Glad You Came

Glad you came

“Glad You Came”

Author: Pingkan

Tittle: Glad You Came

Main Cast: Yoo Yunmi (You) | Byun Baekhyun

Other Cast: Choi Haneul | Exo

Genre: Romance | Fluff

Raiting: PG 15+

Length: One Shoot

Summary:

I’m Glad You Came…

Disclaimer:

Maaf sebelumnya, aku gak terlalu tau sebenarnya nama sekolah elit dan terbaik dikorea. Jadi, aku asal menyebutkan nama sekolahnya Dan sebelumnya, ff ini sudah pernah aku publish di wp pribadiku dengan main cast yang berbeda.

No Bash | No plagiat | No Siders

Happy reading and RCL plis ^^

@@@

Sebuah audy silver berhenti tepat digerbang sebuah aula sekolah yang cukup terkenal dan megah. Seoul High School. Bukankah itu sekolah favorite?

Ya, disana adalah sekolah bagi kalangan masyarakat berada, mempunyai kepintaran yang tinggi, dan tentunya disana adalah tempat bernaungnya para siswa siswi dengan wajah yang mendekati sempurna.

Tap Tap Tap…

Langkahnya begitu menggema saat memasuki gerbang aula, lorong itu tidak terlalu padat. Hanya ada beberapa orang saja.Dirinya menghela nafas perlahan. Rasa gugup kini menyerang dirinya.

Ayo Yunmi. kau jangan sia-sia kan kesempatan ini untuk bertemu Baekhyun Sunbae. Hanya malam ini kau bisa bertemu dengannya.

Ya, Byun Baekhyun atau kerap disapa Baekhyun adalah Sunbae dari seorang yeoja bernama Yoo Yunmi. Dia merupakan siswa populer disekolah. Banyak sekali, para siswi yang mendambakan atau bermimpi bisa berpasangan dengannya.

Baekhyun dan Yunmi memang cukup dekat. Walau hanya sebatas Hoobae dan Sunbae. Meski begitu, Yunmi tetap bersyukur setidaknya dirinya dan Baekhyun lelaki yang ditaksirnya sudah saling mengenal bukan?

Baekhyun akan melanjutkan kejenjang universitas. Dan itu berarti, membuat Yunmi dan dirinya akan sulit untuk bertemu setiap saat. Hal itulah, yang membuat Yunmi sedih. Tidak akan ada lagi lelaki yang dipanggilnya dengan sebutan Oppa dengan manja, tidak ada lagi lelaki yang menjadi panutannya, tidak akan ada lagi senyum khas dari seorang Byun Baekhyun.

Yunmi mencoba menata ulang hatinya. Meski belum hancur sepenuhnya, dia cukup merasa sakit dan kecewa secara bersamaan. Akankah dia benar-benar kehilangan sosok Byun Baekhyun?

Yunmi terus melanjutkan langkahnya. Hingga dia merasa berada dipusat keramaian acara party sekolahnya itu. Pandangannya menoleh kekiri dan kekanan. Mencari sosok lelaki imut berkulit putih nan tampan.

“Yunmi-ah.” panggil sebuah suara khas milik sahabatnya, yang tak lain adalah Choi Haneul.

Yunmi menoleh, dan tersenyum lembut.

“Waw! Kau cantik sekali.” Puji Haneul.

“Ah kau bisa saja. Ohya, kau datang dengan siapa?” tanya Yunmi melihat Haneul hanya seorang diri.

“Kai Oppa. tapi, dia sedang berada disana bersama dengan para Sunbae.” Ujarnya.

“Ayo, kita hampiri mereka.” Haneul menarik tangan Yunmi untuk mengikuti langkahnya.

Itu tandanya, Oppa berada disana. Oh Tuhan! kuatkan hatiku.

Yunmi semakin gugup, langkahnya semakin dekat dengan para Sunbae yang tengah berkumpul dan terlihat tengah bercakap-cakap. Pandangannya tak lepas dari lelaki itu. Kini dia melihatnya, melihat lelaki yang sudah lama ditaksirnya.

Semakin tak bisa mengontrol emosi dalam dirinya. Perasaannya semakin merajuk, memaksanya untuk tidak bisa bersikap tenang. Tangannya begitu erat menggenggam Haneul.

“Awh, Yoo Yunmi. Appo.” Haneul merasa genggaman tangan Yunmi begitu kuat. Hingga membuatnya kesakitan. “Kau kenapa? Apa kau sakit?” cemasnya.

Yunmi menggeleng. “Tidak! Maafkan aku ya.” Ujarnya singkat, dan dibalas anggukan manis Haneul.

“OPPA!” pekiknya keras, memanggil Kai. Secara otomatis Kai dan teman-temannya menoleh kearah sumber suara yang begitu keras membuyarkan obrolan Kai dan teman-temannya.

“Haneul.” Ujar Kai menatap gadis tinggi, berkulit putih, dengan menggunakan dress biru miliknya. Sangat anggun.

Namun, bukan hanya Haneul yang menjadi pusat perhatian. Seseorang yang berada dibelakang Haneul. Yang tengah menggenggam tangan Haneul. Dia adalah Yoo Yunmi.

Gadis ini tampak sempurna dengan balutan dress putih diatas lutut tanpa lengan. Sangat anggun. Membuat semua mata lelaki tak bisa berpaling untuk tidak menatapnya.

Deg

Jantungnya merasa sangat tak karuan saat melihat gadis itu. Ya, perasaan suka yang dipendamnya sejak dulu. Akankah harus diutarakannya hari ini? Meski gejolak itu terus memaksanya untuk mengatakan secara langsung.

Tapi, dia masih ragu dan memilih waktu yang tepat akan hal itu.

Selalu cantik seperti berlian. Selalu indah seperti permata. Dan hanya akan ada dirinya dihatiku.’

“Yunmi-ah, kau disini?” sapa Kris. Kekasih dari kakaknya, Yoo Hyein.
Yunmi mengangguk lembut, dan tersenyum manis.

“Apa Oppa bersama Hyein Eonnie?” tanyanya.

“Hyein sedang bersama Seulji dan Hyesun.” Balas Kris.

Sedangkan Yunmi mengangguk paham. Ekor matanya, mengawasi lelaki imut berkulit putih yang berada tak jauh dengannya. dia berada tepat disebelah Luhan dan Chanyeol.

“Ah Dongsaeng kecilku, akhirnya datang.” Goda Luhan.

“Yak Oppa! aku ini sudah besar! Aku bukan anak kecil.” Gerutu Yunmi, mencerutkan bibir tipisnya.

Luhan pun tertawa melihat tingkah Yunmi. “Apa tidak ada pelukan untuk Oppa?” ujar Luhan.

Hal itu membuat tubuh lelaki yang berada disampingnya terkejut mendengar ucapannya.

Apa Hyung juga menyukainya? Aish Hyung! Pilihlah Yeoja lain! Asal jangan Yunmi!

Sama halnya dengan lelaki itu, Yunmi pun terkejut mendengar pertanyaan bodoh Luhan.

“Ish! Oppa! Akan ku adukan pada Jin Ah Eonnie! Lihat saja.” Ancam Yunmi.
Luhan pun terkekeh dan mengacak rambut gadis itu pelan.

“Hey! Baby Yoo! Kau jangan terlalu percaya diri. Oppa kan hanya minta peluk, bukan untuk berselingkuh denganmu. Lagipula, sepertinya sahabat Oppa menyukaimu.” Tutur Luhan.

Hal itu membuat semuanya terlonjak kaget. Terlebih Yunmi dan Baekhyun. Sebenarnya, semuannya sudah tau akan hal ini, kecuali Yunmi. Baekhyun sudah lama menyukai Yunmi. Bahkan sejak mereka pertama bertemu.

Flashback On

Yunmi melirik jam tangan dilengan kirinya. 5 menit yang lalu bel masuk sudah berdering, hal itu menandakan bahwa dirinya sudah terlambat untuk mengikuti pelajaran. Gerbang sekolah pun sudah ditutup rapat oleh satpam.
Yunmi mengendus pelan, dirinya benci saat-saat seperti ini.

Dengan terpaksa, dia memanjat pagar samping sekolah. Kalau bukan begitu! Pasti hari ini dia tidak bisa masuk kesekolah.

BRUKKKK

Tasnya sudah berhasil dia lempar kedalam pagar. Kini, tinggal dirinya lah yang harus memanjat. Hampir saja Yunmi, sedikit berbakat dalam hal memanjat. Jadi, hal ini tidak terlalu sulit baginya.

HAPPP

Tubuhnya sudah berada dikawasan sekolah. Ya, posisinya masih jatuh berjongkok. Dilihatnya, sepasang sepatu dihadapannya. Tubuhnya merasakan sebuah firasat yang tidak enak.

Dan benar dugaannya. Dia adalah Sunbae yang dikenal galak. Meski, baru kali ini Yunmi bertemu dengannya. tubuh Yunmi bergetar takut, semua opini tentang lelaki dihadapannya begitu buruk yang diketahuinya.

“Sekarang jam berapa?” tanya orang itu datar.
Yunmi menelan salivanya. Tubuhnya seperti tersengat listrik. Begitu kaku ditempatnya.

“Jam 7.10 menit. Sun-Sunbae.”

“Kau tau kesalahanmu! Yoo Yun Mi!” ujarnya. Dari mana orang itu tau nama Yunmi? ya, dari sebuah name tag dibaju seragam Yunmi.

“Sunbae. Kau hari ini sangat tampan! Waw aku sampai tak berkedip menatapmu.” Rayunya. Ya, hanya ini modal Yunmi agar bisa lolos, pikirnya.

Baekhyun, lelaki itu hanya menatapnya datar dan aneh kearah Yunmi.

“Jangan mengalihkan pembicaraan Yunmi-ssi!” ujarnya dingin.
Yunmi mencerutkan bibirnya sebal. Ternyata, rayuannya tidak berhasil.

“Ne. Sunbae.” Ujarnya pelan.

“Lari mengitari lapangan 10 kali!”

“MWO!” pekik Yunmi terkejut.

“Pilih lari mengitari lapangan, segera! Atau akan kutambah menjadi 20 kali?” seringainya.

Yunmi mengutuk Namja itu dalam hati. Begitu kesalnya, dia diperlakukan seperti itu. “Baik.”

Ternyata memang benar! Baekhyun Sunbae itu sangat evil.’

Yunmi pun melangkah menjauh, bersiap untuk berlari. Baekhyun memperhatikannya dari jauh, melihat Yunmi yang begitu semangatnya berlari.

Rambutnya berkibar, tertiup angin. Peluh diwajahnya pun bercucuran. Wajah cantiknya semakin terlihat bersinar begitu matahari sudah mulai nampak dan menyinari wajah Yunmi dipagi hari. Hal itu membuat Baekhyun tertegun memandangnya.

Dia cantik sekali.’ Batin Baekhyun.

Baekhyun merasakan jantungnya berdegup kencang, bahkan matanya tak berkedip memandang Yunmi dari jauh.

Setelah dirasa, Yunmi sudah menyelesaikan hukumannya dia pun berjalan mendekat kearah Baekhyun.

“Sudah selesai Sunbae! Sesuai perintahmu.” Ucap Yunmi malas.

Yunmi terlihat begitu lelah, dengan peluh yang masih membasahi wajahnya.

“Ini. Bersihkan wajahmu.” Seru Baekhyun melemparkan sapu tangannya dan berjalan meninggalkan Yunmi.

Ya, meski dia evil. Tapi, dia baik juga. Ah! Tetap saja aku tidak suka Namja Evil sepertinya.

Baekhyun berjalan meninggalkan Yunmi menuju kelasnya. Senyuman terus saja terukir diwajahnya yang tampan.

Yoo Yunmi! Bisakah aku mendapatkanmu, suatu saat nanti?’

Flashback OFF

“Apa maksudmu, Lu?” tanya Suho pura-pura tidak tau.
Semuanya seolah mengerti dengan kode yang diucapkan Luhan.

“Kajja, kita kesana. Kalian disini saja! Jangan mengikuti kami!” seru Luhan menahan Baekhyun dan Yunmi yang akan mengikutinya pergi.

@@@

Baekhyun dan Yunmi terdiam diposisinya, masih terlalu gugup untuk memberikan sapaan. Meski mereka dikenal dekat. Tapi, entah mengapa rasanya hari ini mereka seperti orang yang baru pertama bertemu. Tidak saling kenal.

“Hai.”

Sapaan bodoh apa ini? Ayolah Byun Baekhyun! Kau pasti bisa. Ini kesempatan emas. Jangan disia-siakan.’

“Hai Oppa.” Balas Yunmi lembut.

Seperti biasa, masih tetap sama senyuman dan suara indah miliknya itu. Oh Yoo Yunmi! kau membuatku gila.’

“Aku senang, akhirnya kau datang. Ku kira, hari ini kau tidak akan datang ke pesta ini.” Ucap Baekhyun berbasa-basi.

“Hm, tentu saja aku akan datang. Aku datang! Karena ingin bertemu dengan seseorang yang special.” Seru Yunmi dengan semburat merah dipipinya.
Baekhyun tertegun, sangat shock mendengarnya.

“Seseorang yang special?” ulangnya. Dan dibalas anggukan oleh Yunmi.

Apa dia sudah menyukai orang lain?’ –Baekhyun.

Semoga saja Oppa sadar terhadap apa yang aku ucapkan.’ –Yunmi.

“Oh.” Balas Baekhyun. Entah mengapa, suasana hatinya menjadi tidak nyaman. Dirinya menjadi sinis dan acuh pada Yunmi.

Yunmi yang melihat itu hanya terdiam. ‘Dia tidak akan pernah menyukaiku. Ya, hanya sebatas Hoobae dan Sunbae mungkin. Tidak akan pernah lebih! Jangan bodoh Yoo Yunmi. Jangan pernah berharap lebih.’

Yunmi berjalan lesu, dirinya melewati Baekhyun dihadapannya.

HAP

Sebuah tangan kekar melingkar dipinggangnya. Menarik dan membalikan tubuhnya, semakin mendekat. Yunmi terkejut, Baekhyun orang yang dengan lancang melingkarkan tangannya dipinggang ramping Yunmi.

“Jangan pergi! Jangan tinggalkan aku. Meski ku tau, kau menyukai orang lain. Boleh kah aku berkata Jujur? Aku menyukaimu Yunmi-ah.” Bisik Baekhyun sangat pelan. Matanya menatap Yunmi lekat.

Yunmi tertegun, bahkan dirinya begitu shock mendengar ucapan yang terlontar dari lelaki itu. “Op-Oppa.” lirih Yunmi.

Bulir-bulir air mata menetes disudut mata Yunmi. Baekhyun menghapusnya perlahan dengan jemari tangannya. Yunmi langsung menghambur kepelukannya. Tak peduli pada semua orang yang melihat adegan ini seperti sebuah drama.

“Jangan menangis, Yunmi. Maaf, maaf kalau aku lancang mengatakan hal ini. Aku menyayangimu sejak dulu, sejak saat kita pertamakali bertemu.” Ujar Baekhyun mulai panik. “Tapi, aku rasa. Aku sudah cukup senang setidaknya aku sudah mengatakan hal ini padamu. Meski kutau kau menyukai orang lain.” Lirih Baekhyun.

Yunmi mengendurkan pelukannya, menatap aneh kearah Baekhyun.

“Orang lain?” tanya Yunmi bingung.

“Bukankah kau bilang ada seseorang yang special?” ujar Baekhyun.
Yunmi mengusap air matanya dan terkekeh kecil.

“Aniya! Itu dirimu Oppa. tidak sadarkah kau? Aku begitu mencintaimu! Apa kau tidak melihat dari caraku menatapmu? Caraku memberi perhatian lebih padamu? Caraku mencuri-curi perhatian darimu? Dan lainnya. Apa kau tidak sadar itu!” ujar Yunmi.

Baekhyun terpaku ditempatnya dan hanya diam.

“Aku menyukaimu! Aku menyayangimu! Aku mencintaimu Oppa.” Ucap Yunmi sambil tertunduk, tak berani memandang wajah Baekhyun. Semburat merah mulai tampak dipipi Yunmi.

“Saranghae Yoo Yunmi! Nan jeongmal Saranghae. Maafkan aku yang kurang peka terhadap perhatian yang telah kau berikan padaku.”

“Gwenchana Oppa. aku bahagia! Ternyata Oppa juga memiliki perasaan yang sama padaku. Nado, Saranghaeyo Byun Baekhyun.”
Yunmi kembali memeluk Baekhyun erat. Menumpahkan segala kebahagiannya dengan lelaki itu.

I’m glad you came. Setidaknya! Bila kau tidak datang. Mungkin aku tidak bisa mengatakan hal ini padamu.” Bisik Baekhyun. Yunmi semakin mengeratkan pelukannya. Dan tersenyum lembut mendengar ucapan Baekhyun.

“Aku sangat bahagia, kau tahu Oppa? Aku sudah lama mendambakan saat-saat seperti ini.” Aku Yunmi.
“Ne, aku juga. Aku janji akan menyayangimu dan menjagamu Yoo Yunmi.” Ucap Baekhyun sembari mengusap puncak kepala Yunmi mesra.

END

Oke, Ini FF gajenya ga ketulungan. Tapi, meski begitu FF ini murni buatan ku lohh~😀
Semoga terhibur ya dengan ff gaje yang singkat ini. Jangan lupa RCL😀

26 thoughts on “Glad You Came

  1. hahahah…
    cerita nya lucu kok thor,,,fluff and romance namun kurang sedikit bumbu sama permainan kata aja (hahaha,,,mian,,,kaya yang sendiri nya bisa nulis aja,,piss ahhh)
    but thanks for the story🙂

  2. waaah snangnya hidup dlm fiksi, bgtu mudah, mncintai nmja populer, tak dsngka trnya trbls…
    d dunia nyata ???
    entah 1 brbnding brpa ratus/ribu org yg bkl bner2 mnglminya…
    aaaaa pgn idup d runia fiksi z dc lw gthu…😀

    mian thor, sprtinya sdkit kcpetn, mngkin krna oneshoot x ya, tp g p2, tetep smngat ya, lain x psti lbh baik…🙂
    q tnggu yaaa…

  3. Soswit banget Thor
    Gue Iri masa
    Tapi Feelnya Belum Kena Lho!
    Gapapa lah Yg penting Udh Ngehibur
    Ya Ampun Thor, kapan Coba Aku Peluk-pelukan Kaya Gitu sama Author *ngaco
    Atau Kalo ga sama Author Sama Baekhyun Gapapa *nambah Ngaco
    *Mewek Seketika
    Ketemu Cabe aja engga apalagi Peluk-pelukan ya Thor? Bahkan Tidak Dalam Mimpiku *wisss bahasanya Edan wehh

    Keep Writing thor

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s