Cold Guy From EXO Planet Ch.4

Author : Kim and HappyNewKey

Main Cast : Do Kyung Soo

Pyo Jerin

Other Cast : Park Chanyeol, dll

Genre : Romance, Comedy (maybe), Friendship, Fantasy

Length : Chapter

Chapter 1

Chapter 2

Chapter 3

Chapter 5

“HYUNG !!” mendengar teriakan Kyungsoo, lay dan lainnya segera menyusul “wae ?” tanya Lay “jerin..dia.. hiks.. dia” kyungsoo tak bisa bicara dengan jelas karena isak tangisnya, ia masih memegang tangan jerin dengan erat. Lay dan lainnya melihat wajah yerin yang pucat “kyungsoo-ah, mianhae, aku membuat pacarmu seperti itu” sesal lay, semua menundukan kepala, chanyeol mengeluarkan air matanya sama seperti kyungsoo.

Tiba-tiba sehun memperhatikan ada yang aneh dengan jerin “hyung, sepertinya dia sudah sadar” bisik sehun pada kai “kau gila ?? dia sudah mati !” umpat kai kesal “hyung, aku tak bercanda, coba kau lihat kelopak matanya bergerak, seakan-akan ia menutup mata secara terpaksa dan bibirnya sudah tak lagi pucat” jelas sehun, kai pun merasa perkataan sehun itu ada benarnya juga “hyung, lebih baik kau berhenti menangis” kai berbisik pada chanyeol “kai-ah, ini bukan masalah penampilan, sesorang sedang meninggal sekarang” balas chanyeol “hyung, sepertinya jerin sudah sadar” “itu tidak mungkin” “lihatlah, kelopak matanya bergerak seakan-akan sengaja ditutup dan bibirnya sudah tak pucat lagi” “kau benar. Aku akan membuktikannya” chanyeol mendekati tubuh jerin dan chanyeol memencet hidung jerin.

“chanyeol-ah apa yang kau lakukan ?” Tanya baekhyun “sstt.. diamlah tunggu reaksinya” balas chanyeol. 1…2…3.. dan…

Plak !

Chanyeol mendapatkan satu tamparan di pipinya yang cukup keras hingga membuatnya terkapar di lantai “tiang sialan !! kau mau membunuhku hah ?” yap dugaan kalian tepat, Obat Lay berhasil dan jerin masih hidup “mwoya ? jerin-ah kau belum mati ?” Tanya kyungsoo heran, bekas air mata masih terlihat di wajahnya “tentu saja ! kau mengharapkan ku mati hah ?? dasar ! kemana kau ?? saat aku membutuhkanmu, kau tidak saat aku sedang tak ingin melihatmu kau ada, untung saja monster itu tidak memakanku” ucap jerin sembari mengubah posisinya menjadi duduk. Kyungsoo dan lainnya masih bengong tak percaya, mengapa jerin masih hidup ? “ngomong-ngomong kalian siapa ?” Tanya jerin begitu menydari tidak hanya kyungsoo dan chanyeol saja yang ada di rumahnya “bagaimana bisa kau masih hidup ??” Tanya kyungsoo “entahlah, sejak bertemu dengan monster itu aku tak mengingat apa-apa, seperti dihipnotis dan aku sempat merasakan yang aneh menyentuh bibirku dan memasukanku sebuah cairan yang aneh, tak lama aku merasakan sesak napas yang luar biasa dan tiba-tiba aku tersadar, tapi aku sengaja memejamkan mataku begitu mendengar suaran tangisan” jerin menatap kyungsoo “kau menangis ??” bukannya menjawab kyungsoo malah memunculkan (?) senyum di wajahnya “HYUNG !! KAU BERHASIL HYUNG !! OBATMU BERHASIL !” kyungsoo menggoyang-goyangkan tubuh Lay, Lay tersenyum bangga “aku berhasil ??” kyungsoo mengangguk

“YES !!”
“KITA BERHASIL !!” – ALL (kecuali jerin)

“aku menyelamatkan nyawa orang” – Lay

“Aku masih bisa mengikuti ujian !” – Kyungsoo

“Aku akan naik level !” – Chanyeol

“aku akan menjadi wakil member exos” – Luhan

“usahaku tidak sia-sia !” – Baekhyun

“dugaanku tepat !” – Sehun

“aku pintar” – Kai

Semuanya lompat-lmpat tidak jelas, mereka terlalu girang, seperti orang gila. Jerin mentap mereka aneh “YA !!” teriak jerin semuanya diam tak bergeming “jangan lompat-lompat dan berteriak tidak jelas seperti itu, ini sudah malam para tetangga akan marah kalau kalian berisik” “mianhaeyo” . “kalian belum menjawab pertanyaanku, kalian siapa ?” Tanya jerin “chan…” “akutidak bertanya padamu” chanyeol hendak mengenalkan dirinya namun jerin menghentikannya.

“Lay imnida” – Lay

“Sehun imnida” – Sehun

“Luhan imnida” – Luhan

“ Baekhyun imnida” – Baekhyun

“Kai imnida” – Kai

“biar kutebak, kalian semua sama seperti batu ini ?” Tanya jerin sambil menunjuk kyungsoo “maksudnya sama ?” tanya sehun “kalian mempunyai kekuatan yang aneh” “ah, nae, kekuatan kami berbeda-beda” jelas kai

“kekuatanku teleportasi, aku bisa berpindah tempat” ujar kai “sama seperti dio ?” Tanya jerin “ani, kalau dio hanya bisa berpindah tempat seorang diri sedangkan aku bisa mengajak siapa saja yang kupegang untuk berteleportasi” jelas kai “kalau kekuatanku adalah angin” – Sehun

“aku cahaya” – Baekhyun

“kalau aku bisa memindahkan benda” – luhan

“aku api” – chanyeol

“dan aku bisa meyembuhkan sesorang” jelas lay “jinjja ? berarti kau yang meyembuhkanku ?” tanya jerin “emmm nae, tapi…” “ah, jeongmal gomawo” belum selesai lay berbicara jerin malah memotognya dan ia memeluk lay erat, jujur itu membuat hati kyungsoo sakit. Padahal ia yang membantu jerin meminum obatnya, memamng yang membuat obatnya adalah lay tapi, kalau hanya obat saja tak mungkin jerin bisa berbicara seperti saat ini. “aku mau mencari angin” sebenarnya apa yang dikatakan kyungsoo adalah kebohongan, ia sebenarnya belum siap melihat yeoja yang ia sukai berpelukan dengan orang lain.

“kau tak apa ?”

Tiba-tiba saja, jerin berada di sampingn kyungsoo, mereka berdua duduk di bangku taman yang memang sudah ada di rumah jerin sembari melihat indahnya langit malam “nae, aku taka pa” balas kyungsoo “kau bohong, ceritakan yang sebenarnya” kyungsoo menghela nafas panjang “bagaimana, perasaanmu, jika orang yang kau selamatkan tidak mengucapkan terima kasih padamu yang telah menyelamatkannya” “aku ada dua jawaban. Yang pertama mungkin aku akan protes dan yang kedua aku akan membiarkannya” “membiarkannya ? kau gila” “ani, menurutku, lebih baik kita dipandang sebagai orang yang kelihatannya tidak berjasa tetapi sebenarnya berjasa daripada terjadi sebaliknya, iya kan ?” kyungsoo tersenyum manis “ya, kau benar”

DEG !

‘ada apa ini ? mengapa hatiku berdetak, tidak karuan seperti ini ? apa aku jatuh cinta padanya ?’ batin jerin begitu melihat betapa manisnya senyuman kyungsoo “ngomong-ngomong, aku ingin bertanya, mengapa kau bisa menyelamatkanku ? bagaimana kau tahu keberadaanku ? sebenarnya kau ini mahluk apa ?” “kau bertanya atau sesang mengemudikan kereta api huh ? beruntun seperti itu” “mian, kau ini sebenarnya mahluk apa ?”
“bisa dibilang aku ini alien”

“alien ?”

“nae”

“tapi kau seperti manusia”

“yah 99% mirip dengan manusia”

“lagi 1% nya apa ?”

“yang memebedakan adalah kami mempunyai kekuatan, kekuatan itu kami dapatkan begitu lulus sekolah”

“lalu apa kekuatanmu ?”

“untuk sementara, kekuatanku adalah beast alias kekuatan”

“untuk sementara ? memangnya kau belum dapat kekuatan ?”

“tinggal 6 hari kalau aku lulus ujian ini, maka aku akan mendapatkan kekuatan”

“memangnya ujian apa yang kau lakukan ? sampai harus menunggu 6 hari ?”

“aku tengah melaksanakan ujiannya, saat ini”

“saat ini ? maksudmu sekarang ?”

“nae, sekarang”

“cih… apakah ujianmu itu membuat salah satu manusia bumi yang polos sepertiku mengalami hal yang buruk hah ?”

“mungkin”

“MWO ??? YAK !! DO KYUNGSOO KAU !”

“Dengarlah terlebih dahulu, ujianku adalah menjagamu selama 12 hari”

“untuk apa kau menjagaku ?”

“kau ingat tidak ? tentang Kristal yang kubicarakan dengan chanyeol ?”

“ah, ya aku ingat, wae ?”

“kau tahu dimana Kristal itu ?”

“untuk apa aku mengetahuinya ?”

“karena Kristal itu ada dalam dirimu”

“dalam diriku ?? maksudmu tubuhku ??”

“ya, aku diberikan ujian untuk menjaga Kristal ini selama 12 hari dari ancama monster, monster itu adalah vampire incubus yang dulu kau temui, dan saat itu aku disuruh memilih manusia yang akan kutukarkan jantungnya dengan Kristal ini untuk sementara dan..”

“dan kau memilihku ??”

Kyungsoo mengangguk, jerin memebulatkan matanya, dia membuka kedua kancingan atas bajunya dan memegang daerah jantungnya, tak ada bunyi detakkan “kau benar, aku tak mendengar bunyi detakan jantung sama sekali” jerin sedang berbicara namun kyungsoo memalingkan wajahnya “ya ! kau kenapa ? aku sedang berbicara denganmu” jerin memaksa wajah kyungsoo untuk menatapnya namun kyungsoo malah menutup wajahnya dengan jarinya “kau kenapa hah ?” Tanya jerin sekali lagi “bajumu… tutup bajumu”

Glek !

Jerin lupa bahwa ia membuka dua kancing atas bajunya secara tanpa malu-malu di depan kyungsoo pantas saja wajah kyungsoo terlihat merah, langsung saja jerin menutup kembali kancingnya “sudah” kyungsoo mengintip dari celah-celah jarinya setelah dipastikan aman, ia melepaskan tangannya dari wajahnya “la..la..lalu mengapa kau memilihku ?” Tanya jerin “karena kau beda dari yang lain. Semua foto-foto manusia yang diperlihatkan rata-rata bertubuh kekar pernah ikut beladiri atau apapun itu, menurutku yang seperti itu kurang menarik dan saat aku melihat biodatamu, milikmulah yang paling berbeda, ditulis hobi dan cita-citamu adalah jadi seorang novelis, karena itu aku memilihmu”

“sepertinya kau akan menyesal memilihku”

“aku malah berharap sebaliknya”

“satu pertanyaan lagi, mengapa Kristal itu sangat penting ?”

“Kristal itu adalah sumber kehidupan planetku, dan Kristal itu bisa membuat sesorang hidup dan mengabulkan semua permintaan”

“jadi… kristal yang ada ditubuhku ini sangat berharga ?”

“tentu saja, semua nyawa penduduk exo planet ada di dirimu saat ini”

“akhhh”

Tiba-tiba jerin merasakan rasa perih dibagian lehernya “waeyo ?” Tanya kyungsoo “le..le..leherku sangat perih akhh…” “biar kulihat” kyungsoo melihat leher jerin dan ia sontak terkejut, tanda vampire incubus itu belum hilang ! “waeyo ? ada masalah ?” “masalah sangat besar ! ikut aku !” kyungsoo menarik jerin ke dalam rumah.

“Lay Hyung !”- Kyungsoo

“wae ?” – Lay

“tanda vampire itu belum hilang, lihatlah”

Kyungsoo memperlihatkan tanda vampire itu. “ah,aku lupa memneritahu kalian, obat itu hanya membuatnya tersadar saja tidak menghilangkan tanda vampire ini” –Lay

“memangnya ada masalah dengan itu ?” – Chanyeol

“ye, tanda itu seperti pelacak, jadi jika jerin merasakan sakit perih bertanda bahwa dia sedang mencari keberadaan dan jika monster itu semakin dekat maka sakitnya akan lebih keras, dan lebih parahnya lewat tanda itu ia bisa mengendalikan jerin” – Lay

“Mengendalikan ?” – Kai

“jika tubuh jerin bergerak tanpa keinginan jerin atau bergerak sendiri, itu tandanya monster itu yang menggerakannya” – Lay

“Cara menghilangkannya bagaimana ?” – Jerin

“ada 2 cara yaitu, vampire itu sendiri yang menghilangkannya dan salah satu Healing terbaik” – Lay

“bukannya kau ‘healing’ terbaik ?” – BaekHyun

“ani, ‘Healing terbaik itu umurnya sudah berates tahun, ia tinggal ditempat terpencil, aku pernah sekali kesana bersama Tn.Suho, tapi sekali saja tempat ‘Healing terbaik’ itu ditemukan ia akan berpindah tempat, ia sangat sulit ditemukan” – Lay

“jadi, kita harus bagaimana ?” – Luhan

“pergi menemui, ‘Healing’ terbaik itu atau… memohon pada vampire itu ?” – Sehun

Pletak !

“hanya orang bodoh yang mau menyerah pada musuhnya sendiri” – Chanyeol

“Mian” – Sehun.

“akhhh” lagi jerin merasakan rasa perih yang luar biasa “gawat ! kita harus segera menemui ‘Healing terbaik’ itu, aku akan berusaha membuat koneksi dengannya, sementara kalian buatlah perlindungan, jangan sampai monster itu mendekat” – Lay

Semua mulai sibuk, Kai sibuk mempelajari cara agar berpindah tempat dengan waktu yang cepat, baekhyun sibuk belajar agar cahaya yang ia keluarkan bisa sangat silau seperti matahari, chanyeol berlatih agar api yang ia buat bisa sepanas matahari dan agar apinya bisa lebih lebar lagi, sehun sibuk belajar untuk membat pusaran angin topan yang kuat, mematikan dan cepat serta besar dan kyungsoo sibuk berlatih lagi tentang kekuatannya agar lebih kuat dan dapat membuat perlindungan, luhan sibuk berlatih untuk memindahkan barang yang besar, berat dan memindahkan manusia sedangkan Lay sedang berusaha untuk berkoneksi dengan ‘healing Terkuat’ itu

Alhasil… Jerin hanya duduk di sofa, bingung apa yang harus ia lakukan, ia sudah menanyakan pada yang lainnya, apakah ia bisa membantu ? namun, semua menolak membuatnya hanya bisa melihat mereka yang sedang sibuk berlatih.

Kryuuukkk

Cacing-cacing diperutnya bunyi, mau tak mau ia harus memasaka makanan agar ia tidak mati kelaparan. Jerin pergi menuju dapur, dan mulai memasak pancake, adonan sudah siap tinggal di goreng saja. Namun, tiba-tiba “akhhh” ia kembali merasakan rasa sakit yang luar biasa namun, tak lama rasa sakit itu hilang “aneh” batinnya. Tak lama, pancake itu matang beserta soup sayur yang ia buat. Dengan sepiring pancake di tangan kanannya dan mangkuk kecil berisik soup ditangan kirinya ia mulai membawanya perlahan-lahan ke meja makan.

Bruuk

Sial ! dia menabrak sesorang, membuat pancakenya hancur di lantai untung saja soupnya masih ia pegang erat “akh ! aku bahkan belum mencicipinya ! sialan ! kau….” Jerin terdiam, dilihatnya orang yang baru saja ia tabrak, sepertinya ia pernah melihat orang ini, tubuhnya tinggi, rambutnya piring, matanya merah menusuk jangan-jangan.. “kau monster itu. Iya kan ?” “kau mengingatku ? suatu kesialan bagiku” “apa yang kau mau ?” “sesuatu yang berada di dalam tubuhmu” vampire itu memegang bahu jerin dan mendekatkan wajahnya pada leher Jerin

“AKHHH !! KYUNGSOO !!!”

PRANG !

TBC

Aduhh alurnya gaje banget iya gak ? pastinya :3 aku bikinnya buru-buru soalnya. Makasih ya yang mau baca ff yang gaje ini ditunggu RCLnya jangan jadi Silent Reader ya ^^

2 thoughts on “Cold Guy From EXO Planet Ch.4

  1. wahhh….mulai pertempuran nih…
    iya keliatan buru2 bikin nya ya chingu,,,hehehe,,,tapi tetep menarik kok…
    disini konflik nya mulai keliatan banget…
    ditunggu chap selanjutnya yaa..
    gomawoyo…

  2. akhirnya chapter 4 nya d post juga. yahhh knp harus tbc padahal kan lagi seru😦 aku jadi makin penasaran
    aku tunggu chapter 5 SEMANGAT!!

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s