Diposkan pada exofanworldfreelance, One Shoot, Romance

Try to Loving other GAY

Title                       : Try to Loving other gay

Author                  : Rachudo

Genre                   : Romance , Gendersweet , Hurt

Cast                       : Kim Jongin, Do Kyungsoo – Do Kyungi, Kim Joon Myun, Xi Luhan, Oh Sehun

Hallo readers, ini FF pertama saya . Mohon kritik dan sarannya. ^^Oh ya tidak lupa saya menyelipkan ’3 cast’ rahasia . Kira – kira siapa ya tokoh itu ? Ayo reader baca yang cermat ya dan silakan tebak siapa misterius cast yang akan muncul di FF ini.

Disarankan dengarkan lagu ‘ what is love ‘ – EXO , terserah mau yang Korea atau China. Jangan lupa diresapi arti lagunya sama setiap hentakan setiap lagu *alay><. Semoga teresap dengan baik ya. Maaf kalau FF nya masi abal – abal . Ini dibuat di kesibukan praktek yang menggunung. Hhe ^^

RCL please ^^

tumblr_m5gqt7xroj1r1cqg1

Prolog

I lost my mind when you walk into my sight

The whole world around you get in slow motion

Please tell me if this is love

From now on, do thing for you

Feel distressed for you , wait for you ,

I will never leave

I just want to give you my whole life’s love

( Do Kyungsoo – Do Kyungi )

**

Aku tak menyangka jika akhirnya akan seperti ini , aku juga tak menginginkan ini semua terjadi . Aku memang patut disalahkan atas semua hal yang terjadi . Aku siap bertanggung jawab atas segalanya . Tapi aku tak sanggup menerima kenyataan , dimana sosok yang selama ini berada disampingku harus tersakiti terlalu dalam hanya karena namja bodoh sepertiku

( Kim Jong In )

**

Rasa khawatir mulai melingkupi diri seorang Kyungi, ia mulai resah karna sosok orang yang biasanya ia manjakan kini belum menampakkan dirinya seharian ini.

“Kau dimaa ?”, Kyungi hanya bisa mengungkapkan itu berulag kali dalam hatinya. Batinnya mulai bergejolak tak karuan.

‘clek’

Suara pintu terbuka terdengar diikuti dengan sosok namja berperawakan tinggi dan kurus berjalan masuk dengan tubuh basah kuyup. Tanpa diberi aba-aba Kyungi berlari menghampiri namja itu , namja yang sering dipanggilnya ‘KAI’. Dipeluknya Kai erat .

‘Kau dari mana saja ?”, sambil mengeringkan rambut Kai denga handuk kering.

Tak ada jawaban yang keluar dari bibir seorang Kim Jong In atau Kai. Kyungi sangat mengena Kai lebih dari Kai mengenal dirinya sendiri. Jika tak mau menjawab pertanyaannya, berarti Kai sedang lelah.

Kai berjalan melewati Kyungi yang masih mengeringkan rambutnya. Hal ini membuat Kyungi terlonjak kaget tak seperti biasanya Kai seperti ini. Namun ini segera menepis prasangka buruk akan itu dan berjalan mengikuti Kai yang kini duduk di sofa sambil menyandarkan kepalanya di sofa.

Kai seakan tidak peduli dengan bajunya yang kini mulai membasahi sofa. Kyungi yang melihat itu hanya menghela nafas pelan.

“Mandilah, Akan kubuatkan kau coklat panas”, Kyungi berjalan kearah dapur dan mengeluarkan cangkir dari buffet.

‘BLAM’

Terdengar suara pintu terbanting keras.

Kyungi menolehkan pandangannya kearah kamarnya dan Kai

“Apa yang terjadi padanya ?”  desah Kyungi lirih dan menatap cangkir di tangannya nanar.

**

Melihatmu yang tersenyum tulus, semakin membuatku tak pantas berada disisimu

**

KAI POV

“Good Morning,Kai. Kau sudah bangun ? Aku buatkan spaghetti kesukaanmu”

Senyuman itu selalu kau berikan . Hentikan . Kumohon. AKu tak sanggup lagi.

Aku hanya tersenyum kecil membalas sapaan paginya.

“ Tuhan , kenapa perasaan jenuh mulai menghampiri ku ?”, desah ku lirih

”Makanlah dulu . Aku siapkan air panas untukmu madi “, kata Kyungi sambil berjalan pergi dengan senyuman yang tak pernah bosan terukir dibibirnya.

**

Author Pov

“Kai aku pulang!”, teriak Kyungi menggema di sepenjuru ruangan

“Kenapa tidak ada yang menyahut ?”, gumam Kyungi sambil melepaskan sepatunya dan menggantinya dengan sandal rumah.

Dua hari sudah Kai tak pulang , nomor handphone nya pun sulit untuk dihubungi..

“Kai-ah eonndigayo ?”, keluh Kyungi resah.

Entahlah bagaimana perasaannya saat ini, Kyungi sangat merindukan sosok Kim Jong in yang selama ini ada disisinya. Sedangkan sekarang sosok itu sudah pergi dan menghilang selama 2 hari tanpa kabar. Kyungi hanya bisa mengelilingi setiap ruang apartementnya untuk membuatnya ingat akan sosok Kai dan membuat dirinya bersama Kai saat ini.

Ketika Kyungi membuka laci di meja kerja Kai dia melihat selembar notes . Hanya serasa hancur saat membaca tulisan itu

“ Aku pergi, mungkin seminggu, sebulan atau setahun atau mungkin aku tak kembali.

Kumohon jangan menungguku “

( Kim Jong In )

Bagaikan disambar petir, Kyungi hanya bisa terjatuh dan bersandar pada sisi meja kerja Kai. Ia tak percata akan apa yang dibacanya.

“Kai, kenapa?”

Air mata Kyungi berjatuhan tanpa permisi da membasahi kedua pipinya. Pikiran Kyungi kalut ia hanya bisa menangis dan beraung tak jelas dan membuat suasana apartment kini dipenuhi dengan suara isak tangisnya.

Seketika pandangan mata Kyungi buram dan kepalanya terasa pusing dan berputar-putar . Setelah ini hanya gelap yang terlihat.

**

“nggghhhhmmm . . “

“Kyung, kau taka pa ?”, suara seorang namja dan membuat Kyungi melihat padanya.

“Suho oppa, aku dimana ?” tanya Kyungi parau

“Kau ada dirumah sakit, aku menemukanmu pisang di ruang kerja Kai. Dan aku membawamu kemari”, jelas namja Suho , namja yang dipanggil Kyungi oppa. Suho oppa.

“Aku pingsan?” tanya Kyungi bingung dan memegangi sebelah kepalanya. Pikirannya kosong, yag “diingatnya hanya notes yang ditinggalkan Kai di laci meja kerjanya.

“Ne, kau istirahatlah. Akan ku belikan makanan, kau tunggu sebentar”, Suho segera keluar dari ruangan Kyungi dan membeli makanan di kantin rumah sakit. Kyungi hanya memandang kepergian Suho kosong . PIkirannya tetap berkeliaran dan dipenuhi akan Kai.

‘clek’

Tiba – tiba pintu terbuka dan diiringi masuknya seseorang berpakain jas putih.

“Mungkin itu dokter”, pikir Kyungi

“Anyyeonghaseyo”, sapa orang itu yang kini sudah berdiri disisi ranjang Kyungi

“Ne, anyyeong”, jawab Kyungi lirih

“Keadaan anda sudah baik, mungkin besok atau beberapa hari lagi anda boleh pulang .” ucap dokter itu dan masih melihat hasil laporan Kyungi.

“Ne, khamsahamnida”

“Oh ne agasshi, selamat untuk anda”, ucap dokter itu dan memberikan senyuman lebar pada Kyungi

“Selamat ? Untuk apa dok? “, tanya Kyungi heran

“Agasshi hambil, kini usianya sudah memasuki bulan ke 3 . Dan syukurlah kondisi janin agasshi kuat dan sehat . “ jelas dokter itu panjang lebar dan tetap tersenyum tulus menatap Kyungi

Tapi reaksi yang di tunjukkan Kyungi benar – benar bertolak belakang . Kini pikirannya seakan terbelah menjadi dua, antara dirinya harus bahagia ataukah sedih.

“Baiklah , istirahatlah yang cukup . Saya permisi, selamat pagi”, ucap dokter itu memecah pikiran Kyungi dan berjalan pelan menuju pintu.

**

“Yak,Kyungi-ah chukkae eoh”, kini Suho sudah memeluk Kyungi erat . Kyungi yang di peluk hanya bisa terdiam. Namun tiba – tiba terdengar isakan kecil dari Kyungi. Suho yang mendengar itu hanya bisa terdiam, dilihatnya Kyungi yang seakan tidak bahagia dengan berita kehamilannya.

“Ada apa ini ? Kyungi-ah kau kenapa ?”, Suho yang mulai bingun hanya bisa bertanya . Dan saat itu juga Kyungi mencoba untuk meluapkan semua bebannya dan menceritakan semuanya pada Suho. SUho yang notabennya sudah dikenalnya sejak di bangku SMP itu sudah dianggap seperti oppanya sendiri.

Sedangkan Suho, tentu sajanya dia menggagap Kyungi seperti saengnya sendiri. Tapi tiba – tiba muncul perasaan yang lain saat melihat Kyungi bersama Kai, hati kecilnya berkecambuk dan membuatnya sakit saat meliht keduanya bersama. Tapi sedikit – demi sedikit Suho mencoba merelakan Kyungi untuk Kai. Karna dia pikir, Kyungi pasti akan bahagia bila bersama dengan orang yang dicintainya, Kai.

Tapi kini semua membuat Suho merasa menyesal karena sudah merelakan mereka berdua bersama dan bersatu. Harusnya saat itu dia berusaha mati – matian memisahkan mereka. Dan membuat Kyungi ada disisinya.

“Brengsek kau Kim Jong In “, geram Suho dan mengepalakn kedua tangannya kuat.

**

Sejak kejadian di rumah sakit, kini Suho rajin untuk merawat Kyungi dan membantu Kyungi saat dirinya sedang melakukan ritual ibu – ibu hamil pada umumnya ( nyidam ). Kejadia ini jelas membuat kedunya samakin dekat dan semakin terbiasa untuk bersama. Dan sampai detik ini sampai kehamilan Kyungi mencapai 9 bulan . Kai juga tidak pernah muncul di hadapan Kyungi maupun Suho.

Meski begitu, di dalam hati Kyungi dia selalu berdoa untuk kesehatan dan keselamatan Kai . Diam – diam Kyungi juga melakukan rutininas yang tak diketahui oleh Suho. Kyungi selalu memberikan pesan suara kepada Kai meskipun dirinya yakin Kai sudah tidak menggunakan nomor tersebut. Tapi apasalahnya untuk berharap.

**

Hari berganti hari dan hari kelahiran si kecil semakin dekat.  Suho yang kini selalu menemani Kyungi, sangat menikmati perannya  sebagai pendamping Kyungi. Sedikit terbesit di pikirannya untuk memiliki Kyungi dan membesarkan dikecil bersama – sama dan membuat keluarga kecil yag bahagia. Namun tak ada keberanian untuk mengatakannya, dirinya masih dibayangi akan rasa takut jika di tolak ataupun jika tiba – tiba orang itu datang . ( Kai )

“Pagi Kyungi-ah, apa menu hari ini?”, suara Suho terdengar sampai dapur

“Pagi oppa, aku hanya sedang membuat sup ayam”, sahut Kyungi lirih dan masih focus dengan masakannya.

“Pasti rasanya enak”,  jawab Suho .

Suho kini berjalan mendekat ke dapur dan berjalan pelan mendekati Kyungi dari belakang dan mencoba memeluknya dari belakang sambil mengusap pelan perut Kyungi yang mulai membesar.

“Kau tau Kyungi-ah, disini ada malaikat kecil yang sebentar lagi menampakkan dirinya. Dan malaikan kecil itu akan melihat betapa cantiknya eommanya ini”

Mendengar ucapan Suho membuat Kyungi berkaca – kaca , Kyungi membalikkan badan menghadap Suho.

“Oppa, sup ayamnya akan segera matang” , ucap Kyungi mencoba mengalihka pembicaraan da berjalan menjauh dari Suho untuk mengambil mangkuk.

Tiba-tiba lengan Kyungi tertahan oleh genggaman tangan Suho

“Kyungi-ah Saranghae”

**

**

Epilog

.

.

.

.

“Yak , Kai bangun , ini sudah pagi”, teriakan seorang yeoja terdengar menggema disetiap sudut apartement milik keluarga kecil itu.

“Appa ileona. . .ileona.. eomma thudah mengamuk”, kini terdengar suara cadel dari anak kecil berusia 4 tahun. Anak kecil itu hanya bisa meloncat – loncat diatas kasur sang appa. Di tunjukkannya giginya yang masih 2 sambil tersenyum gembira.

“Aisshh anak apa kenapa nakal ? Cepat turun atau tidak apa belikan mainan”, suara sang appa mengintruksi anaknya untuk turun dan tidak mengganggu tidurnya.

“Anio, Thehun ingin mainan”, rengek Thehun dan sedikite menampakkan wajah polosnya

“KIM JONG IN CEPAT BANGUN , JANGAN MENGGANGGU ANAK MU ”, terdengar teriakan sang istri yang melengking dari luar kamar .

.

“BERHETILAH BERTERIAK ATAU KAU AKAN CEPAT TUA BABY LU”

THE END

 

 

Iklan

8 tanggapan untuk “Try to Loving other GAY

  1. Hubungannya sama D.o apa thor? Kg gk ngerti ya,, terus si Kai, baby Lu, Sehun, apa Kainya selingkuh sma Luhan trus adopsi anak sehun,, ditunggu kelanjutannya thor~

  2. serius ini sbnrnya udh keren jalan critanya.. Tp aku ga ngerti bagian2 castnya ituloh.. DO nya kmana?? Trus baby lu?
    Huaa mesti ada lanjutannya lg ini ditunggu bgt..

  3. haduh kog gini??????????
    kog malah sama si baby lu
    trus punya anak si imut n cadel thehun eh sehun
    trus kyungi gmna???
    apa sama suho???
    harus ada lanjutannya nie thor!!!
    ceritany keren soalnya hehehehe

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s