Chapter 1 : My Smart Boy

msmartboy

Tittle : My Smart Boy

Author : rinaizawa / @hellosydney92

Cast : Byun Baek Hyun & Lee Ye Bin

##

“Ya! Byun Baekhyun ! Apa yang kau lakukan pada Kang So Ra?” Teriak Park sonsaengnim.

Pria itu yang di bentak itu hanya diam dan menundukkan wajahnya. Ia sudah biasa seperti ini. Di panggil karena membuat kesal pengajarnya. Ya, Byun Baekhyun adalah seorang siswa yang mungkin bisa di kategorikan siswa pemalas di urutan pertama dari atas. Sebenarnya Baekhyun dulunya siswa yang rajin, namun semenjak orang tuanya dinas di Amerika dan pulang hanya 2 atau setahun sekali Baekhyun menjadi siswa pemalas. Park sonsaengnim yang melihat Baekhyun menjadi pemalas berusaha membuat Baekhyun menjadi siswa yang rajin seperti dulu dengan cara menyuruh beberapa siswa pintar di Kyunghee High School menjadi guru private bagi Baekhyun. Mulai dari Lee Ahreum, Park Jiyeon, Kim Joon Myun, Seo Joo Hyun, Jung Sooyoung dan terakhir adalah Kang So Ra. Mereka semua adalah teman dan hoobaenya Baekhyun.Namun, karena ulah Baekhyun mereka semua satu persatu-satu mundur untuk menjadi guru private Baekhyun dengan berbagai macam alasan. Park sonsaengnim sudah menyuruh mereka untuk bersabar menghadapi Baekhyun. Tapi mereka semua tidak mau. Hampir seluruh siswa pintar di sekolah ini di perintahkan Park sonsaengnim untuk mengajar Baekhyun. So Ra mengundurkan diri karena ia merasa selama ini tidak ada peningkatan pada Baekhyun. Dan dengan terpaksa Park Sonsaengnim membiarkan So Ra mengundurkan diri.

Baekhyun hanya mengulum-ngulumkan bibirnya yang membuat Park sonsaengnim semakin kesal. Ia pun mencoba bersabar dan berbicara baik-baik kepada Baekhyun.

“Apa yang membuat kau tidak menyukai So Ra, Baekhyun? Cara mengajarnya? Atau ia tak pernah membuat mengerti?” Park sonsaengnim bertanya baik-baik.

“Dua-duanya.” Jawab Baekhyun asal dan berhasil membuat Park sonsaengnim marah besar. Andai saja ia tidak mengingat Baekhyun adalah anak temannya Byun Jang Woo, mungkin ia sudah mengeluarkan Baekhyun dari sekolah. Park sonsaengnim paham perasaan Baekhyun yang masih ingin diperhatikan oleh orang tuanya seperti temannya yang lain. Ia tahu persis bagaimana kehidupan Baekhyun dari kecil, bagaimana sikap dan sifatnya karena ia sudah mengenal Baekhyun sejak kecil.

“Baiklah, aku akan berusaha mencari guru private yang bisa membuatmu mengerti cara mengajarnya.” Park sonsaengnim memilih mengalah daripada berdebat dengan siswanya. “Sekarang, masuklah kembali kedalam kelas. Belajar sungguh-sungguh.”

“Baiklah.”

Baekhyun keluar dari ruang Park sonsaengnim. Ia mengambil permen karet dari kantongnya lalu mengunyahnya sambil berjalan santai. Ia tak melihat ada seseorang yang berjalan di hadapannya dan ia pun tak sengaja menabrak gadis itu. Gadis itu kini terjatuh di hadapannya. Bukannya menolong, Baekhyun malah membentaknya.

“Ya! Kalau jalan lihat-lihat. Kemana kau pasang matamu itu huh ?!” Gadis itu hanya cuek mendengar perkataan Baekhyun yang begitu amat menyakitkan baginya. Ia segera bangkit dan membersihkan roknya yang sedikit terkena debu.

“Lain kali bersikaplah yang sopan Byun Baekhyun. Seharusnya aku yang membentakmu, bukan kau.” Gadis itu berjalan meninggalkan Baekhyun yang masih tak percaya melihat kelakuan gadis itu. Baru kali ini ia di balas oleh seorang gadis. Benar-benar menjengkelkan. Park Chanyeol -teman Baekhyun- atau biasa di panggil Chanyeol datang menghampirinya.

“Baekhyun, kau tidak apa? Apa yang dikatakan Park sonsaengnim?” Chanyeol yang baru datang tidak bertanya tentang gadis itu. Karena mungkin ia tidak melihat kejadiannya.

“Ia akan mencari guru private yang baru untukku.” Jawab Baekhyun.

“Kau ini kenapa Baekhyun? Mereka semua sudah susah payah mengajarmu, mereka juga rela jam sekolah mereka ditambah demi mengajarmu tapi kau tidak mau mematuhi mereka?” Cerocos Chanyeol.

“Sudahlah Chanyeol-ah. Aku malas membahasnya.” Ujar Baekhyun berjalan mendahului Chanyeol. Sementara Chanyeol hanya menghela nafas melihat kelakuan temannya yang sudah biasa itu.

##

“Annyeong sonsaengnim. Bolehkah saya masuk?” Ujar seorang gadis sopan.

“Silahkan.” Balas Park sonsaengnim. Gadis itu masuk dan kini duduk di hadapan Park sonsaengnim.

“Ada apa sonsaengnim memanggilku?” Tanya gadis itu.

“Ya.Ye Bin, maukah kau membantuku?” Pinta Park sonsaengnim.

“Tentu saja.” gadiss yang bernama lengkap Lee Ye Bin itu tersenyum.

“Kau tahu Byun Baekhyun kan?” Park sonsaengnim menatap Ye Bin.

“Ya aku mengenalnya. Ada apa?” Ye Bin mengangguk kepalanya. Tentu saja ia mengenal siswa pria itu paling pemalas itu.

“Aku mohon maukah kau mengajarnya? Bantulah dia untuk menjadi siswa yang rajin dan pintar seperti dulu. Kini cuma kau harapan ku satu-satunya. Maukah kau Ye Bin?” Pinta Park sonsaengnim. Ye Bin sedikit terkejut mendengar pemintaan Park sonsaengnim. Bagaimana ia bisa mengajar seorang siswa pemalas seperti Byun Baekhyun.? Karena tak ingin mengecewakan Park songsaengnim, Ye Bin pun meBaiklahrima permintaannya. Ia akan berusaha mengubah seorang Byun Baekhyun menjadi siswa yang terajin. Ia sudah bertekad dan akan berusaha semaksimal mungkin dan tak akan menyerah.

##

Baekhyun melangkahkan kakinya dengan malas menuju ruang Park sonsaengnim. Sesampai disana ia disambut hangat oleh Park sonsaengnim yang membuatnya menebak di dalam hati ‘Pasti ia sudah menemukan guru private baru.’ Begitu batin Baekhyun.

“Baekhyun. Aku sudah menemukan guru private baru untukmu. Ia akan mengajarmu nanti jam 3 siang. Ku mohon jangan mengecewakan lagi. Jelas?” Jelas Park sonsaengnim.

“Baiklah.”

##

Baekhyun melirik jam tangan yang melingkar di pergelangannya. Sudah hampir jam tiga. Sebentar lagi guru private nya akan datang. Sambil menunggu, ia mengunyah permen karetnya dan memasang earphoneditelinganya. Tak lama kemudian, seorang gadis datang menghampirinya sambil membawa beberapa buku. Baekhyun yang melihat kedatangan gadis yang tak asing baginya sedikit terkejut. Ye Bin -gadis itu- mengerti perasaan Baekhyun saat mlihat raut wajahnya.

“Apa yang kau lakukan?” Tanya Baekhyun melepaskan satu earphonenya.

“Mengajarmu.” Jawab Ye Bin singkat.

“Maksudmu?” Baekhyun masih tidak menyangkan kalau seorang Lee Ye Bin mau mengajarnya. Memang Ye Bin termasuk siswa berprestasi di sekolaah ini. Tapi, apa Ye Bin tidak marah dengannya tentang kejadian tadi pagi? Pikir Baekhyun.

“Lepaskan earphonemu dan buang permen karetmu sekarang!” Perintah Ye Bin dingin. Entah kenapa Baekhyun menurut saja saat diperintahkan Ye Bin. Ye Bin menyuruh Baekhyun duduk di hadapannya dan menyerahkan beberapa buku kepada Baekhyun.

“Hari ini kita akan belajar matematika. Buka buku itu dan pelajari. Apa yang tidak kau mengerti tanyakan padaku.” Ye Bin menyerahkan beberapa buku matematika.

“Bagaimana aku bisa belajar dengan buku sebanyak ini?” Protes Baekhyun.

“Pilih saja salah satunya.”

Baekhyun pun menurut. Ia membuka buku itu. Hanya membalik-balik saja sudah membuatnya pusing. Ia mencoba mengambil permen karetnya namun Ye Bin memerhatikannya.

“Aku tidak menyuruhmu mengunyah permen karet.” Sindir Ye Bin.

Baekhyun pun mendelik kesal. “Aku sama sekali tidak mengerti semua buku yang kau berikan.” Ujar Baekhyun dengan nada tinggi. Ia sengaja agar Ye Bin tidak mau mengajarnya. Tapi Baekhyun salah, ternyata Ye Bin masih mau mengajar Baekhyun.

“Baiklah kalau begitu kita kembali ke yang dasar. Apa kau mengerti yang ini?” Tanya Ye Bin lembut tapi dingin. Baekhyun menggeleng malas. Ye Bin pun mengajarnya dengan pelan-pelan dan hati-hati. Baekhyun memerhatikannya dengan seksama.

‘Begitu mudah rupanya.’ Batin Baekhyun tersenyum saat Ye Bin menjelaskannya. Tanpa sadar ia memerhatikan wajah Ye Bin saat mengajarnya. ‘Cantik‘ batin Baekhyun lagi.

“Ada apa?” Tanya Ye Bin yang merasa diperhatikan.

“Tidak ada.” Jawab Baekhyun sedikit gugup.

“Apa kau sudah mengerti?”

“Sedikit.”

“Sungguh? Coba kerjakan soal ini.” Perintah Ye Bin.

“Ya! Kenapa kau menyuruhku mengerjakan soal?” Tolak Baekhyun gusar.

“Bukannya kalau private seperti itu?”

Baekhyun menggeleng. “Selama aku private dengan yang lain, mereka tidak pernah memberikanku soal latihan. Mereka hanya membantuku dalam mengerjakan pekerjaan rumah.” Jelas Baekhyun.

“Ohh. Itukan dengan mereka. Berbeda denganku.” Ujar Ye Bin santai.

“Ya!”

“Cepat kerjakan atau mau ku tambah lagi soalnya.” Perintah Ye Bin lagi.

Baekhyun mendengus kesal. Lebih baik ia mengerjakan soal ini dari pada harus di tambah. Di dalam hati, Ye Bin merasa geli melihat tingkah Baekhyun.

‘Sebenarnya ia pria yang baik.’ Batin Ye Bin.

##

Hampir 1 jam Ye Bin menunggu Baekhyun mengerjakan soalnya. Ia hampir saja ketiduran menunggu Baekhyun yang belum siap mengerjakan tugas. Ada rasa kesal di hatinya. Tapi ia tetap sabar dan berusaha membuat Baekhyun seperti dulu.

“Aku sudah siap.” Baekhyun menyerahkan bukunya.

“Baguslah. Kalau begitu, kita akhiri sampai disini. Bukumu ku periksa di rumah.” Tutur Ye Bin.

“Baiklah.” Baekhyun berjalan mendahului Ye Bin. Ye Bin yang melihat hanya menggeleng kepalanya. ‘Apakah pria itu itu tidak berkepikiran untuk membantuku?’ Pikir Ye Bin.

##

“Aku pulang.” Ye Bin melangkahkan kakinya menuju ruang tengah dan menghempas tubuhnya di sofa.

“Eo?  Kau sudah pulang Ye Bin? Tumben lama sekali.” Seorang pria itu yang usia nya 2 tahun lebih Ye Bin berjalan mendekati Ye Bin.

“Aku harus membantu temanku dengan menjadi guru privatenya.” Jelas Ye Bin.

“Siapa?” Hyunwoo memberi segelas air minum untuk Ye Bin.

“Terima kasih kak.” Ye Bin meraih gelas dari kakaknya lalu meBaiklahguknya. “Byun Baekhyun.” Jawab Ye Bin saat selesai minum.

“Hem. Kenapa kau mau mengajarnya?” Tanya Hyunwoo.

“Karena aku merasa kasihan padanya. Kata Park sonsaengnim, dia dulu siswa yang pintar. Sekarang aja dia menjadi siswa yang pemalas.” Ye Bin mengambil lagi air minum. Tenggorokannya benar – benar terasa kering.

“Yasudah. Lebih baik kau mandi sana. Dan ingat –” Hyunwoo menggantungkan kata-katanya membuat Ye Bin penasaran.

“Apa?”

“Tidak. Kapan-kapan saja.” Hyunwoo tertawa dan berlalu meninggalkan Ye Bin yang masih bingung.

##

Baekhyun memarkirkan mobilnya di sebelah mobil Chanyeol. Ya, karena Baekhyun selalu kesepian, Chanyeol memutuskan untuk tinggal bersama Baekhyun. Lagi pula, semenjak tinggal bersama pria berambut kecokelatan itu, Baekhyun menjadi cepat datang dan tidak terlambat. Cuma satu hal yang tidak berubah selama ia tinggal bersama Chanyeol, yaitu sifat pemalasnya.

“Aku pulang.” Baekhyun melangkahkan kakinya dengan malas.

“Eo? Sudah pulang? Bagaimana privatemu? Siapa pengajarnya?” Sambut Chanyeol yang sibuk dengan laptopnya.

“Lee Ye Bin.” Baekhyun menjawab singkat pertanyaan Eunhyk lalu masuk kekamarnya.

“Mwo? Lee Ye Bin?” Chanyeol terlihat kaget saat Baekhyun menjawab pertanyaanya. Ia pun menyusul Baekhyun kekamarnya yang saat itu Baekhyun sedang merebahkan tubuhnya.

“Ya! Ketuklah pintu terlebih dahulu.” Ujar Baekhyun malas.

“Baiklah, baiklah. Tadi kau bilang pengajarmu Lee Ye Bin? Gadis pintar nan cantik itu?” Tanya Chanyeol lagi.

“Kenapa? Kau bilang dia cantik? Menurutku sama saja seperti Ahreum, Jiyeon,  Krystal, dan So Ra.” Baekhyun sedikit berbohong mengatakan Ye Bin tidak cantik. Padahal ia sudah mengakuinya tadi. Namun hanya hatinya yang tahu.

“Hey ! Dia itu termasuk gadis yang di idamkan para pria itu disekolah. Kau tahu, walaupun penampilannya mysterius, cukup banyak pria itu yang menyukainya.” cerocos Chanyeol.

“Lalu? Kau menyukainya?”

“Tidak. Aku hanya menyukai Seo Young. Walaupun banyak yang mengatakan ia lebih dari cantik dari Seo Young.”

“Sekarang keluarlah dari kamarku. Aku ingin beristirahat.”

“Lagipula aku ingin melanjutkan permainan ku.” Chanyeol pun keluar dari kamar Baekhyun sementara itu Baekhyun masih memikirkan perkataan Chanyeol.

##

Setelah mandi dan berpakaian, Ye Bin memutuskan untuk memeriksa tugas Baekhyun tadi. Ia mengambil buku Baekhyun yang masih ada di dalam tasnya. Ia mengecheck semua jawaban Baekhyun. Sungguh ia tak percaya, dari 6 soal yang diberikan hanya 2 yang benar diisi Baekhyun.

“Sebenarnya apa yang dipikir pria itu?” Ujar Ye Bin pada dirinya sendiri. Ia memutuskan untuk menelfon Baekhyun. Tapi ia tidak mempunyai nomor ponselnya. Tiba-tiba saja Ye Bin teringat kepada Chanyeol. Ia pun meminta nomor Baekhyun kepada Chanyeol karena ia tahu Chanyeol adalah teman dekat Baekhyun.

##

To be continue

53 thoughts on “Chapter 1 : My Smart Boy

  1. aku reader baru disini..
    di rekomendasikan seseorg utk bca ff ini wwkwkkwkw..
    awal yg menarik, lanjut bca dulu yaa..

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s