SURPRISE ??

TITTLE   : SURPRISE ??!!

 ax_副本

AUTHOR : DINDONG L.KIM (@adinda_elements)

CAST      :

–          BYUN BAEKHYUN

–          CHOI MIN KI (OC)

LENGTH : ONESHOOT ^_^

GENRE  : ROMANCE (MAYBE), SAD, LITTLEBIT HUMOR

RATTING : PG-13

Words : 3.158

DISCLAIMER :

 

This story is made by DINDONG L.KIM. Baekhyun itu milik kedua Orang tuanya, tapi saya selaku yeojanya *digamplak* meminjam Baekhyun sebentar buat di jadiin Cast ini ff abal. Sementara OC adalah hasil pemikiran Dindong ^_^

!!! WARNING !!! TYPO DAN SEJENISNYA MASIH BERTEBARAN, HARAP MAKLUMI AUTHOR ABAL SATU INI.. OKEH ???

 

HAPPY READING GUYS~~~~

 

-Choi Min Ki POV-

 

                “Wushh” lagi – lagi angin di gedung ini kembali berhembus membuat jiwaku serasa ringan seperti tak ada beban. Sungguh, ini adalah hal yang paling menyenangkan dalam hidupku. Andai setiap hari adalah hari selasa, pasti aku akan selalu datang ke puncak gedung sekolahku untuk menikmati hembusan angin yang sejuk dan aromanya yang harum seperti bunga sakura.

“Huaaa” kurebahkan badanku yang langsung berhadapan dengan langit, indah. Dengan kedua lenganku yang di alih fungsikan sebagai bantal, aku kembali menikmati semilir angin yang menerpa wajahku.

“DRRT DRRT” tiba – tiba handphoneku berbunyi. Dengan cepat kurogoh saku rok ku dan kudapati sebuah benda berbentuk persegi panjang berwarna biru soft yang dilayarnya menunjukkan ada seseorang yang memanggilku. Dengan segera, ku tekan gambar ganggang handphone berwarna hijau supaya bisa tersambung dengan orang yang berada disebrang.

“Yeoboseyo Chanyeol-a” panggilku dengan penelepon yang ternyata adalah Chanyeol

“…….”

“Nde, kalian persiapkan saja dulu. Aku ingin membeli sesuatu dulu” balasku kepada Chanyeol

“……..”

“Geurae. Ini akan menjadi surprise yang takkan terlupakan olehnya” lanjutku

“……”

“Annyeong Chanyeol-a”

“BIPP” setelah obrolanku selesai dengan chanyeol, akupun memutuskan sambungan telepon itu dan kembali menidurkan badanku. Belum sampai 3 menit aku menutup mataku, tiba – tiba suara seorang namja memaksaku untuk kembali membuka mataku.

“Min Ki-a” panggil seorang Namja yang rupawan sembari berjalan ke arah ku

Ku ubah posisi menjadi duduk, dan namja itupun ikut duduk di depanku. “Wae ??” tanyaku dingin kepadanya

“ada apa denganmu ? ” tanya Namja itu dengan nada penuh selidik

“aku tidak apa – apa” dengan santainya aku membalas jawabannya

“tidak apa – apa ?? kau bilang tidak apa – apa ?? YA.!! Sudah 4 hari lebih kau mengacuhkanku dan menganggapku sebagai orang asing. Dimana Choi Min Ki ku yang selalu manja kalau berada di hadapanku ??” Namja itu tampak frustasi kalau dilihat dari perkatannya. Tapi, yang dikatakannya memang benar. sudah 4 hari aku mengacuhkannya. Tapi, aku punya alasan untuk itu

Karena tidak ingin ia curiga, aku segera menepis kenyataan dari perkataannya tadi. “Ye ?? mungkin itu cuman perasaanmu Baekki-a. Aku tidak bersikap manja lagi di depanmu, karena aku tau. Tidak selamanya aku akan mendapatkan perhatianmu dengan bersikap manja. Mungkin saja sewaktu – waktu kau bisa muak dengan sikapku” tukasku seraya mengikat rambutku

“YA.!! Bicara apa kau ?? mana mungkin aku bosan dengan sikap yeoja chinguku ?? kau masih berpikir kalau aku belum sepenuhnya mencintaimu ??” lanjut Baekhyun a.k.a Namja Chinguku

“memang. Aku memang belum percaya kalau kau sepenuhnya mencintaiku” balasku enteng

“jadi, apa yang harus kulakukan agar kau bisa percaya ???”

“eumm, jadilah orang terakhir yang dapat kulihat di dunia ini sebelum ajal menjemputku.” Jawabku sekenanya tanpa memikirkan perkataan itu telebih dahulu

“maksudmu ??” pantas saja Baekhyun menanyakan maksud perkataanku yang tadi. Jangankan dia, aku yang mengatakannya saja tidak mengerti apa maksudnya –“

“TENG TENG” (?) bel yang menandakan kalau waktu istirahat telah habis pun berbunyi dan akupun terselamatkan dari pertanyaan baekhyun tadi.

“Cha, itu sudah bel. Aku, masuk ke kelas dulu, Ne ?? Annyeong Baekki-a” pamitku yang hendak pergi dari atap sekolah namun langkahku kembali berhenti karena ada seseorang yang menahan tanganku.

“aku ingin penjelasannya sekarang juga” ucap si empu pemegang tanganku

“bisa kita lanjutkan besok ?? aku ingin masuk ke kelas dulu” balasku sembari berusaha mengeluarkan tanganku dari genggamannya

“jawab atau aku berbuat macam – macam denganmu” balasnya dengan tatapan layaknya singa yang hendak memangsa seekor bayi rusa yang lemah

“Glekk” ku telan salivaku dengan keras dan al hasil menimbulkan bunyi. Entah setan apa yang merasukiku, sampai – sampai beberapa adegan film yadong yang pernah di tonton Kai tercetak jelas di otakku. Eits, bukan berarti kalau aku adalah penyuka film Yadong alias Yadongers –“ waktu itu, aku kalah taruhan dari Kai dan ia menyuruhku untuk menemaninya menonton film yadong selama 1 menit 32 detik dan aku tidak bisa menolaknya. Kalian tau ?? Film yadong itu hanya membuat perutmu sakit, dan kalau kalian tidak pernah menontonnya. Kuharap kalian jangan pernah mencoba untuk menontonnya.

Karena terlalu larut dalam pikiranku dengan film yadong yang pernah ku tonton bersama kai, aku tidak menyadari kalau sekarang baekhyun sudah berada 10 cm didepanku. “jawab atau tidak ??” ucap baekhyun seraya membuyarkan lamunanku

“baiklah, tapi kau menjauh dulu dariku” tegasku dan langsung saja mendorong badan bidangnya itu

“Fiuh, maksud dari ucapanku tadi adalah. Kau harus berjanji, di saat ajalku telah menemuiku, aku ingin kau sebagai orang terakhir yang terlihat oleh kedua bola mataku sebelum mereka –kedua mata ku- tertutup dan tidak bisa terbuka lagi” kata – kata yang menurutku puitis itu keluar dengan lancarnya dari mulutku.

Kalian tau apa reaksi baekhyun ?? ia hanya melongo, menampakkan wajah polosnya nan tampan itu. “OMONA, Jung Ah saem akan mengajar. Aku harus segera masuk, sebelum dia memakanku hidup – hidup” pekikku dan segera meninggalkan baekhyun yang masih berada di dunianya

-CHOI MIN KI POV END-

-BYUN BAEKHYUN POV-

“Fiuh, maksud dari ucapanku tadi adalah. Kau harus berjanji, di saat ajalku telah menemuiku, aku ingin kau sebagai orang terakhir yang terlihat oleh kedua bola mataku sebelum mereka –kedua mata ku- tertutup dan tidak bisa terbuka lagi” Ucap yeoja di depanku dengan tampang santainya.

“JLEB” jantungku bekerja lebih cepat dari biasanya setelah mendengan penjelasan Mun Ki. Apa maksudnya dengan mengatakan ajal ?? kenapa ia bermain – main dengan kata keramat itu ??

Entah berapa lama aku larut dalam pemikiranku, yang jelas. Pada saat aku tersadar, Min Ki sudah hilang dari jangkauan mataku. “MIN KI, MIN KI-A, MIN KI CHAGIYA” teriakku memanggilnya yang entah sejak kapan, tingkat kekhawatiranku terhadap Min Ki kembali meningkat. Sungguh, aku tidak ingin kehilangan yeoja yang kucintai.

-BYUN BAEKHYUN POV END-

-AUTHOR POV-

“baiklah anak – anak. Sampai disini dulu pembelajaran kita, jangan lupa kerjakan pr kalian. Arra ??” ucap Jung Ah saem yang ditujukan untuk seluruh siswa yang berada di kelas itu

“Ye, Saem” balas mereka serempak dan Jung Ah saempun meninggalkan ruangan kelas tersebut.

Semua siswapun pergi satu per satu dari kelas tersebut, namun masih ada seorang yeoja dan seorang namja yang masih betah berada di ruangan tersebut.

“Sehun-a, kau sudah beli kuenya ??” tanya yeoja yang sedang sibuk memasukkan bukunya kedalam tas punggung biru miliknya

“tentu saja sudah. Oh, iya. Suho Hyung sudah menghias rumah dan Chanyeol Hyung juga sudah membelikan hadiahnya” balas sehun sembari membantu Min Ki untuk memasukkan segala peralatannya.

“bagaimana dengan D.O ?? apa dia sudah memasak semua makanan yang sudah ku perintahkan ??” tanya Min Ki lagi

“eumm, aku tidak terlalu yakin. Karena, list makanan yang kau berikan kepada D.O seperti jamuan makanan yang di suguhkan di acara – acara pemakaman” balas Sehun dan langsung mendapat death glare dari min ki

“wae ?? bukankah aku memang benar” bela sehun terhadap perkataannya barusan

“perkataanmu memang benar sehun-a, tapi setidaknya D.O bisa menyajikan 1 atau 2 jenis masakan yang aku perintahkan. Entah setan apa yang merasukiku, sampai – sampai aku ingin sekali rasanya mempersembahkan makanan – makanan itu untuk Baekki oppa” balas Min Ki dan sehunpun hanya menganggukan kepalanya tanda mengerti

“baiklah, kurasa D.O bisa melakukan itu” semangat sehun seraya membentuk dua bulan sabit di wajahnya

“gomawo sehun-a”

“bagaimana rencanamu untuk menjauhi baekhyun ?? apakah berhasil ?? kulihat selama di rumah, ia selalu tampak frustasi” tanya sehun yang penasaran dengan rencana Min Ki

“oh itu, aku” belum sempat min ki melanjutkan perkataannya. Tiba – tiba handphonenya berbunyi, dengan segera Min Ki mengambil handphonenya tersebut.

“nugu ??” tanya sehun karena Min Ki baru saja menekan tombol merah yang menandakan kalau ia menolak panggilan tersebut

“itu Baekhyun. Kurasa ia ingin mengajakku pulang bersama” ungkap Min Ki dan handphonenya kembali bergetar

“pantas saja baekhyun terlihat sangat frustasi sampai – sampai ia lupa hari ini adalah hari…..” penjelasan sehun terpotong, karena Min Ki dengan cepat membungkam mulut sehun dengan tangannya dan menyeret sehun menuju kolong (?) meja untuk bersembunyi.

“diamlah, baekhyun ada di pintu” bisik Min Ki kepada sehun

Dari arah pintu, baekhyun mengedarkan pandangannya kedalam kelas Min ki dan ia tidak mendapati yeojanya sedang berada di kelas. “kemana dia ??” gumam baekhyun dan kembali menelpon Min Ki.

“maaf nomor yang anda tuju sedang…” yang menjawab telepon itu ternyata hanya operator telepon dan baekhyun kembali memutuskan sambungan teleponnya. “sudah kuduga. Ia akhir – akhir ini menjauhiku” frustasi baekhyun yang langsung pergi dari kelas Min Ki dan sehun

“Fiuh, akhirnya dia pergi juga” tutur Min Ki yang kembali ke permukaan (?) bersama sehun

“untung saja kau cepat bertindak min ki-a, kalau tidak. Rencana kita seminggu yang lalu bisa berantakan” ucap sehun

“oh iya, apa kai sudah berada di postnya ??” tanya Min Ki kepada sehun dan sehun hanya membalas dengan ancungan jempol

“geurae. Cha, ayo kita bergerak” lanjut Min Ki dan merekapun meninggalkan ruang kelas tersebut

@EXO-K House

“kami pulang” sahut sehun yang membuka pintu rumah dengan Min Ki yang berada di belakangnya

“oh, kalian sudah datang. Kebetulan sekali, aku sedang kewalahan memasang dekorasi – dekorasi ini” ungkap Suho yang sedang duduk diatas tangga lipat sembari menempelkan dekorasi pesta itu di langit – langit

“Oh, biar aku bantu oppa” balas Min Ki yang baru saja selesai meletakkan tasnya di atas sofa

“aa~~ tidak usah Min Ki-a. Nanti kau terjatuh dan baekhyun bisa memakanku” ejek suho

“Aish, oppa menyebalkan. Kalau begitu, ini adalah ungkapan memberikan pertolonganku yang terakhir pada oppa” sungut Min Ki seraya berlalu meninggalkan suho yang masih terkekeh dengan ucapannya

“YA.!! SEHUNNIE, KAU BANTU AKU UNTUK MEMASANG INI, TANGANKU TIDAK SAMPAI” Bentak suho kepada dongsaengnya yang sedang menikmati waktu istirahatnya di sofa

“Aish, Hyung ini. Tadi Min Ki ingin memberikan pertolongan malah menolak, dan sekarang kau menyuruhku ??” seru sehun karena kesal dengan tingkah hyungnya yang satu ini

“ei, memang kenapa ?? apa kau ingin jumlah uangmu kuturunkan ??” ancam suho dan sehunpun segera membantu suho

“Annyeong D.O-ya” sapa min ki dengan ramah kepada D.O yang berada di dapur

“oh ?? Min Ki-a, annyeong” balas D.O di sela – sela acara masaknya

“kau sedang masak apa ??” kepo Min Ki sembari berjalan mendekati D.O

“aku sedang memasakkan salah satu makanan yang kau perintah” ungkap D.O

“ada yang bisa kubantu ??”

“tidak, ini sudah hampir selesai” balas D.O sembari mencicipi makanannya

“oh ayolah. 1 kali ini saja aku membantumu” pinta Min Ki dengan aegyonya yang mampu meluluhkan hati seorang baekhyun a.k.a prince ice

“geurae. Kau bisa mencuci semua piring kotor itu” perintah D.O dan Min Ki pun mengangguk

-1 Hours Later-

Semua persiapan surprise yang telah direncanakan Min Ki bersama semua member exo k –minus baekhyun- akhirnya selesai. Dan acara selanjutnya adalah hanya tinggal menunggu kedatangan baekhyun. Namun, sembari menunggu baekhyun dan kai tiba di rumah itu. Min Ki selalu saja tampak khawatir dan hanya chanyeol yang merasakan kalau sikap Min Ki sedikit aneh.

“wae ??” tanya chanyeol dengan suara bassnya

“itu, aku lupa membawa hadiahku” ungkap Min Ki dengan wajah khawatir.

“kalau begitu, bagaimana kalau kita jemput saja di rumahmu ??”

“huaa, itu ide yang bagus. Tapi, oppa hanya boleh mengantarkanku saja, ne ?? aku ingin berdandan dulu di rumah” lanjut Min Ki seraya memakai tasnya

“terserah padamu nyonya Byun” ejek chanyeol dan ia langsung saja mendapat jitakan dari min Ki

“Cha, oppadeul. Aku pulang sebentar, ne ?? annyeong” pamit Min Ki disertai dengan lambaiannya

-SKIP-

“gomawo tumpangannya Chanyeol oppa. Hati – hati di jalan, ne ??” tutur Min Ki dan segera memasuki rumahnya

Pada saat min ki masuk ke rumahnya, dengan cepat ia berjalan menuju kamarnya dan sepersekian menit kemudian ia telah selesai menukar seragam sekolahnya dengan dress putih yang panjangnya hampir mencapai mata kaki Min Ki.

Karena tidak ingin terlambat, Min Ki segera pergi ke meja hiasnya sekedar untuk mempercantik tampilannya. Pada saat ia sedang memoleskan bedak di pipinya, tiba – tiba handphonenya kembali berbunyi dan tebak siapa yang menelpon. Lagi dan lagi, yang menelpon adalah baekhyun, entah berapa puluh kali baekhyun menelpon Min Ki dan ia tidak pernah bosan.

“mianhae chagiya, aku tau kau tersiksa” gumam Min Ki sembari melihat handphonenya dengan nanar

Setelah berdandan, Min Kipun hendak pergi lagi menuju rumah Exo. Namun, langkah kakinya langsung saja menuntunnya menuju bingkai foto, yang isinya, foto sepasang kekasih saling memberikan senyuman kebahagiaan termanis di depan kamera yang tidak lain adalah fotonya dan Baekhyun.

Diraihnya bingkai foto tersebut, dan entah sejak kapan. Tiba- tiba air matanya keluar begitu saja dari tempat persembunyiannya. “kenapa aku sangat takut kehilangan dia ??” gumam Min Ki sembari menghapus air matanya kasar. “kuharap, dia bisa tersenyum seperti itu. Disaat aku ada maupun tidak” gumam Min Ki lagi dan iapun segera pergi menuju rumah exo

Diperjalanan menuju rumah exo, tidak biasanya tali sepatu Min Ki lepas. Padahal seperti biasanya ia selalu ingat untuk mengikat tali sepatunya. Setelah memperbaiki tali sepatunya yang lepas, Min Ki kembali melanjutkan perjalanannya menuju rumah exo, dan untuk menghilangkan kegusaran hatinya. Ia memakai earphone pemberian baekhyun dengan sebuah lagu terputar di ipod dan telah tersambung dengan earphone tersebut.

Tanpa terasa, sekarang Min Ki sudah berada di 1 block dekat rumah exo. Dan sekarang ia hanya perlu melintasi jalan raya yang sepi tersebut. Lampu bagi pejalan kaki sudah menunjukan lampu hijau, dan Min Kipun segera melintasi jalan raya tersebut. Namun, lagi – lagi tali sepatunya lepas. Dan mau tidak mau, ia harus mengikatnya.

Pada saat Min Ki hendak menyelesaikan acara mengikat tali sepatunya, ia tidak sadar kalau lampu hijau bagi pejalan kaki sudah berubah menjadi merah. “selesai” girang Min Ki dan hendak kembali melanjutkan perjalanannya. Namun na’as, pada saat Min Ki telah melangkah sebuah kejadian tak terduga terjadi disana.

@exo-k House

“dia datang dia datang” sahut chanyeol yang mengintip di jendela

“ayo kita bersiap – siap” balas suho seraya mematikan lampu rumah tersebut

“tapi, Min Ki dimana ??” tanya sehun yang tersadar karena Min Ki tidak berada di antara mereka

“mungkin ia sedang di jalan. Yang terpenting kita harus bisa mensukseskan surprise yang di rencanakan Min Ki” balas suho dan semua orang yang berada di rumah itu bersembunyi di blakang sofa

“CKLEK” pintu rumahpun terbuka dan masuklah 2 orang namja ke dalamnya

“kenapa gelap ??” heran baekhyun dan pada saat ia menghidupkan lampu semua orangpun keluar dari tempat persembunyiannya

“Saengil Chukkae Hamnida,, Saengil Chukkae Hamnida,, Saranghaneun uri Baekki, Saengil Chukkae Hamnida” nyanyian selamat ulang tahunpun terucap dari semua orang yang berada di dalam rumah tersebut dan baekhyun hanya mampu membelalakkan matanya karena ia benar – benar tidak ingat dengan hari ulang tahunnya. Pantas saja akhir –  akhir ini mereka semua termasuk Min Ki berusaha menjauhiku, ternyata mereka sedang membuat surprise party untukku.

“Yay, selamat ulang tahun baekki. Cha, cepat tiup lilinnya dan jangan lupa make a wish” ungkap chanyeol dan baekhyunpun menutup matanya untuk membuat sebuah permintaan. Dan beberapa saat kemudian ia menghembuskan lilin – lilin yang bertengger manis di kuenya.

“Gomawo yeorobun” ucap baekhyun

“Cheonmayo~~” balas mereka semua dengan senang dan merekapun memulai acara ulang tahun baekhyun.

Baekhyun sangat menikmati perayaan ulang tahunnya bersama semua chingudeul kesayangannya, namun ia merasa ada yang kurang. Min Ki. Iya, min ki tidak berada disini. Padahal, suho mengatakan kalau perayaan ini adalah rencana Min Ki.

“Hyung, Min Ki eodiya ??” tanya baekhyun kepada suho dan suhopun hanya mampu menaik turunkan bahunya menandakan kalau ia tidak tau.

Baekhyunpun hendak berniat untuk bertanya kepada chanyeol. Namun, ia urungkan itu. Karena D.O baru saja masuk ke dalam rumah dengan nafas yang tersengal – sengal.

“Hyung Hyung Hyung” panggil D.o entah kepada siapa

“waeyo D.O-YA ?? Tenangkan dirimu dulu, baru bercerita” saran suho seraya memberikan segelas air putih kepada D.O

D.O pun menegak air putih itu dengan sekali teguk,ternyata ia memang benar – benar sedang haus. Gumam seluruh anak exo

“Hyung, aku berlari kesini, karena tadi aku melihat banyak kerumunan orang di tengah jalan raya” jelas D.O

“apa hubungannya ??”

“disana baru saja terjadi kecelakaan” lanjut D.O dan jantung baekhyun seakan berhenti berdetak. Setelah mendengar penjelasan D.O, baekhyun segera berlari menuju jalan raya tersebut untuk memastikan kalau firasatnya salah. Firasat yang mengatakan kalau korban dari kecelakaan tersebut adalah yeoja yang sangat ia cintai.

“permisi aku mau lewat, permisi” tutur baekhyun sembari menyingkirkan orang – orang yang berada di sekeliling tempat kejadian perkara

Pada saat baekhyun sampai di tempat korban tergeletak, hatinya seakan hancur berkeping – keping melihat yeoja yang selama ini selalu memenuhi pikiran dan juga hatinya sedang tergeletak tak berdaya di depannya. Dengan sigap, baekhyun meletakkan kepala Min Ki di pangkuannya.

“kau datang ??” panggil Min Ki dengan suara bergetar dan baekhyun hanya tersenyum miris

“…………”

“ternyata, kau memang benar tulus mencintaiku. Buktinya, sekarang kau berada disini untuk mengatar kepergianku” lanjut Min Ki dengan suara yang masih bergetar dan air mata baekhyun tak mampu di bendung lagi oleh empunya

“Ulljima” pinta Min Ki seraya berusaha menghapus air mata baekhyun yang telah mengalir dengan derasnya di pipinya, namun baekhyun menolak dan menggenggam tang Min Ki.

“kumohon, bertahanlah” akhirnya baekhyunpun bersuara walaupun terdengar bergetar

“aku tidak bisa, aku sudah melihat ada dua cahaya yang sedang berjalan ke arahku” tutur Min Ki namun masih dapat membendung air matanya

“ANDWEE. Kau tidak boleh pergi, bukankah kau ingin membuatku bahagia ??” baekhyun bersikeras untuk menolak kepergian Min Ki

“kau tau ?? aku tidak pernah pergi darimu, disini” Min Ki pun menunjuk dada baekhyun “aku akan selalu berada disana walaupun ragaku tak pernah kau lihat” lanjut Min Ki

“jebalyo Chagiya, kumohon. Kau adalah penyemangat hidupku” tangisan baekhyun kembali memecah dan menyebabkan suasana haru tersebut juga di rasakan orang – orang sekeliling mereka

“bukankah kau ingin aku juga bahagia ?? kalau begitu kumohon Baekki-ya, lepaskan aku. Biarkan arwahku pergi dan tidak terikat lagi denganmu. Namun, aku janji. Akan selalu berada di hatimu untuk menghapus air matamu” ungkap Min Ki di sela – sela ajalnya

“……….” tidak ada jawaban apapun dari Baekhyun, ia hanya bisa menyesali perbuatannya. Kenapa ia tidak bisa menyelamatkan Min Ki ?? Andai saja ia berada di jalan ini lebih lama, Andai saja Min Ki tidak pulang diatar chanyeol, Andai saja surprise itu tidak ada, Andai saja, asndai saja. Hanya itu yang bisa ia pikirkan.

“Baekki-ya, saranghae” ucap Min Ki dengan lembut sembari tertutupnya kedua bola mata indah Min Ki

Tidak ada teriakan ataupun isakan lagi yang terdengar dari baekhyun. Ia terlalu sadar akan keterlambatannya, dan sekarang. Ia hanya bisa merengkuh badan dingin yang tak berdaya milik Min Ki dan seketika itu juga sesosok makhluk hidup terlihat dari tas selempang milik Min Ki bersamaan jatuhnya foto Min Ki dan baekhyun yang tersenyum ke arah kamera.

-2 Months Later-

Ditrotoar SEOUL yang terkesan sepi tersebut, tampang seorang namja yang sedang menikmati indahnya musikalisasi yang terputar di Ipodnya. Namja yang berprawakan tampan itu, masih saja menikmati alunan demi alunan musik yang terdengar oleh indera pendengarnya sampai ia menghentikan langkahnya dan langsung membuka earphone yang terpasang di telinganya.

Sedetik kemudian, ia menoleh ke belakangnya. Namun hasilnya tetap sama, tak ada orang yang berada di belakangnya. Dan iapun kembali melanjutkan perjalanannya.

Tanpa menunggu waktu yang lama, namja itupun akhirnya sampai di rumahnya dan pada saat ia hendak memutar knop pintunya, lagi – lagi ia mendengar suara itu.

“Baekki-ya,  Saranghae~~~” samar – samar indra pendengar baekhyun mendengar perkataan itu lagi. Entah ia yang merindukan yeoja yang mengatakan itu, entah memang yeoja itu selalu berada disisinya. “Nado saranghae” balas baekhyun dengan nada yang lembut dan pelan.

“CKLEK” baekhyunpun membuka pintu rumahnya dan seperti yang ia duga, sesosok makhluk sudah menantinya di sana.

“Meongg” sahut makhluk tersebut yang ternyata adalah seekor anak kucing

Karena tidak tahan dengan keimutan kucingnya, baekhyunpun menggendong kucing tersebut. “kau sudah makan MinHyun-a ?? ” tanya baekhyun kepada kucing tersebut dan kucing tersebut hanya mengeong

Seakan mengerti dengan perkataan MinHyun, baekhyunpun kembali berucap “Kau belum makan, eoh ?? nanti eommamu marah di atas sana. Kajja kita makan” ajak baekhyun kepada anak kucing tersebut dan hanya meongan yang terlontar dari mulut kecil kucing tersebut.

Tanpa baekhyun ketahui, ternyata Min Ki tersenyum melihat baekhyun yang sudah bisa menerima kepergiannya dan juga,, baekhyun sangat akrab dengan MinHyun yang sudah dianggap Baekhyun sebagai anak nya dan Min Ki.

“Saranghae” ucap Min Ki dan sedetik kemudian angin sepoi – sepoi pun berhembus, melenyapkan sosok Min Ki yang tadinya sedang berdiri di samping baekhyun.

Baekhyunpun menoleh ke sampingnya, karena baru saja ia mendengar kata saranghae. Ia tersenyum manis, sungguh manis dan di dalam hatinya baekhyunpun berkata “kau benar Chagiya. Ragamu memang tak terlihat lagi, namun perasaanmu selalu terbawa oleh hatiku”

“Meong” lagi – lagi MinHyun mengeong dan baekhyunpun keluar dari lamunannya.

“Aigo, appa lupa dengan anak appa. Cha, kita makan” ajak baekhyun lagi

——————————END——————————

akhirnya UTS sudah selesai pemirsah ^_^

tinggal nunggu, kapan nilainya keluar >.<

semoga ada nilai yang memuaskan *Amiin*

Kyaaaa >.< Apa ini ?? kenapa saya kepikiran untuk membuat ff ini ??

Hmmm, aha…

Saya tau alasan terbuatnya ini ff..

FF ini sebagai ungkapan kesedihan saya karena terlalu banyaknya sider yang meraja lela -_-

Dan jujur saja, itu semua membuat saya Down dan ng’ semangat lagi untuk nulis ff -_-

So, apa kalian ingin membuat semangat menulis ff saya bangkit lagi ??

Caranya  gampang dan sangat mudah sekali ^_^

Yaitu, bagi yang belum memberikan komentar di ff saya yang :

I AM YOUR MAID (Chapter 9 A)

-NAUGHTY BOY (Chapter 1)-

-CELEBRITY LOVE (Chapter 3)-

Silahkan memberikan komentarnya ^_^

Last, Annyeong ^_^  

Hmm, untuk semua reader saya..

Saya hanya ingin memberikan informasi, bahwasanya nanti *entah kapan* salah satu ff saya akan di protect alias di berikan password.. dan saya sendiri bingung ingin memprotect yang mana..

But, saya lihat respond kalian dulu dech ^_^

Kalau ada yang ingin curhat dengan saya, silahkan mention di @adinda_elements

Annyeong BBuing BBuing~~ ^_^

Note : typonya sangat banyak di ff ini >.< maafkan saya ya ^_^

dan terima kasih untuk semua reader yang sudah mau memberikan komentar di ff saya ^_^

semoga kalian tidak bosan dengan semua karya saya ^_^

27 thoughts on “SURPRISE ??

  1. ching q bru nemu ni blog itu jga gara2 ff iym,, keren keren chingu..

    sad bnget..kasihan baekkinya.
    keep writing & fighting.

  2. Surprise ??
    Bener2 surprise bgt bt Baek, tp syg bkn surprise yg bkin bhgia, tp surprise yg menyedihkn d hr bhagia Baek,

    mian thor, mngkin alury’ agk kcptn, mngkin krn ini oneshoot x ya jd cpt2,
    hehe
    pkoy’ ch, author tetep smangat z ya, mkin srg author nulis, psti mkin bgus krya2 author,
    hwaiting !🙂

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s