That’s Called Faith

Title: That’s Called Faith

Author: Park_YX

Genre: Friendship, Angst, Romance

Length: Oneshot

Rate : PG -15

Casts:

Kang Aira (imagine her as you/OC)

EXO-K’s Byun Baek hyun (As a Girl)

Exo- M Xi Luhan

Exo-K Park Chanyeol

Exo-M Kris Wu

Note : Hai…author  muncul dengan FF oNESHOT #gaya BAP pertama author yang emang bener-bener singkat (mungkin) FF ini author tulis dalam jangka waktu cukup panjang dan berkali-kali edit demi terciptanya FF Oneshot yang baik#Apaseh  -.-“. Sumber inspirasinya dari liat muka kecenya TAO #aseek maka terciptalah FF ini. Jika ada typo atau lain2 silahkan comment aja yaks….maacih 😀 Happy reading dan ditunggu buat kritik sarannya, Ma’acih 🙂 di @karina_karno 😀

—-0——

Author POV

Universitas  Nasional Seoul Tahun ini telah memulai Semester baru, universitas yang sangat terkenal di Negara ginseng ini menjadi yang terfavorit, apalagi di kalangan anak SMA yang ingin melanjutkan sekolahnya ketingkat perguruan tinggi.

Dan salah satunya Kang Aira, gadis yang berasal dari Busan, mengejar mimpinya menjadi seorang dokter dengan perjuangan yang keras (#asyeek,) akhirnya dia dapat masuk ke fakultas kedokteran di universitas nasional seoul.  Dan tinggal di dorm yang disediakan di universitas nasional seoul itu. Didalam dorm, semua mahasiswa/i dari berbagai macam jurusan dikumpulkan menjadi satu.

Beruntungnya, aira sekamar dengan gadis cantik yang berstatus sebagai model terkenal Se-antero Seoul yaitu Byun Baekhyun, atau sering di panggil baekhyun atau Bae (Ini ceritanya aja lho ya..#bow keseluruh fans Bacon).

Siang itu, kang aira memasuki kamar dorm untuk pertama kali.

“Ah, 안녕 annyeong .” Ucap gadis itu sambil tersenyum manis dan melambaikan tangannya kearah aira.

“e..e..an..안녕 annyeong ” balas aira sambil masuk kedalam dormnya itu, dia kagum dengan gadis didepannya itu. Bagaimana tidak. Gadis ini berpostur bak model, kaki jenjang, wajah cantik, rambut seperti Barbie. (author alay nieh “-.-)

“hei” ucap gadis itu mengoyang-goyangkan tangan didepan wajah aira.

Aira pun tersadar dan memandangnya.

‘wajahnya innocent sekali’ batin aira

“byun baek hyun” katanya lagi dan mengulurkan tangannya kearah aira

“kang aira” balas aira dan menyambut uluran tangan itu.

“ngomong-ngomong kau berasal dari mana? dan masuk fakultas apa kang… aira ssi?” tanya baekhyun berturut-turut sambil membenahi barang-barangnya yang berada diatas kasurnya

“aku masuk fakultas of medicine, kalau kamu byun baekhyun ssi?”

“panggil aku baekhyun saja kang aira ssi~, aku masuk fakultas of Business Administration

“ehm, panggil aku aira, baekhyun” balas aira tersenyum gugup ke baekhyun dan meletakkan kopernya didepan lemari miliknya.

“semoga kita bisa akrab, aira ssi~” ujar baekhyun sebelum masuk ke kamar mandi

“ne, 나도 nado” balas aira

Setelah itu keadaan berubah menjadi canggung.

Ring ding dong ring ding dong

“attention please, pengumuman kepada seluruh mahasiswa baru silahkan berkumpul dilapangan jam 4 sore untuk upacara penyambutan dan pelatihan masing-masing jurusan, thank you”

‘omma, appa aku tak akan mengecewakan kalian. Hwaiting!’ batin aira, dan mengepalkan tangannya.

“Ya! Aira kau kenapa mengepal tangan begitu, memangnya kau marah dengan pengumuman tadi?” tanya Baekhyun dari arah pintu kamar mandi.

“ah..an..aniyo, aku mandi dulu ya baekhyun” balas Aira

@3.30 PM

“aira, ayo kita berangkat ke lapang bersama-sama” ucap baekhyun mengandeng tangan aira.

“ne” balas aira tersenyum.

Sepanjang perjalanan ke lapangan, aira dan baekhyun menjadi pusat perhatian.

“baekhyun ssi, mengapa orang-orang itu memperhatikan kita terus?

“biasa saja aira ssi”

“Kenapa?” tanya aira polos

Baekhyun hanya membalasnya dengan tersenyum.

Tiba-tiba tepat ditengah lapangan mereka berdua dihampiri 2 cowok yang dibilang WOW.

“chagiya” ucap park chanyeol

Aira pun langsung tegang dibuatnya dan sepertinya ia menyukai lelaki tinggi dengan senyum menawan ini.

“whae, sunbae?” balas baekhyun

“panggil aku oppa, chagi?” ucap chanyeol sambil membuat senyum khas seorang park chanyeol (“-.-)

“chagi, nuguya?” tanya chanyeol menunjuk ke arah aira yang menunduk ke bawah.

“ne, perkenalkan ini teman sekamarku kang aira, anak dari jurusan fakultas of medicine”

“안녕 annyeong , park chanyeol jurusan natural sciences satu angkatan diatasmu”

“ne, bangeupseumnida”

“ah, hampir terlupakan, perkenalkan ini, sunbae kita yang berasal dari fakultasmu kris wu”

Kris hanya melihat aira dari bawah ke atas dan mengalihkan pandangannya ke baekhyun

“baekhyun kau tak ke barisanmu?” ucap kris sambil terseyunm khas nya

“ah…iya benar, ne sunbae. kajja aira. 안녕 annyeong  sunbae”

Baekyun dan aira menjauh dari 2 laki-laki itu.

“kris, jangan harap kau bisa merebut baekhyun dari ku” ucap chanyeol meletakkan tangannya dibahu kris

“aku tidak akan merebutnya darimu chanyeol, tapi lihat saja siapa yang akan dia pilih” balas kris sambil tersenyum kecut

“percaya diri sekali kau kris”

Kris hanya menolehkan wajahnya kearah chanyeol dan tersenyum menyindir.

‘kau lihat saja kris, akan ku pastikan bekhyun menjadi milikku’ batin chanyeol.

‘she is my precious things’ batin kris memegang kalung di saku celananya.

@04.00 PM

Rektor Universitas Nasional Seoul membuka acara itu dan dilanjutkan dari sambutan ketua dewan tertinggi organisasi mahasiswa di universitas itu dan penyandang gelar mahasiswa dengan IP tertinggi selama 2 tahun berturut-turut yaitu Kris wu.

“selamat datang di universitas nasional seoul dan jadilah yang terbaik. Terima kasih” ucap kris mengakhiri pidatonya.

Berikutnya acara pemberian hadiah kepada mahasiswa/i yang masuk dengan score nilai tes tertinggi dari 15 jurusan yang berbeda;

“Baik, perkenalkan saya Park Chanyeol Ketua Panitia Pelaksana untuk faculty recognition tahun ini, saya akan langsung menyebutkan mahasiswa/i yang mendapatkan nilai tertinggi pada ujian masuk tahun ini dari College of Humanities  :  Lee Taemin, College of Social Sciences  : Amber Josephine Liu, College of Natural Sciences : Jung Soo-jung, College of Nursing  : Do Kyungsoo, College of Business Administration : Byun Baekhyun, College of Engineering : Hwang Zi Tao, College of Agriculture and Life Sciences : Kim Jong Dae, College of Fine Arts : Oh Sehun, College of Education : Choi Min Hoo, College of Human Ecology : Kim Min Seok, College of Veterinary Medicine : Zhang Yixing, College of Pharmacy : Lee Jin Ki, College of Music  : Kim Jong In, College of Medicine : Xi luhan, College of Liberal Studies: Kim Joon Myeon bagi yang telah dipanggil namanya silahkan menuju podium”

Satu-persatu mahasiswa/i berjalan menuju podium.

“saya persilahkan kepada rektor Universitas nasional Seoul untuk memberikan hadiah dan piagam” ucap chanyeol melanjutkan acaranya tersebut.

Chanyeol pun mengatur urutan mahasiswa tersebut berdasarkan fakultas yang dia sebutkan.

“dari fakultas kedokteran dimana?”

Masing-masing dari mahasiswa itu saling menggeleng-gelengkan kepala dan menunjukkan bahasa tubuh  yang menyatakan mereka tidak tahu.

“baik, panggilan sekali lagi untuk saudara xi luhan dari faculty of medicine untuk segera kepodium”

Salah seorang dosen naik kepodium dan membisikkan sesuatu hal ke chanyeol

“karena, saudara xi luhan berhalangan untuk hadir maka hadiahnya akan diwakilkan kepada saudari Kang Aira yang berada diperingkat 2”

Kang aira langsung dibuat kaget dan gugup oleh pengumuman itu.

“Aira, cepat kau dipanggil” ucap teman disebelahnya mendorong aira

“ah…ne”

Aira berjalan cepat melewati barisan jurusan lain, wajahnya hanya menunduk dan naik kepodium, tepatnya berdiri disebelah kim jong-in.

Chanyeol melihat kearah aira dan tersenyum manis kepada aira. Wajah aira memanas dan memerah.

“apa kau sakit?” ucap chanyeol

“aniyo sunbae” balas aira tetap merunduk

Acara penyerahan hadiah pun selesai dan dilanjutkan dengan acara pertunjukkan setiap organisasi di universitas itu.

“untuk acara selanjutnya, silahkan para pendamping fakultas untuk membimbing adik tingkat menuju ke fakultas masing-masing, jangan lupa besok pagi kalian berkumpul lagi di lapangan ini untuk upacara, terima kasih” ucap chanyeol dan turun dari podium

End of Aouthor POV

Aira POV

Aku menuruni podium dengan memegang piagam dan hadiah.

“untuk acara selanjutnya, silahkan para pendamping fakultas untuk membimbing adik tingkat menuju ke fakultas masing-masing, jangan lupa besok pagi kalian berkumpul lagi di lapangan ini untuk upacara, terima kasih” ucap chanyeol sunbae dan turun dari podium

“untuk fakultas kedokteran, perkenalkan aku kris wu. Senior kalian aku berada 2 angkatan dari kalian. Kuharap kalian bersikap baik dan menjaga nama baik fakultas kedokteran, sekarang ikuti aku. Dan ingat, jaga barisan kalian jangan sampai berantakkan.” ucap kris sunbae seraca tegas dan singkat

Aku hanya kagum melihatnya, tetapi hatiku masih berdegup kencang akibat dipodium tadi melihat chanyeol sunbae. Apa ini? Andwe, dia milik baekhyun. Ingat aira, kau harus focus kuliah disini. Batin aira dan mengeleng-gelengkan kepalanya.

“aira, apakah kau mengenal murid baru bernama luhan itu?” ucap teman disebelahku ini, yang seingatku namanya Kim In yeong.

“나는 그가 누구인지 몰라 (aku tidak tahu siapa dia) in yeong ssi~” balas aira.

“sebaiknya kau mengenalnya karena kau memegang barang miliknya aira ssi”

“nee”

Dan kamipun sampai disebuah gedung yang berada bersampingan dengan gedung fakultas bisnis-adminitrasi. Berarti aku dan bekhyun searah.

“ya, kalian silahkan tempati kursi sesuai dengan nama yang ditempel disana” perintah kris didepan ruangan itu.

Aku mencari namaku dan mengapa aku duduk didepan? Seingatku absen ku tadi diurutan 12. Ada apa ini?

“baik, sebagai senior disini aku akan memperkenalkan beberapa peraturan dan tata letak ruangan yang besok akan kalian kunjungi sebelum masuk kuliah disini” ucap sunbae itu dan memulai presentasinya.

Setelah 1 jam, akhirnya perkenalan hari ini selesai dan jam menunjukkan jam 8 malam. Aku bersama in yeong kembali ke dorm.

“AIRA SSI!”

Aku pun menoleh.

“ah..baekhyun ssi, kau sudah selesai juga”

“nee aira ssi, kaja ke dorm”

“nee”

End of aira POV

Author POV

Setelah Faculty recognation yang melelahkan selama 3 hari, kini para mahasiswa/i itu telah memasuki tahap perkuliah dihari pertama mereka. Tentunya mereka menjalani dengan semangat. Dan sampailah mereka telah melewati 1 minggu pertama masa perkuliahan mereka

@classroom

“kau sadar tidak sih, namja yang terpintar dikelas kita sudah tidak masuk selama 1 minggu” ucap In yeong pada Aira.

“tidak in yeong ssi, memangnya kenapa?” balas aira santai

“apanya yang kenapa, bukankah peraturannya 3 kali tidak masuk saja tidak boleh ujian apalagi sudah 1 minggu” tegas In yeong

“nee, kau benar. tapi, coba ingat lagi In yeong ssi. Bukankah yang kau sebutkan 3 kali masuk itu untuk setiap mata kuliah, jadi  bukankah dia tidak melanggar peraturan apapun?” terang aira

“kau benar juga, kita baru masuk 7 mata kuliah di minggu ini. Kenapa kau membelanya?” ucap In yeong

“aku tidak membelanya, tapi membenarkan pemahamanmu In yeong ssi”

Tiba-tiba pintu ruang kelas terbuka dan menunjukkan sosok seorang namja yang berkaca mata full frame berbentuk segiempat berwarna hitam dan baju kasual.

“Maaf aku terlambat, 안녕 annyeong haseyo. Xi luhan Imnida. Aku baru datang dari New York untuk pertemuan Sciene ke XX di sana. Karena itu aku tidak masuk. Sebagai permintaan maaf aku. Dosen bagian akademik kita telah menunjukku sebagai ketua angkatan pada kelas ini, jadi mohon kerjasamanya” ucap luhan secara ringkas, dia bowing dan duduk di kursi paling depan.

Aira menuju kursi luhan

“Xi luhan ssi, ini” ucap aira menyodorkan hadiah dan piagam.

“ah, kamu? Si nomor dua. Gumawo” ucap luhan dengan seringainya

“MWO!”  teriak aira mengeram amarahnya.

“santai saja aku hanya bercanda nomor 2” canda luhan lagi.

Aira hanya berbalik dan menyembunyikan amarahnya, dengan mengepalkan tangan.

Dan dosen pun masuk.

End of Author POV

Aira POV

Tidak terasa sudah 1 semester terlewati dan kini aku memasuki semester ke 2 disini. Baekhyun semakin akrab denganku, bahkan aku sekarang mengaturkan jadwal kegiatannya, agar ia tidak sakit Dan juga tentang  perasaanku terhadap chanyeol sunbae tidak dapat berubah walau berusaha keras melupakannya. Tapi aku berusaha memendamnya agar baekhyun tidak mengetahuinya. Miyane baekhyun ssi.

“Aira, kau dipanggil dr.kim untuk keruangan beliau” ucap Luhan

“nee, gumawo” balas aira.

 

@dr.kim room

“permisi”  ucapku sambil membuka pintu

“silahkan masuk kang aira ssi” balas dr.kim

“nee, uisa, ada apa uisa?” ujarku

“aku meminta bantuanmu untuk project universitas. Apakah kau bisa melakukannya?” ucap dr.kim sambil membetulkan kacamatanya.

“tentu saja uisa, saya akan membantu dengan semampu saya” kataku dengan yakin.

“ rencana fakulatas kita tahun ini mengadakan  kegiatan sosial didaerah desa di pedalaman, tapi kegiatan ini hanya dilakukan oleh beberapa perwakilan dari tiap fakultas dan dari fakultas kita ada 4 orang yaitu kamu, xi luhan, dan kris wu. Serta Jung soo jong. Tujuan dari rencana ini agar kita dapat  berkerjasama dengan fakultas lain” terang dr.kim dengan jelas.

“baik uisa. Boleh saya tahu kapan acara ini dimulai” tanyaku

“kau bersemangat sekali. Bagus aira. Acara ini diadakan minggu ini didesa Hyang Dan (author ngarang)”

“nee uisa, gamsahamnida. Aku akan berusaha”

“ne cheomannayo kang aira”

Aku pun keluar dari ruangan itu, betapa senangnya. Akhirnya aku dapat mengikuti kegiatan sosial. Apakah chanyeol sunbae juga ikut kegiatan ini?. Aish, kenapa aku ini?

Dan aku pun mengeleng-gelengkan kepala. Untuk menghapus pikiran ku yang kacau ini dan kembali keruangan ku.

End of aira POV

 

 

Baekhyun POV

@dorm

“aira ssi, kau ikut juga kegiatan social yang di adakan fakultas itu?”

“nee aku ikut baekhyun ssi, kamu?”

“aku juga”

“sudah kuduga”

“apa yang kau duga”

“kau tak bisa jauh dariku baekhyun ssi”

“ah, kau ini bisa saja aira” balasku dan mendorongnya pelan

Aira hanya tertawa dan kembali ke kopernya.

‘Aku akan seminggu berada didesa itu, semoga saja chanyeol oppa, memberikan hal itu padaku.’ Harapku

@7:00 AM

“Baik kepada semuanya silahkan untuk mengisi absen dulu sebelum masuk kedalam bus” perintah namja yang kutahu bernama kim jong in itu.

Setelah absen aku mencari chanyeol sunbae

“baekhyun ssi, ayo naik kebus” ucap aira menarikku

Akupun tak dapat menolakknya, kami duduk di baris ke tiga bersampingan dengan tempat duduk kris sunbae.

Kenapa aku gelisah begini?

Aku pun memejamkan mata sejenak untuk menghilangkan rasa gelisah ini.

“chagi”

Aku menoleh

“chanyeol sunbae”

“panggil aku oppa chagi” katanya sambil duduk dikursi kosong sebelah kris sunbae yang persis bersebelahan dengan ku

“nee, oppa” balas aku

Aku melihat wajahnya terkejut dan kemudian mengeluarkan senyum khasnya.

Perjalanan cukup lama ke desa itu sudah kulihat aira tertidur pulas, dan chanyeol sunbae yang berbincang-bincang dengan kris sunbae.

Dan kuputuskan menutup mata ini karena, merasa bosan dan rasa ngantuk yang mendera.

End baekhyun POV

Author POV

Aira terbangun setelah merasa berat dibahu sebelah kanannya, dan dilihatnya bekhyun tertidur dengan wajah polosnya. Mata aira beralih pada keadaan diluar yang menunjukkan hari sudah sore.

“kepada seluruh mahasiswa, kita akan sampai kedesa hyan dan dalam 15 menit lagi. Siapkan diri kalian” ucap kim jong In

Aira pun membangunkan baekhyun, terlihat bahwa baekhyun lelah sekali.

Ketika bis sudah sampai masinng-masing mahasiswa/i keluar dari bus.

Baekhyun yang hendak berdiri kemudian hendak jatuh.

“kau tidak apa-apa?” ucap kris

“gwenchana sunbae” balas baekhyun

Chanyeol yang melihat segera ketempat mereka dan melepaskan tangan kris yang melingkar dipinggang baekhyun.

“ayo chagi, pegang aku” ucap chanyeol melihat kris sinis.

Kemudian keadaan hening. Aira yang melihat memilih segera turun dari bus.

“baik untuk para yoeja silahkan ikuti  amber ssi dan untuk namja ikuti aku” ucap kim jong in selaku ketua kegiatan tersebut.

@ yoeja room

“Karena kita ber 15 orang aku harap kalian dapat memaklumi ruangan ini” ucap amber sebagai koordinator ruangan yoeja

Amber ssi, kemana anggota kita yang lain bukankah kita berjumlah 30 orang tanya jung soo joong

Sebagian dari kita ditugaskan kedesa yang berbeda didaerah barat dari tempat kita, mereka lebih jauh dibanding kita.” Terang amber

Oh, pantas saja.” Balas jung soo jong

“aira ssi,boleh kuminta bantuanmu agar menjadi anggota coordinator kamar ini. Tugasmu cukup mengatur mereka saja”

“iya, tentu saja amber ssi”

“terima kasih”

“senang bisa membantu”

Hari 1

Hari 2

Hari 3-5

 

 

 

Hari ke 6 di desa hyan dan

@basecamp

“aira bisa ambilkan obat-obatan lagi di penginapan kita, tempatnya diatas lemari warna coklat?” minta jung soo jong

“iya onnie” balas aira.

@ penginapan

“ah..kenapa tinggi sekali sih” keluh aira sambil mengelap keringatnya.

Aira melompat-lompat untuk mengapai kotak berwarna biru itu.

“YA! Aira ssi?” ujar suara bass itu

“ah..chanyeol sunbae?”

“apa yang kau lakukan disini?”

“mengambil kotak biru itu sunbae”

“cobalah naik kursi, apa masih tidak sampai?”

Aira hanya mengeleng-geleng dan mempout bibirnya

“kau lucu sekali, makanya tumbuh itu keatas, bukan kesamping (#iklan lewat)” dan chanyeol mengambil kotak itu dan insiden pun terjadi

Ketika chanyeol mencoba menaiki kursi, entah mengapa kursinya bergoyang dan

BRUK

Aira, seperti menindih sesuatu.

“awww” ringis chanyeol

“AIRA SSI, KAMU!”

“Baekhyun ssi, ini tidak seperti yang kau…” jelas aira dan sialnya  rambut aira tersangkut di baju chanyeol, sehingga ia tak bisa bebas dari posisinya sekarang.

“ah…aku tahu, selama ini kau berteman denganku hanya mendekati chanyeol bukan?”

“lihat kau bahkan tak bisa menjawab, kau. Kita bukan teman lagi dan jangan anggap aku temanmu lagi, dan KAMU SUNBAE KITA BERAKHIR!” ujar baekhyun dengan nada marah dan berlari dari tempat itu.

Aira meneteskan air matanya dan chanyeol yang mendengar bahkan tak bisa berkata-kata

“Aira ssi aku akan menjelaskan kesalahpahaman ini dengan baekhyun, kumohon kau jangan bersedih seperti ini” ujar chanyeol menenangkan dan memeluk aira

“Chanyeol, Aira ssi. ayo ke post kita kedatangan banyak warga untuk berobat” ujar amber seketika

“ah…nee” balas chanyeol dan melepaskan tiba-tiba pelukan itu

“kalian sedang apa?” tanya amber lagi

“tidak amber, aira terjatuh jadi aku menolongnya” bohong chanyeol

“baiklah, cepat ke post” balas amber lagi dan meninggalkan mereka berdua

“aira, kau sudah tenang?”

Aira hanya diam

“baiklah, ikut aku” balas chanyeol memegang tangan aira dan pergi membawa aira kepinggiran desa yang membentangkan pemandangan indah sunset.

Aira terpukau dan sekilas melupakan kejadian dengan baekhyun

“kau tahu, dulu aku dan baekhyun banyak menghabiskan waktu bersama. Untuk mendekati baekhyun aku bahkan membuat nilai ujianku jatuh. Demi baekhyun. Dan harus bersaing dengan puluhan bahkan ratusan laki-laki tampan yang merebutkan dirinya. Untuk menjadi pacarnya pun, aku harus melewatkan banyak hal. Tapi, dengan itu aku menyadari apa yang kulewatkan menjadi hal yang terbaik bagiku”

Aira yang mendengar, menoleh

“maksud sunbae?”

“aku melewatkan pergi keparis untuk meneruskan kuliahku disana dan ternyata penerbangan untuk ke paris mengalami kecelakaan pesawat, seperti itu ”

“kau beruntung memiliki baekhyun sunbae”

“kau benar aira, masalah ini aku yakin akan selesai dengan cepat. Bersabarlah. Baekhyun orang yang sulit didekati ketika dia sedang marah”

“ah..ye, sunbae. Terimakasih telah membuatku agak tenang”

“nee, kau bersabarlah” balasnya mengusap kepala aira

Hari ke 7

@basecamp

Baekhyun POV

Tak aku sangka, aira orang seperti itu menusukku dari belakang. Mengambil milikku. Ternyata selama ini yang kulihat benar dia memang memiliki sesuatu dengan chanyeol sunbae. Bahkan tadi aku melihat mereka berpelukkan. Apa mereka tidak sadar menyakiti perasaan aku.

Flashback

Hari ke 2

“Aira ssi, bisa ambilkan itu” tunjuk chanyeol kea rah tasnya

“nee, sunbae” balas air mengambilkan tas itu dan menyerahkan tas itu kepada chanyeol dan chanyeol tersenyum manis dan mengacak rambut aira. Sehingga, air tersenyum manis kearah chanyeol.

‘apa yang mereka lakukan?’ batin baekhyun

End of flashback

“Baekhyun-ah, kau kenapa?”

“Kris sunbae”

“an…aniyo, aku hanya kelilipan” ucapku dan mengalihkan wajahku

“baekhyun-ah” ucap kris memegang wajah baekhyun

“kau semakin jelek kalau sedang menangis”

‘kris sunbae, aku malah ingin menangis kalau dengan kondisi seperti ini’ batin baekhyun

GREP

“sunbae”

“Biarkan seperti ini, aku ingin kamu tau bahwa aku menyukai kamu”

“sunbae”

End Baekhyun POV

Chanyeol POV

“Biarkan seperti ini, aku ingin kamu tau bahwa aku menyukai kamu” ucap kris

“sunbae” balas baekhyun

Aku mengepalkan tanganku melihat hal itu didepan mataku, akhirnya hal yang ku takuti terjadi. Baekhyun memang tipe cewek yang sangat pencemburu bahkan aku hanya jalan dengan sepupuku saja dia sudah ngambek selama 2 minggu dan demi menghentikan ngambeknya itu aku harus menyisihkan uang jajanku untuk menyewa tempat dinner hanya untuk baekhyun. Baekhyun-ah apa kau tau chagi aku tak rela kau dipeluk orang lain seperti itu.

“sunbae, kau sedang…”

“ne, aku sedang menyatakan perasaanku padamu”

“tapi, sunbae. aku dan chanyeol…” ucap baekhyun terputus

“aku, tahu kalian baru putus bukan” sambung kris dengan tegas.

Ingin rasanya kuhajar mulut kris itu sekarang, stay calm chanyeol!

“tapi, sunbae….”

“baiklah aku akan memberikanmu waktu berpikir baekhyun-ah” balas kris tersenyum dan mengecup pipi gadisku itu.

Ketika mereka ingin berjalan kearahku aku bersembunyi dibali pintu itu. Hati ini bahkan terasa sakit melihat dia seperti itu. Chagi, can you fell what I fell now?

End chanyeol POV

Hari 8

@Dapur bersama

Author POV

“Krystall ssi, bisa bantu aku membuat kimbab ini?” ucap ambir sambil mengangkat beberapa bahan makanan bersama jongin

“Aish..kau tau kan aku tak bisa masak, suruh Aira saja” balas krystal

“aira ssi, kau sibuk?”

“nee, aku sedang memotong-motong sayuran ini untuk makan mala mini bersama warga desa”

“ uwaa, kau melakukan semua ini sendiri,Aira?”

Aira hanya menganggukan kepala

“ kau hebat sekali, daebak!” puji amber

“sepertinya kau sudah sering melakukan hal ini?” tebak amber

“ nee, Aku sudah sering melakukannya waktu di china”

“Jadi, kau orang china?”

“aniyo, Aku hanya liburan bersama nenek aku disana”

“siapa nama china mu aira?”

“Wang meilin”

“ah, kalau aku amber liu”

“ah…kalau itu aku sudah tau amber. Sudah biar aku yang buatkan kimbabanya bersama teman-teman. Kau ajak saja krystal mengangkat bahan-bahan bersamamu”

“nee, meilin”

“YA!” teriak aira sambil memegang pisau

Dan amber pun kabur dibuatnya.

Dari balik pintu

‘apakah benar itu dirimu meilin?, kau bahkan tak mengenalku. Tentu saja kau bukan meilinku’

End author POV

Hari 9

@ Pinggiran desa dekat air terjun

Aira POV

Ah…desa ini sangat sejuk aku bahkan menyukai desa ini disbanding kamarku sendiri.

Aku duduk di bangku yang terletak dibawah pohon maple itu. Menikmati angin, seolah melupakan masalah-masalah ku selama ini terutama dengan baekhyun, aku sangat sedih mengingatnya.

“DOR!”

“Ahhh…Chanyeol sunbae”

“Kau sedang apa aira?” tanyanya dengan suara berat khas dia.

“a….a…aku..menikmati udara saja” balasku dengan tenang sepertinya

“kau kenapa gugup begitu seperti ngomong sama hantu saja”

“an..aniyo op…ah..sunbae” ah, aira babo.

“kau memanggilku apa?”

‘OMG! He’s hear that!’ batin aira

“an..aniyo oppa”

‘mati kau aira’ batinku

Chanyel hanya tertawa renyah

“kau boleh kok memanggilku oppa, karena kau mirip sekali dengan sikap baekhyun saat dia pertama kali memanggilku oppa” jelasnya

Astaga kenapa hati ini sakit mendengarnya.

“aira ssi, gumawo. Sudah bersabar dengan masalah ini. Aku harap ini segera selesai”

Dan chanyeol sunbae mendekatkan dirinya denganku, apa yang akan dia lakukan.

Cup, dia mengecup kening ku.

“gumawo dongsaeng” ucapnya dan meninggalkanku

‘ah..kau terlalu berharap banyak aira’ renungku.

End Aira POV

 

Kris POV

“Baekhyun ah…eodi?”

“aku disini oppa” balasnya dengan tersenyum manis

“kau darimana saja sih….”

“aku dari air terjun itu” terangnya menunjuk kearah jalanan yang dipenuhi dedaunan itu.

“ah…baekhyun ah”

“nee oppa”

Aku sudah tak tahan lagi dengan muka imutnya ini, tuhan bisa kah aku memilikinya seutuhnya?

Dan sepersekian detik aku menciumnya

“saranghae baekhyun ah” ucapku

Mukanya memerah dan bersembunyi didalam pelukanku.

‘jika boleh memohon, aku ingin waktu dapat berhenti sejenak’ batinku

End KRIS POV

Hari 10

@ Makan Malam di ruang penginapan

Author POV

Posisi duduk, baekhyun berhadapan dengan kris dan chanyeol bersebelahan dengan aira.

Mereka saling memanasi pasangan mereka masing-masing. Mulai dari adegan suap-suapan hingga lap-lapan telah dijalani. Dan sekarang chanyeol mengalah dan pergi dari ruangan itu. Aira mengikuti chanyeol.

“Oppa, kau kenapa?”

“Ah..aniyo aira, aku hanya…”

“kau hanya cemburu dengan baekhyun kan?”

“nee, aira ssi”

‘kenapa aku ingin marah dengan chanyeol oppa?’ tanya aira dalam hati

‘baekhyun ah, bisakah kau hentikan tindakanmju tadi! Kau terlalu menyakitiku’ batin chanyeol yang menahan amarahnya dalam diam

“oppa, kau jangan terlalu lama diluar nanti bisa sakit. Aku masuk dulu” terang aira

Chanyeol tidak menjawabnya hanya mengangguk.

END author pov

Hari 11

@ Basecamp

Baekhyun POV

“Meilin!” kris oppa tiba-tiba memanggilku dengan sebutan itu

“Melin nugu oppa?” tanyaku dengan muka bingungnya

“Baekhyun-ah, apa kamu memiliki nama china?”

“aniyo oppa, aku kan orang korea.” Terangku dan tersenyum

“benarkah?” tanyanya seolah tidak percaya

“iya oppa, kau kenapa sih?” tanyaku risih

“aku kira kamu meilin baekhyun-ah” terangnya

“meilin itu siapa oppa?”

“kau tidak perlu mengetahuinya” balasnya dingin

‘ada apa dengannya?’ batin baekhyun

End Baekhyun POV

Kris POV

Seharusnya aku mengetahuinya dari awal bahwa dia bukan meilin, aku mengetahui sifat meilin dengan benar.

Apakah benar gadis itu meilinku?

End kris POV

SKIP hari ke 12

Hari ke 13

“Chagi, chamkan” ucap chanyeol menarik lengan baekhyun dan membawanya ketempat lain.

“apalagi sunbae kita sudah berakhir? Lepaskan tanganku”

“berakhir apa maksudmu chagi?” balas chanyeol dan mempererat gengamannhya di tangan baekhyun

“berakhir sunbae, kita tidak ada hubungan lagi, dan jangan panggil aku chagi”

“MWO!”
“Chagi, dengarkan aku” terang chanyeol, meletakkan kedua tangannya di bahu baekhyun dan memeluknya

“lepas..”

“biarkan seperti ini chagi, sudah sangat lama kita tidak seperti ini, semenjak kau menjadi model terkenal. Aku seolah barang yang tersisihkan darimu. Biar kujelaskan. Yang kau lihat kemarin hanyalah kesalahpahaman, aku hanya menolong aira dan kemudian terjatuh karena, kursi yang kunaiki rapuh. Sehingga aku berada dalam posisi itu chagi” jelas chanyeol.

Baekhyun yang dipelukkan chanyeol hanya menghela napas lega dan memeluk balik chanyeol

“oppa, kau seperti yang kuduga. Tetap seperti dulu dan tidak berubah”

“kau memanggil apa tadi chagi?”

“oppa, chanyeol oppa”

“aigoo, chagi. Nae hengbukkae. Jadi kau memaafkan ku?”

“tentu saja oppa, saranghae”

“na do”

Chanyeol memeluk baekhyun lagi dan mencium kening baekhyun. Kemudian mereka berhadapan dan chanyeol mencium bibir baekhyun.

“YA! Kalian berdua jangan bermesraan saja!” teriak Amber sambil menangkat 2  kardus obat.

Baekhyun dan chanyeol hanya tersenyum malu.

@ post

“Aira ssi”

“nee, baekhyun ssi”

“aku minta maaf kemarin sudah membentakmu, chanyeol oppa sudah menjelaskan semuanya tadi. Maukah kau memaafkan aku?”

“nee, tentu saja baekhyun ssi” balas aira dan memeluknya.

@ pinggiran desa

AIRA POV

Hari ini seakan dunia runtuh bagiku, tapi mengapa hati ini tetap sakit? Bukankah seharusnya aku bahagia, dan tak terasa airmata ini sudah turun membasahi pipiku.

“aira ssi”

“ah, kris sunbae” ketika aku melihatnya, aku lngsung menundukkan mataku lagi

“aku pamit dulu” sambungku.

Grep, dia memegang tanganku.

Aku menoleh kearah kris sunbae

“meilin”

Aira membelalakan matanya

“kau?”

“nee, ini aku” terangnya menunjukkan eye-smilenya padaku.

#FLASBACK

“ku harap kita bisa bertemu lagi, aku harus kembali kekanada. maaf aku tak bisa lama disini”

“gwenchana, aku percaya suatu saat kita bertemu lagi wu fan ssi”

“aira ssi, aku punya liontin dan sepasang. Ku harap kau selalu memakainya”

“benarkah?” balas aira dengan senyuman yang manis

“aku pasangkan ya” terang kris dan memasangnya

“kau tidak memasang liontin itu?”

“aku sudah memasangnya ini” tunjuk kris

“…, apa artinya kris”

“dalam bahas cina itu artinya jelek”

“dan ditempatku bertuliskan meilin, aku berharap suatu saat aku bisa menjadi seseorang yang berarti buatmu dan aku berharap dengan nama sebutanku di liontinmu, kamu selalu mengingat aku”

“ah..aku mengerti wu fan gege” balas aira tetap melihat keliontinnya

“Jika kita bertemu lagi, maka kita memang ditakdirkan bersama. Dan saat itu aku berjanji akan menjadikanku kekasihku”

FLASBACK OFF

“…” aku terdiam dengan kris sunbae, dan tertawa renyah

“kau berubah” jelasku

“tentu saja” balasnya lagi mengengam tanganku

“aku tidak mngenalimu wufan gege” terangku lagi

“benarkah?”

“nee”

Dan kami terdiam sejenak

“aira ssi, seperti janjiku” ucap wufan gege meangkat wajahku agar menatapnya

“janji apa gege?” tanyaku bingung.

“menjadikanmu kekasihku” terangnya sambil membisikkan ketelingaku dan aku hanya membelalakkan mata dan entah dari mana jantung ini berdetak lebih cepat dari biasanya.

“aku serius aira” tegasnya

“jadi?” sambungnya

End Aira POV

Author POV

Aira hanya menunduk malu dan wufan gege memeluk aira  dan mencium bibir aira dengan lembut mengeluarkan segala rasa rindunya selama ini pada kekasih yang dia tunggu kedatangannya dalam hidupnya. Setelahnya mereka tersenyum dan saling memandang satu sama lain.

“So that’s called faith Aira” terangnya menempelkan keningnya dengan kening aira sehingga tidak ada jarak sedikit  pun diantara mereka.

Bintang dan bulan akan emnjadi saksi bahwa cinta mereka memang ditakdirkan untuk bersama.

@Bus

“lho, kok kris sunbae duduk disebelah aira?” tanya baekhyun

“chagi, kau tidak tahu. Mereka sudah berpacaran!”

“MWO AIRA –KRIS SUNBAE PACARAN ” teriak baekhyun yang membuat satu bus menatapnya

Dan seluruh bus menatap kearah pasangan aira-kris.

“cieeeeee” ucap seluruh bus

“And that’s the faith’ batin aira mengenggam tangan kris

THE END

 

Assaaa…….Akhirnya selesai juga dengan diiringi lagu Mariah carey open arms, hehe gimana reader fanficnya? Boring atau kepanjangan? Geje atau aneh? silahkan Keluarin aja uniek2nya ya…jangan lupa RCL…love yaa…. We are one! Bow 9­00 silahkan kunjungin wordpressku  intheoneplace.wordpress.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5 thoughts on “That’s Called Faith

  1. Kan aku baru nemu ini ff.. hahaa author mah bisa aja..jgn nyesel bikin ff bgnian yaa hahahha aku tunggu ff yg satu nya lagi.. luhan kris okee..
    Author danisha kekeke

    Pdhl pengennya kang aira pairing sma chan chan.. tp author kek nya seneng bgt kang aira pairing sma kris.. tp tak apa lah romantis juga ahahahhaa

    Terima kasih bnyak udh mau bikinin ff ini di sela sela ksbukan skripsi kita nyahahhaa

  2. Aaa thor, bingung nih byk iklan dll ngakak bener dehhh!! wkwk itu mestinya ‘feel’ bkn ‘fell’ thor, masa chanyeol jatuh baekhyun bisa jatuh… wkwk lanjut fanfic chanyeol nya ya thor !!^o^ 파이팅!! ㅋㅋㅋㅋ…

  3. Kekee author kalo mau manjangin manjangin aja biar kenyang bacanya hehe #lukiramakanan bagus thor^^ nice,i like it… 😉

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s