terbanting keras.

 

Aku tetap berdiri dihalaman rumah hyemi, aku tidak akan pergi sebelum aku menjelaskan semuanya padanya, walaupun hujan akan tetap mengguyur tubuhku tapi aku tidak akan menyerah. Aku tidak ingin menyesal untuk kedepannya, aku harus berjuang mempertahankannya, ya.. mempertahankan orang yang kucintai.

 

-Baekhyun POV END-

 

 

Author POV

 

Sudah dua jam lebih, baekhyun berdiri diluar sana. Dia tetap membiarkan tubuhnya dibasahi oleh hujan, terlihat bibirnya yang tipi situ mulai bergetar. Hyemi yang melihat itu semua dari balik jendela, tidak tega melihatnya.

 

“eunji-ya, aku kasihan padanya. Dia pasti sangat kedinginan dan dia akan sakit jika tetap berdiri disana” terlihat raut wajah hyemi yang sangat cemas.

 

Eunji menggeleng, “anni, dia pantas mendapatkan itu hyemi-ya”

 

Namun rasa cintanya hyemi pada baekhyun lebih besar ketimbang bencinya, dia sangat tidak tega melihat orang yang dicintainya itu berdiri kehujanan diluar sana. Langsung saja hyemi membawa paying dan membuka pintu rumahnya.

 

“yah hyemi-ya!” teriak eunji, tapi hyemi terus berjalan kearah baekhyun dan memayungi namja itu.

 

“hyemi, aku..” baekhyun yang melihat hyemi menghampirinya langsung memegang tangan hyemi. Baekhyun sangat senang hyemi keluar dan menghampirinya, Seperti menemukan setitik cahaya dalam kegelapan, terlukis jelas diwajah namja itu.

 

“apa yang kau lakukan disini” hyemi langsung saja menepis tangan namja itu.

 

“hyemi.. tolong dengerin aku. aku enggak ada hubungan apa pun sama..” belum selesai baekhyun bicara, hyemi langsung memotongnya.
“Maksud kau seulmi?”
Eunji ingin sekali memarahi baekhyun dan mendorongnya keluar dari halaman rumah sahabatnya itu. Tapi dengan segera hyemi menggeleng kearah eunji, dan memberikan isyarat agar eunji menunggunya didalam rumah saja, agar hyemi dan baekhyun saja yang menyelesaikan semua ini. eunji mengerti, dan dia pun langsung masuk kedalam rumah tapi dia tetap mengawasi hyemi dan baekhyun dari jendela.
“nae..” jawab baekhyun menatap kebawah

.
“kau tidak perlu jelasin itu semua. aku sudah tau kalian bersama lagi” tiba tiba saja baekhyun mendekat dan memeluk hyemi, hyemi terkejut dipeluk baekhyun dengan tiba-tiba.
“enggak hyemi.. kau salah faham, aku tidak balikan lagi dengan seulmi. aku memang sayang dengannya tapi aku lebih sayang dengan kamu. aku sadar, seulmi hanyalah masa lalu untuku. Dan perasaanku sudah berubah, bukan dia lagi yang ada di hatiku sekarang. Nama dia sudah digantikan oleh kamu” hyemi sedikit berontak di pelukan baekhyun.
“yah byun baekhyun! lepasin aku sekarang” tutur hyemi dengan suara lirih.
“enggak hyemi-ya.. aku mau kau mendengarkan kata-kata aku..” jelas baekhyun pada hyemi

.
“baekhyun, tolong lepasin aku. kau bukan milikku..” baekhyun pun semakin mepererat memeluk hyemi.

 

“aku mohon dengerin aku untuk kali ini! aku tidak peduli kau berontak dan memaksa aku untuk melepaskan kau.. aku enggak peduli.. yang penting kau tau perasaan aku sekarang!” baekhyun mencoba membuat hyemi mengerti dengan maksud kedatangan nya.
“baekhyun…” hyemi menjadi diam dan sedikit mulai tenang
“baiklah.. apa yang ingin kamu katakan sekarang?” tutur hyemi dengan suara yang pelan, hampir nyaris tidak terdengar karena suara hujan saat ini.
“ss.. sa.. rang.. Hae.. hyemi-ya” baekhyun pun mengungkap kan perasaan nya. Dengan suaranya yang bergetar lantaran gugup dan dingin yang menyelimutinya sedari tadi.
“tapi baekhyun, aku…”

“please, still in my arms. biarkan aku merasakan dekapan kasih sayang kamu hyemi-ya, aku mohon”
mendengar kata-kata baekhyun, hati hyemi tergetar. lalu dia membalas pelukan baekhyun dan tanpa ia sadar ia menitikan air mata.
“baekhyun.. nado saranghaeyo. aku sangat berharap semua ini enggak akan berakhir..” batin hyemi dalam hatinya. Eunji yang melihatnya dari balik jendela merasa terharu melihat dua insan itu. betapa romantisnya mereka fikir eunji.
eunji pun keluar dari rumah dan berteriak. “kyaa! so sweet!” Hyemi pun melepaskan pelukan nya, karena dia merasa malu.

“yah baekhyun, lepasin aku! aku enggak mau kau meluk aku sembarangan” hyemi tersenyum terlihat seberkas rona merah dipipinya. Baekhyun yang melihat itu terkekeh.
“huhh dasar kau, baru seperti itu saja, pipinya sudah merah” ledek baekhyun sembari mencubit pipi hyemi.
“yah appo!” hyemi mengerucutkan bibirnya, lucu sekali wajahnya sekarang batin baekhyun ^^
baekhyun hanya tertawa melihatnya. “hyemi-ya..” baekhyun menatap mata hyemi lalu hyemi pun membalas tatapan namja yang tepat berada didepannya itu.\
“m-mwo?”
“sarangahe..” tutur baekhyun dengan senyum manisnya yang siapapun melihatnya akan jatuh hati padanya. lalu baekhyun mengecup kening hyemi.
betapa terkejutnya hyemi dapat perlakuan seperti itu. bagaimana tidak? Orang yang sangat ia cintainya mengatakan bahwa orang itu mencintai dirinya dan sekarang mengecup keningnya dengan lembut. Wajah hyemi pun semakin memerah.

 

“OH MY GOD!” teriak eunji heboh.

 

“Ih apaan sih baekhyun, pakai ada cium aku segala.. kan malu..” kata hyemi salah tingkah. baekhyun hanya tertawa melihat sikap yeoja yang ada didepannya itu.
“tapi kau seneng kan? ngaku aja deh” baekhyun menggoda hyemi dengan mencolek dagunya. Hyemi hanya tersipu malu.
“ih.. siapa yang seneng? Ngga kok, biasa saja ” kemudian baekhyun menatap hyemi lagi dan menggenggam tangannya, lalu baekhyun bertumpu di hadapan hyemi layaknya pangeran.
“hyemi-ya.. do you be my girlfriend?”
Hyemi kaget dengan penuturan kata-kata baekhyun mendengar kata cinta dari bibirnya saja sudah membuatnya senang. sekarang.. dia mendenger baekhyun beratanya padanya apakah dia ingin menjadi yeojachingunya.
“what? Your girlfriend?”
baekhyun mengangguk “iya. Bagimana? Kau mau kan?” ulang baekhyun lagi untuk mayakinkan hyemi.
“aku.. aku..” eunji yang mendengar percakapan mereka pun langsung mendekatinya.
“udah terima aja.. aku tau, kau juga mempunyai perasaan yang sama dengannya” tutur eunji.

“aku..” hyemi menatap mata baekhyun. terpancar ketulusan dan harapan besar yang mungkin sedang di tunggunya sekarang.
hyemi menghembuskan nafasnya berat “mianhae, aku enggak bisa…” jawab hyemi pelan.
“enggak bisa? maksud kau.. kau tidak mau menjadi yeojachinguku?” langsung saja baekhyun memalingkan wajahnya dan memasang wajah sedih.
“jadi.. dia enggak mau terima cintaku?” baekhyun berjalan menjauhi hyemi meskipun di luar sana masih hujan.
“baekhyun! tunggu!” hyemi berlari mengejar baekhyun. Baekhyun pun menoleh ke arah sumber suara. mereka berdua kehujanan. hyemi semakin menggigil di buatnya
“aku belum selesai bicara!” jelas hyemi.
“maksud kamu?”
“aku.. aku enggak bisa kalau aku enggak nerima cinta kau baekhyun” hyemi menjawab dengan suara keras. agar baekhyun mendengar apa yang ia katakan. karena suara hujan yang sangat deras menyamarkan suaranya.
“apa?! aku enggak denger!” teriak baekhyun. lalu hyemi mendekati baekhyun dan berbicara lebih keras lagi.

“aku enggak bisa kalau aku enggak terima cinta kamu byun baekhyun!!” mendengar jawaban hyemi,  baekhyun langsung kesenengan dan melompat-lompat, seperti orang yang baru saja mendapatkan lotere.
“jadi kau menerima cintaku? kita pacaran?” hyemi mengangguk.
“PARK HYEMI! SARANGAHE!!” baekhyun berteriak senang. dia tidak akan pernah mengira bahwa hyemi akan menjadi yeojachingunya sekarang. lalu baekhyun langsug menggendong hyemi dan membawanya berputar putar di bawah derasnya hujan. hyemi dan baekhyun tertawa.

 

Eunji yang melihat itu sangat senang.

 

~^^~

Semenjak kejadian malam itu, baekhyun berubah, tidak ada hari tanpa senyum. semua orang heran yang melihat perubahan itu. termasuk sahabat baekhyun, chanyeol.

 

“woy bacon, dari tadi senyum senyum terus. Lagi jatuh cinta ya?” tebak chanyeol tepat sasaran.

 

Baekhyun semakin mengembangkan senyum andalan nya, “tau aja kamu yeol” jawab baekhyun sambil terkekeh.

 

 

Baekhyun sedang bersandar di depan pagar sekolahnya dengan gelisah sambil terus memperhatikan jam tangannya. Jam menunjukan pukul 6.55

 

“hyemi kemana sih? Nggak biasanya belum datang jam segini”

 

NETTTT bel tanda masukpun berbunyi, dengan berat baekhyun melangkahkan kakinya masuk kedalam.

 

Hyemi POV

 

“mbak ani.. aku ingin pulang” kataku lemas.

“sudah, agassi jangan terlalu banyak bicara. kondisi agassi masih lemas” tutur mbak ani dengan lembutnya.
“tapi..”
“sudah agassi jangan membantah, mbak sudah janji pada orangtua Agassi untuk menjaga agassi”
aku pun merebahkan tubuhku lagi di kasur yang tidak begitu empuk itu. ternyata di Rumah Sakit itu tidak enak. Kenapa aku harus terkena demam dan tipus? Huh aku bosan disini. Aku ingin pergi kesekolah bertemu teman-teman dan bertemu baekhyun. ke adaan di sini benar-benar sepi. Apa lagi setelah mbak ani pulang untuk mengambil baju-bajuku.
“hufht.. bosan” Cetusku.

“oiya, aku lupa memberitahu yang lain” langsung saja aku mengirim sms pada eunji agar memberitahu guruku bahwa aku sakit.

 

-Hyemi POV END-

 

Author POV

 
di ruang lain pun ada seorang yeoja yang terbaring lemah, dengan kondisi tidak sadarkan diri.
yeoja itu adalah seulmi. dia di temani oleh seorang namja yang tidak lain adalah Kai.
“seulmi, tolong sadar.., kamu adik kakak satu-satunya. kakak enggak mau kehilangan kamu” tutur kai sambil memegang tangan seulmi. ternyata, Kai itu bukan namjachgingunya seulmi, melainkan kakaknya. baekhyun tidak tahu karena Kai tinggal di singapore, dan saat jadian dengan seulmi hanya beberapa bulan sebelum akhirnya seulmi pergi meninggalkannya ke singapore dan tinggal di sana selama beberapa tahun.

 

Baekhyun yang mendengar hyemi dirawat dirumah sakit dari eunji langsung panik. Setelah pulang sekolah ia langsung bergegas pergi kerumah sakit dengan eunji dan tidak lupa membeli sebuket bunga mawar dan cheese cake kesukaan hyemi.

 

Setelah sampai di depan ruang kamar yang hyemi tempati, tanpa fikir panjang eunji langsung masuk. baekhyun masih menunggu di luar, karena ingin memberikan surprise.
“hyemi-ya!” eunji langsung memeluk hyemi membuat hyemi terkejut.
“eunji! aku tidak bisa nafas..” eunji tersenyum dan langsung melepaskan pelukan nya.
eunji terkekeh “mianhae hyemi.. habisnya kau buat aku khawatir” hyemi hanya tersenyum mendengar penuturan sahabatnya itu.
“oh ya.. baekhyun enggak ikut?” tanya hyemi.
“cie.. yang baru jadian. enggak ketemu sehari aja udah di cari-cari” ledek eunji. Hyemi jadi salah tingkah dibuatnya. baekhyun yang mengintip di balik pintu ikut tersenyum. Hyemi sedikit kecewa melihat baekhyun tidak datang menjenguknya. Karena tidak tega melihat hyemi bosan seperti itu,  baekhyun pun akhirnya maasuk dan mengejutkan hyemi.
“surprise!!” teriak baekhyun dari balik pintu. mendengar sorakan baekhyun, hyemi pun tersenyum. Ada kelegaan terpancar dari wajahnya,

“baekhyun?!” baekhyun mendekati hyemi.
“hai ladies, kau pasti kengen kan sama aku?” baekhyun ketawa dengan gaya khasnya. hyemi melirik dan sedikit nyengir.

“enggak usah berlebihan deh, siapa juga yang kangen sama kau”
“udah gausah bohong, aku bisa membaca fikiran kau. nih aku bawain kau cheese cake, sama bunga” hyemi menerimanya satu per satu.

“gomawo cowok narsis yang aku sayang” kata hyemi sambil terkekeh.
“umm.. kayaknya ada yang kurang deh yang belum aku kasih ke kamu”
“mwo?” tanya hyemi. Baekhyun mendekatkan wajahnya ke hyemi, lalu mencium kening hyemi dengan penuh perasaan. Hyemi cukup terkejut dengan itu, walau pun bukan yang pertama kalinya. tapi dia bisa merasakan kasih sayang reza yang benar-benar tulus. Hyemi hanya mengedip-ngedip kan matanya dan eunji tertawa melihat ekspresi sahabatnya yang konyol itu. sementara baekhyun tersenyum lebar dan memeluk hyemi.
“sarangahae..” bisik baekhyun tepat disamping telinga hyemi. Baekhyun pun mempererat pelukannya.
“aww..!” hyemi memegang kepalanya. Baekhyun dan eunji terkejut melihat hyemi yang tiba-tiba merintih kesakitan.
“kau kenapa hyemi?” tanya baekhyun khawatir. Eunji pun mendekati hyemi.
“hyemi, gwenchana?” tanya eunji.
“anniyo.. gwenchana. aku cuma pusing aja” jawab hyemi.
“lebih baik kau istirahat sekarang. kau pasti kecapek an”  tutur eunji sambil merebahkan tubuh hyemi.
“nae…” jawab hyemi dengan anggukan pelan. wajahnya pucat. Eunji  pun keluar untuk membeli beberapa obat.
“aku enggak akan keluar sebelum kamu tidur..” kata baekhyun lembut. hyemi tersenyum manis ke baekhyun.
“gomawo..”
“iya.., sekarang kau pejamin mata ya? aku akan jagain kau di sini” hyemi mengangguk. dan dia mencoba memejamkan matanya. rasa kantuk benar-benar telah menyergapnya.
baekhyun menggenggam tangan hyemi.
“love.. cepet sembuh ya? aku ingin lihat semangat kamu lagi, dan kita bisa bercanda lagi.. bisa jalan bareng, pokoknya aku janji.. kalo kamu udah sembuh, aku akan bawa kamu jalan-jalan ke tempat yang paling indah” ucap baekhyun dengan bahagianya. setelah lama menunggu hyemi sampai hyemi tertidur, baekhyun ikut merasakan kantuk. ia menyandarkan kepalanya di samping bahu hyemi. dan kemudia baekhyun pun tertidur. eunji melihat mereka berdua hanya bisa melebarkan senyuman nya.

“semoga kau bahagia hyemi, bersama orang yang kau cinta dan mencintai kau” batin eunji.
karena baekhyun ikutan tidur, eunji memutuskan untuk pulang.

 

Menjelang sore di rumah sakit, baekhyun masih tertidur pulas. Begitu pun hyemi.
sementara di ruang lain, yaitu tepatnya di kamar seulmi. dia juga masih terbaring lemah. kondisinya masih belum stabil.
Kai, yang sedari tadi menjaganya, juga masih di sana dengan uraian air mata.
“seulmi.. kamu harus bertahan, kakak mohon” tidak ada respon dari seulmi. dia masih koma.
lalu Kai mencoba manghubungi baekhyun. tapi, handphone baekhyun tidak aktif.
“baekhyun, kemana sih? aku yakin, jika dia ada di sini, seulmi pasti sadar” gumam Kai sendirian.

beberapa menit kemudian, hyemi tiba-tiba terbangun. dia mulai membuka matanya lebar-lebar dan melihat sekelilingnya.
“duh, pusing banget kepalaku..” rintihnya lirih.
saat dia mau mengangkat tubuhnya, dia merasakan genggaman erat tangan seseorang. lalu dia menoleh ke orang itu.
“baekhyun? jadi dia dari tadi masih di sini? lalu yang lain ke mana?” tanya hyemi dalam hati. hyemi tersenyum melihat baekhyun tertidur pulas seperti itu. dan dia belum pernah melihat tidurnya baekhyun. Ditatapnya lekat lekat wajah namja yang berada di depannya itu lebih tepatnya adalah namjachinunya. Eyelinernya yang tebal yang mempertegas tatapannya, bibirnya yang tipis, rambut coklatnya yang bergelombang. Hyemi suka itu semua.
“ternyata, namja nyembelin ini kalau lagi tidur mirip bayi ya?” gumamnya hyemi sambil tertawa.
karena tubuh hyemi bergoyang, baekhyun pun terbangun. dia mengedip ngedipkan matanya, dan melihat hyemi yang sedang tersenyum manis di hadapannya.

 

“hyemi? kau sudah bangun?” Tanya baekhyun sambil mengucek-ngucek mata nya. hyemi tersenyum dan mencubit ke dua pipi baekhyun.
“duh baekki sayang.. kau kan sudah lihat nih aku buka mata.. berarti aku udah bangun, gimana sih?”
“ya udah deh aku ngalah.. aku lagi enggak mau berdebat, apa lagi habis bangun tidur gini” kata baekhyun yang masih setengah sadar.
“gomawo baekki oppa.. kau sudah mau nemenin aku” kata hyemi dengan ramahnya.
“iya dong.. aku kan namja yang baik hati, ramah, tidak sombong, pintar, rajin menabung lagi, dan yang paling penting, aku itu sayang sama kamu” jawab baekhyun narsis.
“eumm.. narsisnya kumat deh” baekhyun hanya tertawa mendengarnya. Tapi kata-kata terakhir yang diucapkan baekhyun sukses membuat hyemi melambung tinggi dan malu. sampai pipinya merah merona. aura cantiknya yang alami menjadi keluar. baekhyun tersenyum.
“umm, baru di gituin aja udah senyum-senyum sendiri. apa lagi kalau aku..” baekhyun menggantungkan kata-katanya.
“kalau apa maksudnya?” baekhyun mendekatkan wajahnya pada hyemi. hyemi menghindarinya.
“yah oppa!” baekhyun tetep semakin mendekatkan wajahnya pada hyemi. sampai hyemi memejamkan matanya, tapi melihat hyemi yang gerogi, dia tidak tega. langsung saja jari baekhyun menyentuh hidung hyemi.
“kalau aku nyentuh hidung kamu” jawab baekhyun dengan polosnya.

 

“yah paboya!” hyemi memalingkan wajahnya karena malu.
“aku itu seneng lihat kamu malu-malu kayak gitu. Apa lagi saat pipi kamu tiba-tiba merah” ledek baekhyun sambil mencubit pipi hyemi. hyemi benar-benar udah di buat mirip udang rebu. Wajahnya yang putih, sudah berubah menjadi merah.
“yah oppa! Stop teasing me! Araseo?!” hyemi menjitak kepala baekhyun.
“yah appo! Araseo araseo” jawab baekhyun sambil mengelus ngelus kepalanya

.

 

Sudah tiga hari hyemi berada di RS, ini saatnya untuk dia pulang ke rumah.
“akhirnya hari ini aku bisa terbebas dari kamar yang pengap itu” kata hyemi senang. karena dia bisa menghirup udara segar lagi seperti biasa.
“makanya, jangan sakit terus. makan yang teratur, jadi sakit kau enggak kambuh” sahut baekhyun

.
“naee.. araseo”  baekhyun menuntun hyemi, karena meski pun chyemi sudah sembuh, tapi dia masih lemas. saat mereka berdua ingin masuk mobil tiba-tiba handphone baekhyun berdering.
baekhyun mengambil handphone nya dan mulai mengangkat telfon nya.
“yeoboseyo?” Tanya baekhyun.
“baekhyun, ini aku Kai”

 

 

BERSAMBUNG….

Iklan

4 thoughts on “Two Love #2

  1. wha thor seru >_<
    aku udah baca dri chapter 1 smpe skrng 😀 seru lah hehe bikin ak senyam sneyum sndiri lho sumfeh -__-"
    itu baeknya jngan sampe d suruh jagain seulmi donk ih kasian hyemi nya bru aja sembuh masa ditinggalin sih (^^^)

    yaudah thor ditunggu ne lanjutannya ^_^

  2. uwwa akhirnya vaekhyun jadi juga sama hyemi hahaha so sweet… tapi pas kai telepon baek jangan bilang ahhh jangan sampai seulmi jadi pengecoh haahh andwae… !!!
    lanjutkan thor..

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s