Posted in Fanfiction

Hush !

Hush !

Hush !

Cast :

Park Ri Chan

Byun Baekhyun

Park Chanyeol

etc.

Genre : School Life, Romance

Rating : Teen

Lenght : Oneshoot

Pairing : Baekhyun – Riri

Annyeong readers~deul.. Setelah 1 bulan lebih –kayanya- Fantastic hiatus, akhirnya aku kembali online dengan FF request-an salah satu readers xD.. Oke, cukup curcolnya ne ? FF ini terinspirasi dari lagunya A Pink yang judulnya “Hush”. Gak tau kenapa aku lagi suka – sukanya sama lagu itu. Happy reading !!

***

Suasana di Seoul High School masih terlihat sepi, bahkan jam masuk masih 1 jam lagi dan seseorang telah tiba dengan sekotak rainbow cake yang dibungkus dengan kotak yang dihias dengan pita merah yang ia ketahui adalah warna kesukaan namja yang ia sukai.

“Ajjushi, boleh pinjam kunci loker no. 15 tingkat 3 ?” pinta yeoja itu kepada penjaga sekolahnya

Ajjushi itu tersenyum kemudian memberikan kunci cadangan loker no. 15 tingkat di lacinya, “Kau masih stalkernya ? Tak ingin mengungkapkannya ?”

“Ajjushi, aku ini yeoja. Mana berani mengatakan hal seperti itu” ujar yeoja itu kesal

“Setidaknya biarkan ia mengetahuimu, setiap hari kau mengirimkan kue – kue untuknya lalu setiap tanggal 6 kau memberikan gantungan boneka yang merupakan bantuk dari chibinya. Kurasa sudah waktunya kau mengatakan identitas aslimu, Riri~ah” usul Ajjushi itu.

Riri –yeoja itu- semakin mengerucutkan bibirnya “Aku suka memberi kode padanya, lagipula tak mungkinkan ia mencariku ? Mengingat bahwa ia adalah seorang idola disini, temanku bahkan banyak yang mengaguminya.”

“Tapi tak semua dari mereka yang melakukan hal – hal seperti yang kau lakukan, mereka hanya mengirim surat – surat yang berisi kata – kata yang yah.. Kau tahu lah, pasti kertas – kertas itu berakhir di kotak sampah ini.” ucapnya sambil menunjuk kotak sampah yang berada di samping kanan post jaganya, “Tapi aku tak pernah melihat kotak kue atau bonekamu yang terbuang disini. Kurasa ia menganggapmu spesial Riri~ah”

Riri tertawa “Ajjushi jangan membuatku terlalu PD, nanti kepalaku akan membesar haha.. Aku pergi dulu ne Ajjushi, ternyata kita sudah mengobrol hampir setengah jam. Annyeong Ajjushi” pamitnya.

Ajjushi itu hanya tersenyum melihat punggung Riri yang semakin lama semakin menjauh “Semoga berhasil Riri~ah”

***

‘Ding Dong Deng’ (Suara bel)

Kelas XI – 1 semakin ramai, hampir semua siswa maupun siswi telah memasuki ruangan itu kecuali seorang yeoja.

“Aighoo, kau dimana Seul Rin~ah ?” gumam Riri karena teman sebangkunya itu belum juga datang padahal 5 menit lagi pelajaran dimulai.

“Yak ! Han Seul Rin !” teriak seorang namja

“Jangan dekat – dekat denganku bodoh !!” balas yeoja itu, kali ini yeoja itu itu memasuki ruang kelasnya, tepatnya duduk disamping Riri.

“Kau kenapa Rin~ah ?” tanya Riri

Seul Rin menoleh ke arahnya “Biasa, namun ini lebih MENYAKITKAN” jawabnya sambil menekan kata ‘menyakitkan’, ia menompang kepalanya dengan kedua tangannya.

Tiba – tiba sebuah tangan menarik tangannya “Yak ! Jangan sentuh aku dengan tangan kotormu itu !!” teriak Seul sambil menarik tangannya dari Sehun, namjacingunya.

“Aku bisa jelaskan, ini semua sa-“

“Ya, semua hal yang kupikirkan selalu salah. Kau MEMANG SELALU BENAR !!”

“Ani, kau benar – benar sa-“

“Kenapa kau disini Oh Sehun ?” tanya Lee Seonsangnim yang baru saja memasuki ruangan itu, semua siswa bergegas mengeluarkan buku pelajaran, “Kurasa kau siswa tingkat 3, kenapa memasuki kelas tingkat 2 ?”

Sehun terdiam, Lee Ssaem pun menghembuskan napasnya dengan berat “Kau cepat keluar sebelum pihak sekolah memberitahu apa yang sudah kau lakukan”

“Aishh, sial ! Han Seul Rin, urusan kita belum selesai” ujar Sehun dengan kesal.

“DAN AKU TAK PEDULI DENGAN URUSANMU !!!!” balas Seul Rin yang sudah kesal dengan tingkah Sehun.

“Baiklah, baca buku kalian sampai 10 menit kedepan. Setelah itu kita ulangan” suruh Lee Ssaem

“Yahh~” terdengar desahan lesu dari siswa maupun siswi di kelas itu.

Riri menatap sahabatnya itu “Kau kenapa ? Apa kalian berkelahi lagi ?” tanyanya

Seul Rin membalas tatapannya “Ne, bahkan ini lebih parah. Mungkin ia kira selama ini aku adalah yeoja yang tegar, sabar dengan tingkahnya yang sungguh menjijikkan. Biasanya aku ikhlas saja kalau ia bermesraan atau sekedar ciuman, tapi tadi.. Astaga, rambut acak – acakkan, noda lipstik di wajahnya dan seragam yang tak karuan.”

Riri prihatin dengan sahabatnya “Jadi apa yang akan kau lakukan sekarang ?”

Seul Rin menghembuskan napasnya dengan berat “Tentu saja mengakhiri hubungan ini, kalau tau begini dari dulu aku mengikuti caramu untuk menjadi stalker”

“Hush ! Jangan bilang seperti itu, nanti ada yang tahu” ujar Riri agak takut.

Seul Rin mendengus, “Kau bahkan tak memberi kode apapun mana mungkin ada yang tahu”

“Aku hanya ingin memandangnya dari kejauhan, kalau aku mengatakannya dan ia tak menyukaiku mungkin ia akan menjauhiku” jawab Riri sambil menatap papan tulis putih, ia sering kali membayangkan bahwa ia dapat berdekatan dengan Byun Baekhyun, Sunbae yang ia kagumi sejak memasuki sekolah ini. Sosok namja yang baik hati, memiliki senyuman manis, dan tentu saja dekat dengan Park Chanyeol, Oppanya. Betapa beruntung Oppanya karena setiap hari selalu bersama Baekhyun.

“Lalu kapan kau akan mengatakannya ?” tanya Seul Rin

Riri mengangkat kedua bahunya, “Entahlah, mungkin kelulusan nanti”

“Astaga ! Kau gila ! Itu masih lama !” pekik Seul Rin tak percaya.

“Eumm,, biarlah”

***

Bulan berganti bulan, untuk tingkat 3 hampir diadakan ujian akhir *Kaya Indo aja xD* . Seperti biasa, Baekhyun dan Chanyeol belajar bersama untuk memudahkan mereka ketika mengerjakan soal ujian.

Riri yang tak keluar sejak sore tadipun memegang perutnya yang mulai merengek minta makan, bukannya mau diet, ia hanya malu apabila bertemu dengan Baekhyun. Wajahnya akan memerah, tubuhnya juga pasti akan membeku.

“Riri~ah, waktunya makan malam !” teriak Eomma dari dapur.

Dengan gontai Riri bergegas ke ruang makan, tentu saja dengan memegangi perutnya. Ia mengambil segelas air kemudian meminum airnya.

“Tolong panggilkan Oppamu dengan Baekhyun, mereka pasti kelelahan karena terlalu keras belajar”

“Uhuk !” Riri tersedak, “Jadi si manis itu belum pulang ?” batinnya

“Aish, kau ini. Makanya kalau minum hati – hati” ujar Eommanya sambil menepuk punggung Riri. “Ppalli panggil mereka”

Riri dengan langkah pelan berusaha berjalan mendekati kedua orang itu, kakinya bergemetar, wajahnya memanas, mungkin saja memerah.

“Op.. Oppa ka-kata Eomma waktunya makan.. Malam” Chanyeol mengalihkan pandangannya dari buku – buku di depannya, “Jinjja ? Kajja Baekhyun~ah, Eomma menyuruh kita makan malam”

Baekhyun menggeleng, “Lebih baik aku pulang saja, maaf merepotkan”

“Eh, tunggu Sunbae !” teriak Riri sambil menahan tangan Baekhyun yang hendak pergi, “Eomma bilang Sunbae juga ikut makan malam” lanjutnya.

Baekhyun melihat tangannya yang dipegang Riri, Riripun mengikuti arah penglihatan Baekhyun “Ah, mianhae” Ia menundukkan tubuhnya 90 derajat, wajahnya memerah, huaa ! Bisa malu ia nanti, eh maksudnya sekarang.

Riri dengan cepat melepas pegangan tangannya dari Baekhyun, “Huaa ! Babo !” gumamnya kesal, Baekhyun tersenyum manis “Kurasa tak masalah, ayo !” Sekarang gantian Baekhyun yang menarik tangan Riri yang membuat pipi gadis itu merona. Entah sejak kapan Chanyeol menghilang diantara mereka berdua.

Mulai saat itu, hubungan Riri dengan Baekhyun membaik. Bahkan benih – benih cinta tumbuh dihati mereka berdua.

***

“Seul Rin~ah !” panggil Riri, namun yeoja yang dipanggil Riripun tidak menjawab.

Riri mendekatinya, ia melihat bahwa Seul Rin tampak memandangi lapangan basket ah ralat, maksudnya namja yang kini sedang bermain basket. Namja berambut caramel yang merupakan warna kesukaan Seul Rin.

“Kau memperhatikannya ?” tanya Riri memastikan, Seul Rin terkejut melihat kehadiran Riri yang –menurutnya- tiba – tiba.

“Aku tahu kau masih menyukai Sehun, dan kau tak mau melepaskannya kan ?” tanya Riri, Seul Rin menghela napasnya berat, namun tetap saja ia tak menjawabnya.

Riri kehabisan akal, bagaimana bisa seorang Oh Sehun membuat Han Seul Rin seperti ini ?

“Baiklah terserahmulah, yang pasti aku kesini mau meminta bantuan padamu” Seul Rin menatapnya, seakan tertarik dengan topik ini.

“Sebentar lagi akan diadakan perpisahan, aku mau kita membuat pertunjukkan. Dance Cover mungkin”

“Jinjja ? Yey ! Sing Cover sekalian donk !” ujar Seul Rin bersumrigah, matanya terlihat berbinar.

“Boleh, apa idemu ?” tanya Riri

Seul Rin mngutak –atik ponselnya, ia pun menunjukkan list song Apink, “Ini ! Sangat sesuai denganmu !”

***

Acara perpisahan pun dimulai, banyak sekali penampilan yang dipentaskan oleh siswa tingkat 3. Contohnya seperti Sehun dan Jong In yang menampilkan keahlian Dance mereka, Kyung Soo dan Jong Dae yang menampilkan kelahlian vocal mereka, Baekhyun bernyanyi sembari memainkan piano. Dan yang terakhir adalah penampilan Duo Riri-SeulRin.

Lampupun menggelap, kemudian menjadi kelap – kelip seolah olah berada di diskotik. Musikpun dimulai, memerdengarkan lagu Hush ! milik A Pink.

Hush hush hush hush

Hush hush hush hush

Seul Rin membuka lagu itu dengan lampu yang hanya tersorot padanya, ia tengah mencium telunjuknya seolah mengatakan “Hush !”

Jakku saenggakna neomu

Tteolligo seollego uu uu uu

Kini, lampu yang menyorot Seul Rin berpindah ke Riri.

Ireon mameun cheoeumiya dugeun

Daego naliya maeumi maeumi uu

Riri menyanyikan bait lagu itu dengan musik yang dimulai.

Hogsirado nal molla bolkkabwa

Nae mameul ireoke sumgigo itneunde

Jeoldae mal hajima jamkkanman swit!

Ajig nareul johahaji anheul sudo itjanha

Hush hush huh hush hush

Ajigeun anya gidaryeo

Bollae jom deo bara bollae

Seul Rin menyanyikan reff lagu itu dengan suaranya yang indah yang cukup tinggi.

Hush hush huh hush hush

Naega meonjeo malhal geoya

Deo jikyeobol geoya

 

Seul Rin mengakhiri nyanyiannya dan digantikan dengan rapp Riri

I don’t know you who you are

I don’t even know your name

I don’t know what you say

Hush hush hush hush

 

I don’t know you who you are

I don’t even know your name

I don’t know what you say

Hush hush hush hush

 

Ireoke kkume seorado hamkke ramyeon

Nan joha ireokerado gyeote with you

Seul Rin menyanyikan bait itu, ya sesuai dengan isi hatinya

Hogsirado neol maju chindamyeon

Doraseoseo amu mal motal tende

Ajig malhajima jamkkanman swit!

Ajig nareul moreundago hal sudo itjanha

Seul Rin dan Riri menyanyikan akhir lagu ini bersamaan, dengan gerakan yang enerjik dan sorotan lampu yang warna warni nan kerlap kerlip.

Hush hush huh hush hush

Ajigeun anya gidaryeo

Bollae jom deo bara bollae

Hush hush huh hush hush

Naega meonjeo malhal geoya

Deo jikyeobol geoya

 

Hush hush hush hush

Hush hush hush hush

Lagupun habis, Riri dan Seul Rin menunduk. Melihat pentas mereka yang berhasil membuat kedua gadis itu bersumrigah.

“Whoa~, duet yang keren. Lagu ini terinspirasi dari siapa Seul Rin~ssi ?” tanya Joonmyeon, Ketua Osis mereka yang juga merupakan siswa kelas 3.

Seul Rin tersenyum, “Sebenarnya ini lagu milik A Pink, girlband favoriteku. Kami memilih lagu ini karena lagu ini mengingatkanku akan kisah cinta sahabatnku, Park Ri Chan”

Kini Joonmyeon mengalihkan pertanyaan tersebut ke Riri, alasan pertamanya kenapa tak menujukan pertanyaan tersebut ke Riri karena Riri merupakan tipikal gadis pemalu dan tertutup.

Riri mengalihkan pandangannya ke kursi penonton, mencari sosok namja yang menjadi tokoh utama di kehidupan cintanya. Matanya tertuju pada Baekhyun yang kini tersenyum padanya, ingin sekali ia mengatakan bahwa ia menyukai Baekhyun namun, “Hush ! Itu rahasia !” ujarnya.

***

“Aku tak berniat mengatakan itu Han Seul Rin”

“Iya, tapi kau sudah merencanaka itu kan ? Aku capek membantumu Riri~ah, jangan menyesal kalau Baekhyun Sunbae meninggalkanmu”

Seul Rin meninggalkan Riri sendirian, gadis itu menundukkan wajahnya dengan sedih. Seul Rin marah padanya, ia sudah berjanji pada Seul Rin untuk mengungkapkan itu semua di acara perpisahan namunn lagi – lagi ia membatalkannya dan itu membuat Seul Rin jengkel, apa susahnya sih mengatakan “Aku menyukaimu” Apabila menunggu balasan rasa suka Baekhyun padanya itu tak perlu, yang penting Riri berhasil mengungkapkannya.

“Kau bersedih ?” Riri mendongakkan kepalanya dan melihat Baekhyun berdiri disampingnya, Baekhyun ikut jongkok disamping Riri. Menikmati indahnya langit malam, mereka masih berada di atap sekolah.

“Apa aku boleh bertanya sesuatu padamu ?” tanya Baekhyun

Riri menolehkan wajahnya dan menatap Baekhyun, “Orang yang kau pilih sebagai orang yang berharga dalam kehidupan cintamu itu… Siapa ?” tanyanya.

Riri menunduk,, Baekhyun menatapnya dengan rasa bersalah “Jika kau tak mau memberi tahukannya tak apa, aku hanya bertanya”

Riri menghapus air matanya dengan segugukan, “Kau”

Mata Baekhyun membulat “ A-apa ?”

“Aku menyukai Sunbae, bahkan sebelum aku bersekolah disini”

***

“Dangshineun kkoomkkoji anhkireul baraedo, Oneuldo geunyuhro naneun jami deul sooga issuh. O Yeah~”

Tepuk tangan riuh terdengat setelah namja itu menyanyikan lagu In My Dream miliki Super Junior KRY.

Riri tengah terburu – buru, sehingga ia tak memerhatikan bagian depan panggung. Ia mengira bahwa ia itu adalah bar di sebuah diskotik.

‘Braakk !’

Ia bertubrukkan dengan namja yang menyanyikan lagu mellow tadi, ia adalah Byun Baekhyun, namja suara emas yang pernah ia temui.

“Mianhae, aku buru – buru !” ujar Baekhyun, ia tak sadar bahwa gantungan chibinya tertinggal. Dan saat itulah Riri sering mengirim gantungan Chibi Baekhyun.

****

“Haha ! I got you !” Baekhyun memeluk Riri tiba – tiba.

“Saranghae my stalker” gumam Baekhyun

“Darimana kau tahu kalau aku stalkermu” tanya Riri yang masih dalam pelukan Baekhyun.

“Tadi kau menceritakannya, lalu cerita Ajjushi yang selalu membantuku membuang sampah – sampah puitis itu”

“Mwo ?? Ajjushi ??!!”

THE END

Huaaa,, maafkan aku karena membuat FF yang absurd ini… Alur kecepetan, ceritanya aneh,, pokonya yaaa huaaa T_T

Hush !

Iklan

Penulis:

Bonjour, Annyeong Haseyo, Hai, Hallo.. Fantastic818 here ^^~

20 thoughts on “Hush !

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s