Triple & EXO part 12

Triple & EXO part 12

Untitled-1 copy

Cast :

Oh Sehun

Lim Ri Chan

Xi Luhan

Genre : School Life, Romance, Sad, etc.

Rating : Teen

 

Annyeong,, mian ya lama updatenya. Mian juga kalau banyak typo dan kependekan lagi. Tapi tolong hargai Author yang susah payah untuk membuatnya ya ? Oke deh, happy reading !

Part Sebelumnya

3rd Day’s

Seorang gadis sedang berlari-lari untuk memasuki ruangan bernuansa putih, gadis itu membukanya dan melihat seorang namja yang sedang terbaring lemah disana. Namja itu sahabat nam… Ah ani, mantan namjacingunya. Gadis itu mengelus rambut namja itu dengan penuh kasih sayang “Mianhae, Sehun~ah”

‘Cekleekk’

Pintu ruangan itu terbuka, tidak ada yang memasuki ruangan itu. Yeoja itu bergidik ngeri, “Mengapa aku merasakan aura Riri disini ?” gumam yeoja itu.

Tanpa yeoja itu ketahui ternyata roh seorang yeoja melihat yeoja yang menangis itupun juga ikut menangis. Yeoja roh itupun mendekati yeoja yang duduk disamping ranjang Sehun, ia mendekatkan tangannya ke kepala yeoja itu namun tangan yeoja itu menembusnya.

“Sehun~ah, bagaimana keadaanmu ? Apa baik-baik saja ?” tanya yeoja itu, Riri-Yeoja roh- pun mengeluarkan air matanya, dadanya terasa sesak.

“Hei, cepatlah bangun ! Riri sendirian disana, kau ingin Baekhyun atau Seung Wo merebutnya hah !” tanya yeoja itusambil berteriak walaupun air matanya mulai mengalir.

“Miri~ah” panggil Riri tak tega saat yeoja itu menangis, ia merasa bersalah. Bahkan Miri masih bisa menangisi mereka berdua (Riri dan Sehun) yang padahal Riri sendiri ingin membunuh namja yang dicintai gadis itu.

“Sehun~ah, mianhae. Kumohon jaga Riri, kumohon bangunlah” lirih Miri

‘Drrttt’

Ponsel Riri bergetar, terdapat sebuah pesan yang berisi,

 

Fakta Hwang Miri :

  • Menyayangi Riri dan Eonninya
  • Selalu merelakan miliknya untuk orang yang disayanginya, bahkan cinta sekalipun
  • Mencintai Do Kyung Soo sepenuh hati
  • Sangat dekat dengan Riri bahkan melebihi kedekatannya dengan sang Eonni
  • Menyukai bunga Teratai
  • Yeoja sempurna dan baik hati

 

Riri menatap wajah Miri yang matanya mulai membengkak

“Aku akan pulang 3 hari lagi, cepatlah bangun dan jaga teman-temanku”

~~~~~~~

“Riri~ah, berhenti berkutat pada ponselmu dan fokuslah pada rapat ini !” teriak Suho yang mulai geram dengan sikap gadis itu yang mulai menjengelkan, bahkan ia lebih menjengkelkan daripada Oh Sehun *Hey ! Dia memang Sehun*

Sehun terkaget mendengar teriakan Suho kemudian memasukkan ponselnya kedalam saku jasnya.

“Mianhae, yeorobun” ucapnya sambil menundukkan tubuhnya.

Suho menghela napas dengan berat kemudian membaca naskah yang ada di tangannya,

“Sehun akan tetap memerankan pemeran namja dan Riri tetap memeran pemeran utama yeoja, kita tidak perlu mengubah isi naskah maupun pemerannya”

“Hah~, syukurlah” ucap anggota rapat dengan nada lega.

“Tapi…”

Ucapan Suho yang tiba-tiba membuat nada lega yang dirasakan kembali menegang

“Jika Sehun tidak bisa bangun dalam jangka waktu 1 bulan, maka dengan terpaksa kita harus menukarnya, setuju ?” tanya Suho dengan nada bijaksananya.

Semua murid melihat Riri dengan nada berharap, Sehun membaca naskah itu dengan seksama “Hmm,, kurasa ia mudah akan menghapalnya” ucap Sehun dalam hati. Ia menatap Suho sambil tersenyum “Baiklah, 1 bulan dimulai dari besok saja ne ? Aku ada urusan sebentar, annyeong” pamitnya kemudian meninggalkan ruangan itu.

Seperti rapat sebelumnya, anggota rapat yang lainnya kembali bergerombol dan saling berbisik.

“Hei, sikap Riri semakin lama semakin aneh” ucap seorang yeoja

“Ne, bahkan hubungannya dengan Sehun Oppa semakin membaik. Ah, aku iri sekali” jawab yeoja disebelahnya.

“Rara~ssi, kau tidak merasa aneh dengan sahabatmu itu ?” tanya yeoja yang bertanya pada teman sebangkunya tadi.

Rara menolehkan wajahnya kearah mereka “Tidak, sudahlah lebih baik kalian habiskan waktu kalian untuk fokus pada drama ini.”

“Bahkan Sehun Oppa belum bangun, aku tak mau membuang-buang waktuku hanya untuk membuat drama yang tidak penting ini” sanggah yeoja yang bertanya tadi.

“Ya sudah, terserah kalian.” Jawab Rara dengan nada ketus.

“Isshh, dasar yeoja menyebalkan. Pantas saja Baekhyun Oppa tak menyukainya”

‘Degg’

Ucapan itu membuat hati Rara terasa sakit, bagitupun Baekhyun yang tak sengaja mendengar ucapan yeoja tadi.

‘Brakk’

“Aku mau ke kamar kecil sebentar” ucap Rara yang meminta izin pada Suho, tak lama kemudian Suhopun mengangguk.

~~~~~~

Rara berjalan mengitari taman yang menurutnya udaranya sangat sejuk. Ia duduk di sebuah bangku untuk menikmati suasana di sekelilingnya.

‘Tess’

Ia menangis, ia tahu ia tak disukai oleh Baekhyun tapi bukankah sangat menyakitkan apabila orang yang kita sukai itu mendengar penuturan yang sangat memalukan itu.

“Kau menangis ?” Tanya namja yang tiba-tiba membuyarkan lamunannya. Rara mengadahkan kepalanya untuk melihat sosok namja itu.

“Ah, Baekhyun~ssi”

“Aku mencarimu, bahkan kau tak kembali ke ruang rapat. Itu membuatku khawatir” tutur Baekhyun yang sekarang sudah duduk di samping yeoja yang bermata bulat itu.

“Baekhyun~ssi, menca… riku ?” tanya Rara tak yakin, hei siapa yang yakin bahwa orang yang disukainya akan mengkhawatirkannya.

“Ne, kau lama sekali. Jadi aku menyusulmu ke kamar mandi tapi kau tak ada dan akhirnya aku menemukanmu disini sambil … Menangis” ucap Baekhyun

“Haha, gomawo Baekhyun~ssi. Sebenarnya aku juga mau ke ruang rapat sekarang. Annyeong”

‘Greep’

Tangan Baekhyun menahan Rara untuk pergi,

“Jangan pergi, rapat sudah selesai dan dibubarkan. Kau bebas disini, guru-guru juga sedang rapat” ucap Baekhyun tanpa menatap wajah Rara *Kok setiap hari penuh dengan rapat ya ? -_-“ *

Rara kembali duduk di sampingnya,

“Kau masih menyukaiku ?” tanya Baekhyun, Rara menoleh kearahnya.

“Jawab saja, aku hanya bertanya” desak Baekhyun. Rara menatap pohon besar di depannya.

”Hah ? Apa yang dilakukan oleh gadis itu ?” tanya Rara dengan nada heran, iapun menghampiri pohon itu tanpa menghiraukan pertanyaan Baekhyun.

“Benarkah ? Miri sudah tiba ?” tanya yeoja itu, sontak Baekhyun yang dudukpun mengikuti Rara.

“Ada ap-“

“Hushh, Riri sedang menelepon seseorang” potong Rara sambil meletakkan telunjuknya di bibir Baekhyun.

“Apa ? 3 hari lagi sudah mau kembali ? Apa ia tak mau bertemu dengan teman-temannya ? Aishh,, egois sekali” ucap Sehun kesal.

“Aku tahu itu, tapi setidaknya kau menemui Kyung Soo Oppa dan membuat mereka bersatu sebelum 3 hari itu” jawab orang yang berada di seberang telepon (?)

“Suaranya… Mirip Riri” bisik Baekhyun dan dijawab anggukan oleh yeoja disampingnya. Mereka semakin mendekatkan telinga mereka ke batang pohon *Heyy, itu tak terlalu berguna*

“Lalu bagaimana dengan Eonninya, apa ia juga telah tiba ?” tanya Sehun

“Molla, sepertinya Mi Young Eonni juga ada. Sebaiknya kau pulang dan mengecek rumah mereka”

 

Tiba-tiba Baekhyun menarik tangan Rara untuk meninggalkan tempat itu,

“Yak ! Kita belum mendengar semua percakapan mereka” teriak Rara dengan kesal,

“Setidaknya kita berhasil kabur sebelum Riri tahu bahwa kita tadi sedang mengintip”

‘Pletakk’

“Menguping, Pabo !” ucap Rara kesal setelah menjitak kepala Baekhyun, sedangkan namja itu hanya mengelus-elus kepalanya.

“Aku semakin curiga” Gumam Rara, namun masih terdengar oleh Baekhyun.

“Curiga dengan siapa ?” tanya Baekhyun, Rarapun menghentikan langkahnya kemudian menatap Baekhyun dengan wajah tak suka.

“Berhenti menanyakan apa yang kuucapkan Byun Baekhyun !” teriak Rara lalu meninggalkan Baekhyun sendirian, sontak Baekhyunpun mengejar Rara.

“Hey, tapi aku penasaran” desak Baekhyun lagi.

Rara menghentikan langkahnya lagi “Aishh,, kau ini benar-benar keras kepala Byung Baekhyun” teriak yeoja itu dengan kesal

“Ah, mianhae” jawab Baekhyun

Rara berlari untuk meninggalkan Baekhyun., dilubuk hatinya yang paling dalam ia senang sekali bisa berbicang dengan Baekhyun, apalagi setelah mengetahui bahwa Baekhyun yang mencarinya tadi.

Langkahnya terhenti saat melihat seorang namja sedang tersenyum manis padanya,

“Se.. Sehun~ah ?” gumam Rara saat melihat namja yang mirip dengan Sehun itu.

Namja itu hanya tersenyum

“Annyeong haseyo. Xi Luhan inmida” ujar Luhan sambil memperkenalkan dirinya.

“Ah, mianhae. Kukira kau adalah salah satu temanku” ujar Rara dengan jujur, ia berpikir bahwa namja itu Sehun bahkan senyumannya juga sangat manis tapi namja ini terlihat lebih ceria daripada Sehun yang cenderung dingin.

“Haha, gwenchana. Aku juga sudah mendengarnya dari Riri, oh iya aku mencari Riri. Dimana dia ?” tanya Luhan dengan ramah

“Ah, dia ada…” ucapannya terhenti, ‘apa dia masih di pohon itu ?’ batinnya

Tiba-tiba seorang yeoja melewati mereka berdua

“Riri~ah !” panggil Rara, namun Riri tak menoleh. Rarapun mengejarnya

“Riri~ah, Luhan~ssi mencarimu” ucap Rara yang membuat langkah Riri terhenti

Riri (Sehun) menatap namja yang tersenyum manis padanya

“Dia siapa ?” tanya Sehun (Riri palsu)

Sontak Luhan dan Rara sama-sama terkaget

“Kau lupa denganku ?” tanya Luhan sambil memegang kedua bahu Riri

“Aku bahkan tak mengenalmu, aku pergi dulu”

 

Bahkan ia berubah menjadi dingin seperti Sehun, suara yeoja ditelepon itu mirip Riri. Apa yang terjadi dengannya ?

-Han Rara-

 

TBC

 

20 thoughts on “Triple & EXO part 12

  1. Ping-balik: Triple & EXO Part 13 | EXO Fanfiction World

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s