[Drabble] LOVE

loveTitle : LOVE
Author : Sugar^^ (@syubie)
Cast : Do Kyung Soo [EXO-K] and Kim Nam Joo [A Pink]
Genre : Romance, Fluff
Length : Drabble
Rating : Teen and PG-13
Recommended Song : Secret Garden by A Pink
Declaimer : Kisah dari FF ini hanya fiktif belaka. Cast bukan milik saya seorang, dia milik keluarganya dan agensinya. Plot, Story and POSTER are belong to ME!

HALO!!! Lama gak nge-post fanfic, malah jadi ngepost beginian. Cuma drabble pula doh -__- Okeh, tanya nih yg ngebiasin namjoo merapat coba… yg ngebiasin namjoo atau exopink komen yah habis baca ff ini >_< plus baca unekunek aku habis ff ini yah! HEH! Jangan lupakan namja babo yah /lupakan/

Happy Reading!

^O^

“Pegang tanganku!”

“Hmmm…?”

Namjoo menolehkan kepalanya kehadapan Kyungsoo. Dia bilang apa tadi? Pegang tangannya? Tumben. Satu kata yang bisa mendeskripsikan kata-katanya tadi. Meski senyuman Namjoo tak bisa disembunyikan dan pipi yang merona tersebut tak bisa dihilangkan, Namjoo masih gengsi menanggapi pernyataan Kyungsoo.

“Tumben,” kata Namjoo sedikit menggoda Kyungsoo.

“Tidak mau? Yasudah…” ucap Kyungsoo sambil melengos pergi meninggalkan Namjoo yang berdecak sebal.

Huh! Dasar, tidak ada romantisnya sama sekali!

Kyungsoo terus berjalan menjauhi Namjoo yang masih menatap Kyungsoo dengan sebal. Hingga Kyungsoo merasa ia telah jauh berjalan dan Namjoo seperti tidak ada dibelakangnya. Kyungsoo berbalik dan melihat Namjoo yang berjalan. Bukan kearahnya, tetapi berbalik arah.

“YA! Jalan pulang kerumahmu bukan kearah situ!” Kyungsoo berteriak cukup keras.

Namjoo bisa mendengarnya, tetapi kakinya terus melangkah menjauhi Kyungsoo. Jika ia menyukai seharusnya ia mengejarku. Namjoo terus berjalan, ia sedikit khawatir. Apakah Kyungsoo mengejarnya? Setelah menetapkan hatinya, ia membalikkan badannya. Tapi ia hanya mendapatkan helaan nafas kecil. Namjoo kecewa. Bukan, seharusnya ia tidak kecewa. Untuk apa ia kecewa? Kyungsoo bukan siapa-siapanya, hanya sebatas teman tidak lebih. Tapi hatinya masih terus berharap.

“Baboya. Dia tak akan mengejarmu Namjoo.”

Namjoo pun pulang kerumahnya dengan berat hati. Ia berjalan sambil menyesali perbuatannya. Ia merutuki kebodohannya, ia memukul kepalanya ringan, menendang kerikil disepanjang jalan dengan kesal. Kemudian Namjoo berhenti tiba-tiba, matanya memicing kearah depan. Masih belum keliatan. Hingga sosok tersebut makin mendekat kearah Namjoo, mata Namjoo melebar, ia terkaget. Sosok yang dilihatnya adalah seseorang yang mengendarai sepeda, itu Kyungsoo.

“Oppa?”

Kyungsoo tersenyum yang dibalas dengan senyum bahagia Namjoo. “Ayo naik,” ajak Kyungsoo. Tanpa pikir panjang, Namjoo langsung duduk dibangku belakang sepeda. Namjoo tak ingin membuat kesalahan yang sama. Kyungsoo pun mulai mendorong kayuh sepeda. Sepeda mereka berjalan dengan pelan. Namjoo bisa merasakan angin sore yang berhembus, matahari yang tidak terlalu terik, wangi bunga disekitar taman. Rambut Namjoo yang sebahu ikut terhembus angin, Namjoo tersenyum bahagia. Kyungsoo yang mengendarai sepeda juga ikut tersenyum. Pegangan tangan Namjoo dipinggangnya membuatnya merasa tergelitik sehingga Kyungsoo terus tersenyum.

“Kita mau kemana?” tanya Namjoo.

Kyungsoo tersenyum, “Kau akan tahu nanti.”

Namjoo yang mendengar jawaban Kyungsoo hanya bertanya-tanya dalam hati. Ia mengharapkan sesuatu yang spesial, meskipun tahu itu tidak mungkin. Namjoo mengeratkan pegangannya kepinggang Kyungsoo saat sepeda merasa oleng dan saat melewati kerikil yang mengganggu. Sepeda Kyungsoo dan Namjoo melewati sebuah taman yang indah. Namjoo berpikir alangkah bagusnya jika ia dan Kyungsoo berjalan-jalan ditaman itu sambil mengobrol bersama. Sibuk dengan pikirannya Namjoo tak menyadari bahwa sepeda Kyungsoo telah terparkir disisi taman.

“Kau tak akan turun?” tanya Kyungsoo yang menarik Namjoo kembali kedunia nyata.

“Ini dimana?” tanya Namjoo.

Kyungsoo hanya membalasnya sengan senyuman. Namjoo pun melihat keseliling dirinya terhampar rumput hijau dan bunga-bunga yang wangi. Namjoo melirik Kyungsoo dan mendapati Kyungsoo tengah memperhatikan dirinya. Pipi Namjoo mulai merona ia menundukkan kepalanya. Jantungnya pun ikut memperburuk dirinya dengan debaran yang membuat Namjoo gelisah.

“Yeppeuda,” lirih Kyungsoo.

“Nugu?” tanya Namjoo.

Kyungsoo gelagapan, pernyataan itu memang untuk Namjoo tapi mengapa Namjoo bisa mendengarnya? Itu hanya lirihan Kyungsoo dengan frekuensi kecil. Kyungsoo tak kunjung menjawab yang membuat Namjoo mengerti.

“Arasseo. Bunga itu memang cantik,” ucap Namjoo tersenyum kecil.

Kyungsoo berteriak dalam hatinya. Bukan bunga itu yang cantik! Bunga itu kalah cantik dibandingkan dengan dirimu Namjoo-ya. Mereka terdiam, hingga Kyungsoo pun berniat untuk membeli es krim.

“Mau kutraktir es krim?”

Namjoo yang mendengar perkataan Kyungsoo menganguk mantap. Namjoo menyukai es krim. Bukan, ia menyukai segala jenis makanan. Kyungsoo pun pergi membeli es krim pada penjaja es krim, setelah mendapatkan dua es krim Kyungsoo menghampiri Namjoo yang tengah duduk dibangku taman.

“Igeo,” ucap Kyungsoo sambil menyodorkon sebuah es krim kehadapan Namjoo. Namjoo tersenyum dan dengan senang hati Namjoo menerima es krim tersebut. Merekapun mencari tempat duduk untuk makan es krim tersebut. Mereka memilih bangku didekat bunga-bunga cantik terhampar luas layaknya pasir di pantai. Kyungsoo membelikan Namjoo es krim coklat, es krim yang paling Namjoo suka.

“Mmmm, mashita…” ucap Namjoo dengan sedikit sisa eskrim coklat didekat bibirnya.

Kyungsoo yang melihatnya hanya tertawa kecil. Tetapi Namjoo dapat mendengarnya karena jarak mereka yang dekat atau mungkin pendengaran Namjoo memang luarbiasa. Kyungsoo pun menghapus sisa es krim tersebut menggunakan jari tangannya. Namjoo yang bingung dengan gerakan tangan Kyungsoo hanya bisa terdiam. Ketika jari Kyungsoo mencapai sudut bibir Namjoo, Kyungsoo terdiam. Sama halnya dengan Namjoo yang gelagapan, ia cemas meskipun ia senang. Mata Kyungsoo menatap bibir ranum milik Namjoo. Namjoo yang merasa bibirnya dipandangi hanya bisa terdiam. Namjoo benar-benar bingung harus bersikap seperi apa.

Jari Kyungsoo berpindah kebibir Namjoo. Kali ini mereka benar-benar seperti patung. Kyungsoo bingung apa yang ia lakukan. Tetapi ketika mata mereka beradu pandang, mata Namjoo menjelaskan bahwa ia sangat gugup tetapi Kyungsoo juga merasakan ada hasrat ‘ingin’ dari tatapan itu. Ketika Namjoo menyadari bahwa jarak antara mereka semakin dekat, Namjoo menutup matanya. Perlahan namun pasti dua sejoli itu akhirnya berciuman. Bukan ciuman yang menyatakan perasaan cinta, tetapi kepercayaan.

Namjoo yang mengira akan dicium bibirnya ternyata salah. Kyungsoo bukan mencium bibirnya melainkan dahinya. Namjoo kecewa. Bukan! Ia bahagia, Kyungsoo ternyata memiliki perasaan yang sama dengannya. Meskipun Kyungsoo tak mengungkapkannya setelah selesai mencium dahinya, tetapi Namjoo sadar akan hal itu.

“Kau tak akan pulang?”

Namjoo tersadar akan pikirannya. Kyungsoo yang mengajaknya pulang terlihat berbeda. Memang Kyungsoo tersenyum, tetapi kali ini semua yang ada pada diri Kyungsoo ikut tersenyum. Mereka berdua telah membuka pintu hatinya masing-masing. Namjoo pun menerima uluran tangan Kyungsoo. Jika tadi mereka merasa gugup, kali ini mereka merasa perasaan berbeda. Perasaan yang tak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Mungkin hanya mereka berdua yang tahu.

Kyungsoo pun mengayuh sepedanya pulang kerumah. Namjoo memeluk Kyungsoo dengan erat seakan tidak mengizinkan Kyungsoo pergi. Sampai dirumah Namjoo berpikir. Pikiran yang membuatnya terus tersenyum hingga lupa waktu bahwa sudah menunjukkan pukul 4 pagi.

“Kyungsoo belum menyatakan cintanya. Tetapi aku percaya, kalau dia pasti akan menyatakannya. Ciuman tadi memang bentuk kepercayaan. Ia pasti akan menyatakan cintanya, mungkin sambil mencium bibirku~”

-Fin-

Ini unekunek aku : Aku tau aku enggak begitu nge-biasin exopink. Tapi entah kenapa aku suka couple KyungJoo/KyungNam (owe kagak tau, ciyus dah). Tapi NamYeol itu bias! Lee Sung Yeol <3<3<3 Lagipula covernya udah kebuat duluan gegara aku liat itu si Njuw poto nya keren, jadi aku pen buat cover ff, tapi kagak tau siapa cast namjanya. Nah aku buat Kyungsoo gegara waktu itu aku baca ff KyungNam juga -.- Makanya aku buat exopink ajah. Ceritanya juga tiba-tiba muncul pas dengerin album Secret Garden-Apink apalagi yg secret garden ituh. Daripada tuh ide sia-sia, yakan? Makanya aku buat ff beginian. Jan dibash tolong /.\ U,U ‘3’

Aduh, aku banyak bacot #plakk. Eh tolong komen yah yg baca, yg komen ntar aku kasih doa, hehehehe. Lumayan kan bias muncul ditipi kita eh salah mimpi kita, hihihii ^^

THANK YOU FOR READ AND BIGGEST THANK’S FOR
READ+COMMENT+LIKE
MUAH

With ♥,
Sugar^^ #stay alay

�� �3

41 thoughts on “[Drabble] LOVE

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s