I lived with crazy Yeoja Part 5

ilwcy

Title                 :  I lived with crazy Yeoja Part 5

Author           : Park hana

Cast                : Byun Baekhyun, Jung Eunji.

Other cast      : Find by your self

Genre             :  comedy romance

Length           : Chapter

Rating              : G

Warning         : typo dimana-dimana!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Summary       :  perempuan itu membuat kepalaku pusing, semua kelakuannya abnormal.  Sungguh tak seperti perempuan, tapi itu yang membuat dia berbeda. Sipat tak tahu malunya, cara bicaranya yang seperti preman dan lagi tertawanya. Dialah yeoja gila yang tinggal dirumahku.

Iam Sorry Eunji

 

Baekhyun tengah tertidur dibawah sebuah pohon dengan cahaya matahari yang menyelusup dari daun-daun pohon menerpa wajahnya.

Sebuah usapan lembut di kepalanya membuat Baekhyun membuka matanya yang tertutup.

Dia menatap seorang wanita  yang kini tengah duduk dan dia juga baru sadar bahwa dia menggunakan paha orang tersebut sebagai bantalan kepalanya.

“Oppa kau sudah bangun?” tanya wanita itu.

Baekhyun tersenyum dan beberapa detik kemudian dia tersadar kalau wanita itu adalah Eunji. Baekhyun segera bangun dan duduk.

Dia menatap Eunji dengan mata menyipit, tapi Eunji malah terus tersenyum padanya.

“Apa yang kau lakukan disini?” tanya Baekhyun

Bukannya menjawab pertanyaan baekhyun, Eunji malah menggerakkan tangannya kearah wajah Baekhyun, lalu memegang pipi Baekhyun yang membuat Baekhyun terkejut bukan main. Namun entah kenapa dia seperti tidak bisa menolak itu semua.

“BYUN BACON BANGUN KAU SUDAH TERLAMBAT!!!!”

Baekhyun yang kaget langsung merangkak mundur dan tiba-tiba saja.

Bugh!!!

Baekhyun merasakan pantatnya sakit sekali, dia hendak memarahi Eunji yang berteriak padanya namun dia mengurungkan niatnya saat dia menyadari kalau sekarnag dia tengah berada di dalam kamarnya.

Baekhyun mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan kamarnya, kemudian setelah itu dia menghela napasnya panjang.

“Ah ternyata aku hanya bermimpi!” guman Baekhyun malu sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.

Knock knock

“Byun bacon, kenapa kau belum keluar hah? ini sudah siang. Bukankah kau ada kuliah?”

Terdengar Eunji mengetuk pintu kamar Baekhyun, namun Baekhyun malah terdiam.

“Itu Eunji” guman Baekhyun

Dia seakan teringat mimpinya tadi dan entah kenapa dia jadi merasakan panas diwajahnya saat ini.

Sementara Baekhyun tengah terdiam didalam kamarnya, Eunji yang sedari tadi mengetuk pintu kamar Baekhyun hanya bisa keheranan sendiri karena semenjak tadi Bekhyun tak kunjung menjawabnya.

“Aigoo kemana bocah sialan itu? apa dia sudah pergi? Tapi sepatunya masih ada”

Karena penasaran, Eunjipun mulai mendekatkan telinganya kearah pintu kamar Baekhyun dan mencoba mendengarkan suara didalam kamar Baekhyun. dan hal serupa pun tengah dilakukan oleh Baekhyun. dia juga sudah berada didepan pintu kamarnya dan menempelkan telinganya di pintu.

“Tiak ada suara apa-apa” ucap Eunji bingung.

Eunji melihat jam tangannya, dia tampak terkejut karena kali ini karenapasti dia akan akan terlambat kalau tak segera pergi.

Setelah Eunji pergi, Baekhyun baru berani membuka pintunya, namun dia membukanya sangat kecil.

Baekhyun mencoba mengintip apakah Eunji masih ada disana atau sudah pergi. Dan akhirnya Baekhyun bisa bernapas lega.

“Akhirnya dia pergi juga” guman Baekhyun yang merasa aneh pada dirinya sendiri.

***

Eunji tengah melakukan pekerjaannnya yaitu sebagai guru taman kanak-kanak di sebuah sekolah milik orang tua Jongin.

Saat ini Jongin tengah memperhatikan Eunji yang sedang asik bermain dengan anak-anak. Eunji yang melihat Jongin, kemudian mengangkat tangannya, dan tak lama kemudian Eunjipun menghampiri Jongin.

“Silahkan minum Songseng-nim”

Jongin memberikan jus organic pada Eunji.

“Gomawo dongsaeng-ah” ucap Eunji dengan wajah Cute.

Jongin tertawa lalu mengacak-ngacak poni Eunji, lalu Eunji protes karena Jongin merusak tatanan poninya.

Eunji cemberut sambil merapikan poninya, namun tiba-tiba saja Jongin memperlihatkan jarintangannya pada Eunji.

Mata Eunji membelalak saat melihat sebuah cincin yang kini ada jari Jongin. Eunji lalu meraih tangan Jongin  dan memperhatikannya dengan wajah takjub.

“Wow Jongin-ah apa ini cincing couple kau dan Soojung?” tanya Eunji dan Jonginpun mengangguk dengan wajah bangga.

‘Ah aku iri “

Eunji lantas menggoyang-goyangkan badannya dan hal itu membuat Jongin geli. Jongin kemudian membuka tasnya. Jongin meraih tangan Eunji dan menaruh sebuah kotak kecil di telapak tangan Eunji.

“Apa ini?” tanya Eunji penasaran.

“Buka saja” pinta Jongin.

Kedua mata Eunji membelalak lagi saat membuka kota tersebut, yang isinya adalah sepasang cincin pasangan.

“Noona, Soojung yang membelikannya. Dia berharap kau bisa memberikannya pada pacarmu!”

Eunji merasa terharu, kemudian memeluk Jongin.

“Aigoo gomawo Dongsaeng-ah”

Mata Eunji berkaca-kaca kali ini karena Jongin dan Soojung yang sangat baik padanya.

***

Di kamaranya kini  Eunji tengah menatap Cincin pasangan yang Soojung belikan untuknya. Dia berpikir akan seperti apa pacarnya kelak.

Bayanganpun muncul, dibayangan Eunji kini Baekhyun tengah tersenyum kearahnya sambil memanggil Eunji.

“Miss Jung”

Eunji segera menggelengkan kepalanya setelah itu memukul-mukul kepalanya sendiri, karena dia berpikir bahwa itu takkan pernah terjadi.

Sementara itu, Baekhyun yang sedang belajar  kini terganggu oleh suara ponselnya. Dia mengutuk siapa orang yang berani mengganggu dia belajar.

Baekhyun mengangkat teleponya dengan kesal.

“NUGUSEYO?” tanya Baekhyun dengan sinis.

“Eo hyung ini aku Jongin, Hyung bisakah aku berbicara dengan Eunji noona?”

Wajah baekhyun semakin kesal setelah tahu bahwa yang meneleponnya adalah Jongin.

“Haishh mau apa bocah sialan itu?” guman Baekhyun pelan seraya menjauhkan ponsel dari wajahnya.

“Hyung-hyung apa kau masih disana?” tanya Jongin

‘Ne akan aku panggilkan Eunji noonamu itu” baekhyun sedikit menekankan pada kata Eunji noona.

“MISS JUNG PACARMU MENELEPON!!!”

Teriak Baekhyun, karena dia malas untuk menghampiri Eunji dikamarnya. Eunji keluar kamar dan segera mengambil teleponya. Saat Eunji hendak menuju kamarnya dengan ponsel Baekhyun,  tiba-tiba Baekhyun memanggil Eunji.

“HEi Miss jung kenapa tak menelepon disini?”

“Aku ingin menjaga privasiku ”

Eunji dengan segera menuju kamarnya dan menutup pintunya. Sementara itu kini Baekhyun tengah mengulang perkataanEunji .

“Aku ingin menjaga privasiku” ulang Baekhyun

“Tsk privasi apa? aku juga takkan tertarik pada privasinya”

Baekhyunpun melanjutkan belajarnya, namun entah kenapa dia begitu penasaran dengan apa yang dibicarakan Eunji dan Jongin di telepon.

Tiba-tiba muncul ide untuk menguping, namun berapa saat kemudian Baekhyuh menggelengkan kepalanya.

“Aniya, Byun Baekhyun itu tidak baik, lupakan saja. lagipula itu bukan urusanmu. Ya Byun Baekhyun fighting”

Baekhyun kemudian melanjutkan membaca buku, namun setelah beberapa detik dia menutup bukunya.

“Bukankah ini rumahku jadi aku berhak tahu segala hal, termasuk privasinya siapa tahu mereka merencanakan sesuatu yang jahat!” ucap baekhyun yang langsung berdiri dan menghampiri pintu kamar Eunji.

Setelah berdiri didepan pintu kamar Eunji, Baekhyun segera menempelkan telinganya dipintu.

‘Haishh tidak terdengar apapun didalam”  kesalnya.

Tanpa disangka, pint kamar Eunji terbuka dan hal tersebut membuat Bekhyun terjatuh dengan kepala yang sedikit terbentur pintu tersebut.

“Awww” ringisBaekhyun

Eunji saat ini hanya bisa menatap Baekhyun dengan sejuta pertanyaan dikepalanya. Eunji emudan menyipitkan matanya.

“Hei Byun Bacon apa yang kau lakukan hah? apa kau menguping?” terka eunji.

Baekhyun yang takut ketahuanpun berusaha mengelak.

“Mwo?menguping? hei Miss Jung aku hanya ingin mengambil ponselku saja karena aku lupa kalau aku ada janji dengan temanku.”

“Enak sekali kau makan dan tinggal gratis dirumahku,lalu sekarang memakai ponselku. Hah kau benar-benar tak tahu malu” gerutu Baekhyun.

Baekhyun segera merampas ponselnya di tangan Eunji dengan kasar. Baekhyun segera berjalan menuju kursi lalu menyambar jaketnya kemudian setelah itu dia pergi. Sedangkan Eunji hanya bisa terdiam menatap kepergian Baekhyun.

“Kenapa dia? bukankah dia sedang belajar? Tapi kenapa tiba-tiba dia pergi? Apa dia gugup karena akan ujian semester?”

Tiba tiba Baekhyun kembali menghampiri Eunji

“Yak Miss Jung suruh pacarmu jangan meneleponku, gunakan ponselmu sendiri”

Setelah mengatakan hal tersebut, Baekhyunpun kembali pergi.

“Kenapa dia? bukankah dia tahu bahwa aku tak punya ponsel!” guman Eunji yang kebingungan dengan sikap Baekhyun yang terlihat sangat aneh baginya.

Baekhyun kini hanya bisa menghela napasnya panjang, karena dia tak habis pikir kenapa dia bisa pergi padahal dia harus belajar untuk menghadapi ujiannya besok..

“Arghh aku kenapa?” erangnya dengan frustasi sambil mengacak-ngacak rambutnya.

Baekhyun mengeluarkan ponselnya dan mencoba menelepon seseornag.

“Yeoli-ya temani aku malam ini, aku sedikit pusing!!” ucapnya pada seseorang disebrang telepon sana.

‘Eo baiklah kita bertemu di tenda ahjuma”

***

“Jadi kau tak jadi memulangkan gadis itu?” kaget seorang pria berperawakan tinggi bersuara  bass yang kini tengah duduk bersama Baekhyun untuk minum yang merupakan sahabat Baekhyun yang bernama Park Chanyeol

Baekhyun segera mengangguk setelah dia meminum soju didalam gelasnya sampai habis.

“Arghhh, begitulah” ucap Baekhyun.

Lelaki yang bernama Chanyeol tersebut lantas melipat tangannya didada. Kemudian menggelengkan kepalanya.

“Aigoo Byun Baekhyun kau berani sekali, bagaimana kalau temanmu tahu lalu hubungan kalian rusak?”

Baekhyun menghela napasnya panjang

“Aku tak punya pilihan, aku tak tega. Bagaimana bisa aku memberikan Eunji pada Hoya hyung setelah tahu bahwa Hoya hyung menyukainya.

Chanyeol yang tengah minum langsung menyemburkan soju  di mulutnya saking kagetnya dengan perkataan Baekhyun barusan.

“Mwo? Kau serius? Bagaimana bisa seorang kakak menyukai adiknya sendiri?”

“Eunji anak adopsi jadi Hoya hyung pikir mereka bisa bersatu”

Chanyeol langsung menggelengkan kepalanya karena semakin terkejut.

“Ah ini gila” ujarnya.

“Ya dia sudah gila karena cintanya, aku kasihan pada Eunji”

Baekhyun meneguk sojunya lagi sedangkan Chanyeol hanya bisa menatap sahabatnya yang tengah meminum soju.

“Keundae Baekhyun-ah bukankah ini seperti cerita drama? Si pemeran utama Eunji dan kau, lalu orang kedua temanmu itu. Ah dan bisanya pemeran utama jadi saling suka!!”

Pletak!!

Baekhyun segera memukul kepala Chanyeol segera setelah itu.

‘Haishh  aku serius, tapi kau malah bercanda seperti itu!”

“Yak!! Kenapa kau memukul kepalaku hah? aku kan Cuma mengandai-andai!” protes Chanyeol yang tak terima kepalanya dipukul Baekhyun.

Pletak!!

“Kau terlalu banyak menonton drama, jadi kau sering berkhayal dasar gigi sialan”  ujar Baekhyun sambil memukul kepala Chanyeol sekali lagi.

Chanyeol mulai geram, dia meminum soju miliknya kemudian berdiri dan langsung pergi.

“Yak kenapa kau pergi?” tanya Baekhyun

Chanyeol menoleh dengan muka kesal pada Baekhyun.

“Wae? kau minum saja sendiri dasar Bacon sialan” pekik Chanyeol  lalu mulai melangkah lagi.

“Hyak Park Chanyeol, lalu siapa yang akan membayar minumanmu?” tanya Baekhyun lagi.

“Kau kan yang mengajakku jadi kau yang bayar!!!”

Teriak Chanyeol tanpa menoleh pada Baekhyun dan hanya terus melanjutkan langkahnya meninggalkan Baekhyun.

***

Pagi harinya Eunji dan Baekhyun tengah sarapan bersama, namun tampaknya hanya Baekhyun yang menikmati sarapannya. Karena Eunji sedari tadi hanya menatap Baekhyun dengan tatapan sulit diartikan.

Baekhyun yang menyadari Eunji menatapnya sedari tadi segera menyimpan sumpitnya. Dan balik menatap Eunji.

“Yak miss Jung apa aku setampan itu sehingga kau tak menyentuh makananmu sama sekali?”

“Eungh” hanya itu respon eunji yang seakan terasadar dari lamunannya.

Baekhyun segera mengambil sumpit Eunji dan  mencoba membuat tangan eunji memegang sumpit tersebut.

‘Mokgo” ucapnya kemudian.

“Byun Bacon!” panggil Eunji

“Kau tak sopan sekalim tak pernah memanggilku oppa” seru Baekhyun.

“Aku benar-benar frustasi” ucap Eunji tanpa memperdulikan ucapan Baekhyun barusan.

Baekhyun menatap Eunji dengan kening berkerut tak mengerti kenapa Eunji tiba-tiba mengatakan hal itu.

“Kau frustasi?hah kau memang gadis gila jadi pantas kau frustasi” ledek Baekhyun sambil melanjutkan makannya.

“Wajahmu benar-benar membuatku Frustasi!”

Mendengar perkataan Eunji barusan membuat Baekhyun tersedak. Melihat baekhyun tersedak, Eunjipun segera mengambil air dan memberikannya pada Baekhyun.

“Gwaenchana?” tanya Eunji.

Baekhyun mengangguk dan tampaknya dia merasa lebih lega setelah minum.

“Kenapa denga wajahku? Apa aku terlalu tampan?” tanya Baekhyun yang langsung disambut wajah Eunji yang seakan mengatakan tidak.

“Aniya, kau ini tidak tampan sama sekali tapi kau cantik dan kau terlihat lebih muda dariku”

Eunji menunduk dan menempelkan keningnya dimeja  dan membuat Baekhyun terkekeh geli.

“Hei miss Jung sudahlah mukaku tidak terlihat se. . .  “

Belum selesai  Baekhyun bicara, Eunji sudah memotong ucapan Baekhyun.

“Saat aku lewat, tetangga disini selalu bertanya apa aku noonamu, aku benar-benar frustasi kenapa mereka menganggapku noonamu. Ini tidak adil kenapa dengan mereka semua?”

Sekali lagi Baekhyun terkekeh,

“Hei Miss Jung, itu bukan karena wajahku yang terlihat muda, tapi karena wajahmu yang lebar dan itu membuatmu tampak seperti ahjuma”

Eunji langsung mengangkat kepalanya, meniup Poninya lalu setelah itu memberikan tatapan membunuh pada Baekhyun

“Hyak, Byun Bacon mulutmu itu perlu dijahit. Bagaimana bisa kau mengatakan hal itu? bukankah seharusnya kau menghiburku dengan mengatakan ‘sudahlah jangan dengarkan mereka, mereka memang seperti itu’”

Kini Eunji mengambil sumpitnya lalu menunjuk Baekhyun menggunakan sumpit tersebut.

“Hyak Byun Bacon  aku akan mulai makan sekarang karena aku kesal padamu”

Baekhyun kembali terkekeh melihat tingkah Eunji, dan tak bisa dipungkiri walaupun hidupnya sekarang  berisik karena Eunji tapi setidaknya dia tidak harus hidup sendiri mulai sekarang.

“Makanlah yang banyak karena makanan itu gratis” ucap Baekhyun mencoba menggoda Eunji kembali, namun ucapan Baekhyun tersebut tak sedikitpun dihiraukan oleh Eunji.

Eunji POV

Aku bahagia saat ini, melihat anak-anak belajar dengan baik dan bisa tertawa bersama mereka ini sungguh membuatku bahagia. Tapi apakah kebahagiaanku akan terus berlanjut.

“Eunji saem!!”

Tiba-tiba salah seorang anak muridku menyentuh tanganku dan membuataku  tersadar sepenuhnya dari lamunanku.

“Ah ne wae geurae dohyun-ah?” tanyaku ramah.

“Saem apa anda sudah punya pacar?”

Apa ini? kenapa anak ini bertanya seperti itu, aku benar-benar terkejut dengan pertanyaannya sekaligus bingung.

Aku langsung memegang pipinya lembut.

“Eobso, wae?”

“Jinja?”

AKu mengangguk mengiyakan pertanyaanya agar dia percaya pada perkataanku.

“Oh baguslah kalau begitu, karena aku ingin mengenalkan saem pada oppaku. Dia sangat tampan”

Sekali lagi aku dibuat terkejut oleh anak kecil didepanku ini, dia benar-benar anak perempuan yang cantik dan pintar. Karena bagaimana bisa anak berumur 6 tahun mengatakan akan mengenalkan oppanya padaku.

***

“Mwo? Noona bagaimana bisa anak kecil mengatakan itu padamu? Hahaha”

Bocah sialan bernama Kim Jongin saat ini tengah menertawakanku karena aku bercerita soal anak muridku yang mengatakan ingin mengenalkan aku pada oppanya.

Tapi tampaknya bukan hanya jongin yang menertawaiku, soojung yang saat ini ada di pingir jongin pun tampak tengah menahan tawanya.

“Kalian berdua menyebalkan” ucapku merajuk.

“Eonni mianhae’ ucap Soojung dengan masih seperti menahan tawanya.

Jongin terlihat membenarkan posisi duduknya dan raut wajahnya entah kenapa berubah menjadi serius membuatku merinding saja.

“Keundae noona, kau bilang anak itu bernama kim Dohyun kan?”

AKu mengangguk seraya menyeruput capucino milikku. Dan setelah itu jongin menjentikkan jarinya.

“Setahuku, kakak anak bernama kim dohyun itu memang tampan dan setahuku juga semua murid perempuan menyukainya”

“Setampan apa dia?” celetuk soojung yang membuat aku dan jongin menatapnya. Apalagi Jongin, menatapnya dengan tatapan kaget.

“Wae? Aku kan hanya bertanya kenapa kalian menatapku seperti itu?” bingung Soojung.

“Soojung-ah kau tak bermaksud untuk. . “

“Mwoya? Aku hanya bertanya saja kau, jangan berpikiran aneh-aneh Jongin-ah”

Aku hanya tersenyum melihat Jongin dan Soojung yang sekarang tengah beradu mulut, Jongin yang cemburu dan Soojung yang berusaha menjelaskan pada Jongin. mereka sungguh manis.

Aku berharap suatu hari aku bisa seperti mereka, merasakan menyukai dan disukai, merasakan cemburu, merasa ingin melindungi, merasa merindukan. Ya suatu hari aku pasti merasakannya.

Eunji POV

@Japan

“Aku dengar kau tak menyentuh makananmu lagi?”

Tuan Lee kini tengah berjalan menuju balkom kamarnya yang dimana istrinya sedang duduk sambil menatap foto-foto Eunji.

Mengetahui tak ada respon dari istrinya itu, tuan Lee pun berjongkok didepan istrinya dan mencoba meraih tangan isrtinya. Namun Ny. Lee malah menggerakkan tangannya seakan tak mau tangannya di pegang oleh suaminya itu.

Tuan Lee menundukkan kepalanya dan tersenyum perih. Dia lantas berdiri, lalu menatap istrinya yang wajahnya tampak pucat.

“Sampai kapan kau akan seperti ini padaku?” batin Tuan Lee

“Aku sudah menyuruh detektif terbaik untuk mencari Eunji diseluruh korea jadi kau jangan khawatir kita pasti menemukannya”

Ny. Lee mengarahkan tatapannya pada suaminya itu, kemudian sebuah air mata menetes keatas pipinya.

“Ini semua karenamu!” ucap ny. Lee dengan nada bergetar.

Tuan Lee langsung memeluk ny. Lee dan kini sebuah penyesalan berkecamuk dihati keduanya.

“Ya, ini salahku. Maafkan aku. tapi kau harus percaya kalau sejak pertama aku melihat Eunji aku sudah melupakan tujuanku membawanya kesini dan mulai menyayanginya seperti putriku”

“Tolong bawa dia pulang. Aku ingin memeluknya sebagai seorang ibu, aku ingin meminta maaf karena jadi ibu yang jahat, aku ingin mengusap kepalanya dan mengatakan maafkan ibumu yang sudah meninggalkanmu dan bahkan setelah bertemu dengannya aku malah membuatnya selalu bersedih”

Ny. Lee terus saja menangis, sedangkan Tuan Lee berusaha menenangkannya dengan cara menepuk-nepuk punggung  istrinya tersebut.

“Kalau Eunji kembali ayo kita hidup sebagai keluarga yang sebenarnya bukan seperti kemarin” ucap Tuan Lee kemudian.

***

“Miss Jung hyak Miss Jung”

Baekhyun mengetuk kasar pintu kamar Eunji, dan hal tersebut membuat Eunji kesal. karena bukankah ini masih jam 5 pagi.

Eunji membuka pintu kamarnya dengan wajah kesal.

“HYAK! BOCAH SIALAN KAU TAK TAHU INI MASIH JAM 5 PAGI HAH! APA TAK BISA KAU BERHENTI MENINDASKU DAN MEMBIARKAN HIDUPKU TENANG!!” pekik Eunji.

Mendengar teriakan Eunji, Baekhyunpun balik berteriak padanya.

“HYAK, SEHARUSNYA AKU YANG MENGATAKAN HAL TERSEBUT, TAK BiSAKAH KAU MEMBIARKAN HIDUPKU TENANG DAN TAK MEMBERIKAN NOMORKU PADA ORANG LAIN!!”

Eunji menyipitkan matanya, dia tak mengerti namun Baekhyun langsung berteriak lagi padanya.

“INI ADA TELEPON UNTUKMU  DARI SEORANG BERNAMA KIM DOHYUN. Haishh aku bisa gila kalau terus tinggal denganmu!!”

“Tsk”

Mendengar ucapan Baekhyun Eunjipun langsung berdecak kesal, lalu merebut ponsel Baekhyun.

Saat Eunji akan berbicara, dia tiba-tiba mengurungkan niatnya karena Baekhyun yang masih berdiri didepannya dengan wajah yang ditekuk dan tangan yang dilipat di dada.

“Hei Bocah apalagi yang kau tunggu disini?”

Baekhyun memelototi Eunji sambil mengarahkan matanya pada Ponsel miliknya yang tengah dipegang Eunji.

Eunji tersenyum kesal lalu meniup poninya  “Hyak, aku hanya pinjam sebentar dan ponselmu takkan aku bawa kabur”

Baekhyun menghela napasnya “Sebagai pemilik ponsel dan pemilik rumah aku berhak tahu apa yang dilakukan dan dibicarakan orang yang tinggal gratis serta meminjam ponselku”

Karena kesal Eunjipun menendang kaki Baekhyun, kemudian saat Baekhyun meringis kesakitan, Eunji cepat-cepat masuk kedalam kamarnya dan menutup pintu kamarnya rapat-rapat.

Kini diluar kamar Eunji, Baekhyun tengah berteriak sambil mengutuk Eunji karena menendang kakinya.

“Hyak Miss Jung kau akan menyesal melakukan ini padaku, kau harusnya sadar sebagai orang yang menumpang dirumahku kau harus tahu malu dan tak berbuat kekerasan padaku.”

Baekhyun terus mengoceh diluar kamar Eunji dan tak beberapa lama, Eunjipun membuka pintu kamarnya, lalu memberikan ponsel Baekhyun.

Dengan kesal Baekhyunpun mengambil Ponsel miliknya, lalu menatap Eunji dengan wajah kesal. begitu juga Eunji yang kini menatap Baekhyun dengan penuh amarah.

TBC

Pokoknya makasih yang udah baca sama comment di FF aku yang abal-abal dan banyak kekurangan ini. pokoknya makasih yah^^

Dan tiap kali baca comment para reader, saya jadi bersemangat sekali.hhe^^

Pokoknya, yeorobun saranghamnida . .  .

59 thoughts on “I lived with crazy Yeoja Part 5

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s