Triple & EXO part 7

Triple & EXO

Triple & EXO

Cast :

Oh Sehun

Lim Ri Chan

etc.

Hai hai,, mian baru ngepost ya.. Oke,, happy reading !

Part Sebelumnya

“Sementara Tae Hae masih ada diantara 2 orang, Baekhyun yang terobsesi dengan Riri atau namja baru yang duduk sebangku dengan Riri” Gumam Suho, iapun menutup naskah drama itu. “Baiklah, waktunya mencari mereka” Serunya lalu berlari menuju UKS.

~~~~~~

“Riri~ah” Panggil seseorang dari luar.

“Riri~ah, Sehun~ah” Lalu namja disampingnya membantu Rere untuk menyahut kedua insan itu.

“Kami masuk ne ?” Tanya Rere tapi tak ada jawaban, sepertinya kedua orang itu sedang tidur.

Rerepun memasuki ruangan yang tercium bau obat, meskipun tidak terlalu menyengat tapi tetap saja bau obat benar-benar tak enak dicium. Dibelakangnya terdapat Chanyeol yang mengekor sambil menutup pintu. Mereka melihat Sehun dan Riri yang tengah terlelap di dunia mereka.

“Mereka cocok ya ?” Tanya Rere seperti bisikan, Chanyeol mengalihkan pandangannya ke arah Rere kemudian ia mengangguk. “Mereka adalah anggota termuda dari kita semua kan ? Benar-benar cocok” Gumam Chanyeol, Rerepun hanya mengangguk.

“Chanyeol~ah”

“Rere~ya”

“Ah, kau duluan saja” Pinta Rere tak enak, Chanyeol menggeleng “Kau saja, Lady’s First”. Rere menghembuskan napasnya berat, “Aku…. Eumm… Eumm.. Kau saja duluan” Ucapnya grogi. “Baiklah, Re~ya. Aku… Ingin kita kembali seperti dulu. Kau mau ?” Tanya Chanyeol yang tengah menatap lekat mata Rere seolah menguncinya. Rere mengangguk ragu “Tapi… Bisakah kita memulainya dari awal ?” Tanyanya ragu, Chanyeol tersenyum lalu mengangguk. “Gomawo, Re~ya” Gumam Chanyeol lalu memeluk Rere.

Tak lama kemudian pelukan merekapun melonggar, “Mulai sekarang kita berteman” Ucap Rere sambil menunjukkan jari kelingkingnya. ‘Kukira kau ingin kita bersama seperti dulu Re~ya, aku ingin kita bersama lagi, saat aku mengajarimu ber-olahraga.’ Batin Chanyeol sedih, “Oppa ?” Sahut Rere yang kelingkingnya tak juga disambut, Chanyeolpun tersadar dari lamunannya kemudian ia menyambut kelingking Rere dan mengaitkannya dengan kelingkingnya juga. “Mulai sekarang kita berteman” Ucap kedua orang itu bersamaan dengan suara yang agak nyaring.

“Hyung ! Berisik sekali kau !” Teriak Sehun yang baru saja terbangun, sonta kedua insan yang sedang mengait-kaitkan jari merekapun tertunduk malu.

“Ahh,, Riri~ah. Tadi Mi Ri titip pesan padamu” Ucap Rere tiba-tiba, Riri menoleh ke arahnya, “Pesan apa Eonn ?” Tanyanya heran, tumben sekali sepupunya menitipkan pesan ke sahabatnya, kan mereka bisa bertemu di rumah, bukankah rumah mereka bersebelahan ? Lagipula apa Jira dan Nari mengijinkan Miri untuk bertemu dengannya, ia rasa tak mungkin.

“Katanya nanti malam akan ada acara, kau disuruh ke Cafe Appanya pukul 6 nanti.” Jelas Rere, Riripun mengangguk-anggukan kepalanya, “Ada apa ia membuat acara mendadak seperti ini ?” Gumamnya.

Sehun melihat Riri bingung, mengapa gadis ini bisa akrab dengan sahabat Noonanya, bukankah genk mereka dan genk Noonanya saling membenci. Yeoja benar-benar misterius.

‘Ceklekk’

Pintu UKS terbuka lagi,, kali ini Suho yang masuk sambil membawa beberapa lembaran yang sepertinya sangat penting untuk namja itu.

“Sehun~ah, Riri~ah. Ka- Kakimu kenapa Ri ?” Tanya Suho langsung khawatir kalang kabut, ia menghampiri di pinggir ranjangnya. “Aishhh, Hyung ! Jangan dekati yeojaku !” Teriak Sehun sambil menarik-narik jas Suho namun namja itu tak mengubrisnya.

“Aniya Oppa, hanya luka sedikit” Jawab Riri sambil tersenyum tulus.

“Cih, sedikit apanya ? Hampir mero- Hmppttt Hmmmppt” Rerepun segera menutup mulut Sehun sebelum Suho mendengar semua kebenarannya. Suho tampak bingung dengan 2 orang itu, “Mero- apa Sehun~ah ?” Tanyanya. “Maksud Sehun Sunbae adalah saat Riri diobati saja ia meronta-ronta karena kesakitan. Iyakan, Sehun~ah ?” Tanya Rere sambil tersenyum, tapi ada keanehan dari senyum itu seolah berkata ‘Jangan katakan yang sebenarnya, atau kau akan mati !’.

‘Glekk’

Sehun menelan ludahnya berat, serasa menelan air yang dibekukan di dalam kulkas *Bilang aja Es Batu, Thoorr -___-“* .

“Eumm, Eonn. Memangnya aku tadi meronta-ronta perasaan tadi aku pingsan ?” Ucap Riri bingung, ia benar bukankah ia tadi pingsan.

Keringat dingin bercucuran didahi Rere, semua orang menatapnya tajam dan ingin tahu jawaban Rere. Rerepun melihat Sehun yang tertawa namun ditahan seolah berkata ‘Wkwkwkwk,, calon aktris sedang melakakukan akting yang mencekam.. Mati kau !’

“Kau.. Tadi meronta sambil tertidur.. Iya,, meronta sambil tertidur”

“Ehhhh ?” Semua orang disitu kaget dengan jawaban Rere, ia kembali menatap Sehun yang menggeleng-gelengkan kepalanya seolah berkata ‘Astaagaa Park Rye Young,, mana ada orang pingsan yang bisa bergerak. Kurang bodohkah dirimu ?’

“Ahh,, benarkah ? Kau lucu Re~ya” Puji (?) Suho sambil mengacak-acak rambut Rere, Chanyeol menatapnya tajam “Yak ! Hyung ! Jangan sentuh dia !” Teriaknya tak terima saat gadisnya disentuh oleh Suho.

Suhopun langsung berhenti mengacak rambut Rere yang masih rapi (?). ‘Kenapa banyak sekali yang marah sih hari ini hanya karena aku menyentuh seorang gadis ?’ Batinnya lalu menaikkan bahunya tak mengerti.

“Ah !” Teriak Suho tiba-tiba yang membuat keadaan hening ruangan tersebut menjadi mulai ramai, “Aisshhh, kau mengagetkanku Hyung !” Pekik Sehun tak terima, “Ne,, kau ingin membuat kami semua meninggal tua hah ?” Tanya Chanyeol dengan nada kesal.

“Arraseo, mianhae. Aku hanya ingin memberikan kalian naskah ini, pelajari baik-baik ya ? Minggu depan kalian tampil”  Jelas Suho dengan nada yang sangat santai.

“MWOOO ????!!!!” Teriak Sehun dan Riri bersamaan, bagaimana bisa mereka menghapal naskah drama yang panjangnya 14 halaman itu hanya dengan waktu seminggu ?

“Oppa gila ! Bagaimana mungkin kami menghapalnya dengan waktu sesingkat ini ?” Protes Riri, “Aku menyuruh kalian mempelajari bukan menghapal. Baiklah, urusanku masih banyak. Annyeong !” Pamit Suho.

‘Ceklek’

Pintu terbuka kemudian tertutup lagi, bukan karena orang masuk melainkan Suho yang baru saja keluar dari UKS.

“Huaaaaaa !!!!!! OTTOKHAE  ?????” Teriak Sehun dan Riri bersamaan.

~~~~~

“Miri~ya !” Panggil Riri, Miripun melambaikan tangannya dan menyuruh Riri menuju bangku didepannya.

“Ada apa kau mengajakku makan malam, Sepupuku ?” Tanya Riri sambil menggoda Riri, ah gadis itu berubah jika bertemu dengan Sepupu kesayangan mereka.

“Aniya, bukan apa-apa” Jawab Miri singkat. “Hmm,, kau menyebalkan Mi~ya” Gerutu Riri kesal. Miri terkekeh, kemudian melihat kaki Riri yang dibalut dengan perban “Gwenchana~yo ? Lukamu terbuka lagi ? Ah,, Nari itu memang keterlaluan” Gerutunya, kali ini Riri yang terkekeh melihat sikap Miri. “Mi~ya, kau benar-benar mirip Ajjumha Hwang jika terus mengkhawatirkanku” Ucap Riri sambil tertawa.

Miri terdiam, “Ada apa Mi~ya ?” Tanya Riri heran, “Ah ! Pesanlah dulu, baru aku akan menjawab” suruh Miri lalu datanglah seorang pelayan, Riripun memesan Moccachino kemudian pelayan itupun pergi.

“Aku akan ke New York” Ucap Miri tiba-tiba. “Mwo ? Untuk apa ?” Tanya Riri heran, “Mi Young Eonni mendapat donor mata, dan aku harus ikut kesana” Jawab Miri. Riri merasa ada yang janggal dengan ucapan sepupunya itu, “Kalau begitu biarkan Ajjumha dan Ajjushi saja yang kesana, kau biar tinggal dirumahku. Lagipula jika kau pergi maka kau akan meninggalkan Kyung Soo oppa kan ?” Tanya Riri, Miri tersentak. Yup ! Hanya Miri, Kyung Soo, Tuhan, dan Riri saja yang tahu bahwa Miri dan Kyung Soo sedang berpacaran.

“Tentu aku harus meninggalkannya” Ucap Miri yang membuat Riri tersentak, “Kau tega, Mi~ya” Ucap Riri, ia tak yakin gadis di depannya ini adalah Miri yang ia kenal, Miri yang penyayang, Miri yang selalu mengerti perasaan orang lain dan tak mau menyakiti orang lain tapi mengapa kali ini ia berbeda ?

“Aku memang tega, lagi pula aku tak menyukainya” ‘Tapi aku sangat mencintainya, Ri~ah’ Lanjut Miri dalam hati, “Lalu kau kemanakan hubungan kalian ? Kau mau melepasnya begitu saja ?” Tanya Riri dengan nada menyindir. Miri menunduk, ‘Uljima, Uljima Mi~ya’ Semangatnya dalam hati.

“Tentu saja, untuk apa aku berhubungan dengan namja yang sama sekali tak kucintai ? Itu sama saja membuang-buang waktuku saja Ri~ah !” Ucap Miri dengan nada marah, “Apa kau akan mendonorkan matamu ?” Tanya Riri mengalih dari percakapan yang membuat keduanya menggebu-gebu. Miri tersentak, bagaimana ia tahu ? Ah, ia lupa. Bukankah Riri memiliki IQ tertinggi kedua setelah Sehun ?

“Itu bukan urusanmu” Jawab Miri, “Ah,, ayolah Hwang Miri. Kau berbeda, tidakkah kau bersedih jika kau melepas Kyung Soo Oppa ?” Tanya Riri sambil menenangkan Miri. “Dia mencintai Eonniku, dia mau berhubungan denganku karena aku mirip Eonni. Bahkan mereka sudah berpacaran sejak Oppa kelas 2 SMP namun mereka putus saat Eonni lulus SMA dan kuliah ke New York, ia tak tahu bahwa penyebab Eonni buta karena aku. Aku merasa bersalah Riri~ah, aku tak mau menjadi beban bagi mereka” Miri tertunduk, air matanyapun jatuh. Akhirnya bebannyapun berkurang setidaknya tidak seberat tadi.

“Bukankah ia sering datang kerumahmu Mi~ya ?” Tanya Riri lembut sambil mengelus punggung Miri sambil menenangkannya. “Ia selalu bertanya ‘Mi Young Eoddi ?’ Bukankah itu sama saja ia tak mencintaiku Ri~ah ? Kumohon, izinkan aku pergi ne ? Aku berjanji akan pulang secepatnya.” Ucap Miri, Riri tak yakin tapi setelah mendengar pengakuan Miri iapun setuju. “Kapan kau berangkat ?” Tanya Riri, “Besok, pukul 11”

~~~~~~

“Oppa !” Teriak Riri sambil mengetuk-ketuk pintu ruangan khusus EXO. “Aisshhh,, Oppa !! Buka Pintunya !!!” Teriaknya lagi, ia benar-benar ingin menampar wajah Kyung Soo saat ini. Tadi pagi ia menangis saat membaca surat dari Miri. Ia telah pergi, bukan pukul 11 namun pukul 4 dini hari.

“Ada apa Ri~ah ?” Tanya Sehun yang membuka pintu itu, “Mana Kyung Soo Oppa ???!!!” Tanya Riri dengan nada membentak, “Kau mencarinya ? Dia didalam, kau tak menca-“ “AWASSS !!” Teriak Riri tak sabaran, ia juga mendorong Sehun hingga terjatuh.

“Riri~ah !!” Teriak 3 orang yang baru saja tiba di ruangan khusus EXO. “Oppa, gwenchana ?” Tanya Rere dan Rara bersamaan saat melihat tubuh Sehun yang terjatuh, “Ne, gwenchana” Jawab Sehun sambil tersenyum –dipaksakan-.

“Ahh, aku takut Re~ya. Dia sudah sangat meledak” Gumam Rara dibelakang Rere, “Yak ! Kau kira aku  berani. Seung Wo~ssi, kau saja !” Suruh Rere, Seung Wopun menggeleng dengan keras “Kau ingin ia tambah marah 2x lipat saat melihat wajahku ?” Tanya Seung Wo. “Aissh, kau ini namja yang pe-“

“BELUM PUAS KAU MEMBUATT MIRI TERSIKSA EOHHH ???!!!! LIHAT !!! DIA BENAR-BENAR SAKIT HATI KARENAMU DO KYUNG SOO.. !!! AKU MENYESAL TELAH MENITIPKANNYA PADAMU !!!!” Bentak seorang yeoja dari dalam.

“Riri~ah !” Teriak Rere, Rara, Sehun dan Seung Wo bersamaan.

Merekapun berlari ke dalam, ia melihat Riri yang tengah menangis deras, wajahnya merah, ia benar-benar marah.

“TAKKAN KUBIARKAN KAU BERSAMA MIRI LAGI !!!!!!” Bentak Riri, ia mengambil gunting dan mencoba menancabkannya ke Kyung Soo yang benar-benar brengsek baginya.

“Kyaaaa !!! Sehun~ah, Riri~ah !!!”

~~~~~~~~

-TBC-

30 thoughts on “Triple & EXO part 7

  1. Ping-balik: Triple & EXO part 8 | fantastic08

  2. Ping-balik: Triple & EXO part 8 | EXO Fanfiction World

  3. Yang ampun Thor,? Aku nungguin sampe Mau kebakar matahari baru nongol sekarang Bagus Thor, lanjut thor, ( cat: jangan -jangan lama-lama ya thor, U,U)

  4. Daebak thor!
    TBC menyiksa amat thor.. WHY??? #lebay_mode_on
    Tunggu next chapter thor.
    Nae udh serius seriusnya, tiba tiba disitu ada tulisan ‘tbc’. Itu membuat saya gila #hiperbolaNiOrang
    Next chapter panjangin ne? Sepanjang panjangnya #maksa.
    Keke fighting author!

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s