Diposkan pada Fanfiction

Cold Guy From EXO Planet Ch. 2

Maaf kalo FF ini Gaje… Author masih abal-abal :v

Author : Kim

Main Cast :
Do Kyung Soo
Pyo Jerin

Other Cast :
Park Chanyeol, dll
Genre : Romance, Comedy (maybe), Friendship, Fantasy

Length : Chapter

Part 2

Yang belum baca dari chapter 1 silakan baca disini

Chapter 1 -…………………………………………………………………………………………….-

Tch.. ke akhirat? Lelucon macam apa ini? dia memang Bodoh! Atau benar-benar bodoh! Ah.. bukan…dia itu Luar Biasa bodoh!

Bilang saja kalau dia ingin menghindar dari yeoja-yeoja itu! Apa susahnya sih? Dan jangan libatkan aku juga tau… cih… kalau saja aku sudah tidak baik lagi… akan kutendang dia keluar dari rumahku! Siapa juga yang mau satu rumah dengan patung lilin itu.. ckckck..

Jerin mulai menggerutu sambil menggelengkan kepalanya frustasi.  Sebenarnya Kyungsoo sudah menyadari bahwa jerin sedang menggerutu. Itu sudah terlihat jelas dari ekspresi dan caranya memandang kyungsoo dengan sinis.

“Oy Batu! Kau mau membawaku kemana sih? Kenapa jadi bolak balik begini? Aku mau kekelas! Aku mau belajar! Aku tidak mau bolos!! arrroooooo…..” protes jerin tak tahan dengan keheningan diantara mereka berdua.

“Diamlah.. cerewet”

“hhh…kau kenapa sih?? dasar batu! Bicara sedikit tapi menusuk…” omel jerin dan berusaha melepaskan genggaman kyungsoo di pergelangan tangannya…

“lepaskan aku! Batu!”

“shireo”

“Ya! Neo!”

“…..”

“oh…neo jinjja…. =_=”

Kyungsoo terhenti.

Entah kenapa langkah cepat kyungsoo berhenti di lorong gelap tadi, tepat dimana jerin bertemu dengan namja bermata biru yang tampak aneh.

Duk!

Kepala jerin resmi tertabrak punggung kyungsoo yang berhenti secara tiba-tiba, dan itu membuat Jerin mengaduh dan mengelus kepalanya dengan sayang..

Ya Tuhan…. punggungnya ini Besi ya? Sakit sekali..

Hahaha! Aku lupa kalau dia itu memang real Batu! Pantas saja sakit..

Eh tunggu dulu? Bukankah ini tempat namja tadi??

Jerin membulatkan matanya keheranan, sedangkan kyungsoo terlihat seperti mencari sesuatu

“K-k-kyungsoo?? Tadi.. tadi aku bertemu seorang namja disini…

Dia tinggi dan bermata biru.. dan.. terlihat sedikit aneh.. mmm…dia menyuruhku untuk memberitahumu kalau…”

“Kalau monster itu telah kembali?” kyungsoo menyela, menengok kearah jerin yang kini masih terheran heran.

“Ne..”

“hh.. pasti Chanyeol”

“Ch-chanyeol?? siapa itu? Temanmu?”

“Bukan.”

“Lalu?”

“Rahasia”

“HIIIYYYYAAAAA!!!  KYUNGSSSOOOO!!! KAU INI SELALU SEPERTI ITU! DASAR BATU HIDUP!”

“Berisik! dada rata”

.

.

.

.

.

.

“MWOYA??? SIALAN KAU KYUNGSOO!!”

Lagi… lagi.. dan terjadi lagi..

Pertengkaran kecil-kecilan ini seperti terulang setiap hari, menit bahkan detik disetiap mereka bertemu. Hingga akhirnya…

“Kyungsoo.. kau datang juga ya…tidak sia-sia aku memberitahu yeojachingumu itu..”

Seorang namja yang entah dari mana kini sudah berdiri di dekat Kyungsoo dan jerin.  Dengan matanya yang berwarna biru cerah dan rambutnya yang kecoklatan disapu angin pagi hari.

Omo..Dia terlihat semakin menyeramkan dari dekat… tatapannya itu membuatku merinding… HIIIII~ mengerikan sekali…

Dan.. baju apa itu? Kenapa itu terlihat seperti baju yang kyungsoo pakai saat pertama kali dia ’memohon’ padaku…

Tapi tunggu dulu? Dia bilang apa tadi?

“Mwoya? AKU BUKAN YEOJACHINGU NAMJA BABO INI!! DASAR TIANG!”

“hehe… aku tidak tahu..yeoja pendek!”

“dasar sombong kau tiang!”

Kemudian terdengar suara yang menyudahi. Suara pelan yang sedikit kesal.

“Diamlah kalian bocah bocah!” sontak jerin dan namja tiang yang bernama chanyeol itu diam tanpa kata lagi.

“chanyeol..ada urusan apa kau kesini?” lanjut kyungsoo dan meneguk lattenya yang entah dari mana dia dapatkan. Jerin hanya memandang kyungsoo takjub.

“ooh.. kyungsoo..kau ini memang diciptakan bukan untuk basa-basi ya? Baiklah…Aku hanya ingin mengingatkanmu.. Bumi ini berbahaya.. mereka akan segera menemukanmu dan mengambil kristal itu.. lebih baik kau cepat bersembunyi..” ucap chanyeol dan memasang wajah ’Sok’ Cool.

“apa kau bilang k-kristalll? Yang bercahaya itu? Yang warna-warni itu?”

“Diam kau Jerin!”

“Uuhhh… dasar galak!” keluh jerin sedikit mempoutkan bibirnya kesal.

“chanyeol.jika aku bersembunyi terus.. maka permasalahan ini takkan usai.. aku akan coba untuk menghadapi dia secepatnya”

“menghadapinya? Dengan ilmu level rendah sepertimu? Hah! Itu semua tak akan berhasil kyungsoo.. itu sama saja dengan bunuh diri… hahaha…bahkan aku sampai sekarang masih heran..

Kenapa ’Tuan Yang Terhormat’ memberikan kristal penting itu pada Makhluk rendahan sepertimu… cih…apa dia sama sekali tak melihatku?”

“hhh…bukan berarti jendral setia sepertimu itu adalah orang kepercayaan ’Tuan Yang Terhormat’ chanyeol…”

“em?? Permisi tuan tuan yang terhormat….. aku sama sekali tak mengerti apa yang kalian bicarakan..Jadi… bisakah aku pergi?”

“menjauhlah Dari Kamiii!!!”

“EEIIIIKKK?”

Jerin POV

Tok

Tok

Tok

Aku mengetuk meja kantin dengan malas ketika mengingat semua pelajaran yang dikatakan saem yang hanya bisa terpental di otakku. Rumus.. materi dan apalah itu semua…hhh…

Oh… tuhan.. ada apa denganku?

Kenapa selama pelajaran tadi yang aku pikirkan hanyalah namja itu…

OH! TIDAK! ANI ANI!! ANIRAGOOO…

Kenapa aku malah memikirkan bocah menghilang itu?

“hei..kenapa kau tidak makan masakanku?”

.

.

.

.

.

“Heikkkk??? Kyungsoo? Sejak kapan kau disini?”

“dari tadi..”

“yak!! lebih baik kau pulang saja… kau selalu mengagetkanku tau…”

“Shireo”

“dasar pengganggu.. enyahlah kau dari pandanganku..”

“kau berbicara padaku?”

“TENTU SAJA DASAR BABO!”

“……”

“sudah kubilang pergi babo!”

“…..”

“PALLI!”

“….”

Ting!

Bagaikan sebuah debu kecil di jalanan… saat aku berkedip sebentar saja.. namja itu sudah menghilang seperti dugaanku..

Tapi, dia bisa saja muncul tiba-tiba seperti tadi..

Menyebalkan!

Ngomong ngomong.. kenapa tadi pagi mereka terus membicarakan tentang kristal dan ’Tuan yang Terhormat’ ?

Aku penasaran setengah mati…

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

“Ck! Kenapa hujan begini sih?”

Aku mempercepat langkahku dari tetesan hujan. Langit yang mulai gelap dan mendung makin mendukungku untuk cepat pulang . waahhh… membayangkan kalau meminum coklat sambil menonton TV di cuaca yang dingin ini rasanya sangat menyenangkan.

Apalagi jika sedang dirumah dan ditemani oleh kyung… soo…. eh?

Kya!! Aniyo… kenapa harus namja itu lagi?

Pokoknya aku mau pulang saja!

Sial! Kini bajuku sudah mulai basah dan aku kelelahan untuk berlari lagi, dengan cepat aku memutuskan untuk berteduh di sebuah rumah yang terlihat gelap.

Meski menyeramkan… tapi mau bagaimana lagi, ini sedikit ebih baik daripada aku sakit esok.

“Omo.. gelap sekali..” keluhku dan menelan ludahku kasar dan membuka pagar besi rumah itu.

Aku mulai bersandar di tembok kasar yang terlihat mulai retak ini.. dingin. Itu adalah satu kata yang dapat kusimpulkan..

Deg!

Deg!

Deg!

Entah kenapa aku merasa sangat ketakutan dengan sedikit bunyi yang tidak dapat aku pastikan apa itu.

’Krekkk…’

Sial.. bulu kudukku kini mulai meremang.

“eomm..eomma…” ucapku pelan seperti merengek.

Cukup sudah! Lebih baik aku sakit daripada harus ketakutan seperti ini! Lebih baik aku berlari sekarang!

Tap

Tap

Tap

Gila! Ini gila! Aku merasa ada seseorang yang mengejarku saat aku berlari sekarang..

Aku harus melihat siapa yang mengikutiku!

Ah! ANII!! Aku terlalu takut untuk melihat ke belakang!! Eomma…. Appa.. Kyungsoo…tolong aku…

Hujan ini membuat jalan menjadi licin dan membuatku susah untuk melihat ke jalan menuju ke rumah..aku harus berhati-hati…

Suara langkah kaki itu semakin mendekat…

Sungguh! Aku merasakannya dibelakangku sekarang….

“Siapapun kau.. berhenti meng-”

Duk!!

Sesuatu seperti menahanku untuk berlari, atau lebih tepatnya aku menabrak seseorang sekarang..

“eoh.. m..mi..mian..” ucapku tergagap dan berusaha melihat wajahnya yang terlihat kabur karena hujan..

Sepertinya namja..

Dan…aku tak kenal wajah namja ini..

“n-nugusseo?” tanyaku pelan namun tak ada tanggapan sama sekali..

Deg!

Setelah kuperhatikan lagi…

Wajahnya yang pucat..

Tubuhnya yang tidak basah saat terkena air hujan..

Matanya yang terlihat merah dan sedikit aneh..

Dan.. taring yang sedikit terlihat di garis bibirnya yang tersenyum miring.

Ini menakutkan! Sangat… sangat menakutkan…

“hhh….bodohnya aku terbangun karena bau darahmu itu…

Jerin!”

“………..”

“aku akan membunuhmu!”

T B C

wakakaka…. gaje kan? =_=

Buat kalian yang mau baca chapter 3nya silakan baca disini  dibutuhkan comment dan likenya

Iklan

5 tanggapan untuk “Cold Guy From EXO Planet Ch. 2

  1. Aq msih bingung sama crtnya,
    knp Jerin ky biasa z ngadepin Kyung yg tiba nunjukin klbhnnya, g mrasa aneh atw tkt gthu,
    apa Kyung udh crt smua tntng drinya sm Jerin ?
    Siapa yg brusan ?
    Aq lnjt ya,

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s