LOVE HUNTER-Part 3

love hunter

Tittle: Love hunter

Author: hyesung(@Kai_NirExotic)

Gendre: romance ,scool,life

Length: chapter

CAST:

·         D.O (DO KYUNGSOO)

·         PARK CHANYEOL

·         KAI(KIM JONG IN)

·         JUNG AE LEE(OC)

·         CHOI MIN AH  (OC)

·         SUNG HYE HEE(OC)

 

SUPPOART CAST:

·         KRIS (WU YI FANG)

·         CHOI MIN HO

·         KIM JAEJOONG

·         BYUN BAEKHYUN

(Seiring berjalannya waktu cast akan bertambah).

 

Wah jujur ajah aku tuh ketawa terbahak-bahak baca komen kalian semua. Hehehhehehhe jujur aja komen chap 2 nya buat aku ketawa sekaligus senang. Oea sebenarnya aku nulis ini dalam keadaan sakit loh tapi tiba-tiba ajah aku jadi semangat buat lanjut  chap ini karena mention aku di balas sama @riostevadit katanya” semua ciptaan tuhan itu cakep” terus pastinya aku dapat kekuatan dari komen kalian. Oea maaf ya low chap ini mengecewakan atau typonya banyak. Hehehehe mianhe hanya begitu lah kemampuan saya hihihihihi. Oea komen yuanxoxo bikin aku tertawa lepas hahahhahahhaha.. okey lanjut dan terakhir makasih buat oenni NANAIRU.

Ini murni dari pemikiran saya maupun drama yg pernah saya nonton jadi maaf nhe jika ada kesamaan, itu sama sekali tanpa ada unsure kesengajaan.

 

I AM RISE 4EVER.

HAPPY READING

preview

Saat berada di kediaman keluarga Do tepatnya di kamar yang begitu luas. Sung hee terlihat mengobati luka d.o namun berkali-kali d.o meringgis karena cara sung hee yang begitu kasar mengobatinya.

 

            “mianhe oppa sebenarnya aku tidak paham tentang mengobati luka seseorang karena selama ini hanya aku yang di rawat dan aku tidak pernah merawat orang lain” cengir sung hee tanpa dosa.

            “yeahh sini biar aku saja yang obati” chanyeol merebut kotak p3k dari tangan sung hee.

            “aishhh…. Aku kan memang tidak tau”Sung hee pun Nampak mengerucutkan bibir.

            “yeah sebagai yeoja kamu itu tak ada romantis-romantisnya yang ada hanya menyusahkan” chanyeol berkata tanpa dosa.

            “yeahhhh dasar namja cerewet, di depan orang-orang kau dingin dan cool,, cihh padahal kau itu namja cerewet yang menyebalakan” dengus sung hee.

            “wae,, masalah denganmu nyonya sung?” chanyeol berkata dengan santai.

            “yeahhh..ap….” sebelum sung hee menyelesaikan ucapannya tiba-tiba d.o bersuara.

            “yeahh suara kalian membuatku pusing, nah sekarang dimana kris?” Tanya d.o akhirnya.

            “aku pikir dia sedang bersenang-senang dengan yeojachingu-yeojachingunya” jawab sung hee santai.

            “oppa bagaimana dengan rencana kita, Aku tidak sabar ingin menghancurkan mereka. Apalagi yeoja sialan itu ingin sekali aku menghancurkan muka mereka dan lagi aku sangat membenci yeoja pendek itu ingin sekali ku sumpal mulutnya” celoteh sung hee.

            “ yeahhh kekerasan fisik sudah biasa kita lakukan, bagaimana kalau kali ini..” chanyeol Nampak menggantung kalimatnya.

“nhe  aku mengerti yeoll,membuat mereka sakit hati pasti sangat menarik” d.o menyerigai.

“oppa aku setuju, bagaimana kalau misi kali ini kita namakan love hunter” sung hee menatap mereka satu-satu.

“terserah”d.o menjawab.

“yeahhh walau terdengar aneh aku ya” chanyeol Nampak menimbang.

“hmmm.. tapi sepertinya mereka sangat sulit di taklukkan, buktinya pesona kalian di tolak mentah-mentah oleh yeoja-yeoja nerd itu” sung hee pun tertawa keras

“yeahh sung hee ah kau jangan lupa bahkan kai sangat alergi dengan pesonamu” kali ini chanyeol tertawa sampai terpingkal-pingkal.

“aishhh kalian”desis d.o

“bagaimana kalau misi pertama kita mencium mereka,siapa yang berhasil mencium mereka duluan di antara kita bertiga maka boleh meminta apapun”

“oppa apapun?” sung hee Nampak berbinar.

“tapi aku rasa ini tidak akan mudah” timpal d.o

“dan buktinya harus dengan video” chanyeol menyerigai.

 

Chapter 3

 

JAEGUK HIGH SCHOOL

            Sebuah mobil Maybach Landaulet memasuki gerbang JAEGUK HIGH SCHOOL. Seorang yeoja keluar dari dalam mobilnya dengan angkuhnya.

            “mulai hari ini aku akan terus menedekatimu KIM JONG IN!”pikir sang yeoja dan menyerigai licik.

            Semua siswa namja berteriak histeris menyambut kedatangan sang princess. Seperti biasa sung hee selalu mendapat teriakan dan tatapan serta decakan kagum oleh para namja maupun yeoja.

            “Ya… han bukankah itu yeojachingumu,wah seperti biasa dia selalu tampil yeoppo dan mengagumkan.” ucap tao dan menatap sung hee dengan kagum.

            “kemarin dia memang yeojaku tapi sekarang tidak lagi,pagi tadi dia memutuskanku.” kata luhan dan tertunduk lemas.

            “ya jangan bilang matamu sembab karena di putuskan oleh yeoja itu?”tao menatap luhan curiga.

            “ya kalian ini berisik sekali,lebih baik kalian mengurus data siswa yang akan masuk anggota osis tahun ini.”ucap kai menengahi.

            “NHE…”jawab tao dan luhan secara bersamaaan.

            Kai pun berjalan mendahului mereka berdua dan terlihat sibuk mengecek data-data yang dipegangnya. Sung hee berjalan mendekatinya dan pura-pura menabrak kai.

            BRUAKKKK..

            “Auuuuchhh…. Appo sunbae.” sung hee meringgis kesakitan dan menatap kai manja.

            Kai membungkuk ke arah sung hee, sung hee pun tersenyum manis memandang kai.

            “cihhh tak kusangka, ternyata mendekatimu sangat mudah kai babo.” sung hee membatin.

            Sung hee tersenyum penuh arti dan nampak begitu kaget melihat kai meraih sebuah folder yang terletak tepat di depan sung hee. Kai pun berdiri dan segera berjalan kembali tanpa memandang sung hee sedikit pun.

            “what??? Ini sulit di percaya!” sung hee menggelengkan kepalanya dan tertawa layaknya orang bodoh.

            Melihat kejadian itu luhan pun berlalu melewati sung hee dan meliriknya sebentar. Kejadian tadi pagi terlalu sakit untuk luhan ingat, maka dari itu ia lebih memilih untuk tidak berinteraksi dengan sung hee untuk sementara waktu.Tao pun kaget melihat reaksi luhan, tao pikir luhan akan menolong mantan yeojachingunya.

            “perluh bantuan princess?” tao mengulurkan tangannya dan tersenyum ke arah sung hee.

            “ahh .. nhe.”sung hee Nampak kaget dan segera tersenyum manis.

            “ommo senyum mu manis sekali princess.”kata tao

            “oehhh.. gomawo sunbae.” sung hee semakin melebarkan senyumnya.

            “princess aku pergi dulu yeahh sampai ketemu lagi princess.” tao tersenyum dan segera berlalu.

            Setelah tao berlalu chanyeol pun berjalan mendekati sung hee  dan Nampak senang.

            “kau lucu sung hee ah,coba kau bayangkan mukamu tadi.” kata chanyeol dan tertawa keras.

            “yeahhh kau menyebalkan”sung hee mendengus dan mengerucutkan bibirnya.

            “sung hee ah tidak kusangka kai begitu acuh denganmu,aniyo lebih tepatnya alergi” chanyeol pun tertawa begitu keras dan memegangi perutnya.

            “yeahhh.. puas kau mengejekku”sung hee Nampak sebal.

            d.o pun datang menghampiri mereka dan segera menjitak kepala chanyeol dan sung hee.

            “appo” ringgis chanyeol dan sung hee secara bersamaan.

            “babo kalian tidak malu di lihat mereka semua hahh, kau yeol ketawamu itu seperti orang gila, kau sung hee ah  berhenti bertingkah konyol seperti itu.” marah d.o.          Sung hee dan chanyeol pun terdiam melihat d.o marah. Sung hee pun mendekati d.o dan bergelayut manja di lengan d.o serta mengeluarkan aego andalannya.

            “nhe sung hee ah aku takkan marah lagi.” d.o menghembuskan nafas dan mengangguk ke arah sung hee.

           

            Baekhyun dan min ah sedang berjalan dan tertawa bersama karena candaan yang sering dikeluarkan oleh min ah. Chanyeol dan d.o menatap mereka berdua dengan pandangan yang sulit di artikan.

            “cihh sialan namja cupu itu!”batin chanyeol

            “mengapa aku tidak suka melihat mereka begitu dekat.” batin d.o

            “ya oppa kenapa kalian melihat mereka cihhh menyebalkan.”ucap sung hee.

            “aniyo.”jawab chanyeol dan d.o secara bersamaan dan Nampak salah tingkah.

            “ya oppa benarkan dugaanku ada yang tidak beres dengan kalian berdua, semalan kan sudah di tentukan yeolli oppa dengan yeoja pendek itu”sung hee Nampak curiga dan menunjuk min ah dengan muka polosnya.

            Baekhyun pun menundukkan kepalanya ketika berjalan melewati mereka bertiga, min ah pun tidak menyadari keberadaan 3 orang itu dan tetap fokus mengoceh terhadap baekyun namun min ah heran melihat bekhyun tiba-tiba menundukkan kepalanya dan terlihat takut. Min ah pun membalikkan kepalanya dan mendengus sebal melihat mereka bertiga. Min ah berniat menarik tangan baekhyun namun yang terjadi malah min ah menarik tangan chanyeol.

            “YA baekki kau tak perlu takut dengan mereka kau tenang saja aku selalu ada untukmu” min ah terus mengoceh dan memegang tangan chanyeol.

            “ehmmm… sejak kapan tangan baekki oppa jadi besar seperti ini” min ah membatin.

            Min ah membalikkan badan dan betapa kagetnya min ah melihat chanyeol berada di dekatnya. Min ah langsung melepaskan tangan chanyeol dan Nampak begitu kesal.

            “ya dasar namja kurang ajar” min ah berteriak dan memberikan tatapan tajam kepada chanyeol.

            Chanyeol hanya diam melihat min ah memarahinya. Sung hee pun berjalan ke arah mereka di ikuti oleh d.o dan baekhyun.

            “ya yeoja babo seharusnya chanyeol yang memarahimu, dasar yeoja pendek tidak tau malu” sung hee menghina min ah dan tersenyum licik.

            “apa katamu ha” min ah melawan sung hee.

            “cihhh kau tidak dengar yeoja pendek tidak tau malu, ehmmm mianhe aku tidak bisa berteriak sepertimu” sung hee bersuara pelan dengan begitu dingin dan tersenyum mengejek.

            Ketika min ah hendak mengeluarkan suara baekhyun langsung menarik tangan min ah dan berlalu dari tempat itu. Chanyeol dan d.o memandangi punggung min ah dan baekhyun yang sudah menjauh. Chanyeol dan d.o beralih memandang  sung hee  dengan tatapan tidak senang.

            “ya sung hee kau keterlaluan” chanyeol membentak sung hee dan berlalu.

            “apa oppa akan membentakku juga” mata sung hee mulai berkaca-kaca.

            “aniyo, oppa tidak akan marah, kau tau kan sifat chanyeol dia paling benci jika seseorang mencampuri urusannya” d.o memeluk sung hee dan menenagkannya.

            “oea oppa sudah mendekati yeoja cupu itu”sung hee melepas pelukan d.o dan menatapnya.

            “maybe”ucap d.o acuh.

            “yak kau menyebalkan oppa” sung hee meninggalkan d.o

            “ya tunggu aku baby”teriak d.o dan mengjar sung hee.

            D.o memeluk sung hee dari arah belakang dan menggelitikinya, sung hee tertawa dan memohon ampun kepada d.o untuk menghentikannya. D.o tersenyum puas melihat sung hee tertawa lepas dan memohon.

            Aelee berjalan sendirian di koridor untuk mencari min ah dan baekhyun namun aelee tidak menemukan mereka berdua.

            “aelee” panggil kai dan berjalan ke arahnya.

            “ehmmm.. sunbae” jawab aelee.

            “aelee kau sedang apa” Tanya kai

            “aku sedang mencari min ah dan baekhyun”jawab aelee.

            “aku pikir kau mencariku aelee ah” kai tersenyum menggoda

            “ehmmm,,, aniyo sunbae” aelee bersemu merah mendengar penuturan kai.

            “aigo aelee ah aku hanya bercanda dan lihat mukamu lucu sekali”kai tertawa dan menunjuk muka aelee.

            Aelee pun semakin salah tingkah melihat kai tertawa dan sesekali membenarkan posisi kacamatanya. Tidak jauh dari mereka berdua sung hee dan d.o mlihat kejadian itu, sung hee  dan d.o Nampak begitu kesal.

            “ya kenapa mereka begitu dekat, aishhh ini tidak bisa di biarkan aku harus merebut kai” sung hee terlihat kesal.

            d.o hanya terdiam melihat mereka dan memasang wajah sedingin mungkin. Sung hee menarik tangan d.o untuk menghampiri mereka. Sung hee bergelayut manja di lengan d.o  dengan niat untuk memanas-manasi kai namun kai Nampak acuh dan tetap mengobrol dengan aelee tanpa memperdulikan kelakuan sung hee. Sung hee pun semakin kesal melihat kai tidak melihatnya, jangankan melihat melirik sung hee pun tidak. Dengan berat hati sung hee meninggalkan koridor sekolah dan mencengkram kuat tangan d.o. Saat ini d.o Nampak menahan sesuatu dalam dirinya sehingga dia tak menyadari cengkeraman sung hee yang begitu kencang.

            Sementara itu, Min ah dan baekhyun sedang duduk di taman sekolah.

            “oppa club apa yang akan kita masuki, kau tau kita sudah di tolak oleh 5 club” min ah terlihat murung.

            “ehmmm bagaimana kalu kita ikut club memasak saja”usul baekhyun.

            “ya walau oemmaku dan oppaku sangat pintar memasak tapi aku sama sekali tidak bisa memasak bahkan terakhir kali aku belajar memasak aku hampir saja membakar dapur di rumahku. Kadang aku berfikir bukan anak kandung oemma tapi oemma selalu bilang aku sangat mirip appa walau aku tidak pernah melihat appa” curhat min ah.

            “min ah ya jangan menyerah dulu sebelum mencoba, kita coba sama-sama nhe” kata baekhyun bijak.

            “nhe” min ah mengangguk dan memeluk baekhyun.

            Min ah menatap mata baekhyun dan tersenyum. Tidak jauh dari mereka chanyeol menatap mereka dengan tatapan tidak suka dan mengepalkan tangannya.

            Saat ini kai dan tao sedang sibuk mengurus siswa yang akan mengikuti club wushu. Namun sung hee tiba-tiba datang dengan pakaian kaos longgar dan celana pendek serta menggunakan sepatu sport warna pink yang senada dengan warna bajunya.

            “oppa aku mau ikut club karate” kata sung hee dan tersenyum menggoda di depan kai.

            “kau pikir club kami mainan haaah dan ingat ini club wushu bukan karate” bentak kai.

            “mianhe oppa tapi aku benar-benar ingin ikut club karate ini errr…. Maksudku club wushu” suara sung hee pelan.

            “nhe terserah, ikut aku” ucap kai dan berjalan menuju lokernya.

            “ini ganti pakaianmu” kata kai dingin dan berlalu meninggalkan sung hee.

            “wah ternyata dia sangat perhatian kepadaku” sung hee melompat kegirangan dan tersenyum.

            Semua peserta club sudah berkumpul dan berbaris termasuk sung hee namun sung hee terus saja memperhatikan kai yang sedang duduk tanpa mendengar tao yang sedang memberikan pengarahan kepada seluruh peserta club wushu.

            Latihan pertama di mulai namun sung hee Nampak tidak senang melihat kai mengajari seorang yeoja dan sesekali kai tersenyum kepada sang yeoja. Sung hee semakin panas melihat kai memegang tangan sang yeoja, sung hee tidak bisa menahannya lagi dan berjalan ke arah kai.

            “ya oppa aku juga mau di ajari oleh mu” sung hee mendorong sang yeoja dan tersenyum ke arah kai.

            “kau memalukan” bentak kai.

            “wae?” kata sung hee santai.

            “kau aishhh jangan konyol!” kata kai dan membantu sang yeoja untuk berdiri.

            “yak kau jangan salah paham sebenarnya ak…” ucapan sang yeoja di potong oleh kai.

            “aniyo tidak ada yang perluh di jelaskan” kai merangkul sang yeoja dan berlalu meninggalka sung hee.

            “kau lebih memilih yeoja itu dari pada aku” teriak sung hee.

            “ne” jawab kai dingin.

            Semua peserta club tidak ada yang mengeluarkan suara melihat kejadian itu. Mereka lebih memilih melihat pertunjukan itu. Seorang sung hee yang notabene pewaris dari SUNG CORP di acuhkan oleh seorang namja bahkan namja itu membentaknya. Kai duduk di sudut ruangan dengan sang yeoja. Sung hee masih berdiri di tempatnya dan mata sung hee mulai berkaca-kaca hingga akhirnya sung hee meneteskan air matanya karena tidak sanggup menahannya.

            Sung hee pun keluar dari tempat itu dan nampak raut penyesalan dari kai.

            “oppa kau kenapa” Tanya sulli kepada kai.

            “aniyo” jawab kai.

“ahhh.. sepertinya oppa ku sedang jatuh cinta dengan yeoja itu”ledek sulli

“aishhhh diam…. Siapa yang jatuh cinta dengan yeoja manja dan sok imut sepertiya” gerutu kai.

“ya buktinya kau tau kharakternya” sulli tertawa.

“tapi dia memang imut kok” ucap tao polos.

“tao hyung” geram kai.

Sung hee menghapus air matanya dan melihat sekelilingnya.

“ya keluar kau d.o aku tau kau memperhatikanku sejak tadi” ucap sung hee kesal.

“wahhh.. gila, acting mu bagus sekali sung hee ah oppa bangga padamu”d.o mengacak rambut sung hee.

“ya tentu oppa”sung hee tersenyum.

“oea kenapa oppa tidak latihan atau mengurus club seni musik oppa?”Tanya sung hee.

“aniyo, besok baru di mulai aku sengaja menundanya demi melihat acting mu baby”jawab d.o dan tersenyum.

Saat ini seperti biasa min ah,baekhyun dan aelee pulang bersama dan menuju halte bus.

“oea club apa yang kau ikuti min ah ya?” Tanya aelee saat mereka sedang duduk.

“buruk” jawab min ah tidak nyambung.

“wae?” Tanya aelee heran.

“tak ada club yang menerima kita” jawab baekhyun lemas.

“andai aku punya suara sepertimu aelee ah, pasti aku takkan susah seperti ini” kata min ah lesu.

“ya min ah ya  kau tak boleh seperti itu, kan masih ada 1 hari lagi untuk tes masuk semua club,aku yakin kamu pasti bisa” ucap aelee menyemangati.

“nhe, aku pergi dulu ya pasti min ho oppa menungguku di kafe”min ah berdiri dan melambaikan tangannya ke arah aelee dan baekhyun.

“ya sendiri lagi” kata min ah.

Tak terasa hari semakin sore dan keadaan jalanan yang di lewati min ah mulai sepi. Karena itu min ah memutuskan untuk mempercepat langkahnya. Baru beberapa langkah min ah berjalan, sekelompok namja yang tidak ia kenal mendekat ke arahnya. Min ah berusaha menghindar dan tak menggubris mereka namun semakin lama sekelompok namja itu semakin berani menyentuhnya dan hal itu sukses membuat min ah sangat kesal dan ketakutan.

“ya pergi kalian,aku tidak mengenal kalian!”min ah berteriak dan berusaha untuk menghindar.

Salah satu namja menarik tangan min ah agar min ah tidak pergi.

“hey apa yang kau lakukan, lepaskan!”jerit min ah.

“sssttttt….. tenanglah selama kau menurut, kami tidak akan menyakitimu. Kau tak perlu menjerit seperti itu”kata namja itu lalu tertawa.

“yeoja manis, ikutlah dengan kami untuk bersenang-senang” kali ini namja lain menimpali dan memegang dagu min ah.

“lepaskan” bentak min ah.

“cihh galak sekali” namja itu pun menarik tangan min ah dengan kasar.

“shireo!aku tidak mau ikut dengan kalian, lepaskan! Aku mau pulang”min ah menolak.

“Eotteokhe,siapa pun tolong aku?” batin min ah panik.

“ya! Aku bilang aku tidak mau” min ah merasa takut. 

Tidak ingin terlihat takut min ah mengumpulkan keberaniannya dan menendang sang namja yang ada di depannya. Namja itu Nampak geram melihat min ah. Saat namja itu ingin menampar min ah pergerakannya terhenti.

            “ya.. kau hanya berani kepada yeoja oehhh” seorang namja tiba-tiba sudah berdiri di depannya dan menahan tangan sang namja yang hendak melayangkan tamparannya di muka min ah.

            “cihh siapa kau?, jangan ikut campur atau kau sudah bosan hidup oehh”

            “cihh,, banyak bicara” namja itu menyerigai.

            Min ah pun berlari untuk menjauh. Melihat kejadian itu min ah sangat khawatir terlebih lagi namja itu adalah park chanyeol. Min ah Nampak kagum melihat chanyeol memukuli semua namja itu. Kekhawatiran min ah hilang seketika melihat chanyeol menjatuhkan semua namja itu dalam waktu kurang dari 5 menit. Sebenarnya min ah sangant terkejut melihat kehadiran chanyeol yang di anggap sebagai sang penyelamatnya.

            Semua namja itu pun jatuh tersungkur di jalanan dengan banyak luka lebam di sekitar tubuhnya.

            “cihhhh.. hanya begitu kemampuan kalian” chanyeol menyerigai.

            Semua namja itu pun segera berlari menjauh dari tempat itu. Min ah sangat terpesona dengan chanyeol.

            “ternyata yang di katakanan baekki salah, chanyeol adalah orang yang baik. Mungkin dia memang orang yang baik di bandingkan dengan ketiga sahabatnya yang sok kuasa itu” min ah membatin dan tersenyum malu-malu.

            Karena melamun min ah tidak menyadari bahwa chanyeol sudah berada tepat di depannya.

            “hey,kau melamun oehhh” chanyeol melambaikan tangannya di depan wajah min ah.

            “ahhh” min ah seakan tersadar dari lamunanya.

            “hey kau berfikir aku baik kan” kata chanyeol.

            “ommo bagaimana mungkin dia bisa membaca pikiranku.apa jangan-jangan. . . tapi ommo tampannya jika melihat wajahnya dari dekat.” min ah membatin        “hey jangan berfikir macam-macam, aku tak bisa membaca pikiranmu. Aku hanya menebaknya saja dan hey aku tau aku memang tampan jadi berhenti memandangku seperti itu” kata chanyeol dan terkekeh.

            Deg…

            Deg…

Deg…

            “ommo senyumnya ohh god, aku bisa kehabisan nafas jika berdekatan terus di dekatnya bahkan aku hampir lupa bagaimana cara bernafas dengan baik” batin min ah.

            Min ah hendak berbicara namun pergerakannya terhenti ketika chanyeol meletakkan jari telunjuknya di atas bibir min ah, hal itu membuat min ah terkejut sekaligus sesak nafas.

            Deg

            Deg

Deg                

Kali ini min ah merasakan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya.

“ommo…. Jebal;;; aku mohon siapa pun ? tolong aku untuk pergi dari tempat ini”batin min ah.

“simpan saja ucapan terimah kasihmu dan pujianmu untukku,aku tak membutuhkannya. Yang aku butuhkan adalah” chanyeol menggantung ucapannya.

Cup….

Deg

Deg

Deg

Jantung min ah kembali berdetak, mata min ah membulat sempurna dan terpejam begitu saja melihat sang namja menutup matanya yang Nampak menikmati ciuman itu. Namun baru beberapa detik min ah tersadar bahwa ini salah. Seakan baru tersadar min ah berusaha untuk memberontak dan terus menolak ciuman itu, namun sang namja semakin memeluknya erat seakan tak ingin melepaskannya. Min ah tidak bisa berbuat apa-apa . Chanyeol melumat kecil bibir min ah dan semakin memperdalam ciumannya namun di rasakannya cairan membasahi pipinnya dan benar saja saat ini min ah meneteskan air matanya. Min ah pun mendorong tubuh chanyeol sekuat tenaga untuk menghentikan aktivitas itu.

PLAK….

Min ah menampar chanyeol dengan terisak dan berusaha bernafas dengan baik. Chanyeol hanya tersenyum remeh melihat perlakuan min ah terhadapnya. Tidak ada kata maaf yang terucap dari bibir chanyeol.

“ya apa yang kau lakukan hahh, kau pikir aku yeoja murahan hahh” teriak min ah dan menangis semakin keras.

“cihhh jangan sok polos. Aku menciummu” jawab chanyeol dan tersenyum meremehkan tanpa rasa bersalah.

“ ya dasar namja yadong, ternyata aku salah menilaimu dan aku menyesal telah menganggapmu namja baik ternyata kau tidak ada bedanya dengan ketiga chingumu itu. Kau brengsek , aku membencimu park chanyeol” min ah meluapkan emosinya.

“ehmmm… aku memang bukan namja baik dan sepertinya namja yadong terdengar lebih errr.. daebak” kata chanyeol acuh dan segera berlalu namun chanyeol menghentikan langkahnya sejanak.

“oea anggap saja ciuman itu adalah ucapan terima kasih mu dan sepertinya kau kurang berpengalam dan jangan bilang ini yang pertama untukmu” kata chanyeol tanpa membalikkan badanya.

“nhe ini yang pertama bagiku dan  kau telah merebut first kiss ku, puas kau hahh namja pervert” bentak min ah dan berlinang air mata.

“cihhh kau berlebihan nona, anggap saja kita tidak pernah melakukannya” ucap chanyeol dan membalikkan badan.

“hahh kita? Cihhhhhh…” min ah tersenyum mengejek.

“tidak usah munafik aku tau kau juga ikut menikmatinya”kata chanyeol mulai emosi.

“aku membencimu park chanyeol” teriak min ah dan segera berlari.

NYUT….

            Chanyeol merasakan sakit di dadanya dan mencengkram kuat dadanya.

            “mianhe min ah ya” guman chanyeol dan tersenyum miris.

            Kris pun berjalan mendekati chanyeol dan menepuk pundaknya.

            “yeoll untuk apa aku merekam kalian yang sedang berciuman bahkan kau sudah biasa melakukannya dengan yeoja-yeoja lain”

            “ya berikan saja kameranya, ini juga karena sung hee” kata chanyeol.

            “maksudmu apa yeoll?” Tanya kris penasaran.

                   Tbc.

Note: mungkin aku post part selanjutnya agak lama sow aku dh masuk sekolah dan disibukkan dengan tugas-tugas tapi low ada kesempatan aku usahain postnya cepet.

40 thoughts on “LOVE HUNTER-Part 3

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s