Mysterious Girl [CHAPTER 1]

Title                            : Mysterious Girl [CHAPTER 1]

Author                        : Yellowow as Amalia Risa (Kpopice)

Cast                            : Oh Sehun as Sehun

                                    Kim Shin Yeong as Kim Hana (OC)

                                    Xi Luhan as Luhan

                                    And other casts

Genre                         : Fantasy, romance, school life, friendship, little bit brothership (maybe)

Ratting                       : G

Length                        : Chaptered

Disclaimer                  : FF ini adalah hasil imajinasi saya. Pemain atau casts milik Tuhan Yang Maha Esa kecuali untuk alur FF ini!

Warning                     : Typo bertebaran dimana-mana!

Blog                            : http://yellowow.wordpress.com/

 

 

A/N                             : Annyeonghaseo*bow. Author comeback dengan FF . FF ini terinspirasi dari otak author ^^ Author membuat FF ini dengan penuh ketegangan#lebay. FF ini benar-benar membuat author harus berfikir keras. Pemeran utama yeojanya itu ulzzang Kim Shin Yeong yang namanya aku samarkan menjadi Kim Hana. Lagu yang cocok untuk FF ini kurasa tidak ada😄 Soalnya aku bukan tipe orang yang akan mencari-cari lagu artis Korea, yang aku cari Cuma lagu Super Junior J. Ehm.. sambil sedikit curhat ne sekaligus pemberitahuan kalau kelanjutan FF ini akan aku post cukup lama. Alasannya adalah aku suka kehabisan ide ditengah jalan kalau gk gitu bakal aku hapus dan mulai awal selain itu aku juga suka muncul ide-ide untuk membuat FF yang lain jadi FF ini bakal terbengkaleh kalau muncul FF baru J Jadi, bagi readers harap maklum ne😀 Sekian bincangan author. HAPPY READING BUT DON’T FORGET TO RCL! DON’T BE SIDERS J

Prolog

 

HAPPY READING ^^

Dunia peri kupu-kupu ?

Aku tidak pernah mempercayainya.

Tapi,

Aku percaya ketika bertemu dengan…

Sosok……

MYSTERIOUS GIRL

Hana POV

            Hari-hari sudah kulewati dengan keadaan muram. Alasan dari keadaanku tersebut adalah panti asuhan tempatku tinggal akan digusur dan aku bingung harus mencari tempat tinggal dimana?. Sebenarnya aku ingin bersama warga-warga panti tapi aku malu karena aku sudah besar, dan aku juga bisa dibilang paling lama tinggal di dalam panti tersebut.

            Harta yang aku miliki kurasa hanya sedikit. Aku hanya punya satu kupu-kupu indah yang sudah menemaniku sejak kecil. Kata ibu panti, kupu-kupu ini selalau mengikutiku ketika aku bermain. Bahkan, ketika aku sedih kupu-kupu ini tiba-tiba merubah warna sayapnya dan itu membuatku bingung tapi

akhirnya aku senang.

            Hari ini aku sedang duduk di dekat taman makam sambil memegang kupu-kupu milikku ini. Padahal, aku sering meninggalkannya di taman kota tapi, kupu-kupu ini selalu kembali kepadaku. Apa dia memiliki ikatan batin denganku ? Aku juga tidak tahu.

            Berjam-jam aku duduk disini sambil menatap langit. Aku sangat ingin bisa terbang bebas seperti kupu-kupu milikku ini. Bisa melihat keadaan kota dari atas, dan dapat melihat seluruh pelosok kota. Tapi, sepertinya itu hanya sebuah mimpi yang tidak mungkin terkabulkan.

“Permisi!”

Aku langsung menoleh ke sumber suara, ternyata ada seorang ahjumma dan seorang namja muda.

“Nde?” kataku sopan.

“Kenapa kupu-kupu itu tidak terbang-terbang juga?” tanya seorang ahjumma tersebut.

“Ehm, aku juga tidak tahu. Kupu-kupu ini hanya selau mengikutiku kemanapun aku pergi” jawabku sambil melihat ke kupu-kupu milikku tersebut lalu kembali menatap sang ahjumma tersebut.

“Tadi, aku mendegar suara yang cukup keras. Apa kau juga mendengarkannya?” ahjumma itu tanya lagi dan aku hanya menggelengkan kepala.

“Apa kau benar-benar tidak mendengarnya?” sekarang sang namja muda yang umurnya berkisaran seperti umurku bertanya.

“Tidak” Aku menjawab sambil menggelengkan kepala dan aku hanya memasang wajah bingung.

“Ehm, mungkin kau terlalu sibuk dengan kupu-kupu indahmu” ujar sanga ahjumma tersebut.

“Siapa namamu ?” tanya ahjumma tersebut.

“Kim Hana imnida” jawabku sambil tersenyum.

***

Hana Pov end__

Sehun Pov

            Hari yang melelahkan. Itulah sebuah kesimpulan yang aku buat untuk hari ini. Hari ini banyak sekali kejadian yang membuatku bingung, kejadian yang ingin sekali aku pertanyakan, tapi, jika aku pertanyakan itu akan menjadi sesuatu yang aneh.

            Kejadian aneh pertama adalah ketika aku mengantarkan Bibi Han ke makam. Aku bertemu dengan sosok yeoja yang misterius walaupun aku sudah tahu namanya, tapi menurutku yoeja itu masih misterius. Aku merasa yeoja itu seperti memiliki sesuatu, menurutku itu sebuah perisai, mungkin memang sebuah perisai. Dan, yang kedua aku melihat seekor kupu-kupu berubah menjadi sosok manusia.

FLASH BACK ON

“Bibi, aku pulang dulu ne” kataku lalu pergi meninggalkan Bibi Han yang sedang berada di depan toko buku miliknya.

            Aku berjalan menyusuri malamnya kota Seoul. Menurutku Seoul selau ramai walaupun sudah malam. Meskipun begitu tidak semua daerah di Seoul selalu ramai. Aku selalu pulang melewati daerah yang cukup sepi karena daerah itu adalah jalan pintas untuk cepat sampai ke rumah.

            Aku melihat seekor kupu-kupu cantik bercahaya. Kupu-kupu itu sangat indah, bahkan sampai memikat pandanganku. Aku terus saja memperhatikan kupu-kupu itu. Tapi, tiba-tiba kupu-kupu itu mengeluarkan cahaya yang cukup terang sampai membuat aku harus menutup mata.

            Aku melihat seorang yeoja. Yeoja itu mengeluarkan cahaya. Aku berpikir bahwa yeoja itu adalah kupu-kupu tadi yang mengeluarkan cahaya cukup terang karena kupu-kupu tadi hilang. Tapi, aku langsung kaget ketika banyak kupu-kupu yang menghampiri seorang yeoja tersebut.

FLASH BACK OFF

***

SEHUN POV

“Aku berangkat dulu”

            Aku langsung berjalan keluar dari rumah. Aku sangat tidak betah jika di rumah harus dipertemukan ke eomma angkatku. Alasannya adalah aku dari kecil tidak dekat dan aku selalu melihat dari wajah eomma angkatku tersebut kalau dia itu memendam rasa dendam kepadaku. Senyumnya selalu palsu untukku, bahkan sekalipun aku tidak pernah dipegang oleh eomma angkatku tersebut.

“Kenapa kau melamun ?”

            Aku terlonjak kaget ketika melihat seorang yeoja yang sudah berdiri di sampingku. Yeoja iu, yeoja itu adalah yeoja yang aku temui kemarin di taman dekat makam.

“Kau sekolah di..?” Ucapanku terpotong karena perkataannya.

“Satu sekolah dengamu” ujarnya dan aku hanya menganggukkan kepala.

“Kau kelas 10” kataku ketika melihat seragamnya. Di seragam sekolah kami akan tertulis kelas berapa ia sekarang.

“Kau harus memanggilku sunbae” kataku dan dia hanya melirik lalu berjalan mendahuluiku.

“Dasar hoobae kurang ajar!” ujarku lalu berjalan cepat menyusul yeoja yang kemarin bertemu denganku atau Hana.

“Hana-sshi!” panggilku dan dia langsung menoleh kepadaku.

“Dimana kupu-kupu milikmu ?” tanyaku.

“Ada di panti asuhan” jawabnya lalu kembali berjalan. Dia, benar-benar sangat menyebalkan. Entah, kenapa ada perasaan aneh di tubuhku.

“Hei, Oh Sehun!”

            Aku langsung menoleh ke belakang. Ternyata di sana ada temanku yaitu Byun Baekhyun. Kami berdua sekelas mulai SMP dulu sampai sekarang.

“Siapa yeoja tadi ?” tanyanya ketika jaraknya dengan jarakku sudah cukup dekat.

“Hoobae kita” jawabku dan Baekhyun langsung melirikku secara intens.

“Kenapa kau melirikku seperti itu ha’?” pertanyaan itu langsung keluar dari mulutku, aku sebal jika ada orang yang melirikku seperti itu.

“Apa kau memiliki hubungan dengannya?” dia langsung bertanya balik dan aku hanya menggelengkan kepala.

“Betulkah?” Sepertinya Baekhyun sudah mulai kambuh dengan penyakitnya.

“Apa perlu aku jawab?” tanyaku dan dia hanya menganggukkan kepala.

“Jawabannya adalah…… PIKIR SENDIRI!” ujarku lalu berjalan mendahuluinya dan aku mendengar Baekhyun terkekeh pelan.

**

Sehun Pov End

Luhan Pov

            Hari ini adalah hari pertamaku bertemu dengan hoobae-hoobae baruku. Aku sangat tidak suka. Sejak SMP aku tidak suka jika memiliki hoobae baru, karena banyak sekali hoobae baru yang menyebalkan. Memang ada yang tidak menyebalkan, tapi aku tetap tidak suka. Aku memiliki pengalaman yang tidak mengenakkan ketika bertemu dengan seorang hoobaeku. Hoobaeku tersebut selalu mengikutiku bahkan sampai aku masuk kamar mandipun aku diikuti. Aku sangat sebal ketika itu.

FLASH BACK ON

“Xi Luhan! Ada hoobae yang menyukaimu” ujar Kris sambil melirik seorang hoobae yeoja yang berdiri tidak jauh dari tempat kami.

“Biarkan!” ujarku yang sempat melirik Kris dan hoobae yeoja yang Kris lirik itu.

“Luhan sudah menjadi sang idola” ujar Lay dan aku hanya menaggapi dengan senyuman.

“Padahal masih tampan wajahku” ujar Chanyeol dengan ke PD an yang sangat tinggi.

“Sehun dimana ?” tanya Kai sambil menatapku. Aku tahu memang aku dan Sehun saudara tiri, tapi aku tidak pernah peduli dengannya.

“Aku tidak tahu” jawabku cuek.

            Aku berjalan meninggalkan teman-temanku. Entah kenapa pagi ini mood ku hancur lebur. Padahal tidak ada masalah yang menimpaku.

“Sst… Itu Luhan sunbae”

Aku mendengar ada orang yang menyebutkan namaku. Aku yakin itu hoobaeku karena menyebutkanku dengan sunbae.

“Ayo kita ikuti dia”

Aku mendengarkan ucapan hoobaeku lagi. Aku agak risih ketika mendengarkan ucapan mereka. Dan, akhirnya aku memutuskan pergi ke perpustakaan.

            Ketika aku sudah di perpustakaan aku memilih tempat yang paling belakang. Alasannya adalah aku takut ada yang menggangguku.

“Itu Luhan sunbae”

Aku mendengar mereka mengucapkan namaku lagi. Aku sungguh sebal dengan mereka.

“Luhan sunbae sungguh tampan, lihatlah apalagi ketika ia sedang membaca! Oh my god”

Aku sangat-sangat tidak kuat mendengar ucapan mereka. Aku hanya diam dan cuek. Karena itu aku memutuskan mendengarkan lagu melalui headset. Sekarang aku sedikit nyaman karena aku tidak mendengarkan ocehan-ocehan para sunbaeku tersebut, walaupun begitu mereka tetap saja melihatiku.

SKIP Time

‘Hei, Xi Luhan. Kau mau kemana?” tanya Lay ketika melihatku berjalan keluar kelas.

“Kamar mandi” jawabku.

            Aku berjalan melewati koridor sekolah. Jarak antara kamar mandi dengan kelasku bisa dibilang cukup jauh. Kelasku berada di atas sedangkan kamar mandi berada di bawah. Sekolah ini memang terkenal dengan sekolah yang paling mewah dan aku akui kalau sekolah ini memang mewah.

“Itu Luhan sunbae”

Bertemu hoobae lagi dan membicarakanku itu sungguh tidak menegnakkan.

“Ayo ikuti dia”

Aku langsung berjalan cepat bahkan sampai berlai untuk sampai ke kamar mandi.

“Luhan sunbae lari”

Aku tidak mempedulikan ucapannya tersebut. Aku masih saja berlari dan akhirnya aku langsung masuk ke dalam kamar mandi. Aku merasa aman disini karena ini adalah kamar mandi khusus laki-laki.

“Ssst”

Aku mendengar ada langkah kaki dan suara, mungkin itu suara murid laki-laki yang lain.

‘BRAAK’

Pintu toilet aku aku masuk terbuka dan aku melihat ada 3 orang hoobae yeoja disitu.

“KALIAN!!” ucapku dengan nada tinggi(?). Aku cukup kesal dengan mereka, untung saja aku ke kamar mandi hanya ingin menenangkan diri (?)

“Mi..Mian, sunbae” kata mereka bertiga.

Aku langsung berjalan dan menabrak ketiga hoobae yeojaku tersebut. Aku sungguh tidak suka dengan mereka.

FLASH BACK OFF

“Luhan, kenapa kau baru datang ? Adikmu saja sudah dari tadi” ujar Kris sambil memainkan bola basket miliknya.

“Jangan samakan aku dengannya” ujarku dingin. Aku tidak suka jika disamakan dengan adik tiriku itu, aku tidak suka dengannya.

“Kenapa kau begitu ? Dia itu adikmu” ujar Chen dan aku hanya meliriknya sekilas.

“Meskipun dia adikku, aku tidak peduli” kataku lalu duduk di samping Tao yang sedang sibuk dengan PSP miliknya.

“Selalu saja begitu” ujar Tao.

Luhan Pov End __

__Author Pov

            Seluruh murid baru bergerombol di depan madding. Mereka sedang melihat dimana letak kelas mereka. Hana juga termasuk dalam gerombolan tersebut. Ia cukup susah untuk melihat karena badannya yang bisa dibilang cukup kecil. Akhirnya setelah beberapa menit ia bisa juga melihat daftar nama yang ada di madding. Dia melihati satu persatu dan dia melihat namanya. Hana berada di kelas 10-A.

            Selesai melihat di madding Hana langsung berjalan keluar dari gerombolan tersebut. Ia masih belum memiliki teman, karena semua teman SMPnya tidak ada yang disini alasannya adalah biaya sekolah disini terlalu mahal. Sedangkan Hana tidak perlu memikirkan itu karena ia memiliki seseorang yang membiayainya sekolah.

‘BBUUK’

Hana menabrak sunbae laki-laki yang lewat.

“Ah, mianhe” ujar Hana sambil berusaha berdiri.

Hana langsung melihat seseorang yang ia tabrak. Seorang namja putih dan pastinya tampan sayangnya itu tidak membuat seorang Kim Hana terpesona.

“Mianhe” ujar Hana lagi sambil membungkukkan badan 90 derajat.

“Lain kali hati-hati” ujar sunbae namja yang ia tabrak tadi.

            Sunbae yang tadi Hana tabrak langsung berjalan sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam saku. Penampilannya seperti orang yang memiliki sifat cuek dan dingin, mungkin saja benar.

“Eoh, ini miliknya” ujar Hana ketika ia melihat sebuah dompet. Hana langsung mengambil dompet tersebut dan berlari mengejar sunbae namja yang ia tabrak tadi. Sayangnya sunbae namja tadi sudah tidak bisa ditemukan.

            Bisa dibilang lancang, karena Hana membuka dompet tersebut. Hana membuka dompet tersebut adatujuannya. Tujuannya adalah ia ingin tahu siapa pemiliknya, mungkin saja ada kartu pelajarnya disini. Dan, ternyata benar. Di dompet tersebut ada kartu pelajar. Di kartu pelajar tersebut ada fto namja yang Hana tabrak tadi dan disitu dituliskan jika namanya adalah Xi Luhan.

‘Sepertinya bukan orang Korea’ batin Hana. Ia langsung menutup dompet itu lagi dan menaruhnya disaku yang ada di rok.

            Hana berjalan sambil menoleh ke kanan dan ke kiri berharap bertemu sunbae yang ia tabrak tadi sekalian mencari kelasnya.

“Hei, Kim Hana!”

Hana langsung menoleh ke sumber suara ternyata sunbaenya yaitu Oh Sehun.

“Ada apa sunbae ?” tanya Hana dan itu membuat Sehun kaget.

“Ternyata kau bisa sopan juga yaa” ujar Sehun dan itu membuat Hana menatap Sehun dengan tatapan yang cukup mengerikan.

“Kau masuk kelas mana?” tanya Sehun.

“10 A’ jawab Hana.

“Kelas A dikenal kelas yang muridnya pandai-pandai. Apa kau pandai?” ujar Sehun.

“Kau menghinaku?” tanya Hana balik dan itu membuat Sehun memukul kepala Hana pelan.

“Aku sunbaemu” ujar Sehun dan Hana hanya meringis kesakita.

“Tunjukkan kelasku dimana sunbae!” ujar Hana sambil menekankan kata ‘sunbae’.

“Baiklah” ujar Sehun lalu berjalan mendahului Hana sedangkan Hana langsung mengikuti Sehun.

“Sehun sunbae, kau kelas berapa?’ tanya Hana.

“Kau aneh jika menyebutkan sunbae” ujar Sehun.

“Baiklah aku tidak akan memanggilmu sunbae” ujar Hana sambil memanyunkan bibirnya dan Sehun hanya tersenyum.

“Sunbae, itu apa ? Kenapa ada cahaya yang sangat terang?” ujar Hana sambil menarik tangan Sehun.

“Aku juga tidak tahu” jawab Sehun.

“Ayo kesana” lanjut Sehun sambil berjalan dan Hana hanya mengikuti Sehun.

“Itu…..”

TBC

Annyeong J

Mianhe, FF kelanjutannya lama banget. Butuh satu bulan membuat ini. Sebenarnya sihh enggak, tapi karena sibuk di sekolah jadi butuh waktu satu bulan#CURHAT.

Don’t FORGET TO RCL! Don’t be siders!!

 

 

29 thoughts on “Mysterious Girl [CHAPTER 1]

  1. huaa.. itu apa??? jangan bilang itu manusia kupu kupu yg waktu itu diliat ama sehun??
    cepet dilanjutin thor, udah penasaran bgt nihhh!
    jangan lama lama ya thor😀

  2. menarik🙂 maaf aku gk bisa komen banyak di chapter ini soalnya aku masih blm tau mau komen yg gimana, tapi ini bagus🙂 keep writing thor

  3. Yaah kok tbc?
    Apa sih yg mereka liat? Penasaran thor..
    oh iya kenapa luhan kayak benci gitu sama sehun? apa karna sehun adik tirinya luhan atau ada sebab lain? di next chaptnya dijelasin g thor? Hehe maap ya kbnykn nanya🙂

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s