LOVE HUNTER Part 4

Untitled

Tittle: Love hunter

Author: hyesung(@Kai_NirExotic)

Gendre: romance ,scool,life

Length: chapter

CAST:

·         D.O (DO KYUNGSOO)

·         PARK CHANYEOL

·         KAI(KIM JONG IN)

·         JUNG AE LEE(OC)

·         CHOI MIN AH  (OC)

·         SUNG HYE HEE(OC)

 

SUPPOART CAST:

·         KRIS (WU YI FANG)

·         CHOI MIN HO

·         KIM JAEJOONG

·         BYUN BAEKHYUN

(Seiring berjalannya waktu cast akan bertambah).

 

Ket: Baiklah biar reader nggak bingung jung ae lee itu dalah jung ae rim oke…

Wah jujur ajah aku nulis ini penuh perjuangan sow tugas sekolah aku menumpuk belum lagi ulangan harian aku banyak.mianhae low chap ini mengecewakan sow aku kurang pede sih dengan chap ini tapi lebih baik aku lanjutin daripada reader lumutan nungguinnya heheheh emang ada yg nunggguin? Pede bget kwkkwkwkwkwk… kritik dan saran kalian aku tunggu yeahhh. . . wahhh kayaknya chap ini agak panjang dehh heheheh.. sekali lagi typo bertebaran . . . mohon bimbingannya.. dan terakhir makasih buat oenni nanairu.

preview

PLAK….

Min ah menampar chanyeol dengan terisak dan berusaha bernafas dengan baik. Chanyeol hanya tersenyum remeh melihat perlakuan min ah terhadapnya. Tidak ada kata maaf yang terucap dari bibir chanyeol.

“ya apa yang kau lakukan hahh, kau pikir aku yeoja murahan hahh” teriak min ah dan menangis semakin keras.

“cihhh jangan sok polos. Aku menciummu” jawab chanyeol dan tersenyum meremehkan tanpa rasa bersalah.

“ ya dasar namja yadong, ternyata aku salah menilaimu dan aku menyesal telah menganggapmu namja baik ternyata kau tidak ada bedanya dengan ketiga chingumu itu. Kau brengsek , aku membencimu park chanyeol” min ah meluapkan emosinya.

“ehmmm… aku memang bukan namja baik dan sepertinya namja yadong terdengar lebih errr.. daebak” kata chanyeol acuh dan segera berlalu namun chanyeol menghentikan langkahnya sejanak.

“oea anggap saja ciuman itu adalah ucapan terima kasih mu dan sepertinya kau kurang berpengalam dan jangan bilang ini yang pertama untukmu” kata chanyeol tanpa membalikkan badanya.

“nhe ini yang pertama bagiku dan  kau telah merebut first kiss ku, puas kau hahh namja pervert” bentak min ah dan berlinang air mata.

“cihhh kau berlebihan nona, anggap saja kita tidak pernah melakukannya” ucap chanyeol dan membalikkan badan.

“hahh kita? Cihhhhhh…” min ah tersenyum mengejek.

“tidak usah munafik aku tau kau juga ikut menikmatinya”kata chanyeol mulai emosi.

“aku membencimu park chanyeol” teriak min ah dan segera berlari.

NYUT….

            Chanyeol merasakan sakit di dadanya dan mencengkram kuat dadanya.

            “mianhe min ah ya” guman chanyeol dan tersenyum miris.

            Kris pun berjalan mendekati chanyeol dan menepuk pundaknya.

            “yeoll untuk apa aku merekam kalian yang sedang berciuman bahkan kau sudah biasa melakukannya dengan yeoja-yeoja lain”

            “ya berikan saja kameranya, ini juga karena sung hee” kata chanyeol.

            “maksudmu apa yeoll?” Tanya kris penasaran.

Chapter 4

            Aelee melirik sekilas jam dindingnya dan menghempaskan tubuhnya di kasur berbalut sprei biru yang bermotif lumba-lumba.

            “hari ini melelahkan.”aelee Nampak lemas.

            Jarum jam sudah menunjukkan pukul 7 malam. Aelee segera bangun dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandi. Saat aelee selesai mandi tiba-tiba terdengar deringan i-phone yang memecah keheningan di kamar yg cukup besar itu.

Listen neukkil su itni,Nae shimjangi ttwi jireul anha,My heart be breakin. . .

            “yeoboseyo ?” kata aelee malas.              

            “ya! Aelee ah kau lama sekali!”teriak yunho.

            “ya. . .  oppa, bisakah oppa kecilkan suaramu!” kata aelee santai.

            “ya. . . kau ini sepupu kurang ajar!!! dandan yang yeoppo sekarang dan pakailah gaun terbaikmu,30 menit lagi aku menjemputmu! “ kata yunho seperti sebuah perintah.

            “ya op. . .?”ucapan aelee terpotong.

            “ya. . . sebentar lagi aku menjemputmu!”  kata yunho dan segera memutuskan sambungan i-phonenya.

            Flip. . .sambungan i-phonenya pun tertutup.

            Aelee Nampak kesal dengan yunho yang tiba-tiba saja memutuskan sambungan i-phonenya. Aelee segera bergegas memilih pakaian yang akan di kenakannya. Namun sudah 10 menit aelee belum menemukan gaun yang cocok untuk di kenakannya

            “ckckckck…. Eotteokhe?” aelee Nampak bingung.

            Tok. . .

`           Tok. . .

Tok . . .

Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu yang membuat aelee segera tersadar dari kegiatannya, aelee segera bergegas membuka pintunya walaupun terlihat enggan.

“ckckck… sudah ku duga” yunho berdecak .

“ya oppa. . . kau menyebalkan! Memangnya ada acara apa oppa?” aelee mendengus sebal dan menatap yunho malas.

“hmmm… secret. Ppalli pakai gaun ini”yunho memberikan gaun berwarna baby blue kepada aelee.

“ommo. . . oppa,ini indah sekali” aelee Nampak berbinar melihat gaun yang baru saja di berikan oleh yunho.

“ya . . . sudah ku duga ckckckc…” yunho mendengus dan berjalan keluar dari kamar aelee.

Air hangat yang terjatuh dari shower diatasnya, membalut tubuh kekar seorang namja dengan mata yang terpejam. Merasakan hangatnya air yang seolah-olah meresap masuk melalui pori-pori kulitnya. Melamun, itu lah hal yang di lakukan d.o sekarang. Akhir-akhir ini melamun seolah menjadi hobby barunya semenjak bertemu dengan yeoja nerd itu. Sejak bertemu dengan yeoja nerd itu d.o merasa jiwa dan pikirannya teralih kepada sosok yeoja itu. Bahkan 2 minggu belakangan ini hampir tidak ada waktu yang mengizinkannya untuk berhenti memikirkan yeoja nerd itu.

JUNG AE LEE. . .

d.o tidak akan pernah melupakan nama yeoja itu, bahkan yeoja itu sama sekali tidak menganggap keberadaanya. D.o seorang namja popular,tampan,kaya dan memiliki segalanya. Bahkan menghampiri kesempurnaan di mata semua orang jika saja perilakunya tidak menyimpang. Namja ini sangat di gilai oleh para yeoja. namun, lain halnya dengan aelee yang selalu mengacuhkannya dan menganggapnya sebagai angin lalu. Bahkan namja ini selalu mencari perhatian sang yeoja dengan cara menabraknya setiap mereka bertemu. Ya d.o memang sengaja menabrak aelee bahkan peristiwa di kantin pun,d.o dengan sengaja menghalangi kaki aelee dari bawah sehingga jus yang berada digenggaman aelee mengenai baju sunghee.

           

            Saat ini terdengar obrolan ringan dari 2 namja parubaya dan 1 yeoja parubaya. Sesekali mereka tertawa bersama tanpa rasa canggung.

            “ya. . . nyonya jung, kau semakin yeoppo.” kata mr.do.

            “oeh.  . . gomawo oppa.” kata mrs.jung dan tersenyum.

            “ya. . . mwo. . . oppa . . . berani sekali kau menggoda istri orang,saat suaminya berada di sampingnya.” Kata mr.jung seolah-olah cemburu.

            Semua orang di ruangan itu pun kembali tertawa bersama mendengar penuturan tuan jung.

Tiba-tiba aelee datang dengan balutan dress berwarna baby blue yang Nampak sangat cocok dengan lekuk tubuhnya serta rambut panjangnya yang di biarkan tergerai begitu saja.

            “oemma. . . appa” kata aelee dan terlihat kaget.

            “ya. . . anak oemma sini sayang. Oemma merindukanmu” mrs. Jung berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah aelee serta memberikan pelukan hangatnya.      

            “Annyeong Hasimnikka. . .ajjhussi” aelee membungkuk sopan dan tersenyum manis.

            “ommo. . . yeoppo” mr.do memuji kecantikan aelee.

             Saat ini Aelee duduk di dekat kursi yang masih kosong. Aelee Nampak heran dengan kehadiran sang oemma dan appanya di tempat ini. Bukankah 3 bulan lagi mereka akan pulang dari London.Tiba-tiba aelee tersadar dari pemikirannya mendengar penuturan mr.do.

“putraku do kyungsoo pasti sangat menyukaimu” kata mr,do dan tersenyum manis ke arah aelee.

“ehmmm . . . nhe ajjhussi” aelee memaksakan senyumnya dan Nampak kaget.

Sebenarnya aelee sudah mengetahui bahwa dia akan di jodohkan. Namun, aelee tidak menyangka bahwa orang itu adalah d.o. Orang yang selama ini berusaha ia hindari. Aelee adalah anak yang begitu penurut terhadap kehendak orang tuanya. Termasuk menerima perjodohan ini.

            “ehmmm  ajjhussi . . . mianhae kalau saya lancang, tetapi saya punya permintaan,”kata aelee menatap mr.do serius.

            Beberapa saat kemudian, tuan do terlihat menimbang permintaan aelee dan menatap mr.jung dan mrs.jung secara bergantian.

            “nhe. . . tidak masalah . . . lakukan sesukamu dan ingat mulai sekarang panggil aku appa?” kata mr.do dan tersenyum ke arah aelee.

            “nhe . . gomawo appa” kata aelee pelan dan tersenyum manis.

            Dikediaman keluaga sung Nampak para pelayan sedang khawatir dan cemas mendengar keributan dari kamar nona mudanya. Mereka sangat khawatir karena sunghee sedang mengamuk tidak membuka pintunya.

            PRANG. . .

            PRANG. . .

PRANG. . .

Saat ini terdengar beberapa pecahan kaca yang sangat menggema di seluruh ruangan kamar yang bernuansa pink. Bahkan terdengar hingga di luar kamar.

Hiks….

Hiks. .

Hiks . . .

Sunghee terisak di dalam karnarnya dan memandangi bingkai foto seorang namja. sunghee memeluk foto itu dengan sangat erat dengan berlinang air mata.

“hiks. . . hiks . . saranghae oppa. “ sunghee berucap lirih di sertai isak tangis.

“KIM  JAEJOONG SARANGHAE!” teriak sunghee dan Nampak begitu frustasi.

PRANG. . .

Sunghee melempar bingkai foto namja itu dan tersenyum miris. Sunghee kembali terisak dan memeluk lututnya dengan bahu yg bergetar.

“semua membeciku . .. semua membentakku. . . semua meninggalkanku. . . jaejoong oppa meninggalkanku,chanyeol oppa membentakku dan yang terakhir  kai sunbae mengacuhkanku. Arghhhhh. . .” sunghee  melempar semua barang yang ada di depannya.

“I hate you kim jaejoong, ingatlah balas dendam tetaplah balas dendam!”sunghee berucap lirih dengan penuh penekanan pada setiap kata-katanya dan tersenyum licik.

Saat ini sunghee Nampak begitu kacau dan frustasi. Sementara itu, tuan sung dan nyonya sung baru saja turun dari mobil dan segera berlari untuk melihat keadaan putri semata wayangnya. Setelah di hubungi oleh salah satu pelayan sekitar 2 jam yang lalu. Tuan dan nyonya sung memutuskan untuk pulang dari jepang demi memastikan keadaan putrinya baik-baik saja, walaupun pada kenyataannya putrinya dalam kedaan yang tidak baik-baik saja.

“princess. . . buka pintunya baby?” teriak nyonya sung dari luar dan mengetuk pintu kamar sunghee berkali-kali.

“ya. . . sebaiknya hubungi chanyeol,d.o dan kris. Pasti mereka dapat menenangkan putri kita chagi?” kata tuan sung dan menenangkan istrinya.

10 menit kemudian chanyeol datang menghampiri tuan sung dan nyonya sung dengan begitu kaget dan khawatir.

“appa. . . oemma apa yang terjadi dengan sunghee?” Tanya chanyeol dengan nada yang begitu khawatir.

“hiks. . . hiks. . .entahlah yeol. . . oemma tidak tau. . . oemma sangat khawatir dengan keadaanya” nyonya sung semakin terisak dan memeluk chanyeol.

“uljima oemma . .  tenanglah, akan ku coba untuk berbicara dengannya, sebaiknya oemma istirahat sekarang pasti oemma lelah!” kata chanyeol menenangkan nyonya sung.

“tapi. . .” ucapan nyonya sung terpotong.

“sudahlah chagi, percayalah pada chanyeol”kata tuan sung.

“nhe.”nyonya sung mengangguk dengan lemas dan mengikuti saran chanyeol dan suaminya.

Chanyeol pun terdiam sejenak setelah kepergian tuan dan nyonya sung. Chanyeol merasa bersalah dengan sunghee. Chanyeol sadar bahwa sunghee pasti sangat marah dengannya yang telah tega membentaknya. Chanyeol mengerutui kebodohannya yang telah membuat dongsaeng kesayangannya terluka. Dia amat tau bahwa sunghee sangatlah rapuh walaupun sunghee bertingkah nakal dan angkuh, ia hanya ingin menutupi perasaannya yang sebenarnya.

“baby buka pintunya, ayolah princess . . . oppa menghawatirkanmu” teriak chanyeol.

Ketika chanyeeol hendak mengetuk pintunya, betapa kagetnya chanyeol saat tiba-tiba saja sunghee berada di depannya dan sialnya chanyeol menjitak jidat sunghee.

“ya. . . appo. . pergi kau chanyeol-ssi!” sunghee berkata ketus dan begitu dingin.

“mwo chanyeol-ssi. Ya princess mianhe bukan maksud oppa membentakmu tadi pagi dan mian oppa tidak sengaja menjitakmu.” Chanyeol nampak  kaget dan memberikan penjelasan kepada sunghee.

“sudah selesai chanyeol-ssi, cepat pergi aku sedang tidak ingin bertemu denganmu!” kata sunghee dengan dingin.

Saat sunghee berniat menutup pintu kamarnya, pergerakannya terhenti denga pelukan chanyeol yang begitu tiba-tiba.

“jangan seperti ini baby, kau membuatku takut hah. Kau tau hanya kau yang memahamiku dan aku begitu takut kau meninggalkanku”kata chanyeol dengan pelan dan memeluk sunghee semakin erat.

“hiks. . . hiks . . kau jahat oppa, mengapa tadi kau membentakku hah. . . apa karena yeoja miskin itu?!”sunghee terisak dan menatap mata chanyeol begitu dalam.

“aniyo. . . oppa janji tidak akan membentaku lagi tapi kamu juga harus berjanji untuk tidak meninggalkan oppa, arrasso?”

“nhe oppa tapi kalau oppa membentakku lagi, aku akan pergi dan meninggalkan kalian semua dan ingat aku tidak akan pernah main-main dengan kata-kataku” kata sunghee dengan tegas.

“nhe baby oppa janji” chanyeol mencium puncuk kepala sunghee.

KRIUK. . .

KRIUK. . .

KRIUK. . .

“BWAHAHAHHAHAH…….” Chanyeol pun tidak sanggup menahan tawanya mendengar suara yg berasal dari perut sunghee.

“tring. . . princess makananya datang” tiba-tiba saja kris datang dan berjalan ke arah mereka berdua.

“oppa. . . bogosipoyo” sunghee merengek manja ke arah kris.

“ya, , , makanya jangan sok tidak mau makan dan keluar kamar” kata chanyeol da?! tersenyum mengejek.

“ehmm nado baby .  . . tara………makanan kesukaanmu baby” kris mengelus puncuk kepala sunghee dan mengangkat tangan kananya.

 “bindaetteok” seru sunghee kegirangan.

Saat ini d.o baru saja melangkahkan kakinya menuju kursi yang kosong namun pergerakanya terhenti saat bertatapan mata dengan sang yeoja.

DEG. . .

Jantung d.o berdetak dengan cepat dan seolah merasa tidak asing dengan tatapan mata sang yeoja.

“ehmmm. . “ d.o berdehem dan memasang wajah dinginnya.

“d.o ya kenalkan dia JUNG AE . . . RIM calon tunanganmu.” kata tuan do.

“ehm. . . nhe appa.”d.o melirik sekilas ae rim dan memberikan ae rim tatapan tidak suka dan menusuk.

“ommo. . . kau tampan sekali do kyungsoo ya”  ucap nyonya jung dan tersenyum ke arah d.o.

“ehm. . . nhe ajjhumma” d.o memaksakan senyumnya.

d.o berusaha bersikap ramah karena sebelumnya d,o mendapat ancaman dari sang appa. Jika d,o mengacaukan malam ini maka fasilitasnya akan di cabut dan d.o sangat menghindari hal itu.

“ckckck. . . menyebalkan. Aishhh pasti mereka sedang bersenang-senang, sedangkan aku terjebak dengan acara konyol ini”batin d.o dan terlihat tidak senang.

Saat ini ae rim merasa sangat takut identitas aslinya diketahui tapi untunglah. Sepertinya d.o tidak menyadari bahwa jung ae rim adalah jung ae lee.

Ae rim selalu tersenyum untuk menutupi ketakutannya, tidak ada rasa gugup sedikitpun yang di rasakan oleh ae rim melainkan rasa takut. Ya ae rim sangat takut rahasianya terbongkar.

Acara tukar cincin pun berlalu sekitar 30 menit yang lalu. Saat ini d.o Nampak begitu bosan mendengar perbincangan para orang tua mereka.

“d.o sii apa kau tidak berniat jalan-jalan di sekitar hotel ini” kata ae rim ramah dan tersenyum manis.

“ehm nhe” d.o berkata dingin dan segera berdiri.

d.o berjalan keluar dari ruangan itu tanpa menunggu ae rim.

“ae lee ah. . eh ae rim ah berusaha lah chagi. D,o memang seperti itu!” kata tuan do menyemangati.

“nhe appa” ae rim tersenyum.

Ae rim pun berjalan keluar untuk mengejar d.o. namun tiba-tiba i-phonenya berbunyi.

I’m sending 1-4-3 . . .geuljaron ajik jeondari an dwae Woah Oh Oh. . .Sending 1-4-3

From: 08xxxxxxxxxxxxxxx
malam ae lee ah,apa oppa mengganggu?

By:kai tampan.

Ae rim tersenyum melihat pesan singkat yang baru saja di bukanya dan mensave nomor kai dengan nama kai oppa

“ommo dari mana kai sunbae mendapatkan nomorku” ae rim tersenyum dan membalas pesan singkat kai.

To: kai oppa

Malam juga sunbae

Hehehehe. . . aniyo maksudku oppa.

Dari mana oppa mendapat nomorku?

Ae rim menekan tombol send dan hampir saja melupakan suatu hal yaitu mengejar d.o.

Ae rim berjalan mendekati d.o yang sedang berdiri memunggunginya. Ae rim menepuk pundak d.o.

            “tenanglah kyungsoo-ssi aku tidak akan mencampuri urusanmu dan aku tidak menyukaimu.” Kata ae rim tersenyum kecil.

            “cihhh. . . menjijikan” kata d.o dengan dingin.

            “mwo. . . apa maksudmu kyungsoo-ssi?” kata ae rim mulai emosi.

            “ckckck. . . berhenti berbicara atau ku buat bibirmu itu tak bisa berbicara?” d.o menekankan setiap kata-katanya.

            Ae rim pun terdiam mendengar penuturan d.o. Tiba-tiba datang seorang pelayan yang menghampiri mereka berdua.

            “Tuan ini surat dari tuan do kyungjoo dan tuan do kyungjoo baru saja pergi.  ” Kata sang pelayan dan memberikannya kepada d.o.

“hmn…” guman d.o.

d.o mengambil kertas yang di sodorkan sang pelayan dan membacanya. Sedangkan  ae rim masih terdiam dan menunduk.

Surat

Kyungsoo ya mulai sekarang ae rim tinggal bersamamau, bawalah ae rim pulang kerumah. Semua barang-barang ae rim sudah ada rumah dan ingat jangan coba-coba kau sakit calon menantuku.orang tua ae rim baru saja berangkat ke London karena urusan bisnis yang tidak bisa di tunda sedangkan appa berangkat ke jepang.ingat jagalah calon menantuku yang yeoppo itu.

By:Appa.

“ayo kita pulang.”kata d.o dan berjalan meninggalkan ae rim.

“ya . . . tunggu aku kyungsoo-ssi”ae rim berlari menejar d.o.

Saat di dalam mobil menuju perjalanan pulang, tiba-tiba deringan i-phone terdengar.

Listen neukkil su itni,Nae shimjangi ttwi jireul anha,My heart be breakin. . .

            “yeoboseyo ?” kata ae rim ramah.

            “yeoboseyo ae lee ya, apa aku menganggu?”terdengar suara namja.

            Saat ini d.o memeperhatikan ae rim dengan pandangan yang sulit di artikan.d.o Nampak tidak senang melihat ae rim berbicara dengan senyum yang manis.

            “ckckc.. . sepertinya tidak buruk bermian dengan yeoja ini, sebelum aku membuangnya. Jika dilihat dia cukup yeoppo.” Batin D.o dan menyerigai.

              “ah. . . aniyo op. . .” ucapan ae rim terpotong karena tiba-tiba saja d.o merebut I phonenya.

            “ya. . . kyungsoo-sii apa yang kau lakukan?”ae rim terlihat kesal.

            “ingat sekarang kau adalah milikku.walau aku tidak menyukaimu kau tetaplah milikku dan kau hanya boleh pergi jika aku yang memintanya.” Kata d.o tanpa mengalihkan pandangannya dari ae rim.

“ehmm . . nhe kyungsoo-ssi” kata ae rim dan Nampak begitu kaget.

“mulai sekarang panggil aku oppa!”kata d.o terdengar seperti sebuah perintah.

Saat ini d.o baru saja turun dari mobil dan meninggalkan ae rim sendiri di dalam mobil.

“ya. . . jangan tinggalkan aku oppa.”teriak ae rim.

Ae rim berjalan di belakang d.o, sebelum d.o menekan bel rumah rumah mewah itu. Tiba-tiba pintu terbuka dan d.o langsung mendapat sebuah lemparan boneka besar.

“pergi aku mebenci d.o-ssi dan ambil bonekamu.” Teriak sunghee melempari d.o boneka besar tanpa melihat ae rim yang berada di belakang d.o.

“ya. . . princess mianhae bukan maksud oppa mengacuhkanmu.” Bujuk d.o.

“kau bohong, sekarang kau tidak menyayangiku lagi dan pergi dari rumahku.”teriak sunghee.

Sunghee kembali melemparkan sandalnya ke arah d.o namun sandal itu mengenai kepala ae rim, karena terkejut dengan lemparan sunghee tiba-tiba saja ae rim pingsan.

PLUK. . .

Ae rim terjatuh ke dalam dekapan d.o. sunghee pun Nampak kaget dan tidak kalah dengan d.o yang terlihat begitu cemas. D.o menggendong ae rim dan membaringkannya di sofa.

“ya . . . oppa Eotteokhe? teriak sunghee cemas.

“ya. . . kecilkan suaramu dan panggil uisa kang?” kata d.o datar.

“nhe oppa”jawab sunghee dan berlari mengambil i-phonenya.

Uisa kang keluar dari kamar setelah memeriksa keadaan ae rim. Nampak 4 orang sedang cemas di depan pintu.

“ya. . . uisa kang bagaimana keadaannya?” Tanya sunghee cemas.

“aniyo dia tidak apa-apa, hanya saja dia terlalu kaget dan pingsan serta memiliki phobia  yang kapan saja bisa kambuh. Maka dari itu saya sarankan agar kalian menjaganya dan usahakan jangan menbuatnya terlalu kaget . mungkin sebentar lagi dia akan sadar, kalau begitu saya permisi dulu.” Kata uisa kang.

“ehmnn . . . aku dimana? Kata ae rim mengerjap-erjapkan matanya.

“istirahatlah. . . satu jam lagi kita pulang” kata d.o datar dan keluar dari dalam kamar.

Cklekkk. . .

Pintu terbuka kembali menandakan seseorang yang datang. Ae rim pun mendongkakkan kepalanya dan betapa kagetnya ae rim melihat sunghee datang menghampirinya.

“ommo mati aku jika sung hye hee mengenaliku.”batin ae rim cemas.

“oenni gwenchanna ? mianhae oenni aku tidak sengaja.? Kata sunghee dan merasa bersalah.

“gwenchanna! Nhe kamu tidak salah, aku saja yang terlalu berlebihan.” kata ae rim tersenyum manis.

“ommo. . . mulai sekarang kau oenniku karena oenni tunangan d.o oppa dan tenang saja aku merestuimu.”kata sunghee antusias.

“mwo?” hanya itu yang keluar dari mulut ae rim.

“entahlah sejak pertama melihat oenni aku begitu senang dan mauka oenni menjadi chingu yeoja pertamaku? Kata sunghee memelas.

“nhe sunghee ah” kata ae rim dan tersenyum manis.

“ommo . . . darimana oenni tau namaku? Tanya sunghee polos.

“tentu sja sunghee ah, bukankah kau yeoja yang sangat popular”kata ae rim dan tertawa lepas.

“ommo jadi ini ya rasanya punya oenni, bisa bercanda dan tertawa bersama.” Sunghee memeluk ae rim.

“ternyata selama ini kau sangat kesepian sunghee ah. Aku tau alasan dari kelakuanmu selama ini.” Batin ae rim.

Keesokan harinya . . .

JAEGUK HIGH SCHOOL. . .

Saat ini min ah dan baekhyun sedang berada di lapangan sekolah.

“baekki ini pilihan terakhir, kita harus bisa masuk club olahraga” kata min ah semangat.

“ya tentu saja min ah ya” kata baekhyun dan mengacak rambut min ah.

Saat ini chanyeol menatap min ah dan baekhyun dengan tatapan yang tidak suka dan mengepalkan kedua  telapak tanganya.

Baekhyun dan min ah mendekati meja panitia pengurus club olahraga dan betapa kagetnya min ah melihat chanyeol berada di tengah-tangah panitia club olahraga itu.

“kalian yakin ingin masuk  club olahraga?”kata chanyeol dengan dingin.

“nhe sunbae!”jawab min ah gugup.

“cihhh. . . dengan mental seperti itu kau ingin masuk clubku, lebih baik kau menyerah sebelum mengotori nama clubku dengan mentalmu itu!” kata chanyeol meremehkan.

“sepertinya sunbae salah karena aku bukan yeoja lemah seperti itu dan aku akan membanggakan club olahraga ini!”teriak min ah yang mulai emosi.

“baiklah. . . lari 30 kali keliling lapangan.” Kata chanyeol tenang.

Min ah berlari dengan sekuat tenaga tanpa memperdulikan pergelangan kakinya yang mulai sakit dan bengkak. Sedangkan baekhyun memandangi min ah dengan pandangan yang menyiratkan kekhawatiran. Sebenarnya baekhyun ingin menghentikan segalanya namun kedua pergelangan tangan baekhyun di tahan oleh chen dan lay.

Bruak . . .

Min ah terjatuh dan memegangi pergelangan kakinya yang Nampak membengkak. Chanyeol pun berjalan mendekati min ah.

“cih . . . yeoja lemah. Sudah ku katatakan menyerahlah.” Kata chanyeol dan tersenyum meremehkan.

“ya . . aku pasti bisa dan akan ku buktikan SUNBAE.” Kata min ah dan kembali berlari tanpa memperdulikan rasa sakitnya.

Setelah min ah menyelesaikan 30 putaran, chanyeol menyuruh min ah untuk sit up 50 kali sedangkan baekhyun di bully oleh seluruh anggota pengurus club olahraga.

            Baekhyun tidak tahan lagi melihat penderitaan min ah, baekhyun berlari kea rah min ah yang terkulai lemas di lapangan karena kelelahan.

            “min ah ya sudahlah lebih baik kita cari club yang lain saja.”kata baekhyun dan menatap min ah dengan tatapan khawatir.

            “aniyo baekki ah, aku harus membuktikannya kepada namja itu.”kata min ah lemas seakan kehabisan tenaga.

            Chanyeol pun semakin geram melihat mereka berdua. Chanyeol membisikkan sesuatu di telinga chen dan lay. Chanyeol pun meninggalkan lapangan dengan seringaian khasnya.

            Baekhyun Nampak kaget saat min ah di tarik kasar oleh chen. Sedangkan baekhyun di pukuli oleh lay hingga baekhyun babak belur.

            Saat ini min ah di seret kasar oleh chen menuju gudang sekolah.

BRUAK. . .

 min ah pun terjatuh karena di dorong kasar oleh chen, chenpun segera mengunci pintunya.

            “hiks. . . hiks. . jebal . . . aku mohon buka pintunya” min ah terisak dan tetesan bening membasahi pipi chubbynya.

            Chanyeol berjalan ke arah min ah dan meneyeret min ah hingga bahu min ah terbentur sangat keras di dinding. Chanyeol menatap min ah dengan tatapan mengintimidasi dan mencengkram kuat bahu min ah yang Nampak begetar.

            “ aku sudah meninggalkan jejak di bibirmu, itu berarti kau adalah milikku!”kata chanyeol tanpa rasa malu.

            “kau gila. . .kau pikir aku mainan mu hahhhh. . . bukankah waktu itu kau menganggapnya hanya ucapan terima kasih chanyeol – ssi” teriak min ah dan memalingkan wajahnya.

            Chanyeol memegangi dagu min ah dan menghapus air mata min ah yang masih mengalir, sorot mata chanyeol menyiratkan kelembutan berbeda dengan tatapan sebelumnya.

            “aku tidak pernah berniat mempermainkanmu. Aku tidak tau bagaimana cara menunjukkan perasaanku. Aku terlalu kasar di hadapanmu selama ini. Itu semua di luar kendaliku karena aku tidak bisa menghindari bahwa aku menyukaimu dari sejak awal. Awalnya aku berpikir mungkin jika aku memperlakukanmu  kasar maka aku tidak akan mencintaimu.” Jelas chanyeol pelan dan ekspresinya terlihat serius.

            “seberapa keras aku menutup perasaanku itu akan semakin membuatku sesak dan  kau benar aku gila,aku tergila-gila padamu.” chanyeol meraih tangan min ah dan meletakkan di dadanya.

             Tubuh min ah menegang dan tidak mampu megeluarkan sepatah katapun.

            “bagaimana bisa seorang namja yang mencintaimu malah bersikap kasar sementara namja itu mencintaimu.”batin min ah.

            “katakanan itu hanyalah kebohongan chanyeol-ssi?” min ah menggeleng-gelengkan kepalanya.

            “aku benci seluruh namja yang dekat denganmu. Cara mereka memperlakukanmu membuatku muak. Kau pikir aku tidak gila melihatmu di manja oleh namja di café itu, belum lagi si namja cupu itu yang selalu berada didekatmu. Jangan menunjukkan keceriaanmu di depan namja lain, itu cukup membuatku tersiksa”kata chanyeol dan memeluk min ah.

            “aku tidak pernah menjadi milikmu dan Kau mngambil secara paksa first kissku.kau tidak berhak melarangku dekat namja manapun. Kau pikir kau siapa hahh dan aku yakin kau sepenuhnya gila chanyeol-ssi?” teriak min ah seolah tidak terimah perilaku chanyeol yang menganggapnya sebagai miliknya.

            “mulai sekarang aku namjachingumu dan aku memang gila. . .aku menggilaimu. Jangan lagi kau membuatku gila dan terbakar api cemburu. Jika kau melanggarnya maka aku akan semakin gila. Bisa saja aku melukaimu lebih dari ini atau aku akan menghancurkan orang yang berada di sekitarmu termasuk Ghajok dan chingumu.” Kata chanyeol dengan penuh penekanan.

              “SARANGHAE. . . please  ,look at me my princess.” Chanyeol menatap min ah dengan tatapan penuh cinta.

Deg. .

Deg. . .

Deg. .

Waktu seolah berhenti dan terasa begitu sunyi, tidak ada pembicaraan diantara mereka. Min ah merasakan detak jantungnya yang berpacu begitu cepat dan seolah saraf ototnya tidak mampu bekerja dengan baik. Tubuhnya seakan lemas karena tersengat arus listrik.

“apakah kau serius chanyeol –ssi?” min ah mendongkakkan kepalanya dan menatap dalam manik mata chanyeol.

Chanyeol mencium dahi min ah mencoba menyalurkan rasa cintanya.

 

Tbc.

Etong kontu gimana ceritanya jelek ya,, heheh mianhae chingu hanya segitu kemampuanku. Yeahhhh. . . maklum lah aku nulis ini dalam keadaan yg tidak baik sow aku lagi kecewa dengan seseorang yang tidak peka.huahhhh menyeleaikan ini,,, ini penuuhhh perjuangan chinguuuuuu……

52 thoughts on “LOVE HUNTER Part 4

  1. Waw sangat sangat keren
    hbat author bkin readers penasaran
    bacon kasian bgt
    d.o i like it
    lanjut author gk sabar neh nunggu chap selanjut@ dlanjutin kan author???
    makasih n smangat author

  2. kereeeeeen
    aduhh si D.O masa gak ngenalin JUng Ae Lee sihh??
    walnya aku gak suka karakternya si Sunghee, tp gak tau knp saat baca partnya di chap ini aku kok jd suka(?) ya??
    Chanyeol, trus lanjutkan sifat memaksamu itu, karena I Like It, itu bikin aku senyum2 sendiri pas baca..
    nextnya jangan lama2 ya thorr?? aku tungguin loh..
    hwaiting

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s