Goodbye Summer!

goodbye summer (KyungMi ver)Tittle: Goodbye Summer!

Author: Pingkan

Main Cast: Do Kyungsoo | Yoon Bomi

Other Cast: –

Genre: Romance | Hurt | School Life

Raiting: G

Length: One Shoot

Summary: “Mungkinkah kita bisa terus bersama? Meski status kita hanya teman? Musim panas kali ini akan kulalui tanpamu. Goodbye Kyungsoo! Goodbye summer!”

Disclaimer: FF ini terinspirasi dari lagunya Fx dan D,o (exo) _ goodbye summer. Meski cerita nya hampir sama dengan maksud dari lagu itu. Namun, ini murni hasil buatan ku.

Ya, meski tidak terlalu bagus. Kuharap, kalian masih bersedia membacanya>.< . no bash | no plagiat | no siders.

Happy reading and comment …

***

          Langkah kakinya, begitu lungai menapak anak tangga satu persatu untuk menuju sebuah tempat favoritenya. Atap sekolah.

Ya, hanya disanalah dia bebas mencurahkan perasaannya. Perasaan terpendamnya. Yang, tak ada satu pun mengetahui hal itu. Kecuali dirinya, dan langit biru yang senantiasa menemaninya.

CEKLEKK

Knop pintu kayu jati berwarna coklat usang, terbuka perlahan. Dirinya lekas menuju bangku panjang yang ada diatap sekolah.

Senyum kecil dan miris seketika itu terukir jelas dibibir ranumnya. Helaan nafas berat tertahan tampak keluar begitu saja. Sangat tenang.

“Apa aku bodoh?” ujarnya, menatap langit bisu.

“Aku akan kehilangannya. Aku akan kehilangan cinta pertamaku.” Gusarnya kemudian. “Begitu bodohkah aku? Sampai-sampai! Tidak pernah jujur pada perasaan ku sendiri!” lanjutnya.

Bulir-bulir itu berjatuhan membasahi matanya.

Memory nya kembali berputar ulang. Mengingat masa lalunya. Masa-masa saat dia bersama lelaki itu.

Flashback ON

“YAK! KAU YOON BOMI DAN DO KYUNGSOO! KELUAR DARI KELAS SEKARANG!” pekikan Kim Seongsaenim menggema diruang kelas. 12-A itu.

Semua menatapnya takut, tanpa terkecuali Bomi dan Kyungsoo.

“Baik.” Bomi dan Kyungsoo pun berjalan keluar kelas.

Ya, ini semua kesalahan mereka yang bercanda saat Kim Seongsaenim sedang menerangkan pelajaran. Kim Seongsaenim merupakan guru disiplin dan tegas. Dia juga terkenal killer.

Bomi dan Kyungsoo nampak saling memandang bingung. “Maaf ya, karena ku kita jadi dihukum.” Ucap Bomi dengan nada bersalah.

Kyungsoo tersenyum dan menggeleng. “Tidak apa Bomi-ah. Sudahlah, ayo kita ke aula saja.” Kyungsoo menarik tangan Bomi pergi menuju aula sekolah.

Kyungsoo dan Bomi kembali bercanda gurau, bercerita, atau bermain bersama. Meski, mereka dalam masa hukuman. Tapi, bagi Bomi hukumannya bersama Kyungsoo itu sangatlah menyenangkan.

Meski kita dihukum, aku begitu senang dan tak merasa takut. Bahkan aku terimakasih! Karena dengan ini kita jadi lebih dekat. Ya, aku rasa sudah lama aku menyimpan perasaanku ini. Aku mencintaimu Do Kyungsoo.’

Dan sejak saat itu, Bomi dan Kyungsoo sangatlah dekat. Bahkan mereka menghabiskan waktu bersama.

Flashback Off

Bomi kembali menangis, saat mengingat kenangan manis nya bersama Kyungsoo. Begitu manis yang dia rasakan. Begitu dalam pula perasaan cintanya.

Dan, kata-kata Kyungsoo yang membuatnya mematung seketika masih teringat jelas dalam memory ingatan Bomi.

Bomi-ah! Berjanjilah untuk menjadi temanku selamanya. semoga kita tetap bersama-sama walau kita sudah tidak satu sekolah. Ya, aku akan melanjutkan untuk kuliah di Amerika. Selamat tinggal! Aku menyayangimu. Kau teman yang baik.” –Kyungsoo.

“Apa aku masih bisa menyatakan perasaan ini? Sebentar lagi wisuda hari kelulusan. Dan itu tandanya sebentar lagi aku akan kehilangan Kyungsoo.” Desisnya miris.

@@@

Hari Wisuda…

Kyungsoo dan Bomi begitu gugup dihari itu. Kyungsoo yang gugup karena ini hari kelulusan. Sedangkan Bomi! Gugup karena hari ini adalah hari terakhirnya bertemu Kyungsoo.

“Bomi-ah! Aku gugup.” Kyungsoo menggenggam tangan Bomi erat.

“Ya, aku juga.” Ujarnya, sebiasa mungkin, mencoba mengontrol emosi yang berkecamuk dalam hatinya.

“Kyungsoo-ah. Selamat! Kau lulus dengan hasil terbaik.” Ujar Kai menghampiri Kyungsoo dan Bomi.

Jinjja?”

Kai mengangguk. Kyungsoo langsung tertawa girang. Dan berjingkrak-jingkrak ria. Dia pun memeluk Bomi, disampingnya.

Bomi terkejut, namun dia merasa senang setidak nya dia merasa hangat berada dipelukan Kyungsoo. “Bomi, aku lulus.” Ujarnya menangis bahagia, dan menggenggam tangan Bomi erat.

Bomi pun ikut bahagia, meski hatinya sedih. “Iya, Kyungsoo-ah selamat ya. Kau lulus dengan hasil terbaik. Jadi, kau akan pergi ke amerika? Untuk melanjutkan jenjang pendidikanmu disana?”

Kyungsoo mengangguk.

“Hati-hati ya. Dan selamat.” Bomi mencoba menyembunyikan isak tangisnya.

Karena Kyungsoo lulus dengan hasil terbaik. Kyungsoo pun disuruh naik keatas podium untuk memberikan sedikit pidato danjuga bernyanyi.

Dia menyanyikan sebuah lagu cinta dengan begitu romantis. Begitu menyentuh. Membuat semua pendengarnya begitu terharu mendengar suaranya.

Suara petikan gitar itu terhenti dilagu terakhir. “Terimakasih untuk semuanya. Tidak lupa, saya berterimakasih pada para guru yang membimbing saya. Terimakasih untuk teman-teman semua. Dan terimakasih untuk teman yang paling saya sayangi Yoon Bomi.”

Bomi yang tak kuasa menahan tangisnya. Seketika itu pecah. Chorong sahabatnya yang berada disampingnya. Mengusap punggungnya lembut.

Aku bahagia, meski hati ini terluka. Kau meninggalkan ku dimusim panas kali ini. Aku tak bisa lagi merasakan musim panas bersamamu. Selamat tinggal musim panas. Selamat tinggal Kyungsoo.’

Kyungsoo yang sudah selesai menyanyikan sebuah lagu. Turun dari podium untuk menghampiri Bomi.

“Kau kenapa? Jangan menangis.” Kyungsoo mengusap air mata yang keluar kedua mata Bomi. Begitu lembut.

Bomi tersenyum miris. “Tidak, aku hanya bahagia.” Balasnya.

“Selamat ya Kyungsoo.” Ujar Bomi lagi.

“Iya, sama-sama. Dan selamat tinggal Bomi, besok aku akan kebandara untuk pergi keamerika.”

“Secepat itu?”

“Iya.”

Aku tidak akan punya kesempatan lagi. Aku tidak bisa mengatakannya! Maafkan aku. Maaf, aku tidak jujur pada perasaan ku. Aku tidak bisa mencegahnya untuk tetap tinggal bersamaku. Menikmati musim panas kali ini. Maafkan aku musim panas.’

“Bomi! Mari kita berfoto. Ini kan hari wisuda dan hari terakhir aku melihatmu. Ayo.”

Bomi mengangguk menuruti permintaan Kyungsoo. Kyungsoo mengambil sebuah kamera dari tas nya. Dan mulai mengarahkan kamera itu kedirinya dan juga Bomi.

CEKREKK

CEKREEK
CEKREKK

Suara kamera itu menandakan beberapa jepretan blitz yang sudah mengenai mereka. Tandanya, hasil nya sudah masuk kedalam kamera itu. Kyungsoo tampak mengecek ulang, melihat kembali hasilnya.

“Wah Bomi! Ini lucu sekali. Kau terlihat begitu cantik,” pujinya.

“Hahaha… kamu juga tampan Kyungsoo.”

“Ya, kita kan teman yang paling sempurna. Kau cantik, dan aku tampan.”

“Ish! Kau pede sekali Kyungsoo.”

“Hahahhaa… tidak apa-apa.” Ujar Kyungsoo sambil tertawa.

@@@

Incheon International Airport…

Bomi tengah berdiri mematung, menyaksikan punggung Kyungsoo yang berjalan menjauh bersiap untuk menaiki pesawat yang akan membawanya ke amerika.

“YOON BOMI! AKU MENYAYANGIMU. KAU TEMAN TERHEBAT. SELAMAT TINGGAL.” Pekik Kyungsoo, saat membalikan wajahnya. Melihat Bomi dari kejauhan.

Bomi masih sempat mendengar kalimat itu. Kyungsoo melambaikan tangannya. Bomi pun membalasnya. Dengan air mata yang sudah bercucuran.

“Aku juga menyayangimu. Ah tidak… aku mencintaimu Do Kyungsoo. Maafkan aku yang tak pernah berani mengutarakannya. Hari ini! Dan mulai detik ini aku akan menikmati summer sendirian. Tanpamu! Goodbye Kyungsoo. Goodbye summer.” Lirih Bomi.

 

 

END

 

11 thoughts on “Goodbye Summer!

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s