You

you

Author

rinaizawa

Length

Drabble

Prev. Story : Who Are You?

.

.

.

Chanyeol memasuki rumahnya dengan rasa penasaran yang baru. Saat mendengar Jung Min menyebutkan nama noona nya, entah kenapa nama itu terasa familiar di telinganya. Koran yang ia dapatkan sudah digulungnya tanpa sadar. Baru saja ia ingin meletakkan koran itu, ibunya telah menegurnya dan membuatnya sedikit kaget.

“Aigoo ~ Putraku bangun sepagi ini hanya untuk mendapatkan sebuah koran.”

Chanyeol hanya mengangguk saja mendengar perkataan ibunya. Sudah biasa ia mendengar ledekan dari sang ibu. Biasanya jika ia melakukan hal – hal yang tidak biasa. Seperti bangun pagi misalnya. Dan terlebih lagi ketika ia memegang koran. Ini bukan kebiasaannya.

“Apa karena penjual korannya terlalu cantik?”

Penjual koran yang cantik? Jangan – jangan eomma mengetahuinya?

“Eomma tahu penjual koran itu?”

Ibu Chanyeol mengangguk. Tangannya masih sibuk mempersiapkan sarapan di atas meja. Ia menoleh sekilas ke arah putranya yang tampak sedang berpikir.

“Dia satu universitas denganmu, loh.”

 

##

“Baek Hyun!”

Chanyeol menghampiri Baek Hyun dengan langkah tergesa – gesa. Tas yang berada di bahunya sesekali hampir terjatuh. Baek Hyun masih saja di posisinya menunggu kedatangan Chanyeol. Sedikit kesal juga kenapa pria itu berlari sangat lamban.

“Kau tahu, ada berapa banyak di universitas ini dengan nama Song Min Ji?”

Baek Hyun terdiam sejenak. Mencoba mencari jawaban dari pertanyaan Chanyeol. Mengapa Chanyeol bertanya seperti itu? Sepertinya ia sudah mengetahui siapa si ‘penjual koran’ yang mereka perbincangkan kemarin. Dan juga kenapa Chanyeol harus bertanya pada Baek Hyun karena temannya ini hampir mengenali seluruh mahasiswa di universitas ini. Dan ia juga cukup terkenal dengan jari – jarinya yang lentik.

“Yang ku kenal ada lima. Dua dari mereka adalah jurusan akutansi dan sisanya ada yang jurusan sastra, wartawan dan kedokteran.”

Kedua kembali berjalan menyusuri koridor. Chanyeol tampak sedang memikirkan jawaban Baek Hyun barusan. Ia masih penasaran yang mana Song Minji yang ia cari saat ini. Ia sedikit kesal bagaimana ada begitu banyak nama Song Minji di universitas ini.

“Kau sudah mendapatkannya?” Chanyeol menggeleng.

“Kemarin yang berjualan adiknya.”

“Maksudku – bagaimana dengan namanya?”

“Minji. Song Min Ji.”

Pria berambut kecoklatan itu tersenyum misterius. Seperti ada yang disembunyikan tapi Chanyeol tidak menyadarinya. Lalu ia mengambil ponsel di sakunya dan mengetikkan sebuah pesan singkat.

“Tapi Baek –“ merasa ingin bercerita lagi, Baek Hyun menoleh. “Aku sangat familiar dengan nama itu. Bahkan ketika ibu ku mengatakan kalau aku dan dia satu universitas — rasanya aku benar – benar penasaran siapa ia sesungguhnya.”

“Maka dari itu kau menanyakannya padaku?”

“Tentu saja.”

Baek Hyun menyerahkan selembar gulungan kertas kepada Chanyeol membuat pria itu menatapnya dengan tanda tanya. Kemudian ia mengambil gulungan tersebut dan membukanya. Sebuah alamat.

 

Yongsan- Gu. Seoul Station Apartment. No.201

 

“I- Ini .. Apa?”

Chanyeol memadangi Baek Hyun dan alamat itu secara bergantian. Ia masih tidak mengerti mengapa temannya ini memberikan sebuah alamat yang menurutnya sama sekali tidak ada hubungan dengan ceritanya.

“Datangi rumah itu.”

“Baek! Ini bukan waktunya bercanda. Alamat ini tidak ada hubungannya dengan ceritaku.”

“Jika kau mendatangi nya ini semua ada hubungannya Park Chan Yeol!”

Sepertinya berdebat dengan Baek Hyun tidak akan berujung. Chanyeol berpikir lebih baik ia mengikuti apa yang dikatakan pria cantik ini. Biasanya Baek Hyun mengatakan hal – hal yang tak terduga. Tapi jika ini menyangkut dengan Song Min Ji … ia sedikit ragu.

 

##

Sepulang dari kampus, Chanyeol segera mencari alamat yang di berikan oleh Baek Hyun. Beruntung hari ini ia cepat pulang, sehingga masih ada waktu sebelum malam datang. Tak perlu waktu lama, Chanyeol tiba di sebuah apartement. Apartement itu tidak terlihat mewah, cukup sederhana.

Ini pertama kalinya Chanyeol kesini. Ia melihat kembali alamat tadi, apartemen nomor 201. Langsung saja ia masuk ke dalam dan mencarinya. Hingga ia naik ke sebuah lift dan berhenti di lantai dua. Chanyeol yakin apartement ini pasti terletak di lantai dua.

Dan benar saja, ketika keluar dari lift, ia menemukkannya. Dengan langkah yang pasti, Chanyeol berdiri di depan pintu yang bertuliskan nomor 201. Cukup lama ia berdiri disana tanpa mengetuk pintu sama sekali. Entah mengapa Chanyeol merasa gugup untuk bertemu si ‘penjual koran’ tersebut.

Tok Tok

 

Pintu terbuka. Memunculkan seorang gadis dengan pakaian sangat sederhana. Kaos abu – abu lengan panjang, celana jeans yang panjangnya di atas selutut, serta rambut panjang yang di biarkan tergerai begitu saja. Lama mereka saling bertatapan satu sama lain.

Dia, gadis itu, Chanyeol mengenalinya. Sangat mengenalinya. Gadis yang telah banyak berubah dari yang terakhir ia lihat.

“Yeol – ah.”

“Song Minji.”

 

???

ssong min

Haii, meet again with me ^^

How? .___.

Endingnya masih tanda tanya, bisa jadi ada lanjutan bisa jadi gak .___.

Thanks for read and please leave comment after you read it. ‘Cause your comment can be support for me ^^v

And, makasih ya buat yang udah baca + comment di story sebelumnya😀 ^^

See ya 😀

 

 

31 thoughts on “You

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s