Posted in Baek Hyun, Comedy, Family, Kai, leejieun93, Romance, Suho

I lived with crazy Yeoja Part 6

 

liieeee

 

Title                 :  I lived with crazy Yeoja Part 6

Author             : Park hana

Cast                : Byun Baekhyun, Jung Eunji.

Other cast      : Find by your self

Genre             :  comedy romance

Length           : Chapter

Rating              : G

Warning         : typo dimana-dimana!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Summary       :  Perempuan itu membuat kepalaku pusing, semua kelakuannya abnormal.  Sungguh tak seperti perempuan, tapi itu yang membuat dia berbeda. Sipat tak tahu malunya, cara bicaranya yang seperti preman dan lagi tertawanya. Dialah yeoja gila yang tinggal dirumahku.

part sebelumnya

What’s wrong with me?

Baekhyun dan Eunji masih enggan berbicara satu sama lain. Mereka kini tengah sarapan, namun tak seperti biasanya kali ini tak ada satu katapun yang terlontar dari mulut mereka.

“Aku berangkat” Pamit Eunji sambil beranjak.

Tak ada sahutan sedikitpun dari Baekhyun yang membuat Eunji tambah kesal pada lelaki didepannya itu.

Setelah Eunji keluar, Baekhyun segera menaruh sumpitnya lalu meminum air dengan kasar. Dan menaruhnya dengan kasar pula.

“Jung Eunji!” ucap Baekhyun dengan penuh penekanan.

Baekhyun segera mengambil tasnya dan segera berangkat menuju tempat kerja paruh waktunya.

Dari kejauhan Baekhyun melihat Eunji yang tampaknya tengah menunggu Bis di halte. Baekhyun menyinggungkan senyuman karena menyangka bahwa Eunji pasti menunggunya dan akan meminta maaf padanya jadi dia belum berangkat.

Baekhyun mulai membayangkan Eunji yang tengah meminta maaf padanya dan mengatakan agar jangan mengusirnya atau membawanya pada Hoya.

“Miss Jung akhirnya kau menyerah juga” ucap Baekhyun penuh kebanggaan.

Saat Baekhyun akan melangkahkan kakinya untuk menghampiri Eunji, Dia menghentikan langkahnya seketika, saat melihat sebuah mobil Bmw hitam berhenti didepan Eunji.

Tak lama kemudian wajah Baekhyun berubah saat melihat Eunji masuk kedalam mobil tersebut.

Baekhyun bertanya-tanya siapa pemilik mobil itu, namun dia segera bersepekulasi bahwa itu adalah Jongin.

***

Eunji tampak canggung duduk didalam mobil. Mobil yang dia naiki saat ini adalah mobil Kim Dohyun, anak muridnya dan saat ini juga ada oppa yang di bicarakan Dohyun padanya. Tampan, itulah kesan pertama Eunji pada oppanya Dohyun.

“Adikku sering sekali berbicara tentang anda Songseng-nim” ucap Kakak Dohyun mencoba membuka pembicaraan.

“Eo, jinjayo?” sahut Eunji masih dan masih merasa canggung.

“Donhyun mengatakan kalau gurunya msih muda dan cantik, dan juga pandai berbahasa jepang”

Pipi Eunji seketika itu juga memerah mendengar perkataan kaka Dohyun, sedangkan Dohyun tampak bahagia melihat oppanya dan gurunya.

“Oppa benarkan Eunji songsaeng-nim cantik” tanya Dohyun

Eunji semakin malu dan hanya bisa mengusap rambutnya.

“Dohyun-ah apa kau ingin membuat saem kehilangan hidung saem karena terus dipuji seperti itu?” canda Eunji dan mereka pun tertawa.

“Oh ya namaku Kim Joomyeon” ucap oppanya Dohyun

“EO namaku. . “

“Jung Eunji” potong kakak Dohyun atau Joomyeon.

Eunji tersenyum, dia seakan tersihir oleh wajah tampan joomyeon dan ternyata memang benar yang dikatakan Jongin kalau kakak Dohyun sangat tampan.

***

“Jinja Eonni? Apa dia sangat tampan?” tanya Soojung sangat antusias.

“Nde dia sangat tampan” balas Eunji dengan penuh penekanan

“Ah eonni aku ingin melihatnya”

“Melihat Siapa?”

Tanya Jongin yang baru saja kembali dengan membawa 3 buah minuman untuk mereka.

Soojung dan Eunji hanya terdiam seakan bingung untuk menjelaskannya pada Jongin, karena kalau Jongin tahu, dia pasti akan marah.

“Po-roro iya pororo. Benarkan Soojung-ah. Aku kemarin menonton pororo dan Soojung juga ingin melihtanya. “

Eunji memberi kode pada Soojung, seakan berkata iyakan kata-kataku.

“Ah nde Eonni, Po-roro” jawab Soojung

Eunji dan Soojungpun kini hanya tertawa kikuk, namun Kai masih merasa curiga pada kedua gadis didepannya itu. karena sejak kapan Soojung menyukai pororo, pikirnya.

***

Eunji tengah dalam perjalan pulang saat ini, namun dia menghentikan langkahnya saat melewati sebuah toko boneka yang tampaknya baru saja dibuka.

Ujung bibirnya dia tarik saat melihat sebuah boneka babi dengan pipi merah dan memakai dasi kupu-kupu biru dilehernya. Seketika itu juga dia jadi teringan Baekhyun.

Eunji memegang dagunya sambil menyipitkan matanya. “ Dia terlihat seperti Byun Bacon, pendek dan mukanya menyebalkan.hahaha”

Eunji tertawa sangat keras, membuat beberapa orang yang lewat menatapnya heran.

 

***

“Aku pulang!!”

Eunji tersenyum lebar pada Baekhyun yang baru saja pulang.  Eunji segera menarik tangan Baekhyun kemeja makan, lalu menyuruh Baekhyun duduk. Baekhyun merasa ada yang aneh dengan kelakuan Eunji saat ini.

Dia menatap Eunji dengan mata menyipit. Karena merasa curiga pada Eunji.

“Baekhyun-ah makan ini, ini masakan special dariku”

Eunji menyodorkan sebuah masakan yang tampak enak dilihat. Namun Baekhyun berpikir belum tentu rasanya enak.

Baekhyun mengambil sendoknya dan menicipi masakan Eunji.

“Apa ini permintaan maafmu padaku?”

“Ya, anggap saja begitu!”

Baekhyun berdecak mendengar ucapan Eunji, lalu memakan kembali makanannya.

“Hei Baekhyun-ah apa kau tahu bagaimna rasanya jatuh cinta?”

Uhuk uhuk uhuk

Baekhyun langsung tersedak mendengar pertanyaan Eunji barusan, dan dengan panik Eunji langsung mengambilkan air untuk Baekhyun.

‘Aigoo Baekhyun-ah makanlah dengan pelan. Kenapa juga kau akhir-akhir ini sering sekali tersedak?”

“Hyak Miss Jung kenapa kau menanyakan hal itu padaku?”

Eunji memangku wajahnya menggunakan kedua tanganya dan menatap Baekhyun. Baekhyun yang melihatnya segera menatap Eunji ngeri dan mengarahkan tangannya pada dahi Eunji.

“Miss Jung kepalamu panas! Tampaknya otakmu tambah rusak. Jadi sebaiknya kau periksakan otakmu ke psikiater. Kalau seperti ini terus aku takut kau tidak akan bisa menikah” Ucap Baekhyun dengan tenang.

Eunji yang langsung kesal dengan kata-kata Baekhyun, segera menepis tangan Baekhyun dari dahinya.

Eunji lantas membereskan semua makanan yang dia buat, tanpa memperdulikan Baekhyun yang sedang protes padanya, karena Eunji mengganggu acara makannya.

“Hyak Miss Jung bukankah kau buatkan makanan itu untukku? Kenapa kau simpan semuanya?”

Eunji menatap Baekhyun dengan tatapan membunuhnya dan langsung membuat Baekhyun bungkam, lalu menggigit sendok yang tengah dia pegang.

“Aku kesal padamu, kau tidak dapat makan malam ini. Dasar Bacon sialan!!” umpat Eunji dan masih menatap kesal Baekhyun.

Eunji lantas pergi menuju kamarnya sedangkan Baekhyun hanya bisa menghela napsnya, meratapi nasibnya yang tidak jadi makan. tapi beberapa saat kemudian dia seakan tersadar dan langsung menunjukan wajah bingung.

“Tunggu dulu, aku kenapa? Bukankah ini rumahku? Lalu kenapa yeoja gila itu bisa memerintahku menentukan aku makan atau tidak? Bukankah selama ini aku yang memberikannya makan?” oceh Baekhyun sendirian di meja makan.

Dikamarnya kini Eunji tengah menatap kesal boneka babi yang tadi dia beli, Eunji mengambil boneka babi itu lalu menatap boneka babi itu dengan wajah penuh amarah.

Dilemparnya boneka babi itu kelantai, lalu setelah itu Eunji menginjak-nginjak boneka babi itu, seakan dia tengah melampiaskan amarahnaya pada Baekhyun.

“Dasar Bacon sialan, mati kau ! ingin rasanya aku menginjakmu seperti ini. selalu menindasku dan berteriak padaku. tidak pernah berkata baik padaku. aku membencimu!”

Eunji menghentikan kata-katanya dan kegiatannya menginjak boneka.

“Aniya aniya, aku cabut kembali kata-kataku. Aku tak membencinya. Aku hanya kesal padanya”

Klek

“Hei miss Jung!!”

Eunji menoleh saat mendengar namanya dipanggil. Baekhyun kini sedang berdiri dipintu Eunji yang terbuka sangat kecil.

“Wae?” Sahut Eunji

“Emh- ayo kita bicara” ajak Baekhyun.

***

Eunji dan Baekhyun kini tengah duduk di teras rumah  sambil menatap langit yang sangat gelap.

“Ah malam ini tak ada bintang” ucap Baekhyun

“Emh” sahut Eunji singkat.

Baekhyun lalu menoleh kearah Eunji yang berada disampingnya. Dia tersenyum. Kemudian berbalik.

Baekhyun memegang kedua bahu Eunji dan memutar badan Eunji agar mereka berhadapan. Sebuah senyuman kini terlukis dibibir Baekhyun.

“Jatuh cinta itu adalah saat dimana jantungmu berdetak saat didepan seseorang apalagi ketika seseorang itu tersenyum kearahmu, jatuh cinta itu adalah saat dimana kau selalu ingin melihat wajahnya, kau bahkan rela melakukan apapun asalkan dia bahagia, bersedih saat dia bersedih”

Baekhyun mengusap rambut Eunji lembut, setelah itu memegang pipi Eunji dan mencubitnya pelan.

“Kau mengerti sekarangkan Miss Jung?”

Eunji mengangguk kecil, lalu memegang kedua pipi Baekhyun. dan begitupun Baekhyun yang memegang kedua pipi Eunji.

“Go-ma-wo Oppa!!” ucap Eunji sambil tersenyum.

Dan kini mereka tampak tersenyum satu sama lain.

***

Eunji baru saja keluar dari kelasnya dan saat di depan gerbang sekolah, Eunji melihat Dohyun yang tampaknya sedang menunggu seseorang.

“Dohyun-ah kau sedang menunggu siapa?” tanya Eunji.

Dohyun menoleh dan langsung memeluk Eunji

“Songsaeng-nim” sahut Dohyun bahagia.

Eunji melepaskan pelukan Dohyun, lalu berjongkok untuk menyamakan tinggi badannya dengan Dohyun.

“Aku menunggu oppaku tapi barusan dia bilang dia tak bisa menjemputku jadi aku bingung”

Eunji terlihat kasian pada Dohyun, yang saat ini sedang menunjukan wajah sedih.

“Geurae, aku akan mengantarkanmu pulang!!” ucap Eunji

Dohyun tampak bahagia saat mendengar ucapan Eunji barusan dan langsung memeluk Eunji lagi.

***

Dohyun dan Eunji saat ini tengah duduk di atas kasur Dohyun sambil melihat album foto milik keluarga Dohyun.

“Wuah Kyeopta” ucap Eunji kagum melihat salah satu foto anak laki-laki.

“Dia Joomyeon oppa, lihatkan Saem. Oppaku memang sudah terlahir tampan” bangga Dohyun dan langsung disambut tatapan geli Eunji.

“Kau tampaknya sangat menyayangi oppamu?”

“Ne, karena itu aku tak suka jika ada perempuan yang mendekatinya”

Eunji kemudian memeluk Dohyun dan meletakan dagunya di pucuk kepala Dohyun.

***

waktu sudah menunjukan pukul 7 malam, dan saat ini Eunji dan Joomyeon tengah duduk di ruang tamu rumah joomyeon.

“Aku benar-benar berterima kasih padamu Eunji-ssi”

“Ah gwaencanseumnida Joomyeon-ssi, bukankah aku gurunya” jawab Eunji lalu meminum kopi miliknya.

Joomyeon tersenyum, kemudian menatap Eunji. Dan tak bisa dipungkiri kalau sekali lagi Eunji tersihir oleh wajah tampan Joomyeon.

“Dohyun sebelmnya tak pernah sedekat ini dengan seorang wanita kecuali Shin ahjuma yang merupakan pelayan kami”

“Eo ya joomyeon-ssi tampaknya Dohyun merindukan orang tuanya”

Seketika itu juga wajah Joomyeon terlihat berubah.

“ 3 tahun lalu kedua orang tua kami meninggal dalam kecelakaan saat kami akan berlibur, dan dalam kecelakaan itu hanya aku dan Dohyun yang selamat”

Joomyeon tersenyum, tapi Eunji tahu bahwa senyum itu hanya sebuah kedok agar dia terlihat tegar.  Terlintas dipikiran eunji bahwa mereka terlihat mempunyai nasib yang sama.

***

“Eo jadi dia tak sedang bersamamu?”

“…”

“Eon de, gomawo Jongin-ah”

Plip

Baekhyun  melihat jam di dinding yang sudah menunjukkan pukul 9 malam, dia khwatir karena sedari tadi eunji belum juga pulang. Baekhyun terus saja mondar mandir, bahakan dia tak konsentrasi belajar.

Terlintas dipikirannya, bahwa mungkin saja Eunji bertemu Hoya, lalu Hoya memaksa Eunji pulang.

Baekhyun langsung berdiri, dan mengambi jaketnya. Dai segera pergi keluar untuk mencari Eunji.

Saat akan menuruni tangga, dia kemudian melihat Eunji yang tengah berjalan dengan seorang laki-laki. Baekhyun menghentikan langkahnya dan hanya menatap Eunji dengan lelaki yang adalah Joomyeon tersebut.

Baekhyun terus memperhatikan Eunji dari atas tanpa bergerak dan hanya terdiam seperti patung.

Eunji kini sudah sampai diatas dan Joomyeonpun sudah pergi. Eunji terkaget saat melihat Baekhyun yang terdiam seperti patung.

‘Hyak Byun Bacon kau mengagetkanku!” pekik eunji, namun tak ada sahutan apapun dari Baekhyun.

Baekhyun mengehela napasnya, kemudian berbalik untuk memasuki rumah dengan diikuti Eunji  yang merasa kebingungan dengan sikap Baekhyun.

“yak Byun bacon kenapa?”

Tanya Eunji begitu mereka masuk, Baekhyun berbalik dan menatap Eunji tajam.

“Naega? Naega wae? Hah?” ucap baekhyun yang bukannya menjawab malah balik bertanya.

‘Hyak, aku minta maaf kalau aku datang telat dan tidak membuat makan malam dan membereskan rumah tapi ak..”

“Geumanhae. . “ potong Baekhyun

Baekhyun lalu melangkah lagi menuju pintu dan pergi tanpa Eunji mengerti ada apa dengan Baekhyun.

***

“Baekhyun-ah”

Baekhyun menoleh pada seseorang yang memanggil namanya. Orang itu yag adalah Hoya kemudian duduk di sebelah Baekhyun dan kini didepan mereka terhampar pemandangan indah sungai Han.

“Kenapa kau memanggilku malam-malam begini?”

“Ah aku hanya ingin menemuimu hyung, karena aku merasa bersalah padamu”

Hoya kemudian memberikan sebotol kopi panas pada Baekhyun. lalu setelah itu dia meminum kopi miliknya.

“Kau tak usah minta maaf Baekhyun-ah, lagipula siapapun pasti akan menolak untuk menolongku”

Hoya tersenyum pada baekhyun, dan sebuah penyesalan kini berkecamuk dihati baekhyun.

“Mianhae Hyung, jongmal Mianhae” batin Baekhyun lalu meminum kopi miliknya.

“Hyung bagaimana kabar ibumu?”

“Dia sudah mulai membaik, tapi tetap saja hal yang dapat membuat dia sepenuhnya adalah putrinya”

“Hyung kalau kau menemukan adikmu, apa kau akan langusung membawanya pulang?”

Hoya melirik pada Baekhyun karena merasa aneh dengan pertanyaan Baekhyun tersebut.

“Tentu saja, aku akan membawanya pulang dan mempertemukan dia dengan ibunya”

“Apa kau masih menyukainya hyung?”

Hoya semakin aneh pada Baekhyun, karena tak biasanya Baekhyun seperti sekarang.

“Wae geurae Baekhyun-ah? Apa kau sedang ada masalah?” tanya Hoya

Baekhyun menggeleng dan mengatakan bahwa dia baik-baik saja. Hoya hanya tersenyum , walaupun sebenarnya dia tahu kalau saat ini pikian Baekhyun s edang kacau.

Mereka kini terdiam dan hanya menikmati semilir angin malam pinggir sungai Han. Beberapa lama mereka terdiam, Baekhyun akhirnya membuka percakapan kembali.

“Hyung bagimana perasaanmu saat kau ditolak oleh Adikmu itu?”

Hoya melirik Baekhyun dan berdecak.

“Aku belum ditolak”

“Dia pergi, berarti dia menolakmu hyung”

“Haishh kau ini jujur sekali, padahal aku mencoba membesarkan hatiku”

Baekhyun terkekeh mendengar ucapan Hoya barusan, lalu merangkul sahabatnya itu. kemudian menepuk  bahu Hoya.

‘Ah Hyung mianhae!!”

“Hei apa kau sedang jatuh cinta dan ditolak Baek?” terka Hoya yang langsung memebuat raut muka Baekhyun berubah seketika.

“M-m-mwo? An-ani-ya!!” elak Baekhyun

Hoya yang melihat reaksi Baekhyun langsung terkekeh, sedangkan Baekhyun tengah mengelak dan menyuruh Hoya tidak berpikir hal yang menakutkan itu.

***

Eunji menatap orang-orang yang berlalu lalang di luar restoran dari kaca. Dia kemudian menghela napasnya berat. Jongin dan Soojung yang melihat Eunji hanya bisa saling menyikut.

Tiba-tiba Eunji menggebrak meja yang membuat Soojung maupun Jongin kaget.

“Yak noona ada yang salah denganmu?” tanya Jongin ngeri

“HYAK APA KALIAN TAHU? Aku sebal pada lelaki bernama Byun Baekhyun, dia terus saja menghiraukanku. Haishhh apa ada yang salah dengannya?”

Beberapa pelanggan restoran, kini tengah menatap kearah mereka, Jongin yang mengetahui itu. langsung meminta maaf apda semua pengunjung dan menyuruh mereka segera meneruskan makan mereka.

“Noona kau gila! apa kau mau kita diusir dari sini karena membuat keributan?”

“Haishh Jongin-ah, Soojung-ah”

Eunji lantas menempelkan dahinya di meja sambil merengek mengumpat Baekhyun, sedangkan Soojung dan Jongin hanya bisa mengelus dada mereka, dan mencoba bersabar dengan Eunji.

Jongin tiba-tiba teringat bahwa semalam Baekhyun meneleponya.

“Eo Noona aku lupa semalam Baekhyun hyung meneleponku, dia menanyakan apa aku sedang bersamamu. Dan dari suaranya dia tampak khwatir. Hyak noona memangnya semalam kau pulang jam berapa dan pergi dengan siapa?”

Eunji mengangkat wajahnya dan menatap Jongin.

“Benarkah bacon sialan itu mencariku?” tanya Eunji ragu.

“Eonni, apakah mungkin kau pergi dengan kakak muridmu itu?” terka Soojung.

Raut muka Eunji langsung berubah. Eunji mengangguk sambil tersenyum lebar.

“AH Soojung-ah dia lelaki yang lembut, hebat dan tampan. Menurutku semua hal yang harus dimiliki lelaki ada padanya!”

“Jinja?” tanya Soojung excited dan hal itu membuat jongin tak suka.

“Eonni, aku harap kalian bisa bersama” ucap Soojung

Eunji membenarkan poninya sambil menunduk karena malu.lalu setelah itu menatap Soojung dan mengangguk.

Jongin hanya bisa mengehela napasnya panjang melihat tingkah Eunji yang sangat menggelikan baginya.

***

Begitu Baekhyun pulang, Eunji langsung berlari kearahnya dan melompat kepunggungnya. yang membuat Baekhyun berteriak menyuruh Eunji turun dari punggungnya.

“HYA MISS JUNG TURUN, APA KAU TAK SADAR KAU ITU BERAT HAH!!” pekik Baekhyun

“SIRHO!!” Balas Eunji berteriak.

“Hya Miss Jung kalau kau tak turun aku akan. .”

“Akan apa?” potong Eunji yang langsung turun dan memeluk Baekhyun dari belakang .

“Hya hya ada apa denganmu Miss Jung?” tanya Eunji.

“Aku hanya terharu karena kau khwatir padaku”

Baekhyun berdecak. “Tsk siapa yang khawatir padamu?”

“Oppa, Jongmal jongmal gomawoyo. Aku seperti menemukan second Hoya Oppa, aku benar-benar beruntung bisa bertemu denganmu walaupun kau selalu bersikap tidak baik padaku”

Baekhyun terdiam mendengarkan semua perkataan Eunji.

“Apakah kau selalu seperti ini jika mengucapkan terimakasih pada Hoya?”

“Nde, karena aku menyayanginya sangat menyayanginya. Dia oppa terbaik, tapi sekarang tidak lagi karena aku rasa kau oppa terbaikku eo eo eo”

Eunji tersenyum lebar dan terus memeluk Baekhyun.sedangkan Baekhyun hanya bisa menunjukan wajah yang susah diartikan saat ini.

“Eunji-ya inilah alasan kenapa Hoya menyukaimu” Batin Baekhyun.

***

“HYAK MISS JUNG!!!”

Baekhyun tengah menendang-nendang pintu Eunji dengan kasar.

Eunji yang merasa terganggu, langsung bangun dengan kesal dan membuka pintu.

‘HYAK BOCAH SIALAN, SUDAH AKU KATAKAN JANGAN MENGGANGGUKU PAGI-PAGI BUTA, APA KAU TULI DAN TAK MENGERTI UCAPANKU HAH??” teriak Eunji.

Baekhyun yang tak terima diteriaki Eunji langsung menunjukan ponselanya.

‘HYAK BUKANKAH SUDAH AKU KATAKAN JUGA, AGAR KAU KATAKAN PADA TEMAN-TEMANMU UNTUK TIDAK MENELEPONKU!! BUKAN HANYA KAU YANG TERGANGGU TAPI AKU JUGA. APALAGI INI HARI MINGGU!” Baekhyun Balas berteriak pada Eunji.

Eunji meniup poninya , lalu merampas ponsel Baekhyun.

‘Nde, Eo Dohyun-ah wae geurae?” tanya Eunji.

“saem bagaimana kita pergi jalan-jalan hari ini? aku dan oppa akan menjemputmu jam 10.” Ucap orang disebrang sana yang ternyata adalah Dohyun.

“Eo baiklah Dohyun-ah” ujar Eunji.

Setelah mereka mengakhiri obrolan mereka, Eunji menghela napas panjang.

‘Apa anak itu punya hobi menelepon pagi-pagi buta? Hasihhh aku bisa gila” ucap Eunji

‘Aku juga hampir gila karena gadis gila yang tinggal gratis dirumahku  dan selalu menggunakan ponselku” sambung Baekhyun sambil merebut ponsel miliknya.

Baekhyun kemudian melangkahkan kakinya untuk memasuki kamar Eunji, namun segera dihalangi oleh Eunji dengan cara membuat palang dengan sebelah kakinya yang dia tempelkan di pintu.

‘Hyak Byun Bacon kau mau kemana?” tanya eunji

“Eo maaf aku salah, aku akan pergi kekamarku” ucap Baekhyun sambil membungkuk dan langsung pergi kekamarnya.

***

Eunji, Joomyeon dan Dohyun saat ini tengah berjalan-jalan di kebun binatang. Mereka tampak bahagia. apalagi Dohyun yang tak hentinya berlarian mengunjungi semua  kandang.

Saat mereka sedang berjalan, Seseroang menabrak eunji yang membuat Eunji kehilangan keseimbangannya.

Dengan cepat Joomyeon memegangi Eunji agar eunji tak terjatuh. Dohyun yang melihat Eunji dan oppanya tampak begitu senang. Dia kemudian mendekati Eunji dan Joomyeon lalu menyuruh mereka berjongkok.

Dohyun memeluk Eunji dan joomyeon bebarengan, lalu mencium mereka bergantian yang membuat eunji kaget, tapi tidak dengan Joomyeon yang malah tersenyum.

“Oppa, Eunji saem Dohyun menyayangi kalian”

Dohyun memeluk Eunji dan jjoomyeon lagi, sambil tersenyum bahagia.

Sementara itu kini Jongin tengah bersama dengan Baekhyun.

“Ada apa kau ingin menemuiku?” tanya Baekhyun sedikit sinis.

“Hyung, aku hanya merasa kau ingin tahu siapa lelaki yang waktu itu pergi dengan Eunji noona, dan anak kecil yang bernama Dohyun yang selalau menelepon eunji.

Baekhyun merubah raut wajahnya lalu berdecak.

‘Jadi kau tahu semuanya, apa Eunji selalu menceritakan semua hal padamu?” tanya Baekhyun

‘Ya begitulah, tapi aku benar-benar salut padamu hyung karena tetap membiarkan Eunji noona disini, bahkan sampai kau menghianati sahabatmu”

“Apa tujuanmu mengatakan semua ini?”

“Tujuanku? Tidak ada hyung. Aku hanya benar-benar salut padamu. Oh ya kembali ke masalah lelaki itu. dia. .”

Baekhyun beranjak dari tempatnya kemudian pergi meninggalkan Jongin seakan dia tak mau tahu dan tak tertarik dengan topic yang akan dibicarakan Jongin. dan hal tersebut malah membuat Jongin kesal. Jongin lalu menempelkan badannya di punggung kursi lalu mendesah.

“Ah mereka berdua benar-benar menyebalkan dan bodoh. Keras kepala dan tak mau mendengarkan perkataan orang lain. mereka terlihat seperti saudara kembar” gerutu Jongin yang kesal pada Baekhyun.

‘Suatu hari mereka akan menyerah  jadi tenanglah”

“Aigoo kau mengagetkanku chagiya” ucap Jongin sambil menunjukan wajah terkejut karena kedatangan tiba-tiba Soojung.

“Yah kau memang seharusnya terkejut karena kedatangan bidadari sepertiku” narsis Soojung sambil menyibakkan rambutnya pelan.

Jongin kemudian berdecak dan tertawa geli.

“Aigoo tampaknya virus Eunji noona menyebar sangat cepat” ledek Jongin yang membuat mereka berdua tertawa.

***

Baekhyun menyipitkan matanya saat melihat eunji tengah menelepon seseorang.

“Wae?” tanya Eunji heran.

“dari mana kau dapatkan ponsel itu?”

“Eo ini, Dohyun yang memberikannya”

“Eo baguslah kalau begitu, jadi kau tak usah meminjam punyaku,. Dan aku takkan terganggu” ucap Baekhyun dengan wajah datar, lalu menuju lemari es untuk mengambil minum.

“Aku akan mengembalikan ini” ucap Eunji

Tak ada sahutan sedikitpun dari Baekhyun setelah mendengar ide Eunji yang akan mengembalikan ponselnya.

“Aku rasa ini terlalu berlebihan, aku tak bisa menerima ini. bagaimana menurutmu?”

1 detik, 2 detik 3 detik sudah berlalu dan masih tetap tak ada sahutan dari Baekhyun.Baekhyun hanya terdiam sambil mengobrak-abrik isi lemari esnya seperti sedang mencari sesuatu.

“Hyakkenapa kau tak menajwab?” protes Eunji

“Kenapa kau menginginkan jawabanku? Bukankah aku bukan siapa-siapamu!” ujar Baekhyun  datar sambil menutup lemari es nya.

Eunji terlihat kaget dengan jawaban Baekhyun, dia merasa sepertinya Baekhyun sedang marah padanya tapi dia tak merasa melakukan kesalahan pada Baekhyun.

‘Aku lelah, jadi sebaiknya kau tak mengangguku!!”

“Eungh!!Eo nde” sahut Eunji masih dnegan wajah bingung.

Baekhyun  pergi kekamarnya dan kini Eunji hanya bisa menatap kamar Baekhyun dengan tatapan sedih karena sikap Baekhyun padanya.

“Apa dia ada masalah?” guman Eunji

Eunji berjalan mendekati kamar baekhyun, setelah berada tepat di depan pintu kamar Baekhyun. Eunjipun langsung mengarahkan tangannya untuk memegang pintu tersebut.

Dikamarnya, Baekhyun langsung menjatuhkan badannya di kasur. Dia menatap langit-langit rumahnya. Digerakkannya lengan sebelah kanannya dan dia gunakan itu untuk menutupi matanya dan beristirahat seakan dia merasa sangat lelah.

TBC

 

Hai annyeong ‘_’)/ *lambai-lambai.

Gimana nih udah panjangkan gak pendek kaya kemarin? Hhe

Ah saya bener-bener ucapin amkasih ma reader yang masih setia ma saya *nangis karena terharu.

Dan saya ganti cover.hhe ^^

Semoga ceritanya gak ngebosenin yah, karena terlalu panjang.

dan satu lagi buat silent reader, makasih dah mau baca ff saya meskipun saya agak sedih.

Iklan

Penulis:

kpop jjang!!!!!

85 thoughts on “I lived with crazy Yeoja Part 6

  1. q bingung hrus komen apa ya ???
    wah lw q jd Eunji, q hrus pilih siapa ya, Baek atau Suho ??\
    y udh dc, drpda q brkhyal yg g2,q lnjt bca z dc ya…
    tetap semangat ya,,,

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s