Posted in Baequeen

(kai-hyo series) Monggu and Monggi


Tittle : monggu and monggi
Author : @ismimeey
Gendre : sukasuka reader
Length : oneshoot
Cast :
– Park Minhyo
– Yoo Hee Mi
-Kim Jong In a.k.a Kai
-All exo member

images (4)

————————————————————–

Angin musim gugur menerbangkan beberapa lembar daun yang Nampak sudah menguning dan hampir kecokelatan. Seorang pria berkulit agak gelap Nampak sedang duduk dibawah pohon rindang bersama seorang yeoja yang ia jadikan sandaran tempatnya saat ini. Dia berbaring diatas rumput yang dipenuhi oleh daun-daun kering.

“oppa.. aku tidak menyangka kita bisa bersama seperti ini..” ujar Minhyo, yeoja yang kini tengah mengusap rambut kai dipangkuannya. Rambut kecokelatan kai benar-benar terasa lembut ditangannya. Sementara itu Kai memejamkan matanya, merasakan kenyaman saat tangan halus Minhyo mengusap rambutnya.

“sampai sekarang aku juga tidak habis pikir kenapa aku bisa menyukai yeoja sepertimu, yang selalu bertingkah berlebihan seperti Park Chanyeol..” ujar Kai diakhiri kekehannya.
Minhyo memajukan bibirnya beberapa centi lantas menjepit hidung Kai dengan kedua jarinya.

“yak! Yak! Lepaskan, aku tidak bisa bernapas!!” seru Kai menggeliat dipangkuan Minhyo.

Minhyo terkekeh geli melihat ekspresi Kai saat ini, “makanya jangan bertingkah menyebalkan.. rasakan ini..” Minhyo menjulurkan lidahnya kearah Kai lantas semakin gencar menjepit hidung pria yang ada dipangkuannya.

Setelah puas, ia akhirnya melepaskan jepitan tangannya dihidung Kai. Hidung Kai Nampak memerah setelahnya, pria itu mengusap hidungnya beberapa kali. Ia mendongak menatap Minhyo yang sedang tertawa setan.

“aish.. hidung ku nyeri sekali. Kau ini benar-benar..” kai geleng-geleng kepala lantas duduk dihadapan Minhyo. Tawa Minhyo sudah mulai reda, tapi ia masih saja tersenyum geli.

“ck, bersiaplah mendapat balasan dari ku..” Kai menyeringai lantas menggulung lengan kemejanya. Ia kembali menatap Minhyo yang saat ini tengah menatap Kai was-was. Ia pasti akan melakukan hal yang aneh-aneh jika sudah mengeluarkan seringaiannya seperti ini.

Kai merengsek maju, membuat Minhyo mundur dan ia terjebak diantara pohon besar dan tubuh Kai yang kian menghimpitnya..

“yak! Menjauhlah.. oppa, kau membuat ku takut” seru Minhyo yang Nampak gugup saat ini.

“ini akibatnya jika bermain-main dengan Kim Jongin..” kai kembali menyeringai lantas ia makin memajukan kepalanya, mengeliminasi jarak antara wajahnya dan wajah Minyo

Kai makin menunjukkan seringaiannya saat melihat Minhyo yang kini enggan menatap matanya, gadis itu Nampak sangat gugup. Kai bahkan bisa mendengar detak jantung Minhyo yang berdegup kencang.

Kai mengelus pipi Minhyo lembut, ia menyingkirkan beberapa helai rambut minhyo yang menjuntai menutupi sebagian wajahnya. “yeoppo~” gumam Kai tepat ditelinga Minhyo, sontak saja bulu halus disekitar leher Minhyo berdiri karena ulah Kai barusan. Dan wajahnya langsung bersemu merah.

Minhyo tidak memejamkan matanya sama sekali, walaupun sekarang jarak wajah keduanya sangat dekat. gadis itu hanya mengalihkan pandangannya dari bola mata Kai yang hitam dan seolah mengintimidasinya. Kai geleng-geleng kepala, biar bagaimanapun

Minhyo tetaplah anak SMA yang masih polos, gadis itu bahkan tidak bergerak sama sekali dari posisinya.
“hyo-ya..” ujar Kai melembut, ia mengarahkan wajah Minhyo agar menghadapnya. Minhyo menelan ludah ketika lensa cokelatnya bertemu dengan milik Kai yang berwarna hitam. Minhyo masih sempat-sempatnya terpesona oleh mata Kai, oh! Memangnya apa yang tidak mempesona dari diri Kai? Semuanya nyaris sempurna. Bahkan kulit cokelatnya semakin terlihat sexy ketika diterpa sinar matahari seperti ini.

Wajah Kai kian mendekat, hidung mereka bahkan nyaris bersentuhan tapi Minhyo masih diam ditempatnya, ia hanya mengamati apa yang Kai lakukan saat ini. Dahinya lama-lama mengkerut saat jarak bibirnya dan bibir Kai semakin dekat, oh! Apakah Kai akan mencium ku? Seperti inikah posisi saat berciuman? Batin Minhyo bertanya-tanya.

Didetik selanjutnya Minhyo merasakan sesuatu menyengat tangannya yang sontak saja membuat Minhyo berjengit dan berteriak histeris.. oh sepertinya ada semut yang menggigit tangannya.

“yak!!! Apa ini??”

——————————————————

“ yak!!! Apa ini?”

Minhyo seketika itu juga bangun dari tidurnya, ia merasakan sesuatu menyengat tangannya. Minhyo melihat sekelilingnya dan di langsung menemukan Hee Mi yang sedang berdiri disamping ranjangnya.

Ia melihat pergelangan tangannya, ada tanda bulat disana, seperti bekas gigitan. Ia menatap Hee Mi curiga.

“well, salahkan kau yang susah sekali ku bangunkan.” Hee Mi mengangkat bahunya acuh.

Minhyo membulatkan matanya mendengar ucapan Hee Mi, “astaga! Astaga! Hee Mi kau menggigit tangan ku!” ujarnya histeris

Hee Mi diam, ia memandangi jari-jarinya lantas seperti sedang menghitung sesuatu, lalu Hee Mi memandang wajah Min Hyo dengan ekspresi sepolos mungkin. “sudah hampir 8 kali aku membangunkanmu, Hyo-ya” ucap Hee Mi dengan senyum manisnya Yang sangat dibuat-buat. Ia memajukan bibirnya beberapa centi lantas melangkah mendekati Min Hyo.

“YAK ! PARK MIN HYO!! JIKA KAU TIDAK BANGUN , KUPASTIKAN KEPALAMU AKAN TERPISAH DARI BADAN MU SEKARANG JUGA!!”

Min Hyo tersentak, gadis itu bahkan sampai memundurkan tubuhnya hingga memebentur sandaran kasurnya. Min hyo mengerjapkan matanya beberapa kali, bahkan sekarang Yoo Hee Mi lebih menakutkan dari seorang voldemort.. astaga.. sepertinya Min Hyo harus pergi ke dokter telinga setelah ini.

******

Min Hyo duduk didepan meja rias-nya sambil menyisir rambutnya yang berwarna kecokelatan, sedari tadi gadis itu terus saja memasang wajah kusutnya.

“ya tuhan, Min Hyo! Kau masih bisa tidur nanti malam dan melanjutkan mimpi indah mu. Berhentilah merajuk seperti itu.” Ujar Hee Mi menatap wajah kusut sahabatnya dari depan cermin.

“tidak bisa seperti itu! Tadi Kai oppa hampir menciumku ketika kau menggigit tanganku dengan seenak perutmu.. ini semua salah mu.. kapan lagi aku bisa bermimpi seperti itu, aish..!” gerutu Min Hyo panjang lebar. Ia meletakkan sisir pink-nya lantas menatap Hee Mi tajam.

“ salah siapa kau susah sekali dibangunkan!” sela Hee Mi tak mau disalahkan.

“kau kan bisa membangunkan ku nanti!”

“seingat ku, kau yang mengatakan kalau akau harus ke rumah mu tepat jam 9 dan kita akan pergi ke SM building. Oh! Bahkan sekarang sudah jam 10..” serang Hee Mi lagi, ia menunjukkan seringaiannya saat Min Hyo berbalik badan dan kembali menghadap kecermin besar yang ada dihadapanya. Skak ! sepertinya gadis itu harus mengaku kalah sekarang…

“baiklah.. baiklah.. hentikan ini semua dan biarkan aku bersiap-siap”

—————————————

“yah.. Min Hyo apa kau yakin ini tidak akan ketauan?” bisik Hee Mi yang sekarang memakai baju serba tertutup. Ia menurun kan beanie pink yang sedang ia kenakan agar semakin menutupi wajahnya.

“tenang saja, aku kan trainee di sini, dan satpam itu juga sudah mengenalku dengan baik.” Jawab Min Hyo dengan senyumannya.
Hee Mi mencoba percaya kepada ucapan Min Hyo sambil berdo’a didalam hati, semoga aku bisa menyusup ke dalam SM Building dengan lancar tanpa ketauan satpam gembul itu.

Hee Mi memegangi lengan Min Hyo yang berjalan disampingnya.

“anyeonghasseo.. selamat pagi ” sapa Min Hyo ramah pada satpam gembul tadi. Satpam itu juga balas tersenyum kepada Min Hyo lalu beralih menatap Hee Mi dengan alis yang terangkat. Sementara itu Hee Mi sengaja mengajak Min Hyo berjalan lebih cepat agar satpam gembul itu berhenti memperhatikannya dengan cara seperti itu.

“aman kan?” ucap Min Hyo yang lebih tepatnya berupa pernyataan. Hee Mi menyenderkan tubuhnya ke tembok sambil memegangi dadanya yang berdegup sangat cepat. Hell! Ia pernah tertangkap basah saat sedang menyusup, dan parahnya waktu itu dia tertangkap oleh Kai saat sedang menyusup kekamarnya, dan rasanya sangaaaatttt menyebalkan. Seperti ada setumpuk sampah yang jatuh mengenai wajahmu dan semua orang sedang memperhatikan mu, sangat memalukan! (baca kai’s t-shirt)

“eh tapi berita bahwa exo akan ke SM building sekarang ini benar kan, bukan hoax dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab?” Tanya Hee Mi. min Hyo hanya menjawabnya dengan sebuah anggukan lantas gadis itu kembali menyeret Hee Mi.

————————————————————-

Comeback exo dengan lagunya yang berjudul growl mendulang berbagai kesuksesan, mereka merajai hampir seluruh chart music dikorea. Bahkan karena kesuksesan lagu ini exo disebut-sebut sebagai group rookie terpanas tahun ini. Tentu saja semua itu didapatnya berkat kerja keras seluruh member.

Suho tersenyum kalem. Ia merebahkan tubuhnya disofa, setelah menjalani beberapa rangkaian promo comeback exo yang cukup melelahkan akhirnya mereka bisa benapas lega lagi. Jadwal show yang sangat padat membuat mereka kurang istirahat, mereka bahkan hanya punya waktu 4 jam sehari untuk tidur. Tapi rasanya semua kerja keras itu membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Suho, sang leader di sub grup k ini masih saja tersenyum, matanya terpejam membayangkan semua respon fans yang tidak pernah ia duga sebelumnya.

Berbeda dengan Suho yang memanfaatkan waktu senggangnya untuk bersantai disofa, Dio justru memuaskan hasrat memasaknya. Pria itu memasak makanan sebanyak-banyaknya. Jujur ia sangat merindukan rutinitas ini setelah hampir 1 bulan ia tidak pernah mengunjungi dapur kesayangannya akibat segala kesibukan comeback exo.

Chanyeol dan Baekhyun menggunakan waktunya untuk tidur seharian ini. Mereka Nampak nyaman dengan selimut yang mengulung hampir seluruh tubuh dan sepertinya tidak ada niat untuk bangun. Mereka hanya ingin tidur seharian. Full of sleep!!
Sementara itu Kai justru terlihat murung dikamarnya, ia rindu dengan anjing kesayangannya. Monggu. Sudah dua minggu ia tidak mengunjungi monggu yang sengaja ia titipkan ditempat penitipan hewan. Suara khas monggu saat menyalak selalu terngiang dikepalanya, biasanya monggu selalu membangunkan kai jika pria itu tidur terlalu lama. Dan ia sangat merindukan itu semua.

“ AAAA… BAD NEWS! BAD NEWS!!!!”

Seseorang berteriak dari arah ruang tengah, kai mengernyitkan keningnya. Ia memutar bola matanya malas.. sejak kapan si magnae berubah menjadi berisik seperti itu?
Kai bangkit dari duduknya lantas melangkahkan kakinya menuju ruang tengah. Disana sudah ada seluruh member dengan wajah sebal mereka. Mereka semua duduk dibawah sementara itu Sehun berdiri ditengah sambil memandangi layar ponselnya, ia menggigiti kukunya, menghembuskan napas berkali-kali dan melirik wajah hyung-hyung nya yang Nampak ingin menelannya bulat-bulat.

Baekhyun bahkan dengan sekuat tenaga mencoba membuka mata minimalisnya, ia mendongakkan kepalanya agar tetap terjaga dengan susah payah, beberapa kali ada aliran air disudut bibirnya yang selalu ia usap ketika menyadari bahwa aliran itu mengalir disudut bibirnya.

Sementara itu Kai menatap hyungnya yang satu ini lantas bergidig sendiri. “yak!! Hyung cuci muka sana!!!” teriak kai dengan suara horornya, mirip saat bagian rap-nya di lagu mama.

Sontak saja Baekhyun berjengit kaget, disusul Chanyeol yang bahkan sekarang terjatuh dan mukanya langsung mencium lantai keramik yang keras.

“ckckck..” sementara itu sang ketua yang tentu saja paling tua hanya geleng-geleng kepala, tetap dengan gayanya yang cool.

Chanyeol mengaduh lantas menegakkan kembali tubunya, ia melihat sekelilingnya lalu bangkit dari posisinya saat ini dan berjalan menuju kamar mandi disusul oleh Baekhyun.

“sebenarnya apa bad news nya, oh sehun?” Tanya Kris masih dengan gaya cool nya.

Sehun berhenti mondar-mandir dan menatap satu persatu hyung-hyung nya.

“kita hari ini mendadak dijadwalkan untuk latihan..” jelas Sehun akhirnya.

Semua member yang ada disana hanya menghembuskan napasnya, ekspresi Sehun barusan benar-benar berlebihan seolah-olah korea akan kembali berperang. Ah ternyata hanya perubahan jadwal latihan saja.

“yak oh sehun! Dunia tidak akan kiamat jika jadwal latihan kita dimajukan.. kau ini berlebihan sekali” ucap Dio dengan ekspresi malasnya. Ia memutar bola matanya lantas bangkit dari tempatnya duduk, hendak bersiap-siap.

“yah… tapi itu berarti hari ini tidak free?” celetuk tao dengan wajah muramnya. Padahal hari ini ia sudah berencana akan bersenang-senang dengan tongkat wushu kesayangannya.

“sudahlah, baby tao.. kita ikuti saja semua peraturan yang telah diatur oleh manager hyung, semuanya pasti untuk kebaikan kita.” Ujar Suho sok bijak, padahal didalam hati ia juga tidak henti-henti-nya menyumpahi manager mereka yang dengan seenaknya merusak free day yang sudah lama ia nantikan.

“mungkin karena kita rookie dan manager hyung ingin kita lebih baik lagi.. exo exo hwaiting!! Ayo kita bersiap-siap!” sambar luhan seraya mengayunkan kepalan tangannya sembari tersenyum manis dan meneduhkan hati Sehun saat itu juga(-__-). Setelah itu dia menyusul Dio untuk bersiap-siap.

******************************

Hee Mi dan Min Hyo sedang berada didalam lift, sekarang mereka sedang menuju lantai 3 SM building, tempat yang dikhususkan untuk practice rooms. Hee Mi sedari tadi tidak berhenti berdecak kagum memandangi bangunan disekelilingnya.

Lift tiba-tiba saja terbuka.. Hee Mi menganga begitu melihat seseorang yang masuk kedalam lift tersebut.
Gadis itu menyenggol lengan Min Hyo dengan wajah cengo-nya. “Hyo-ya..” bisik Hee Mi dengan suara tercekat. Matanya sesekali melirik orang yang baru saja masuk kedalam lift.

“itu-i..i itu bukan kah o-on-onew shinee?” bisik Hee Mi lagi, kali ini suaranya lumayan besar. Hee Mi merasa dadanya tiba-tiba sesak karena detak jantungnya yang terus berdegup kencang.

“anyeonghasseo..”

Duaaar!! Hee Mi merasa akan pingsan seketika itu juga. Oh! Onew shinee menyapanya! ONEW SHINEE MENYAPANYA!! Ingat itu! Bahkan rasanya gadis itu ingin berteriak kepada dunia, jika ia berada dalam 1 lift dengan onew shinee dan dia menyapanya, M-E-N-Y-A-P-A-N-Y-A.. astaga!

“a-anyeonghasseo..”

Akhirnya kata itu keluar juga dari mulut Hee Mi, ia merasa sangat susah mengeluarkan suaranya. Ludahnya seakan menggumpal diujung tenggorokan dan sangat susah ia telan.

Onew hanya tersenyum melihat reaksi Hee Mi, sementara itu Min Hyo mencoba sebisa mungkin menutupi rasa malunya karena ulah sahabatnya yang saat ini terlihat sangat konyol.

“bukan kah kau trainee disini?” Tanya onew , ia menunjuk Min Hyo
Min Hyo sempat tersentak ketika onew berbicara padanya tapi gadis itu kemudian tersenyum dan mengangguk. “ne.. sunbae-nim” jawab Min Hyo se-sopan mungkin.

“ah benar.. aku pernah melihatmu beberapa kali..” celetuk onew lagi.
Min Hyo mengangguk, “ne, sunbae-nim pasti sedang sibuk untuk mempersiapkan mini album shinee, aku melihat sunbae beberapa hari ini bolak-balik ke kemari.”

Kini gantian onew yang mengangguk, “ne, kami memang sedang sibuk-sibuknya sekarang..”

“hwaiting sunbae! Aku pasti akan mendukungmu..”

“hehe, ne. terimakasih banyak. Hmm.. oh iya aku harus memanggil mu apa?”

“ah.. iya, park Min Hyo imnida dan ini teman ku Yoo Hee Mi..” jelas
Min Hyo

“oh baiklah.. Min Hyo dan Hee Mi, senang bertemu dengan kalian. Anyeong..”

Onew kembali tersenyum saat pintu lift terbuka, ia melangkah keluar sambil melambaikan tangannya kearah Hee Mi dan Min Hyo. Min Hyo ikut tersenyum sampai pintu lift itu tertutup kembali sedangkan Hee Mi masih terbengong ditempatnya saat ini.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”

Teriak Hee Mi tiba-tiba. Ia berjingkrak-jingkrak gembira dan beberapa kali mengguncang tubuh Min Hyo.

“aku.. bertemu dengan onew shinee bahkan mengobrol dengannya! Astaga.. aku tidak menyangka dia seramah itu..” Hee Mi berkata sambil menerawang membayangkan senyum onew barusan yang sangat menenangkan.

“kau tau, Min Hyo? Aku sempat khawatir jika senior-senior mu itu menyiksamu seperti drama yang sering aku tonton, ah ternyata tidak seperti itu ya..” ujar Hee Mi disertai cengiran khas-nya. Min Hyo hanya menanggapinya dengan sebuah senyuman tipis.

———————————————-

“yak! Mana ruangan dance practice exo?” keluh Hee Mi, sudah hampir setengah jam mereka berkeliling lantai 2 sm Building untuk mencari ruangan tempat exo latihan, mereka memang berencana menguntit exo hari ini.

Minhyo hanya diam, jujur ia sangat jengah mendengar keluhan Hee Mi
yang tidak ada habisnya.

Tiba-tiba saja Minhyo berhenti didepan sebuah ruangan, ia tersenyum lebar setelah membaca papan kecil yang tergantung didepan pintu dan bertuliskan ‘EXO’, Minhyo yakin betul jika itu merupakan dance practice room atau ruangan latihan exo.

“Hee Mi, ini ruangannya” bisik Minhyo. Ia menatap sekelilingnya yang memang lumayan sepi, maklum saja tidak semua artis SM mempunyai jadwal latihan yang sama.

“ayo..” bisik Minhyo lagi, ia membuka kenop pintu yang kebetulan tidak pernah dikunci. Mereka melesat kedalam ruangan itu secepat mungkin.

“whoaaaa…” Hee Mi menganga melihat ruangan dance practice exo yang sangat luas dan bersih, didepannya ada sebuah kaca besar.

“kita harus mencari tempat persembunyian, mereka pasti akan segera kemari” ujar Minhyo, matanya jellatan kesana-kemari dan akhirnya ia tersenyum begitu matanya menangkap loker yang berada disudut ruangan.

“nah kita bersembunyi disana saja..” ucap Minhyo sambil menunjuk tempat yang dimaksud.

“tunggu sebentar, aku ingin mengabadikan moment ini dulu, whoa kapan lagi aku bisa masuk keruangan dance practice idol..” jawab Hee Mi seraya mengeluarkan ponselnya. Minhyo memutar bola matanya jengah, memang salah satu hobi Hee Mi adalah ber-selca ria. Ia memasang pose se-imut mungkin beberapa kali. Setelah itu Hee Mi menyusul Minhyo yang sedang menyesuaikan posisi persembunyiannya diloker exo.

Hee Mi mendadak jadi panic setelah mendengar bunyi kenop pintu yang dibuka. Langsung saja Minhyo menyeret Hee Mi untuk masuk kedalam salah satu loker. Kebetulan loker exo kali ini seperti lemari didalamnya berupa tempat untuk gantungan baju, jadi mereka bisa muat disana.

“sssttt…” minhyo menutup mulut Hee Mi dan mengisyaratkannya untuk diam.

“yak! Hyo-ya, jika begini, bagaimana bisa kita bisa mengintip mereka.” Bisik Hee Mi

Minhyo menyeringai, ia melirik kearah pintu loker yang entah itu merupakan loker siapa, dan kebetulan pintunya belum tertutup rapat, masih ada sedikit celah yang sepetinya memungkinkan untuk dijadikan akses ‘mengintip’ mereka.

—————————-

Seluruh member exo tengah bersiap-siap, mereka melakukan beberapa gerakan pemanasan terlebih dahulu. Setelah semua siap music pun akhirnya dinyalakan. Intro lagu growl langsung memenuhi ruangan tersebut, part pertama dimulai oleh tao.

Sementara itu didalam loker sana Minhyo hanya mengggiti bibirnya sambil menahan untuk tidak berteriak saat itu juga, oh! Kai benar-benar sexy. Ditambah lagi loker yang merupakan tempatnya bersembunyi pas sekali berhadapan dengan semua member exo yang tengah berlatih.

“hyo-ya, aku juga mau lihat..” bisik HeeMi.

“iya tunggu sebentar..”

Summi jakku meotneunda
niga nal hyanghae georeo onda

Sontak saja Heemi makin menjadi-jadi, ia bahkan hampir merobek baju yang Minhyo kenakan karena mendengar part Baekhyun, oh! Pasti kekasihnya itu sangat keren saat menari.

“Hyo-ya gantian!!” seru Hee Mi, kali ini ia sengaja agak mengeaskan suaranya.

Minhyo memelototi Hee Mi “tunggu dulu, kau ini cerewet sekali sih!” balas Minhyo dengan wajah tidak pedulinya, ia kembali melanjutkan kegiatannya mengintip exo yang sedang latihan sementara itu Hee Mi nampak menatap Minhyo sengit, kenapa Minhyo menjadi sangat menyebalkan dan tidak mau berbagi seperti ini? Memangnya hanya dia yang ingin melihat exo latihan? Dasar Minhyo menyebalkan! Gerutu Hee Mi dalam hatinya.

Gyeolgugen ganghan jaga
eodge doeneun miin
jariga eobseu nikka geunyang doraga

Dan sekarang Minhyo menutup mulutnya rapat-rapat, jika tidak ia pasti sudah berteriak karena melihat biasnya menari, seperti biasa, kai menunjukkan ekspresi andalannya yang mampu membuat yeoja manapun meleleh termasuk Minhyo

“Minhyo aku ingin lihat!” sentak Hee Mi yang mulai kesal, lagu growl bahkan nyaris selesai dan sampai sekarang Minhyo tidak mau bertukar tepat dengan Hee Mi yang ada dibelakangnya.

“minhyo!!” seru Hee Mi kesal sambil mendorong tubuh minhyo, maksudnya agar gadis itu bisa memberikannya sedikit celah untuk mengintip..

Tapi ternyata….

Hee Mi terlalu kencang mendorong Minhyo, gadis itu sampai terlempar keluar loker, membuat semua mata tertuju pada mereka.

Hee Mi langsung menutup wajahnya rapat-rapat menggunakan kedua telapak tangannya.

“Hee Mi, kau kah itu?”

“kau— siapa?”
Terdengar suara shock luhan, ia menunjuk Minhyo yang tadi terlempar keluar dari loker.

Oh sial! Ia ketauan untuk yang kedua kalinya.

****************

“mianhae.. mianhae.. jeongmal miahae.. aku tidak bermaksud melakukan ini.. hanya saja aku terhasud oleh rayuan Minhyo, sahabatku. Ia yang mempunyai ide ini.. ku mohon maafkan kami..”

Hee Mi dan Minhyo berlutut dihadapan semua member exo yang kini sedang menatap mereka. Hee Mi menyembunyikan wajahnya diantara kepalan tangannya yang ia acungkan. Sungguh, ia benar-benar malu.

“yak! Apa-apaan kau! Kenapa menyalahkan ku, ha! Ini semua gara-gara mu tau, kalau kau tidak mendorongku kita tidak mungkin tertangkap basah seperti ini..” jawab Minhyo sengit.
Hee Mi gentian melirik Minhyo tajam, “siapa yang tidak mau berbagi tadi, ha! Kau bahkan tidak memberiku kesempatan untuk melihat tadi sampai lagu hampir selesai” balas Hee Mi tidak kalah sengit.

“sudah-sudah.. kenapa kalian malah jadi ribut sendiri sih, sekarang apa yang sedang kalian lakukan disini? Dan kenapa kalian bisa sampai masuk kedalam?” Tanya Baekhyun penuh selidik, ia menatap Hee Mi dan Minhyo secara bergantian.

Hening beberapa saat sampai akhirnya Minhyo yang buka suara, “sebenarnya kami kesini ingin menguntit kalian, kami hanya ingin melihat bagaimana kalian saat sedang latihan. Itu saja” jelas Minhyo sambil menundukan kepalanya.

“ckck.. kalian ini benar-benar..” Kris bahkan sampai geleng-geleng kepala.

Sementara itu Kai hanya mengernyitkan dahinya sedari tadi, ia merasa familiar dengan wajah Minhyo, otaknya dipaksa berpikir keras untuk kembali mengingat apakah ia sudah pernah bertemu sebelumnya dengan Minhyo.

“apa kalian tau kalau tindakan kalian seperti sasaeng fans saja, apa jangan-jangan kalian memang begitu, dan kau Hee Mi, kau kan sudah mengenal kami, kurasa kau tidak perlu melakukan hal seperti ini.” Ucap Dio dengan raut wajahnya yang datar.

Hee Mi merasa keringat dingin membanjiri tubuhnya sekarang, ia hanya
bisa menunduk tanpa mengatakan apapun.

“mianhae.. tapi Hee Mi tadi benar, aku yang mengajaknya melakukan ini, dan ini semua adalah ide ku. Sebenarnya aku hanya ingin melihat kai. Jeongmal mianhae, maafkan aku. Disini aku yang salah.” Sahut Minhyo akhirnya, ia juga sama seperti Hee Mi yang menundukan wajahnya.

Hee Mi menoleh kea rah Minhyo dan menatap sahabatnya dengan raut wajah kaget..

“kau.. bukan kah kau fans fanatic kai yang waktu itu..”
Nah, ucapan Baekhyun barusan membuat semua memori kai terbuka. Ia mengingatnya, ia mengingat Minhyo, dia adalah fans nya yang waktu itu pingsan diacara fansign dan dia juga…. Trainee di SM. Sontak saja mata Kai membulat, trainee SM?

“yak Minhyo jangan begitu.. oppa, ini benar-benar kesalahan kami. Bukan salah Minhyo saja… tolong maafkan kami oppa..” sela Hee Mi saat Minhyo hanya diam saja saat ditanya oleh Baekhyun.

“aish.. kalian ini.. baru saja kalian saling menyalahkan dan sekarang kalian seperti saling melindungi satu sama lain, ckck dasar wanita”

—————————–

Hee Mi menunduk, ia masih malu menatap kedua belas member karena kejadian barusan walaupun mereka semua sudah memaafkannya dan Minhyo.

“kalian berdua sudah makan?” Tanya sang leader, Suho. Ia tersenyum kalem bak malaikat yang senyumnya selalu meneduhkan.

“belum.. aish.. aku lapar sekali.” Jawab Minhyo sambil mengusap-usap perutnya. Hee Mi langsung menginjak kaki Minhyo.

“tidak apa-apa, bagaimana kalau kita makan siang bersama?” jawab suho lagi, sepertinya ia sangat mengerti maksud dari gelagat Hee Mi.

“tidak us-“

“ah ide bagus, iya kan Hee Mi?” Minhyo langsung memotong ucapan Hee Mi, kapan lagi bisa makan bersama idola kita? Benar-benar moment yang sangat langka.

“yasudah.. kajja..”

Akhirnya mereka pergi ke kafetaria yang memang ada di SM building. Hari ini cenderung sepi. Artis-artis SM yang lain sepertinya sedang sibuk dengan urusan mereka, kafetaria pun hanya diisi oleh beberapa staff. Memang, kafetaria untuk para trainee dan para artis memang berbeda tempat.

Minhyo terus saja memandangi kai yang kebetulan duduk didepannya, mereka semua tidak berada dalam satu meja. Dan Minhyo sekarang duduk bersama Kai, Luhan, Dio dan kris.

“jadi.. kau adalah fans-nya kai?” Tanya Luhan, ia sempat melirik kai.

Minhyo mengangguk penuh semangat, “ya, aku senang sekali bisa bertemu dengan Kai lagi. Anyeonghasseo kai~” ujar Minhyo, ia tersenyum kepada Kai.

Kai menanggapinya dengan sebuah senyuman tipis.
“kenapa menyukai Kai? Kenapa tidak mengidolakan ku saja?” ujar kris

“ kau juga tampan, ah tidak-tidak kalian semua memang tampan ! tapi hanya Kai yang mampu membuat aku tidak bisa tidur tenang karena ketampananya. Astaga kai kenapa kau sangat mempesona dan berkarisma “ ujar Minhyo, oh! Bahkan ia masih sempat-sempatnya ber-fangirling ria.

Sementara itu Kai hanya memasang wajah ‘awkward’-nya, “yak! Aku ini lebih tampan dan mempesona dari si hitam Kai itu.. lihat ini..” Kris langsung berpose se-cool mungkin dengan mengandalkan tatapan matanya yang tajam. Dio bahkan hampir muntah karena melihat ulah leader yang satu ini.

Kai Nampak melirik jam tangannya, “ maaf, sepertinya aku harus pergi sekarang. Ada sesuatu yang harus aku urus. Permisi..” Kai bangkit dari tempat duduknya saat ini lantas membungkuk sekali kepada hyung-hyung nya dan juga Minhyo.

“anyeong..” ucap Kai sebelum langkahnya yang besar kabur dari panangan Minhyo.

“ck, dia memang selalu begitu. Lihat! Bahkan dia belum menghabiskan makanannya.” Dio bedecak sembari menyapu makanan kai dengan pandangannya.
Minhyo Nampak bergerak gelisah ditempatnya, ia akhirnya bangkit dari tempat duduknya saat ini dan beralasan akan segera latihan, jangan lupa Minhyo merupakan seorang trainee di SM.
Sebenarnya Mihyo tidak benar-benar latihan, itu hanya alibinya saja demi mengikuti idolanya. Ia sangat penasaran kemana Kai akan pergi. Dari kejauhan Minyo melihat seseorang ber-hodie abu-abu dengan kepalanya yang ditutupi oleh tudung hodie tersebut. syal melilit dilehernya. Tidak salah lagi itu pasti Kai! Siapa lagi orang yang berpenampilan seaneh itu kecuali para idol yang sedang menyamar, ck! Menjadi idola itu benar-benar rumit.

Minhyo mempercepat langkahnya agar ia tidak ketinggalan Kai yang langkahnya besar-besar. Pria itu tidak menggunakan kendaraan apapun, hanya mengandalkan kakinya saja, jadi mudah bagi Minhyo untuk membuntuti Kai.

Kai sepertinya tidak sadar jika ada seseorang yang menguntitnya. Minhyo mengernyit begitu Kai berhenti disuatu tempat yang nampak familiar bagi Minhyo. Minhyo sempat melihat Kai berhenti sejenak lantas meneruskan langkahnya menuju ketempat yang terasa familiar itu, dan tempat itu merupakan tempat penitipan hewan sekaligus pet shop.

-00000-

Kai tersenyum lebar, ia berkata sesuatu kepada seseorang yang sepertinya merupakan karyawan di tempat itu. Karyawan itu Nampak mengangguk lantas melangkah entah kemana. Dan tidak lama karyawan itu datang lagi dengan membawa seekor anjing dalam gendongannya.
Mata Kai bahkan terlihat sangat berbinar-binar, anjing itu pun beralih ke gendongan Kai. Kai mencium anjing berbulu cokelat itu dengan gemas, dia Nampak sangat merindukan hewan peliharaannya yang satu ini.
“yak monggu-ya apa kabar? Kenapa kau semakin gemuk saja,hm?” Tanya Kai sembari mengelus bulu anjingnya yang baru saja disebutkan bernama monggu.
Tapi sepertinya anjing dalam gendongan Kai merasa risih, terbukti dari gerakan anjing itu yang sepertinya terus memberontak dan menyalak.
“wae monggu-ya? apa kau tidak merindukan ku?”
Kai terlihat bingung dengan tingkah monggu yang tidak seperti biasanya. Monggu meloncat dari pelukan majikannya lantas kembali menyalak. Kai hanya menatap gerak-gerik dari anjing kesayangannya itu.
‘guk,,,guk..guk..’
Monggu menghampiri anjing yang ada disudut sana, anjing dengan bulu putih yang tampaknya sangat terawat. Kai tersenyum simpul, sepertinya Kai tahu jika Monggu tengah jatuh cinta. Well, lucu sekali rasanya melihat kedua anjing itu saling menyalak dan terkadang saling menjilat tubuh satu sama lainnya.
Tapi tak lama anjing berbulu putih itu berlari kearah kai, tapi ia melewati pria itu. Sontak saja Kai menoleh dia langsung mendapati anjing berbulu putih itu tengah menggesekkan badannya pada kaki seseorang.
“monggi-ya.. jeongmal bogoshipeo”
Mata Kai melebar, ia menggeleng tidak percaya. Fans fanatic nya itu ada ditempat yang sama –lagi dengannya. Gadis yang ia ingat bernama Minhyo itu meraup anjing berbulu putih yang diduga merupakan kekasih baru Monggu.
“anyeonghasseo Kai, ternyata kau ingin mengunjungi hewan peliharaan mu ya. Wah, kau pasti tipe pria penyayang.”
Kai langsung menelan ludahnya begitu melihat senyum Minhyo yang sangat aneh. Aish.. kenapa rasanya gadis itu selalu ada dimana-mana.
“kau mengikuti ku?” Tanya Kai, da nada tidak suka disana.
“siapa bilang? Asal kau tahu saja, aku juga sering menitipkan monggi disini.” Jelas Minhyo seraya mengelus anjing berbulu putih itu.
Sebelah alis Kai teangkat, telinganya merasa tergelitik begitu mendengar nama dari anjing milik Minhyo, “monggi?”
Minhyo lagi-lagi tersenyum konyol lantas mengangguk, “ne, aku kan fans berat mu. Jika anjing mu bernama Monggu maka ku namai anjing ku Monggi. Serasi kan? Lagipula kebetulan sekali sepertinya mereka memang benar-benar saling jatuh cinta sekarang.” Ucap Minhyo, ia menatap anjngnya yang sudah meloncat dari pelukannya dan kembali menghampiri monggu.

“lihat! Mereka terlihat sangat bahagia.”

“uhmm.. anjing kita saja saling menyukai, berarti bukan tidak mungkin kan jika majikannya juga begitu?” sambung Minhyo ceplas-ceplos.

Kai hanya melongo mendengar ucapan Minhyo, ia beberapa kali melirik secara bergantian antara anjingnya yang sedang sibuk dengan pasangannya dengan park minhyo yang masih saja tersenyum konyol.
Oh! Astaga! Bahkan sekararang kepalanya berdenyut-denyut, kai benar-benar tidak sanggup menghadapi wanita yang satu ini.

.
.
.
.
.
.
well, jujur ya aku ngerasa kalo judulnya itu gak pas bgt sama isi ceritanya, tp ya maklum ajalah namanya juga author abal u,u

budayakan komen sesudah membaca ya ^^
GOMAWO 🙂

Iklan

Penulis:

its not about just a fiction but its how to express your feel from a fiction

13 thoughts on “(kai-hyo series) Monggu and Monggi

  1. wkakakak….smua tindak tanduk (?) Minhyo emg ptut buat dksih 10 jempol(hah?jempol siapa z tuh?)
    q salut n takjub sma kbranian, keceplas ceplosan, n kegigihn Minhyo dlm mmgungkpkn prasaannya sma Kai !
    salut salut… 😉
    o ia, soal judul, mnurut q emg rda kurang dkit ch, coz bgian Monggu n Monggi nya cm bntar, ini lbh byk nyritain aksi mnguntit 2 yeoja itu…hehe mian itu cm pndpt q z,
    tp mnurut q, cm judul z ch g mslh…
    terus brkrya ya, dtunggu lnjutn ff couple2 nya…

  2. Annyeong eonni-nim.. Maaf di versi versi lain sebelumnya aku gak coment, aku barusan baca versi sebelumnya sambil ngebut(?).. Hehehe minhae aku gak coment ya^^..

    Ini ceritanya seru banget, lucu juga kok… Apalagi pas partnya minhyo sama hee mi di practice dance room, bikin geregetan… Partnya Monggu sama Monggi itu cute banget XD…
    Keep writing for other version ya thor, Hwaiting >_<9..

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s