Posted in Baek Hyun, Chan Yeol, Chen, D.O, Kai, Kris, Lay, Lu Han, Se Hun, Suho

Cold Guy From EXO Planet Ch.5

1070070_1457409141158529_1708248243_n

Chapter 2 Chapter 3 Chapter 4 Chapter 6 (END) Chapter 1

Author : Kim and HappyNewKey

Main Cast : Do Kyung Soo

Pyo Jerin

Other Cast : Park Chanyeol, dll

Genre : Romance, Comedy (maybe), Friendship, Fantasy

Length : Chapter

Kyungsoo Pov

PRANG !

DEG !

Apa ini ?? kenapa jantungku terasa sangat sakit ?? Jerin…
Ehh ?? kenapa aku malah memikirkan Jerin ?? hah… aku pasti sudah gila

“KYUNGSOOO !!”

DEG !

“jerin ??” suara teriakan jerin aku tahu itu, suara yang melengking seperti lumba-lumba itu pasti dia. Segera saja aku mengikuti sumber suara dan itu pasti didapur.

Sesampai di dapur ternyata tidak hanya diriku yang cemas akan jerin ternyata chanyeol, luhan, sehun, lay, baekhyun,kai juga datang. Kami semua terkejut, WuYiFan… monster yang dibicarakan oleh Tn. Suho tengah memegang bahu jerin dengan kepalanya yang menancap (?) di leher jerin seakan-akan sedang menggigit Jerin “Kris, apa yang kau lakukan ?” Tanya Luhan, tunggu dulu ! bagaiman luhan hyung bisa kenal dengan monster itu bahkan memanggilnya Kris ?? “hem… ternyata kalian, alien-alien tidak berguna” ucap Kris sembari menatap kami semua, ani maksudku dia tak mentapku sama-sekali. “hyung, apa yang kau lakukan ?” ucap Lay hyung,

APA INI ??

Lay hyung memanggil monster itu dengan sebutan hyung ?? “aku sedang lapar, kau tahu maksudku kan ?” aku melihat disudut bibirnya ada darah dan di leher juga mengeluarkan darah. Tangan jerin yang gemetaran karena takut terlihat menggengam erat jubah monster itu, Jerin mengarhkan keolanya menghadapku, matanya sayu terlihat takut,tidak seperti biasanya wajahnya yang biasanya memancarkan sinar keceriaan kioni berubah menjadi gelap “kyu..kyung.. kyungsoo-aah… a..aku.. aku takut… to…tolong selamtkan aku” ia mlai mengeliarkan air mata. SIALAN !! Monster itu bukan hanya menghisap darah jerin monster itu juga telah menghisap kebahagiaan jerin, aku tak tahan lagi, monster itu telah merebut semuanya dari jerinku, jerinku ?? ya, aku mengakui aku menyukainya.

Aku mengepalkan tanganku kuat, wajahku pasti sudah berubah warna menjadi merah “sialan kau !” umpatku, semua menoleh padaku termasuk monster itu “wah.. wah.. aku baru melihatmu, siapa kau ? hah… kau pasti anak baru, ck.. kalian memang mudah sekali menggantikanku, tapi.. sepertinya penggantiku ini sangat pendek, selera kalian rendah sekali” aku tak peduli apapun yang dikatakannya, yang kupedulikan adalah jerin ! “AKAN KUBUNUH KAU !!” chanyeol berusaha menghentikankku tapi aku melawan, tanganku yang sudah melayang ini sudah sangat siap untuk membunuhnya

GREP

Dia memegang tanganku dan tiba-tiba aku merasakan rasa sakit yang luar bias rasa perih yang luar biasa ! “akhhh !!!” tanganku seakan melepuh dan benar saja aku melihat tanganku adaa bekas luka bakar, chanyeol terlihat cemas “hyung, kumohon jangan lakukan ini” ucapnya pada monster itu, aku berusaha melawan monster itu lagi dan “akhhh” kali ini seluruh tubuhku serasa perih.

Baekhyun mendatangiku yang terjatuh karena rasa sakit ini “kyungsoo-ah, gwenchana ??” Tanya baekhyun, aku hanya bisa mengngangguk lemah “je..je..jerin, selamatkan jerin” ucapku tak berdaya “hyung, kumohon hentikan semua ini” ujar baekhyun “DIAM !!!” mata monster itu berubah menjadi merah, wajahnya menakutkan, taringnya yang tajam itu keluar, wajahnya benar-benar mengerikan dan susah dijelaskan.

“KALIAN SEMUA YANG MEMBUATKU SEPERTI INI !!”

Teriak monster itu
“hyung, kami tak pernah menginginkanmu menjadi seperti ini, kumohon hentikan semua ini” – Kai

“Tak pernah huh ? kalian berbicara dibelakangku, kalian semua menjauhiku, menghianatiku, diam-diam mencari pengganti baru, kau tahu ? seberapa besar rasa sayangku pada kalian ??? aku bahkan meninggalkan Xiao Yinku yang sakit-sakitan demi kalian dan apa ?? kalian semua membohongiku KALIAN SEMUA PEMBUNUH !! gara-gara kalian, Xiao Yinku meninggal !!” – Kris

“Xiao Yin ?? maksudmu Lin Xiao Yin ?” – Kris

“YA ! LIN XIAO YIN, KAU MASIH MENGINGATNYA ?? DIA MATI GARA-GARA KALIAN” – Kris

“Hyung, mianhae, kami tidak bermaksud..” – Chanyeol

“DIAM !! SEKARANG AKU AKAN MEMBAWA YEOJA INI BERSAMAKU, SEBAGAI PENGGANTI XIAO YIN” – Kris

“Hyung, dia tak ada hubungannya dengan Xiao Yin, bebaskan dia” – Baekhyun

“ada, di tubuhnya ini, ada Kristal kehidupan EXO Planet kan ? dengan Kristal ini aku dapat mengembalikan Xiao Yin kembali, Xiao Yinku akan hidup kembali” – Kris

Author Pov

“kembalikan jerin” ucap kyungsoo lemah, Kris mentapnya tajam, matanya yang merah itu menatap lekat kyungsoo, mulutnya bergerak tanpa mengeluarkan suara sama sekali seakan memberi mantra, “akhhh !!” kyungsoo bergeliat kesakitan, Jerin yang kagetpun mendekati kyungsoo “dio-ya gwenchana ??” jerin memegang kepala Kyungsoo dan menaruhnya di pangkuannya, kyungsoo memegang erat tangan jerin yang memegang pipinya halus “gwenchana” ucapnya “selalu dan selalu saja berbohong” ujar jerin dan mulai mengeluarkan air mata “aku tak berbohong” ujar kyungsoo “akhhh” tubuhnya kembali bergetar, terlihat luka-luka mulai muncul di wajah, tangan dan kakinya “CUKUP !!!” teriak jerin “kumohon hentikan, jangan melukainya, walaupu… walaupun dia itu keras kepala, kasara, seenaknya saja tapi… tapi dia baik, kumohon jangan sakiti dia” ujar jerin sembari menangis histeris “a..aniya.., nan gwenchana” jerin menggeleng “kau sedang sakit pabo !” “katakan, apa keuntunganku jika aku tak menyakiti bocah ini ?” kris menendang kyungsoo dengan kaki mkrinya “aku.. aku akan ikut denganmu tanpa pemaksaan” ujar jerin terbata-bata.

Luhan, Kai, Chanyeol, baekhyun, sehun dan lay terkrjut begitu juga dengan kyungsoo “Jerin-ahh, andwae” ucap chanyeol tak percaya “aku serius, hidupku memang sudah miris, tak punya teman, tak punya orang tua, tak pernah merasa bahagia, aku memang cocok untuk mendapatkan semua ini” kyungsoo memegang tangan jerin lebih erat “a..aa…andwae, kau tak boleh pergi” kyungsoo mengeluarkan air matanya sama seperti jerin “mianhae, ini demi dirimu dio-ya hikss..” “sudah selesai dramanya ? kita harus pergi” ucap kris dengan wajahnya yang menunjukan rasa kesal “sebentar saja kumohon” ucap jerin memelas “baiklah 5 menit”

Zungg…

Muncul sebiah lubang hitam besar yang seakan-akan siap menghisap semua yang ada diepannya “mianhae, aku harus pergi” jerin menghelus wajah kyungsoo dengan perlahan-lahan “dekatkan wajahmu” seakan mengerti maksudnya jerin mendekatkan wajahnya dan menutup matanya

Chupp

Jerin mencium kyungsoo tepat di bibirnya mereka bedua tak melawan sama sekali, seakan menikmati, tak lama jerin melepaskan ciumannya “annyeong, Do KyungSoo, cinta pertamaku dan ciuman pertamkaku” “kumohon jangan tinggalkan aku” “mianhae, aku tak bisa” perlahan jerin meleoaskan tangannya dari wajah kyungsoo dan bangkit berdiri “sudah siapa ?” Tanya kris , jerin mengannguk “jerin-ahh, jangan pergi’ kyungsoo berusaha bangkit namun ia tak punya kekuatan sama sekali.

Zung

Dibalik lubang hitam itu jerin pergi, batang hidungnya sudah tak terlihat lagi “ANDWAE !!!” kyungsoo berteriak histeris dan

Brukk

Jatuh pingsan dengan air matanya yang masih berlinang

***

Zung

“Kita telah tiba” kris dengan bangganya memamerkan Kastil gelapnya yang menurut Jerin sangat mengerikan “wae ?” “ani, aku hanya merasa taka sing dengan tempat ini” “tentu saja, karena kau pernah kesini” “jinjja ? aku tak ingat” “tentu saja kau tak ingat, karena saat itu kau dalam ka
Eadaan hipnotis” “hipnotis ??” kris mengangguk “ah, supaya kau tdak bisa kabur lagi”

Klek

Bunyi kuncian, itulah yang didenagr oleh jerin dan benar saja saat ia melihat tangan kanannya, tangan kannanya terborgol dan borgalan yang satu lagi terpasang di tangan kiri Kris “mwoya ??” “agar kau tidak kabur lagi”

***

“kau bodoh, kau kira dengan melawan monster itu kau akan dengan mudahnya mendpatkan jerin hah ?” ujar Lay sembari mengobati luka kyungSoo, keadaan kyungsoo sekarang lemah, 3 hari sejak ditinggal jerin, kyungsoo tak mau makan, kerjaannya hanya berbaring saja, malam ia tak bisa tidur terus memipikan jerin, jerin mengis, jerin tersiksa dan semua hal buruk lainnya tak jarang sesekali ia menagis, keadaanya sangat miris wajahnya pucat, bibirnya putih, luka-luka bekas pertempurannya dengan kris masih berbekas walau sedikit-demi sedikit sudah sembuh berkat lay.

Tok Tok

Suara ketukan dan bunyi pintu terbuka terdengar menampilkan sehun dan kai yang membawa semangkuk bubur dan air “hyung, aku dan sehun membuatkanmu bubur, makanlah jebal” kyungsoo hanya melihat sekilas saja bubur yang dibawa kai itu dan mengalihkan wajahnya “hah… dia belum mood makan taruh saja di meja… lagi” kaipun menaruhnya di meja tempat jerin biasa belajar atau membuat karangan novel, Yup mereka menempatkan kyungsoo di kamar jerin agar kyungsoo masih bisa merasakan kehadiran jerin.

“Kyungsoo-ah, kumohon makanlah sesuap saja ya ?”

Kyungsoo tak bergeming sama sekali “jebal” kyungsoo masih tak bergeming, lay menghembus nafas pelan, sepertinya bubur ini akan berakhir di perutnya lagi

Gaburk brakk

Lay mengarhkan kepalanya menuju pintu “ya, gwenchana ?” teriak Lay

Brakk

“HYUNG !!!”

Terlihat sehun, kai, chanyeol dan baekhyun datang dengan hebohnya “mwo ?” jawab lay santai “jerin… dia.. dia… menelpon” ujar baekhyun sembari menunjuk telpon yang dibawanya, dalam sekejap kyungsoo lekas bangun dan merebut telpon itu

“yeobeosseo ? ya ! baekhyun, aku igni bicara dengan dio !” terdengar suara jerin yang sedang kesal, mata kyungsoo membulat “jerin-ahh ??” ucap kyungsoo tak percaya “oh ? dio-ya ? bagaimana kabarmu ? gwenchana ??” ucap jerin lagi “hyung !! ini jerin ?? jerin ???” dio tersenyum dan menunjuk telpon itu, wajah bahagianya kembali terlihat “akhem..” chanyeol berdehem bermaksud mengejek yang lainnya hanya tersenyum melihat tingkah kyungsoo yang sedang jatuh cinta. Menydarai itu kyungsoo menghilangkan senyum dan mulai bersikap cool

“yeobosseo ?? “ – Jerin

“Ya, aku disni” – Kyungsoo

“kau tak menjawab pertanyaanku, kau baik-baik saja ?” – Jerin

“ne, gwenchana” – kyungsoo

“fiuhh, baguslah kukira sekarang kau masih lemah tak berdaya” – Jerin

“lay hyung menyembuhkanku” – Kyungsoo

“benarkah ?? kau harus berterimakasih padanya” – Jerin

“tentu saja” – kyungsoo

“dio-ahh, kau harus menjaga kesehatannmu, jangan sampai sakit lagi, makanlah dengan cukup, banyakan minum air putih, ingat olahraga arraseo ?” – jerin

“hah… aku seperti sedang dicemarai oleh ibuku saja” – Kyungsoo

“kau tak suka ?” – jerin
“kebalikannya, aku sangat suka dengan yeoja yang mempunyai sifat keibu-ibuan” – kyungsoo

“berhentilah membuatku berbunga-bunga” – jerin

“aku tidak membuatmu berbunga-bunga, kau saja yang ke-gr-an” – Kyungsoo

“ck.. kau benar-benar mengesalkan” – Jerin

“walaupun aku begitu, kau menyukaiku kan ? “ – Kyungsoo

“hah… baiklah aku kalah” – jerin

“jerin-ahh” – Kyungsoo

“mwo ?” – Jerin

“kau mau menjadi pacarku ?” – Kyungsoo

“tak perlu kukasih tahu, kau pasti tahu jawabannya kan ?” – Jerin

“tidak, aku ingin kau yang mengatakannya” – Kyungsoo

“arra, arra, aku mau” – Jerin

“jinjja ?” – Kyungsoo

“nae, yeobo” – Jerin

“omoo, kau memanggilku yeobo ?” – Kyungsoo

“nae” – Jerin

“Saranghae chagiyaa” – Kyungsoo

“Nadoo, yeobo” – Jerin

Tut…tut…

“bagaimana ?” Tanya kai “aku berhasil” ujar kyungsoo senang “ekhem… sepertinya disini ada namja yang memilik kekasih “ ejek chanyeol, kyungsoo hanya tersenyum bahagia, wajahnya tak lagi pucat “berarti sekarang kau mau makan kan ??” Tanya lay kyungsoo mengangguk “tapi, itu terlalu sedikit berikan aku makanan yang lebih banyak.

***

Semuanya (lay, baekhyun, kai, cahnyeol, sehun dan luhan) kaget dengan perubahan kyungsoo, ia sekarang berada di meja makan, makan dengan sangat lahap, seakan-akan belum makan selama 5 tahun “wuahh.. kau makan seperti monster” ujar kai “aku sangat lapar, oya aku boleh minta ayammu ?” kyungsoo menunjuk ayam yang ada dipiring kai “makanlah” dalam sekejap kyungsoo langsung mengambil ayam itu dan memakannya dengan lahap “benar-benar seperti monster” ujar luhan “ngomong-ngomong soal monster, monster yang menculik jerin itu mempunyai hubungan dengan kalian ?? dan siapa Lin Xiao Yin itu ?? mengapa dia bisa meninggal karena kalian ??” Tanya kyungsoo begitu telah menyelesaikan makannanya, semua terdiam

“Lin Xiao Yin adalah… kekasih Kris” – Kai

“Bukankah nama monster itu Wu Yi Fan ??” – Kyungsoo

“Kris adalah nama julukan yang diberikan oleh Xiao Yin” – Lay

“Lalu ?? aku masih belum mengerti” – Kyungsoo

“Begini….” – Luhan

****

Ckeleck

Jerin mengehela nafas pelan, telponnya terputus, karena ia sudah berjanji pada kris bahwa hanya bisa memakai telpon selama10 menit saja. Jerin menjelajahi kamar peristirahatan Kris, kamar yang terkesan kuno namun bergaya tinggi susah dijelaskan, terlihat buku yang tertaa rapi di rak-rak buku raksasa itu, kamar ini sangat luar lebih luas daripada rumahnya yang sempit.

Langkah Jerin terhenti saat meliha bingkai foto yang berisikan foto kris dengan lay, baekhyun dan lainnya, wajahnya terliha bahagia dengan seorang yeoja disebelahnya, tunggu ! yeoja ?? Jerin mengambil bingkai foto itu untuk melihatnya secara seksama, yeoja itu… sangat mirip dengannya sangat, apakah itu dirinya ?? tak mungkin di sudut foto berisikan tanggal tahun foto itu diambil dan saat itu dirinya belum lahir, lalu… siapa yeoja ini ?

Apakah dia rainkarnasi ? tak mungkin, ini tak mungkin

Brak !!

Pintu terbuka dengan keras menampilkan Kris yang sedng marah “apa yang kau lakukan disini ??” Tanya kris menggebu-ngebu “a..a…aku…” jerin takut, tangannya gemetaran. Kris merebut bingkai foto itu dari tangan jerin “aku hanya ingin bertanya saiapa yeoja itu ??” Tanya jerin “dia adalah kekasihku” “kau yakin ?? dia sepertiku” “jangan bercan…”

Sekilas Kris melihat bayangan Xiao Yin dari wajah Jerin, “lihatlah “ jerin mengambil foto Xiao Yin dan menjejerkannya dengan wajahnya mereka mirp, lagi kris melihat bayangan Xiao Yin dari wajah Jerin, tiba-tiba kepalanya sakit semua kenangannya dengan Xiao Yin kembali teringat “gwenchana ??”
“Xiao Yin…”

TBC

gak usah dikasih tahu, pasti alurnya kecepetan kan ?? sorry, lain kali aku usahakan bikin yang panjang wokeeeh ??

RCL ya ^

Iklan

4 thoughts on “Cold Guy From EXO Planet Ch.5

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s