Love Rain [Chapter 2]

LR

Author: Pingkan

Main Cast: Kim Jong In, Jung Krystal, Choi Minho

Other: Found by Yourself

Genre: Romance, Sad

Raiting: 13+

Length: [chapter]

Tittle: Love Rain

Cerita sebelumnya:

https://exofanfictionworld.wordpress.com/2012/08/07/love-rain-chap-1/

Mianhe kalau banyak Typo dan Ceritanya Gaje. Don’t Bashing and Plagiators. Cukup hanya dengan RCL saja.

Happy reading this FanFic !

I hope You will enjoy this FanFic, ya Chingu ~ *bow*

@@@@@

‘ sepertinya yang terbaik untuk semua, adalah aku yang harus pergi menjauh. aniya, Bukan untuk semua, tapi sepertinya itu yang terbaik untukku.’ Batinku.

Krystal POV End

Author POV

Pagi hari nan cerah ini, nampak dua orang namja yang tengah duduk santai sambil bercengkrama di sebuah cafe prancis yang ada di daerah Seoul. Dua namja itu, nampak begitu asik dengan tema pembicaraan mereka, sampai tidak menyadari ada seseorang yang datang menghampiri mereka.

“ hei, “ ucap Kai pelan, kedua namja itu tidak menghiraukan keberadaan Kai saat ini. Kai, yang merasa kesal karena tidak di anggap pun lekas menepuk salah seorang rekannya yang ada di sampingnya.

“ Yak! “ pekik namja itu, ia pun menoleh dan mendapati Kai yang kini tersenyum mengejek.

“ Yak! Jongin-ah apa apaan kau ini, aish, “ geram Luhan menatap tajam Kai. Sehun, yang ada di samping Kai dan Luhan pun hanya dapat terkekeh kecil.

“ diam kau, “ pekik Luhan lagi, Sehun pun langsung diam mematung. #serem bgt luhan oppa >,<

“ ada apa? Kau mengganggu saja, tahu? “ ujar Luhan kemudian, dengan suara normal kembali.

Kai hanya mengendus kesal dan meletakan tangannya menopang dagunya. “ kau kenapa, Hyung? “ tanya sehun, yang mendapati keanehan Kai.

Kai hanya mampu menggeleng, dan menatap kosong sesuatu dihadapannya. “ ada masalah? Ceritakanlah, bila kau mau? “ tawar Luhan, Kai pun tersenyum tipis.

“ aku bertemu seorang yeoja kemarin, “ ujar Kai pelan. Sehun, yang sedari tadi memfokuskan pandangannya ke Kai pun mulai tertarik dengan cerita Kai.

“ lantas, kenapa merenung? Kau ditolak? Atau yeoja itu, sudah punya kekasih? Atau yeoja itu sudah menjadi janda? Atau… “ pertanyaan sehun pun lekas di stop oleh Luhan.

“ DIAM… “ pekik Luhan, sambil membekap mulut cerewet Sehun. “ Yak! Hyung, kau apa apaan, huh.  Kau mau membunuhku, ne? “ tanya Sehun saat ia sudah berhasil membuka tangan Luhan dari mulutnya.

Luhan pun seperti orang yang mengacuhkan sehun, ia hanya diam dan mengangkat kedua bahunya. “ lanjutkan, Kai, “ seru Luhan.

“ yeoja itu bukanlah seperti apa yang dikatakan sehun, tapi yang membuatku bingung adalah yeoja itu sungguh aneh sekali, dia tiba tiba pergi saat aku mengajaknya berkenalan. Apa itu tidak aneh? “ tanya balik Kai pada HunHan.

Hunhan Couple pun lekas tertawa akibat ucapan Kai itu. “ buahahahaha…. “ tawa mereka kencang. Kai, yang merasa malu+geram pada HunHan Couple pun hanya bisa menatap tajam mereka dan mengendus kesal.

“ Yak! Berhentilah tertawa. Ini tidak lucu babo, “ geram Kai.

“ hihihi, mian mian. Habis ceritamu aneh, mungkin yeoja itu tidak mau berkenalan denganmu karena kamu jelek hyung, “ ledek Sehun.

Pletak~

Sebuah jitakan pamungkas andalan ‘Kai Tinular’ pun mendarat sempurna di kepala sehun. “ Yak, Hyung aku kan hanya bercanda, aish jangan menjitak sungguhan dong, “ ujar Sehun tidak terima, sementara Kai hanya menunjukan wajah tanpa dosanya.

“ makanya, kau jangan iseng sehunie, “ ujar Luhan, sambil terkekeh geli.

“ lanjutkan, kai ceritamu, “ ujar Luhan pada Kai. Kai pun hanya tersenyum tipis.

“ kalian tahu? Baru pertama kali ini, aku menemui seorang yeoja yang sungguh cantik, ia juga sangat suka dengan hujan. Yah, walaupun aku sama sekali tidak menyukai hujan, “ Kai pun menghela napas sebentar sebelum melanjutkan ceritanya.

“ tapi, yang aneh dari yeoja itu. Ia lekas lari begitu aku mengucapkan kalimat ‘aku hanya ingin mengenalmu,’ . apa kalian tahu, kenapa ia bisa seperti itu? “ tanya Kai pada kedua rekannya.

“ memang siapa nama yeoja itu? “ tanya Sehun.

“ Krystal, Jung Krystal, “ ujar Kai.

“ nama yang bagus, “ puji Luhan, sambil mengeluarkan handpone dari saku celananya.

“ Kau mengenalnya? Hyung? “ tanya Sehun pada Luhan. Luhan menengok sekilas dan menggelengkan kepalanya.

“ eh, aku pergi dulu ne. Ada urusan, “ ujar Luhan pada Kai dan Sehun. Ke dua namja itu hanya mengangguk menanggapi ucapan Luhan.

“ dia kenapa? “ tanya Kai, Sehun hanya bisa menggeleng pasrah.

@@@@@

Krystal nampak setengah berlari menyusuri jalanan Seoul yang padat merayap. Kaki jenjangnya ia biarkan terkena paparan sinar matahari, karena hanya menggunakan hotpants dan t-shirt yang di balut hoodie berwarna pink.

“ aish, aku bisa terlambat, “ gumamnya sambil terus mempercepat langkah kakinya.

Ia terus berlari, meski peluh sudah mengalir deras di dahi manisnya. Tak lama, ia pun kini sudah sampai di depan sebuah Cafe yang berada tak jauh di dekat sungai Han. Krystal nampak mengatur deru nafas yang memburu di dadanya sambil melirik jam tangan pink di pergelangan tangannya.

“ belum terlambat, syukurlah, “ ujar Krystal sambil tersenyum manis. Ia pun membuka knop pintu kafe bergaya eropa itu.

Matanya yang indah menyusuri setiap sudut ruangan di Kafe itu. Hanya beberapa detik akhirnya Krystal mendapati sosok yang ia cari. Dengan segera, kakinya melangkah ke salah satu bangku di sudut ruangan yang nampak sepi itu.

“ sudah lama menungguku, “ ujar Krystal sambil duduk di bangku itu, dan menaruh tas kecil berwarna putihnya di meja.

Namja itu tersenyum dan menggeleng, “ aniya, aku juga baru sampai, “ ujar namja itu. “ kau mau pesan apa? “ tanya Namja itu.

“ Lemon Tea saja, “ ujar Krystal. Namja itu pun memanggil pelayan, dan menyuruh pelayan itu membuatkan pesanannya.

“ ada apa kau menyuruhku kemari Oppa? Bukankah, kemarin kita sudah bertemu, “ ucap Krystal.

Namja itu hanya tersenyum, “ ne, memang. Tapi, ada yang ingin ku tanyakan padamu, “ ucap Luhan, namja yang tengah duduk bersama Krystal.

“ apa? “ ucap Krystal penasaran.

“ apa sebelum nya kau pernah bertemu seorang namja di depan Cafe ini? “ tanya Luhan, Krystal nampak berpikir mengingat kembali kejadian waktu itu.

“ ne, darimana Oppa tahu? “ tanya Krystal mengintrogasi.

“ ah, aniya hanya kebetulan dia itu salah seorang chinguku, “ ucap Luhan, Krystal pun mengangguk setuju. Kemudian hening~

“ Oppa, “ panggil Krystal pelan, saat sesudah keheningan itu menghilang. Luhan, yang sedang asik smsan dan juga meminum cappucino late nya pun menengok ke arah Krystal.

“ wae? “ tanya Luhan halus, Krystal pun tersenyum memandang Luhan.

“ gomawo, “ ujar Krystal lembut, Luhan tersenyum dan mengacak ngacak pelan rambut lurus Krystal.

“ ne, cheonma saengie. Ingat, kau tidak perlu berterimakasih seperti itu, aku sudah menganggapmu sebagai dongsaengku. Jadi, jikalau kau ada masalah ceritakanlah padaku, aku pasti membantumu sebisaku, “ ucap Luhan lembut, Krystal hanya mengangguk dan tersenyum.

“ apakah besok, kau ada acara? “ tanya Luhan.

Krystal nampak berpikir sebentar dan menggeleng. “ kau mau tidak, ku kenalkan dengan chinguku? “ ujar Luhan. Krystal tersenyum dan mengangguk pelan.

“ baiklah kalau begitu, habis ini kau mau kemana? Biar Oppa, antar, “ ucap Luhan.

“ aku mau langsung pulang saja Oppa, “ ucap Krystal sambil meminum Lemon Tea yang tersisa sedikit itu.

“ baiklah, kajja kita pulang, “ Luhan pun menggenggam erat tangan Krystal.

@@@@@

Someone POV

Aku berjalan sendirian menyusuri Kota Seoul di pagi ini, Ya aku baru saja tiba dari Amerika seminggu yang lalu. Entah mengapa, kenangan tentang ‘nya’ masih sangat membekas di memori ingatanku.

Bodoh, itulah deskripsi tentang diriku. Aku terlalu bodoh dan pengecut untuk menyatakan perasaanku yang sebenarnya. Hingga harus membual dengan bualan kampungan itu. Ya Tuhan, akankah ‘ia’ mau kembali padaku? Kembali kedekapanku? Pintaku.

Ku rasa tak akan mungkin lagi, ‘ia’ bersamaku. Kembali kedekapanku. Hanya karena bualan bodoh yang kukarang sendiri. Aku menyesal, menyesal karena harus menjadi namja pengecut seperti ini. Jikalau aku mempunyai mesin waktu, aku ingin sekali memutar kembali kenangan masa lalu itu, dan mengungkapkan perasaanku yang sebenarnya pada’nya’.

Ya Tuhan, harus bagaimana lagi aku belajar tuk melupakannya? Berbagai cara sudah kutempuh untuk menghapus namanya dari memori otakku. Tapi, kenapa namanya begitu melekat kuat hingga aku tak dapat menghilangkan namanya itu.

Sakit, itulah yang kurasakan, sudah genap 5 tahun ini aku terus mencoba menghapus namanya itu dari memori otakku, tapi apa? Apa yang kudapat? Hanya penyesalan yang sungguh membuatku harus menderita seperti ini.

Akankah kita dapat bertemu lagi? Jikalau iya, ijinkan aku menjelaskan semuanya. Memperbaiki semua kesalahan yang pernah ku perbuat, hanya itu pintaku.

Someone POV End

Author POV

Kai dan Sehun nampak tampan dengan kemeja dan long jeans yang mereka kenakan. Mereka pun kini tengah duduk di salah satu bangku di Cafe bergaya Eropa di dekat Sungai Han. “ kemana Luhan Hyung, sih. Lama sekali dia? “ gerutu Sehun sambil sesekali menatap jam tangan Hitam yang melingkar sempurna di pergelangan tangannya.

“ sudah tenanglah sehunie, jangan menggerutu seperti itu terus. Sebentar lagi, Hyung juga tiba, “ ucap Kai menenangkan Sehun.

“ ah, baiklah, “ sehun pun menghela napas kasar.

Tak lama~

“ Mianhe, kami telat, “ ucap seseorang yang kini tengah berada di hadapan Sehun dan Kai. Sehun & Kai pun lekas menengok dan mendapati rekannya yang baru saja tiba.

Deg~

Jantung Kai berdegup kencang, seulas senyum indahnya ia pancarkan begitu melihat sosok yang telah di nanti nantinya. Deruan napas nya memburu cepat dengan desiran darah yang mengalir deras. ‘ apa ini mimpi, ‘ batin Kai.

Kai merasa tidak percaya pada sosok Yeoja dihadapannya. Namun, ada satu hal yang membuat Kai berubah diam dan menjadi murung. ‘ ada apa sebenarnya? Adakah suatu hal yang belum ku ketahui disini? ‘ tanyanya dalam hati.

TBC~

 

Jangan Lupa RCL dan Kritik atau saran juga boleh ^_^ …

Diterima lapang dada Kritik Pedas, Manis, Asam, Asin. Yang jelas harus Comment #maksa :p

 

5 thoughts on “Love Rain [Chapter 2]

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s