Still love you part 1 [freelance]

PicsArt_1401034838262

Title : Still love you part 1

Author: shiinashan_ (@shaanniiaaa)

Genre: romance, school life

Length: chaptered

Rating: G

Cast:

Kim jongin a.k.a kai

Kim shan sil (OC)

Oh sehun

Park hye na

Other cast

Disclaimer:

Annyeong semua!salam kenal:3 Ini FF pertama yang saya bikin hehe semoga kalian suka ya, ini ada sedikit kisah pribadi loh>< sorry ya kalo ada typonya, don’t bash please! Aku tunggu commmentnya ya, semoga kalian suka deh hehe Happy reading^^

 

Still Love you part 1

-kimshanshil pov-

“Buuuggh!!!” Lemparan bola basket itu menghantam kepala kim shan shil tepat dibagian telinga. “Gwenchana?” Teriak park hye na kepada sahabatnya. “Ah hye na telingaku sakit” ringisku. Ya aku adalah kim shan shil yang baru saja terkena lemparan bola basket entah dari siapa yang jelas sekarang telingaku perih dan aku merasakan ada yang salah dengan telingaku, sepertinya berdarah. “Shanshil-ya telingamu berdarah” kata hye na panik. “Ah perihh” kataku. Dan saat itu hampir satu kelas olahragaku datang menghampiri dan bertanya apakah aku baik baik saja atau tidak, akan tetapi aku masih belum tau siapa yang melempariku dengan bola basket. “Dia gakpapa?” Tanya seseorang, lelaki dan aku tau persis siapa lelaki ini, kim jongin. Ya dia, lelaki yang melempariku dengan bola basket. “Mianhae” kata dia. “Shinshil-sshi ayo kita duduk dulu kita obati lukamu” kata hyena. Aku menurut saja karena telingaku masih perih sekali. “Mianhae” katanya lagi tetapi aku pura pura tidak mendengar. Aku memang kecewa sehingga aku tidak menjawabnya. “Ah hyena! Sakit” kataku. “Tahan sedikit yaa biar cepat sembuh” kata hyena dengan sabar. Hyena memang baik dan penyabar,oleh karena itu aku nyaman sekali berteman dengannya. Dia juga tau kenapa aku masih saja tidak mau menjawab perkataan jongin tentang maafnya. “Seosangnim, boleh kita pergi ke UKS? Sepertinya shanshil harus diperiksa” kata hyena kepada guru olahraga kita

Ah ne, bawa dia ke ruang UKS sekarang” kata guruku. “Ne seosangnim” kata hyena.

“Neol, gwenchana?” Kata hyena untuk kesekian kalinya. “Ne gwenchana hyena-sshi” kataku untuk kesekian kalinya juga.

Tiba tiba pintu ruang UKS terbuka dan aku terkejut dengan siapa yang datang. Kim jongin. “Hmm, kamu udh gakpapa?” Katanya. “Eo” jawabku pendek. “Mianhae” katanya lagi. “Gakpapa kok, aku tau kamu gak sengaja” kataku lagi. “Oke, gimana kalo aku bakal temenin kamu sampe kamu ngerasa udh baikkan? Aku gakenak juga” katanya. “M-mwo?” Kataku tidak percaya. Lelaki ini. Namja ini. Dia adalah orang yang pernah dekat denganku. Dia lelaki yang sampai sekarangpun sebenarnya masih di hatiku. Tetapi aku terlalu egois mengakuinya. Lelaki ini. Namja ini. Yang menyakitiku dengan pergi begitu saja dan sekarang dia berkata akan menemaniku sampai aku merasa lebih baik. Aku tidak pernah lebih baik setelah dicampakkan dia tanpa penjelasan. Lalu sampai kapan aku harus memintanya disisiku?. “Ah, itu tidak perlu jongin-sshi. Aku bisa sendiri, lagi pula ini udah tidak perih kok” kataku. “Oh begitu rupanya? Yasudah kalo begitu. Sekali lagi aku minta maaf” katanya kemudian pergi. “Haha dia pergi begitu saja?” Kataku kepada hyena yang sedari tadi duduk seperti patung yang mendengarkan percakapanku dengan jongin. “Hmm shinshil-sshi, kata anak anak waktu kita keluar dari lapangan dia mau mengejar kita tapi tidak jadi. Kata anak anak mukanya pucat setelah tidak sengaja melemparmu dengan bola basket” Kata hyena panjang lebar. “Hah!! Apanya yang tidak enak, dia seharusnya membujukku” kataku menggerutu. “Shinshil-sshi semua sudah masa lalu” kata hyena mengingatkan. “Ne, arraseo” jawabku pelan.

– kim jongin pov-

“Apa yang sudah kulakukan sih?! Ppabo!!!” Kataku pada diriku sendiri. Aku baru saja melempari yeoja dengan bola basket karena ketidaksengajaan dan parahnya lagi wanita itu adalah kim shanshil. Yeoja yang selama ini aku kagumi dan wanita yang aku sayangi. Wanita yang pernah dekat denganku tetapi karena kepolosannya dia jadi dekat dengan banyak orang termasuk laki laki. Dan itu yang membuatku muak dan memutuskan menjauhinya. Dan aku menyesal akan keputusanku tetapi aku masih terlalu sakit untuk kembali dengannya. “Aku harus membantunya, aku harus ada untuknya sampai dia sudah merasa baikkan walaupun dia tidak mau didekatku. Aku harus” tekadku.

-kim shan shil-

  1. ..

“Ya!! Nan gwenchana? Kenapa kamu masuk sekolah? Bukannya istirahat saja” hyena menyemprotku dengan ocehannya begitu aku masuk ruang kelas. “Aku sudah tidak apa apa hyena-sshi. Jinjja” kataku sambil menyiapkan buku untuk pelajaran pertama pagi ini. “Hmm, jinjja gwenchana?” Kata seseorang. Coba tebak siapa?. Ya dia, kim jongin. Lelaki ituu berbicara padaku lagi setelah insiden kemarin. “Emm ne” jawabku bingung. “Ah, hyena-sshi boleh aku duduk disini?” Menunjuk tempat duduk disebelahku yang biasanya ditempati oleh hyena. “Ah, boleh kok. Aku akan duduk didepan sini” kata hyena kepada jongin. “Tepat didepan sini” kata hyena sambil mengedipkan mata kepadaku. “Aiishh!! Kenapa hyena membiarkan dia duduk disini sih? Bagaimana denganku?” Kataku dalam hati. “Okee” kata jongin kepada hyena. “Aku gakpapa kan duduk disini?” Kata jongin kepadaku. “Gakpapa kok” jawabku bingung. Aku bingung dengan sifatnya, karena biasanya dia tidak mau bertemu denganku walau kita satu kelas. Bertemu saja tidak mau apalagi bertatap mata dan berbicara seperti ini. “Em, jongin-sshi?” Kataku pelan. Aku terlalu pengecut dan takut untuk berbicara dengannya. “Wae?” Katanya. “Kau kenapa?” Tanyaku. “Kenapa apanya?”katanya sambil mengerutkan alis bingung. “Reaksinya, aku merindukannya” kataku dalam hati. “Hmm, kau.. aneh sekali hari ini. Maksudku kau kan biasanya tidak mau bertemu denganku. Tapi hari ini kenapa?” Tanyaku dengan polosnya. “Kan aku sudah bilang aku akan menemanimu sampai kau merasa baikkan” katanya mengingatkan sambil tersenyum. “Oh God jaebal. Senyuman itu senyuman yang dulu. Persis yang dulu” kataku dalam hati. “Ah ne, tapi kau tidak perlu melakukan ini kalau kau tidak nyaman” kataku lagi kepadanya. “Aku nyaman kok” katanya lagi sambil tersenyum. “YAA!! KALIAN DISANA KENAPA NGOBROL?! DIAM!!” Teriak seosangnim kepada kita berdua. ”N-nne seosangnim” jawaku dan jongin secara serempak. “Kapok deh ngobrol pas pelajaran lee seongaangnim” kataku berbisik kepada jongin. “Iyaaa hehehe” jawabnya kepadaku dan kitapun tertawa bersama hari itu.

“Tringggg!!!” Bel berbunyi menandakan pelajaran sudah berakhir dan waktunya istirahat. “Ayo kekantin” ajak jongin. “Ayoo, ayo hyena” ajakku kepada hyena. “Ah, kalian duluan saja aku masih ada tugas” tolak hyena. “Yah, yasudah. Kau ingin titip sesuatu?” Kataku. “Em, tidak terimakasih” kata hyena sambil tersenyum.

Sudah seminggu ini aku duduk sebangku dengan jongin. Dia kembali menjadi jongin yang dulu aku kenal. Jonginku. Jongin yang selalu ada kalau diperlukan dan selalu siap kalau diinginkan. “Shanshil-sshi, aku lupa membawa sesuatu. Kamu bisa ke kantin duluan?” Kata jongin dengan suara bersalah. “Eo, aku bisa” kataku sambil tersenyum. “Baiklah” kata jongin kemudian berlari meninggalkanku pergi menuju kantin sendirian. “Manasih jongin? Sudah 20 menit aku menunggunya” gerutuku. “Aku susul dia sajalah ke kelas” akhirnya aku memutuskan untuk menyusulnya ke kelas dan tiba tiba….

“AWAS SHANSHIL-SSHI”

6 thoughts on “Still love you part 1 [freelance]

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s