You’re My Destiny part 3

you're my destiny

Cast :

Oh Sehun

Han Seul Rin

Xi Luhan

Kim Hyemun

Genre : School Life, Romance, Sad

Rating : PG 15

Part Sebelumnya

“Hyemun~ah” Panggil Luhan
Hyemun mendekati mereka berdua, ia melepaskan tangan Luhan dari kerah baju Sehun.
“Ayo, Sehun~ah. Kita pergi !” Ajak Hyemun sambil menarik tangan Sehun, sontak Luhanpun menarik tangan Hyemun kemudian gadis itupun berbalik untuk melihatnya “Mau apa kau ? Kau hampir menyakiti Sehun ? Sepertinya kau seorang Sunbae. Well, aku tak punya urusan denganmu. Annyeong” Pamit Hyemun dengan sedikit ketus. Luhanpun termenung, “Kau lupa denganku, Hyemun~ah ?”

~~~~~~~~

Luhan berjalan menuju UKS, ia hampir lupa jika tadi Seul Rin sedang sakit.
‘Kreeeeek’
Ia membuka pintu kemudian berjalan kearah ranjang, namun “Han Seul Rin ! Kau dimana ?!!” teriaknya, namun nihil tak ada jawaban.
Ia berkeliling untuk mencari Seul, hingga matanya tertuju ke anak-anak yang sedang berlari mengelilingi lapangan.
“Han Seul Rin !” Panggilnya melihat Seul yang sedang berlari, gadis itu melihatnya kemudian berhenti. “Hosh, hosh mian Oppa tadi aku tidak izin padamu. Gomawo telah membantuku tadi” ucapnya, Luhanpun tersenyum “Ne, cheonma. Jaga kesehatanmu ne ? Aku pergi dulu, annyeong” pamit Luhan lalu pergi.
Seul melihat punggung Luhan yang mulai menjauh, ia merasa iba “Eonni, jika aku tak menepati janjiku bagaimana ?” gumamnya halus, tanpa ia sadari air matanya mengalir. “Hei, kau sud- Kau menangis ? Kenapa ?” tanya Sehun yang tiba-tiba sudah disampingnya, “Hiks hiks, aku .. aku” Seul belum menjawab pertanyaan Sehun. Sehun semakin memeluknya “Ayolah, kitakan sahabat” ucap Sehun “Hiks hiks hiks, aku takut kehilanganmu Sehun~ah. Kau jahat ! Kau mendorongku tadi” jawab Seul sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangannya. Sehunpun memeluk tubuh Seul lalu mengelusnya lembut “Uljima, tadi aku tak sengaja”.

Tanpa mereka sadari, semua orang tersenyum lega -kecuali satu orang-. “Untung mereka akhirnya kembali” Ucap Im Soo, teman sekelas Seul. Hyemun yang mendengar itupun bertanya, “Maksudmu ? Apa mereka memiliki hubungan ?” Im Soopun mengangguk “Walaupun mereka Bilang bahwa mereka itu hanya bersahabat tapi kami tak yakin, maka dari itu kami suka sekali jika mereka bersatu” jelas Im Soo, mendengar itu Hyemun langsung mengepalkan tangannya kesal “Oppa, apakah karena dia kau meninggalkanku
?” Batinnya.

~~~~~~~

“Baiklah, mari kita umumkan hasil ulangan matematika minggu lalu” ucap Kim Saem, ia menatap seluruh wajah muridnya sambil tersenyum.
“Baiklah, yang mendapat nilai tertinggi adalah …”
“Pasti kau, Seul~ah” ucap Jong In, dengan cepat Seul menggeleng “Masih ada yang lebih baik dariku, Jong In~ah”jawabnya, “Jika memang kau bagaimana ?” tanya Jong In, Seulpun terdiam.
“Han Seul Rin !” ucap Kim Saem, semua siswapun bertepuk tangan “Whooaaa, kau memang daebakk Seul Rin~ah” puji Jong In, Seulpun hanya tersenyum. Ia maju untuk mengambil kertas ulangannya di depan.
Kim Saem tersenyum bangga melihat Seul, tapi ia melihat ada kejanggalan “Gomawo Saem” ucap Seul, Kim Saem hanya tersenyum, ia memberikan kertas ulangan gadis itu dan mempersilahkannya untuk duduk. Saat gadis itu berbalik, semua pasang mata melihatnya dengan kaget “Seul, kau kenapa ?” Tanya Im Soo terang-terangan, Seul memberhentikan langkahnya, kepalanya berkunang-kunang, cairan merah mulai keluar dari rongga hidungnya.

‘Brukk’

Seul pingsan, seluruh siswa mengerubuninya untuk membawanya ke UKS.

~~~~~~~

Kim Saem menatap wajah Seul kasihan, ia menelepon anaknya untuk membawanya ke Rumah Sakit.

“Yeoboseyo, Myung Soo~ya”

“…”

“Ne, ini Eomma. Bisakah kau ke tempat Eomma ? Murid Eomma ada yang sakit”

“…”

“Molla, dia sudah pingsan dua kali”

“…”

“Ne, annyeong Myung Soo~ya”

Kim Saem menutup panggilannya,ia menatap Seul iba “Kau kenapa ? Apa kau terkena kanker ?” gumam Kim Saem.

15 Menit kemudian

‘Tok tok tok’

“Ne, masuk”

Seorang namja yang menggunakan kemeja biru menambah kharismanya, wajahnya yang dingin tak mengurangi khas tampannya.

“Ada apa Eomma ?” Tanya Myung Soo, anak Kim Saem. Kim Saempun menunjuk Seul yang tengah tertidur. “Anak ini pingsan dua kali, ia juga mimisan. Tolong periksa dia Myung Soo~ya” pinta Kim Saem, Myung Soopun mengangguk dan menggendong Seul ke mobilnya.

“Whooaaa, namja itu tampan sekali” gumam salah satu siswi disana, Myung Soo hanya menjawabnya dengan senyuman manis.

Tiba-tiba seseorang menghalangi jalan namja itu, “Kau mau apa ?” Tanya namja itu, Myung Soo tak berekspresi “Tolong jangan halangi jalanku” pinta Myung Soo halus. “Kau siapanya ? Aku sahabatnya” ucap namja itu, Myung Soo melihat nametag namja itu kemudia tersenyum miring “Aku tak suka memperlakukan seseorang dengan kekerasan tuan Oh Sehun, jadi jangan buat aku marah” ucap Myung Soo memperingatkan, Sehunpun menunduk “Kalau begitu izinkan aku ikut”

~~~~~~

“Seul~ah, apa kau sakit karena aku ? Mianhae, aku takkan menyakitimu lagi. Aku janji” ucap Sehun sambil terus menggenggam tangan Seul yang sedang di infus. Myung Soo hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, ia tak percaya bahwa ada namja yang cengeng termasuk namja yang di depannya ini.

“Ck, dia itu kekurangan darah karena terus mimisan. Nanti malam Appaku akan memeriksanya, kau jangan khawatir” ucap Myung Soo menenangkan, Sehun semakin merasa bersalah karena dirinyalah yang membuat Seul mimisan.

“Eumm,, kalau boleh tahu kau ada hubungan ada dengan yeoja ini ?” Tanya Myung Soo, Sehun mengalihkan pandangannya hingga bertemu dengan Myung Soo “Aku sahabatnya, kami berteman sejak Taman Kanak-kanak” jawabnya. Myung Soo hanya mengangguk, “Apa kau mencintai gadis ini ?” tanya Myung Soo, Sehun mengangguk lemah “Aku mencintainya, tapi aku malah melukainya” jawab Sehun. Myung Soo melihat Sehun dengan iba, “Maksudmu ?” “Aku telah melukainya 2 kali, dan saat aku tak sengaja mendorongnya tadi itulah yang kedua” jawab Sehun menatap wajah Seul dengan tatapan cinta *Eaaaa*. Myung Soo mengernyitkan alisnya, “Lalu yang pertama ?” entah mengapa namja ini sangat tertarik untuk mendengarkan cerita Sehun. Sehun duduk disamping Myung Soo untuk segera bercerita, ia tersenyum sejenak. “Waktu itu …”

Flashback

“Sehun~ah, ayo kita bermain !” ajak Seul, Sehun menggeleng keras. Raut wajah Seul yang awalnya ceria berubah drastis menjadi lebih lesu “Waeyo ? Kau tidak suka berteman dengan yeoja ?” tanyanya,

‘Degg’

Pertanyaan Seul adalah pertanyaan yang paling ia hindari selama ini. “A-Ani, bu-bukan itu. Kita kan sudah SD kelas 3, masa’ mau main ayunan lagi ?” tanya Sehun sambil menutupi kegugupannya, Seul mengarahkan wajahnya agak ke atas seolah-olah ia tengah berpikir “Tapi Riri Eonni masih bermain ayunan, dia bilang bermain ayunan itu menyenangkan” jawab Seul polos. Sehun tak dapat menjawab pertanyaan Seul, ia membeku.

“Baiklah, tapi kau saja yang main. Aku hanya menemani, arrachi ?” pinta Sehun dan Seulpun mengangguk keras

Sesampainya di Taman Bermain, Seul duduk di ayunan itu. Ia tak dapat mengayunkan ayunan itu karena kakinya tak mencapai tanah.

“Sehun~ah, dorong ayunanku donkk” Pinta Seul sambil berteriak, Sehun berjalan lambat “Semoga saja aku tidak membuatnya terluka” Batinnya.

1.. 2.. 3..

Sehun mendorong ayunan Seul, “Whoaaa, ini menyenangkan Sehun~ah. Lebih keras lagi Sehun~ah !” pinta Seul, Sehunpun mendorongnya lebih keras. Seul menikmati ayunannya.

Tiba-tiba “Sehun~ah, aku mual” gumam Seul, Sehunpun mulai kalang kabut karena tak dapat menghentikan ayunan tersebut. Sehun meletakkan kedua tangannya di depannya untuk menghentikan ayunan itu tapi …

‘Brukk’

Seul terjatuh, lututnya berdarah “Whuaaaa, Eomma !! Appo” teriak Seul, Sehun mulai meniup-niup lutut Seul namun “Sakit Sehun~ah, hiks hiks, appo”. “Ah, mian Seul~ah, mianhae”

Flashback off

“Lalu ?” Tanya Myung Soo, Sehun tersenyum “Ia tak mengadu, lututnya memang memar dan juga berdarah. Ia adalah gadis terkuat yang pernah kutemui”

-TBC-

“Kau siapa ?”

“Aku Kim Myung Soo, Dokter magang dari Universitas Seoul”

“Tolong jangan beritahu Sehun”

“Bagaimana jika aku menyukaimu”

Gimana ? RCL Ya,,,

59 thoughts on “You’re My Destiny part 3

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s