I lived with crazy Yeoja 2 [Chapter 3]

coba3

 

 

Title                 : I lived with crazy Yeoja 2 [Chapter 3]

Author            : Park hana

Cast                  : Kim Joon Myun, Park Chorong, Park Chanyeol.

Other cast      : Find by your self

Genre               : Romance, Family, Comedy(little bit)

Length           : Chapter

Rating                        : G

Warning         : Typo dimana-dimana!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Summary       : Perempuan itu datang dengan tiba-tiba, lalu meminta tinggal dirumahku, Apa dia gila tapi entah kenapa perempuan itu malah membuat aku keluar dari Zona amanku selama ini dan juga membuatku melupakan semua beban hidupku.

Part 1                                 Part 2

Kim Cheonsa

 

Seorang anak perempuan berambut pendek tengah duduk di bangku tunggu sebuah rumah sakit, badannya tampak lusuh dan kotor, belum lagi dahinya juga diperban.

Dia duduk termenung dengan kepala menunduk karena ketakutan, bukan takut karena duduk sendirian tapi karena takut terjadi apa-apa pada kedua orang tuanya.

Tanpa dia sadari seorang anak lain kini tengah duduk tidak jauh dari tempat itu. anak yang tak lain adalah anak laki-laki itu terus memperhatikan anak itu sedari tadi.

Dua orang suami istri kini datang dan menghampiri anak laki-laki itu.

“Joon myun-ah!” panggil mereka berdua yang membuat anak laki-laki itu menoleh.

***

“Noona!” Panggil Chanyeol yang saat ini tengah berjalan menghampiri Yoora.

Yoora tersenyum lembut pada adik laki-lakinya itu, lalu kembali menatap langit yang menjadi kegiatannya sedari tadi.

“Kenapa kau diluar? Udara malam tidak baik”

Yoora kembali Tersenyum seakan dia sangat senang dengan perhatian adiknya itu. dia kemudian memeluk adiknya lalu mengusap kepala adiknya penuh kasih sayang.

“Mianhae Chanyeol-ah!”

Chanyeol ikut memeluk Yoora erat, dia kini merasakan seakan-akan ibunya sedang memeluknya dan kini sebuah rasa rindu pada ibunya pun menghampirinya.

“Noona, apa kau merindukan umma?” tanya Chanyeol”

Yoora tidak menjawab, malah lebih mengeratkan pelukannya pada Chanyeol. Chanyeol sudah tahu kalau Yoora seperti itu maka Yoora sedang merindukan ibu mereka.

“Kau tahu Noona, umma sudah berada di tempat yang lebih baik saat ini, jadi jangan pernah bersedih lagi!”

Yoora mengangguk mendengar ucapan adiknya itu, entah kenapa dia selalu saja bisa tenang jika mendengar Chanyeol mengatakan bahwa ibunya sudah berada ditempat yang lebih baik saat ini.

Tanpa mereka sadari saat ini, Tuan Park tengah memperhatikan mereka dari dalam rumah, dan sebuah penyesalan kini menghampiri dirinya.

“Yoora, Chanyeol, Chorong maafkan appa!” gumannya dengan wajah sedih.

***

Sebuah cahaya menerpa wajah Chorong dan membuat dia membuka kedua matanya perlahan.

Dia tersenyum ketika melihat Joon myun berada dihadapannya dengan senyum lebar.

“Ah sangat tampan!” ucapanya dengan wajah malu-malu.

Beberapa detik kemudian sebuah lonceng terdengar sangat keras di telinganya, bahkan banyak kupu-kupu berterbangan disekitarnya saat ini.

Knock knock

Suara ketukan pintu membuat semua fantasy Chorong mulai buyar sehingga membawanya kealam sadarnya kembali.

Chorong menyipitkan kedua matanya karena lagi-lagi dia mengkhayal tentang Joon myun yang notabennya merupakan pria yang baru dia kenal.

Knock Knock

“Kim Yerim-ssi apa anda sudah bangun?” tanya seseorang diluar kamar yang merupakan suara Joon myun.

“Nde, aku sudah bangun!” jawabnya yang saat ini sudah duduk.

“Keluarlah dan sarapan!”

“Eo”

Chorong mulai beranjak dari kasurnya kemudian menuju pintu. dia kini berjalan mendekati meja makan, dan terlihat saat ini Joon myun yang sedang memasak dengan posisi memunggunginya.

Seulas senyum terukir di bibir Chorong, entah kenapa melihat punggung Joon myun seakan membuat dia teringat pada teman masa kecilnya yang sering dia panggil Suho.

“Suho!” gumannya pelan.

Saat dia berguman menyebut nama Suho, tiba-tiba saja Joon myun berbalik dan tersenyum padanya. Kini sebuah lonceng kembali terdengar dan juga kini keluar pancaran cahaya dari badan Joon myun yang terlihat begitu indah.

“Wuah banjak banjak!” gumannya lagi pelan.

Ketika Chorong tengah dalam fantasynya tentang Joon myun yang sangat terang melebihi lampu neon di jalan-jalan Seoul, saat ini orang yang sedang di khayalkan malah tengah memanggil-manggilnya.

“Kim Yerim-ssi”

Karena Chorong hanya berdiri dan tak menjawab panggilannya, akhirnya Joon myun mendekati Chorong.

Dia mengipas-ngipaskan telapak tangannya di depan wajah Chorong., namun tetap sama yaitu tak ada reaksi sama sekali.

Sedangkan didalam fantasy Chorong saat ini Joon myun tengah berdiri didepannya dengan senyum lebar yang membuat bunyi lonceng semakin keras terdengar, bahkan kini mereka tengah dikelilingi kupu-kupu yang berwarna-warni serta wangi musim semi disaat bunga-bunga bermekaran.

Pipi Chorong berubah merah ketika kedua tangan Joon myun memegang kedua bahunya.

“Omo apa dia akan menciumku?” terka Chorong sok tahu.

“Kim Yerim-ssi apa anda baik-baik saja?”

Bukannya mendapat ciuman, badannya malah diguncang-guncangkan oleh Joon myun dan saat itu pula semua fantasynya buyar seperti coretan kapur yang di beri air.

“Apa kau berniat berbuat mesum padaku?” tanya Chorong tiba-tiba yang membuat kedua mata Joon myun membelalak dan beberapa detik kemudain dia malah tertawa.

“Aigoo, Kim Yerim-ssi anda benar-benar lucu”

Joon myun melepaskan kedua tangannya di bahu Chorong, lalu menghampiri meja makan dan duduk disana.

“Ayo sarapan!” ucap Joon myun.

Chorong mengangguk, dan dengan wajah datar diapun segera menghampiri Joon myun untuk sarapan.

“Aigoo, aku malu benar-benar malu. Ah tampaknya aku harus bisa mengontrol diri jika dihadapan Pria ini”

***

@New York

“APA? anak itu kabur lagi?” pekik seorang wanita yang sedang berbicara lewat saluran telepon.

Merasa kesal dengan kabar yang baru saja dia dapatkan, dia pun semakin mengeratkan pegangannya pada telepon yang sedang dia genggam.

“Cari keberadaan dia sampai dapat dan laporkan terus padaku!”

Setelah mengakhiri pembicaraan tadi, wanita itu pun langsung menghampiri jendela apartemennya dan menatap dengan tatapan penuh amarah, sedangkan di didinding sebelah tempat wanita itu berdiri kini terpajang sebuah foto dirinya dengan seorang anak perempuan yang tengah tersenyum.

“Anak itu benar-benar menyusahkan!” ujarnya.

***

Chorong berjalan dengan ragu-ragu menuju kearah Joon myun yang tengah duduk seraya membaca sebuah buku.

Chorong berdehem yang berhasil membuat Joon myun menoleh padanya. Saat menatap Chorong, tiba-tiba saja wajah Joon myun jadi sulit diartikan.

Bagaimana tidak, saat ini Chorong tengah memakai kemeja Joon myun yang terlihat agak kebesaran untuknya, dan juga rambutnya yang basah, entah kenapa malah membuat pikiran Joon myun jadi kacau.

“Aku hanya akan meminjam bajumu ini sampai bajuku selesai di cuci” ucap Chorong.

“Eo” jawab Joon myun singkat serta tidak bisa mengalihkan pandangannya pada Chorong.

Joon myun terus menatap Chorong dan tiba-tiba saja dia mendengar suara hujan di telinganya.

“Joon myun-ssi” panggil Chorong yang merasa aneh dengan Joon myun saat itu.

Untung saja kesadaran Joon myun segera kembali, jadi dia tidak harus terlihat bodoh dihadapan gadis yang baru dia kenal itu. Joon myun tersenyum seraya mengangguk untuk merespon ucapan Chorong tadi tentang bajunya.

Chorong kemudian duduk disebelah Joon myun.keadaan menjadi canggung diantara mereka berdua saat ini.

Chorong menoleh kearah Joon myun,begitu juga Joon myun.dan kali ini mereka berdua pun saling menatap.

Suasana berubah menjadi begitu hangat sangat itu, Entah kenapa ketika melihat tatapan Joon myun saat itu Chorong jadi teringat kembali pada sosok Suho.

“Ini tidak mungkin,kenapa tatapan orang ini terlihat seperti Suho?” batin Chorong.

“Jantungku berdetak kencang,apa ini artinya?” batin Joon myun.

Cukup lama mereka saling menatap seperti sekarang. Joon myun sadar dan langsung berdiri kemudian beranjak pergi menuju kamarnya,sedangkan Chorong masih terdiam dan berkutat dengan pikirannya seraya menatap punggung Joon myun yang terus menjauh.

***

Chorong berdiri didepan sebuah pintu,dia memencet belrumah tersebut. cukup lama setelah dia memencet bel, namun tak ada satu orang pun yang membukakan pintu untuknya.

Dia melipat tangannya di dada,kaki nya terus mengetuk-ngetuk tanah yang dia injak.

“Haishh Jinjja, Geu yeoja”

Chorong mengambil ponsel miliknya di saku,kemudian menghubungi seseorang yang adalah pemilik rumah yang sedang dia datangi itu.

“HYA NEO EODDISEO?” pekik Chorong

“…”

“Hya cepat pulang,aku ada didepan rumah mu seka. . .”

Tiba-tiba saja sambungan teleponnya terputus,membuat Chorong mendengus kesal.

“Haisshhh perempuan menyebalkan itu mematikan teleponnya, awas saja!” omelnya kesal.

“Baiklah,karena dia tidak ada dan aku tak mau berdiri disini, jadi lebih baik aku masuk saja!” Chorong tersenyum kemudian memasukan kode password rumah tersebut.

Setelah pintu terbuka,dia pun masuk rumah dengan senyum lebar.

“Yah apa lagi yang bisa aku perbuat? Ini bukan berarti aku tidak sopan” oceh Chorong pada dirinya sendiri.

***

Joon myun duduk disebuah restoran dan sedang menunggu seseorang. seorang lelaki memakai stelan serta kaca mata hitam mendekatinya, lalu duduk tepat di bangku yang ada didepannya.

Lelaki bernama Choi Siwon itu kemudian membuka kaca mata miliknya. Dia tersenyum lebar menunjukan kedua lesung pipinya yang dipastikan jika ada seorang gadis yang baru putus cinta pasti akan langsung terobati karena pesona Choi Siwon.

“Hyung,bagaimana?” tanya Joon myun To the point.

“Hya Joon myun-ah kau keterlaluan sekali, apa kau tak lihat aku baru saja datang!” keluh Siwon.

“Setidaknya biarkan aku meminum kopi terlebih dahulu” tambahnya.

Joon myun hanya menghela napasnya panjang sembari tersenyum kecut.

Di sisi lain, kini Chorong tengah memilih beberapa baju yang ada di dalam lemari disebuah kamar yang terlihgat sangat feminism dengan dominan warna pink

Saat memilih-milih baju dia tercengang karena baju-baju yang ada begitu jauh dari stylenya selama ini. ya, baju dress mini,rok mini, dan tanktop, blazer bulu, itu benar-benar bukan hal yang dia suka.

“Ah gadis itu benar-benar bukan styleku” Ucap Chorong

‘Hya kau juga bukan styleku”

Chorong menoleh begitu mendengar suara dari arah belakangnya. Kini di depan pintu berdiri seorang perempuan yang mempunyai tinggi semampai dan body yang bisa disejajarkan dengan para model,belum lagi wajahnya yang banyak orang mengatakan bahwa dia mirip dengan kim Tae hee.

“Eo kau sudah pulang?”

Perempuan itu melipat tangannya didada kemudian menatap Chorong.

“Hya Eonni,bagaimana bisa kau membuaka lemari orang lain ketika pemiliknya tidak ada .Kau tahu eonni, ini benar-benar yang dinamakan criminal!” ujar perempuan yang bernama Park Jiyeon atau yang sering dipanggil Jiyeon oleh Chorong.

Jiyeon berjalan menuju tempat tidur kemudian duduk diatasnya dengan pandangan masih tertuju pada Chorong yang saat ini sudah kembali focus pada lemari baju Jiyeon.

“Haishh, Park Jiyeon apa kau tidak punya baju yang lebih normal?” tanya Chorong seraya memegang rok mini Jiyeon. Jiyeon berdiri, dia merebut rok mini miliknya dari tangan Chorong.

‘Hya Eonni,inilah yang dinamakan perempuan cantik. mereka memakai pakaian yang cantik dan berdandan yang cantik dan bisa dibilang sepertiku”

Jiyeon tersenyum seraya mengedipkan sebelah matanya kearah Chorong, namun Chorong tiba-tiba saja memegang perutnya.

“Kenapa aku jadi mual ya?” guman Chorong lalu pergi meninggalkan Jiyeon sampai membuat Jiyeon ingin mengusir Chorong dari rumahnya.

“Haishh perempuan menyebalkan itu!” guman Jiyeon kesal.

Dan kini bisa di pastikan kalau dalam hatinya dia sedang mengutuk Chorong.

Chorong saat ini sedang asik memakan ramen dengan Joyeon yang sedari tadi memperhatikannya dengan ekpresi aneh.

“Hya Eonni, ngomong-ngomong kau tinggal dimana sekarang? kau tahu adik mu yang tampan itu terus-terusan menerorku”

Chorong mengalihkan pandangannya yang sedari tadi tertuju pada makanan menjadi pada wajah Jiyeon.

Beberapa detik saja Chorong menatap wajah Jiyeon, namun tanpa mengatakan apapun dia pun melanjutkan kegiatan melahap ramennya lagi.

‘Eonni, kenapa kau seperti ini. pulanglah Chanyeol oppa bilang ahjussi mencarimu”

seakan mencoba menghiraukan perkataan Jiyeon, Chorong kali ini menyimpan sumpitnya ketika dia selesai melahap habis ramennya. Kemudian dia berbaring.

“Ah aku kenyang” ucapnya seraya mengusap-usap perutnya.

Karena terus-terusan tak di hiraukan oleh Chorong akhirnya Jiyeon berdiri dan hendak pergi meninggalkan Chorong, namun.

Greb!!

Chorong tiba-tiba saja memegang kedua lengan Jiyeon serta menempelkan pucuk kepalanya di punggung Jiyeon, terdengar isakan kali ini ditelinga Jiyeon yang berasal dari mulut Chorong.

“Eonni!” ucap Jiyeon parau yang merasa prihatin pada sahabatnya itu.

***

Didalam kamarnya yang gelap kini Joon myun tengah termenung dengan menggenggang erat kalung yang berisi foto seorang wanita mirip Chorong.

“Ini bukan kebetulan, apakah ini takdir? Cheonsa apa yang harus aku lakukan padamu sekarang?” gumannya pelan.

Pikiran Joon myun benar-benar tidak bisa berjalan dengan baik, kepalanya terasa begitu berat.

Ponselnya berdering dan terlihat tulisan haraboji dilayar ponsel Joon myun. Ingin sekali Joon myun mengabaikan panggilan tersebut, dan ini untuk pertama kalinya. Tapi dia sadar kalau dia tidak menjawab panggilan kakeknya,pasti kakenya akan merasa khawatir padanya.

Sementara itu kini Chorong tengah berjalan menuju apartemen Joon myun dengan tas besar yang berisi baju-baju milik Jiyeon yang dia pinjam untuk sementara.

Chorong berjalan dengan suasaana hati yang sudah mulai membaik dibandingkan tadi.

Ketika sudah sampai di apartemen Joon myun, Chorong melihat akamar Joon myun yang sedikit terbuka. Chorong menaruh tasnya di lantaikemudian menuju kamar Joon myun.Dia mendorong pelan pintu kamar, kemudian masuk kedalamnya.

Terlihat saat ini Joon myun yang sedang duduk termenung sembari memegang kalung miliknya.

“Ada apa ini kenapa tirainya ditutup? Dan kenapa kau tidak menyalakan lampunya?”

Tak ada jawaban dari Joonmyun yang membuat Chorong menyipitkan matanya,dia kemudian berjalan mendekati Joon myun yang terduduk di pinggir bawah kasurnya.

Chorong duduk tepat didepan Joon myun, dan mentap wajah Joon myun sekasama. Dan dia merasa ada hal aneh pada Joon myun.

Kini salah satu tangannya dia gerakkan dengan ragu-ragu menuju wajah Joon myun. Di sentuhanya kini wajah Joon myun, dan hal itu benar-benar membuat jantunganya berdetak kencang.

“Apa sesuatu terjadi?” ucap Chorong dalam hatinya dan seakan tak bisa mengeluarkan suaranya.

“Apa yang harus aku lakukan pada mu Cheonsa-ya?” ucap Joon myun dalam hatinya juga.

Joon myun menatap Chorong dengan mata berkaca-kaca dan hal itu membuat Chorong merasa Khawatir.

Joon myun memegang tangan Chorong yang memegang wajahnya, dan dia jauhkan dari wajahnya.

Tatapan Joon myun kini mulai berubah menjadi lebih hangat, bahkan kali ini Joon myun tersenyum tipis.

‘Mianhae,aku hanya sedikit rindu pada ibuku” bohong Joon myun.

“Maaf! karena wajahku yang mirip ibumu jadi membuatmu seperti ini” ucap Chorong dengan penuh penyesalan dan mengira kalau Joon myun seperti itu karena wajahnya yang mirip ibu Joon myun.

Joon myun memegang pucuk kepala Chorong kemudian menyentuh pipi Chorong. Seketika itu juga CHorong menjadi teringat kembali pada Suho yang selalu melakukan hal itu pada nya.

“Kenapa kau terdiam seperti itu?” tanya Joon myun

‘Eo? Ah aniya,aku hanya berpikir kalau di drama-drama jika suasana nya seperti ini maka akan. . .”

Chorong tak melanjutkan perkataanya dan kini tengah menatap Joon myun, sedangkan Joon myun hanya terdiam tak mengerti apa yang tengah dibicarakan Chorong.

“Akan apa?” tanya Joon myun.

“Aishh bagaimana bisa aku bilang kalau akan ciuman!” ucap Chorong dalam hatinya.

“Hei kim Yerim-ssi” panggil Joon myun.

“Eungh?” sahut Chorong.

“Kenapa kau tidak menjawab? Akan terjadi apa?” Tanya Joon myun lagi.

Chorong yang malu untuk mengatakan apa yang ada dipikirannya kemudian menyilangkan kedua tangannya didada.

“Aku takut diperkosa” ujarnya dan langsung membuat mulut Joon myun menganga.

Joon myun pun akhirnya menyentil dahi Chorong lalu tertawa.

***

“Ah malam ini benar-benar indah!” Guman Chorong saat berdiri di balkom apartemen Joonmyun sambil menatap kearah langit malam Seoul.

Sedangkan Joon myun yang berada disebelah Chorong sedari tadi hanya terdiam memperhatikan Chorong dengan wajah bahagia.

Dia teringat saat mengetahui bahwa wanita yang berdiri didepannya saat ini adalah orang yang selama ini dia cari-cari.

Flashback

Siwon mengeluarkan sebuah amplop Coklat berukuran sedang, dia kemudian mengeluarkan sebuah Foto.

Joon myun memperhatikan dengan seksama pada Foto seorang wanita yang baru saja di keluarkan Siwon.

“Wanita ini Bernama Hwang Jung-ah, dia mempunyai satu anak perempuan. dan dialah Yang mengadopsi Kim Cheonsa”

Jon myun terus memperhatikan dengan serius semua kalimat yang keluar dari mulut Siwon.

Siwon kini mengeluarkan foto kedua. Dan Foto itu adalah Foto seseorang yang tidak asing sehingga membuat Joon myun menyipitkan matanya.

“Park Hee jin?” ujar Joon myun

Siwon menjentikkan jarinya karena yang dikatakan Joon myun tadi memang benar, lelaki paruh baya yang ada di foto itu adalah Park hae jin.

“PR entertainment, ya dialah pemiliknya Park Haejin. Dan apa kau tahu Joon myun-ah Hwang Jung-ah ini adalah istri muda Park Haejin.ah apa bisa aku sebut begitu? Atau lebih pantas aku sebut istri simpanan?”

“Jadi Cheonsa menjadi anak Park Haejin?” tanya Joon myun.

Siwon menyenderkan punggungnya, dia juga melipat tangannya didada.

“Aku tidak yakin, karena setelah aku selidiki. Hwang Jung-ah saat ini hanya punya satu anak perempuan dan anak perempuannya itu adlah anak Park Haejin. Hwang Jung-ah sekarang ini tinggal di Amerika tapi apa kau tahu, di tinggal sendiri!”jelas Siwon

“Dimana Cheonsa?” tanya Joon myun tidak mengerti.

Siwon tak menajwab, dia hanya menggelengkan kepalanya.

“Mianhae, Joon myun-ah tapi aku tidak bisa mendaptkan informasi tentang Kim Cheonsa karena sepertinya setelah diadopsi Hwang Jung-ah tiba-tiba saja dia lenyap. Bahkan tidak ada satu pun orang terdekat dari Hawang Jung-ah yang kenal anak adopsi bernama Kim Cheonsa”

Seluruh badan Joon myun tiba-tiba melemas, dia merasa sedih karena apakan mungkin ini akhir dari pencarian dia selama ini. dan hasilnya benar-benar nol besa.

“Ini foto ketiga anak Park Haejin”

Siwon mengeluarkan tiga buah foto dan begitu Joon myhun melihat salah satunya, kedua matanya langsung membelalak. Badan nya yang tadinya melemas, kini menegang.

Joon myun kemudian menunjuk salah satu foto, wajahnya pun kini berubah menjadi tegang.

“Gadis ini”

‘Eo, dia bernama Park Chorong. Dia itu anak Hwang jung-ah, Chorong dulu tinggal bersama ibunya di Amerika tapi dua tahun lalu dia kembali untuk tinggal bersama ayahnya sedangkan Hwang Jung-ah tetap Di Amerika” jelas Siwon.

“Hyung, apa kau yakin gadis ini bernama Park Chorong?” ucap Joon myun

“Memangnya kenapa? Dia itu anak kandung Hwang Jung-ah”

“Kalau dia Park Chorong, lalu kemana Cheonsa?”

Siwon menghela napas panjang kemudian mengangkat kedua bahunya seraya menggelangkan kepala.

“Aku juga merasa aneh, karena tiba-tiba saja anak adopsi bernama Kim Cheonsa itu hilang”

Joon myun menelungkupkan wajahnya di kedua tangannya, karena otaknya saat ini tidak bisa berfikir. Dia merasakan aneh dan ada yang janggal dengan semua ini.tapi dalam lubuk hatinya, dia benar-benar yakin kalau Park Chorong itu adlah Kim Cheonsa.

“Aku yakin kau itu Kim Cheonsa bukan Park Chorong!” batin Joon myun.

Flashback End

 

TBC

Hai-hai, ayo siapa yang kangen aku??????? kayanya gada.hhe author yang ngilang mulu kerjaannya ya aku.hhe.

Mian yah aku menghilang cukup lama.soalnya aku lagi hiatus sama kaya suami pertama *read Onew*, maklum dia lagi sakit jadi harus aku jagain 24 jam.

Belum lagi D.O yang lagi Syuting hatrus dibawain makanan tyap hari*gubrak khayalan tingkat tinggi* hhe.

Pokoknya makasih buat yang selalu nungguin aku.^^

Dan di season yang kedua ini, yah aku gakkan terlalu terpaku ma yang pertama karena yang pertama itu koplak banget karakter Eunji ma Baekhyun, sedangkan kan Chorong ma Joon myun image nya jaim jaim gimana gitu 😀 jadi disesuain ma karakter mereka juga. Kan si chorong gak mungkin segagah Eunji kan yah.hhe

 

53 thoughts on “I lived with crazy Yeoja 2 [Chapter 3]

  1. Eonni,yang ini kok gak di lanjuttin
    park yoora itu sebenernya baik atau nggak sih sama chorong ? Terus chorong sama kim cheonsa itu ada hubungan apa ? Lalu apa sih rahasia yg diembunyikan joonmyun dengan keluarganya ? 😕😕😕

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s