[Oneshoot] Secret Garden

sg2

Title                 :  Secret Garden

Author            : Park hana

Genre             :  Fantasy , Friendship

Length           : oneshoot

Rating              : G

Warning         : Typo dimana-dimana!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Cast

Zang yixing as Lay Exo

Kim Namjoo as Haneul

****

Sebenarnya Aku bikin FF ini terinspirasi dari MV IU you and I , lalu davichi Yang turtle, trus CF etude house yang sandara, dan lagu IU feat Yang hee eun yang Day Dream, satu lagi Exo peterpan. ==” banyak banget yah, dan yah inilah namanya inspirasi.hhe ^^

Oh ya kalau gak suka cast nya boleh bayangkan siapapun mau  reader ma biasnya. Ok!! Dan satu lagi ini Cuma imajinasi saya jadi ini gak ama ma kenyataan yang ada.

~Secret garden~

Acara di televisi kini tengah menayangkan tentang berita kecelakaan yang dialami oleh salah seorang member idola yang tengah naik daun.

“Ah kasihan sekali dia. Bagaimana bisa ini terjadi?”

Ucap seorang ahjuma pemilik toko dengan wajah sedih dan tengah memukul-mukul dadanya yang terasa sesak karena menonton berita tersebut.

“Ahjuma aku datang!!!”

Teriak seorang yeojayang memasuki toko  sambil membawa dua buah botol susu.

“Eo kau sudah datang rupanya!”

Sapa ahjuma tersebut dengan suara yang begitu lirih dan mata basah. Yeoja itu menyipitkan matanya melihat ahjuma pemilik toko itu terlihat sedih.

“Hei ahjuma kau kenapa?” Tanya yeoja itu.

“Ah apa ahjussi berselingkuh?” Terka yeoja itu sok tahu.

Si ahjjuma pun memukul kepala sang yeoja.sambil mengomelinya.

“Haishh mulutmu itu. Dasar bocah ingusan. Aku ini sedih setelah mendengar berita kecelakaan”

“Hya ahjuma mana aku tahu kau sedih karena berita! Dan tak seharusnya kau memukul kepalaku. Ini sama saja dengan kekerasan terhadap anak dibawah umur”

Si ahjuma pemilik toko lantas tercengang mendengar penuturan yeoja itu.

“Aigoo anak ini. . .” Ujar sang ahjuma sambil memegangi lehernya.

Tiba-tiba suami ahjuma tersebut datang menghampiri mereka.

” Aigoo ada apa ini?” Tanyanya

“Eo kau sudah datang?”

Tambah suami ahjjuma itu pada yeoja pengantar susu itu.

“Nde ahjussi.ini susunya.”

Yeoja itu memberikan dua botol susu yang sedari dia pegang pada sang ahjussi.

Sementara itu kini di rumah sakit sengwon sedang ada operasi dadakan untuk korban kecelakaan.

“Dokter detak jantung pasien melemah”.ujar sang suster

Sang dokter langsung melihat kearah monitor pendeteksi detak jantung.

“Dokter terjadi pendaraahan lagi di bagian kepalanya”

Sang dokter mencoba tetap tenang dan berusaha mencari cara agar bisa menangani situasi darurat seperti ini.

“Aku mohon bertahanlah” guman sang dokter.

Lay pov

Suara samar -samar itu terdengar. Mulai dari suara ambulans dan kini suara para dokter dan suster pun terdengar ditelingaku.

Aku ingin membuka mataku tapi tak bisa aku ingin menggerakan badanku dan itupun tidak bisa.bagaimana ini? rasa nya juga sakit sekali seluruh badanku.

Tapi kenapa aku ingin menggerakan tubuhku? Bukankah aku ingin mati sebelumnya.dan bukankah ini adalah kemauanku?

Perlahan kini sebuah cahaya putih menyinari tubuhku bahkan membuat mataku terasa silau dengan suara para dokter dan suster yang semakin lama entah kenapa suara itu semakin memelan dan langsung menghilang. Apakah ini yang disebut kematian?.

Lay POV end

Matahari bersinar begitu cerahmnynari sebuah rumah yang terbuat dari kayu. Seorang yeoja kini tengah keluar dari rumah tersebut, dan tengah menuju kekebun bunga didepan rumahnya.

Dia kini berjongkok , lalu mencium bau bunga-bunga itu. baginya aroma bunga-bunga itu sungguh bagai sebuah heroin yang membuat dia  ketagihan.

Yeoja itu atau bernama haneul itu kini mulai memilih beberapa bunga yang sudah mekar sempurna, lalu memetiknya dan dia simpan disebuah keranjang yang dia bawa.

Seraya memetik dan memilih bunga haneul terus tersenyum melihat kupu-kupu yang terus beterbangan disekitar taman bunganya, dan juga burung yang terus berkicau.

Setelah selesai memetik bunga, haneul segera memasuki rumahnya kembali dan diapun menuju kesalah satu kamar. Haneul membuka pintu kamar tersebut, lalu memasukinya.

Haneul menghampiri tempat tidur dikamar itu yang saat ini tengah tertidur seorang pria dengan menggunakan stelan rapi yang merupakan Lay.

“Annyeong, aku datang untuk  mengganti bunga”

Haneul kini menuju vas bunga didekat jendela yang berisi bunga yang telah layu, kemudian diapun menggantinya dengan bunga yang baru dia petik barusan.

“Ah yeppeuta” ujar Haneul seraya menatap bunga baru yang sudah berada didalam vas bunga.

Haneul membawa bunga yang sudah layu, dan dia pun menghampiri Lay kembali.

“Bangunlah! dan aku akan menunjukan betapa indahnya dunia ini padamu sehingga kau tak akan berpikir untuk bunuh diri lagi”

Ucap haneul dengan senyum yang lebar, lalu diapun menaruh bunga layu tadi dikeranjang dan menyimpan sebuah apel dipinggir lelaki itu kemudian pergi.

Tak beberapa lama haneul keluar kamar, Lay yang sedari tadi tertidur kini mulai mengerjap-ngerjapkan matanya.

Kedua mata Lay kini suah terbuka sempurna dan dia pun kini melihat kesekelilingnya. Matanya menyipit melihat  ruangan yang tampak asing baginya.

Dia terus mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan, dan merasa aneh karena dia benar-benar tak kenal tempat itu.

“Dimana aku sekarang?” tanya Lay pada dirinya sendiri.

Mata lay kini mengarah pada sebuah apel yang ada disebelahnya. Lay mengambil apel tersebut lalu menatapnya dengan penuh tanda tanya.sekali lagi dai terkejut, karena kini ditangannya melingkar sebuah arloji.

“Ada apa ini?ada apa dengan arloji dan apel ini “ gumannya tak mengerti.

Untuk menjawab semua rasa penasarannya. Lay pun menaruh apel ditempatnya semula lalu dia turun dari  tempat tidur. Dia kini keluar kamarnya dan menyusuri rumah kayu itu.

Lay menghampiri dinding yang disana terdapat beberapa foto seorang anak perempuan kecil yang tengah tersenyum. Lay pun menyinggungkan senyumnya.

Tiba-tiba Lay mendengar suara seorang perempuan yang tengah menyanyi  dan suaranya begitu indah dari luar . Lay penasaran siapa yang menyanyi, akhirnya dia mendekati jendela untuk melihat siapa pemilik suara indah tersebut.

Kini matanya menangkap seorang perempuan yang  tengah menyanyi di tengah taman bunga mawar berwarna warni sambil di kelilingin oleh kupu-kupu serta hujan kelopak bunga mawar.

Lay ingin melihat wajah perempuan itu, namun sayang posisi perempuan itu tengah memunggunginya.

Lay pun memutuskan untuk keluar  dan menghampiri perempuan itu yang tak lain adalah Haneul, namun saat Lay keluar Haneul seakan tahu Lay akan menghampirinya. Haneul pun lantas beranjak pergi.

Lay meggerakkan tanganya kedepan seakan mengatakan agar perempuan itu jangan pergi, namun tampaknya hal itu tak terdengar karena Haneul terus saja berjalan.

Lay pun mengejarnya karena dia pikir pasti perempuan itu bisa menjawab semua pertanyaannya dan juga bisa member tahu dimana dia saat ini.

Lay menginjakan kakinya di taman bunga mawar, dia mbuka telapak tangannya dan satu kelopak mawar jatuh di telapak tangannya. Lay mengambil kelopak tersebut lalu tersenyum.

Beberapa saat kemudian Lay teringat pada Haneul yang membuatnya penasaran, Lay pun akhirnya beranjak pergi dari sana untuk mencari perempuan misterius atau Haneul.

Lay melangkahkan kakinya tanpa tahu dia kemana, dia hanya mengikuti kakinya  yang menuntunnya. Lay kini sampai didepan sebuah  jembatan kecil yang sangat indah. Jembatan yang pinggirannya dirambati bunga-bunga berwarna warni dan cantik, belum lagi sungainya yang begitu jernih. Lay seakan terpesona dengan itu semua.

“Apakah ini surga?” ujarnya

Sebuah kupu-kupu berwarna putih lantas menghampirinya, Lay menatap kupu-kupu tersebut dan hendak menangkapnya, namun kupu-kupu itu malah terbag.

Lay kemudian mengikuti keman kupu-kupu itu terbang, kini Lay sudah sampai disebuah padang rumput. Lay menatap lurus kedepan yang dimana tak jauh dari tempatnya berada saat ini, berdiri memunggunginya perempuan yang tadi dia cari atau haneul.

Dan sikeliling Haneul saat ini terdapat banyak sekali kincir yang terbuat dari kertas yang tengah berputar akibat angin yang menerpanya.

Lay melangkahkan kakinya kembali, lalu Haneulpun melangkahkan kakinya lagi seakan menghindari Lay. Lagi-lagi Lay dibuat penasaran oleh Haneul.

Lay pun mengikuti Haneul yang terus berjalan tanpa menoleh kebelakang, walaupun hanya memperlihatkan wajahnya.

***

Mereka  kini tengah berada disebuah pertokoan, namun aneh tak ada seorangpun di toko tersebut yang membuat Lay mengerutkan dahinya.

Haneul berhenti disebuah pertokoan, dia menatap benda yang ada didalam toko itu, lalu tersenyum.

Saat Haneul berhenti, Lay pun berhenti dan ini membuat Lay semakin kebingungan apa yang sedang terjadi padanya.

Haneul kemudian melanjutkan langkahnya, dan anehnya Laypun langsung bisa berjalan kembali.

Lay terus berjalan mengikuti haneul dengan terus berguman.

“Ah apa ini didunia sihir? Atau ini dimimpi? Aku tak mengerti”

Lay menggeleng-gelengkan kepalanya saat ini. tiba-tiba sja langkahnya terhenti yang membuat dia terkejut.

“hya kalau berhenti jangan mendadak, membuatku kaget saja” bentak Lay pada kakinya sendiri,  namun hal yang dilakukannya sama sekali tak berguna karena bagaimana bisa kaki menjawab dan mendengar perkataannya.

‘Haishh bagaimana bisa aku memarahi kakiku sendiri, bukankah itu sama halnya aku memarahi diriku sendiri dan mana mungkin kaki bisa berbicara!”

Lay menggerutu sendirian tanpa dia tahu saat ini haneul sudah keluar dari sebuah toko dengan membawa sebuah koper yang berukuran sedang.

Lay kemudian meneruskan langkahnya setelah Haneul juga  meneruskan langkahnya. Lay hanya bisa menuruti langkah kakinya karena itulah yang bisa dia lakukan kalau ingin mengetahui dimana dia sekarang.

Kebun bunga sakura, disinilah Lay berada saat ini, dia terpana melihat bunga sakura yang berguguran. Dia terus tersenyum dan tanpa Lay tahu Haneulpun tersenyum mengetahui Lay tersenyum.

Lay tak ingin kehilngan Haneul dan kini dia mencoba mengontrol dirinya agar tak terlena dengan pemandangan indah itu.

Lay terus mengikuti Haneul dan sekarang mereka sudah sampai didepan sebuah rumah dengan kebun bunga yang indah didepannya

Dan Laypun ingat kalau rumah itu adalah rumah  dimana dia terbangun tadi. Lay berjalan memasuki rumah itu dan kini dia berada ditengah kebun bunga.

Langkah Lay terhenti karena Haneulpun berhenti. Lay menyipitkan matanya saat haneul seperti akan membuka koper yang dia bawa.

Mata Lay membelalak ketika ribuan kupu-kupu yang berwarna-warni dan cantik muncul dari koper tersebut.

“Omo aku yakin ini adalah mimpi” ujarnya masih dengan mata menatap ribuan kupu-kupu tersebut.

Haneul menaruh koper tersebut diatas tanah setelah kupu-kupu tak keluar lagi dari dalam koper tersebut.

Haneul lantas membalikan badannya dan akhirnya Lay bisa menatap wajah Haneul.  Haneul tersenyum seraya melangkah mendekati Lay.

Kini Hnaeul tengah berada tepat didepan Lay, Lay hanya bisa menatap haneul dengan tatapan seakan bertanya siapa kau.

“Namaku Haneul”

Lay tercengang karena kaget Haneul bisa tahu apa yang dai pikirkan.

“Kau tak usah kaget karena aku tahu apa yang kau pikirkan” ucap Haneul masih dengan senyumnya.

Entah kenapa juga saat ini Lay tidak bisa menggerakkan tubuhnya, dia beberapa kali mencoba menggerakkan tubuhnya, namun tidak bisa.

Haneul lantas selangkah lagi menghampiri Lay, sehingga membuat jarak mereka semakin sempit.

Lay yang kaget dan tak bisa apa-apa hanya bisa menatap haneul dan mengharap penjelasan dari perempuan misterius didepannya itu.

Haneul menggerakkan tangannya kearah wajah lay, lalu memegang pipi Lay yang membuat Lay membelalakan matanya.

“Zang yixing”

Panggil Haneul lembut.

Lay sangat terkejut karena dari mana perempuan didepannya tahu namanya, apa dia malaikat pencabut nyawa. Itulah yang terlintas dipikiran Lay saat ini. Haneul yang tahu apa yang dipikirkan Lay kemudian terkekeh.

”Aniya, aku bukan malaikat pencabut nyawa seperti yang kau pikirkan”

Sekali lagi Lay tercengang karena sekali lagi isi hatinya terbaca.

“Nama tempat ini adalah secret garden” lanjut Hnaeul.

“Sec-ret Gar-den” ujar Lay terbata.

Haneul mengangguk, kini kedua tangah Haneul tengah sudah memegang kedua belah pipi Lay.

“Yixing-ah kau sudah lihatkan hal yan indah di  disini?” tanya Hnaeul

Lay tersenyum dan mengangguk karena dia mengakui kalau tempat itu indah. Sekali lagi Haneul tersenyum.

“Kau tahu ini adalah gambaran kecil dunia. Dunia sangat indah dan kenapa kau sampai berpikir untuk bunuh diri?”

Raut wajah Lay mulai berubah begitu Hnaeul mengatakan bunuh diri, dan dia akui kalau dia berencana unutk bunhu diri degan cara menabrakkan mobl yang dia tumpangi  ke pembatas jalan. Lay pun  menunduk dan Haneul kembali tersenyum.

“A-ku. . .” ucap Lay terbata

“Apapun alasanmu bunuh diri itu tidak baik, dan jika kau punya masalah bukankah ada orang-orang yang selalu menyayangimu? Lihatlah kearah mereka. Dan mereka saat ini tengah menangis Karena dirimu” tutur Haneul.

“Ak hanya lelah dengan semua ini, aku merindukan ibuku karena jadwalku padat sehingga aku tak bisa meneleponnya dan juga aku tertekan dengan perlakuan orang-orang itu. mereka mengikutiku kemana saja membuat aku tak nyaman”

Haneul lantas mengusap kepala Lay pelan.

“Sasaeng fan? Jadi kau memutuskan bunuh diri karena hanya mereka?”Lay pun menggeleng.

“Masih ada alsan lain”

“Lalu kenapa?” tanya haneul lagi.

“Karena aku merasa aku tak cukup memberikan kontribusi digrup walaupun aku adalah main dancer. Saat berada dikuruman para penggemar, mereka selalu meneriaki member lain dan hanya sedikit yang meneriakiku. Bahkan aku juga depresi dengan penyakitku, aku takut jika aku terluka maka aku akan merepotkan yang lain”

“Kau tahu, harusnya kau jangan melihat kearah orang yang meneriaki orang lain tapi lihatlah kearah orang yang meneriakimu. Dan kau akan tahu betapa beruntungnya kau karena adanya mereka. lihatlah kearah mereka  maka semuanya akan terasa baik-baik saja. dan juga jika kita sudah disayangi oleh orang lain, maka orang itu idak akan menganggap kita beban. Dan lagi jika kau tak ingin meepotkan mereka, maka jagalah dirimu baik-baik”.

Haneul kemudian memeluk Lay dan mengusap punggung Lay.

“Bangunlah, semuanya menunggumu. Mereka bersedih karenamu”

Setelah ucapan haneul berhenti, terdengar suara lonceng. Dan tiba-tiba pandangan Lay menajdi kabur karena semuanya berubah menjadi putih.

***

“Lay!!”

Teriak Luhan yang saat ini ada disebelah lay dan tengah menggenggam tangannya. Sehun yang tengah tertidurpun terbangun karena suara teriakan Luhan, dan langsung mengahmpiri Luhan.

“Ada apa Hyung?” tanya Sehun panik.

‘Sehun-ah cepat panggil Dokter Lay sudah sadar” perintah Luhan,

Sehunpun kini langsung bergegas memanggil Dokter dengan tergesa-gesa. Luhan terus menggenggam tangan Lay bahkan kini air mata jatuh dari mata Luhan.

“Lu-han ge-ge” uca Lay dengan tebata dan lemah.

“Ya, Lay ini aku, ah syukurlah kau sadar, Lay kau tahu betapa khawatirnya kami” ujar Luhan masih dengan air mata yang keluar dari ujung matanya.

***

Lay POV

Inilah hal yang aku pelajari, bahwa seharusnya kita melihat kearah orang yang menyayangi kita dan jangan pernah merasa iri dengan apa yang orang lain dapatkan. Karena sesungguhnya kita punya juga hal yang lebih berarti.

Aku selalu menganggap aku beban, namun jika aku berpikir begitu terus maka aku akan terjatuh apda pikiranku.

Sekarang aku hanya akan berpikir bahwa aku bisa melakukan semuanya dengan baik dan menjaga diriku agar aku tak menajdi beban mereka.

Sahabatku yang kini menjadi keuargaku. Aku menyayangi kalian. Dan maafkan kalau aku membuat kalian khwatir. Aku pastikan kalau ini tak akan pernah terjadi lagi.

Haneul, perempuan itu. dimana dia? apa dia hanya sekedar mimpiku atau dia benar-benar ada disunia ini?. perempuan yang memperlihatkan apdaku betapa indahnya dunia dan akan bodoh jika aku memutuskan bunuh diri hanya karena egoku.

Siapaun dirimu dan dimanapun dirimu Haneul-ssi aku berterima kasih. Dan aku berharap bahwa kau adalah nyata bukan hanya sebuah fantasyku.

POV Lay end

END

Gak jelaskan? Ah saya gak tahu ini bagus atau gak tapi entah kenapa pingin banget bikin ff ini dan ngeshare walaupun saya tahu ini jelek dan saya baru kepikiran cerita ini tadi pagi waktu mau interview kerja, eh akhirnya diterusin dirumah dan jadilah seperti ini.hhahaha

Karena saya akhir-akhir ini galau saya lebih banyak nulis FF. ==” dan kalau fantasy nya gak nyampe silahkan timpuk saya pake member exo yang mana aja boleh. Hhe

Dan buat FF I live with crazy yeoja paling 3 hari lagi ya, saya mau edit dulu. dan kalau responnya bagus saya mau bikin sequelnya kalau gak ya gak, *plak ^^

Dan saya gak maksa para reader suka ma karya-karya saya yang penting kalian menghargai dan gak ngecopy paste tanpa seijin saya. Ok!!

 

 

9 thoughts on “[Oneshoot] Secret Garden

  1. neomu joaa~~ ^0^ jujur lhoh eon, saya nyari ff pinkXo dari dulu tapi jarang ketemu -_- kalau ketemupun, itu sama baekkie dan saya rada gk redo kalo ada yg di jodoh-jodohin sama baekhyun.. Kecuali sama naeun ato bomi ato chorong ato hayoung *eh ? Koq malah curhat gini y ?* ya udh deh.. Disini saya rada bingung eon, itu kim namjoonya asli atau palsu atau fantasy ?? Soalnya cewek pengantar susukan namjoo aka haneul.. Trus, koq dia ada di secret garden ?? *mikir keras* ya sudahlah, yg penting saya suka pesan dari ff ini ^0^

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s