Save her for me part 3 [freelance]

cv

Title : Save her for me
author : SellyWu (@Sllychou)
Genre : Sad ending, Romance, Angst
Length : Multi Chapter (Chapter 3)
Cast : Kris Wu (EXO M), Chanyeol (EXO K), Park YunRi
Support Cast : find by yourself

Notes : kembali author ingetin, yuk baca chapter chapter sebelumnya ^^ enjoy guys.

Chapter sebelumnya :
“Yunri-ya, aku akan membawamu ke tempat kita berikutnya, apa kau lelah?”
“Tidak kris, kemana kita akan pergi?”
“Suatu tempat, kau akan senang disana” Katanya misterius

—————–

*Kris POV*

Tak terasa sudah seharian aku berjalan jalan bersama nya, yeoja yang dapat menaklukkan hatiku yang dibilang batu ini oleh Luhan. Seseorang yang berhasil merubah pandangan jelek tentang yeoja di otakku.

Aku menjalankan mobilku menuju tempat berikutnya. Mungkin ini akan menjadi tempat terakhir karena waktu sudah mulai malam

“Kita akan kemana?” Tanya nya sambil menatap arah jendela
“Suatu tempat” Kata ku ingin membuatnya penasaran
“Ah kau ini, selalu saja misterius” Katanya sambil memajukan bibirnya

Saat ia sebal seperti ini justru membuatku semakin mencintainya, bibir merah mudanya yang manyun membuatku ingin mengecup bibir indah itu.

“HAHAHAHAHA” Tawa ku meledak saat sempat tertahan melihat bibirnya yang begitu lucu
“Pabo! Mengapa kau tertawa? Apa ada lawakan lucu disini? Pabo sunbaenim pabo!” Amuknya lucu seperti anak kecil yang meminta dibelikan lolly candy oleh appanya.

15 menit kemudian . . .

“Kita sudah sampai cantik” Kataku manis kepadanya, dan terlihat sangat jelas rona pipinya yang memerah
“Ya sunbaenim pabo bisa saja” tersirat dari kata katanya ia meledekku
“Yeoja pabo, sudah sudah cepat turun” Kubukakan pintu untuknya dan ia segera turun
“Hutan? Apa ini? Mau apa kau mengajakku kesini?” Katanya bertanya Tanya, padahal sebenarnya bukan tempat ini yang akan kutunjukkan padanya
“Diam saja kau, sekarang kututup matamu” kututup matanya menggunakan kain penutup dan menuntunnya walau mendapat rancau an darinya

“TARA!! Sudah sampai” Kataku dengan membukakan matanya

*Yunri POV*

Berhasil sudah ia membuat pipiku merona karena kata katanya yang terlewat manis kepadaku, tak kusangka seorang wuyifan dapat bersikap seperti itu kepadaku.
2 hari sudah aku bersamanya tidak bersama Chanyeol sahabatku, ya semenjak ia lupa menjemputku ku acuhkan ia.

Dibukanya penutup mataku oleh sunbaenim ini. Mataku membulat sempurna dan lekukan bibirku mulai mengembangkan sebuah senyuman yang indah, Ya! Dia membawaku ke Han River, sungai terkenal di Korea yang tidak dapat diragukan lagi keindahannya.

“Bagaimana? Apa ini indah?” Namja ber marga Wu itu mengagetkan ku yang sibuk memandangi pemandangan indah ini.
“O. . f co. . urse” Kataku terbata karena tetap mengagumi indahnya Han River walau ini kali kedua aku mengunjunginya

Asyik bermain air, sekedar melihat bintang bersama.
Memandangi bintang dengan posisi tertidur berdua memang sangat indah. Kris menoleh kepadaku lalu tersenyum sejenak.

“Aah, mengapa kau menatapku seperti itu kris?” Kataku malu karena ditatapnya seperti itu
“Aniyo aniyo, tak apa. Ini indah bukan?” Katanya kembali menunjukkan senyumannya yang membuat matanya itu menyipit
“Ne kris, ini indah, aku menyukainya, melihat langit hitam dengan bulan dan bintang yang menghiasinya”

“Kris” Kataku ragu ragu
“Ne yunri-ah, ada apa?” Tanyanya penuh dengan kelembutan seperti malaikat
“Tidakkah kau memiliki yeojachingu  sebelumnya?” aku memberanikan diri bertanya karena aku sangat penasaran
“aniyo, aku merasa semua yeoja sama saja! Sama sama hanya menginginkan sesuatu yang mereka inginkan dari diri namja”Katanya ketus sambil terus memandang langit
“Pabo! Tidak semua yeoja seperti itu!” Kataku tak kalah ketus karena ia menghina kaum yeoja, kaumku

Ia hanya mengedikkan bahu menanggapi apa yang kukatakan, aku pun hanya mengedikkan bahu ku.

“Kris aku rasa ini sudah sangat malam bagaimana jika kita pulang sekarang?” Ajakku, sebenarnya karena aku merasa sudah sangat lelah
“Ne, aku tau kau pasti sangat lelah. Kajja” Katanya sambil membantuku berdiri

-08.00 KST, @ Yunri’s house-

“Khamsahamnida sunbaenim atas hari ini, aku menyukainya, selamat malam, annyeong” Kataku berpamitan sambil menggodanya dengan memanggilnya sunbaenim
“Aniyo, jangan menggodaku. Ne aku juga menyukai hari ini, annyeong beristirahatlah, aku pulang dulu” Katanya lalu menutup kaca dan melajukan mobilnya

Kupandangi mobilnya sampai benar benar hilang dari pandanganku lalu tersenyum dan masuk ke dalam rumah.

“Yunri-ah!” Aku mendengar seseorang meneriakki pelan namaku dari dalam rumah
Aku menoleh mencari sumber suara ternyata . . .
“Ada apa kau disini Chanyeol-ya” Aku tetap bersikap acuh padanya
“Yunri-ah ayolah, jangan marah seperti itu, saat itu benar benar kendaraanku mo  . .”
“HAHA, tak apa Chanyeol-ya, aku memaafkanmu” Kataku tersenyum melihat tingkah sahabatku ini
“Haha thankyou Yunri-ah, aku menyayangimu” Ia mengusap kepalaku lembut
“Sudah kau pulang saja !” Kataku agak mengusirnya haha.
“Takmau, selain aku masih rindu padamu orang tuaku tak ada di rumah, aku akan menginap disini, tenang saja aku tidur di kamar tamu” Ia nyengir dan tanpa meminta persetujuanku langsung masuk ke kamar tamu
Aku hanya menggeleng gelengkan kepala melihat tingkah nya.

-07.00 KST-

*Yunri POV*

[DDRRTTT DRTTT]

Aku mengambil iPhoneku lalu menekan tombol loudspeaker sambil masih memejamkan mataku
“Yeoboseyo, nugu?” mataku masih terpejam, nyawa ku pun belum terisi sempurna
“Hei, bangun pabo. Aku kris, bagaimana jika aku menjemputmu? Kita akan ke kampus bersama. Bagaimana?” Mendengarnya aku terlonjak dan merasa senang sekali
“Baiklah!” Kataku langsung menyetujuinya dan mematikan telepon, tanpa terpikirkan olehku bagaimana ia mendapat nomor ponselku

Aku menuruni ranjangku langsung melangkahkan kaki, saat kubuka pintu, tiba tiba ada seseorang yang berdiri di depanku.

“Yeol-ya! Kau mengagetkanku saja!”
“Kau akan pergi bersama Sunbae EXO M itu?” Jawabnya ketus
yak mengapa chanyeol ketus seperti ini.  
“Ne, waeyo? Tidak bolehkah?”
“Ah terserah kau saja!” Katanya melengos meninggalkan ku yang masih bingung akan jawabannya

“Bagaimana bisa dia tak mengertiku, sahabatnya sejak SMA, huh!” Dapat kudengar jelas chanyeol menggerutu dibelakang sana
Tak kupedulikan, aku langsung menuju kamar mandi untuk mandi.

*skip*

-08.00 KST @ Seoul University-

Saat mobil sport merah mengkilat ini memasuki halaman kampus megah ini, semua mahasiswi mengerubungi mobil kami. Tentu saja bukan karena aku, melainkan karena namja di sebelahku ini.

“Excuse me, annyeong, tolong minggir, kami mau lewat” Kris berdesakan menerobos kawanan wanita
setelah berhasil menerobos, ku usap keringatnya, “Kau sepertinya sangat digilai, setiap hari seperti ini kah?” aku bertanya dengan terheran heran
“Begitulah” Kris menjawab sambil mengedikkan bahunya

Yang benar saja, aku selalu telat mengikuti mata kuliah sehingga tak menyadari bahwa Kris benar benar primadona kampus.

“Oppa, aku masuk dulu” aku mengejeknya dengan memanggil oppa
“Ish, pabo jangan menggodaku yeoja kecil. Baiklah sampai jumpa” Kris beranjak dari tempatnya semula duduk.

*Kris POV*

“Kris!” seseorang meneriakki ku dari belakang, lalu kutolehkan padanganku
“Ne Sehun, ada apa?” Kulihat sehun mengatur napasnya
“Hyung, tidakkah kau mau jujur kepada Yunri tentang segalanya?” raut wajah Sehun terlihat berubah seketika
“Ne, tapi. . aku terlanjur mencintainya, bagai, bagaimana aku bisa melepasnya?”
“Harus hyung, sebelum semuanya terlambat”
“ah, arraseo Sehun-sshi, akan kupikirkan dengan cepat, aku pulang dulu ne aku tak ada mata kuliah hanya mengantar Yunri saja, annyeong”

Seketika setelah itu aku langsung mulai tak bersemangat dan memutuskan untuk pulang

-@ Kris’s house-

Apa yang dikatakan Sehun benar, dalam waktu seminggu ini aku harus bisa jujur padanya, mengatakan yang sebenarnya. Tak akan ada lagi yang kututup tutupi darinya.
Aku tau ini tidak akan panjang lagi, aku mengerti. Tak pantas memang. Dokter sudah mengatakan, Tuhan sudah mengatur, dan aku hanya sudah berusaha menggunakan sisa sisa darinya.

Aku lemas, lunglai, tak tahu apa yang harus kukatan padanya jika hari nya tiba.
Sudikah Tuhan memberiku waktu sedikit saja? Tidak. Tidak akan.

-TBC-

Note : HWUA! 1 chapter lagi selesai, siapin tissue untuk chapter berikutnya ne, kkk~
Jangan lupa comment ne readers. Apa yang akan terjadi? Semua akan terbongkar! Chapter 4 tinggal ending jadi dibuat pendek tapi mengesankan! Xixi, hwaiting!

One thought on “Save her for me part 3 [freelance]

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s