Diposkan pada 123adinda, Baek Hyun, Chapter, Comedy, Drama, Fanfiction, friendship, Romance, Se Hun

CELEBRITY LOVE (Chapter 3)

Tittle : CELEBRITY LOVE (Chapter 3)

yy

Author : Dindong L.Kim (@adinda_elements)

Main Cast :

–         OH SEHOON

–         LEE HYO AKH (OC)

Support Cast :

–         BYUN BAEKHYUN

–         SEO SANG AKH (OC)

–         LEE HYE JIN (OC)

 

–         Akan bertambah sesuai chapternya

Genre : Romance ,Friendships, Comedy

Ratting : PG 16

Length : Chaptered

Disclaimer :

THIS FF IS MADE BY DINDONG L.KIM 😀 all cast hanya saya pinjam untuk dijadikan pemeran di FF ini. PLAGIATOR ?? JUST GO AWAY ^_^ AND SILENT READERS ?? kalian mau saya ngapain, agar kalian berhenti menjadi Silen reader ??

^_^ ALUR IS PURE MINE 🙂

Dindong Notes :

happy reading ajha ya ^^

Warning : Typo bertebaran (maklum saya juga manusia),, Cerita Gaje,, Alur juga kecepetan ^^

Chapter 1 I Chapter 2

Preview Last Chapter :

“aku benci seperti ini” rutuk Hyo Akh ketika melihat dirinya sendiri di pantulan sebuah cermin.

“kau siap ?” tanya seseorang yang baru saja menampilkan dirinya dari pintu. Kalian bisa menebak siapa orang itu, siapa lagi kalau bukan superstar kita yaitu OH SEHOON. Hyo Akh mendengus kesal dan langsung menatap sehun dengan penuh amarah.

“bukankah seperti ini lebih cantik ??” puji sehun sembari mengelus rambut Hyo Akh. Tak ada jawaban apapun yang di keluarkan Hyo Akh. Sementara sehun ? “kajja. Mereka sudah menunggu kita” ucap namja itu dan kembali menarik pergelangan tangah Hyo Akh.

^_^ Chapter 3 ^_^

-Author POV-

“Bodoh Bodoh Bodoh” Sang Akh kembali memukul – mukul kepalanya dengan skala kecil sebagai rasa penyesalan atas kebodohannya yang telah bersikap kikuk dan bodoh di depan baekhyun.

Air mata penyesalanpun tak luput dari acara tersebut. “andai saja aku memiliki keberanian seperti Hyo Akh. Mungkin, sekarang aku bisa mendapatkan foto laki – laki itu” Sang Akh pun menutup seluruh permukaan wajahnya dengan bantal.

“KNOCK KNOCK KNOCK” dari arah pintu kamar Sang Akh, terdengar sebuah ketukan.

“siapa ?” ujar Sang Akh dengan suara yang dibuat senormal mungkin.

“ini ibu Akh. Keluarlah sebentar ! ada hal yang penting ingin ibu bicarakan” balas ibu Sang Akh. Mendengar itu, Sang Akhpun langsung membersihkan sisa air matanya.

“ada apa bu ?” tanya Sang Akh ketika sudah bertatap muka langsung dengan ibunya.

‘oh tidak. Sepertinya ibu tau kalau aku baru saja menangis’ Sang Akh membatin ketika ibunya memperhatikan wajahnya yang terlihat lusuh itu.

“apa kau menangis ?”

“tidak tidak. Aku tidak menangis bu,ini hanya efek dari bangun tidur” bohong Sang Akh sembari menunjuk ke arah matanya yang agak sembab. Ibunya pun mengangguk.

“oh iya. Tadi ibu ingin membicarakan hal apa ? sepertinya penting sekali” Sang Akhpun berusaha mengalihkan arah pembicaraan.

“hmm, jadi begini. Nanti malam, ibu dan ayah akan pergi ke Busan untuk melihat adik beserta nenekmu. Dan, mungkin. Kami akan menginap di sana sekitar seminggu. Berhubung kau sudah kelas tiga, ibu titipkan di rumah Hyo Akh saja ya ?” Sang Akhpun hanya bisa mengangguk .

-Celebrity Love-

“sehun-ssi. Aku tak bisa, terlalu banyak orang” sehunpun mengarahkan pandangannya ke arah Hyo Akh yang berada tepat disampingnya.seakan hal itu lumrah dilakukan, sehunpun menangkupkan kedua tangannya di wajah Hyo Akh.

“tenanglah. Mereka tidak akan memakanmu. Yang kau butuhkan hanya, tetap melihat ke mataku dan semuanya akan berjalan dengan lancar” Hyo Akhpun lagi – lagi menelan ludahnya. Bagaimana mungkin dia bisa tahan melihat mata sehun yang, hmm. Menakutkan baginya ?

“cobalah” bisik sehun tepat di telinga kiri Hyo Akh.

Hyo Akhpun menatap kedua mata sehun, tanpa ia ketahui. Ternyata sehun sudah memegang kedua tangannya kemudian ia menelungkupkan kedua tangan mungil itu tepat di wajahnya yang tampan. Hyo Akh baru tersadar akan apa yang dilakukan sehun kepadanya, ia hendak melepaskan tangannya yang menangkup sempurna di wajah sehun. Namun namja itu menahannya.

“lepaskan” ucap Hyo Akh dengan suara seperti bergumam

“tersenyumlah dan hari ini akan selesai dengan semestinya” sehun mengalihkan pembicaraan, setelah itu sebuah senyum manis langsung tercetak di wajahnya. Melihat senyum itu, Hyo Akh merasakan darahnya yang mulai berdesir dan berkumpul di area wajahnya membuat sepasang rona merah yang sehun tunggu sedari tadi.

CLICKK

Cahaya yang terang dan menyilaukan berlalu dengan cepatnya. Apa kalian tau cahaya apa itu ? itu merupakan cahaya Blitz kamera.

“nice shoot” ucap seorang namja paruh baya yang berada di belakang sebuah kamera. Senyum manis sehunpun luntur seketika, meninggalkan lengkungan smirk yang sangat ditakuti oleh Hyo Akh.

Dengan gerakan cepat, Hyo Akh melepaskan kedua tangannya dari pipi tirus sehun. Hyo Akh menatap kedua telapak tangannya yang baru saja memegang kulit putih susu itu. Lagi, jantungnya kembali berdetak lebih cepat dari biasanya tatkala kedua tangan sehun yang kekar memegang kedua pergelangan tangannya.

Hyo Akh kembali menatap sehun.

CLICKK” Kilatan Blitzpun kembali berlalu, membuat Hyo Akh yang belum terbiasa dengan itu mengerjapkan matanya berkali – kali untuk menormalkan penglihatannya.

“nice shoot” namja paruh baya itu kembali bersuara. “bukankah seperti ini lebih bagus ? YA, nona. Kau beruntung karena telah di audisi langsung oleh sehun dan ternyata pilihan sehun memang tidak sia – sia. Kau melaksanakan tugasmu dengan baik. Two thumbs to you” Hyo Akhpun kembali menatap sehun yang telah pergi. Iapun hendak menyusul sehun, namun gerakannya terhenti ketika merasakan tangannya di tahan.

Hyo Akh berbalik dan mendapati seorang yeoja yang sangat cantik sedang memegang tangannya. “sehun benar. Kau cantik” puji yeoja tersebut dan langsung membuat Hyo Akh salah tingkah. “perkenalkan. Namaku Im Yoona, aku manager sehun” nama yang bagus untuk orang secantik dirimu, Hyo Akh membatin.

“perkenalkan aku——”

“Lee Hyo Akh ? benar ?” Yoona menimpali perkenalan diri Hyo Akh yang belum selesai. Senyum kikukpun tercetak di wajah Hyo Akh, membuat Yoona tertawa geli melihatnya.

“Igeo. minumlah” Hyo Akh dan Yoona yang baru saja mengenalpun melihat kearah sehun yang sedang memegang dua kaleng minuman dingin. Salah satunya ia berikan kepada Hyo Akh, sementara yang satunya lagi telah ia konsumsi.

“hei, bagaimana denganku ?” Yoona merajuk seraya mengeluarkan muka kesalnya yang membuat Hyo Akh sedikit terkekeh melihatnya. “kau bisa meminta Siwon Hyung untuk membelikannya” Yoonapun memukul lengan sehun pelan.

“oh. Bagaimana denganmu Hyo Akh ?” Yoonapun mengalihkan objek pembicaraannya kea rah Hyo Akh.

“ne ? maksud anda Yoona-ssi ?”

“aigo, panggil saja aku dengan sebutan Yoona eonnie. Arra ?” Hyo Akhpun mengangguk. “maksudku tadi, kau akan pulang dengan siapa ?”Yoona melanjutkan kata – katanya. Hyo Akhpun tampak mulai berpikir,dan tepat pada saat ia hendak memberikan jawaban atas pertanyaan Yoona tadi, sehun langsung mengalungkan lengannya di bahu Hyo Akh.

“aku yang akan mengantarnya pulang, noona. Kau pulanglah duluan” Yoonapun menganggu singkat dan segera meninggalkan dua insan tersebut. ‘semoga saja sehun memperlakukanmu dengan baik’ Yoona membatin seraya mengulas senyum tipis nan manis.

“aku akan pulang sendiri” Hyo Akh melepaskan lengan sehun yang berada di bahunya dan langsung pergi meninggalkan sehun. Merasa tidak terima, sehunpun berlari menyusul Hyo Akh dan langsung menarik lengannya.

Hyo Akh tersentak kaget, keseimbangannya mulai oleng dan ‘HAP’ tubuhnyapun ambruk di dada sehun. membuat jantungnya kembali bergemuruh.

“CLICKK”

Kilatan cahaya Blitz kembali muncul. Hyo Akhpun berusaha mengontrol detakan jantungnya yang tidak karuan, dan dengan cepat ia melayangkan tatapan tak senangnya kearah fotografer yang selalu memotretnya dengan sehun sedari tadi. Sang Fotografer hanya mengedikkan bahunya dan berkata “ternyata aku membutuhkan satu foto lagi”

Hyo Akh hanya mendengus sebal, tapi tidak dengan sehun. Ia menyahut perkataan fotografer tadi “apa kau masih membutuhkan foto lagi ? aku sudah mempersiapkan pose yang lain” Hyo Akh menatap ngeri kepada sehun dan segera melanjutkan langkahnya. Sehunpun mengikuti.

Setibanya Hyo Akh di ruang make up, ia mengambil tissue kemudian membasahinya dengan air wastafel yang ada di ruang make up. Setelah itu ia mengusapkan tissue itu ke wajahnya. Sedikit demi sedikit, make up yang tadinya memenuhi wajah Hyo Akh luntur dan hanya meninggalkan wajah polos nan cantik miliknya.

Dengan kasar, Hyo Akh melepaskan wig yang dari tadi menutupi rambutnya. Ia melemparkan wig itu ke atas sofa dan segera menghempaskan dirinya sendiri ketas sofa tersebut. Sehun yang baru saja sampai di ambang pintu ruang make up, langsung menutup pintunya dan segera berjalan kearah Hyo Akh yang sedang memijit – mijit pelipisnya.

“kau seharusnya tetap memakai wig ini” sehun mengambil wig yang ada di sebelah Hyo Akh dan memasangnya dengan asal di atas kepala Hyo Akh. Sementara korban di balik semua itu hanya mendengus sebal, membiarkan sehun memperlakukannya dengan sesuka hati.

Tiba – tiba, Hyo Akh teringat sesuatu. “YA!!!! Aku sudah melakukan permintaanmu. Sekarang, kembalikan hasil test kesehatanku dan kumohon segeralah menghilang dari kehidupanku. Kembailah ke duaniamu yang luar biasa sempurna dan mewah itu” mendengar pernyataan Hyo Akh, sehun hanya menyunggingkan senyumnya atau itu lebih mendekati smirk ?

Sehunpun mengambil tas sekolahnya dan segera mengambil selembar kertas berwarna putih. Iapun memberikan kertas putih itu dengan senang hati kepada Hyo Akh, begitupula dengan Hyo Akh yang menerima kertas itu dengan perasaan senang.

“bagaimana dengan pakaianku ? kau meletakkannya dimana ? tidak mungkin aku pulang dengan pakaian seperti ini” sehun tidak menanggapinya, ia tengah asik memainkan handphonenya. Merasa di acuhkan, Hyo Akhpun mengambil handphone sehun dan namja itupun menoleh kearah Hyo Akh. Senyum kemenangan terukir di wajah Hyo Akh.

“tadi, salah seorang staff tidak sengaja menumpahkan kopi di seragammu dan iapun segera mengantarkan seragam tersebut ke tempat laundry” Hyo Akh terkejut ketika melihat ekspresi sehun yang mengatakan deretan kata – kata itu dengan entengnya, bahkan wajahnyapun tidak mengepresikan apapun. Masih datar seperti biasanya.

“OH SEHUNNNNN >.< BAGAIMANA AKU PULANG SEKARANG ?? TIDAK MUNGKIN AKU PULANG MENGENAKAN DRESS DI ATAS LUTUT SEPERTI INI. BISA – BISA AKU MENJADI KORBAN PEMERKOSAAN DI JALAN NANTI” sehun menutup matanya ketika mendengar teriakan yang keluar dari bibir tipis milik Hyo Akh. lagi, sehun mengacak isi tas sekolahnya. Kemudian, ia mendapati sebuah sweater panjang miliknya dan langsung melemparnya kearah Hyo Akh.

“pakai itu. Besok, pagi – pagi sekali seragammu akan di antar kerumahmu dan ambillah tasmu. Kita akan pulang sekarang” sehun menyandang tasnya dan segera berjalan pergi melewati Hyo Akh. Yeoja itu masih belum mengerti apa maksud dari perkataan sehun. Pada saat sampai di ambang pintu, sehun membalikkan badannya. Ia masih melihat posisi Hyo Akh sama seperti sebelumnya. Namja itu mendengus bosan.

“akan kuantar kau pulang. Cepatlah ambil tasmu, ini sudah larut” dengan gerakan cepat, Hyo Akhpun mengambil tasnya yang di gantungkan disamping cermin besar tempat para artis biasanya bermake up. Ia pun segera berlari menyusul sehun yang kembali memulai langkahnya.

-Celebrity Love-

Hening. Tak ada yang memulai pembicaraan diantara keduanya. Keduanya sama – sama larut dalam pemikiran masing – masing sampai akhirnya sebuah suara berdehem memecahkan suasana tak enak itu. Hyo Akhpun langsung menoleh kesebelahnya, mendapati sehun yang baru sajaberdehem.

“ada satu hal penting yang harus kau ketahui” Hyo Akhpun mengernyit. Ia tidak mengerti dengan jalan pikiran sehun yang sering berubah – ubah. Tapi apa masalahnya ? bukankah setelah ini mereka tidak akan bertemu lagi ? jadi, untuk apa memikirkan jalan pemikiran sehun yang sering berubah – ubah ? itu bukan urusannya.

“apa itu ?” Hyo Akhpun kembali mengalihkan pandangannya kearah jalanan yang menurutnya lebih menarik daripada wajah sehun.

“kau sudah terikat denganku” mata Hyo Akh terbelalak ketika mendengar ucapan sehun. Hyo Akhpun kembali mengganti objek penglihatannya kearah sehun. Memandang namja itu dengan tatapan penuh tanda Tanya.

“maksudmu ?”

Sehun tersenyum penuh arti, sementara Hyo Akh tidak mengerti apa arti dibalik senyum itu.

“kau sudah terikat dengan beberapa kontrak. Lebih tepatnya, mulai dari sekarang kau telah resmi menjadi seorang model dan satu hal lagi hidupmu akan berubah 180o.” Hyo Akh kembali mengernyit. Ia sama sekali tak mengerti arti dari perkataan sehun. Melihat itu, sehun hanya mengeluarkan smirknya.

“ Kau ingat yeoja yang bernama Im Yoona tadi ? ia merupakan salah satu managerku dan kau juga harus memiliki seorang manager untuk mengatur schedulemu. Tak peduli siapa dia, apapun jenis kelaminnya, berapapun umurnya. Asalkan ia bisa merahasiakan identitasmu, maka hidupmu akan berjalan dengan semestinya” sehun menjelaskan, tapi otak Hyo Akh masih terlalu kaku untuk menangkap maksud dari perkataan sehun.

“oh. Kau juga harus tau. Setiap kau melakukan schedulemu, jangan pernah lupakan wig itu. Benda itu akan membuatmu merasa aman, karena para paparazzi tidak akan mengusik kehidupan pribadimu. hanya wig itu yang dapat menyembunyikan wajah aslimu dan satu hal lagi. Aku akan berusaha menjagamu dari amukan para fansku, kalau – kalau mereka mengetahui identitas aslimu.” sehun berkata dengan bijaknya. Membuat Hyo Akh lagi – lagi harus memutar otaknya. ‘namja ini benar-benar susah untuk di tebak’ batin Hyo Akh.

-Celebrity Love-

“haha.. Eonnie kalah” suara tawa Sang Akh menggema di ruangan itu. Hye Jin yang merupakan korban, hanya bisa pasrah pada saat Sang Akh melumuri wajah cantiknya dengan bedak putih. Tawa kepuasanpun tak henti – hentinya keluar dari mulut Sang Akh.

CKLEK

“aku pulang” sebuah suara yang familiar terdengar dari arah pintu ruang depan. Hyo Akh dan Hye Jin yang sedang asik bermain kartupun menghentikan aktifitasnya, menatap kearah yeoja yang baru saja pulang entah dari mana. Sang Akh melihat kearah jam dinding yang telah menunjukkan pukul setengah sebelas malam. ‘riwayatmu tamat sobat’ Sang Akh membatin.

Hye Jinpun berdiri dari posisi duduknya. Ia bersidekap dada menatap kearah adiknya yang baru saja pulang ke rumah. Tatapan dingin Hye Jin terus saja menghujami tatapan polos Hyo Akh seakan meminta penjelasan atas kesalahan yang telah ia lakukan, yaitu pulang telat.sangat telat.

Hyo Akh yang mengerti arti dari tatapan eonnienya hanya mengangguk singkat dan segera berjalan menuju kamarnya. Hye Jin menghela nafas sebalnya, Sang Akh yangmerasakan suasana yang mencekam tadi hanya dapat menyusul Hyo Akh ke kamarnya. Merasa jengah, Hye Jinpun menghempaskan badannya ke atas sofa yang ada di dekatnya, memijit pelipisnya dengan pelan.

-Celebrity Love-

“Hyo Akh, aku masuk ne ?”

“masuklah. Aku tidak menguncinya” dari dalam terdengar sahutan yang mempersilahkan Sang Akh untuk masuk ke dalam kamar itu.

“apa penyebabnya ?Hye Jin eonnie khawatir padamu” Sang Akh langsung mengambil tempat untuk duduk, dan tempat yang paling tepat adalah ranjang Hyo Akh. Hyo Akh yang baru saja mengganti pakaiannya dengan baju rumah, juga ikut duduk di sebelah Sang Akh. Ia menghembuskan nafas erat sebelum memulai penjelasannya.

“tadi, a—aku—-” Hyo Akh hendak mengatakan penyebab kenapa ia pulang sangat telat. Tapi,dilain sisi ia takut memberitahukan itu kepada Sang Akh. Takut kalau-kalau sahabatnya itu mengeluarkan ekspresi yang tak terduga karena mendengar penjelasannya. Dilain sisi, ia juga takut kalau Sang Akh menganggapnya hanya mengada – ada cerita.

“bicaralah. Kulihat wajahmu sangat tak enak untuk di pandang” Hyo Akh mencibir ketika mendengar ucapan Sang Akh dan langsung memukul pelan lengan itu. Tapi, sedetik kemudian raut kebimbangan kembali tercetak di wajah Hyo Akh, membuat Sang Akh harus memutar otaknya lagi agar yeoja di depannya kembali ceria.

“baiklah, kurasa kau memiliki masalah yang cukup besar sobat. Tapi ingat, sebesar apapun masalahmu kau masih memiliki aku dan Hye Jin eonnie. Jangan pernah memendam semuanya sendiri, itu akan terasa lebih menyakitkan daripada di tusuk beribu – ribu pisau” Hyo Akh kaget mendengar pernyataan Sang Akh, menurutnya memang pernyataan itu yang ia butuhkan saat ini. Dengan cepat, Hyo Akh memeluk sahabatnya itu, menumpahkan semua keluh kesahnya dengan meneteskan beberapa butir air mata, sementara Sang Akh. Ia hanya bisa mengusap – usap punggung sahabatnya.

“ingat. Berceritalah disaat hatimu telah tenang. oke ??” Sang Akh mengacungkan kedua jempolnya ketika Hyo Akh melepaskan pelukannya. Senyum manispun tercetak di wajah Hyo Akh.

“kau memang sahabatku”

-Celebrity Love-

“Eonnie!!! Kami berangkat ke sekolah dulu, ne ? Annyeong” teriak duo Akh dari ambang pintu, sementara orang yang di teriakinya hanya menganggung singkat dan mengulas senyum tipis di wajah cantiknya. Ya, Hye Jin tidak merasa kesal lagi dengan Hyo Akh karena tadi malam Sang Akh sudah menjelaskan semuanya. Tentang Hyo Akh yang sedang membutuhkan waktu untuk sendiri.

“bagaimana ? apa kau siap mengatakannya sekarang ?” Hyo Akh menoleh ke sampingnya. Menampakkan sosok Sang Akh yang sedang tersenyum lebar kepadanya. Sebuah gelengang kecilpun Hyo Akh berikan sebagai ucapan ketidak setujuannya.

“baiklah, kalau itu yang kau inginkan. Tapi ingat, jangan perlihatkan lagi wajah jelek mu tadi malam di sekolah. Arra ??” Hyo Akh mengangguk singkat dan senyum lebarpun masih terlukis di wajah Sang Akh.

‘aku tak tau. Entah apa jadinya seorang Lee Hyo Akh tanpa bantuan seorang Seo Sang Akh’

-Celebrity Love-

-Lee Hyo Akh Point Of  View-

“Huuhhh” kuhembuskan nafas bosanku dengan kasar sampai – sampai yeoja yang duduk disampingku menoleh dan menatapku dengan tatapan tak suka. Oke, itu biasa bagiku karena aku juga tak terlalu dekat dengan yeoja ini. Untuk apa dekat dengannya ? toh, dia juga tidak pernah mengajakku berbicara.

Yeoja itupun beranjak dari duduknya, mengambil tempat di sebelah yeoja yang sedang memainkan Ipadnya. “KYAAAA” tiba- tiba yeoja yang bermain dengan Ipadnya tadi memekik, membuat seisi kelas menoleh kearahnya. Untung saja guru bahasa jepang itu sedang cuti, kalau tidak. Aku yakin, yeoja yang memekik tadi akan di tendang keluar oleh sensei.

“ada apa ??” Tanya yeoja yang duduk disampingku tadi dengan wajah antusiasnya. Aku tak peduli dengan pembicaraan mereka, mungkin yeoja yang memekik tadi mendapatkan sebuah berita yang mengejutkan dari idolanya dan aku sangat tidak tertarik dengan itu.

Andai saja Sang Akh ada di kelas ini, pasti aku tak segalau ini.

“sehun oppa. Baru kali ini dia berfoto semesra ini dengan seorang wanita” mataku terbelalak ketika mendengar nama sehun. Tunggu, foto ? mesra ? seorang yeoja ?. oh tidak, jangan – jangan ?

“jinjja ??” hampir seluruh yeoja yang berada di kelasku datang mengerumuni tempat yeoja yang memekik tadi. Ingin sekali rasanya bagiku untuk ikut berbaur dengan yeoja – yeoja itu. Tapi tak mungkin, disana sangat penuh oleh gerombolan yeoja dikelasku.

Sekarang, aku hanya bisa berdo’a di dalam hati. Semoga foto sehun itu, bukan merupakan foto yang kemarin. Kalaupun iya, aku berharap semoga mereka tidak mengenaliku.

Sebagai penetral rasa kacau yang ada di hatiku, kupasang headsetku dan menyambungnya ke ipodku. Lagu 3.6.5 exo merupakan tracklist pertama yang ada di ipodku. Kunikmati setiap lirik lagu itu sembari menutup kedua mataku dan tidak menghiraukan kegaduhan yang tadi.

Semoga saja mereka tidak tau.

-Lee Hyo Akh Point Of  View End-

-Celebrity Love-

-Author Point Of  View-

“Hyo Akh” sapa Sang Akh sembari menyembulkan kepalanya dari pintu kelasku. Dengan berlari kecil, Sang Akh menghampiri Hyo Akh yang sedang memasukkan bukunya ke dalam tas. Yeoja super cerewet itu mengambil tempat duduk di samping Hyo Akh.

“temani aku keatap.  Ada Hot News yang harus kau ketahui” Hyo Akh hanya memiringkan kepalanya, dengan kesal Sang Akh menarik pergelangan tangan Hyo Akh dan menariknya menuju atap.

Setibanya di atap, Sang Akh  melepaskan tangannya dari pergelangan tangan Hyo Akh. Gadis super cerewet itu menatap penuh selidik kearah sahabatnya. Sang Akh mengambil handphonenya, bermain dengan benda segiempat itu sebentar kemudian memperlihatkan foto yang tertera di layar handphone tersebut kepada Hyo Akh.

Hyo Akhpun menyipitkan matanya agar dapat melihat foto itu dengan jelas dan saat penglihatannya dapat melihat dengan jelas bentuk foto itu, matanya terbelalak kaget. Ia menatap Sang Akh dengan tatapan yang berusaha memberikan penjelasan.

“apa kau bisa menjelaskan foto ini ?”Tanya Sang Akh masih dengan tangan yang memegang handphonenya yang menampilkan sebuah foto dua orang remaja.

“i—itu siapa ? aku ti—tidak mengenalnya” bohong Hyo Akh dengan tatapan yang di alihkan kearah sepatunya. Sang Akhpun berjalan mendekat kearah Hyo Akh dan menempelkan handphonenya tepat diwajah Hyo Akh. Hyo Akh kaget bukan main.

“kau yakin tidak mengenalnya ? oh tunggu, mungkin gadis yang ada di foto ini adalah kenalanku” ucap Sang Akh dengan nada kesal.

“a—-aku bisa menjelaskannya. I—ini ti—dak se—seperti yang k—au pi—kirkan”  Hyo Akh menjawab dengan terbata – bata, membuat Sang Akh yakin tentang pemikirannya.

Sang Akhpun menurunkan handphonenya dari wajah Hyo Akh, kemudian menatap gadis itu dengan tatapan sendu. “kenapa ? kenapa kau menyimpan rahasia sebesar ini sendirian ?” Tanya Sang Akh yang disertai dengan menetesnya cairan bening dari mata bulat miliknya.

“mianhae” Hyo Akhpun mendongakkan kepalanya dan ternyata gadis itu juga menangis. Meneteskan cairan yang mengisyaratkan kerapuhan.

“tunggu. Apa masalah ini yang membuatmu pulang telat tadi malam ??” Hyo Akh mengangguk lemah

“sudah kuduga. Kau tau ? foto ini sudah tersebar sejak tadi pagi. Aku sengaja tidak memberitahukannya kepadamu, karena kuyakin kau tak akan pernah tertarik dengan ini. Tapi aku salah, sungguh salah. Fans – fans sehun mulai bertindak brutal. Tadi pagi, waktu aku baru meletakkan tas di mejaku. Aku mendengar banyak dari fans sehun yang mengutuk yeoja di foto ini.. karena penasaran, aku kembali melihat foto itu dan kenyataan pahit yang kuterima adalah aku baru menyadari kalau gadis yang ada di foto itu adalah sahabatku” Sang Akh berucap panjang lebar, sampai – sampai ia tidak ingat kalau sedari tadi air matanya telah sukses turun melewati pipinya.

“aku mengkhawatirkanmu” lirih Sang Akh diikuti dengan isakannya yang telah mulai mendominan tangisnya. Bagaimana dengan Hyo Akh ? gadis itu juga ikut terisak dan juga ikut meneteskan bulir putih tersebut.

Diam, hening————-

Tak ada yang bersuara, yang ada hanya terpaan angin yang berhembus kesana kemari————

“sehun” Hyo Akh berujar, membuat Sang Akh mendongak menatapnya..

“sehun berjanji akan menjagaku” Hyo Akh tersenyum setelah mengatakan itu, membuat hatinya yang semula sesak menjadi sedikit lega. Sang Akh yang melihat senyum tulus Hyo Akh juga ikut tersenyum.

“aku percaya padanya” Sang Akh menimpali dan tepat pada saat dia selesai mengatakan itu, pintu atap pun terbuka.

“KAU ???” heran Sang Akh dan Hyo Akh bersamaan ketika melihat seseorang yang baru saja datang.

 

-To Be Continued-

MIANHAE FOR LONG UPDATE >.<

SEHARUSNYA INI FF DI SHARE HARI MINGGU KEMARIN, TETAPI BERHUBUNG MODEM LAGI RUSAK MAKANYA DI PENDING. INIPUN SHARENYA DI WARNET BO’ -_- *capslock digigit Chanyeol*

Keep Comment Yaw ^_^

See You di I AM YOUR MAID CHAPTER 9 A ^_^

note : mian buat posternya -_- datanya ketinggalan di rumah >.<

Iklan

Penulis:

A Girl who love her Mother and Father ^^ A Girl who claim Byun Baekhyun to be her Husband

Ditandai:

31 tanggapan untuk “CELEBRITY LOVE (Chapter 3)

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s