PROBLEM ?!

cats

PROBLEM ?!

Oh Sehoon & Lee Hyo Akh

!!WARNING!! PG -17

Disclaimer :

FF ini hasil kerja keras otak dan tangan aku {BDY} sementara para pemain berasal dari diri mereka sendiri. Jangan mengcopy atau share tanpa sepengetahuan aku. Terima kasih kerja samanya ^_^

Recommended Song : Ariana Grande -) Problem

Summary :

cinta dan kasih sayang hanya mitos. Persetan dengan perasaan, jika hartanya sudah ada di genggamanku

Happy Reading Guys~

-Author Side-

“tanda tangani ini” seorang lelaki yang bertuxedo hitam mengambil pena yang diberikan oleh lelaki lain. lelaki muda dan tampan itu menoleh ke samping sebelum menggoreskan isi pena keatas kertas.

Tepat di samping lelaki itu telah duduk seorang gadis cantik yang berbalutkan baju pengantin berwarna putih. Lengkap dengan tudungnya. Gadis itu mengangguk pelan dan menarik sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman. Seakan mengatakan, ‘kau bisa melakukannya’.

Si lelaki mengangguk dan mulai menuliskan tanda tangannya di atas kertas. Tak butuh waktu lama baginya untuk melakukan itu. “terima kasih atas kerja samanya anakku” lelaki yang di panggil dengan sebutan anak mengangguk dan mengembalikan kertas yang baru saja selesai ia tanda tangani.

“aku akan berusaha sebaik mungkin ayah dan Hyo Akh–” lelaki itu merangkul gadis disampingnya cukup erat, membuat si gadis bergeser kearahnya. “akan membantuku selalu. Ayah tidak perlu khawatir.”

Lelaki yang dipanggil ayah mengangguk pelan sembari mengulas sebuah senyum. “sepertinya pengantin baru kita tidak sabar dengan malam pertama mereka. Sebaiknya kita pergi sayang.” Ujarnya sambil tersenyum kearah wanita paruh baya disampingnya.

“jaga Hyo Akh baik – baik Hun, dia gadis yang baik. Ibu tidak ingin pernikahan kalian hanya bertahan beberapa tahun saja, Ibu ingin kalian tetap bersama sampai malaikat pencabut nyawa datang.” wanita paruh baya yang duduk berhadapan dengan Hyo Akh tersenyum lembut.

Hyo Akh membalas senyum itu. “Eommonim tidak perlu khawatir. Sehun menyayangiku dan aku juga menyayanginya. Sangat disayangkan jika kami harus berhenti di pertengahan. Bukan begitu Hun ?” Hyo Akh bertingkah manja pada lengan Sehun.

“eo” Sehun merasa gemas dan mengacak rambut istri barunya itu pelan.

“kalau begitu ayah dan ibu pulang ya ? sepertinya Sehun sudah tidak sabar Hyo” goda ayah Sehun dan Hyo Akh hanya tersenyum malu.

“ayolah ayah, jangan menggoda istriku terus” melas Sehun dan keempat orang yang ada di dalam ruangan itu terkekeh.

Tidak beberapa lama kemudian, Ayah dan Ibu Sehun akhirnya meninggalkan Apartment mewah bernuansakan warna pastel itu. mereka saling mengucapkan selamat tinggal dengan manis dan ketika pintu tertutup,- sifat setan mereka kembali.

“Dasar pria tua menyebalkan. Mudah sekali tertipu oleh anak tirinya, Cih” Sehun melongarkan dasi yang sedari tadi terpasang dengan asal. Hyo Akh yang ada di sampingnya kemudian berinisiatif membantu ‘suaminya’ itu.

“Kupikir akan sulit. Tapi ternyata mereka sangat mudah percaya padamu ‘Brengsek’.” Aww- panggilan yang kasar dilontarkan oleh Hyo Akh pada Sehun namun Sehun sama sekali tidak marah padanya. Hei, apa yang sebenarnya terjadi ?

“Oh please Bitch, aku diciptakan untuk selalu menang.” Tak kalah kasarnya, Sehun juga memanggil Hyo Akh dengan sebutan ‘aneh’. Hyo Akh tersenyum miring dan ia menarik dasi Sehun yang sudah terlepas. Kedua insan itu benar – benar terlihat seperti iblis sekarang.

“Oh, dan perkataan ibumu tadi. aku sangat tersentuh olehnya, tidakkah kau pikir itu sedikit manis ?” Hyo Akh terkekeh dan Sehun membalas dengan sebuah ‘smirk’ yang menakutkan. Lelaki itu mengelus pipi istrinya pelan kemudian.

“kupikir cinta dan kasih sayang hanya mitos. Persetan dengan perasaan, aku sudah mendapatkan hartaku.” Sehun memeluk Hyo Akh dan menenggelamkan kepalanya di leher jenjang Hyo Akh. Ia bahkan mencium leher putih itu, membuat pemiliknya harus menahan desahan.

Namun Hyo Akh tetaplah Hyo Akh. Gadis itu memutar bola matanya bosan. “jangan lupa dengan bagianku” ujarnya seraya memainkan rambut Sehun.

‘ACK,- Bisakah kau sedikit pelan ?’ Hyo Akh kesal dan menjauhkan dirinya dari Sehun. Ia langsung berjalan menuju kamar untuk melihat pantulan dirinya di depan cermin. “SIAL! Kau menandainya bodoh” umpat Hyo Akh dan entah sejak kapan Sehun sudah berada di belakangnya. Lelaki itu kembali tersenyum mengerikan dan langsung merangkup pinggang Hyo Akh dengan kedua tangannya. Kepalanya ia letakkan diatas bahu Hyo Akh. Mereka sama – sama melihat kearah cermin sekarang.

“aku akan membayar lebih untuk itu dan pastikan malam ini menjadi sangat berkesan, aro ?” perintah Sehun dan Hyo Akh hanya mendecih.

“kau pikir aku seorang amatir ? YA! Kaulah yang akan kewalahan nantinya” balas Hyo Akh angkuh. Gadis itu kemudian memiringkan kepalanya kearah kepala Sehun yang ada di bahunya. Tangannya bergerak mencubit – cubit kecil lengan kekar Sehun.

Sehun tak mau ambil pusing dengan ucapan Hyo Akh. Ia hanya terlalu fokus dengan leher gadis itu. Membuat beberapa tanda lagi disana untuk menyalurkan hasratnya. “terkadang aku berpikir, tidakkah perbuatan kita sangat keterlaluan ? berpura – pura menikah untuk mendapatkan harta orang tua ‘tirimu’. Kau anak durhaka” kecam Hyo Akh.

Sehun berhenti sejenak menjamah bagian leher Hyo Akh. “tidak, ini belum berakhir. Aku ingin yang lebih daripada ini” ucapnya mantap.

“sekarang apalagi ?”

“aku ingin merebut perusahaan dan juga semua aset – asetnya. Akan kukirim kedua orang tua itu ke panti Jompo dan untuk saudaraku yang bernama Oh Hayoung itu. akan kukirim dia ke Amerika. Oh, aku sudah tidak sabar menunggu hari kemenangan itu tiba.” Ucap Sehun seraya mengeratkan pelukannya pada Hyo Akh.

“Waw,- kau sangat terobsesi sekali dengan harta” Hyo Akh berpura – pura kagum.

Sehun kemudian melepaskan pelukannya pada Hyo Akh. Ia membalik badan Hyo Akh sehingga sekarang mereka saling berhadapan. “kau bersikap seolah hanya aku yang jahat disini. Kau pikir kau gadis yang baik ? kau bahkan lebih liar dari seekor ular” ucap Sehun dan kemudian ia menyerang bibir Hyo Akh. Sehun menggerakkan bibirnya menuntun dan Hyo Akh hanya mengikuti alur permainannya. Merasa tak puas, Sehun menekan tengkuk Hyo Akh membuat ciuman mereka semakin dalam.

Lama mereka berciuman dengan gaya ‘panas’ itu, Sehun orang pertama yang melepaskan. Ia meraup oksigen sebanyak mungkin, begitupula Hyo Akh. “lihat ? kau kewalahan bukan ?” remeh Hyo Akh dan Sehun hanya tersenyum.

“bisa kita mulai ?” Sehun kembali berjalan mendekat kearah Hyo Akh. Tangannya sekarang telah berada di belakang Hyo Akh. Bersiap untuk membuka resleting gaunnya. Begitupula Hyo Akh, tangannya sudah berada di kancing baju Sehun. Keduanya sama – sama menyeringai sebelum mulai menghitung.

“Demi kekayaan” ucap Sehun

“Demi kejayaan” sahut Hyo Akh.

‘1’

‘2’

‘3’

‘SREEEETTTT,-’

❤ FIN –

Oke, Please jangan bully aku karena bikin kedua pemeran utamanya jadi peran antagonis. Awalnya aku tidak berpikiran untuk buat ini Ficlet, tapi keadaan membuatku harus membuatnya. *aku aneh ? memang, kkk~

Ff ini terlintas begitu aja di benak aku ketika aku lagi terkena insom. {T.T} Sedihnya aku gak tidur malam ini -_- entah kenapa *Tears

Oke, kayaknya seru kali ya nyeritain hidup dua antagonis ini. Tapi aku gak yakin bakalan mampu membuat lanjutannya -_- *How poor am I

Mohon saling memberi semangat dengan tidak menjadi Sider ^_^ makasih sudah mau baca😀

~Regard Adin

N.P -) FF ini juga terinspirasi dari lagu Ariana Grande – Problem

22 thoughts on “PROBLEM ?!

  1. Ini apa diinn 😂😂😂
    Oke aku ngerti… ini hanya inspirasi tengah malam dimana insom menyerang??
    Ini kalo dilanjutin jadi M atau bahkan NC rate yak…
    Wkwkwk…. sori otakku juga lagi gesrek… ngeyadong dg sendirinya… wkwkwk

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s