Mask #1

Mask [Chapter 1]

Title               : Mask

Author          : Shikaku Yukimitsu

Cast               : Kwan Heesa (you)

EXO

Genre            : up to you.

Legth             : Chap

Disclaimer    :

EXO punya Tuhan dan SM dan mimin juga.

Annyeong~ Ini author baru^^ pengen ngeshare hasil khayalan mimin aja hehehe.

Ini ff bikinan mimin hasil khayalan mimin sendiri gak ada maksud Copast,jadi maaf kalo ada kesamaan cast alur cerita maaf sekali lagi^^

Happy Reading*^^*

***

Musik musik ballet terdengar dari salah satu ruangan yang cukup angker. Music music itu sudah tidak asing lagi bagi murid murid kampus tersebut,mereka tahu ‘penari topeng’ atau ‘mask girl’ itu sedang menjalani aksinya dengan menari ballet pada saat murid murid berdatangan ke kampusnya. Banyak murid murid yang berdatangan keruangan itu,tidak ada yang berani masuk ke dalam ruangan tersebut karena  mereka taku terhadapan tatapan iblis mask girl itu. Tarian tarian dari tubuh mask girl itu terlihat indah dan menabjukan. Murid murid yang melihat saja terpesona begitu dengan dosen kampus tersebut. Tetapi sayang tidak ada yang berani memasuki ruangan si penari topeng itu bahkan penjaga kampus juga takut memasuki ruangan itu. Memang ruangan itu tidak terpakai hanya beberapa murid dance yang memakainya jika perlu, ruangan itu adalah ruangan bunuh diri para murid murid kampus. Sudah banyak kasus pembunuhan diri di ruangan tersebut.

**

“Kau lihat tidak Heesa-ya?tadi pagi si penari topeng itu beraksi lagi dan tariannya lebih keren sangat menabjukan dan keren sekali!!!” Shin Hyunki dia adalah sahabat Kwan Heesa yang tadi ia ajak berbicara mengenai penari topeng itu “Jinja?!! Aish kenapa aku selalu terlambat melihat penampilan penari topeng itu?!!” dengus Heesa sambil memajukan bibirnya itulah cirri khas Heesa saat kesal “mungkin Tuhan tidak mengizinkan kau melihatnya,karena tariannya bagus sekali,kau bisa iri hahahaha” canda Hyunki “Aish kau ini jahat sekali dengan sahabat mu ini Hyunki” balas Heesa sambil memasangkan wajah cemberutnya itu “kau terlihat lucu saat marah Heesa-ya haha” kata Hyunki sambil mencubit pipi Heesa “Appo Hyunki-ah..Aish kau ini” rengeh Heesa sambil mengusap pipinya yang sakit gara gara sahabatnya itu Hyunki. “Ayoo kita ke kelas sebelum Kang seonsaengnim memarahi kita hehehe” ajak Hyunki.

Pada saat di perjalanan Heesa dan Hyunki asik bercanda. Dan Heesa tidak sengaja menabrak Namja yang sedang asik berkutik dengan iPodnya.

“BRUKK”

“Ahk..Appo” rengeh Heesa sambil memengang pundaknya “Gwencana?..Xi Luhan imnida” Tanya lelaki itu yang bernama Luhan. Xi Luhan,anak kampus pindahan dari kampus Baeijing yang terkenal,Luhan terkenal karena mudah bergaul dan permain biolanya yang menakjubkan.“Ahk.. aku baik baik saja. Kwan Heesa imnida” balas Heesa sambil tersenyum menahan sakit bahunya “Heesa bahu mu tak papa?” Tanya Hyunki yang khawatir sahabatnya kenapa kenapa “Hanya nyeri biasa Hyunki-ah jangan terlalu khawatir aku tidak papa..hehe..” balas Heesa meyakinkan sahabatnya Hyunki. “Hyunki?” panggil seseorang namja berpostur tinggi cukup tampan dia adalah Park Chanyeol murid kelas Rapper tertinggi dan terkenal karena rappernya yang keren dia adalah namja Hyunki. “Luhan Hyung?” Chanyeol memastikan kalo itu Luhan dan ternyata benar “ada apa Chanyeol?” balas Luhan polos “kau berpacaran dengan Heesa? Maunya kau berpacaran dengan Heesa dia gadis galak dan bandel hahaha” canda Chanyeol kepada Luhan dan Heesa. “Ani..siapa yang pacaran dengan dia?aku saja baru mengenalnya” balas Heesa dengan nada sedikit kesal. Chanyeol memang senang bercanda pada sahabatnya dan itulah yang membuatnya terkenal di kalangan kampus. “Hyunki temani aku ke kelas kesenian dong,Baekhyun sedang ada tes dengan Cho seonsaengnim” pinta Chanyeol kepada Hyunki “Baiklah… Heesa Luhan aku dan Chanyeol pamit dulu ya.. Annyeong” “Hyung aku pamit ya.. Heh gadis galak aku pinjam temanmu yang cantik ini ya?hahaha lanjutkan hubungan kalian haha” canda Chanyeol kepada Heesa dan Luhan. Heesa hanya mendengus dengan sahabat kecilnya itu sedangkan Luhan hanya tersenyum. “Kau tidak papa Heesa?” Tanya Luhan memastikan dan menganggkat tubuh mungil Heesa untuk berdiri “Bahu ku hanya sedikit nyeri ini biasa kok hehe,kau tidak papa?”Tanya Heesa memastikan keadaan Luhan “Aku baik baik saja,tapi aku khawatir dengan mu” Luhan mengkhawatirkan keadaan Heesa “Kau mau aku antar ke ruangan kesehatan?disana ada Chen teman ku”aja Luhan “Baiklah…” Heesa menerima ajakan Luhan,Luhan tersenyum. Mereka pun sampai di ruangan kesehatan dan Heesa di beri obat oles untuk menghilangkan rasa nyeri bahunya,Luhan menunggu Heesa sambil mendengarkan lagu di iPodnya.“Tulang bahumu patah ya?”Tanya Chen “Iya..” balas Heesa “Tapi ini tidak parah kok,dokter bilang hanya patah biasa heheh”sambung Heesa sambil tertawa kecil “Bagaimana sudah tidak nyeri?” Tanya Chen “Iya udah gak nyeri lagi Gamsamida Chen-ssi” Balas Heesa dan berterima kasih pada Chen karena sudah menyembukan lukannya. “Ne cheonma Heesa-ssi” balas Chen dan terseyum kepada Heesa “Aku pamit dulu ya Chen-ssi Luhan-ssi karena aku harus keruangan Cho seonsaengnim Terimakasih sudah mengantarku kesini Luhan-ssi dan terimakasih juga Chen-ssi sudah mengobati rasa nyeri ku terimakasih annyeong” Heesa berterimakasih pada Luhan dan Chen sambil membungkuk dan tidak lupa terseyum kepada Luhan dan Chen. Mereka membalas senyuman Heesa. Heesa keluar dari ruanagan itu. “Menarik..” Kata Luhan “Yeoja menarik periang cantik lagi..” tambah Luhan “Kejar dia,Kalian terlihat serasi pada saat kesini. Kukira kalian berpacaran” balas Chen “Yaa.. akan aku kejar hahaha”balas Luhan sabil senyam senyum tak jelas.

Luhan.. mempunyai wajah seperti anak kecil tampan dan baik hati’batin Heesa sambil tersenyum mengingat kejadian tadi. ‘IThink… I love her..hahaaha’batin Heesa iya tersenyam senyum gajelas “Dorrr” Kai dan Lay mengkagetkan Heesa yang sedang memikirkan kejadian tadi. “Kai Lay kenapa kalian ingin aku mati?Sahabat macam apa kalian ini?” bentak Heesa kepada kedua sahabatnya itu “Kau kenapa senyam senyum sendiri?”Tanya Kai “Dia gila Kai.. hahah”sambung Lay“I Think.. I Fall in Love”balas Heesa sambil tersenyum “With? Can you tell me who is he?” balas Kai “Luhan..” “MWO?!! Kau jatuh cinta dengan Luhan hyung? Anak pindahan itu?” Tanya Lay kaget “Kecilkan suaramu pabbo” Balas Heesa sambil menutup mulut Lay “Bagaimana ceritanya?”Tanya Kai. Heesa menceritakan kejadian yang baru dia alami panjang tidak singkat tapi padat dan cukup berkesan itu menurut Heesa. “Tapi sepertinya dia tidak punya rasa seperti ku..” Kata Heesa pada Lay dan Kai “Jangan menyerah,aku dekat dengan dia Heesa tipe yeoja Luhan hyung seperti kau Cantik,murah senyum,dank au kan pintar dengan Biola serta tarian mu” balas Lay meyakinkan Heesa “Ya Luhan hyung tidak pernah menyakiti yeoja yang ada dia yang sering disakiti yeoja dia lembut dengan perempuan,dan dia mudah bergaul dengan siapa saja,maka dari itu kami bisa kenal dengannya” sambung Kai “dan Kau kan lembut terhadap siapa saja kau sudah masuk criteria Luhan hyung Heesa. Kau sama seperti dia mudah bergaul,pintar bermain biola” sambung Kai lagi. Heesa membalasnya dengan senyuman “Tak butuh waktu lama kau akan menjadi yeoja dia” balas Lay. ‘Tuhan aku berterimakasih kepada Mu sudah memberiku sahabat baik seperti mereka’batin Heesa. “Kau sudah melupakan Sehun Heesa?” apa?Sehun?apa Kai tidak salah bicara?Sehun?…

TBC ;]

Waaaa>< Gimana?Jelas gak?Apa gajelas?kependekkan? atau gimana?pliss leave your comment ini yang pertama kalinya mimin bikin FF Mohon komennya ya karena ini pertama mohon ya mohon ^^

Makasih ya udah baca FF ini terimakasih /nunduk bareng 12Aliens/

Mask [Chapter 2]

Title               : Mask

Author          : Shikaku Yukimitsu

Cast               : Kwan Heera (you)

EXO

Genre            : up to you.

Legth             : Chap

Disclaimer    :

EXO punya Tuhan dan SM dan mimin juga.

Annyeong~ Ini author baru^^ pengen ngeshare hasil khayalan mimin aja hehehe.

Ini ff bikinan mimin hasil khayalan mimin sendiri gak ada maksud Copast,jadi maaf kalo ada kesamaan cast alur cerita maaf sekali lagi^^

Happy Reading*^^*

***

“Kau sudah melupakan Sehun Heesa?”Tanya Kai. Heesa kaget mendengarkan apa yang di ucapkan Kai. Tiba tiba namja yang pernah berlabuh di hati Heesa terpikirkan lagi rasanya ia ingin menangis tapi iya berusaha menahannya. “Mian…bukan aku bermaksud mengulangi kejadian itu Heesa” sambung Kai “Aku harus pulang Kai Lay aku ada urusan dengan eomma ku,Annyeong” pamit Heesa dan ia pergi meninggalkan Kai dan Lay “Kau pabbo menanyakan hal itu kepada yeoja” kata Lay kepada Kai karena kebodohan temannya itu “Aku gak bermaksud mengingatnya..Aku hanya ingin memastiskan saja” balas Kai.

Heesa Pov

Sehun’ terlintas di pikiran Heesa. Dia namja yang meninggalkan ku. Pada saat aku merindukannya,membutuhkannya tetapi…dia meninggalkanku. Tak terasa air mata ku mengalir deras. I Can’t forgetten You Oh Sehun

[FLASHBACK]

From : Sehun

Heesa,apakah kau ada acara?

Sehun mengirimkan pesan singkat aku senang sekali,sudah 1 bulan aku tidak berhubungan dengannya karena dia sibuk dengan Dancenya bersama Kai dan Lay. Aku membalasnya

To    : Sehun

Tidak,kenapa?

Terkirim. Aku berharap dia mengajakku pergi berbicara atau apa. Aku merindukannya. Sangat merindukannya. Jika aku bertemu aku ingin langsung memeluknya. Sehun membalaskan pesan ku! Aish senang sekali diriku

From : Sehun

Nanti jam 3 sore kita bertemu ya di taman Kota… ada sesuatu yang ingin aku bicarakan.

Sesuatu apa? Ah tidak peduli akhirnya aku bisa bertemu dengan namja ku Sehun aku rindu sekali dengannya. Aku membalasnya pesannya.

To  : Sehun

Baiklah ^^

Terkirim. Senang,senang sekali Sehun memberi pesan singkat. Dan dia ingin bertemu dengan ku hati ku berbunga bunga rasanya.

Pukul 3 KST Taman Kota Seoul.

Aku berdiri depan kaca apakah aku terlihat baik baik saja? Aku sedikit gugup bertemu dengannya entahlah mungkin ini hubunganku yang renggang gara gara 1 bulan itu. Aku hanya memakai pakaian biasa, aku tidak suka penampilan yang berlebihan simple saja cukup kok. Aku keluar dari apartemen ku dan menemui Sehun di taman kota. Rasanya senang sekali akhirnya bisa bertemu dengan Sehun.

Kulihat ada namja yang berdiri dekat ayunan yang berada di pohon tua yang berhadapan dengan kota Seoul. Indah,tempat favorit ku dan Sehun waktu SMA,tempat saat Sehun menyampaikan rasa cintanya kepada ku. Tempat itu tidak berubah sama dan menurutku istimewa.

“Sehun?” aku memastikan kalau ini Sehun,dia semakin tinggi saja. “Heesa-ya kau sudah datang” Tanya datar. Kenapa? Kenapa dia memanggilku Heesa-ya?Kenapa bukan Yeobo?Changi?dan kenapa dia?Dia berubah? Batin ku bertanya bertanya kenapa Sehun seperti itu? “Bagaimana kabar mu?Kai,Lay,dan Chanyeol?” Tanya Sehun dengan ekpresi datar nya. Apakah dia tidak merindukanku? “Mereka baikk saja aku pun juga” balas ku sambil tersenyum aku berusaha bersenyum di keanehan aku dan Sehun. “Kau ingin berbicara apa Sehun?” tanyaku “Bagaimana kita mengakhiri hubungan ini saja?” Sehun,dia berkata itu? Apa tidak salah? Apa aku salah dengar? Bening Kristal ku keluar dari mataku, Sehun?dia memutuskan ku? Ditempat favorit aku dan dia,tempat menyaksikan Sehun menembakku dan tempat ini juga yang menyaksikan Sehun mengakhiri hubungan ku dan Sehun. “Kumohon jangan menangis Heesa”  Kata Sehun yang berusaha menahan tangisannya dan mengelap air mata ku dan memelukku. “Kenapa kau mengakhiri hubungan kita?kenapa? hikss” Tanya ku berserta isakkan ku sakit rapuh dan rasanya aku ingin mati… kenapa Sehun seperti itu “Karena.. aku harus pergi.. ke London untuk kuliah ku…” Balasnya apakah dia menangis? Suaranya seperti serak sama dengan ku “Berapa lama?aku bisa menunggu mu…” Balas ku lemah sungguh aku lemah sekali menghadapi ini aku terlalu mencintai Sehun “2tahun…”Lirihnya “Dan itu bukan waktu yang lama…a .. ku tidak ingin kau menunggu ku.. i..tu membuatku tidak nyaman karena memikirkan mu..kumohon tolong mengerti Heesa-ssi..” sambungnya lemah. Tangissan ku semakin kencang di dada Sehun aku tidak peduli jaket Sehun basah karena air mata ku yang jelas aku ingin menangis aku juga tidak peduli dengan keadaan sekitar ku ini. Sehun mengeratkan pelukannya dan membuat ku ingin menangis lagi membuat tangisan ku kencang. “Kumohon jangan menangis..” Sehun meraih dagu ku dan mengusap airmata ku “Kumohon Heesa..” “Sehun Saranghae…” “Nado saranghae…”. Sehun mencium bibir ku seperti rasa penyelasan yang ia rasa dan hancur. Mungkin ciuman terakhir yang Sehun beri. Ini yang terakhir. Sehun melepaskan ciuman kami “Kumohon jangan menangis Heesa ya..Kumohon..” “Iya…”Jawabku lirih. Sehun menunduk dan pergi meninggalkan ku yang masih terdiam ditempat itu. Dan air mata ku jatuh kembali ‘Good bye my love’

[FLASHBACK END]

Aku menagis sekencang kencang dan memeluk boneka beruang putih yang lucu pemberian Sehun waktu ulang Tahun aku,aku tidak peduli eomma mengkhawatirkanku. Aku hanya ingin menangis,menangis,menangis karena Sehun. Sehun aku tidak melupakan mu, aku terlalu mencintai mu.

***

Seorang gadis berjalan di koridor kampus dengan lemas dan pandangan lurus seperti tidak bersemangat ditambah matanya bengkak seperti menangissi seseorang,siapa lagi kalau bukan Kwan Heesa? Yang semalaman menangisi Oh Sehun mantan kekasihnya. Seorang namja menghampiri Heesa siapa lagi kalau bukan Luhan. “Annyeong Haseyo Heesa-ssi” sapanya lembut dan tersenyum “Annyeong haseyo Luhan-ssi” balasnya lemah tetapi berusaha seperti biasa dan tersenyum tulus kepada Luhan. “Kau baik baik saja?” Tanya Luhan yang khawatirkan keadaan Heesa yang sedikit berantakan. “Ahh..Tidak papa,apakah penampilan ku buruk hari ini?” Tanyanya sambil menyembubyikan masalah. Heesa memang jarang terbuka untuk masalah seperti,ia lebih senang jika ia yang merasakannya sendiri. “Shireo… kau terlihat cantik seperti biasanya,tetapi matamu..membengkak,apakah kau menangis?” Tanya Luhan. ‘Apakah yang dikatakan Luhan itu benar?Iya benar aku memang menangis,tapi..’batin Heesa. “Ah… iya aku…lupakan saja Luhan-ssi” balasnya. Heesa sangat tertutup sangat dan sangat. Sebenarnya Luhan tau Heesa sedang ada masalah,tapi apa?Itu yang membuat Luhan penasaran dengan Heesa ‘Kenapa dia?’batin Luhan. “Luhan,kita satu kelas kan?”Tanya Heesa “iyaa,aku duduk sendiri,mau kah kau duduk dengan ku?aku butuh teman” tawar Heesa. Sekarang Luhan memang membutuhkan teman,karena teman temannya sibuk dengan tugas tugas dari dosen mereka. “Tentu saja,aku juga sekarang butuh teman,Hyunki Chanyeol Kai dan Lay mereka sibuk dengan tugas tugasnya” Heesa menerima tawaran Luhan. “Chanyeol?Kai?Lay? kau mengenalnya?” Tanya Luhan “Iya,Chanyeol dan Kai adalah sahabat kecil ku. Lay dan Hyunki sahabat waktu aku SMA” jelas Heesa,Luhan mengganguk kepalanya tanda mengerti “Bagaimana kau bisa mengenal Chanyeol,Kai dan Lay?” Tanya Heesa “Pada saat aku masih di Beijing,aku dan Lay sudah kenal satu sama lain. Kami sahabat kecil karena rumah kami sebelahan. Tetapi pada saat dia SMA orang tuannya memindahkannya di Seoul dan melanjutkannya kuliahnya di Seoul. Chanyeol dan Kai,pada saat aku ke Korea,aku kebingungan mencari rumah bibi ku. Aku bingung ingin menanyakan alamat rumah bibi ku. Dan karena kebingungan aku membeli bubble tea. Dan ada mereka berdua yang beli bubble tea juga. Aku menanyakannya,dan mereka memberitahu alamat rumah bibi ku. Di perjalanan kami berbincang bincang dan kebetulannya kami satu kampus dan satu komplek perumahan” jelas Luhan. Mereka sampai kekelasnya dan melanjut pembicaraan mereka,terlihat sudah akrab sekali Luhan memang pintar dalam hal lelucon. Mereka begitu dekat bercanda sampai tertawa tawa. Murid murid perempuan melihat Heesa dengan tatapan kesal. Tetapi Heesa tidak peduli. Mereka begitu dekat. Sangat dekat ‘ternyata Luhan mengasikkan’batin Heesa ‘Heesa.. kau menyenangkan’batin Luhan.

**

Sehun dan Baekhyun sedang memandangi langit sore di kota London untuk menghilangkan penat dan lelahnya karena kesibukkan masing masing dengan tugas dari dosen dosennya tersebut.“Sehun kau yakin akan ikut dengan ku ke Seoul?”Tanya Baekhyun yang memecah keheningan “Iya hyung” balas Sehun “Kau yakin? Aku akan kembali ke kampusku yang dulu,dan kau pasti akan berte-” “Heesa. Kwan Heesa,iya kan hyung?” potong Sehun. “Kau merindukannya?”Tanya Baekhyun “Apakah aku salah merindukan mantan yeojachingu ku?” Sehun bertanya balik kepada Baekhyun. “Aniyo,itu terserah kau,Bukan hak ku”balas Baekhyun. “Aku akan berangkat besok,jadi kalau bisa kau sudah siap siap sekarang” jelas Baekhyun. “Baiklah..” balas Sehun. ‘Heesa,aku kembali…walaupun kau bukan milikku lagi’.

TBC ;]

Chapter 2 selesai juga hehe. Maaf kalau ada kekurangan atau apa maaf sekali lagi. Untuk chap 3 kayaknya rada lama nih,karena ada tugas2 sekolah yang lumayan sih-_-Makasih ya udah mau baca FF abal2nya makasih😀 /tebar bias masing masing/

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s