Diposkan pada EXO-K, Fanfiction, Romance

Part 2 : Issue or Fact?

iofactAuthor : rinaizawa / @rinaamulya

Cast :

– Choi Yeona

– Shin Ae Mi

– Kim Jongin Kai

– Park Chanyeol

Length : Twoshot

Disclaimer : This story is mine ^^

 

#Prev part ..

“Eummhh .. Apa…. gosip ….. itu benar?” Tanyaku sedikit gugup. Ia menoleh ke arah ku dan menatapku dengan tajam. Aigooo… Sepertinya ia marah. Bagaimana ini? Tatapannya yang tajam tiba-tiba berubah menjadi senyuman evil. Ada apa dengannya? Aneh sekali. Ia berjalan mendekatiku, aku yang merasa takut berusaha menjauh diriku dari dirinya. Namun ia semakin mendekat hingga akhirnya tubuhku memental ke dinding. Bagaimana ini??? Apakah ia akan melakukan ‘itu’..? Ku mohon Kim Jongin… Jangan membuatku seperti ini!!

“Jadi kau percaya gosip itu heuh?” Tanyanya dengan tatapan evil. Wajahku dan wajahnya sangatlah dekat hingga aku dapat merasa desahan nafasnya.

“A…. A .. Aku …” Aku terhenti saat ia membelai pelan poniku dan pipiku yang membuat jantungku berdegup lebih cepat.

##

“Mungkinkah seorang namja yang menyukai sesama jenis melakukan ini terhadap seorang yeoja?” Tanyanya lagi yang membuatku ingin menjerit. Kalau memang ia tidak menyukai sesama jenis tinggal katakan saja tidak perlu membuatku seperti ini. Jeball … Kai. Hentikan ini semua…!!

 

Ia mendekatkan wajahnya dan memiringkan sedikit. Aku pun memejamkan mataku karena aku tak berani melihatnya. Semoga apa yang kupikirkan tidak akan dilakukan Kai!

 

~Chuu ..

 

Ia mengecup pipiku sekilas dan membuatku sedikit shock. Ku buka mataku perlahan dan melihat ia menatap mataku lekat-lekat. Aku hanya bisa diam seperti patung. Ia membelai lagi pipiku dan membuatku menundukkan wajahku sendiri. Aku benar-benar malu menatap Kai. Namun ia malah menarik daguku agar aku dapat menatapnya.

 

“Jeball … Ku mohon jangan kau percayai gosip seperti itu.” Ia menatap mataku lekat-lekat. Apa maksudnya??

 

“ireoke nan tto… itji motago… nae gaseum soge kkeutnaji anheul iyagil sseugo isseo … “

 

Tiba-tiba ponselnya yang berada saku berdering. Ia pun menjauhkan sedikit dirinya dariku dan membuatku sedikit lega. Kurasakan beberapa keringat membasahi pelipis mataku. Sesaat ku lihat Kai hanya sebentar menatap layar ponselnya lalu meletakkanya yang lagi kedalam sakunya. Ia menatapku tersenyum.

 

“Lain kali kita bicara lagi eo?” Ia mengerlingkan matanya dan membuatku makin gugup.

 

“Nn..ne.”

 

= =

 

-Author POV-

 

“Hyung. Ada apa?” Kai masuk ke kelas Chanyeol dengan tersenyum-senyum.

 

“Ani. Tadi ku lihat kau di kelas berdua dengan Yeona. Benarkah itu kau?” Tanya Chanyeol.

 

“Ne. Wae?” Jawab Kai yang langsung duduk di depan Chanyeol.

 

“Apa ia masuk kriteria mu?”

 

“Tentu saja hyung. Ia sukses melewatinya.”

 

“Heumm. Sepertinya kau akan melancarkan aksimu. Eo?” Tanya Chanyeol dengan senyuman evil.

 

“Tentu saja. Kau saja sudah, masa aku belum.” Jawab Kai.

 

“Hahaha. Kau ini. Apa ia ada menanyakan tentang gosip itu?”

 

“Ada. Tapi aku hanya mengatakannya jangan percaya dengan gosip itu.”

 

“Baguslah. Aemi juga aku bilang seperti itu. Sampai kapan gosip gila itu berakhir? Aku kira gosipnya hanya sebentar saja.”

 

“Molla. Aku saja sudah muak mendengar macam fitnah itu. Tapi, bagaimana pula kita harus tetap cuek mendengar gosip itu untuk mengetes Aemi noona dan Yeona.”

 

“Ne. Kau benar.”

 

= = =

 

Jarum jam menunjukkan pukul 15:00 Kst. Artinya semua siswa diperbolehkan pulang. Hal inilah yang sedari tadi ditunggu Yeona. Sejak kejadian tadi pagi antara ia dan Kai, Yeona jadi malas dan tidak konsentrasi dalam belajar. Kata-kata Kai tentang gosip itu masih membayangi pikirannya. Apalagi sedari tadi ia merasa Kai memerhatikannya.

 

Yeona memasukkan bukunya kedalam tas. Siswa-siswa yang di dalam kelasnya semakin sedikit. Hingga kini tinggal ia dan Kai. Yeona semakin cepat-cepat memasukkan bukunya. Kai berjalan menuju pintu dan memanggil Yeona.

 

“Yeona-ya.”

 

Yeona menoleh. “Ne?”

 

Kai mengerlingkan matanya kepada Yeona dan berlari keluar kelas. Yeona ternganga melihat Kai.

 

“Kenapa dia? Namja yang aneh ..” Batin Yeona shock.

 

***

 

-Yeona Pov-

 

Ahh ~ akhirnya aku tiba juga di kamarku ini. Ku rebahkan tubuh di tempat tidur dan memejamkan mataku untuk merilekskan pikiran ku tentang kejadian pagi. Sungguh aku masih tidak percaya mengapa Kai mencium pipiku dan apa maksudmu perkataannya tadi? Dan kenapa ia mengerlingkan matanya padaku? Omoo .. Jangan-jangan Kai …. menyukaiku? Andwe !! Jangan sampai..!

 

Oh I’m curious yeah sajin sok nega, Sungan misojieo wae, Oh I’m so curious yeah, I’m so curious yeah..

 

Aemi Eonnie Calling

 

“Yeoboseyo..”

“Yeona-ya … Hiks .. Hiks .. “

“Eonnie? Wae? Gwechanaeyo?”

“Yeona-ya .. Kai dan Chanyeol .. Hiks .. Hikss ..”

“Kenapa eonnie? Katakan padaku!”

“Lebih baik kau ke taman dekat rumahku .. sekarang .. Hiks ..”

“Ne eonnie.”

 

Aneh sekali. Kenapa Aemi eonnie menangis dan menyebut nama Kai dan Chanyeol oppa? Apa Aemi eonnie melihat mereka seperti sepasang kekasih.? Molla. Lebih baik aku bergegas sekarang.

 

***

-Author Pov-

 

“Bagaimana chagi?” Tanya Chanyeol kepada Aemi.

 

“Beres.” Aemi mengacungkan 2 jempolnya. “Actingku bagus kan?” Pamer Aemi.

 

“Bagus. Gomawo Aemi noona. Gomawo.” Ujar Kai sambil membungkuk.

 

“Cheonma Kai. Semoga berhasil. Hwaiting !!” Aemi memberi semangat kepada Kai.

 

“Baiklah. Aku dan Aemi pergi dulu. Kau lakukanlah rencana mu itu. Semoga berhasil. Aku pergi dulu ya .” Ujar Chanyeol berlalu

 

“Ne hyung.”

 

Chanyeol dan Aemi pun pergi meninggalkan Kai sendiri di taman. Kai segera bersembunyi agar Yeona tidak mengetahui jika dia berada disitu. Tak lama kemudian, Yeona pun datang dan cligak-clinguk kesana kemari. Sepertinya ia mencari Aemi.

 

“Eonnie… Dimana kau?”

 

‘Hwaiting Kai

 

“Aku disini.” Seseorang muncul di belakang Yeona dengan satu bucket bunga mawar di tangannya. Orang itu tak lain adalah Kai. Yeona terlihat kaget melihat Kai yang memegang satu bucket bunga mawar. Ia jadi merasa gugup.

 

“A..apa..yang..kau….lakukan…Kai?” Tanya Yeona gugup.

 

Neo gateun saram tto eopseo juwireul

Dureobwado geujeo georeohdeongeol eodiseo channi

Neo gatchi joheon ma eum neo gatchi joheon seonmul

Neomu dahaeng iya aesseo neorel jikyeojul geu sarami baro naraseo eodiseo channi

Na gatchi haengbokham nom na gatchi haengbokhan nom. Na gatchi unneun geureon choegoro haengbokhan nom

 

-Super Junior : No Other-

 

Kai menyerahkan bucket mawar merah itu kepada Yeona. Yeona sangat takjub melihat semua ini. Matanya pun berkaca-kaca dan terharu melihat Kai melakukan ini padanya. Kai berjongkok lalu mengulurkan tangannya kepada Yeona.

 

“Yeona-ya … Would you be my girlfriend?” Tanya Kai. Yeona terdiam sesaat untuk memikirkan jawabannya. ‘Lebih baik ku biarkan saja Chanyeol oppa dengan Aemi eonnie.’ Batin Yeona.

 

“Yeona-ya… Bagaimana?” Tanya Kai lagi. Ia sedikit takut kalau Yeona menolak.

 

“Yes. I would.” Jawab Yeona malu-malu.

 

“Jeongmal ???? Aaaaa .. Gomawo Yeona-ya .. Gomawo ..” Kai langsung berdiri dan memeluk Yeona dengan erat.

 

“Kai.. Sesakk …” Yeona berusaha mlepas pelukan Kai karena membuatnya sulit bernafas.

 

“Hehe.. Mianhae chagiya …”

 

Yeona tersenyum dan memandangi Kai, begitu juga Kai. Ia memandangi Yeona dengan lekat-lekat. Ia mendekatkan wajahnya kepada Yeona. Kemudianmengecupsekilasbibirgadisitu.

 

“Omooo !!!” Teriak Aemi dan Chanyeol bersamaan.

 

Kai pun melepaskan ciumannya dengan Yeona. Mereka kini sama-sama menunduk. Malu pastinya.! Sedangkan Aemi dan Chanyeol hanya tertawa melihat mereka.

 

“Sepertinya kita datang di waktu yang tidak tepat chagi ..” Ujar Chanyeol nakal.

 

“Ne oppa ..” Balas Aemi.

 

“Hyung ..” Rengek Kai.

 

“Hahahaha ..”

 

“Tunggu… Eonnie, bukannya kau tadi menelponku dalam keadaan menangis?” Tanya Yeona bingung.

 

Mereka saling memandang. Chanyeol pun angkat bicara. “Ini semua rencana kami.” Jawab Chanyeol tersenyum.

 

“Maksudnya?”

 

Kai menceritakan semuanya tentang ia meminta bantuan Aemi untuk mengatakan ini kepada Yeona. Kai sengaja meminta bantuan Aemi karena jika ia yang memanggil Yeona untuk kesini, Yeona pasti tidak mau.

 

“Jadi ….. Ini semua rencana mu eonnie .?” Tanya Yeona kesal. Aemi hanya membentuk jarinya seperti huruf ‘v’.

 

“Ohya , tentang gosip itu …. ” Kai menggantungkan omongannya. “Sebenarnya itu hanya rencananku dengan Chanyeol hyung untuk mengetes kau dan Aemi noona. Kami mau melihat, apakah kalian yeoja yang setia dan menyukai kami apa adanya dan selalu ada saat kami di gosipin dengan hal yang jelek.” Jelas Kai.

 

“Yah, itu benar.”. Ujar Aemi.

 

“Jadi kau sudah tahu eonnie?” Tanya Yeona lagi.

 

“Ne. Tentu saja.” Jawab Aemi asal.

 

“Kalian ini . ….” Ujar Yeona geram.

 

“Chagi sebaiknya kita pergi …” Aemi menarik lengan Chanyeol dan berlari meninggalkan Kai dan Yeona.

 

“Eonnieeeeeee ……” Teriak Yeona. Kai hanya menggeleng melihat tingkah Yeona.

 

“Chagi ….” Panggil Kai.

 

“Ne?”

 

“Saranghaeyo.”

 

“Nado …”

 

~Chuuu

 

 

-END-

 

 #Annyeong, author back lagi bawa part terakhir ff ini. Eotte?? Gaje kah??? ._. Mian kalo endingnya kurang memuaskan. Gomawo yang udah comment di part kemarin ^^ Gomawo juga udah read ff author yang rada -rada gimana gitu kan /? Jan lupa comment ne ^^ Papooyyy ^0^#

Iklan

23 tanggapan untuk “Part 2 : Issue or Fact?

  1. yah kok end .. hehe
    entah kenpa aku ngakak deh liat akhirnya wkwk
    keren eon!
    semngat buat ff lain yang lebih seru !

  2. Yeah, berhasil!! Kai X Yeona~
    Chanyeol oppa kompakkan ya ama Aemi eonnie~ ^^

    Semangat ya Author-ssi buat nulis fanfic-fanfic selanjutnya. Hwaiting~ *\(^0^)/*

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s