Lightless #1

Title                     : Lightless Chapter 1

Author                : @erinarn

Genre                  : Romance, School

Length                : Multichapter

Main cast            :

  • Park Shinri (OC)
  • Kim Jong In a.k.a Kai
  • Oh Sehun

Other cast :

Park Chanyeol

Wu Yi Fan

Flashback ON

Shinri berlari dari ruang band menuju keluar sekolah, sebenarnya dia tidak tahu akan berlari kemana. Yang jelas dia ingin lari, lari dari semua kenyataan, bahwa namja itu akan pergi meninggalkannya untuk waktu yang cukup lama. Ia menembus gerimis hujan dan menengadahkan tangannya, lalu menatap langit.

“Kau menangis?”tanya namja itu sambil membalikkan badan Shinri.

Memang tidak kelihatan, karena turunnya hujan juga membasahi wajah Shinri. Shinri lalu menundukkan wajahnya, ia tidak mau menatap namja itu. Melihatnya membuat hatinya bertambah pedih. Meskipun Shinri menjauhinya dan membencinya, tetap saja hatinya berkata lain. Ia sangat khawatir pada namja itu, ia sangat menyayangi orang itu.

“Uljima.”ucap namja itu sambil memeluk tubuh Shinri yang sudah basah dengan erat.

“Kai, kau tidak akan benar-benar pergi kan? Kau akan tetap disini kan? Iya kan Kai?” Shinri menatap namja yang bernama Kai itu lekat. Meyakinkan bahwa orang itu tidak akan meninggalkannya.

“Maafkan aku. Dengan pergi kesana, itu satu-satunya jalan supaya aku bisa tetap bertahan hidup.”

“Berjanjilah.”ucap Shinri. Kai menatapnya lekat, “berjanjilah untuk bertahan hidup. Meski bukan karena aku. Meski karena gadis itu, berjanjilah untuk bertahan hidup.”tambah Shinri.

“Aku tidak berselingkuh dengannya.”ucap Kai. “Satu hal yang ingin kujelaskan, dia adik sepupuku. Pacar Kris, namanya Kim Seo Ra. Waktu itu aku hanya ingin membuatmu jauh dariku, untuk menyembunyikan penyakit ini. Tenyata kau tetap saja tahu. Mianata. ”lanjut Kai sambil menunjukkan senyum paksanya.

“Dasar bodoh.”tutur Shinri sambil memukul dada Kai pelan.

“Kau juga harus berjanji… kau harus berjanji menungguku. Aku mencintaimu.”ucap Kai.

“Aku akan menunggumu. Aku juga.”tutur Shinri

FLASHBACK OFF

***

One year later.

Gawat! Aku sudah terlambat!  Batin Park Shinri. Gadis berparas cantik itu berlari dari halte bus di dekat sekolahnya menuju pintu gerbang sekolahnya  Seoul of Performing Art School. Walaupun ia berlari, sebenarnya ia sudah tahu apa yang akan terjadi dengannya.. Yah dihukum, begitulah kehidupan Park Shinri. Meski sering terlambat, gadis ini selalu mendapat ranking 1 disekolahnya.

Shinri melirik gerbang sekolahnya dari kejauhan. Benar, sudah ditutup. Fikirnya. Tapi bukan Shinri namanya jika ia tidak kehabisan akal. Ia segera memanjat pagar sekolahnya yang cukup tinggi. Begitu sampai diatas beruntung ia melihat upacara belum dimulai meskipun murid-murid sudah berkumpul di lapangan upacara.

Drap! Ia sukses turun dengan selamat, lalu ia merapikan bajunya dan membenarkan posisi tasnya.

“jangan panggil aku shinri kalau tidak bisa lolos.”ucapnya

“ ini yang kau katakan lolos? Sudah kuduga , kau pasti masuk lewat sini”.

Shinri berasa mengenali suara itu. Ya, suara serak dan cadel yang biasa ia dengar. Ia lalu membalikkan badannya.

“ehehehe,annyeong. Oh Sehun.”

Oh Sehun, namja berwajah tampan ini selalu tau bagaimana Park Shinri masuk ketika terlambat. Meskipun Shinri sudah berkali-kali mencoba cara lain tetap saja Sehun tau.

“ikut aku ke bimbingan konseling.”

“hun, maafkan akuu. Aku ini kan pacarmu” ucap Shinri sambil beraegyo. Walapun namja ini terlihat galak sekarang. Tetap saja, status itu tak bisa dilepaskannya.

“sekalipun kau ini ibuku, aku akan tetap membawamu ke konseling.” Sehun tetap memasang wajah dingin. Sekali lagi, dia tidak mau luluh oleh aegyo yeojanya ini. Bisa-bisa ia dikatai tidak proffesional oleh temannya.

“kumohon hun-ah.”

“ ini sudah ke dua kalinya nona Park Shinri. ”

“baru dua kali juga.” Shinri mempoutkan bibirnya.

Sehun menggeret tangan shinri dengan kasar dan menggabungkan shinri pada anak-anak lain yg terlambat.

***

                @Taman Sekolah

Waktu sudah menunjukkan pukul 2 siang. Shinri masih menunggu Sehun di taman sekolah. Ya namja itu berjanji akan menemaninya ke halte pukul 1 lebih 30 menit, namun Shinri sudah menunggunya selama setengah jam dan batang hidung Sehun belum terlihat. Ia lalu hendak berjalan untuk meninggalkan Sehun. Sepertinya Sehun benar-benar sibuk sampai dia melupakanku. Batinnya. Namjachingunya yang notabenenya adalah ketua murid SOPA sudah mulai sibuk semenjak mereka memasuki masa-masa kelas 2 SMA. Ya, Shinri jadi ingat masa-masa ketika ia masih kelas satu dan menghabiskan banyak waktu bersama Sehun. Semenjak kepergian namja yang dulu pernah mengisi hatinya, Sehun selalu menemaninya.

“Sehun-ah! Darimana saja kau? Ish. Kau ini, membolos pelajaran seharian. “ucap Shinri begitu melihat namjachingunya ada dihadapannya.

“Mianata, membuatmu menunggu. Ada banyak proker tahun ajaran baru yang harus direncanakan.”balas Sehun sambil mengacak rambut Shinri.

“Ya sudah. Kajja kita pulang.”ajak Shinri sambil menggaet tangan namjachingunya.

“ anni, aku masih ada satu tugas lagi.”

“ mm? kasian sekali kau ini. Pasti sangat lelah.”

“tentu saja tidak. Karena yang akan lelah itu kau.”

……….

Sehun membukakan gudang ruang teater. di dalamnya benar-benar berantakan, banyak perabotan yang tidak dibereskan dan baju-baju yg tidak tertata rapi.

“jd aku harus membereskan semua ini?” Shinri menatap wajah dingin Sehun.

Sehun mengangguk “mm. Kau masih berhutang 1 hukuman terlambat padaku sebelum yang tadi pagi.”

“Kumohon hun-ah. Besok ulangan Fisika dan aku belum belajar. Lagipula kita kan sahabat. Maafkan aku untuk kali ini saja. ya ya ya!” Shinri mengeluarkan aegyonya lagi.

“Sahabat? Tidak bisa. Kemarin kau sudah memohon padaku untuk menundanya hari ini. Bersihkan ruangan ini atau kulaporkan keterlambatanmu yang kemarin.” Kali ini Sehun tidak termakan rayuan yeojachingunya itu.

“tidak terimakasih. lebih baik aku membersihkan ruangan ini bersamamu sehun-ah.”

“mwo? Siapa bilang aku akan membantumu?”

“jadi.. Kau tidak membantuku? Namjachingu macam apa kau ini?”

“untuk kali ini kucopot dulu status sebagai namjachingumu. mm, kau akan membersihkan ruangan ini sendiri. Dan aku, akan duduk disini sambil menandatangani semua program kerja himpunan pelajar SOPA.”

Sehun duduk di kursi dengan gaya sombong dan mengeluarkan map yang berisi lembaran-lembaran yg harus ia tanda tangani.

“Menyebalkan!”ucap Shinri sambil memulai membersihkan gudang teater, sedangkan Sehun hanya menahan tawa melihat tingkah Shinri yang kekanak-kanakan.

***

                Sehun memasuki apartemen Shinri, sepulang membersihkan gudang teater. Shinri memaksa Sehun untuk mengajarinya Fisika. Sebenarnya Sehun tidak mau, karena dia tahu di apartemen Shinri tidak ada Ibunya. Jika tidak ada Ibu Shinri, berarti makananpun tidak ada. Fikir Sehun. Tapi Shinri terus menyalah-nyalahkan Sehun karena dia kehabisan waktu belajar karena membersihkan gudang teater, dan pada akhirnya Sehun merasa bersalah dan ia mengalah untuk mengikuti Shinri kerumahnya.

Sehun menatap kamar Shinri, matanya berkeliling. Dan matanya berhenti pada sebuah foto, ya, foto Shinri dan orang yang sedang ditunggu-tunggu Shinri sejak dulu. Meskipun Shinri sudah resmi menjad yeojachingunya sejak beberapa bulan yang lalu, sejujurnya Sehun belum yakin pada perasaan Shinri. Alasan Sehun berpacaran dengan Shinri karena Sehun tidak mau dikejar-kejar yeoja-yeoja aneh yang selalu mengejarnya di SOPA. Karena itu Shinri mau menerima ajakan Sehun untuk berpacaran dengannya. Padahal Sehun benar-benar menyukai Shinri.

“Kau masih mengingatnya?”ucap Sehun sambil mengambil bingkai foto yang tergeletak di meja belajar Shinri yang berisi foto Shinri dan Kai.

“mm? Nugu?”tanya Shinri saat masuk ke kamarnya sambil membawa nampan berisi Orange juice dan makanan.

“kai hyung.”ucap Sehun sambil menunjukkan foto pada Shinri.

“ish, knp membahas dia sih?”tanya Shinri sambil mengambil bingkai foto itu dari tangan Sehun, lalu dia mengambil foto didalamnya dan menaruhnya di dalam laci meja belajarnya, dan meletakkan kembali bingkai foto yang tanpa foto di meja belajarnya kembali.

“wae? Kau mau melupakannya?”

“ya. Aku berencana melupakannya. Kau tau kenapa? Karena dia tdk pernah kembali.”

“ dia menyuruhku untuk selalu menjagamu.”

“jd itu alasannya kenapa kau selalu disampingku?”

Shinri lalu duduk di tempat tidurnya. Lalu Sehun yang duduk bersenderan di tempat tidur Shinri menengok ke arah Shinri dan menatapnya lekat.

“ bukan hanya itu, ada alasan lain.”

Sehun memalingkan wajahnya.

Deg deg deg deg.

Jantung sehun berdetak kencang. Muka shinri menjadi merah seakan dia mengerti alasan itu.

“bagaimana kabarnya?” tanya Sehun mengalihkan pembicaraan.

“molla. Dia tdk prnh menghubungiku.”

“mm. bagaimana kalau tiba-tiba dia datang lagi?” Sehun bertanya asal.

“kenapa? Kalau dia datang, kau akan meninggalkanku?”

Sehun memilih menunduk, tidak mengatakan apapun.

“ jd kau benar-benar akan meninggalkanku.. Fuuh. “

“memangnya kenapa kalau aku meninggalkanmu?”

Shinri tertegun. Jika sehun meninggalkannya? sedih. Bayangkan, sehun yg selalu ada disisimu pergi. Dan digantikan seseorang yg kau cintai. Tp tdk pernah menemuimu.

“Tenang saja, aku tidak akan pernah meninggalkanmu.”ucap Sehun sambil menatap langit-langit kamar Shinri. Shinri lalu terkejut menatap Sehun. Sehun membalas tatapan Shinri

Sehun menatap shinri lembut yg ada disampingnya,

“Kurasa aku benar-benar jatuh cinta padamu Park Shinri.” Ucap Sehun

“hun, kau tdk sedang bercanda kan?kau jauh lebih menakutkan dari biasanya. hahaha”

Shinri mengalihkan pandangannya ke tempat lain.

Sehun memegang kedua pipi shinri lalu memaksa Shinri untuk menatapnya.

“apa aku terlihat sedang bercanda?

Wajah sehun memang serius sekarang. Rambutnya yang berwarna emas membuat semua lampu menyorot padanya.

Shinri menggeleng.

Deg deg deg deg deg. Begitulah suara jantung Shinri. Dia bahkan tidak berani menatap wajah Sehun. Jantungnya seperti sudah mau copot, dan entah kenapa saat Sehun mengucapkan kata-kata itu, seakan banyak kupu-kupu di perut Shinri yang berterbangan tak karuan. Ia merasakan perasaan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya, bahkan lebih dari saat ia bersama Kai.

“Bagaimana denganmu?”tanya Sehun.

“Kuharap aku tidak salah bicara Hun-ah. Tapi kurasa aku juga menyukaimu.”

Flashback ON

Sehun memasuki kelas 1-1 kelas barunya, ia adalah murid pindahan dari Beijing, China.Meskipun diapindahan. Dia tergolong murid yang pintar, dia emang nggak bisa bahasa China. Makanya dia dipindah ke Seoul oleh orangtuanya.

“Annyeonghaseyo. Oh Sehun imnida. Bangapsumnida, semoga aku bisa berteman baik dengan kalian semua.”

“Silahkan kamu duduk disebelah Shinri.”ucap Kim Seongsaenim

Shinri, dia murid yang sangat akrab dengan semua orang. Mudahbergaul, pintar. Dia adalah mantan pacar Kai, murid kelas 2-1. Sebenarnya hubungan mereka masih tergolong nggantung. Kai, nama aslinya Kim Jongin.Dia adalah bad boy di Seoul of Performing Art School.Satu band dan geng dengan Kris dan Chanyeol. Meskipun Kai adalah yang termuda diantara Kris dan Chanyeol tetap saja dia yang paling kelihatan dihormati diantara mereka. Sebuah band dengan vocalist Luhan, gitaris Kai, drummer Chanyeol dan bassist Kris.Luhan memang anggota dari band mereka namun, dia tidak sejahat mereka bertiga.Dia lebih suka bertingkah aegyo seperti anak kecil.

“Annyeong Sehun-ah.”Sapa Shinri.

“mm, Annyeong.”JawabSehun malu-malu.

“Park Shinri imnida.”Shinri mengulurkan tangannya.

“Oh Sehun imnida.”Sehun membalas uluran tangan Shinri.

Saat istirahat, Shinri mengajaknya berkeliling sekolah.Kebetulan Kai yang sedang berjalan-jalan dengan teman satu gengnya melihat Shinri berjalan dengan Sehun. Shinri memang mudah bergaul, namun dia jarang sekali bertemandekat dengan laki-laki lain.

“Kkamjong-ah!Lihat itu Shinri! Dia berjalan dengan laki-laki lain.”ucap Chanyeol

“Heh! Jangan panggil aku Kkamjong.”

“Arra, tapi bukan itu sekarang masalahnya lihat itu!”Kris menunjuk Shinri yang sedang berjalan dengan Sehun.

Dengan wajah geram Kai langsung mendatangi Shinri dan Sehun.Sehun yang tidak tahu apa-apa langsung kaget. Sehun ditabrakkan Kai ke tembok, Kai memegang kerahbajunya dengan erat dan tatapan tajam.

“Jadi hoobae kelas apa kau berani mendekati pacarku?!”tutur Kai dengan nada tinggi.

Sehun yang emang nggak suka kekerasan langsung mencoba melepaskan tangan Kai.“Sunbaenim, ada apa ini?”

“KAI!!!”Shinri mencoba menarik-narik baju Kai dan menjauhkannya dari Sehun, tapi gagal.

“Nggak usah pura-pura sok nggak tau deh!Kau berani menyukainya? Mau merebutnya dariku ayo kita duel.”TuturKai.

Sehun yang nggak tau apa-apa langsung menatap tajam wajah Kai. Tadinya dia santai langsung berani menatap Kai.“Jadi kau berani menatapku?”ujar Kai.

Sehun langsung memegang kerah baju Kai.“Kau mau apa? Aku tidak pernah mengganggu pacarmu. Sekali lagi, aku nggak berminat berurusan dengan Namja sok keren sepertimu. Asal kau tau aku masih ada urusan lain.”

Sehun mendorong Kai hingga terjatuh. Sehun menatapnya dengan tajam, lalu meninggalkan Shinri dan Kai.Tidak mau kalah Kai langsung bangun, menarik bahu Sehun dengan keras dan memukulnya.Bibir Sehun mengeluarkan darah.

“Itu yang pantas kau dapatkan hoobae sombong.”TuturKai

“Aissh jinjja.”Sehun menyentuh bibirnya, dan melihat darahnya keluar.

“KIM JONGIN!!”Shinri menarik lengan Kai.

Plak

Kai mendapat tamparan yang lumayan keras di pipinya.

“Kajja Sehun-ah.”Shinri menarik lengan Sehun dan mengajaknya meninggalkan Kai

…………………………………………..

Sehun menempelkan plester di sudut bibirnya.

“Aa!”Sehun menahan sakitnya.

“Namja itu.Pasti dia orang yang tidak pintar, sukanya Cumaberantem habis itu playboy.Jinjja. Dari perilakunya saja aku sudah bisa menebaknya.Haish.”gerutu Sehun di depan kaca wc sekolah.

“Huaaaaaaaaaah legaaaaaaaa.”tutur seorang namja yang baru saja keluar dari wc.

Namja itu sangat imut, rambutnya berwarna emas dan dia menggunakan poni.Sepertinya sama-sama murid kelas 1.

“Mwo, bukankah kau tadi yang berani dengan Kai?”tutur Namja itu.

Sehun menatap namja itu.

“Agassi, sepertinya kau salah wc.”ujar Sehun.

“Jinjja. Hey! Aku ini namja! Kau tidak lihat aku pakai celana?!”ucap Namja itu.

Sehun memperhatikannya dari sudut bawah hingga atas. Betul dia seorang namja, tapi diajuga mirip dengan yeoja.

“Mianhamnida.Kukirakau seorang yeoja.”

“Haish, sudah banyak orang yang mengiraku yeoja.”

Sehun berjalan keluar dengan namja itu.

“Annyeong, aku Xi Luhan.neo?”Luhan mengulurkan tangannya.

“Aku Oh Sehun.”

“Sehunnie?Mm,bagaimana kau bisa sangat berani pada Kai?”ucap Luhan

“Sehunnie? Kau langsung memanggilku Sehunnie?”

“Ne, Waeo? Kau tidak suka? Kalaupun kau tidak suka, aku akan tetap memanggilmuSehunnie. Bahkan aku memanggil dia, Jonginnie, Yi Fannie, danYeolli.”

“Jonginnie? Yi Fannie? Yeolli?Siapamereka?”tanya Sehun

“Yang memukulmu tadi, namanya Kai.Namaaslinya Kim Jongin.Dia adalah orang paling menyebalkan di sekolah ini.Membolos,bertengkar, yaaah pokoknya dia sudah melakukansemuanya. Sedangkan 2 orang yang dibelakang Kai tadi adalah Wu Yifan dan Park Chanyeo. Yi Fannie, kami lebih sering memanggilnya Kris, teman satu geng Kai.  Yeolli dia juga teman satu geng Kai.”

“Eottoke?Kenapakau boleh memanggil mereka seperti itu?”

“Karena aku adalah anggota dari band mereka hahahaha.”

Sehun langsung pasang tampang aneh, Kris, Kai Chanyeol. Mereka bertiga adalah 3 orangyang sangat keren, berwajah tampan, dan terlihat ganas. Sedangkan Luhan?Diamemangtampan, tapi dia punya banyak aegyo tersembunyi dalam dirinya. Satu band dengan 3 orangganas itu?Tidakmungkin! Fikir Sehun.

“Wae? Kau tidak percaya?Hiiih, hampir semua orang juga berkata begitu.”

“Kenapa tadi tiba-tiba Kai memukulku?”

“Karena kau sedang berjalan dengan Yeojanya.”jawab Luhan enteng.

“Jadi Shinri itu pacar kai?Bagaimana Shinri bisa pacaran dengan namja seperti  Kai?”

“Ani, mereka tidak pacaran. Tapi Shinri adalah Yeoja Kai.”

“Luhannie, kau membingungkanku.”

“Ah, Sehunnie! Kau mulai memanggilku Luhannie? Aaaaa, kau orang pertama yang melakukannya!”Luhan langsung memeluk Sehun.

“Heey, lepaskaaan.”tutur Sehun

“Anni, tidak mau”

***

Keesokan harinya. Pulang sekolah di kelas 1-1 3PM KST

“Aku minta maafatas nama Kai.”tutur Shinri seusai pelajaran selesai.

“Itu kan bukan kesalahanmu.”jawab Sehun.

“Maksudku aku mau kau mau memaafkan Kai.”

“Apakah Kai sudi meminta maaf padaku?Kalau dia tidak, berarti aku juga tidak akan memaafkannya.”

Siswa kelas 1-1 terlihat segera mengosongkan ruang kelasnya, ternyata diluar sudah ada Kai. Tanpa ba bi bu, Kai langsung masuk ke kelas Shinri. Murid yang lain semuanya langsungkeluar ketika diberi aba-aba keluar, mereka mengerti bahwa ia mau berbicara dengan Shinri.Sehun mengabaikan aba-aba Kai, tetap saja dia duduk dengan tenang menyalin apayang adadi papan tulis.

“Kau tidak dengar perintahku?!”tutur Kai di depan Shinri dan Sehun.

Sehun pura-pura tidak mendengar apa yand diucapkan Kai.

“Keluar sekarang juga! Aku perlu berbicara dengan pacarku!”

“Pacar kau bilang?”ucap Shinri

“Tentu saja, aku ini memang pacarmu.”ujar Kai sambil memegang pipi Shinri.

“Lepaskan!”

Shinri melemparkan tangan Kai dan sekarang tangan Shinri malah digenggam kuat.

“Shinri-Ah! Apa karena namja ini kau jadi seperti ini?!”ujar Kai dengan nada tinggi.

“Sakit.”ucap Shinri lirih sambil menundukkan kepalanya.

Sehun langsung berdiri, memegang tangan Kai yang memegang tangan Shinri dengan kuat.

“Lepaskan, dia kesakitan.”tutur Sehun dengan dingin.

“Wae?Ini bukan urusanmu.”ucap Kai.

“Lepaskan! Atau..”

“Wae? Atau apa?Ataukau akan memukulku?”tanya Kai sambil melepaskan tangan Shinri.Sehun ikut melepaskan tangan Kai.

Kai mulai memegang kerah sehun.

“oppa, chebal” tutur shinri sambil menarik lengan Kai.

“ jd kau mau apa?” tanya Sehun

“Bagaimana dengan basket? Kalau kau kalah, jauhi Shinri . Kalau menang, jabatan Ketua Murid SOPA, jadi milikmu. Otte?”

“geurae. Menang atau kalah tak ada ruginya untukku. Aku butuh lebih dari itu, kalau aku menang, Aku minta kau bersujud dihadapanku.”

“geurae, ikut aku.”

Kai menggiring sehun keluar, lapangan basket segera dikosongkan. Kai membisikkan sesuatu pada kris.

Dipinggir lapangan, semua yeoja udh berkumpul dan meneriakkan nama Kai. Kai menjentikkan jarinya dan semuanya terdiam.

“geurae! Pertandingan akan segera dimulai antara Kai dan Sehun. Yang menang adalah orang pertama yang mencetak 2 point. Dipertandingan ini aku tidak mihak siapapun termasuk Kai. Sekali lagi, disini nggak ada kecurangan sedikitpun.”jelas Kris sang wasit

Kai dan sehun berjalan ketengah lapangan, kris lalu ditengah mereka dan melemparkan bola. Kai mendapatkan bolanya, dengan sigap dia mendribel bolanya berlari mendekati ring melompat dan slamdunk. Kai memasukkan bola dan bergelantungan di ring.

“AAAAAAA!!!!!!” Teriak para penggemar Kai.

“otte? Bersiap-siaplah menjadi pecundang.”

“cih.”

Kai melepaskan dasinya. Dan itu membuat para penggemarnya semakin berteriak.

Kris kembali melemparkan bola,kai mendapatkannya lagi. Kai mempermainkan bolanya di depan sehun, dengan sigap sehun merebutnya. Kai langsung berusaha mengambilnya lagi. Gagal, Sehun melakukan three point dari kejauhan. Penonton kecewa, namun ada yg mulai beralih mendukung sehun.

“oke,aturan kita ubah. yang mendapatkan 2 point berturut-turut adalah pemenangnya.”

“ashh.” Sehun menyibakkan rambutnya yang basah sambil sedikit mengacaknya.

Kai kembali mendribel bola, dia menipu sehun akan menthreepointkan bola, Kai melewati sehun dengan mudah dan..

Blam.

Kai memasukannya lagi. Dengan gaya sombong, Kai tebar pesona ke penonton. Kai hanya perlu memasukkan satu kali lagi dan dia menang telak. Meskipun saat ini dia sudah menang score. Tiba-tiba jantung kai berdegup kencang, matanya berkunang-kunang dan bruuk. Semuanya gelap. Lalu ia melupakan segalanya.

………

 

9 thoughts on “Lightless #1

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s