I Hear Your Voice

ihyv post

Author : Charismagirl

Cast :

  • Byun Baekhyun
  • Park Minri

Rating : PG-13

Genre : Romance, fantasy

Length : Drabble.

Note : Do not copycat without my permission.

“Aku tahu apa yang kau rasakan.”

“Ya, kau pasti telah mendengar, bahkan sebelum aku mengatakannya.”

***

“Melamun di tempat seperti ini bukanlah hal bagus, Nona Park?”

Bruk.

Sebuah kubus hitam-putih yang tadinya melayang di udara, kini terjatuh di rumput. Minri kembali memungut benda itu, lantas menggenggamnya. Kedatangan Baekhyun yang tiba-tiba membuatnya kaget dan menghentikan kegiatannya. Sebut saja kalau gadis itu mempunyai kemampuan untuk menerbangkan benda padat dengan kekuatan pikirannya.

Tanpa permisi Baekhyun duduk di samping gadis berambut ikal itu membuat bahu mereka bersentuhan. Lalu Minri bergeser sedikit, memberi jarak.

Harusnya Baekhyun tidak menyebutnya sedang melamun karena dia tidak hanya bengong sambil memandangi dedaunan kering. Namun, tampaknya Baekhyun terlalu mengenal gadis itu hingga ia tahu bahwa gadis itu memang sedang tidak begitu fokus. Dia bahkan menjatuhkan kubus yang sedang dikendalikannya.

“Jangan menggangguku, Byun. Kau mengacaukan latihanku.” Tanpa menatap Baekhyun, Minri beranjak dari kursi. Dia berniat menjauh dari tempat itu, tapi tangan Baekhyun lebih dulu menahannya membuatnya kembali duduk. Dan Minri segera menarik lengannya dari genggaman lelaki itu.

“Kau menghindariku selama beberapa hari ini.” Baekhyun menatap Minri dari samping, sementara gadis itu hanya bisa menelan ludahnya. Dia tahu kalau lelaki itu sedang menatapnya.

Mereka berdua adalah teman baik sejak tahun pertama masuk ke sekolah sihir.

“A-aku tidak melakukan hal itu. Kau saja yang terlalu sibuk dengan urusanmu.” Gadis itu tentu tidak mengatakan yang sebenarnya. Dan seharusnya dia tahu dengan siapa dia bicara.

“Minri,” panggil Baekhyun.

Gadis bernama Minri itu sungguh tidak ingin menatap Baekhyun. Meskipun sekarang Baekhyun sudah memegang kedua bahunya, membuat tubuh mereka saling menghadap. Minri tetap menundukkan kepalanya.

Dengan lancangnya Baekhyun mengangkat dagu gadis itu. Dan Minri sudah tidak dapat menghindar lagi. Kedua pasang mata itu saling beradu. Baekhyun bisa membaca pikiran siapapun yang matanya berhasil dia tatap.

Minri menggenggam kubus hitam miliknya, lalu Baekhyun menyentuh kubus itu hingga menghilang dari tangan Minri. Dan Lelaki itu bisa membuat barang berteleportasi, termasuk dirinya sendiri.

Entah sejak kapan aku mulai merasakan debaran aneh dari dalam diriku ketika aku menatapmu,

Dan rasanya tubuh ini begitu kaku saat kau tersenyum,

Kau berhasil mengendalikan sistem di tubuhku tanpa kau tahu,

Aku menghindarimu hanya untuk memastikan, dan terus memastikan bahwa harusnya ini bukanlah cinta,

Tapi pada akhirnya aku tidak bisa menghindari perasaan ini, apa aku benar-benar menyukaimu Byun Baekhyun?

Baekhyun mendekatkan wajahnya dengan pelan, sampai ujung hidung mereka bersentuhan. Kemudian dia tersenyum lantas memiringkan kepalanya, mengecup bibir gadis itu. Menempelkannya cukup lama. Lalu Baekhyun kembali menjauhkan wajahnya.

“Hey, kau tidak apa-apa?” tanya Baekhyun sembari menahan tawanya.

“Apa yang baru saja kau lakukan?!” Minri memberi jarak lebih jauh pada Baekhyun seolah ada yang menariknya dari belakang. Wajahnya memerah. Logikanya, gadis itu tentu saja marah pada Baekhyun, tapi Baekhyun lebih mengartikan bahwa gadis itu sedang malu.

“Kalau kau ingin tahu, aku punya tujuan melakukan hal itu.”

“Apa maksudmu?”

“Aku hanya ingin membantumu memastikan apakah kau benar-benar menyukaiku atau tidak.”

“Jangan terlalu percaya diri, Baek!” Darimana dia tahu kalau aku sedang kebingungan pada perasaanku?

Baekhyun tersenyum. Lalu Minri membiarkan detik-detik berlalu untuk memandangi wajah lelaki itu, sampai dia tersadar sesuatu. Pupil matanya tampak lebih lebar.

Dia pasti telah membaca pikiranku. Bodoh! Kenapa aku sampai melupakan fakta itu.

Baekhyun baru akan mendekat tapi badannya terasa kaku. Dan itu tentu bukan kemauannya sendiri.

Jangan mendekat.

“Minri, lepaskan kendalimu pada tubuhku. Aku tidak akan menyakitimu.”

“Tidak mau.”

“Jadi kau hanya akan menahanku disini untuk memandangiku. Begitu? Kau curang.”

“Bu-bukan seperti itu.” Minri menghela nafas, lalu tak lama setelah itu Baekhyun kembali bisa bergerak. Lelaki itu berdiri di depan Minri kemudian menunduk hingga wajahnya sejajar dengan Minri—yang sedang duduk.

“Bicaralah, sebelum aku sendiri yang mencari tahu tentang isi kepalamu.”

“Kau sudah melakukannya sejak tadi.” Sialan.

Minri mendorong pelan tubuh Baekhyun, lantas beranjak dari kursi. “Aku pergi.” Minri berjalan melewati Baekhyun. Baru beberapa langkah yang dia ambil, seseorang menghentikan langkahnya dengan memeluknya dari belakang.

“Aku menyukaimu, Minri.” Suara lembut yang berbisik di telinganya membuat tubuhnya menegang. Deru hangat nafas lelaki itu menerpa lehernya.

“Jangan bercanda, Baek.” Minri mencoba melepaskan diri dari pelukan lelaki itu. Namun, tampaknya usahanya itu sia-sia. Baekhyun membalikkan badannya membuat mereka berhadapan dengan jarak yang sangat dekat.

“Aku tidak pernah main-main tentang perasaanku. Aku serius.”

Aku juga menyukaimu, Baekhyun.

Baekhyun mendekatkan wajahnya. Dia mengecup kening gadis itu, kemudian membawanya ke dalam pelukan. Tangan kanannya mengusap punggung gadis itu.

“Aku tahu apa yang kau rasakan.”

“Ya, kau pasti telah mendengarnya, bahkan sebelum aku mengatakannya.”

“Jadi, kau percaya padaku?”

Minri tidak menjawab apapun, dia hanya mengangkat kedua tangannya, melingkarkan ke punggung lelaki itu. Dan Baekhyun pasti sudah tahu jawabannya. Bunga-bunga di taman bermekaran seakan ikut terbawa suasana bahagia dari dua orang yang baru saja meresmikan diri mereka sebagai sepasang kekasih.

Tring!

Minri melepaskan pelukannya, lantas melihat ke sekeliling. Mereka telah berada di tempat berbeda, entah sejak kapan. Hamparan rumput yang hijau sejauh matanya memandang.

“Bukit tempat pertama kita bertemu.”

Minri kagum akan kekuatan Baekhyun. Lelaki itu punya kelebihan yang tidak dimiliki murid lain. Dia lelaki yang satu-satunya punya dua keahlian khusus.

“Jika aku ingin ke kamarku, bisakah kau mengantarku?”

“Tentu saja.” Baekhyun memegang tangan Minri, namun gadis itu segera melepaskannya.

“Aku hanya bertanya. Ish.”

Arraseo.” Baekhyun tertawa pelan. “Dan kalau kau ingin tahu, aku juga bisa masuk kamarmu, tanpa lewat pintu.”

“Apa?” Minri memberikan tatapan tajamnya. Baekhyun memang bisa melakukan hal itu. Tapi tetap saja, semua orang butuh privasi. Baekhyun tidak boleh ke sembarang tempat. Mungkin saja dia tiba-tiba ada di saat yang tidak tepat. Terutama di kamar Minri!

Ledakan tawa dari Baekhyun membuat Minri ingin segera mencubit perut lelaki itu. Tapi sayangnya dia lebih dulu melarikan diri. Dia menghilang. Dan muncul dalam jarak yang cukup jauh.

“Yak! Jangan lari.” Minri berlari menghampiri Baekhyun, namun lelaki itu menghilang lagi. Minri berbalik, Baekhyun yang tiba-tiba muncul membuatnya terkesiap.

“Aku bercanda, Sugar.”

Dan Baekhyun mencium bibirnya sekali lagi sebelum mengembalikan mereka berdua ke taman.

***END***

Hai. Lama tak jumpa. Maafkeun ketidakjelasan fantasi ini yak. Hahaha😄

Ditunggu komentar, kritik dan sarannya.

Maaf banget aku belom sempat balesin komentar kalian di ff sebelumnya. Hiks.

And then I say… Thankschu :3 XOXO

© Charismagirl, 2014.

87 thoughts on “I Hear Your Voice

  1. iyuhhhh.. sugarrrrrrr?? wkwk tabu tapi unyukk kata2 eon haha aku lama gak baca ff barangkali bisa move on dari baekhyun tapi pas baca baekhyunminri gak jadi move on eonni hahah cheesy sugar wes pokok.e hahah daebakk

  2. annyeong eonni aq reader baru di sini,salam kenal ya hehe..
    ah..ff ini so sweet bgt baekhyun punya 2 kekuatan khusus lagi.Minri harus waspada tuh kali aja baekhyun masuk kamarnya pas minri lgi ganti baju gitu haha…
    oh ya ijin obrak abrik blognya ya eonni.Selalu menunggu ff yg selanjutnya

  3. Can you hear my voice too baek? Hahaha
    Eyyhh baek punya kekuatan sihir macem do minjoon+park sooha yaa
    Auuh sweet sekaliii
    Selalu suka deh sama karya mu eon
    Makin keren+seruuu
    Daebaakk
    Keep writing eon^^

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s