Diposkan pada 123adinda, Action, Angst, Chapter, Comedy, EXO-K, Fanfiction, friendship, Kai, Romance

NAUGHTY BOY (Teaser)

Tittle : NAUGHTY BOY (Teaser)

ae

Author : Dindong L.Kim (@adinda_elements)

Main Cast :

–          KIM JONG IN

–          HAN SOO SUN (OC)

Support Cast :

–          BYUN BAEKHYUN

–          OH SEHOON

–          XI LUHAN

–          D.O KYUNGSOO

–          PARK CHANYEOL

–          SEO SANG AKH (OC)

–          LEE HYO AKH (OC)

–          Akan bertambah sesuai chapternya

Genre : Romance ,Friendships, Comedy, Angst

Ratting : PG 16 +

Length : Chaptered

Disclaimer :

THIS FF IS MADE BY DINDONG L.KIM 😀 all cast hanya saya pinjam untuk dijadikan pemeran di FF ini. PLAGIATOR ?? JUST GO AWAY ^_^ AND SILENT READERS ?? say bye to read my fic ^_^

^_^ ALUR IS PURE MINE J

Dindong Notes :

happy reading ajha ya ^^

Warning : Typo bertebaran (maklum saya juga manusia),, Cerita Gaje,, Alur juga kecepetan ^^

-Author Point Of View-

“BUGH” sebuah bogem mentah dilayangkan oleh seorang namja berwajah tampan kepada namja yang ada di hadapannya. Senyum tanda meremehkanpun terukir di wajahnya, membuat kharismanya bertampah berpuluh – puluh kali lipat. Darah yang telah berserakan di kepalan tangannya, tak sedikitpun membuat namja itu memberhentikan sikap brutalnya tersebut.

“KAI.!!! POLISI DATANG!!” teriak seorang namja imut yang sedang menghantam – hantamkan kepala lawannya ke arah tiang listrik, namun sedetik kemudian ia menghempaskan lawannya ke tanah dengan kasarnya.

“sial” umpat namja yang baru saja menikmati acara bertarungnya. Dengan sikap pasrah, namja itu –re : kai- juga ikut melemparkan lawannya yang sudah bergelimang darah dengan kerasnya.

“ajak yang lainnya kabur, sehun!! Aku tidak ingin berurusan dengan polisi lagi. Kita berkumpul di persimpangan jalan.” Sehunpun mengangguk mengerti dan langsung memanggil temannya yang lain. Pada saat kai hendak melarikan diri, tak lupa ia juga mengintimidasi laki – laki yang baru saja di hajarnya sampai babak belur.

Kai, menjongkokkan dirinya tepat di hadapan laki – laki yang sudah terkulai lemas itu. “satu kali lagi, kau memperlihatkan wajahmu atau aku melihat wajah teman – temanmu di sekitar sini. Maka, aku tak akan segan – segan untuk menghabisimu. MENGERTI ??!!!” bentak kai dan langsung berlari meninggalkan laki – laki yang sedang terkulai dengan lemah itu.

-Naughty Boy-

“bagaimana ? apa semuanya aman ?” sehun yang sedang memberikan plester kepada temannya pun menghentikan kegiatannya dan langsung menatap ke arah kai yang baru saja datang dengan nafas yang terengah – engah (?).

“kau tenang saja, kai. Bukankah kita sudah mengantisipasi hal ini ?” kai pun mengangguk dan segera duduk di atas hamparan tanah. Sementara sehun, namja itu kembali melanjutkan kegiatannya memberikan plester tepat di beberapa bagian wajah temannya yang tampak mengeluarkan darah itu.

Sembari membersihkan keringat dan darah yang ada diwajahnya dengan ujung baju miliknya. Kai, memperhatikan seluruh temannya. Tunggu. Bukankah mereka semua ada 6 orang ? kenapa sekarang hanya ada 4 ?.

“chanyeol, dimana baekhyun dan luhan ?” namja jangkung yang sedang meneguk air mineral dari dalam botolpun, langsung mengarahkan pandangannya ke arah kai. “baekhyun benar – benar kehilangan banyak darah dan luhan mengantarnya ke rumah sakit.” Kai mengangguk mengerti dan langsung mengalihkan pandangannya ke arah sehun yang sedang mengobati luka memar yang ada di wajah temannya.

“bagaimana keadaanmu kyungsoo ?” laki – laki yang sedang diobati oleh sehun langsung mengangguk. Namun, sedetik kemudian ia merasakan sakit yang teramat di bagian dagunya.

“minumlah dulu, kai.! Aku tau, menghabisi 6 orang sekaligus bukanlah apa – apa bagimu” ucap chanyeol sembari melemparkan botol air mineral ke arah kai.

“eumm, gomawo yeol-a” kai pun meneguk habis isi botol air mineral tersebut.

-Naughty Boy-

Di jalan gang kecil itu, terlihat seorang gadis yang tak henti – hentinya mengembangkan senyum manisnya sedari tadi. Gadis itu tengah membawa beberapa tas yang isinya adalah semua perlengkapannya, mulai dari baju, celana dan sebagainya.

Setibanya ia di penghujung jalanan gang, tampaklah sepasang rumah petak yang berwarnakan coklat kegelap – gelapan. Gadis itupun kembali melebarkan senyumannya dan langsung berjalan ke arah sepasang rumah petak tersebut.

“huaaahh.. ini jauh lebih bagus dari apa yang ku bayangkan” ujarnya dan segera mengeluarkan sebuah kunci yang ku yakini kalau kunci tersebut merupakan kunci dari salah satu rumah petak tersebut.

“CKLEK” pintu salah satu rumah petak itupun terbuka dan gadis yang baru saja membuka pintu tersebut segera berlari ke dalam rumah petaknya.

-Naughty Boy-

“kai.! Lebih baik kau pulang. Apa kau tidak merasa lelah ?” saran kyungsoo yang tengah membersihkan darah dan memar yang ada di lututnya.

“kyungsoo benar. Sebaiknya kau pulang, kai.!” Sehun menimpali. Kaipun mengangguk dan segera beranjak dari posisi duduknya.

“baiklah. Kalau itu yang kalian inginkan. Oh iya, oh sehun. katakan kepada baekhyun, kalau orang – orang kotor itu datang lagi ke sini jangan segan – segan untuk menghabisi mereka. Arra ?” sehunpun mengangguk mengerti. Chanyeol yang sedang memakan mie ramenpun hanya menengok sekilas ke arah kai dan kembali melanjutkan acara makannya.

-Naughty Boy-

“heumm, kurasa semua perlengkapanku sudah terletak di tempatnya. Mungkin, menghirup oksigen sore akan menambah kesan damai di hatiku” ujar gadis yang baru saja selesai meletakkan semua perlengkapannya di tempat yang semestinya.

“CKLEK” gadis itupun keluar dari rumah petak tersebut.

“tinggal di tempat yang tenteram seperti ini memang impianku” gadis itupun melakukan beberapa peregangan kecil agar otot tubuhnya yang semula kaku bisa elastis (?) kembali. Setelah melakukan beberapa peregangan, gadis itu berniat untuk kembali masuk ke dalam rumah petaknya.

Namun, niatnya itu harus ia urungkan. Karena pada saat gadis itu hendak berjalan ke arah pintu rumah petaknya, ia mendapati seorang laki – laki dengan wajah yang jauh dari kata normal dan baju yang berantakan berjalan santai ke arahnya.

Kedua bola mata gadis itu tak henti – hentinya menatap ke arah laki – laki yang berjalan tersebut. ‘tampan’ tanpa gadis itu sadari, ternyata sebuah kata yang sakral keluar dari mulutnya. Tapi, untung saja ia hanya menggunakan volume yang kecil, sehingga laki – laki itu tidak bisa mendengarnya dengan jelas. Padahal, posisi mereka pada saat itu bisa dikatakan sangat dekat.

Setibanya laki – laki itu di depan rumah petak yang bersebelahan dengan gadis tersebut, laki – laki itu segera merogoh sakunya. Gadis yang sedari tadi memperhatikan laki – laki tersebut hanya merasa heran. Kenapa ? karena sedari tadi, laki – laki tersebut selalu berusaha mencari – cari sesuatu, namun sepertinya ia tak mendapatkan apapun.

Dengan kesal, laki – laki itu menghempaskan dirinya ke atas kursi santai yang bertengger (?) manis di depan rumah tersebut. Di acak – acaknya rambut hitam kecoklatan miliknya tersebut dengan gusar dan beberapa saat kemudian ia merasa bahwa Ada seseorang yang selalu memperhatikannya, semenjak ia baru saja menginjakan kakinya di rumah tersebut. Laki – laki itupun balas menatap si gadis.

Gadis yang merasa tatapannya terbalaskan (?) langsung salah tingkah, sementara yang menatap balik hanya menaikkan sebelah alisnya.

“an…annyeong haseo. Perkenalkan Han soo sun imnida” laki – laki itu langsung mengernyitkan dahinya. Perasaan, ia tak pernah menyuruh gadis itu untuk memperkenalkan dirinya.

“eumm, bagaimana dengan——”

“ARGGHH” ucapan gadis itu terpotong karena melihat laki – laki yang ada di depannya mengerang kesakitan sembari memegang pipinya. Perasaan panikpun mengalir ke seluruh tubuh soo sun, dengan sigap soo sun berlari menuju rumahnya untuk mengambil kotak p3k dan kembali lagi ke tempatnya semula.

Dengan langkah ragu – ragu, soo sun mendekati laki – laki yang ada di depannya. Setibanya soo sun di dekat laki – laki itu, ia –re : soo sun- segera mengambil tempat duduk disebelah laki – laki tersebut. Di ambilnya sebuah obat merah beserta  kapas dan segera mengoleskannya ke wajah laki – laki itu.

Rintihan – rintihan kesakitan pun tak henti – hentinya keluar dari mulut laki – laki itu. Soo sun yang melihat itu hanya bisa meneruskan kegiatannya membersihkan wajah laki – laki itu dengan kapas yang sudah di tuangi obat merah.

Setelah merasa wajah laki – laki itu agak mendekati kata normal, soo sun mengambil sebuah plester dan langsung menempelkannya di wajah laki – laki tersebut.

“cha~~~, bukankah seperti ini lebih baik ?” soo sunpun memasukkan kembali obat merah dan kapas yang tersisa ke dalam kotak P3K nya.

“jadi. Siapa namamu ?” soo sunpun kembali mengeluarkan suara. Laki – laki yang di hadapannya hanya bisa tersenyum meremehkan, soo sun yang melihat senyuman laki – laki itu langsung beranjak dari duduknya.

“tunggu” tangan soo sun ditahan oleh laki – laki itu. Soo sunpun menatap pemilik tangan yang memegang tangannya.

“ada apa lagi ? kurasa kau butuh waktu untuk sendiri”

“bukannya aku mengabaikanmu. Tapi, itu semua kulakukan karena….” laki – laki itu memberikan jeda terhadap pengucapannya, membuat soo sun harus menerka – nerka kata apa yang akan terluncur dari mulut laki – laki itu.

“aku belum pernah berada sedekat ini dengan seorang perempuan” mata soo sunpun terbelalak. Di benaknya terlintas sebuah pertanyaan, kenapa laki – laki setampan ini belum pernah berinteraksi dengan perempuan manapun ? atau, apa jangan – jangan laki – laki ini menyukai sesama jenis ? memikirkannya saja sudah membuat soo sun menjadi geli.

“apa kau penyuka sesama jenis ?” entah apa yang dipikirkan soo sun. Tiba – tiba pertanyaan itu terluncur dari mulutnya dengan mulus. Sangat mulus. Laki – laki yang memegang tangan soo sunpun tersentak, dan segera menghempaskan tangan soo sun yang sedang di pegangnya. Ia, berdiri dari posisi duduknya.

“DENGARKAN BAIK – BAIK.! KAU TAU ? SEMUA PEREMPUAN ITU SAMA SAJA. PERUSAK KEHIDUPAN SESEORANG.! MAKANYA, AKU TIDAK AKAN PERNAH MAU MENDEKATI JENIS PEREMPUAN MANAPUN.” Laki – laki itu membentak soo sun dengan ganasnya. Gadis di bentakpun hanya bisa menatap takjub ke arah laki – laki yang ada di hadapannya. Ternyata di saat penuh luka seperti itu, dia masih bisa membentakku ? sungguh hebat, Soo sun membatin.

“OH, SATU LAGI. JANGAN PERNAH KAU MENGATAKANKU DENGAN SEBUTAN PENYUKA SESAMA JENIS. ARRA ?” soo sunpun mengangguk mengerti dan segera berlari menuju rumahnya yang berada di sebelah.

“tunggu. Ada 1 hal penting yang belum ku katakan padamu” soo sunpun menghentikan gerak tangannya yang hendak membuka pintu rumahnya. Ia hanya menatap ke arah ganggang pintu, bukan ke arah si pemilik suara.

“Jong In. Kim Jong In. Kau boleh memanggilku dengan nama itu” ucap kai dan tanpa kai ketahui, sebuah senyum bak malaikat terlukis di wajah soo sun.

‘nama yang bagus untuk namja tampan sepertimu’ soo sun membatin dan langsung masuk ke dalam rumahnya.

Jong In atau biasa di panggil kai itu, kembali larut dalam pikirannya.

‘Han Soo Sun. Kurasa kau berbeda dari perempuan yang lain. Apa kita bisa menjadi lebih dekat ? kuharap bisa dan harus’ kai membatin sembari melihat ke arah pintu rumah soo sun. Dan tepat pada saat itu, untuk pertama kalinya kai mengembangkan sebuah senyum tipis yang sangat manis.

Kaipun menutup matanya, berusaha merasakan angin sore yang tenang dan damai. Tapi, belum genap satu menit kai menikmati suasana itu, tiba – tiba sebuah benda kecil yang sangat berharga baginya kembali terbayang di otaknya.

Kaipun membuka matanya dan langsung menatap ngeri ke arah pintu rumahnya yang masih terkunci. Apa kalian tau yang sebenarnya terjadi ? kai menitipkan kunci rumahnya kepada sehun dan sekarang, ia lupa meminta kunci tersebut.

Sebuah ide gilapun terlintas di otak kai. Senyum jahil bak iblispun terlukis di wajah tampannya. Kai, memperhatikan pintu rumah soo sun.

“haruskah aku menginap di rumahnya untuk malam ini ?”

-To Be Continued-

So, what do you think about this teaser ?

*Double Plak* hehe, mian buat semuanya yang udah baca blank post kemarin >.< sebenarnya saya gak niat buat hiatus koq. Itu cuman taktik untuk menyuruh para sider agar INSYAF ^_^ dan you know what ? ternyata akhirnya, finally (?) banyak juga yang memberikan komentar di ff I Will Protect you hunnie ❤ *jabatin tangan para komentator ff saya*

Oh iya, hehehehe~~~

Untuk pembaca setia I AM YOUR MAID atau CELEBRITY LOVE atau I WILL PROTECT YOU HUNNIE harap menunggu ya ^_^ soalnya, saya harus menyelesaikan setiap chapternya dengan teliti supaya para reader saya gak bosen >.<

Hmm, satu lagi..

Untuk minggu ini kalian ingin baca ff apa ?

Tolong di pilih ya, antara I AM YOUR MAID (Chapter 9) dengan CELEBRITY LOVE (Chapter 3)

Dan satu hal lagi, bagaimana pendapat kalian tentang teaser ff saya yang satu ini ?

Gajekah ? serukah ? membosankan kah ?

Just give your comment about this ff…

Dan (lagi -_-) kalau ff ini mencapai 30+ komentar. Saya akan melanjutkan chapter 1 nya minggu depan. Kalau tidak ?

Ya, kalian semua harus menunggu sampai salah satu dari 3 fanfic saya (IYM, CL & IWPYH) tamat.

Wokeh, segitu dulu bincang – bincang saya..

Semoga kalian tidak bosan membaca semua karya saya..

Last, Annyeong ^_^

                                                KEEP COMMENT GUYS ^_^

Iklan

Penulis:

A Girl who love her Mother and Father ^^ A Girl who claim Byun Baekhyun to be her Husband

Ditandai:

87 tanggapan untuk “NAUGHTY BOY (Teaser)

  1. Seru bgt thor,
    bru teasery’ z udh keren bgt gini, gmn tar part slnjty’ ?
    Pasti bkal lbh keren lg, hehe
    image Jongin emg sgt cocok bt jd cast sprti jdul ffy’,
    okeh, q mau lnjt bca dlu ya k part 1,

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s