Diposkan pada bluehigh157, Chan Yeol, Drama, Family, Ficlet

They Spirit Will Never Die!

Author : bluehigh17
Main Cast : Chanyeol.
Rating : General
Length : Oneshot

Genre : Friendship, life, family, humanity -sorry not romance-

Note: Aku disini bikan fanfic tentang Palestine Again. Kenapa? Aku ingin memberi tahu keadaan saudara kita disana yang semakin miris. Dan semakin membuat anak anak trauma berat. Saya hanya ingin mengingatkan. Bukan menggurui atau apapun.

Maaf jika kalian tidak suka

#PrayForGaza #PrayForPalestine #PrayForSuriah #PrayForMuslim #PrayForUs:( meskipun tak ada yang bisa kita lakukan..
setidaknya panjatkan do’a untuk saudara-saudara kita setiap kali setelah sholat.

Saya hanyalah manusia banyak kesalahan.

Aku pikir ff yang kemarin bakalan  Low Reason. Ternyata, aku sangat terharu.  Terimakasih atas responnya. Semoga saudara kita disana diberikan ketabahan, kelapangan dada. Amin

You Don’t Have to be Muslim to Care about Gaza

BsGKdceCMAA3SfO

Chanyeol duduk disebelah ayahnya yang sedang menonton Morning News dengan kopi buatan ibunya. Setelah tadi malam dia pulang dan tidak bertemu dengan orangtuanya karena sudah larut. Semalaman dia memikirkan sejadian dihalte tadi malam. Ucapan Maryam terngiang ngiang diotaknya dan membuat tekadnya mantap.

“Ayah?”

“Ya, Chanyeol? Ada apa?” tanya ayahnya.

“Aku akan jadi penerus perusahaan ayah” ucap Chanyeol mantap. Ayahnya mengalihkan pandangannya dari tv dan menatap Chanyeol intens.

“Chanyeol-ah” ucap ayahnya tidak percaya

“Seseorang mengajarkanku untuk bersyukur atas apa yang aku miliki, memiliki orangtua yang lengkap dan baik karena menginginkan kebahagian. Dan hal hal kecil lainnya yang malah aku abaikan yang seharusnya aku syukuri” ucap Chanyeol bijak. Dan sebuah headline news membuat mereka terdiam.

“Gaza kembali diserang. Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa tidak ada Agenda untuk genjatan sejata dengan Palestine. Amerika juga mengirimkan bala bantuan untuk Israil untuk menyiapkan tentara sebanyak 20.000 orang. Beralih kepada Perserikatan Bangsa Bangsa, Ban Ki-moon ketua PBB mengatakan bahwa Israil tidak bersalah karena hanya melindungi diri dari serangan Hamas” begitu mendengar itu Chanyeol langsung meliht kearah tv. Dia tersentak kaget mendengar berita itu.

“Ayah salut dengan mereka Gaza. Meraka hebat. Mereka bertahan untuk agama mereka. Mereka semua mengatakan bahwa ini masalah agama, dan tidak perduli karena memiliki agama yang berbeda. Bahkan ada yang mengatakan bahwa Islam itu teroris. Tidakkah mereka berfikir bahwa yang terserang adalah wanita dan anak anak?” ucap ayahnya.

“Oleh karena itu kita harus bantu ayah. Kita harus menggalang dana untuk mereka. You don’t have to be Muslim to care about Gaza. This is not a matter of religion, it’s a matter about Humanity. Ketika kamu menolong orang dan menjadi orang baik, oranglain tidak akan menanyakan agamamu” ucap Chanyeol mengutip perkataan Maryam.

“Darimana kamu mendapat kata kata itu Park Chanyeol? Ayo kita menggalang dana. Ayah akan menghubungi beberapa rekan ayah yang ingin menyumbang, dan kita harus membuat sesutu”

“Aku dan teman bandku dan band jalanan lain akan manggung ayah. Lalu hasil penjualan tiketnya untuk Gaza. Bagaimana? Masalah untuk dikirimkan kemana, aku memiliki seorang teman yang dapat dipercaya. Dia sekarang sudah ada di Gaza” usul Chanyeol.

“Untuk masalah kamanusiaan seperti ini ayah setuju kamu melakukan manggung. Ayah akan mendukungmu jika kamu seperti ini. tidak seperti kemarin bocah berandal yang asal tampil” ucap ayahnya sambil tersenyum bangga terhadap anaknya. Anaknya sekarang sudah dewasa dan perduli dengan sesama, dia sangat bangga dengan Chanyeol.

—-

Chanyeol dan beberapa temannya yang perduli dengan Gaza sedang bersiap dibelakang panggung. Beberapa band sudah tampil. Chanyeol sedikit kaget dengan jumlah penonton yang melebihi perkiraannya. Dia kira ini akan Low respon. Namun kenyataannya mereka sama perdulinya dengannya. Dia sangat senang. Apalagi teman ayahnya sangat mendukungnya dan memberikan dana yang cukup besar. Bahkan ada teman ayahnya yang memiliki pabrik tekstil menyumbang beberapa ratus selimut dan baju. Dia sangat senang, dia sudah menjadi seseorang yang berguna untuk saudara sesama manusia.

Dia mengerti untuk apa dia hidup sekarang. Dia ingin menjadi seseorang yan berguna bagi semua orang.Chanyeol naik keatas panggung. dia tersenyum dan memegang gitarnya. Memeriksanya memastikan tidak out of tune. Dia mulai memetik pelan gitarnya.

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
(Michael Heat-We Will not go Down Song for Gaza)

Chanyeol nyaris saja menjatuhkan air matanya. Penampilannya adalah yang terakhir. Sebagai penutup. Chanyeol berdiri dan hendak mengucapkan sepatah dua patah kata. Namun dia tidak bisa mengatakan apapun saking terharunya. Dia tidak sanggup mengatakan apapun bagaimana respon tentang konser ini, banyaknya dana yang terkumpul. Pengunjung yang membeludak demi Gaza. Dia mulai merasa bahwa dirinya berguna. Dan ini berkat Maryam. Chanyeol menarik nafas pelan.

“Aku sangat berterima kasih atas partisipasi kalian. Aku tidak tahu apa yang harus aku katakan kepada kalian selain terimakasih sebanyak banyaknya. Bantuan kalian sangatlah berguna bagi mereka, sekecil apapun. Mereka akan menghargai bantuan kalian walau hanya selembar kain. Mungkin Israil meratakan bangunan, sekolah mereka, rumah mereka. Tapi semangat mereka tidak akan padam! Semangat mereka akan terus membara! Dan semangat kita untuk mereka juga tidak akan padam” ucap Chanyeol. Air matanya sudah berlinang, membuat suasana haru disana. Banyak juga penonton yang ikut mengangis.

“Dan ini bukanlah tentang agama melainkan Kemanusiaan.Terimakasih! Saudara kita pasti sangat terbantu dengan bantuan kita yang tidak seberapa ini! Dan ini bukanlah tentang agama melainkan Kemanusiaan.” ucap Chanyeol mengakhiri pidatonya. Dia turun dari panggung. Dan teman temannya yang lain sudah menyiapkan kotak untuk sumbangan sukarelawan. Chanyeol kebelakang panggung dengan air mata yang menderai.

“Kamu hebat nak. Kamu adalah manusia yang peduli sesama. Ayah bangga memiliki anak sepertimu” ucap ayahnya bangga sambil menepuk pundaknya.

—-

Chanyeol sedikit terharu begitu mendengar dana yang mereka dapatkan, sangat banyak. Hampir 1 milyar Won. Chanyeol mengambil kertas usang yang dulu sempat diberikan Maryam. Chanyeol menekan tombol itu dengan pasti dan menunggu nada sambung.

“….”

“Halo. Aku Park Chanyeol, Aku ingin memberikan bantuan uang dan tenaga. Dimana kita bisa bertemu? hari ini ada waktu?”

“…..”

“Oke. Annyeog” ucap Chanyeol dan dia tersenyum.

—-

RCI juseyeo^^

Iklan

Penulis:

exotic Wota YUI lovers. My biased is Chanyeol in EXO. Renaissans. Melodiest

55 tanggapan untuk “They Spirit Will Never Die!

  1. Terharu bacanya thor
    Ksian liat anak kecil yg gak tau apa” jdi korban, trus anak yang trpisah sma orangtuanya.. Israel dngan palestina itu bkan berperang tapi israel membantai palestina
    Liat di TV aja bkin kesel stengah mati sma si benyamin netanyahu bisa bisanya manusia klakuan kyak gtu..
    Pkoknya kren thor, speechless.. Keep writing:)

  2. Gua disini hanya bisa berdoa untuk bencana gaza, Palestina. Sumpah rasanya gua gak pantas hidup.

    Disana mereka menangis, trauma, takut, dan mungkin juga stress. Sedangkan kita, malah bersenda gurau dengan orang disekitar kita.

    Seandainya gua mampu, untuk memberi dana untuk gaza. Gua akan berikan apapun yang gue punya.

    Coba kita lihat ke belakang dan rasakan penderitaannya. Coba jika kalian mampu memberikan sedikit saja harta kalian untuk mereka. Gua sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua yang mendonasi.

    #PFG

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s