Message in a Bottle [S/2 Chapter 3]

message-in-a-bottle-season-2

¶Title:
Title
[Click picture to see all “MESSAGE IN A BOTTLE’s chapter!”]

¶Author:
Author name
[Click picture to see author’s blog]

¶Genre:
Genre

¶Length:
length

Main Cast:

cast

¶Other Cast:
OCast

– Kim Jisoon (OC) – as Kai’s Fake Brother.

¶Poster Credit
Poster credit ≥
[Click the picture to see crussialines’s wordpress]

¶A/N:
Hey,
Gimana tampilan baru author? berlebihan? >.<
Author liat kebanyakan udah ganti tampilan, aku beloomm ≥o≤ terus jadi gini deh :D D

yang belom baca part-part sebelumnya,  klik foto yang menunjukkan part yang diinginkan😀
PART1  = PART2

===

Message
In a Bottle

Season 2

===

Setelah bercakap-cakap agak lama, tampaklah Min-Gi dan Baekhyun yang kelaur dari sebuah restoran Hawaii yang dekat situ.

Kai segera menghembuskan nafas lega karena ia tak tahan lagi dengan ocehan-ocehan dari Jisoon, saudaranya ini.
Jadi, saat kedua orang yang sudah ditunggu-tunggunya itu kembali, ia segera memotong perkataan Jisoon,
“Sudah semua? Yap, ayo berangkat!” Teriaknya.

Jisoon pun tidak bisa melanjutkan karena semuanya buru-buru menanyakan kapal mana yang akan mereka pakai untuk sampai dipulau yang telah ditentukan.
Okay, Kapal yang akan kalian pakai adalah The Finest in my port!” Ujar Jisoon bangga sambil menunjuk sebuah kapal yang berukuran satu rumah besar yang tidak bertingkat.

“Wow, itukah namanya?” Tanya Baekhyun.
Oh, no.. That’s not its name.. Namanya adalah Big Lucky.” Jawab Jisoon dengan bahasa inggris yang sangat kentara.

“Oohh..” Semua orang hanya memandang kapal itu sambil terkagum-kagum.
Jisoon saja yang melihat kapal itu setiap hari masih ingin terus memandang kapal itu lebih lama. Tapi ia juga yang dluan sadar.

Okay guys! Aku akan mengadakan tour singkat didalam ‘rumah’ ini, come..” Ujar Jisoon sambil menarik Kai yang paling dekat dengannya.

~~~

“Ini adalah kamar pertama, yaitu kamar yang paling besar di kapal ini.” Jelas Jisoon sambil membuka sebuah pintu. Didalamnya ada Sofa, 3 Tempat tidur lipat, dan TV.
“Wow, kalau aku kebagian tempat ini, akan kubaringkan terus tubuhku di sofa empuk ini..” Ujar D.O sambil mendudukkan dirinya di Sofa empuk yang ada dalam ruangan itu.

Jisoon tersenyum, “Kita lanjut!”
Sambil keluar, Jisoon terus bercerita, “Selanjutnya disini ada kamar mandi kecil.” Ujar Jisoon,

“Tunggu! Tunggu!” Ujar Baekhyun, “Aku selalu penasaran dengan kamar mandi kecil dan toilet dalam kapal.. Bisakah aku bertanya sesuatu?”
“Ehmm, tentu..” Jawab Jisoon.
“Jadi, anggap kita buang air besar atau kecil, itu akan keluar dan melewati saluran tertentu lalu terbuang ke laut?” Tanya Baekhyun.
“Eh? Tidak! Bukan begitu..” Ujar Jisoon.

“Lalu bagaimana?” Kali ini D.O membuka mulut.
“Pokoknya bukan begitu..” Ujar Jisoon dengan misterius.

Mereka hanya saling memandang untuk sementara lalu dengan pasrah mengikuti Jisoon.

“Disini ada tempat untuk mengemudi kapal ini, lalu, eh.. Pokoknya tempat mengemudi.” Jelas Jisoon.Semua orang mengagumi tempat itu tanpa mengetahui bahwa nada suara Jisoon mulai terdengar gugup.

“Yah, sisanya tinggal kalian jelajah sendiri,” Tegas Jisoon yang membuat keenam orang yang daritadi mengikutinya kaget. “Aku akan turun. Kalian bisa berangkat kapan saja kalian mau. Asal sebelum jam empat. Berhenti dan matikan mesin jika sudah jam tujuh malam dan berangkat lagi jam enam pagi. Bensin kapal cadangan ada di dek kapal dan kalian tau cara mengemudi kapal, kan?”

Beberapa dari mereka mengangguk.
“Bagus! Jika ada perlu apa-apa, tolong beri kabar lewat pesawat radio ini.” Ujarnya lagi sambil memberikan sebuah pesawat radio kepada D.O, orang yang terdekat dengannya.

Lalu, Jisoon segera pergi meninggalkan keenamnya di dalam ruang pengemudi.
“Aneh, tak biasanya dia begitu..” Gumam Kai.
Semua orang menatap aneh kepadanya. “Maksudmu?”
“Maksudku Jisoon, dia jika ingin pamer, minta ampun lamanya. Kenapa sekarang hanya beberapa menit saja lalu langsung take-off?”  Jawab Kai.

Min-gi mengangkat bahunya. “Mungkin dia teringat sesuatu yang membuatnya seperti itu. Atau ada janji dengan siapa dan baru ingat, pokoknya seperti itu.. Jangan dulu menilai orang tanpa bukti..”
“Ya, baiklah..” Ujar Kai.

“Kita berangkat!” Teriak Baekhyun. “Berapa lama katanya untuk sampai ke pulau kecil itu?”
“Kata Jisoon, sekitar 5 jam..” Jawab Suho.

“Siapa yang mengemudi duluan?” Tanya D.O.
“Biar aku saja..” Jawab Kai. “Kalian bisa istirahat dulu di kamar yang tadi..”

Duapuluh menit..

Setengah jam..

Satu jam..

Satu setengah jam..

sreekk.. Jisoon-ah?.. sreekk..” Kai mencoba menghubungi saudaranya dengan pesawat radio yang diberikan Jisoon tadi pada D.O.”sreek.. Kau disitu?.. srekkk..”  Tetap tak terdengar jawaban dari Jisoon.

“Hmm, mungkin dia ketiduran atau semacamnya..” Yakin Kai lalu meletakkan pesawat radio itu ke sebelahnya.

“Hey, kau kesepian disini?” Tanya Baekhyun seraya masuk ke ruang pengemudi yang saat itu sedang ‘dihuni’ Kai.
“Tidak juga..” Ujar Kai sambil meletakkan dirinya keatas tempat duduk berpunggung yang ada disitu. “Oh, tentu saja..” Baekhyun melihat pesawat radio disebelah Kai, “Kau baru memberi kabar pada Jisoon bahwa kita sudah berangkat satu setengah jam yang lalu, kan?”
Kai menggeleng sambil menarik napas panjang.

“Dia tak ada..” Jawab Kai.
Baekhyun mengangguk. “Lalu kenapa selesu itu?”

“Tak tau, aku mendapat perasaan buruk bahwa kita akan mendapat masalah yang samasekali kita tidak mengerti..” Ujar Kai dengan misterius.”Jangan berbicara semisterius saudaramu tadi!”

Hening.

Satu menit..
Dua menit..
Tiga menit..
Lima menit..
“Kau kesepian disana? Itukah kenapa kau datang disini?” Tanya Kai.
“Yah, begitulah.. Duo Yeoja sudah terlelap dan terjebak dialam mimpi, sedangkan dengan Suho dan D.O? Mereka hanya berbicara tentang awan, udara, suhu, dan blablabla disekitar mereka. Boring!” Ujar Baekhyun.
Duo Yeoja? Itukan julukanmu pada mereka berdua?” Tanya Kai lagi.
“Begitulah..”

Hening lagi.

Satu menit..
Dua menit..
Tiga menit..
Lima menit..

Mereka menikmati hembusan angin sepoi-sepoi yang bertiup melewati kaca dekat situ.

“Yap.. Aku pergi dulu. Lebih baik aku tidur dulu..” Ujar Baekhyun.
“Baiklah..” Jawab Kai.

“Oh ya, kata D.O, kalau kau sudah selesai mengemudi atau sudah lelah, biarkan dia yang menggantikan..”
Kai mengangguk sambil tersenyum.

07.15 PM

BRUK!

“Aduh! Kau mengagetkanku saja!” Teriak D.O pada Kai. Suho yang berbaring disebelah D.O terbangun.
Sementara Baekhyun dan Duo Yeoja masih tetap terlelap.

“Ada apa?” tanya Suho dan D.O bersamaan.
“Ada sesuatu diluar sana yang tidak kumengerti..” Ujar Kai sambil menunjuk keluar jendela ketempat mengemudi.

“Tunggu! Apa maksudmu?” Tanya D.O.
“Aku mengikuti kata-kata Jisoon. Yaitu saat jam 7 matikan mesin.” Mulai Kai.
“Ya, lalu?” Suho menyambung.
“Aku berhenti lalu matikan mesinnya. Kan otomatis semuanya langsung mati?” Tanya Kai.
“Ya, biasanya kalau sudah matikan mesin langsung hening. Apalagi malam begini..” Timpal D.O.

“Saat aku matikan mesin, aku masih mendengar suara mesin! Tapi kapal ini sudah tidak bergetar-getar seperti waktu mesin tadi menyala. Jadi aku tau mesin itu bukan dari kapal ini..” Kata Kai.

“Jadi, mestinya dari kapal yang lain..” Kata Suho.

“Ya, itulah dugaanku..” sambung Kai. “Aku juga khawatir tentang Jisoon!””Ada apa dengan Jisoon?” tanya Suho.

“Tadi aku berusaha mengontaknya lewat pesawat radio saat sekitar satu setengah jam waktu kita berangkat. Tapi dia tidak ada disana.. Waktu aku matikan mesin kapal ini, sesudah aku mendengar mesin kapal lain beberapa saat lalu mati juga, sekitar jam 07. 05 tadi, aku berusaha mengontaknya lagi.. Tapi dia sekali lagi tak menjawab..” Ucap Kai khawatir.

“Mungkin dia sudah tidur? Atau terlalu sibuk?” Sambung D.O.
“Tidak mungkin! Aku tau sekali dia suka begadang.. Dan itu bukan kebiasaan lama! Beberapa hari sebelum Min-gi mengajak untuk berlibur, dia selalu membangunkanku tengah malam lewat telepon untuk menemaninya begadang!”

“Mungkin malam ini dia sedang tidak begadang. Tak mungkin ada orang tiap hari begadang, kan?” Tanya Suho pada Kai, untuk menenangkannya.
“Hhh, ya.. Mungkin kau benar..”

“Sekarang kita harus membuat jadwal berjaga. Aku giliran pertama sampai jam sebelas, kalau sudah jam sebelas aku membangunkan Kyungsoo, lalu dia menggantikan aku berjaga sampai jam tiga subuh, lalu setelah itu dia kan membangunkan Kai, yang akan berjaga sampai jam 6 pagi.” Jelas Suho. “Mengerti?”

Keduanya mengangguk.
“Oke, sekarang kalian tidur saja. Akan kubangunkan saat terjadi sesuatu.” Ujar Suho. Keduanya mengangguk lagi lalu merebahkan diri.

08.00

BLUP BLUP BLUP BRRR GRKKK *apaan ih?

Suho terbangun. “Apa itu?” Dia menggumam sambil memperhatikan sekitarnya. “Hmm, tidak ada apa-apa.. Aku akan mengambil cemilan sedikit dalam kulkas di ruang sebelah yang kulihat tadi..” Katanya pada diri sendiri.

Krrkk..
Papan yang dia tindih saat akan bangun berderik dengan kuat. Tapi untungnya tidak ada yang terbangun.
Dia cepat-cepat pergi lalu kembali.

Setelah itu, tidak ada apa-apa..

11.00

“Kyungsoo-ya!” Panggil Suho sambil menggoyang-goyangkan badan D.O.
“Hm? eh, ada apa?” Tanyanya saat sudah sadar sepenuhnya.
“Giliranmu! Tadi tak terjadi apa-apa.. Aku terbangun saat mendengar beberapa suara aneh, tapi itu tak masalah..” Jelas Suho.
“Ah, baiklah..” Ujar D.O lalu bangkit menepati tempat Suho tadi. Sementara Suho, menggantikan tempat D.O tadi..

02.00

“Argh, sejam lagi harus aku berjaga..” Gerutu D.O.
Tiba-tiba, ada sesuatu yang membuatnya kaget.

BYURR!!
Itu suara air. Berarti ada sesuatu diluar sana!

===T0 Be Continued!===

Author baleekk, setelah lama ga post-post ff lagi.. ada yang kangen?😀

Author lagi mogok nih.. Jadinya kayak gini deh :D:D

Ditunggu commentnya ya😀

11 thoughts on “Message in a Bottle [S/2 Chapter 3]

  1. Ping-balik: Message in a Bottle [S/2 Chapter/4] | EXO Fanfiction World

  2. Keren thor🙂 Suara Suara aneh itu apaan sih thor? bikin ngeri aja😦 Tetep keren kok, bikin yg lebih misteri lg thor~🙂 tapi jangan lama – lama lanjutannya🙂 next next Fighting thor~

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s