[Sequel Of Mr. Rain] Part 2 : Our Flashback

cats

Main Cast :

Han Riri

Xi Luhan

Support Cast :

Byun Baekhyun

Han Rara

Park Ri Young

Seo Seung Wo

Haha (?) Annyeong Readers, udah lama nih Author gk nulis FF lagi. Lagi sibuk nih, sebenernya Author seneng banget soalnya last partnya DBSBSIMO banyak yang ngecomment. Tapi Author sedih soalnya di FF yang ini yang comment cuma sedikit, jadi Author sempet sedih dan gak semangat nulis FF lagi tapi Author tetep ngelanjutin FFnya koq, sampe END. Oh iya, dipart ini kebanyakan Flashback ttng HanRi ketemu. Oke deh, happy reading !

Mr. Rain : 1 | 2

Prolog

Sequel : Meet You

“Aku akan merebutnya darimu. Aku akan merebut Riri darimu” Ucap Baekhyun dengan pedenya yang membuat 3 orang disana terkaget. “Mwo ? Jangan gila kau Byun Baekhyun, lalu kau kemanakan Eonniku ? Kau ingin membuatnya membenciku eoh ?” Tanya Riri sedikit terteriak, *Tenang, mereka ngomongnya pake bhs Korea koq*. Sontak Baekhyun terdiam mendengar ucapan yeoja yang ia sukai itu, “Wae ? Mengapa kau terdiam hah ?!!” Teriak Riri lagi, Baekhyunpun meninggalkan ketiga orang itu.

-Di Korea-

“Seung Wo~ya, nan ottokhae ?” Tanya Rara pada sahabatnya, Seung Wo. “Wae Ra~ya ?” Tanya Seung Wo balik, “Oppa, Baekhyun Oppa. Nan bogoshippo Baekhyun oppa” Ucap Rara, “Kau menyukainya ?” “Ne, nan neomu neomu neomu neomu joahae Baekhyun Oppa, ah ani nan jeongmal Saranghae Baekhyun oppa” Ucap Rara sambil merentangkan tangannya seolah memberikan kode ‘Sangat’ atau ‘Besar’. “Arra, aku yakin. Kau pasti akan bertemu dengannya lagi” Ucap Rara bersemangat. Namja disebelahnya hanya mendengus kesal “Kau tidak menyukaiku Ra~ya ? Kau tak pernah ‘menoleh’ ke arahku sedikitpun” Ucap Seung Wo menatap Rara penuh harap. Rara menoleh ke arahnya “Ini aku sudah menoleh kearahmu Wo~ya.” Jawab Rara polos, “Bukan itu maksudku Ra. Maksudku, kau tidak pernah menyukaiku padahal aku sudah menyukaimu selama 2 tahun ini sedangkan kau selalu melihat Baekhyun hyung” Rara terdiam mendengar ucapan Seung Wo, “Mian Seung Wo~ya, aku sudah terlalu cinta dengan Baekhyun oppa” “Huft, arraseo”.

-Di China-

“Ri Young~i , bagaimana bisa Riri sangat dekat dengan Luhan ?”  Tanya Baekhyun pada Ri Young saat mereka diperjalanan menuju kelas, “Ah, kau tidak tahu ?” Baekhyun menggeleng, “Mereka kan sudah dijodohkan sejak dulu, orang tua Riri adalah Presdir di Perusahaan Han. Perusahaan itu sangat terkenal dan sangat kaya, lalu ayahnya Riri juga dekat dengan ayahnya Luhan oppa. Bahkan appanya Riri sangat memuji kepintaran dan ketekunan Luhan oppa.Namun sayang, Luhan oppa harus pergi 1 tahun lagi ke korea karena kuliah” Jelas Ri Young, “Mereka dijodohkan ?” Tanya Baekhyun dan Ri Youngpun mengangguk, ‘Cih, ternyata keromantisan kalian hanya karena perjodohan’ Batin Baekhyun sambil tersenyum Evil.

~~~~~

-Pulang sekolah-

“Oppa, kajja pulang” Ajak Riri dengan bahasa koreanya agar teman-temannya tidak dapat mengetahui pembicaraan mereka, “Ne, kajja” Luhan menarik tangan Riri menjauh dari kelasnya. “Huaaa Gege !!” “Kalian serasi sekali” “HoRainey mendukung kalian !!” Teriakan siswa-siswi yang melihat Luhan dan Riri yang berpegangan tangan *>.<* . Luhan tersenyum bahagia begitupun dengan Riri tapi gadis itu malu dan pipinya sangat merona sekarang.

Tibalah mereka diparkiran dan merekapun mengambil sepeda mereka masing-masing. Riri terdiam sambil berpikir, tak lama kemudian ia tertawa terbahak-bahak. “Yak ! Kau kenapa ? Mengerikan sekali ?” Tanya Luhan sedikit takut dengan ekspresi Riri yang berubah drastis. “Hahaha, ani~ya Oppa. Oppa masih ingat saat kita pertama ketemu ?” Tanya Riri, Luhan mem-flashback kejadian saat mereka bertemu. Tak lama kemudian ia juga tertawa terbahak-bahak, “Hahaha, kau benar Riri~ya”

Flashback

Luhan membaca tulisan seorang gadis yang menurutnya adik kelasnya yang sekarang kelas 4 SD karena lahir 3 tahun setelahnya, “Hahaha, ini tak pantas disebut cerpen. Lihat, bahasanya saja sangat baku. Pasti yang menulis adalah anak culun yang sangat bodoh” Ucap Luhan dengan tawanya, “Luhan, hati-hati jika bicara. Ia merupakan murid pindahan dari Korea, kudengar ia merupakan gadis yang pintar sekali. Aku penasaran bagaimana wajahnya ?” Ucap Yi Xing, teman Luhan. “Hahaha, tetap saja ia sangat bodoh. Lihat saja namanya ‘Han Riri’ terlalu simple kan ?” Ucap Luhan sambil menujukkan tulisan nama ‘Han Riri’

“Ehem, cerpennya gimana sih ceritanya ? Emangnya gak bagus ya ?” Tanya seorang gadis yang mengagetkan Luhan dan Yi Xing, “Sebenarnya ceritanya bagus dik, tapi sayang bahasa yang digunakan terlalu baku” Jelas Luhan, gadis itu kembali bertanya “Memang ceritanya gimana Ge ? Aku gak kelihatan”. “Seorang gadis yang hidup bersama keluarganya dan sangat suka menulis dan bersepeda, namun sayang orang tuanya bercerai saat ia berumur 8 tahun. Cerita yang bagus kan ? Aku bahkan hampir menangis, tapi karena bahasa kurang enak didengar makanya aku tidak suka. Siapa sih penulisnya ? Gak profesional banget” Ucap Luhan blak-blakkan.

Gadis itu mendengus kesal tapi juga senang “Kudengar-dengar sih orang tuanya bercerai 1 tahun yang lalu. Makanya Riri menulis ini” Jelas gadis itu, “Benarkah ? Kasihan sekali ya ?” Ucap Yi Xing. “Kasihan. Eum, gadis manis kau kelas berapa ?” Tanya Luhan, “Aku ? Kelas 5” Jawab gadis itu, “Umurmu berapa gadis manis ?” “9 tahun” Luhan kaget mendengar jawaban gadis itu, ‘pintar sekali’ Batin Luhan.

‘KRIIIING’ Bel masuk berbunyi, “Gege, aku pergi dulu ya ?” Pamit gadis itu, Luhan sempat mencegatnya “Namamu siapa ?” Tanyanya “Aku ? Han Riri, Gege bisa memanggilku Riri atau Ri~ah” Jawab gadis yang bernama Riri itu. Luhan tersenyum, “Riri ? Sepertinya aku pernah mendengar” Gumamnya, “Luhan, kau bertemu dengannya” Ucap Yi Xing tiba-tiba “Bertemu siapa ?”  Tanya Luhan heran. “Riri, Han Riri. Orang yang kau hina tadi” Jawab Yi Xing, “Benarkah, haha gadis itu mem…. Tunggu kau bilang siapa ? Riri ? Gadis itu beneran dia ? Kok pinter banget baru umur 9 tahun udah kelas 5 ?” Tanya Luhan menggebu-gebu. “Kan sudah kubilang tadi” Jawab Yi Xing.

Flashback off

“Kau tahu ? Aku tidak menyangka dapat bertemu lagi denganmu.” Ucap Luhan tiba-tiba, “Maksud Oppa ?” Jawab Riri heran, “Kau tahu ? Aku kaget saat kita dijodohkan”

Flashback

“Appa, Riri mau keluar dulu ne ? Annyeong” Pamit Riri pada appanya, “Ne, hati-hati Ri~ya” Jawab Appanya. Saat Riri keluar dari pintu pagar rumahnya, datanglah  sepasang suam-istri yang tersenyum kearahnya. “Annyeong, Presdir Han ada ?” Tanya sang Suami, “Ne, appa ada didalam. Kajja masuk Ajjushi, Ajjumha” Ajak Riri, gadis itupun memarkirkan sepedanya didekat pagar dan menutupnya saat Suami-Istri itu masuk.

“Wah, bahasa koreamu bagus sekali nak. Kau juga sangat sopan, cocok sekali dengan anak kami.” Puji sang Istri, “Jinjja, gomawo ajjumha. Ngomong-ngomong Ajjushi orang China asli ya ? Kok wajahnya china banget tapi bahasa korea Ajjumha dan Ajjushi sangat lancar.” Ucap Riri heran, “Ne, ajjushi orang China tapi Ajjumha orang korea” Jawab sang Suami, “Jinjja ? Berarti anak ajjushi dengan ajjumha blateran donk” Ucap Riri terkaget, sedangkan kedua orang disebelahnya hanya tersenyum.

“Appa, ada tamu” Teriak Riri dari luar, Appanyapun datang. “Eh, Tuan Xi. Silahkan masuk, mana Luhan ?” Tanya Appanya Riri. “Dia kabur, dia paling malas jika disuruh ikut bertamu” Jelas Nyonya Xi, “Ah, benarkah ?” Tanya Tuan Han, Tuan Xi-pun mengangguk. “Appa, Riri pergi dulu ya ? Annyeong Appa, annyeong Ajjumha, annyeong ajjushi” Pamit Riri, lalu gadis itu hilang dari pandangan ketiga orang itu. “Wah~ benar-benar cocok untuk jadi menantuku” Gumam Nyonya Xi, “Haha, silahkan” Jawab Tuan Han sambil tertawa.

Riri mengayuh sepedanya menuju taman dekat rumahnya. Iapun duduk di bangku taman itu sambil menenangkan diri. “Yak ! Jangan kejar aku anjing bodoh” Teriak seorang namja yang membuat Riri melihat namja yang dikejar-kejar oleh anjing. Tiba-tiba namja itu menarik Riri untuk pergi dari taman itu, Riri terkaget dan mencoba untuk melepaskan tarikan namja itu. “Yak ! Lepaskan aku, appo~yo” Teriak Riri, “Kumohon, kau mungkin sedang dalam bahaya sekarang. Aku sekarang sedang menolongmu” Teriak namja itu sambil terus berlari, “Yak ! Kau namja yang menghinaku kan ?” Tanya Riri tiba-tiba saat melihat wajah Luhan dengan jelas.

“Mianhae, aku tak sengaja waktu itu” Ucap Luhan yang masih berlari, “Ne, arraseo” Jawab Riri. Ternyata anjing yang mengejar merekapun sudah tak tampak, ternyata anjing itu “Huaaaaaa Sepedaku. Appaaaaaa sepedaku ! Yak sunbae bagaimana sepedaku ?” Teriak Riri histeris, “Aish, jinjja. Nanti kuganti, tenang saja. “Hiks, hiks. Bukan masalah ganti, tapi aku pulang bagaimana ? Rumahku lumayan jauh” Isak Riri, “Yak ! Uljima, baiklah nanti kau kuantar. Otte ?” Tawar Luhan, “Ne, Sunbae. Ngomong-ngomong sunbae orang mana ? Kok bahasa koreanya lancar banget ?” Tanya Riri heran, “Aku ? Aku hanya belajar sedikit.” Jawab Luhan yang kali ini memakai bahasa China, “Wei se ma (Kenapa) ? Gege kenapa belajar bahasa korea ?” Tanya Riri, yang melupakan sepedanya yang rusak digigit anjing tadi.

“Aku ingin kuliah di Korea. Kajja kita pulang” Ajak Luhan yang kali ini menggenggam tangan Riri, tapi entah mengapa Riri tidak menolak genggaman Luhan, ia justru mengeratkannya.

Sampailah mereka di rumah Riri, “Ngomong-ngomong orang tuaku mencari tidak ya ?” Gumam Luhan, “Pasti mencari Gege. Aku yakin” Ucap Riri meyakinkan Luhan. Tak lama kemudia pintu pagar rumah Riri terbuka dan “Ya ampun Luhan, kau akhirnya bertemu juga dengan kami. Yak ! Kalian pacaran ?!!” Ucap Nyonya Xi sedikit berteriak, sontak semua orang disana terkaget sedangkan Luhan dan Riri melepaskan genggaman tangan mereka. “A…ani kami tadi ti…dak sengaja ….bertemu” Jawab Riri terbata-bata. “Jinjja ? Aku percaya padamu Riri~ah, tapi tidak denganmu Xi Luhan” Ucap Nyonya Xi seperti mengancam Luhan, yap ! Hanya bercanda. “Baiklah, kalau beginikan kami tidak takut untuk menjodohkan kalian” Ucap Tuan Han blak-blakkan. “Mwo ??!! Di jodohkan ?!!” Teriak Luhan dan Riri bersamaan.

Flashback off

“Hahaha, tapi sampai sekarang Oppa juga tidak pernah membelikanku sepeda” Ucap Riri sambil mengayuh sepedanya, “Yak ! Aku sedang menabung untuk kebutuhan rumah tangga kita nanti Riri~ah” Goda Luhan sambil menyusul Riri, “Yak Xi Luhan ! Kita belum bertunangan arraseo ?!!” Teriak Riri yang merona, “Biar saja”.

Dikejauhan terdapat sepasang yeoja-namja yang melihat Luhan dan Riri yang bergembira bersama tadi, “Sepertinya aku harus menyerah Baekhyun~ssi” Ucap sang yeoja, “Wae ? Kalau begitu, biar aku sendiri saja yang berusaha mendekati Riri. Baiklah, annyeong Yeong~i” Pamit Baekhyun, “Awas kau Xi Luhan” Gumam Baekhyun sambil menggenggam tangannya erat karena kesal.

-TBC-

Otte part 2nya ? Comment yang banyak ne ? Biar Authornya gak lama ngelanjutin Ffnya. Oke, gomawo udah baca

4 thoughts on “[Sequel Of Mr. Rain] Part 2 : Our Flashback

  1. Ping-balik: [Sequel of Mrs. Rain] Part 3 : Good Bye Riri~ah, Saranghaeyo | EXO Fanfiction World

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s