It’s Fallen Tears

Title : Its Fallen Tears

Author : Tazzqu

Main cast : Gwo Jeori,Nam Nami,Park Chanyeol dan Zelo

Suport cast : Kim Hyoyeon

Genre : Friendship dan angst

Length : Oneshot

Disclaimer : Semua anak EXO dan BAP yang ada di sini milik orang yang mencintai mereka. Dan Hyoyeon unnie milik Eunhyuk seorang (ketauan HyoHyuk shipper). Para OC milik author aja dah sama kaya ff ini ehehe. Kalau ada kompalin mengenai ff ini silahkan komen aja

Melatsa Abmecam~

 

“Unnie aku mencintai orang itu” ku lihat Nami menunjuk seorang murid yang sedang bercanda bersama teman-teman laki-lakinya di depankelasnya,3-A. “Maksudmu Chanyeol,ulzzang itu?” Nami mengangguk dengan tebakan ku.

 

“Unnie kau kan satu club dengan dia di kelas tari,ku mohon unnie bantu aku untuk dapat dengan dia” Nami memohon padaku dengan puppy eyesnya. Yah anak ini benar-benar manja padaku walaupun dia bukan adikku tapi aku sudah menganggapnya adik. Kami berdua sama-sama anak tunggal dalam keluarga kami dan kami bertetangga.

 

“Baiklah tapi ada harus ada imbalannya” aku juga tidak mau rugi Nami.

 

“Apa aku akan memenuhinya unnie” anak ini apa benar-benar mencintai Chanyeol itu. Apa dia tidak tau jika Chanyeol termasuk daftar murid yang aku jauhi karena aku tidak menyukainya. Dia itu miskin dan aku tidak menyukai lelaki miskin belum lagi dia sering sekali melawak. Aku sangat membenci orang yang suka melawak meskipun dia tampan dan termasuk murid favorit di sekolahan.

 

“Kau juga harus membantuku mendekati Zelo,deal?” Nami mebulatkan matanya haha apa mungkin dia tidak percaya dengan ucapanku. “Unnie kau serius menyukai orang yang lebih muda darimu? Zelo dia kan seumaran denganku unnie,kalian beda satu setengah tahun” gadis ini memegangi pipiku. “Aku serius Nami,aku mencintainya dan dia harus menjadi milikku. Dia itu kriteriaku sekali,dia gentleman,stay cool,manly dan perfect di mataku” aku tersenyum evil pada Nami.

 

“Baiklah,deal” kami berdua berjabatan tangan. Menyetuji perjanjian kami untuk saling mendekatkan kami pada orang yang dia incar.

 

 

“Jeori,Gwo Jeori” suara bass itu,aku yang masih berjalan di koridor sekolah menuju ruang tari langsung membalikan tubuhku. Ah dia rupanya,dengan senyuman bodohnya dan tubuh tingginya dia berlari ke arahku.

 

“Ada apa kau mendekatiku lagi? Bukannya aku sudah bilang berkali-kali untuk tidak mendekatiku!” sering aku membentaknya seperti ini. Tapi tetap saja dia tetap mendekatiku “Ayolah Jeori kau jangan galak padaku,kau tau jika kau semakin cantik jika sedang galak seperti itu haha”. “Park Chanyeol! Tidak ada yang lucu kenapa kau harus tertawa! Aku muak denganmu!” aku bergegas meniggalkannya dan berlari ke ruang tari.

 

 

“Kali ini kita akan melakukan tari tango dan aku telah mengcouplekan murid-murid di sini” guru tari kami yang bernama Hyoyeon menginstrukan kami bahwa kali ini akan berlatih tari tango. Ku mohon aku jangan berpasangan dengan Chanyeol.

 

“Park Chanyeol dengan Gwo Jeori”

 

“Apa?!” kenapa harus dengan dia lagi

 

“Yes!” tentu saja itu Chanyeol yang mengucapkannya. Dia benar-benar membuatku muak,ck kenapa harus seperti ini.

 

Akhirnya aku akan melakukan tari tango dengan Chanyeol,kami harus berlatih tarian ini segera agar bisa mengusai gerakannya. Aku masih duduk di lantai tari,melihat para murid yanga asyik berlatih dengan pasangan masing-masing. Haruskah aku berpasangan dengan anak miskin ini?

 

“Jeori ayo berlatih” Chanyeol mengulurkan tangannya padaku dengan senyuman yang dia tunjukan padaku. Aku mendengus sebal padanya “Iya-iya dasar cerewet!” aku langsung berdiri tanpa meraih uluran tangan Chanyeol. Ayh aku terbiasa mengacuhkan Chanyeol seperti ini.

 

“Sekarang satu tanganmu pegang pinggangku dan satu tanganmu pegang punggungku. Kita akan latihan sekarang!” aku memberikan instruksi pada Chanyeol untuk langsung berlatih. Aku bisa melihat raut wajah Chanyeol yang bingung,ah anak ini. Di sela latihan kami berdua,aku menyempatkan diri untuk berbicara mengenai Nami pada Chanyeol.

 

“Chanyeol kau bisa kan membuka hatimu untuk seseorang?”

 

“Tentu saja bisa,untuk sipa memangnya?”

 

“Bukalah hatimu untuk orang yang nanti perhatian padamu dan jangan memberikan hatimu pad orang yang mengacuhkanmu Chanyeol”

 

Chanyeol hanya mengangguk dan kami berdua melanjutkan menari.

 

Author POV

 

Jeori dan Chanyeol terlihat fokus saat menari padahal dalam hati Chanyeol dia amat sangat gugup.

 

“Auw,kau menginjak kakiku bodoh!” Jeori memukul kepala Chanyeol “Maafkan aku tadi aku belum bisa fokus”. Jeori membuang nafas “Haah baiklah kita mulai lagi saja”. Jeori dan Chanyeol melanjutkan menari. Saling berpegangan dengan mesra dan melakukan gerakan dengan lincah.

 

Nami sengaja datang ke ruang tari untuk memberikan cofemilk shake kesukaan Jeori. Belum sempat dia masuk ke dalam ruang tari,pemandangan yang terlihat dari jendela ruang tari yang ada di depannya membuat hatinya sakit. Jeori dan Chanyeol yang sedang menari tango dengan mesra.

 

“Mereka hanya berteman,iya mereka hanya berteman. Jeori unnie tidak mungkin mencintai Chanyeol” Nami langsung pergi meninggalkan ruang tari. Menjatuhkan cofemilk shake di depan pintu ruangan tari.

 

Zelo yang sedang bersantai di rooftop sekolah,memandangi langit sore yang merah kecoklatan.

 

“Zelo” Nami menepuk pundak Zelo yang dari belakang. Membuat orang yang dipanggilnya menengok ke Nami. “Nami,ada apa?” Zelo masih saja berbaring memandangi langit.

 

“Aada orang yang mmeenyukaimu” ucap Nami ragu-ragu. Zelo tertawa kecil mendengarnya “Bukannya banyak yang menyukaiku? Aku sudah tau hal itu Nami” Zelo bangkit dan menghampiri Nami. “Baiklah,katakan siapa yang menyukaiku?” Zelo meletakan kedua tangnnya di bahu Nami.

 

“Euung dia Jeori sunbaenim”

 

“Hah Jeori noona? Yang play girl itu? Yang manja itu? Yang cari sensasi itu? ”

 

“Yak Jeori unnietidak seperti itu!” Nami menghentakan kakinya. Zelo lagi-lagi dibuat tertawa kecil oleh Nami. Teman satu kelasnya yang terkenal paling polos dan pintar itu.

 

“Jadi bagaimana apa kau juga menyukai Jeori unnie?” Nami menatap lekat-lekat mata Zelo. Zelo menggeleng “Hah bagaiman bisa? Kau tidak menyui Jeori unnie? Ya tuhan selera wanitamu rendah sekali haha” Nami tertawa puas. “Jangan menertawai dirimu sendiri Nam Nami” Nami langsung menghentikan tawanya.

 

“Eh maksudmu apa?”

 

“Kau wanita itu” Zelo tersenyum penuh kemenangan karena sudah memberitahu isi hatinya selama ini pada Nami.

 

 

Sudah 7 hari sejak perjanjian itu,Jeori masih saja tidak melihat tanda-tanda Zelo yang mendekat padanya. Yang ada justru hoobaenya itu dekat dengan Nami. Padahal Chanyeol sudah dekat pada Nami,apa dia menipuku? Pikir Jeori.

 

Pagi ini seperti bisanya,Jeori dan Nami berangkat sekolah bersama dengan mobil Jeori. “Unnie hari ini aku akan menyatakan cintaku pada Chanyeol oppa!” Nami terlihat bangga sekali dengan perkataanya. Namipercaya jika Chanyeol akan membalas cintanya karena selama ini Chanyeol sering baik padanya. Sedangkan Jeori merasa sebal pada gadis yang menumpang mobilnya ini,enak sekali menjadi kau! Di dekati dua orang sekaligus batin Jeori. Jeori hanya menanggapi perkataan Nami dengan senyuman yang dipaksakan.

 

Jam istirahat dimanfaatkan Jeori untuk menemui Zelo di rooftop sekolah,dia membawakan satu kaleng cola dingin untuk Zelo. Mata Jeori menangkap Zelo yang sedang tertidur di sebuah kursi kayu .Jeori mengamati setiap inci wajah Zelo saat tertidur. “Jangan menganggu jam tidurku noona” Jeori langsung mundur beberapa langkah saat menyadari Zelo sadar akan kedatangannya. Zelo terbangun dari tidurnya,dia menatap dingin Jeori.

 

“Mau apa noona ke sini?”

 

“Aaku aaku”

 

“Noona menyuikaiku? Benarkan? Dan sekarang akan menyatakan cinta padaku?” sambung Zelo tanpa beban,seolah perkataannya barusan tidak akan menyakiti hati Jeori. Jeori seperti di jatuhkan harga dirinya sekarang,baru kali ini ada lelaki yang berbicara itu padanya.

 

“Bagamana kau tau hal itu?” tanya Jeori yang hanya memilki keberanian yang ciut untuk berdiri depan Zelo saat ini. “Tidak penting aku tau dari mana,yang jelas noona. Aku tidak menyukai noona aku menyukai seseorang yang dekat dengan noona” Zelo menatap Jeori yang sekarang menitikan air matanya.

 

“Ah apa ini cola untukku,aku ambil ya? Oh iya aku akan pergi dari sini. Noona di sini sendiri saja,tempat ini paling pas untuk menangis” Zelo langsung mengambil sekaleng cola di tangan Jeori. Gadis itu tidak berani memandang Zelo sekarang,dia memilih menundukan kepalanya. Zelo melangkah pergi dari rooftop,benar-benar meninggalkan Jeori sendiri.

 

Segala pikiran buruk sangka pada Nami memenuhi otak Jeori. “Semua ini karena dia,pasti dia yang memberitahu ini pada Zelo! Dasar pembawa sial! Aku tidak akan membiarkan dia juga mendapatkan Chanyeol!” Jeori membersihkan air mata yang mengotori pipinya.

 

Jeori dan Chanyeol hanya berdua dalam ruangan tari,awalanya hanya Chanyeol yang ada di dalam. Tapi Jeori datang dan duduk di sampingnya seperti saat ini.

 

“Apa kau mencintaiku?” Jeori membuka topik pembicaraan

 

“Hah kenapa tiba-tiba kau bertanya seperti itu?” terlihat sekali jika Chanyeol kebingungan saat ini. Itu disebabka,Jeori mendekatinya lalu Jeori menanyai hal yang membuat hatinya bergemuruh hebat.

 

“Jawab saja Chanyeol” Jeori tersenyum angel memperlihatkan lesung pipitnya. Hal yang membuat Chanyeol langsung salah tingkah “Iya aku mencintaimu dari dulu tapi kau selalu saja menghindar dariku”.

 

Jeori tersenyum penuh kemenangan,dia mendengar ada langkah kaki yang mendekat ke ruang tari. “Benarkah itu?” tanya Jeori,Chanyeol mengangguk dengan wajah polosnya.

 

“Buktikan kalau kau mencintaiku Park Chanyeol” Jeori tersenyum licik kali ini. Chanyeol langsung mencium bibir Jeori dan di balas dengan ciuman dari Jeori.

 

Tuuk…sebuah cofemilk shake lagi-lagi di depan ruang tari. Sebuah air mata juga dia tinggalkan di depan ruang tari.

 

Jeori tertawa puas dalam hatinya,sekarang kau juga merasakan rasa sakit hati yang ku rasakan Nami batin Jeori.

 

END

 

5 thoughts on “It’s Fallen Tears

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s