Diposkan pada Fanfiction, fluff, Freelance, Genre, One Shoot, Se Hun, Songfic

Shadow

Gambar

 

Tittle                    : Shadow

Author                 : Kim Minchan (@wiwitcho)

Length                 : Songfict /?

Genre                  : Fluffy*maybe*

Rating                  : General
Main Cast            : Jung Soojung (Krystal Fx) , Oh Sehun (Sehun EXO)

Disclaimer            : Storyline asli milik saya! Terinspirasi dari lagu fx – shadow. Dipublish juga di  http://exofanfictionindonesia.wordpress.com
Poster fanfic         : AirynChoi Art | HSG

 

Enjoy the Story, please!

KIM-MIN-CHAN ®STORYLINE

 

Seorang gadis bersurai merah berjalan dengan riang pagi ini. Membiarkan rambut merahnya tertiup angin. Senandung kecil yang entah keluar begitu saja dari mulut kecilnya – dan nantinya akan membentuk sebuah nada –  mengiringi pagi cerahnya seperti biasa.

Jung Soojung atau yang lebih akrab disapa Krystal tak lupa menyapa Mr Cho yang setiap pagi menyiram bunga-bunga kesayangannya di  pekarangan rumah. Pria pensiunan dua tahun yang lalu ini sebenarnya bukan sosok yang mudah bersikap hangat kepada orang yang baru dikenalnya. Namun Krystal; yang notabenenya seorang yang periang dan penuh percaya diri mampu membuat hati dingin Mr Cho luluh!

“Eiy, bocah cantik  ini sudah siap untuk menimba ilmu atau siap untuk berkencan?”

Krystal meringis mendengar sindiran dari Mr Cho untuknya. Walau memang gadis ini tak juga menampik bahwa ia memang akan ‘berkencan’.

“Tentu saja dua-duanya Mr Cho. Eum, kumohon jangan bicara ini kepada Mom atau bahkan Dad ya?” bujuk Krystal. Perihalnya ‘berkencan’ memang hanya Mr Cho yang tahu dan bagaimana bisa Soojung menceritakannya? Ah, tak perlu dipikirkan.

Terdengar cukup aneh bagi kalian dengan ‘berkencan di pagi hari’. Namun tidak untuk Krystal. Kencannya yang memang dilakukan setiap ia akan pergi sekolah, dan bahkan hingga akhir sekolah.

Kencan yang dilakukannya dengan Oh Sehun. Seorang laki-laki berseragam sekolah sama sepetinya; berperawakan tinggi, kulitnya seputih susu, dan cukup dikenal dengan sifatnya yang ‘dingin’.

Krystal memekik pelan ketika punggung sosok itu muncul dari sebuah gang, lalu akhirnya terlihat di hadapannya. Ya, dialah Oh Sehun.

Dan kini kencannya dimulai.

Ia melangkah bersamaan dengan langkah besar milik Sehun, walau ia yang berjalan ‘jauh’ di belakang laki-laki itu yang entah saat ini merasakan keberadaannya atau tidak. Namun Sehun sepertinya tetap saja melangkah tanpa perlu berbalik untuk melihat orang yang mengikutinya. Masa bodoh-lah untuk Sehun.

Berbeda dengan Sehun, Krystal malah sangat menyukai moment ini. Dan inilah yang gadis ini sebut sebagai ‘kencan’. Setiap hari, diam-diam mengikuti jejak laki-laki yang disukainya tanpa merasa sedih karena tak pernah dianggap.

Masih teringat dengan jelas di ingatan gadis itu. Lima bulan yang lalu di suatu malam, saat perjalanan pulang dari super market ia dihadang oleh dua orang pria yang tengah mabuk. Ia sempat berfikir tak akan ada yang bisa menyelamatkannya – karena jalanan yang sepi – namun segera di tepisnya ketika suara berat yang terdengar kaku itu menolongnya.

“Lepaskan dia atau aku akan memanggil polisi untuk menangkap kalian.”

Kedua pria itu awalnya tersenyum konyol dan sedetik kemudian memundurkan langkahnya dari Krystal.

Itu adalah pertama kalinya dalam hidup Krystal merasakan hal yang dirasakan seperti teman-temannya. Pertama kalinya merasakan debaran di jantungnya ketika bersama lawan jenisnya. Cinta pertamanya.

Hari demi hari, Krystal mulai melakukan hal konyol kepada si ‘cinta pertama’nya itu. Layaknya sebuah bayangan Sehun yang selalu menyertai dimana laki-laki itu berada. Tanpa atau memang laki-laki itu sadari.

Tawa dan tangis milik Sehun. . .Krystal sudah tahu semua itu.

Tawa Sehun yang akan mengembang di wajah tirusnya ketika bertemu dengan Meong-gu, seekor anjing puddle coklat yang dipeliharanya. Bahkan tangis Sehun yang terdengar pilu ketika seorang pria – yang menurut Krystal – Ayah dari Sehun berkelahi dengan Ibu Sehun. Melakukan hal-hal kasar kepada Ibunya. Krystal sempat kaget ketika menyadari bahwa pria itu adalah salah satu dari pria yang menghadangnya malam itu.

Baiklah, Krystal menyadari bahwa ia sudah ‘hampir’ masuk dalam kehidupan pribadi Sehun. Mengetahui sebagian kehidupan Sehun yang menyedihkan. Tapi. . .

Itu adalah keputusannya. Menjadi bayangan Sehun – laki-laki yang disukainya. Lagipula Krystal menyukai apa yang sudah lama ini ia lakukan. Mengikuti jejak Sehun, tanpa sepatah kata yang terucap untuk menuntunnya diantara mereka. Hingga selangkah demi selangkah selalu berada di belakang Sehun. Tak lupa segera bersembunyi ketika laki-laki itu menoleh ke belakang tanpa sebab.

Punggung Sehun adalah salah satu hal yang tak lepas dari pandangan Krystal. Sungguh, Krystal sudah benar-benar jatuh pada Sehun. Tak mengharapkan pernyataan cinta dari Sehun. Bagaimana Krystal bisa tahan dengan semua ini?

Hanya hatinya dan Tuhan yang tahu. Selama Sehun tidak melarangnya atau mengatakan ketidak-sukaannya, Krystal akan tetap melakukannya.

Di bawah Matahari yang mulai bersinar terang, Krystal berjalan seirama dengan Sehun. Mereka lalu masuk ke sebuah bus yang sebentar lagi akan mengantarkan mereka ke sekolah.

“Jangan takut Sehun. Takdir kita terikat pada sinar matahari. Takdir kita untuk selalu bersama” bisik Krystal sembari tersenyum lebar, mencari kursi yang berada tak jauh dari belakang kursi Sehun duduk saat ini.

.

.

.

FIN

 

Ini karya saya yang pertama kali dipublish disini. Huehehe ~ maafkan karya saya yang sungguh absurd ini=_= asal buat aja sebenernya._.v Jangan segan-segan beri komentar dan masukan untuk fanfic absurd ini yaJ /nge-bow bareng joonmyun/

Iklan

Penulis:

Tidak bisa Online seharian karena hidup di dunia pesantren. harap maklum

18 tanggapan untuk “Shadow

  1. ok aku kasian sm krystal disini…..
    aku suka sm perannya krystal, kekanakan gitu. unyu>3<
    aku suka alur ceritanya. ff nya kependekan ini butuh sekuel sebenernya huhu
    semangat thor. ditunggu sequelmya'-')9

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s