OH MY BOY #1

Author: lilimissro

Cast: Oh sehun (EXO) as Oh sehun, OC- Park Tae young

Other cast: Chanyeol (EXO) as Park Chanyeol (Tae young brother), Luhan (EXO) as Tae young old friend, And some girls from K-girlgroup

Genre: School life, family, romance.

Rating: general

Summary: mencintai namja satu ini benar-benar membuat hidupku susah setengah mati!!

n/b: annyeong para readers.. author balik sama ff abal-abal terbaru author dan author harap ff ini dapat membuat hati para readers yang lagi fall in love ato apa gitu jadi tersalurkan dengan membaca ff ini. oh, ya ff ini terinspirasi dari beberapa komik dan novel yang pernah author baca. So, NO plagiat and NO bash please..

1186804_530271590385578_1978193373_n

Tae young POV

Betapa sempurnanya hariku ini. hhh.. itu hanya bohong belaka. Sebenarnya hidupku tak sempurna, sama sekali tak sempurna.  Tapi, entah mengapa aku merasa hari ini hidupku sedikit beruntung, sedikit.

Hari ini aku harus menunggu hujan reda di swalayan karna aku tak membawa payung. Dan juga aku tak tahu sama sekali seluk beluk kota Seoul karna aku baru pindah dari Busan untuk tinggal bersama samchoonku karna orang tua satu-satunya bagiku (eomma) meninggal baru-baru ini. hh..  begitu menyebalkan hidupku. Dan, untuk apa juga aku mengungkit masa lalu itu? Membuatku semakin merasa sedih saja.

Akhirnya hujanpun reda. Aku berjalan keluar swalayan dan menyebrang jalan dihadapanku untuk sampai di halte bis. Aku berdiri disana cukup lama bersama beberapa orang yang juga sedang menunggu bis sama sepertiku.

“akkh..” erangku. Tanpa sengaja aku terpleset dan menumpahkan semua belanjaanku. dan yang lebih membuatku malu lagi adalah: semua orang memandangku dan lebihnya lagi aku terjatuh tepat di kubangan lumpur dan itu tepat di wajahku.

Aku mengusap wajahku sambil menunduk menahan malu. Aku tak berani menengadahkan kepalaku karna pasti akan sangat memalukan. Namun samar-samar aku melihat tangan seseorang tengah memunguti belanjaanku kemudian menyerahkan padaku. Aku masih menunduk, aku bingung dengan apa yang ia lakukan.

“hei, ini milikmu kan??” suara namja itu terdengar.

Aku hanya menunduk tanpa memalingkan wajahku sedikitpun juga tanpa menjawab pertanyaan namja itu. Aku terlalu malu. Aku tahu aku tak pernah beruntung dalam hal apapun, tapi ini benar-benar membuatku malu setengah mati.

“hei.. kau tak apa-apa kan??”  suara namja itu kembali terdengar.

“ne,gwaenchanayo.” Jawabku sambil menunduk.

“kau dari Busan ya? Dialekmu sangat kental seperti orang Busan.”

“ne, aku memang dari Busan.”

“hei, kenapa menunduk terus? Tidak sopan bukan jika berbicara tidak memandang lawan bicaramu.” Namja ini benar..itu memang tidak sopan. Tapi wajahku kan?

“perlihatkan saja. tidak apa-apa.” Ucap namja itu lagi.

Akhirnya kupustuskan untuk mengangkat wajahku. Dalam hati aku berdoa agar namja itu tak tertawa saat melihat bagaimana keadaan wajahku ini. semoga saja.

Benar saja, namja itu tak tertawa. Ia malah membantuku berdiri dan membantu merapikan rambutku. Dan jika dilihat-lihat namja ini cukup tampan dengan wajah putih, mata sipit tajamnya dan rambut berwarna coklatnya yang membuatnya semakin terlihat keren dimataku.

“apa yang harus kulakukan untuk membalas semua ini?” tanyaku. Namja ini terlalu baik untuk hidupku yang begitu sial.

“tidak usah. Sekarang, dimana rumahmu? Biar kau kuantar pulang.”

Suara namja itu kini hanya terdengar samar. Yang tersisa dipikiranku ini hanyalah senyumanya yang baru saja ia perlihatkan. Apa aku salah lihat? Kenapa namja ini terlihat begitu tampan sekarang?? Kenapa namja ini membuat perutku terasa aneh??

“bagaimana? Kau mau kuantar pulang?” aku kembali tersadar setelah suara namja itu kembali terdengar di pendengaranku. Sepertinya.. aku benar-benar menyukai namja ini, eoteokhae??

Jadi, dari pada aku terus terdiam disini aku iyakan saja ajakannya. Ia mengantarkanku sampai kerumah samchoonku dengan montornya. Hhh.. dia benar-benar keren..aku bahkan tak berhenti memikirkannya semalaman ini. babo! Kenapa aku tak menannyakan nama dan nomor telfonya? Aissh.. michigetta!!

Tapi, yang terpenting sekarang aku harus mempersiapkan diriku untuk pergi kesekolah baruku besok. Yah.. walaupun dalam hati aku masih berharap untuk dapat bertemu dengan namja itu lagi.

*+*+*+*+*+*+*+*+*+*

Author POV

Pagi harinya Tae young telah bersiap-siap setelah memakai seragam barunya dan berangkat sekolah bersama sepupunya, Chanyeol dengan montor namja itu. Sebenarnya Chanyeol sama sekali tak ingin berangkat bersama Tae young tapi malang nasibnya karna sang appa akan memotong uang sakunya jika ia menolak.

Tae young turun sebelum sampai di gerbang dengan alasan Chanyeol yang akan bertemu dengan teman-temannya dulu. Padahal Tae young tahu jika Chanyeol tak ingin dipikir memiliki hubungan khusus dengannya padahal mereka memanglah sepupu. Tae young juga tahu jika Chanyeol memang over jika sudah menyangkut masalah yeoja. Apa lagi dengannya -_-

Dan kini Tae young berjalan sendiri dilorong-lorong kelas dengan mendapatkan tatapan-tatapan aneh dari para siswa yang lain. Tae young tetap tak bergeming, ia hanya menunduk dan terus berjalan lurus tanpa melihat apa dan siapa yang ada dihadapannya.

Beberapa menit kemudian ia sampai dikelasnya. Ia langsung duduk  dan merebahkan kepalanya di meja. Ia memang tak berniat mencari teman. Karna yang ada dipikiranya jika teman akan datang sendiri tanpa ia minta. Benar-benar pemalas.

“annyeong.. kau anak baru ya??” tiba-tiba seorang yeoja mengeluarkan suaranya pada Tae young. Yeoja itu duduk tepat disebelahnya. Tae young mengangkat kepalanya dan tersenyum tipis. “ Ne, aku baru pindah dari Busan.”

“pantas saja seragammu berbeda. Eh, aku lupa mengenalkan diriku. Sulli-ieyo” yeoja itu mengulurkan tangannya pada Tae young dengan senyum ramah yang ia hias dibibirnya.  Tae young tak berkedip melihat wajah yeoja itu. Tanpa sadar ia bergumam sendiri. “yeppeoda..”

“mwo?” Tanya Sulli yang tak mendengar gumaman Tae young.

“anio, aku hanya bergumam saja.” Tae young mencoba mengelak. Ia terlihat menggigiti bibir bagian bawahnya, berharap Sulli tak akan curiga atau lebih-lebih mengungkit-ungkitnya lagi.

“sulli-ya. Bisakah kau menceritakan beberapa hal tentang sekolah ini padaku?? Karna aku sama sekali tidak mengerti tentang sekolah-sekolah di Seoul.” Pinta Tae young kemudian pada Sulli.

“mianhae.. tapi sekolah ini tak sama dengan sekolah-sekolah di Seoul kebanyakan.” Tae young mengerutkan alisnya lalu bertanya “benarkah??”

“ne, akan kujelaskan. Sekolah ini mendapat julukan ‘sekolah dengan murid-murid sempurna’.”

“wae??” potong Tae young cepat.

“aissh.. dengarkan dulu.” Sergah Sulli sedikit kesal.

“jadi, sekolah ini mendapatkan julukan seperti itu karna sekolah ini hanya berisi murid-murid dengan wajah yang sempurna. Selalu tampan dan cantik. Jadi, para murid sekolah lain berlomba-lomba untuk mendapatkan pacar dari sekolah ini.” jelas Sulli.

“memangnya setampan dan secantik apa murid di sekolah ini??” Tanya Tae young meragukan. Ia sedikit ragu dengan ucapan Sulli walaupun ia mengakui jika wajah Sulli  memanglah sangat cantik.

“ayo ikut aku.” Sulli menarik tangan Tae young menuju jendela kelas dan bersender didinding yang berdekatan dengan jendela. “kau lihat? Bahkan di kelas kita saja semuanya tampan dan cantik.” Tunjuk Sulli pada seluruh penjuru kelas yang terdengar cukup gaduh.

“eh, dia itu tampan atau cantik sih?” tunju Tae young pada seorang namja yang tengah sibuk mengerjakan soal-soal matematika di bukunya.

“dia Taemin, dia salah satu anggota geng namja di sekolah ini. kau jangan macam-macam dengannya.” Ucap Sulli memperingatkan.

“geng? Maksudmu??” Tae young mengerutkan alisnya lagi.

“geng namja SKY. Geng itu terdiri atas 3 kelompok urutan kelas. Kelas 12 bernama Super junior. Kelas 11 bernama SHINee. Dan kelas 10, kelas angkatan kita bernama EXO.”

“tapi kenapa dia ada di kelas 10? Jadi dia anggota keompok EXO?” tunjuk Tae young pada Taemin.

“dia maknae di SHINee. Aku juga tidak tahu kenapa ia malah masuk keanggota geng SHINee dan bukannya EXO.” Sulli mengangkat bahunya.

*+*+*+*+*+*+*+*

            Bel istirahat berbunyi. Tae young bersama Sulli berjalan keluar kelas sembari tertawa terbahak-bahak akibat lelucon yang di buat oleh teman sekelas mereka, Sunggyu sesaat sebelum bel berbunyi dan berhasil membuat Tae young dan Sulli tak dapat menghentikan tawa mereka.

“ah, ini kantinnya..” ucap Sulli riang. Tae young mengikuti di belakangnya.

“wah, besar juga ya.” Ucap Tae young kagum.

Mereka berdua segera mengambil jatah makan siang mereka dan berjalan menuju tempat duduk yang tersisa.

DUGH!

Tae young jatuh tersungkur di lantai sementara makanannya tumpah dimana-mana. Sulli membulatkan bibirnya kaget sementara penghuni kantin tertawa dengan amat keras.

‘aissh.. kenapa aku selalu melakukan hal yang memalukan sih’ Batin Tae young.

Tae young mengangkat kepalanya dan berniat untuk berdiri, namun tiba-tiba semua yeoja berlari dan berteriak kegirangan sambil menubruk tubuh Tae young dan Sulli dengan kasar.

“aissh.. kenapa mereka itu??” gerutu Tae young.

“geng EXO datang..”

TBC

23 thoughts on “OH MY BOY #1

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s