Don’t Hate Me…

BqrmJpJCQAE-Kyg.jpg large

I just wanna say please don’t hate me,, don’t leave me back behind..

Fanfic Presented by @ApReeLKwon

.

Fanfic / oneshot/ Just BaekHyun

.

B is Fearless… tapi sekarang dia sedang ketakutan..

.

.

Don’t Hate Me…

Tepat 15 menit lagi konser akan dimulai. Biasanya ini akan menjadi waktu yang aku nantikan. Tapi entah kenapa, sejak terakhir aku muncul didepan publik dan menatap wajah mereka secara langsung aku merasa ragu untuk kembali menunjukan wajah ini. Mungkin kalian sudah tidak mengharapkannya lagi bukan? Tidak banyak dari mereka yang bahkan sudah menghapusku dari benaknya.

Ya.. aku bisa apa lagi.

“Ayo Ayo!! Semua bersiap. JongIn kau standby dibawah gate nomor 1, Yixing Sehun Tao kalian akan bersama muncul dari gate 5, ayo ayo sisanya memposisikan tepat dibawah lifting pangung.. Bergerak…”

Satu suara lantang membangunkanku dari lamunan pendek ini. Cordi Noona yang bertugas menjaga penampilanku, memastikan semua sudah sempurna. Dia menepuk bahuku tiga kali kemudian tersenyum sambil menunjukan jempolnya padaku.

“Semangat Byun BaekHyun, lakukan seperti biasanya,” ucapnya lagi sambil mendorong punggungku pelan keluar dari ruang rias menyusul yang lainnya.

ne..” jawabku sambil membungkuk pada semua yang ada disana. Mereka, balik tersenyum padaku.

Akhir – akhir ini aku sulit untuk mengenali diriku sendiri. Semua yang kulakukan terbayangi akan pandang mata orang lain. Setiap melakukan ini otaku segera menegur ‘jangan itu salah…’ ini salah, itu salah semua dimataku apapun yang dilakukan oleh tubuh ini terasa salah.

Aku terlalu takut dengan semua artikel yang bertebaran akhir – akhir ini. Memang mata kamera tidak pernah menangkap secara utuh apa yang terjadi. Tapi seperti yang banyak orang katakan, itu resiko hidup sebagai idola. Aku harus tampil sempurna tanpa cela agar bisa tetap berada dimata mereka. Harus.

Tapi harusnya mereka juga mengingat, aku hanya manusia biasa. Aku bahkan bukan mahluk special tanpa cela. Suatu saat dan kapanpun itu aku pasti melakukan kesalahan. Tapi posisiku saat ini mengharuskanku tidak melakukan kesalahan. Jangan.

Aku menaiki lifting yang akan membawa kami muncul diatas panggung. Ah aku merasa tubuh ini mendadak dingin. Kenapa? Hematnya aku takut. Suara riuh diluar sana mengelukan nama kamu mungkin akan menghangatkan telinga ke-10 temanku tapi malam ini aku merasa teriakan itu bukan untuku lagi. ah mungkin dari 1000 kalian disana setengahnya sudah tidak mengharapkanku lagi.

Mari kita lakukan seperti biasanya saja.

Bam!

Musik mulai bertalu. Aku mencoba fokus dengan musik dan menyelaminya. Aku mencoba tidak sedang berada diatas panggung. Memposisikan aku sedang diruang latihan tanpa seorangpun disana. Setidaknya itu mengurangi beban tubuh ini untuk terus bergerak.

Bait demi bait bergulir. Sekarang giliranku untuk melangkah kedepan dan menyanyikan bagianku.

Kau bisa Byun BaekHyun..

Melangkah dengan pasti. Aku melakukan seperti biasanya. Menyanyikan partku kembali ke barisan dan semua selesai. Tapi saat berada didepan sudut mataku mendapat satu titik dimana mereka berhenti mengayunkan lighstick itu meninggalkan jejak hitam diruangan terang ini. Hatiku ciut. Suaraku bergetar. Ah fokus – fokus BaekHyun.

Dan Selesai.

Aku kembali ke barisan bersama yang lain dan menari sampai lagu selesai. Tapi mataku tidak lepas untuk menjelajahi lautan manusia didepanku. Mana mereka? Mereka yang selalu membawa papan bersinar betuliskan ‘Baek’, ‘BaekHyun’, ‘B’,’Byun BaekHyun’. Kemana mereka. Dan sekali lagi aku mendapatkan hati ini ciut.

Aku telah mengecewakan mereka. Lagu selesai. Lampu padam dan kami berlari menuju set untuk lagu selanjutnya.

Ditengah perpindahan itu cordi Noona masing – masing dari kami akan menghampiri, menghilangkan keringat kami dan membenahi rambut kami.

Cordi Noonaku sudah ada dibelakang pangung. Dengan cepat dia mengikutiku berlari merapihkan rambutku.

“Ini baru lagu pertama, kenapa kau sudah banjir keringat begini Baek,” ucapnya. Aku tersenyum mengambil tissue yang dia keluarkan kemudian menyapu bagian wajahku yang basah.

“Tunggu..” Cordi Noona menghentikan tanganku dia menatapku lekat. “Bukan, ini bukan keringat, Kau menangis..??” ucapnya setengah berbisik.

Dia menggengam tanganku dan kami melanjutkan langkah. “Jangan keras – keras Noona jangan sampai yang lain dengar,” ucapku sambil terus merapihkan air yang menetes ini. Hanya didepannya aku tidak menyembunyikan semuanya.

“Kenapa?” tanyanya sebelum aku nain panggung lagi.

“Mereka menghilang,” ucapku. Dan aku kembali diatas panggung. Senyum kembali ku pasangkan. Semangat Byun BaekHyun. Kau bisa.

.

.

Ketika yang lain tertawa, saling bertukat lelucon dan bernyanyi berinteraksi dengan kalian, aku hanya bisa hilir mudik diatas panggung dengan mic dalam genggamanku. Besok mungkin akan muncul artikel Byun BaekHyun yang tidak menghormati Fans di Konser Mereka,’ aku bisa apa saat semua sudah seperti itu?. Meski tubuh ini terlalu kaku untuk menjadi BaekHyun seperti biasanya. Aku ingin kembali melakukan lelucon – lelucon itu, tapi apa kalian masih akan tetap menimpalinya? Ahh sudahlah.

Masih ada ke-10 member yang akan menyenangkan kalian malam ini. Biarkan aku disini menjadi maneqein tembus pandang.

.

.

Ya! Kau lusuh sekali, kembalikan semangatmu..” gerutu cordi Noona saat aku berganti pakaian untuk set panggung soloku. Sekali lagi aku tersenyum.

“Aku lusuh karena lelah Noona, tenanglah semua masih baik – baik saja..”

Aku ingin bertanya. Apa yang kalian rasakan saat, ah untuk kali ini mari kita lupakan masalah rumor dating ku. Aku hanya merasa lelah dengan artikel – artikel yang bertebaran akhir – akhir ini.

Pertama tentang aku yang dicap sebagai penanyi tidak menghargai senior karena aku tidak memberi selamat saat 2ne1 memenangkan award. Adakah kamera yang mengikuti sampai off stage dan melihatku mengucapkan selamat? Tidak ada, dan aku disini di cap bersalah. Aku terima.

Kedua. Fakta masa remajaku yang ketahuan minum padahal aku masih dibawah umur. Untuk insiden satu ini dengan rasa bersalah aku mohon maaf.

Ketiga. Tentang aku yang tidak menghormati stylist seorang artis dan menganggapnya sebagai sasaeng fans dengan terus menatapnya sinis. Tolong aku tidak mengerti ini.

Kemudian tentang aku yang tidak akrab dengan 11 member.

Semua artikel seakan menjabarkan aku hanyalah Byun BaekHyun dengan semua kesalahannya. Dan itu menjadi ketakukan terbesarku akhir – akhir ini.

“Ayo sekarang giliranmu.. semangat – semangat..”

Aku bangkit. Menatap bayangku dicermin kemudian tersenyum. Entah kenapa, sekarang aku takut untuk berdiri sendiri diatas panggung.

.

.

Konser sudah sampai di penghujung. Kami semua berbaris di panggung utama memberikan kalimat penutup. Satu persatu mic bergulir dari satu tangan ke tangan lain. Aku yang berada ditengah, tiba – tiba blank apa yang harus aku katakan.

Dan..

Luhan hyeong memberikan mic itu padaku.

ehm..” aku menjernihkan suaraku. Dan sedikit menghilangkan rasa takutku. Aku menjelajahi pandangan kesetiap penjuru. Aku mohon jangan dari kalian ada yang mematikan lampu kalian, aku mohon. Bisiku.

ehm.. tidak banyak yang ingin aku katakan. Aku hanya ingin kalian semua mengingat, bahwa cinta kalian tidak hanya seperti seberkas cahaya yang kemudian akan hilang dari hatiku. Tidak..” aku menarik nafas dengan tangan bergetar. Ayo tuntaskan….

“Aku sangat berterimakasih kepada kalian semua yang terus bersamaku sampai hari ini, aku mohon terus sinari aku agar kalian bisa melihatku dengan jelas seperti apa seorang Byun BaekHyun. Dengan begitu aku bisa menunjukan pada kalian semua Byun BaekHyun yang terus berkembang dan terus menjadi baik, aku akan terus mencoba. Terimakasih.. Aku mencintai kalian..”

Aku memindahkan mic pada KyungSoo disampingku. Suho Hyeong yang berada di ujung barisan menatapku kemudian tersenyum. Luhan Hyeong yang ada disampingku meraih bahuku kemudian menepuknya. Ahh jangan buat aku menangis sekarang, aku mohon..

.

.

Semua telah terlelap kedunia mimpi saat kami dalam perjalanan pulang setelah konser. Aku? Masih sepenuhnya terjaga. Memori dalam benaku masih terus memutar ulang apa yang terjadi tadi.

Karena apa yang kulakukan akhir – akhir ini akan menjadi sorotan, aku segera membuka handphone dan melihat semua artikel tentangku. Benar saja. Satu artikel baru tentangku sudah menjadi hot news.

Byun BaekHyun mengeluarkan pendapatnya untuk pertama kalinya

Aku membuka artikel itu. Ternyata berisi rangkaian kalimatku tadi. Aku tidak terlalu penasaran dengan apa yang wartawan tulis pada berita, aku lebih penasaran dengan komentar mereka.

Page paling bawah. Aku menemukan ungkapan mereka.

ah.. aku merasa bersalah telah membencinya..

apa salahnya dengan rumor dating? Dan apa yang membuat kalian percaya dengan rumor – rumor lainnya. Beri BaekHyun kesempatan

seharusnya kau jangan banyak bicara Byun BaekHyum..

dia hanya cari perhatian…

aku melihatnya tadi, dia seperti ketakutan diatas pangung. Entahlah, tapi aku merasa dia pantas meraskan ini

BYUN BAEKHYUUUMMM!

Huft..

¾ dari komentar kalian masih membenciku. Jadi apa yang harus aku lakukan sekarang. Bisakah aku berdiri lagi dipanggung tadi dan berteriak.

‘DON’T HATE ME….’

Jangan benci aku. Jangan tunjukan punggung kalian untuku. Aku tidak bisa banyak berkata, hanya bisa mengandalkan sang waktu menyembuhkan semuanya.

.

.

kkeuut~

201 thoughts on “Don’t Hate Me…

  1. Aku ngerasa kalau yg nulis ini bukan authornya…tapi byun baekhyun…!!! Seakan akan ini tuch curahatan hatiyg paling dalam dri seorang byun baekhyun…
    Sebenernya apa salahnya dia? Hanya krn rumor dating? Oh…ayolah dia juga manusia biasa yg butuh cinta dr lawan jenisnya…aku sebenernya agak heran dengan mereka yg mengaku fans tapi serasa membatasi sang idola untuk jadi diri mereka sendiri…
    Hahaha…kenapa ini jdi aku yg ikutan panas ya?
    Good job buat authornya…
    Dua jempol dech

  2. Omooo walaupun komen ini agak telat, dan aku juga bacanya telat banget tp ff iniii aku suka bangeeeeeet. sukses buat aku nangis T^T jadi ingat waktu BBH gapernah senyum kemaren😥 aku gabakal pernah benci ama byun baek. he’s too adorable to get hatred from his own fans :”””
    thanks for sharing this ff, 2 thumbs up for you:)

  3. Uhh bagus banget ff nya.. serasa ff ini yg nulis bukan author tapi baekhyun sendiri, aku ngga benci byun baek aku selalu sayang byun baek kok ♥, biar lah kata orang tentang baekhyun.. jalanin aja, hidup emang kaya gitu. Orang lain komentar kita yg jalanin🙂
    Intinya ff ini keren banget kak, feel nya dapet banget keep writing buat ff yg lainnya ^^

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s