Diposkan pada rinaizawa

Nice Girl

tumblr_mrouhlH6Pu1qmqb3ho1_500

Author

rinaizawa

Cast

Park Chanyeol & OC

Length

Drabble

 

Its hurts I think about who you really are

The more I have you The more you run away

~ ~

“Kemarin aku melihat Chanyeol berjalan bersama Yi Hwa. Apa ia sudah memberi tahumu?”

Minji berhenti menyesap kopinya. Meletakkan cangkir itu di meja. Matanya langsung menatap penuh tanda tanya pada gadis di hadapannya. Sejenak meresapi pertanyaan Namjoo, lalu ia menggeleng. Menandakan jawabannya jika ia tidak tahu.

“Astaga Yun – a! Kenapa kau diam saja? Harusnnya kau bertanya pada pria itu kemana –“

“Mungkin itu hanya temannya, Namjoo – a.”

Alis Namjoo tertaut.

“Teman? Apa teman memiliki hubungan semesra itu?! Oh ayolah Song Minji. Kau jangan terus pasrah seperti ini.” Nadanya terdengar seperti memohon.

“Sudahlah Namjoo-a. Ini bukan seburuk yang kau lihat.”

Gadis itu tersenyum. Atau lebih tepatnya tersenyum terpaksa. Sudah sekian kalinya ia mendengar berita kalau kekasihnya berjalan dengan gadis lain. Awalnya Minji sendiri tidak percaya gosip seperti itu. Namun, sahabatnya sendiri –Kim Namjoo, telah berkali – kali melihat atau mendapati kekasih sahabatnya itu bermesraan dengan orang lain. Entah kenapa Minji sulit mempercayainya. Ia memang cemburu dan juga – sakit hati. Apalagi Chanyeol sering berbohong padanya. Walaupun begitu ia selalu menerima kenyataan yang terjadi padanya sekalipun Namjoo memarahi gadis itu agar tetap sadar.

##

“Chanyeol?”

Saat ini Minji tengah menikmati waktu sorenya bersama Chanyeol. Pria itu mengajaknya ke sebuah taman yang terletak di dekat kampus. Taman itu memang sangat ramai ketika sore hari. Tetapi, kita tetap merasa nyaman disana.

“Ada apa?” Chanyeol merangkul Minji. Gadis itu menunduk.

“Kemarin … kau kemana?”

“Kemarin ya? Aku hanya ke toko buku. Membeli ini.” Pria itu mengeluarkan sebuah buku non fiksi dari dalam tasnya. Namun, bukan itu yang ingin Minji tanyakan.

“Bukan. Maksudku – kau pergi bersama siapa?”

Chanyeol mengalihkan pandangan ke gadis itu. “Kau mencurigaiku?”

“Bukan. Bukan seperti itu.” Minji menggeleng cepat. Chanyeol menghela nafas. Ia sepertinya kesal dengan pertanyaan gadis itu.

“Chanyeol.”

Tidak ada sahutan. Chanyeol benar – benar kesal.

“Maaf. Lupakan saja pertanyaanku.” Lirihnya.

~

Aku tahu siapa kau

Apa yang harus aku lakukan jika aku bukan satu – satunya

##

Namjoo mensejajarkan langkahnya dengan Minji saat melihat gadis itu berjalan ke arah perpustakaan. Rambut sebahu nya telihat kusut karena harus berlari untuk mengejar Minji. Ada yang ingin ia tanyakan lagi soal kemarin.

“Apa kau sudah menanyakannya?”

“Sudah.”

Gadis itu mendelik. “Pasti ia berbohong.”

“Aku tidak mempermasalahkan itu.” Seperti biasa, jawaban Minji tetap sama. Kesabaran Namjoo habis. Ia menarik lengan Minji untuk berhenti.

“Aku tanya sekarang! Sudah berapa kali aku melihat Chanyeol bersama wanita lain? Yi Hwa, Shin Hye, Hyunjung, Kim Nana, Seulgi, Minah dan masih banyak lagi. Bahkan ia lebih mesra dengan gadis – gadis itu di bandingkan dengan mu. Apakah selama ini kalian pernah seperti itu?!”

“Kim Namjoo!”

“Maaf Minji –a. Aku tidak tahan melihat pria itu melakukan hal ini kepadamu. Kau terlalu baik untuk pria bernama Park Chanyeol.”

Air mata mulai mengenangi sudut mata Minji. Ia melepaskan genggaman tangan Namjoo.

“Aku – tidak bisa, Joo – a. Aku terlalu menyayanginya, sangat mencintainya.”

Dan akhirnya Minji menangis.

##

Namjoo berniat menemui Chanyeol. Melihat sahabatnya menangis tadi membuatnya semakin tidak tega jika sahabatnya itu tersakiti. Maka ia beruntung ketika tiba di lantai 2, kelas Chanyeol sudah berakhir. Jadi ia tidak perlu repot – repot menunggu.

“Chanyeol. Bisa kita bicara sebentar?” Namjoo memanggil.

“Kau –“

“Aku Namjoo, Kim Namjoo. Mahasiswi dari fakultas akutansi. Sahabatnya Minji.”

Chanyeol mengangguk mengerti.

“Ada apa?”

Belum sempat Namjoo menjawab, pria itu telah memotongnya.

“Kau ingin membicarakan Minji?”

“Tentu saja.”

Chanyeol menyandarkan tubuhnya ke dinding.

“Aku tidak ingin basa – basi lebih panjang. Dan aku juga tidak mencampuri urusan kalian. Tapi ..”

Gadis itu menjeda sejenak. “Bisakah kau tidak bermain dengan gadis lain di belakangnya?”

“Apa?” Chanyeol tampak terkejut mendengar pernyataan Namjoo.

“Dengar. Aku sering melihatmu bersama wanita lain. Seperti Hyunjung, Yi Hwa, Seulgi dan lainnnya. Apa sebenarnya yang ada di pikiranmu Chanyeol? Tidakkah kau berfikir bagaimana perasaan Minji mengetahui itu semua?!”

Pria tinggi itu terdiam. Ia tak menyangka jika Namjoo mengetahui semuanya. Tak salah jika Minji bertanya padanya kemarin. Gadis itu sudah tahu.

“Maaf. Aku terbawa emosi. Hanya saja aku tidak tega jika Minji seperti itu.”

“Apa ia membenciku?” tanya Chanyeol pelan.

“Tidak. Ia tidak membencimu. Bahkan sekalipun aku menceritakan hal ini.” Namjoo hendak berbalik meninggalkan Chanyeol.

“Apa kau mencintai Minji?”

##

Bahkan jika ada yang mengatakan padaku kau adalah lelaki yang jahat

Kau selalu kekasihku

 

Chanyeol menarik Minji dari kerumunan teman – temannya. Ia tidak berbicara sebelumnya dengan gadis itu sehingga membuat Minji sedikit kebingungan. Bahkan ia tidak sempat meminta izin pamit dengan teman – temannya. Namun ia tidak sedikitpun menolak pria ini atau melawannya seperti kebanyakkann gadis – gadis lainnya.

Mereka berhenti di taman kampus yang terlihat sepi. Tidak ada orang lain kecuali mereka berdua. Chanyeol meraih kedua tangan Minji dan menatap gadis itu sendu.

“Selama ini aku telah bermain dengan gadis lain.”

Minji tersenyum. Tulus. “Aku tahu.”

“Bahkan di antara mereka telah menjadi selingkuhan ku.” Chanyeol sedikit meninggikan nada bicaranya. Berharap gadis itu membencinya.

“Aku tahu Chanyeol.”

Lagi, respon Minji masih saja sama. Senyum masih terlukis di wajahnya. Chanyeol bingung harus bagaimana. Ia merasa sangat bersalah, tetapi Minji tidak memarahi ataupun membencinya.

“Kenapa kau diam saja?! Kenapa kau tidak memarahiku?!”

Bukannya menjawab, Minji malah tersenyum dan ini membuat Chanyeol semakin merasa bersalah. Tangannya yang sedari tadi mengenggam Minji terlepas begitu saja. Ia mengacak rambutnya kesal.

Minji tahu Chanyeol kesal padanya. Atau lebih tepatnya merasa bersalah. Ia meraih kedua tangan pria itu. Detik kemudian, Chanyeol menoleh ke arahnya. Wajahnya terlihat memerah seperti sedang menahan emosi. Minji tahu itu.

“Entahlah. Perkataanmu tadi justru membuat ku semakin mencintaimu.”

“Song Minji,”

“Hatiku sudah sangat terlanjur mencintaimu, Park Chanyeol.”

Chanyeol benar –benar merasa bersalah atas perbuatannya. Ia begitu tega menyakiti Minji, padahal gadis itu tidak pernah menyakitinya sama sekali.

Pria itu menunduk. Enggan menatap Minji dihadapannya. “Tolong – pukul aku.”

“Tidak. Tidak akan pernah.” Minji menolak dengan cepat. Sekalipun ia tidak akan menyakiti Chanyeol.

“Aku mencintaimu, Song Minji.”

“Aku lebih dari itu.”

 

Bahkan jika kau mengatakan cinta ini tidak benar

Aku akan selalu menjadi kekasihmu

Finish

Hai rinaree here ~~ Gimana? aneh ya ~^3^ maaf, ngerjainnya ke buru – buru >< please leave ur comment ya~~^3^

gak banyak kata kata, cukup terima kasih buat readers yang udah baca sampai abis ^3^~~

babayyy ><~~

ps. visit my personal blog ya ^^)v

Iklan

29 tanggapan untuk “Nice Girl

  1. Terus jadinya canyol tetep sama minji,?
    Ohhh pleaseeee
    Someone sadarkan minji plisss
    Kalo gue jadi minji mah gue balas selingkuhin lagi
    Zaman skarang mah iyuh banget manusia kayak gitu disabarin…
    Air susu dibalas dengan air tuba banget ini
    Aaaarrrggghhh park chanyeollllll
    Kamu nyebelin bangettttt *kebawa emosi namjoo*

  2. Ya ampuuun cinta Minji bner2 dalam & tulus bgt yaaa…
    Chanyeol sgeralah brtaubat, jgn sia2kn Minji lg…
    Rina terus brkrya yaaaaa…

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s