Message in a Bottle [S/2 Chapter/4]

message-in-a-bottle-season-2

¶Title:
Title
[Click picture to see all “MESSAGE IN A BOTTLE’s chapter!”]

¶Author:
Author name
[Click picture to see author’s blog]

¶Genre:
Genre

¶Length:
length

Main Cast:

cast

¶Other Cast:
OCast

– Kim Jisoon (OC) – as Kai’s Fake Brother.

¶Poster Credit
Poster credit ≥
[Click the picture to see crussialines’s wordpress]

¶A/N:
Hey,
Gimana tampilan baru author? berlebihan? >.<
Author liat kebanyakan udah ganti tampilan, aku beloomm ≥o≤ terus jadi gini deh :D D

yang belom baca part-part sebelumnya,  klik tulisan/foto yang menunjukkan part yang diinginkan.
Message in a Bottle [S/2 Chapter/1]  =  Message in a Bottle [S/2 Chapter/2] = Message in a Bottle [S/2 Chapter/3] =

===

Message
In a Bottle

Season 2

==

“Aku harus pergi keluar..” Tekad D.O. “Tapi aku juga harus berjaga disini..” Gumamnya.

D.O terus-menerus memikirkan apa yan sebaiknya harus ia lakukan.

“Suho-ya!” Panggil D.O.
“Hm, wae? Setelah kamu Kai, bukan aku lagi..” Ujar Suho

“Nde, aku tau itu..” Jawab D.O, “Tapi aku membangunkanmu karena suatu alasan..”
“Dan apa itu?”
“Aku mendengar suara air diluar..” Jelasnya.
“Yang benar saja! Kita ini dikelilingi air! jadi wajar kita mendengar air!” Kata Suho.

“Aniya! Bukan itu maksudku..” Ujar D.O frustasi, “Tapi aku mendengar seperti ada yang masuk dalam air.. Berkecimplung (#waks!) masuk dalam air!”
“Imajinasimu saja. Aku mau tidur!” Sergah Suho.

Fine! Aku akan mengeceknya sendiri diluar..” Rajuk D.O.
“Ya, pergilah, aku tak peduli..” Kata Suho sambil membenamkan wajahnya di bantal putih bermotif bunga empuknya.
“Huh, orang macam apa itu? Tak peduli semua jika sudah mengantuk!” Keluh D.O sambil beranjak keluar dari kamar itu.

BYURR!!

D.O yang sementara itu sedang melihat ke dalam dapur kecil, langsung terlompat saking kagetnya. Kali ini, bunyi air ‘berkecimplung’ itu terdengar sangat keras. Mungkin terdengar sampai 8 mil jauhnya.

“KYUNGSOO-YAA!!” Teriakan samar-samar dari arah kamar terdengar.
“Aku datang!” Teriak D.O.

“Kaukah itu yang jatuh dalam air tadi? Kudengar suara air sampai aku terbangun tiba-tiba!” Ujar Suho.
Kemudian timbullah ide jahil dibenak D.O.
“Kita dikelilingi air! Jadi wajar kita mendengar air, kan?” Jawab D.O enteng.
“Aish! Kau ini.. Kau tau maksudku kan? Ayo jawab! Kau buang apa keluar tadi?” Tanya Suho.

“Baiklah, aku memang tau maksudmu. Tapi itulah alasan aku membangunkanmu tadi. Sebelumnya, aku telah mendengar hal yang serupa. Tapi lebih jauh dari sini. Lalu yang sekali ini, yang kaudengar, aku juga mendengarnya dan teraa dekat sekali ke telinga.” Jawab D.O.

“Ehm, ada apa ini? Sedang apa kalian?” Sebuah Suara terdengar dari arah tempat tidur, Suara Baekhyun.
“Ah, tidak ada.. Kami hanya membuang beberapa barang kelaut..” Jawab Suho.
“Oh, kalian melakukannya duakali malam ini? Pantas aku mendengar dua suara-suara air disekitar sini. Yang pertama jauh, dan yang baru-baru ini sangat dekat. Ah, baiklah.. aku tidur sekarang.” Ujar Baekhyun panjang lebar.

D.O dan Suho saling menatap.
“BAEKHYUN!” Panggil D.O dan Suho bersamaan.
Baekhyun yang sementara itu sudah mendapatkan tempat yang menurutnya enak itu langsung terduduk saking kagetnya.

“Ergh, waegeurae?” Tanya Baekhyun sambil menguap.
“Kau mendengarnya juga?” Tanya Suho balik.
“Yang benar saja! Sudah kubilang tadi kan?” Ujar Baekhyun.
“Kau benar-benar mendengarnya?” Kali ini D.O yang membuka suara.
“Baiklah, aku tidur lagi!” Kata Baekhyun.

Fine! Kami hanya memastikan.. Sebenarnya kami tidak membuang barang-barang keluar.. Kami justru bertanya-tanya apa itu. Kemungkinan suara yang jauh itu ada di tempat yang lain dan bukan kapal ini.. Kapal lain maksudku. Dan yang dekat itu seperti dari kapal kita ini..” Jelas D.O.
“Kapal lain? Itukah yang diceritakan Kai pada kalian?” Tanya Baekhyun.
“Tunggu tunggu, tunggu! Kai? Apa yang kau ketahui?” Tanya Suho lagi.
“Saat kau..” Kata Baekhyun sambil menunjuk D.O, “Tertidur, Suho yang menjaga juga.. Sudah mulai terlihat mengantuk. Saat itu, Kai membangunkanku dan menjelaskan semua yang ia jelaskan kepada kalian dan sedang apa kalian.. Saat itu perut Kai berbunyi kalau ia lapar.. Tapi ia menahannya.. Itu kejadiannya.”

“Ooh, ternyata itu yang kudengar saat giliranku berjaga..” kata Suho megangguk-angguk.

“Yaah, lalu kenapa?” Tanya Baekhyun yang memang masih sangat sangat sangat mengantuk.
“Hmm, tidak.” Jawab D.O dan Suho bersamaan.
“Jadi aku sudah bisa tidur sekarang?” Tanya Baekhyun lagi.
“Ya, tentu..”

03.00 AM

“Kai! Giliranmu berjaga!” Kata D.O memabangunkan Kai.
“Ah? Jeongmal?” Tanya Kai.
“Ya! Ppalirago!” Ujar D.O
“Tapi aku masih mengantuk!” Ujar Kai sambil menguap.
“Aku tak peduli!”

Kai berjalan sedikit terhuyung ke papan tempat ia akan berjaga.
Tak sampai semenit, ia langsung tertudur dengan posisi yang sedang duduk.

Wake up!!” Teriakan seseorang memenuhi telinga Kai yang sedang terduduk di papan tempat ia berjaga

“Argh.. Tak lihat aku sedang tidur?” Seketika itu juga Kai terjatuh dari semula duduk menjadi berbaring di papan. Dan, yah.. Kepalanya terbentur otomatis Kai langsung sadar. Ia melihat siapa yang membangunkannya, “Oh, kau..”

“Siapa suruh tertidur disini! Memangnya kau tidak tidur di kasur semalam?” Tanya orang yang membangunkannya, Daegeum.
“Aku sedang berjaga!” Teriak Kai membalas.
“Menjaga?!” Teriak Daegeum.

Suho dan D.O langsung melihat kearah Daegeum dan Kai yang sedang ditengah-tengah percekcokan.
“KAI!” Teriak dua orang itu.

Kai dan Daegeum melihat kearah Suho juga D.O.
“Mwo?” Tanya Kai.
Suho hanya membesarkan matanya tajam kearah Kai. Sedangkan D.O berbicara tanpa suara pada Kai.
“Apa yang kalian lakukan?” Tanya Daegeum heran pada kedua orang ini.

“Ah? Ne? Tidak, tidak! Tidak apa-apa..” Ujar D.O.
“Karena kalian terlihat aneh sekali saat aku mengatakan ‘Menjaga’, tadi..” Kata Daegeum menuduh.
“Aneh? Ya, kita tidak aneh.. Benar kan, Kyungsoo?” Kata Suho mengelak.
“Ya, sudah ku—..”

“Sarapan siap!” Teriak Min Gi dari dalam kamar.

Dengan segera keempat orang yang sedang berargumen itu segera berlari ke dalam kamar.
“Aku membuat enam piring penuh..” Kata Min Gi saat keempat orang itu sampai ke dalam kamar.

Mata mereka berempat sama-sama membulat.
“SALAD SAYUR?” Tanya mereka serentak.
“Ya, sarapan sehat,” Jawab Min Gi. “Baekhyun sangat menyukainya..”

Keempat orang yang mendegar itu menengok kearah Baekhyun yang sedang makan sarapannya itu dengan cepat.
“Oh, aku sangat menyukainya!” Ujarnya, ia menunjuk keempat orang yang melihat kearahnya dengan tatapan yang sulit diartikan bergantian. “Kenapa kalian melihatku begitu?”

“Giliranku!” Teriak D.O

“Cobalah menghubungi Jisoon, ya?” Ujar Kai penuh harap sambil memberikan Pesawat Radio kecil itu ketangan D.O.
“Baiklah,” Kata D.O setuju. “Aku akan menghubunginya tiap setengah jam.” Ujar D.O.
“Yah, baiklah..”

srekk.. Ini Kyungsoo.. srekk” D.O mencoba menghubungi Jisoon—yang adalah kakak Kai—dengan serius. “srekk.. Jisoon-ah? srekk.. Kau disana? srekk..

Tak ada jawaban dari Jisoon.
“Aku penasaran apa yang terjadi padanya..” Gumam D.O, “Sejak kemarin tidak ada berita..”

Tiba-tiba, “srekk.. srekk..”
D.O yang sementara itu sedang mengemudi, segera melihat kearah peawat radio itu.
“Apakah tadi radio ini yang berbunyi?” Tanyanya dalam hati.
srekk.. srekk.. srekk..” Suara itu berbunyi lagi.

D.O kini sangat yakin bahwa yang ia dengan tadi itu dari pesawat radio yang diberikan Jisoon kepada mereka. Secepat kilat, D.O segera mengambil pesawat radio itu dan langsung berbicara. “srekk.. JISOON! KAU DISITU? srekk.. Jawablah! srekk..

Pesawat radio itu berbunyi lagi,
srekk.. srekk.. K-kyungsoo?.. srekk” Terdengar suara dari seberang sana. Suaranya seperti orang yagn sedang kesakitan.
srekk.. Jisoon? Kaukah itu?! srekk..” Jawab D.O.
srekk.. srekk.. srekk.. I-ya.. srekk.. t-tolong aku.. srekk.. srekk..”

Bulu kuduk D.O langsung berdiri. Pikirannya langsung dibanjiri dengan banyak sekali pertanyaan.
Ada apa dengan Jisoon?
Mengapa suaranya sangat lemah?
Kenapa ia meminta tolong?
Apa yang terjadi padanya?
Mengapa ia terdengar ketakutan?

Dan masih banyak lagi pertanyaan yang mengamuk dikepalanya.
srekk… sreeekkkk…. Kau masih disitu… srekk.. Kyungsoo? srekk..” Suara pesawat radio itu berbunyi.
srekk.. Ya, kau dimana sekarang? srekk..” D.O membalas.

srekk.. srekk.. signal disini.. srekk.. k-kurang bagus.. srekk.. tapi aku ada… sreeekk… Di pulau.. srekk.. terpencil Hawaii.. sreekk.. orang-orang itu.. srekk.. membawaku.. srekkk!!” Jawab Jisoon dari sana.
srekk.. orang itu? srekk..” Tanya D.O.
srekkk.. brkk.. kkrrkk.. ……………… srekk..” D.O mendengar serentetan kata-kata yang mungkin dari Jisoon itu. Tapi terdengar sangat, well, seperti teriakan orang lain.
srekk… Jisoon? srekk.. ” Ujar D.O.

srekk.. JANGAN HUBUNGI LAGI! srekk.. srekk.. kliik(?)

D.O langsung membulatkan matanya.
“Orang-orang itu membawa Jisoon!”

//To Be Continued\\

Gimana readersdeul?
Ceritanya aku ga terlalu ngerti sih, tapi kenapa aku buat yah?
Ehehe, pokoknya aku butuh comment kalian (:

15 thoughts on “Message in a Bottle [S/2 Chapter/4]

  1. selalu ada misteri disetiap ceritanya,
    Jisoon diculik siapa??
    trus ada masalah apa????
    Gimana kelanjutan dari nasib mereka???
    Pertanyaannya udah puter-puter di kepala aku nih eonn , aku penasaran sama kelanjutan dari misteri ini, pokoknya aku akan nuggu ff ini dengan setia, kalo bisa next chap jangan lama-lama dipost, terus berkarya dan semangat eonn ^^9

  2. , Ada apa dg Jisoon??
    Siapa yg nngkep Jisoon??
    Kemanakah Jisoon sbnarnya??
    #KepoMode:On
    Lnjut y saeng!!
    Next chap yg cpet n’ agak pnjngin y!!
    #Maksa,ReaderGcTahuDiri
    Hhehe Hwaiting bwat author’a!!😀🙂😀

  3. readers baru nihh! ^^, tapi aku dah baca dari chapter awal ini🙂
    yg nangkep jisoon itu org” exo island yah?…
    Kurang panjang thor, tapi ttep keren kok
    Kalo bisa nih thor *kalo bisa ya* next nya dipanjangin dkit🙂
    sorry, ngga maksa kok
    Next thor next!🙂 *terlalu semangat*
    fighting!! moga selanjutnya lebih misterius😉

  4. Next ya eon.. oh ya, ak mau kasih kritik nih… menurut ak ya eon, kyknya seruan yg s1 deh drpd yg s2 tapi ini menurut ak aja sih.. maaf ya klo menyinggung.. Fighting buat next chap!!

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s