Diposkan pada Baek Hyun, Chan Yeol, Chen, D.O, EXO-K, EXO-M, Kai, Kris, Lay, Lu Han, Se Hun, selvyvii907, Suho, TAO, Xiu Min

143 Mr Byun! (Chapter 1)

Hai readers, buat yang udah pernah baca prolog ini sebelumnya masih inget prolog 143 Mr Byun ga? hehe nah ini part satunya, sorry for the supeeer late update, author abis ukk dan banyak tugas -,- ini aja ngebut dua hari biar kelar lol~ buat yang belum baca prolognya bisa baca disini https://exofanfictionworld.wordpress.com/2014/04/26/143-mr-byunprolog/ biar kalian tau ini ceritanya bakalan kaya gimana, udahan deh ngomongnya wkwk happy reading readers~

143mrbyun1

Title  : 143 Mr Byun

Length :-

Rating : PG 13

Genre :Romance, friendship

Author :Selvyvii907/@selvyguunawan

Main Cast:-Byun Baekhyun(Exo-K), Shin Hyun Ra(OC) Support Cast : Exo members

  143 Mr.Byun!

“Hyun Ra-ya!” Seorang yeoja berambut hitam kecokelatan tersenyum tipis begitu mendengar seseorang memanggil namanya, yeoja itu menatap namja berwajah imut yang kini sedang berjalan menghampirinya, senyum yeoja itu memudar begitu mendapati tatapan sinis di sekitarnya, Hyun Ra menatap beberapa yeoja yang kini tengah menatapnya dengan tatapan iri dan Hyun Ra sudah terbiasa, ini memang resiko yang harus ditanggung karena ia sekarang tengah menjalin hubungan dengan salah satu namja paling diidolakan di universitasnya.

Byun Baekhyun, namja dengan senyum menawannya yang mampu membuat banyak yeoja menahan napas, sebenarnya apa yang membuat Baekhyun begitu diidolakan? Kaya? Tidak, Baekhyun bahkan masuk kesini karena bantuan beasiswa sama seperti Hyun Ra, tampan? Itu mungkin salah satu faktor terbesarnya, Baekhyun juga terkenal jenius, namja itu bahkan menjadi anak kesayangan dosen terkiller di kampus, selain itu namja bermata sipit itu juga pandai menyanyi, suaranya bisa membius perhatian semua orang, Baekhyun juga merupakan namja yang humoris, ia juga terkenal sopan dan tidak pelit dalam hal berbagi ilmu, dan Hyun Ra mungkin bisa dibilang sangat beruntung karena ia bisa mendapatkan hati seorang Byun Baekhyun dan hubungan mereka kini telah berjalan selama empat tahun lamanya.

Hyun Ra memang cantik, yeoja itu tak membutuhkan bantuan make up untuk membuat dirinya terlihat menarik tapi masih ada yeoja yang lebih cantik ketimbangnya yang juga menyukai Baekhyun sejak lama, Son Naeun salah satunya, anak pengusaha kaya sekaligus primadona kampus dengan kecantikan diatas rata rata itu telah lama mengincar Baekhyun tapi namja itu dengan tegas menolaknya, ia sendiri sadar kalau ia tak ada apa apanya jika dibandingkan dengan primadona kampus itu,  Hyun Ra juga bukan berasal dari kalangan berada, oleh sebab itu Hyun Ra merasa beruntung karena bisa memiliki namja sesempurna Baekhyun.

“Hei! Kenapa bengong?”Hyun Ra tersentak begitu mendengar suara Baekhyun barusan, namja itu kini berdiri dihadapannya dengan tatapan herannya, Hyun Ra menggeleng, yeoja itu lalu tersenyum tipis, “Kelasmu sudah selesai?”Tanya Hyun Ra berusaha mengabaikan tatapan sinis dari sekitarnya.

Baekhyun mengangguk sambil tersenyum sehingga membuat beberapa yeoja kini menahan napas, namja itu lalu merangkul Hyun erat.”Sudah, sekarang aku ingin menghabiskan waktuku dengan kau, temani aku arra?”Pinta Baekhyun dengan nada memohon, Hyun Ra terkekeh pelan, yeoja itu lalu mencubit lengan Baekhyun, “Ya Byun Baekhyun! Berhentilah bersikap seperti anak kecil.”Canda Hyun Ra membuat raut wajah Baekhyun berubah menjadi kesal, namja itu tidak suka disebut anak kecil walau pada kenyataannya ia memang seperti itu, bukan hanya karena wajah imutnya tetapi sikap Baekhyun yang kadang kekanakan membuat Hyun Ra kerap meledek Baekhyun seperti itu. “Aku sudah dewasa.”Jawab Baekhyun kesal, Hyun Ra tertawa, “Jinjjayo? Wajah imut dan sikap kekanakan begini kau sebut sudah dewasa?”Ledek Hyun Ra.

“Jadi kau tidak percaya kalau aku sudah dewasa hhm?”Tanya Baekhyun sambil menunjukan smirknya, Hyun Ra meneguk ludahnya, merasa bahwa ini bukan pertanda baik, Baekhyun mendekatkan wajahnya pada Hyun Ra yang membuat yeoja itu otomatis memundurkan langkah. “Mwoya? Kenapa wajahmu jadi menyeramkan begitu?”Tanya Hyun Ra gugup, Baekhyun menangkat sebelah sudut bibirnya dan memegang kedua bahu mungil Hyun Ra. Chu~ Hyun Ra terkejap begitu ciuman singkat itu melandas di bibirnya, yeoja itu menatap Baekhyun yang kini tersenyum jahil, Hyun Ra menatap ke sekelilingnya dan mendapati beberapa orang yang kini menatapnya iri.

“Kau..Aish, kenapa kau melakukannya di tempat umum seperti ini?!”Ujar Hyun Ra kesal, Baekhyun tertawa, namja itu mencubit pipi Hyun Ra gemas, “Pipimu memerah, kenapa kau bersikap seolah kita tak sering melakukannya eoh?”Goda Baekhyun lagi, ia selalu suka menggoda kekasihnya itu apalagi kalau yeoja itu tengah salah tingkah seperti sekarang ini. “Tapi mereka melihat kita.”Bisik Hyun Ra kesal, “Arra, kalau begitu kita pergi ke tempat lain yang lebih sepi supaya lebih leluasa.”Jawab Baekhyun sambil menarik tangan Hyun Ra dan berjalan menjauh sedangkan Hyun  Ra masih sibuk mencerna ucapan Baekhyun barusan sampai akhirnya yeoja itu membulatkan matanya begitu mengerti apa maksud ucapan Baekhyun barusan, “Lebih leluasa? Leluasa apanya?!”

**^^**

“Aku dengar  Super Junior memenangkan awards lagi!”
“Aish jinjja, mereka benar benar keren.”
“Apalagi Donghae oppa, ah~ Dia benar benar keren”
“Suara Yesung oppa sangat bagus! Aku benar benar ingin dinyanyikan olehnya”
Suara segerombolan yeoja itu terdengar begitu jelas di ruangkan kelas, hampir setiap hari Hyun Ra mendengar celotehan tentang idola idola mereka itu. Bahkan mungkin Hyun Ra sudah mulai  hapal semua nama member super junior karena terlalu sering mendengar tentang mereka, Hyun Ra  tidak pernah tertarik dengan group idol apapun itu, baginya Baekhyun jauh lebih tampan ketimbang mereka. Well, mungkin Baekhyun juga akan cemburu kalau sampai Hyun Ra menggilai salah satu dari pria tampan itu.
“Pasti menyenangkan bisa terkenal seperti mereka.” Hyun Ra tersentak begitu mendengar suara seseorang barusan, yeoja itu menoleh pada Baekhyun yang bersuara tadi, namja itu masih fokus pada soal latihan kimia yang ia kerjakan.

“Kau mendengar ucapan mereka?”Tanya Hyun Ra, ia kira namja itu tak akan mendengarkan apapun saking asiknya berkutat dengan buku super tebal itu, Baekhyun mengalihkan perhatiannya dari buku kimianya lalu mengangguk singkat. “Suara mereka bahkan lebih kencang daripada gonggongan anjing tetanggaku.”Jawab Baekhyun  tak habis pikir, Hyun Ra terkekeh pelan, “Kau tahu aku bahkan sampai mulai hapal setengah wajah member Super Junior itu saking sering ditunjukan video mereka oleh Na Ra.”Jawab Hyun Ra merasa takjub pada dirinya sendiri, mengingat bahwa dirinya paling lemah dalam menghapal wajah wajah seseorang. “Apa mereka lebih tampan dari aku?”Tanya Baekhyun mendadak, Hyun Ra menatap Baekhyun yang kini tengah menatapnya serius, Hyun Ra menahan tawanya, yeoja itu lalu pura-pura berpikir keras, “Kau mau aku jujur apa tidak?”Goda Hyun Ra yang langsung direspon dengan anggukan cepat dari Baekhyun, “Tentu! Jawab sejujur jujurnya.”Pinta Baekhyun. “Tentu saja mereka yang lebih tampan.”Jawab Hyun Ra mantap, Baekhyun melebarkan matanya begitu mendengar jawaban kekasihnya itu, “Yah Shin Hyun Ra, kenapa kau lebih memilih mereka ketimbang namja chingu-mu sendiri, eoh?”Tanya Baekhyun tak terima, Hyun Ra memasang wajah polosnya,”Wae? Katamu kan aku harus jujur.”Jawab Hyun Ra yang membuat raut wajah Baekhyun semakin suram, Hyun Ra  tersenyum tipis, yeoja itu lalu kembali bersuara, “Tapi walaupun begitu aku akan tetap memilihmu ketimbang mereka.”Ujar Hyun Ra jujur, Baekhyun kini tersenyum senang, namja itu lalu memegang kedua pundak Hyun Ra dan menatapnya lekat, “Walaupun misalkan salah satu dari mereka menyukaimu dan memintamu menjadi kekasihnya?”Tanya Baekhyun antusias, Hyun Ra menangkat alisnya, “Apakah itu masuk akal?”Tanya Hyun Ra, merasa pertanyaan Baekhyun tadi terlalu megada-ada.

“Yah anggap saja itu terjadi, kau masih akan tetap memilihku kan?”Tanya Baekhyun penasaran, Hyun Ra tersenyum, yeoja itu menganggukan kepalanya mantap, “Shin Hyun Ra akan selalu memillih Byun Baekhyun.”Jawab Hyun Ra yang membuat senyum di wajah Baekhyun melebar, membuat wajah namja itu persis seperti bayi yang kesenangan diberi mainan. “Kau memang kekasih terbaik sepanjang masa!”Seru Baekhyun, namja itu menarik Hyun Ra ke dalam pelukannya, Hyun Ra mengerjapkan matanya, kenapa namja itu jadi berlebihan begini?

“Baekhyun-ah, hentikan, kenapa kau terlihat senang sekali?”Tanya Hyun Ra tak mengerti, Baekhyun tersenyum tipis, “Karena kau lebih memilih namja biasa sepertiku ketimbang idol terkenal seperti mereka.”Jawab Baekhyun jujur, Hyun Ra terkekeh, hanya yeoja bodoh yang menyia-nyiakan namja sesempurna Baekhyun. Menurut Hyun Ra, pesona Baekhyun jauh lebih terlihat ketimbang idol papan atas lainnya. “Ekhem, mau sampai kapan kalian berpelukan seperti itu?” Hyun Ra terperanjat begitu mendengar suara khas milik seseorang, Baekhyun sontak melepaskan pelukannya dan menatap Profesor Kim yang ternyata telah memasuki ruang kelas, pria paruh baya itu menatap mereka berdua tajam dengan kaca mata super tebalnya, Hyun Ra meringis pelan sedangkan Baekhyun hanya berdeham pelan dan langsung melanjutkan aktifitas membaca buku kimianya itu.

**^^**

‘Kontes menyanyi di pusat perbelanjaan Lotte Shopping Centre, dan dapatkan hadiah uang dalam jumlah yang cukup besar.’ Baekhyun membaca tulisan yang tertera di brosur yang barusan dibagikan kepadanya dengan seksama, namja itu lalu mencolek Hyun Ra yang sedang asik menikmati bubble teanya, “Hyun Ra-ya, lihat!”Baekhyun menunjuk brosur yang dipegangnya itu dengan antusias, Hyun Ra menatap Baekhyun sekilas sampai akhirnya ia menatap brosur yang ada di tangan Baekhyun tersebut, yeoja itu tersenyum begitu mengetahui apa yang membuat kekasihnya itu terlihat begitu senang.

 “Kau akan mengikutinya kan?”Tanya Hyun Ra pada Baekhyun yang masih betah memperhatikan brosur itu, Hyun Ra yakin namja itu pasti sangat ingin mengikuti lomba tersebut, Baekhyun suka bernyanyi dan namja itu memang sangat bagus dalam bidang tersebut. Baekhyun mengangkat bahunya, “Molla, pasti banyak pesaing yang lebih baik ketimbangku.”Jawab Baekhyun pesimis,tak seperti biasanya.
“Yah, sejak kapan kau jadi seperti ini? Biasanya kau sangat optimis, kau pasti bisa menang, hitung hitung untuk mengetahui seberapa besar skill menyanyimu kan? Pokoknya kau harus mencobanya.”Celoteh Hyun Ra sambil menepuk pundak Baekhyun.

“Menurutmu aku bisa menang?”Tanya Baekhyun sambil menatap Hyun Ra ragu, Hyun Ra mengangguk, “Tentu saja, kau pasti bisa, ayolah..jangan menyerah sebelum bertanding seperti ini.”Bujuk Hyun Ra yang membuat senyuman tipis terukir di wajah Baekhyun, “Arraseo, aku akan mencobanya, kalau aku menang uangnya akan sangat bermanfaat untuk membantu usaha appa.”Ucap Baekhyun mantap, namja itu lalu mengacak rambut Hyun Ra dan tersenyum tulus, “Terimakasih karena selalu mendukungku Hyun Ra-ya.”Ucap Baekhyun lembut, Hyun Ra mengangguk, apapun pilihan namja itu Hyun Ra akan selalu berusaha untuk mendukungnya.

Baekhyun melangkahkan kakinya memasuki gedung besar dihadapannya, namja itu berusaha mengatur napasnya yang sedari tadi berdegup kencang, ia tak pernah merasa segugup ini, entah kenapa kali ini keoptimisan yang biasanya menempel erat pada dirinya mendadak menghilang, Baekhyun memang banyak meraih prestasi dalam bidang bernyanyi sewaktu masa sekolahnya dulu akan tetapi ia masih saja tidak percaya diri bisa memenangkan perlombaan ini. Wajah Hyun Ra mendadak melintas dipikirannya, namja itu lalu tersenyum tipis, mengingat yeoja itu selalu mampu membuat suasana hatinya menjadi lebih baik, seandainya yeoja itu bisa datang mungkin Baekhyun akan jauh lebih tenang sekarang. Baekhyun berjalan menyusuri pusat perbelanjaan itu, ia lalu menengok arlojinya dan memutuskan untuk berkeliling sebentar karena perlombaannya baru akan dimulai satu jam lagi.

Baekhyun menghentikan langkahnya begitu matanya menangkap sebuah toko perhiasan untuk wanita, entah dorongan apa yang membuat Baekhyun akhirnya memutuskan untuk memasuki toko tersebut, sebenarnya Baekhyun yakin ia pasti tak akan sanggup untuk membeli perhiasan mewah tersebut tetapi mendadak ia punya keinginan untuk memberikan Hyun Ra salah satu dari perhiasan mewah tersebut, selama  4 tahun berpacaran ia belum pernah memberikan yeoja itu benda yang benar-benar berharga, Hyun Ra memang tak pernah mempersalahkan tentang hal tersebut tetapi Baekhyun benar-benar ingin memberikan sesuatu kepada yeoja itu. Mata Baekhyun terkunci pada sesuatu yang mencolok dan menangkap perhatiannya, Baekhyun menatap sebuah kalung berliontin berlian biru itu.
image

Baekhyun tersenyum tipis saat membayangkan bagaimana ekspresi Hyun Ra begitu menerima kalung tersebut, Baekhyun menatap harga yang terpajang etalase kalung yang menarik perhatiannya itu, namja itu meringis karena ternyata kalung itu jauh lebih mahal daripada ekspektasinya, mustahil baginya untuk membeli kalung tersebut kecuali dia memenangkan perlombaan menyanyi yang sebentar lagi akan dimulai ini, Baekhyun menghela napas, “Hyun Ra-ya, doakan aku supaya menang!”Gumam Baekhyun, namja itu lalu meninggalkan toko tersebut dan berjalan menuju arena perlombaan

**^^**

“Nuna..aku masih tidak mengerti tentang soal ini.” Hyun Ra terpaksa menghentikan kegiatan menulis soalnya begitu mendengar sebuah suara yang tak asing di telinganya, namja bernama lengkap Jeon JungKook ini menatap Hyun Ra frustasi, Hyun Ra menghela napasnya lalu menatap namja yang berjarak 5 tahun dibawahnya ini heran, “Nuna kan sudah menerangkanmu lebih dari tiga kali, bagaimana kau mau mengerti kalau dari tadi kau asik berkirim pesan dengan yeoja bernama Yoojung itu.”Ledek Hyun Ra yang membuat mata Jungkook melebar sempurna.
“Nuna, kau mengintip pesanku ya?!”Tanya Jungkook kaget, Hyun Ra terkekeh pelan, “Anio, aku tidak sengaja melihatnya.”Kilah Hyun Ra berusaha menahan tawanya saat melihat wajah Jungkook yang bersemu merah, “Bagaimana yeoja itu?Apa dia cantik?”Tanya Hyun Ra sambil memasang wajah usil yang sontak membuat Jungkook salah tingkah, “Aish nuna bicara apa sih, dia itu temanku.”Jawab Jungkook kesal, Hyun Ra tertawa pelan, “Memangnya yang bilang dia itu kekasihmu siapa?”Tanya Hyun Ra yang semakin membuat pipi Jungkook memerah, “Ah sudahlah, aku mau fokus belajar supaya bisa mengalahkan nilai Jin Goo besok.”Ujar Jungkook yang langsung buru-buru mengerjakan tugas sekolahnya, “Arraseo, kali ini niat belajarmu sudah mulai meningkat karena seorang yeoja.”Ledek Hyun Ra yang membuatnya mendapat tatapan sengit dari Jungkook sedangkan Hyun Ra hanya tersenyum usil, ia dan Jungkook memang sudah seperti kakak adik, padahal baru sebulan ia menjadi guru les anak itu tapi entah kenapa ia sudah menganggap namja itu seperti adiknya sendiri.

Hyun Ra kembali menulis soal yang akan ia berikan lagi pada Jungkook untuk latihan ulangan matematika besok, karena harus memberikan les tambahan padanya, Hyun Ra terpaksa melewatkan kompetisi menyanyi Baekhyun, padahal ia ingin sekali menonton dan mensupport namja itu secara langsung. Bagaimana pun hasilnya nanti Hyun Ra yakin kalau Baekhyun pasti telah memberikan yang terbaik. Hyun Ra melirik arloji putih yang melingkar ditangannya, saat ini pasti perlombaan sedang berlangsung, ‘Baekhyun-ah fighting! Aku mendukungmu dari sini.’Batin Hyun Ra.

**^^**

Drrt..
Hyun Ra menghentikan langkahnya begitu merasakan getaran di sakunya, ia baru saja selesai memberikan pelajaran tambahan pada Jungkook, namja itu benar benar ingin mendapatkan nilai terbaik untuk ulangannya besok oleh sebab itu Hyun Ra menambah waktu les mereka.

Hyun Ra mengambil ponsel yang terselip di saku celana jeansnya dan tersenyum begitu mendapati nama yang terpajang di layar ponselnya. ‘Hyun Ra-ya, ada sesuatu yang ingin kubicarakan padamu tentang lomba kemarin, temui aku di cafe yang biasa kita kunjungi sekarang ne?’
Hyun Ra membalas pesan Baekhyun dengan kilat begitu selesai membaca pesan singkat dari namja itu barusan, kini otaknya dipenuhi pertanyaan tentang perlombaan Baekhyun kemarin. Apa namja itu melakukannya dengan baik? Apa dia memenangkan perlombaannya? Apa saingannya benar benar sulit? Ah.. Ia benar benar penasaran tentang perlombaan itu.
Hyun Ra mempercepat langkahnya secara tak sabar, entah kenapa ia punya firasat kalau Baekhyun berhasil memenangkan kompetisi itu, entah karena feelingnya yang memang kuat atau ia terlalu percaya pada kemampuan menyanyi Baekhyun.

Ting Tong.
Sebuah bel kecil berbunyi diiringi dengan tangan Hyun Ra yang membuka pintu cafe tersebut, Hyun Ra memasuki cafe mungil tersebut dan tersenyum ramah begitu mendapati Park ahjumma yang ada di balik meja kasir, Hyun Ra menghampiri wanita paruh baya itu dan menyapanya hangat, ia dan Park ahjumma memang sangat dekat, mungkin karena dirinya dan Baekhyun terlalu sering ke cafe ini sampai sampai Park ahjumma hapal betul wajah mereka berdua. “Dia sudah menunggu daritadi.”Ujar Park ahjumma pelan dengan matanya yang menunjuk ke arah sebelah kanan

Hyun Ra mengikuti arah tunjuk Park ahjumma dan saat itu ia mendapati punggung seorang pemuda yang ia kenal betul, Byun Baekhyun. Namja itu tengah duduk manis sambil menyeruput ice lemon teanya sekali-kali. “Aku kesana dulu ya ahjumma.”Ucap Hyun Ra sambil tersenyum, Park ahjumma mengangguk,wanita itu menatap Hyun Ra yang berjalan menuju Baekhyun sambil tersenyum tipis, entah kenapa ia meyukai pasangan muda itu, mereka benar benar terlihat serasi dan berbeda dari pasangan kekasih kebanyakan, melihat mereka berdua mengingatkannya tentang masa mudanya dengan suaminya yang telah meninggal beberapa tahun yang lalu. “Sayangnya mereka akan melewati beberapa tantangan besar dalam hubungan mereka.”Ujar  Park ahjumma pelan, wanita itu lalu kembali memusatkan perhatiannya pada pelanggan di hadapannya.

Hyun Ra mencolek pungggung Baekhyun begitu yeoja itu kini berdiri di belakang namja itu, Baekhyun menoleh ke belakang dan namja itu langsung berdiri begitu mendapati yeoja mungil yang kini tengah menatapnya ceria. “Bagaimana tidurmu semalam?”Tanya Baekhyun sambil mengacak rambut Hyun Ra gemas yang langsung dengan cepat dirapikan oleh yeoja itu, “Nyenyak..eh tidak juga sih, ada sesuatu yang mengganjal dipikiranku kemarin malam.”Jawan Hyun Ra jujur, Baekhyun mengerutkan keningnya, “Kau memikirkan apa?” Hyun Ra terdiam sesaat sampai akhirnya yeoja itu membuka mulutnya, “Perlombaanmu..Aku penasaran kau menang apa tidak.”Jawabnya hati-hati, Baekhyun tersenyum tipis, namja itu lalu kembali duduk di kursinya, “Duduklah.”Ucapnya pelan,Hyun Ra menurut, yeoja itu duduk di hadapan Baekhyun dan menatap namja itu penasaran, ekspresi Baekhyun sepertinya bukan pertanda yang baik. “Pejamkan matamu.”Pinta Baekhyun tiba-tiba, Hyun Ra menatap Baekhyun tak mengerti,”Ne?”
“Lakukan saja.”Perintah Baekhyun tak sabar, Hyun Ra mengangguk, yeoja itu lalu menutup matanya walau dirinya masih penasaran apa maksud namja itu memintanya menutup matanya.

Baekhyun tersenyum tipis, namja itu lalu bangkit berdiri dan berjalan membelakangi Hyun Ra, ia lalu merogoh saku celananya dan membuka sebuah kotak persegi berwarna merah tersebut. Baekhyun mengambil benda yang tersimpan di dalam sana dan kembali memasukan kotak itu ke saku celananya, namja itu lalu memasangkan sebuah kalung berliontin berlian yang ia lihat di toko  perhiasan kemarin, setelah selesai Baekhyun lalu kembali duduk di tempatnya, “Nah sekarang buka matamu.” Hyun Ra membuka matanya perlahan, yeoja itu menatap sebuah kalung yang menggantung dilehernya, Hyun Ra mengerjapkan matanya tak percaya,kalung berbandul berlian biru itu terlihat begitu indah, Hyu Ra yakin kalau kalung ini pasti memiliki harga yang mahal, bagaimana bisa Baekhyun membeli kalung semahal ini.

“Baekhyun-ah, bagaimana bisa kau membeli kalung ini? Kau tidak menggunakan tabunganmu untuk membelinya kan?”Tanya Hyun Ra was-was, Baekhyun menghela napasnya, “Aih kau ini, harusnya kau mengucapkan terima kasih padaku dan memelukku seperti di film-film biasanya, bukannya malah menanyakan pertanyaan seperti itu.”Canda Baekhyun berpura-pura kesal, Hyun Ra terdiam, jujur saja, yeoja itu merasa tak enak hati, Baekhyun bukan berasal dari keluarga berada yang bisa membeli benda mahal apa saja yang ia mau, jadi Hyun Ra yakin bahwa akan sulit bagi namja itu untuk membeli kalung seperti ini. “Gomawo Baekhyun-ah.”Ujar Hyun Ra lembut, yeoja itu tersenyum tulus membuat perasaan Baekhyun merasa begitu sejuk, “Tapi..kau tak perlu membelikanku benda seperti ini, menghabiskan waktu denganmu, dengan adanya kau disampingku, mendengar suaramu pun sudah mampu membuatku senang, jadi jangan pernah membuang uangmu untuk membelikan barang seperti ini lagi, arra?”Hyun Ra menatap Baekhyun dengan tatapan sedikit memohon, Baekhyun menggenggam tangan Hyun Ra dan menatap yeoja itu dalam, “Aku tidak menghabiskan uangku, aku hanya ingin berbagi hasil kemenanganku dengan orang yang aku sayang.”Tutur Baekhyun pelan, mata Hyun Ra melebar sempurna begitu mendengar ucapan Baekhyun barusan, “Maksudmu kau memenangkan perlombaan kemarin?!”Tanya Hyun Ra berantusias, Baekhyun mengangguk cepat, “Jinjja?! Kau benar benar memenangkannya?”Tanya Hyun Ra lagi masih tak percaya, “Ne, aku memenangkannya.”Jawab Baekhyun sambil tersenyum, “Mengalahkan semua pesertanya?”Tanya Hyun Ra lagi tanpa merubah ekspresi takjubnya, Baekhyun terkekeh pelan, “Ne, semuanya.”Jawab Baekhyun lagi.

Hyun Ra bangkit dari tempat duduknya dan memeluk Baekhyun bangga, “Chukkae! Chukkae Byun Baekhyun, kau benar-benar keren, aku dengar pesertanya mencapai ratusan orang dan kau berhasil, daebak..”Puji Hyun Ra dengan kesenangan yang tak bisa ia sembunyikan bahkan untuk pertama kalinya ia tak malu untuk memeluk namja itu duluan di hadapan banyak orang seperti sekarang. Hyun Ra melepas pelukannya dan menatap Baekhyun yang juga tersenyum sama seperti dirinya, “Apa sainganmu susah? Kau pasti sangat gugup ya?”Tanya Hyun Ra penasaran. “Mereka semua rata-rata memiliki suara yang sangat bagus, aku saja heran kenapa aku bisa terpilih.”Jawab Baekhyun teringat bagaimana terkejutnya dirinya saat tahu bahwa ia berhasil memenangkan perlombaan itu.

“Karena kau adalah yang terbaik.”Seru Hyun Ra membuat Baekhyun terkekeh, yeoja itu tampaknya begitu senang dengan kabar baik ini, raut wajah Baekhyun mendadak berubah begitu sesuatu terlintas dipikirannya, suatu hal yang membuat pikirannya benar benar bingung. “Hyun Ra-ya, kau ingat tidak dulu aku pernah mengatakan ingin menjadi  idol terkenal?”Tanya Baekhyun ragu kalau yeoja itu masih mengingatnya apa tidak, Hyun Ra berpikir sejenak sampai akhirnya yeoja itu mengangguka kepalanya, “Aku ingat, kenapa?”Tanya Hyun Ra tak mengerti, “Menurutmu apakah mimpiku itu bisa jadi kenyataan?”Tanya Baekhyun lagi, “Mungkin bisa, kau tampan, dan juga berbakat, bukankah itu yang dibutuhkan untuk menjadi seorang idol? Tapi kenapa tiba-tiba kau menanyakan hal seperti itu?”Tanya Hyun Ra penasaran, Baekhyun terdiam, bingung harus memberi tahu yeoja dihadapannya ini apa tidak. “Sebenarnya kemarin aku tidak hanya memenangkan perlombaan.”Baekhyun menatap Hyun Ra yang masih menunggunya untuk melanjutkan ucapannya, “Entah kebetulan atau apa, saat selesai pengumuman juara, ada seorang pria yang menghampiriku, dia mengaku sebagai salah satu staff dari SM entertaiment, kau tahu SM?”Tanya Baekhyun yang direspon dengan anggukan dari Hyun Ra.”Aku tahu, itu salah satu agency terbesar di Korea, Super Junior juga berasal dari sana, kenapa pria itu menghampirimu?”
“Ia menawarkanku untuk mengikuti audisi di agency tersebut.”Ucap Baekhyun pelan dan kali ini sukses membuat raut wajah Hyun Ra berubah, “Mwo?!  Kau serius?”Tanya Hyun Ra kaget, Baekhyun meletakan jari telunjuk di bibirnya mengisyaratkan yeoja itu untuk mengecilkan suaranya, Hyun Ra mengangguk namun ekspresi shock itu masih terpapar jelas diwajahnya, “Lalu bagaimana?Kau menerimanya?”Tanya Hyun Ra. “Aku tidak tahu, dia bilang kalau aku bersedia aku bisa datang ke alamat yang ada di kartu ini besok.”Ucap Baekhyun sambil menyodorkan sebuah kartu berbentuk persegi panjang, Hyun Ra menatap kartu nama yang menyediakan alamat SM entertaiment tersebut. “Kau ingin menjadi idol terkenal kan? Kalau begitu kau harus mencobanya, lagipula  ini merupakan sebuah kesempatan langka.”Ujar Hyun Ra akhirnya, Baekhyun menatap yeoja itu ragu, “Tapi kalau aku menerimanya dan terpilih bukankah itu berarti kita akan jarang bertemu?”Tanya Baekhyun, itulah salah satu hal yang membuatnya ragu untuk menerima tawaran emas itu, selain itu waktu kuliahnya juga pasti terganggu tapi bukankah ini merupakan cita-cita dirinya? Ia juga tidak bisa menolaknya. “Jarang bukan berarti tidak bisa kan? Kita pasti masih bisa bertemu, aku akan bersabar menunggumu.”Jawab Hyun Ra bijak, Baekhyun mengangguk, mungkin tak ada salahnya untuk mencoba.

**^^**

Waktu berjalan begitu cepat, rasanya baru kemarin Baekhyun memberi tahu Hyun Ra bahwa ia lolos audisi dan diterima di agency bergengsi itu tapi sekarang tiga bulan sudah berlalu dan itu artinya selama tiga bulan Hyun Ra dan Baekhyun jarang sekali bertemu,bahkan selama tiga bulan terakhir ini ia hanya bertemu dengan namja itu selama dua kali, yang membuat Hyun Ra semakin tersiksa adalah namja itu mengambil cuti kuliah dan itu otomatis membuatnya tak bisa bertemu Baekhyun, ia juga jarang mengirim pesan dengan Baekhyun karena namja itu hanya diperbolehkan menggunakan ponselnya pada saat jam istirahat. Hyun Ra menghela napasnya, ia penasaran apa yang sedang dilakukan namja itu sekarang, apa dia kelelahan? Apa masa trainee benar benar begitu menyiksa seperti kebanyakan orang katakan?  Hyun Ra tahu Baekhyun bukanlah namja yang gampang mengeluh soal keadaan, ia yakin namja itu akan selalu berlatih keras dan berusaha memberikan yang terbaik, itulah sebabnya Baekhyun mengatakan ia sering menggunakan waktu bebasnya untuk berlatih.

Tok Tok Tok.
Hyun Ra mengalihkan tatapannya dari foto Baekhyun di ponselnya saat mendengar pintu rumahnya diketuk, yeoja itu berjalan menuju pintu rumahnya karena ia yakin kedua orangtuanya sudah tertidur pulas, ia sendiri heran siapa yang bertamu pada jam 12 malam seperti sekarang ini? Hyun Ra membuka pintu rumahnya perlahan, dan pada saat yang bersamaan mata yeoja itu terbelalak begitu mendapati seseorang yang sangat ia rindukan berdiri dihadapannya dengan senyum kecil di wajahnya, Hyun Ra mengerjapkan matanya berkali-kali, berharap ia sedang tak bermimpi. “Baekhyun?!”Hyun Ra hampir saja berteriak kalau ia tidak mengingat ia bisa membangunkan kedua orang tuanya. “Kau disini? Aku tidak bermimpi kan?”Tanya Hyun Ra masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya, Baekhyun mendekatkan dirinya dengan Hyun Ra, namja itu memeluk Hyun Ra dengan erat, Hyun Ra terdiam, sudah berapa lama Baekhyun tak memeluknya seperti ini? Ia benar benar merindukan pelukan namja itu, Hyun Ra membalas pelukan Baekhyun dan menikmati kehangatan dari tubuh namja itu. “Bogoshipoyo Hyun Ra-ya.”Bisik Baekhyun pelan, Hyun Ra tersenyum, yeoja itu memperat pelukannya seolah Baekhyun adalah layangan yang bisa lepas, “Nado bogoshipo, aku benar benar merindukanmu..”Balas Hyun Ra lembut, Baekhyun melepaskan pelukannya dan menangkup kedua pipi Hyun Ra, namja itu menatap yeoja dihadapannya lembut, “Bagaimana hari harimu?Apa kau makan teratur? Kau tidak stress karena tugas kan?”Tanya Baekhyun bertubi-tubi, Hyun Ra tersenyum tipis, “Hariku membosankan tanpamu, aku juga malas makan dan soal tugas, sejak kapan aku tidak stress menghadapi tugas tak berpri kemanusiaan seperti itu?”Jawab Hyun Ra sambil cemberut, Baekhyun mencubit hidung Hyun Ra pelan, “Yah, kau harus makan teratur kalau tidak badanmu bisa jadi fosil.” “Kau sendiri bagaimana eoh? Lihat kantong matamu, aih kenapa besar sekali? Apa kau jarang tidur? Pasti kau jarang istirahat.”Hyun Ra menatap Baekhyun khawatir, “Gwaenchana, aku baik baik saja,aku harus berlatih keras supaya bisa debut dengan cepat.”Baekhyun tersenyum walau raut kelelahan itu tergambar jelas di wajahnya, Hyun Ra mendesah pelan, ia tak pernah menyangka Baekhyun akan seberusaha ini untuk menjadi seorang idol terkenal . “Omong-omong kenapa kau bisa ada disini? Memangnya kau diijinkan untuk keluar?”Tanya Hyun Ra, yeoja itu menyipitkan matanya begitu  melihat senyum mencurigakan di wajah Baekhyun, “Aku kabur.”Jawab Baekhyun sambil meringis, Hyun Ra melongo tak percaya, yeoja itu lalu menepuk lengan Baekhyun pelan, “Kenapa kau nekat seperti ini?!”Tanya Hyun Ra tak habis pikir, “Tapi aku benar benar sudah tidak tahan, aku sangat tersiksa tidak bertemu dengamu.”Jawab Baekhyun kesal, Hyun Ra terdiam, sebenarnya ia tersentuh dengan sikap nekat Baekhyun ini tapi perbuatannya sekarang ini bisa membawa resiko besar pada dirinya sendiri, bagaimana kalau ia ketahuan pergi secara diam-diam? Bisa-bisa Baekhyun akan kena hukuman. “Tapi kau tidak bisa melakukan hal seperti ini.”Ujar Hyun Ra pelan, Baekhyun mengacak rambut Hyun Ra dan tersenyum, “Tenang saja, aku akan baik baik saja.”Jawab  Baekhyun menenangkan, “Tapi aku harus kembali sekarang, lain kali aku akan menghampirimu lagi. Suatu saat aku akan menjadi idol terkenal dan memperkenalkanmu ke banyak orang. Yeoja terbaik yang pernah kumiliki.”Baekhyun tersenyum hangat sedangkan Hyun Ra hanya tertawa pelan,”Arraseo, kalau begitu kau tak boleh menyerah dan terus berusaha, aku akan mendukungmu darisini.” Baekhyun mengangguk , namja itu lalu mendekatkan wajahnya pada Hyun Ra yang sontak membuat yeoja itu salah tingkah, Hyun Ra menutup matanya begitu ia merasakan bibir Baekhyun yang menyentuh bibirnya, namja itu menciumnya secara lembut dan memeluk pinggang Hyun Ra erat, Hyun Ra sendiri menikmati sensasi yang ia rasakan saat bibir mereka bersentuhan seperti sekarang ini, Baekhyun melepaskan pelukan dan ciumannya disaat yang bersamaan, namja itu lalu menatap mata Hyun Ra lekat sampai akhirnya ia berbisik, “Tidurlah, sudah malam.”Ujarnya sambil mengelus pipi yeoja yang begitu dicintainya itu, Hyun Ra mengangguk, ia lalu menggoyangkan tangannya, “Sampai bertemu lagi Baekhyun.”Baekhyun mengangguk, namja itu melambaikan tangannya singkat dan berjalan meninggalkan Hyun Ra. Hyun Ra masih terus menatap punggung Baekhyun yang menjauh itu sampai akhirnya punggung itu menghilang di kegelapan, “Jangan pernah berubah Baekhyun-ah.”Ujar yeoja itu pelan.

**^^**

“Hyun Ra!!”Hyun Ra menutup telinganya begitu mendengar pekikan seorang yeoja yang begitu ia kenal, ia menatap Na Ra, gadis berambut pendek yang kini tengah berdiri di hadapannya, Na Ra mengatur napasnya yang berantakan karena mengejar Hyun Ra barusan, “Kau mau bicara apa sih? Sampai mengejarku begitu.”Tanya Hyun Ra heran, Na Ra menyerahkan ponsel di genggamannya,”Kau harus melihatnya.”Seru Na Ra masih dengan nada bersemangatnya.
“Apa?  Super Junior mengeluarkan video baru lagi?”Tanya Hyun Ra malas, Nara menggeleng, “Bukan, ini lebih menggemparkan,kalau kau tahu kau pasti kaget.”Ucap Nara antusias, Hyun Ra mengerutkan keningnya tak mengerti, “Aih sudahlah, daripada kau bingung seperti itu lebih baik kau lihat langsung saja.”Ujar Na Ra kesal,
Hyun Ra mencibir lalu ia mengalihkan perhatiannya pada ponsel Na Ra, untuk beberapa saat ia tak menangkap sesuatu yang menarik sampai akhirnya matanya terkunci pada sesosok namja yang tak asing baginya, Hyun Ra bisa merasakan dadanya berdegup kencang begitu menyadari kalau pria yang ada dalam salah satu kumpulan namja itu adalah Baekhyun, namja yang selama ini ia rindukan, namja yang selama ini tidak ia jumpai selama lebih dari 3 bulan. “B-Baekhyun?”Ujar Hyun Ra dengan nada bergetar, “Itu memang Baekhyun kan? Tadinya aku kira aku salah, mereka adalah group yang baru akan debut, Baekhyun terlihat tampan sekali disini. Aku tak menyangka ia hanya butuh waktu satu tahun untuk debut, daebak..”Celoteh Na Ra panjang lebar, Hyun Ra tersenyum, jadi namja itu berhasil debut? Itu berarti impiannya terwujud bukan? “Nama Group ini Exo, mereka terdiri dari 12 orang, aku dengar group ini mendapat respon yang sangat baik.”Terang Na Ra lagi, Hyun Ra menganggukan kepalanya, “Hyun Ra, apa kau masih berpacaran dengan Baekhyun?”Tanya Na Ra hati-hati, Hyun Ra menatap Na Ra dan mengangguk, “Walaupun kami belum bertemu selama lebih dari tiga bulan tetapi kami masih menjalin hubungan.”Jawab Hyun Ra mantap, Na Ra tersenyum, “Kau benar benar beruntung Hyun Ra-ya!” Hyun Ra terdiam, ia selalu merasa beruntung memiliki Baekhyun walau namja itu belum menjadi idol seperti sekarang sekalipun.

Drrt Drrt.
Hyun Ra merogoh ponselnya yang bergetar,yeoja itu mengerjapkan matanya begitu mendapati nama yang sudah lama tak ia dapati di layar ponselnya kini terpajang disana. ‘Hyun Ra-ya, aku ingin bicara sesuatu padamu, bisakah kau temui aku di cafe biasa sekarang?’
“Nara, aku harus pergi sekarang.”Hyun Ra buru buru memasukan ponselnya ke dalam tasnya dan menatap Na Ra, “Wae? Kenapa buru buru begitu? Kita kan masih ada kelas.”Tanya Na Ra bingung, “Ada sesuatu yang penting, aku duluan ya, annyeong!”Hyun Ra menpuk pundak Na Ra dan berjalan meninggalkan yeoja itu.
**^^**
Hyun Ra membuka pintu cafe  yang sudah lama tak dikunjunginya itu, mata yeoja itu menjelajah seisi cafe dan akhirnya terhenti begitu melihat seorang namja memakai topi sedang duduk memunggunginya, Hyun Ra menghampiri orang itu dengan ragu, takut-takut kalau sampai salah orang, namja yang mengenakan topi itu mengangkat kepalanya begitu mendapati seseorang yang berdiri disampingnya, “Baekhyun?”Panggil Hyun Ra pelan begitu menyadari kalau pria itu Baekhyun. Hyun Ra menatap Baekhyun senang, sedangkan Baekhyun hanya tersenyum kecil, “Duduklah.”Ujar Baekhyun. Hyun Ra mengangguk, yeoja itu menatap Baekhyun yang banyak berubah, namja itu bertambah tampan, ia menjadi lebih terawat, “Kau sudah debut? Chukkae, aku tahu kau pasti bisa.”Ujar Hyun Ra tulus, Baekhyun terdiam, namja itu menatap Hyun Ra lama, “Gomawo.”Ucap Baekhyun pelan, Hyun Ra mengerutkan keningnya, merasa ada sesuatu yang lain dari namja itu, ia seperti bukan Baekhyun yang ia kenal, biasanya Baekhyun akan sangat ceria dan cerewet saat bertemu dengannya. “Bagaimana kabarmu?”Tanya Baekhyun lagi, Hyun Ra menghela napas lalu kembali mengulas sebuah senyum, “Aku baik, dan aku merindukanmu Baekhyun-ah.”Ujar Hyun Ra pelan, Baekhyun menatap yeoja itu nanar, ia mempererat genggaman cangkir kopi panas ditangannya, “Hyun Ra-ya, ada sesuatu yang harus aku katakan padamu.” Baekhyun mencoba menatap yeoja dihadapannya itu dengan serius, “Kau mau bilang apa?”Tanya Hyun Ra. Baekhyun terdiam beberapa saat, raut keraguan tergambar jelas di wajah namja itu sampai akhirnya ia membuka suaranya, “Aku sudah tidak bisa melanjutkan hubungan ini Hyun Ra-ya.” Hyun Ra mengerjapkan matanya berkali-kali, apa ia salah dengar? Apa namja dihadapannya ini sedang bercanda? “Yah Baekhyun, itu tidak lucu.”Ujar Hyun Ra berusaha menutupi rasa shocknya, “Aku serius, aku ingin mengakhiri hubungan kita.”Baekhyun kini menatap Hyun Ra seserius mungkin, berniat untuk meyakinkan yeoja itu, “Wae? Kenapa tiba-tiba begini?”Tanya Hyun Ra terkejut, ia bisa merasakan matanya yang mulai berair, “Aku menunggumu selama setahun, menahan rasa rinduku, meyakinkan diriku bahwa suatu saat kita bisa seperti dulu, tapi kenapa? Kenapa kau malah seenaknya begini?”Tanya Hyun Ra dengan suara gemetar, Baekhyun menunduk, namja itu kembali terdiam, entah memikirkan apa. “Aku bisa menunggumu, aku mengerti kalau kau akan sibuk nantinya dan jarang punya waktu denganku, aku bisa mengerti itu.”Ujar Hyun Ra lagi, kali ini Baekhyun mengangkat kepalanya dan menatap yeoja itu lekat, “Aku..aku sudah bosan denganmu.”Ucap Baekhyun susah payah, saat itu juga cairan bening itu mengalir dari kedua mata Hyun Ra, yeoja itu menggelengkan kepalanya tak percaya, Baekhyun yang selama ini ia kenal tak seperti ini, ini bukan Baekhyunnya. “Kau bercanda kan? Kau pasti punya alasan lain kan?”Tanya Hyun Ra masih tak bisa menerima keadaan, ia yakin ada alasan lain. “Bagaimana caranya supaya kau percaya bahwa aku tidak mencintaimu lagi? Lama tak bertemu denganmu membuat perasaanku padamu menghilang, mianhae..aku tahu aku salah, dan terimakasih karena kau masih menungguku, mulai sekarang jalani hidupmu dengan baik, ne? Jaga dirimu baik-baik.”Tutur Baekhyun dengan lembut.

Hyun Ra terdiam, yeoja itu sudah tak sanggup untuk berkata apapun, ia berharap Baekhyun sekarang sedang mengusilinya karena namja itu memang sangat usil tapi sayangnya ekspresi namja itu benar benar serius. “Aku pergi dulu, aku masih harus latihan, annyeong Hyun Ra-ya.”Baekhyun beranjak dari kursinya, namja itu menatap Hyun Ra yang masih mematung sampai akhirnya ia memutuskan meninggalkan yeoja itu. “Ani..aku pasti hanya bermimpi.”Gumam Hyun Ra lirih, yeoja itu menggenggam bandul yang menggantung di lehernya dan memejamkan matanya, membiarkan butiran air itu membasahi kedua pipinya, “Kenapa kau melakukan ini Baek..”

**^^*

1 year later..
“Dan yang berhasil meraih peringkat pertama dalam minggu ini adalah Exo!” Hyun Ra terpaku saat menyaksikan layar televisi di hadapannya yang menayangkan sebuah program musik bergengsi, yeoja itu memfokuskan perhatiannya pada 12 orang namja yang sekarang menghiasi layar kacanya dan tengah memberikan ucapan terimakasih karena berhasil memenangkan perlombaan. Hyun Ra tersenyum tipis begitu kamera tersebut menyorot sesosok namja tampan yang kini tengah tersenyum bahagia, “Apakah kau terlihat begitu bahagia Baekhyun-ah?”Rintih Hyun Ra pelan, selama satu tahun terakhir ini kehidupan Hyun Ra benar benar berubah, ia yang dulunya sangat malas mengikuti perkembangan idol tanah airnya kini malah rajin mencari tahu tentang group yang akhir akhir ini begitu terkenal tersebut, Exo. Group yang benar benar populer dan menjadi idaman kaum hawa, dan Hyun Ra hanya punya satu alasan kenapa ia begini, Byun Baekhyun, namja itu membuatnya seperti yeoja umumnya yang mengikuti segala info tentang exo, ralat, bukan Exo tepatnya Baekhyun, yeoja itu selalu berusaha mengetahui berita tentang  namja itu, dan yang Hyun Ra dapatkan sampai sekarang adalah namja itu masih sama, ia tetap humoris, selalu membawa keceriaan bagi banyak orang, Baekhyun juga masih usil, bahkan terkadang Hyun Ra tertawa saat melihat namja itu menggoda sesama membernya, tapi ia sadar ada suatu hal yang berubah, Baekhyun bukanlah miliknya lagi, sekarang ini posisi Hyun Ra sama dengan yeoja-yeoja diluar sana, hanya seorang penggemar yang hanya bisa menatapnya dari jauh.

Hyun Ra mengambil sebuah majalah diatas mejanya dan membuka halaman dengan foto Baekhyun yang terpampang disana, yeoja itu membaca judul yang tertera disana, ‘Baekhyun Exo dikabarkan dekat dengan salah satu member seagencynya, Kim Taeyeon.’ ‘‘Baekhyun-ah, menurutmu siapa yang paling cantik?’’Hyun Ra menunjuk sebuah poster dengan sembilan yeoja cantik yang terpampang disana, Baekhyun menunjuk salah satu yeoja diposter tersebut,”Dia..Kim Taeyeon, cantik bukan? Selain itu suaranya sangat bagus, aku benar benar ingin bertemu dengannya.” Hyun Ra meringis pelan, ia masih sangat mengingat ucapan Baekhyun sewaktu dulu, namja itu sangat mengidolakan yeoja bertubuh mungil itu dan sekarang namja itu bisa satu agency dengan idolanya dan kini mereka bahkan digosipkan dekat, “Apa karena ini kau meninggalkanku?”Gumam Hyun Ra lirih, satu tahun bukanlah waktu yang cukup untuk melupakan semuanya, ia masih mencintai namja itu walau ia tak bisa mengungkiri kalau ia membenci Baekhyun, ia membenci namja itu yang meninggalkannya begitu ia kini menjadi sukses, tapi sialnya rasa bencinya tak cukup kuat untuk melupakan segalanya dan sekarang  meskipun berita ini membuat rasa bencinya bertambah tapi ia masih mengharapkan namja itu, Hyun Ra merutuk dirinya sendiri, kenapa ia begitu tak tahu diri? Mana mungkin yeoja biasa seperti dirinya bisa mendapatkan namja seperti Baekhyun?
“Hyun Ra-ya” Hyun Ra membuka pintu kamarnya begitu mendengar eommanya meneriakan namanya, yeoja itu berjalan menuju ruang tamu, tempat dimana sepertinya suara eommanya itu berasal, Hyun Ra menghentikan langkahnya begitu ia mendapati kedua orang tuanya sedang duduk dengan seorang pria berusia awal 30an yang kini tengah tersenyum menatapnya, Hyun Ra membungkuk memberi salam, yeoja itu lalu duduk di kursi yang tersisa, “Annyeong Kim ahjussi.”Sapa Hyun Ra pada sahabat karib ayahnya itu, pria itu mengangguk dan tersenyum, “Sebenarnya eomma memanggilmu karena ingin menyampaikan sesuatu dari Kim ahjussi.”Eomma Hyun Ra memulai pembicaraan, Hyun Ra menatap eommanya tak mengerti, “Jadi begini, kau tahu kan Kim ahjussi itu bekerja sebagai salah satu staff di SM entertaiment?”Eomma Hyun Ra melanjutkan pembicaraannya, Hyun Ra mengangguk walau sebenarnya ia bahkan lupa kalau ia punya kenalan yang bekerja di agency ternama itu. “Dan kedatangan Kim ahjussi kemari karena ia diminta oleh atasannya untuk mencari manager sementara untuk salah satu idol, dikarenakan manager tetap mereka ada urusan untuk jangka waktu yang cukup lama.”Tutur eomma Hyun Ra panjan lebar sedangkan Hyun Ra hanya menganggukan kepalanya, masih tak mengerti kenapa eommanya menceritakan hal itu kepadanya. “Kau tahu EXO? Salah satu group yang saat ini sedang digemari kaum muda?”Kim ahjussi akhirya membuka suaranya, Hyun Ra menatap pria itu dengan terkejut, “N-Ne?”Tanya Hyun Ra kaget, Kim ahjussi mengangguk, “Iya Exo, kedatanganku kemari karena aku ingin memintamu menjadi manager sementara untuk mereka.”Ujar Kim ahjussi membuat mata Hyun Ra melebar sempurna, yeoja itu masih tak percaya dengan apa yang didengarnya, “Aku? Kenapa paman memilihku?”Tanya Hyun Ra kaget, “Karena kau adalah anak yang bertanggung jawab dan cekatan, aku yakin kau bisa melaksanakan pekerjaan ini dengan baik. Kau tenang saja, tugasmu hanya mengontrol jadwal mereka, mengawasi kegiatan mereka selebihnya hal soal keamanan akan diserahkan pada manager lainnya. Selain itu gaji yang akan kau dapat cukup besar.”Jelas Kim ahjussi panjang lebar, Hyun Ra melirik eommanya yang memberi isyarat bahwa ini merupakan tawaran yang baik, Hyun Ra terdiam, ia benar benar bingung harus apa, menjadi manager exo? Itu artinya ia akan bertemu Baekhyun setiap saat? Tapi apa Hyun Ra masih ingin bertemu dengan namja itu? “Ini kesempatan bagus Hyun Ra-ya.”Ujar appa Hyun Ra sambil tersenyum meyakinkan, Hyun Ra menatap kedua orang tuanya ragu, tadi Kim ahjussi bilang gaji yang ia terima cukup besar kan? Uangnya bisa ia gunakan untuk kedua orang tuanya, Hyun Ra menatap Kim ahjussi beberapa lama sampai akhirnya ia mengangguk, menyetujui tawaran Kim ahjussi barusan,ia harap keputusan ini tak salah.

**^^**

“Ini tempatnya, kajja, kita masuk.” Hyun Ra memandangi gedung besar dihadapannya yang tak lain adalah tempat yang menghasilkan banyak idol terkenal dan merupakan tempat yang berhasil merubah Baekhyun, bukan hanya kedudukan tapi juga sikap namja itu. Hyun Ra mengangguk, yeoja itu melangkahkan kakinya memasuki gedung itu, entah kenapa jantungnya berdegup begitu kencang, apa ia terlalu gugup untuk bertemu Baekhyun? Hyun Ra mengikuti langkah Kim ahjussi, mata yeoja itu mengitari seisi ruangan besar itu,sesekali ia  berpapasan dengan beberapa orang berwajah tak asing meski Hyun Ra tak hapal nama nama mereka, Hyun Ra menghentikan langkahnya begitu Kim ahjussi berhenti di depan sebuah pintu berlablelkan ‘Dance practice SM entertaiment’, “Mereka ada di dalam.”Hyun Ra mengangguk, ia tahu siapa yang dimaksud ‘mereka’ oleh Kim ahjussi, tujuan Kim ahjussi mengajaknya kesini sebenarnya adalah untuk mengenalkannya pada anggota Exo. Saat pintu terbuka, yang pertama kali ia lihat adalah sekelompok namja yang tengah berlatih keras dengan lagu yang sudah tidak asing ditelinganya. “Ah Kim ahjussi.” Seorang namja yang Hyun Ra ketahui namanya Suho, leader dari Exo K itu menyadari kehadiran Kim ahjussi pertama kali, sontak  mereka semua segera menghentikan aktifitasnya dan memberikan salam pada Kim ahjussi. “Wah ahjussi, apa itu manager baru kita?”Tanya seorang namja dengan dark-circle yang terlihat begitu jelas dengan antusias, “Yah Tao, jangan bersikap seperti itu.”Omel Sehun membuat Tao mencibir, saat ini semua namja tampan itu tengah memperhatikan Hyun Ra membuat yeoja itu mau tak mau menjadi salah tingkah. Hyun Ra menatap kesekelilingnya, ia tak menemukan sosok itu, kemana dia? “Ini adalah manager kalian untuk sementara waktu.”Kim ahjussi memperkenalkan Hyun Ra yang sedari tadi diam, Hyun Ra otomatis membungkukan badannya, “Annyeong haseyo, Shin Hyun Ra imnida, aku harap bisa menjadi manager yang baik untuk kalian.” Sontak satu ruangan dipenuhi dengan bisikan bisikan yang tak lain berasal dari member exo itu sendiri, “Kau terlihat masih sangat muda, kalau boleh tau berapa umurmu?”Tanya Luhan penasaran, “22 tahun.”Jawab Hyun Ra sambil tersenyum, “22?! Itu berarti kau lebih muda dariku? Wah, akhirnya aku mendapatkan manager yang lebih muda.”Seru Xiumin terlihat senang, “Kau cantik, bisakah kau menjadi manager tetap kita?” Suara berat itu membuat semua orang yang ada diruangan itu menatap Kai, namja yang barusan berbicara dengan santainya dan kini masih menatap Hyun Ra lekat, Hyun Ra menganga,’ barusan dia bilang apa? Cantik? Seorang Kai memujiku?’Batin Hyun Ra tak percaya, “Yah Kai! Jangan mulai.”Peringat Kris kesal. “Wae? Aku hanya jujur.”Jawab Kai tanpa merasa bersalah, Suho yang ingin mengubah suasana ini segera membuka mulut, “Kami akan memperkenalkan diri kami.”Ujar Suho sambil tersenyum. “Sebenarnya aku sudah hapal nama kalian.”Ucap Hyun Ra jujur, “Jinjja? Apa kau merupakan salah satu penggemar kami?”Tanya Chen, orang pertama yang merespon ucapan Hyun Ra barusan, yeoja itu terdiam, lebih baik mereka tak mengenal dirinya sebagai penggemar Exo, ia tak mau namja namja itu mengira niatnya menjadi manager kesini karena alasan ingin bertemu dengan idolnya, Hyun Ra menggeleng, “Teman satu universitasku sering membicarakan kalian sampai aku hapal nama kalian semua.”Ujar Hyun Ra sambil terkekeh pelan, sedangkan mereka menganggukan kepalanya dan tersenyum senang karena ternyata mereka benar benar dikenal diluar sana, “Oh iya, aku tidak melihat Baekhyun dan Chanyeol, kemana sepasang itu?”Tanya Kim ahjussi seolah baru menyadari ketidak hadiran kedua member paling berisik itu sedangkan Hyun Ra otomatis kembali merasa gugup begitu mendengar nama Baekhyun barusan. “Ah mereka sedang keluar sebentar, mungkin sebentar lagi kembali.”Jawab Kris yang disusuli anggukan dari Kim ahjussi, tak lama kemudian pintu ruangan tersebut terbuka.

“Itu mereka!”Seru Lay yang otomatis membuat Hyun Ra menoleh ke belakang. Deg. Hyun Ra yakin bahwa kini debaran jantungnya sudah tak menentu ketika ia mendapati sesosok pria yang selama setahun ini sudah tak ditemuinya, pria yang sempat membawa warna dalam kehidupannya namun juga berhasil menghancurkan dirinya. Baekhyun masih asik bercanda dengan Chanyeol sampai akhirnya ia menatap para membernya dan akhirnya menoleh ke arah Hyun Ra, yeoja yang masih diam menatapnya, ekspresi Baekhyun sontak berubah, tubuh namja itu membeku, senyuman lebar itu berganti dengan raut ekspresi terkejut yang luar biasa di wajahnya, mata pria itu tak bisa lepas dari sosok wanita yang ternyata tak jauh berubah dari setahun yang lalu. Sedangkan Hyun Ra sama, yeoja itu menatap Baekhyun dengan tatapan campur aduk, marah, benci, rindu semuanya bersatu dan membuat hati Hyun Ra semakin perih tapi melihat namja itu entah kenapa ia masih merasa senang walaupun ia tak tahu apa Baekhyun merasakan hal yang sama. “Ah Baekhyun, Chanyeol, akhirnya kalian datang juga, perkenalkan ini Hyun Ra, manager baru kalian untuk sementara.”Kim ahjussi menepuk pundak Baekhyun yang masih mematung sedangkan Chanyeol kini memasang senyum ramah pada Hyun Ra. ‘Love is beautiful but when it comes to wrong person it can be the worst disaster’

-TBC-

Akhirnya part satu kelaaar *syukuran* ini udah panjang belum? Apa masih kependekan? TT aduh author ngetiknya udah ngos ngosan *lebay* sebenernya penyakit males author tuh suka kambuh kalau buat ngetik wkwk tapi karena author kangen baca komen dari kalian *cieelah* jadi author ngalahin rasa males deh hehe gimana part satunya? Ngebosenin kah? Apa kurang greget(?) Mian ne kalau seandainya banyak typo karena author ga ngecheck lagi hehe, jangan lupa tinggalin komen kalian yaaa, mau komen gimana pun wujudnya(?) juga author suka asalkan bukan bash apalagi kalau komen panjang beh makin semangat author wkwk semoga part 1nya memuaskan, kalau yang minat ff ini lumayan author bakal semangat dah ngetiknya, ohiya buat yang mau temenan (gaada sih sebenernya wkwk) bisa follow twitter author @selvyguunawan , mention aja pasti difolback kok, udahan dulu deh ngomongnya ntar kesel kalian bacanya kkk, jangan lupa tinggalin komen kalian readers *bow sama baekhyun*

Iklan

Penulis:

writing is my hobby! i'm hottest, love all 2pm members especially @khunnie0624 and @0430yes ! support another korean idol too ^^

154 tanggapan untuk “143 Mr Byun! (Chapter 1)

  1. huuuwaaaaaa
    Ceritaanyyaaa bkinn gregeet . .
    Kyaaaaaaaaaa
    Next chap thor. . .
    Jgan lama lama ya thorrrr T.T
    Penasaran Mati ni thor,
    Keep writing thor

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s