Diposkan pada Baek Hyun, EXO, Fanfiction, fantastic818, SCHOOL LIFE, Se Hun

I’m Not Lucky Girl

Karena aku tak seberuntung yang kalian pikirkan
Karena aku tak seberuntung yang kalian pikirkan

I’m Not Lucky Girl

Cast :

Han Seul Rin

Oh Sehun

Byun Baekhyun

Genre : School Life, Sad.

Lenght : Oneshoot

Rating : Semua umur

“Jangan katakan bahwa aku adalah gadis yang beruntung”

Author pov.

Senyuman mereka begitu merekah ketika aku tersenyum pada mereka, tak sedikit dari mereka juga memasang wajah kesal karena mereka begitu iri denganku yang begitu dekat dengan Flower Boy disekolah ini. Tak semua sih, hanya beberapa member EXO yang tak sengaja kutolong saat itu. Hanya kejadian kecil yang membuatku dekat dengan mereka.

“Kyaaa~ Baekhyun Oppa !”

Itu adalah namja pertama yang kukenal ketika masuk disekolah ini, dia adalah Byun Baekhyun. Sunbae angkatan ketiga dengan sifat yang super ceria, memiliki sahabat dekat yaitu Park Chanyeol yang sama – sama Happy Virus. Keduanya sama – sama anggota EXO.

Pertemuanku dengannya itu..

****

“Hei Han Seul Rin !”

Seorang Sunbae meneriakkan namaku, ia adalah Sehun Sunbae. Ia adalah Sunbae terdingin yang pernah kutemui selama ini. Padahal kelima sahabatnya baik – baik saja padaku. Entah apa yang membuatnya begitu dingin padaku yang pasti sifat dinginnyalah yang membuatku tertarik padanya selain ketampanannya dan juga rahangnya yang tegas itu.

“Aku memanggilmu, sini !”

Seperti yang kukatakan, dia adalah namja dingin dan tak berperasaan. Sering membentak dan marah – marah. Yang kutahu, dia adalah magnae di EXO tapi wajahnya seperti sudah tua, bahkan lebih tua dari Suho, ketua EXO.

“Cepat kesini atau kuhukum !”

Sudah kuperjelas kalau dia adalah orang yang pema-

“Han Seul Rin berdiri di tiang bendera sekarang !!!”

Aku membencinya, dasar orang muda berjiwa tua !

“Cepat atau hukumanmu kupertambah !!”

****

Astaga, sudah hampir jam 12 siang tapi aku belum makan juga. Bagaimana kalau maagku kambuh ? Sudah 1 jam aku berdiri disini, jikalau di muka tua itu tidak memperhatikanku ketika dihukum mungkin aku sudah kabur dari tadi. Aishh ! Dasar orang tua tidak berperi ke-hoobaean !

“Sehun~ah !”

Seseorang dengan wajah imut disertai senyum manisnya memanggil si tua itu. Yang kutahu nama si imut itu adalah Baekhyun, Byun Baekhyun.

“Kau tak kekantin ? Sudah jam makan siang” ujar Baekhyun.

Sehun mengangguk, “Nanti, setelah hukuman si pembangkang ini selesai” jawabnya enteng.

Memangnya dia mau menghukumku sampai kapan ? Sampai musim dingin ? Hei ! Sekarang masih musim panas !

Tunggu, tadi apa katanya ? Pembangkang ? Dia memanggilku pembangkang ? Dia kira aku pembangkang apa ? Tak bisakah dia menutup mulutnya yang super pedas itu ? Dia juga pembangkang kok.

Baekhyun melihatku kemudian mendekatiku, ia memegang dahiku kemudian berucap, “Kau pucat”

Aku hanya bisa tersenyum getir, perut kiriku mulai sakit. Jangan bilang maagku kambuh.

“Kau punya maag ? Mau ke UKS atau ikut makan bersama kami ?” tanyanya lagi.

Aku menggeleng, “Tak usah, aku nanti merepotkan Sunbae”

Baekhyun tersenyum, senyumnya persis seperti malaikat. “Kau keren”

****

Jangan katakan bahwa aku beruntung atau apapun, karena semua hal yang kalian pikirkan tidak seindah seperti yang kurasakan.. Ketika kau merasa bahwa kau beruntung mungkin saja itu adalah kekecewaan bagi orang lain. Dan begitu juga sebaliknya..

EXO adalah keberuntungan bagiku, namun kekecewaan bagi beberapa orang. Aku beruntung bisa dekat dengan mereka yang tak begitu mengenal mereka begitu jauh. Sedangkan teman – temanku yang begitu mengenal EXO tak bisa dekat dengan mereka.

“Hei Seul Rin !”

Baekhyun memanggilku, seperti yang kukatakan bahwa ia adalah orang yang baik, ceria. Dan satu hal yang perlu kalian ketahui, kejadian setelah hukuman itu ia jadikan alasan untuk menyukaiku. Alasan mengapa ia begitu tertarik padaku. Entah apa yang terjadi tapi inilah yang terjadi.

“Kau mau kekelas hmm ?” tanyanya yang entah sejak kapan berada didekatku.

“Ah, iya”

Ia merangkulku, “Ayo !” ajaknya kemudian membawaku kekelas. Kulihat wajah Sehun dengan tatapan marahnya. Aku tahu ia berbohong dengan perasaannya, ia tak membenciku ! Ia berbohong dan sok tegar, mengapa kau tak jujur saja dengan perasaanmu eoh ! Aku tahu ini tak boleh.

****

“Ayo Rin, Hyuk, kita bertemu Eomma dan Oppamu” ajak Appa

Aku dan Seuk Hyuk Oppa turun kelantai bawah untuk menemui Eomma dan Oppa baruku. Appa kemarin menikah dengan Oh Nari, istri dari Tuan Oh yang merupakan sahabat dekat Appa.

Kulihat ada seseorang dengan setelan jas yang begitu melekat ditubuhnya, walaupun aku masih kelas 6 SD tapi aku bisa merasakannya. Wajah tampan orang itu membuatku terpesona dan aku menyebutnya Love At First Sight.

“Rin, Hyuk, ini Sehun, Oh Sehun. Dia saudara baru kalian” ujar Appa,

Aku menunduk, “Annyeong haseyo Oppa, Han Seul Rin imnida. Eomma sering sekali menceritakan Oppa padaku. Kata Eomma kau sangat cerdas, nanti kita membuat pr bersama ne ?” ujarku sambil tersenyum.

Sehun tak menjawab, hanya menatap sinis Seul Rin dan Seuk Hyuk. Ia dan Seuk Hyuk bertukar pandangan sinis yang begitu tajam.

Tiba – tiba Sehun memelukku, kurasakan kehangatan dipunggungnya. Aku menyukainya, sangat menyukainya namun apa yang ia katakan..

“Jangan bersikap sok baik padaku, aku membencimu, kapanpun, dimanapun.”

Mulai saat itu Sehun Oppa semakin dingin.

****

Baekhyun telah pergi bersama member EXO lainnya, jahat memang kalau kalian merasa aku terlalu memanfaatkan Baekhyun sebagai pacar. Dan, aku belum pacaran dengannya. Ia memang mengungkapkan perasaannya namun hatiku sudah terisi oleh Kakak Tiriku sendiri, apa aku salah ? Hanya dia satu – satunya keluargaku saat ini dan mengapa .. Aku tak kuat menceritakannya.

****

Kami baru pulang dari pertemuan keluarga. Appa dan Eomma duduk di depan sedangkan aku dan kedua Oppaku mengapitku. Hubungan mereka berdua memang tak begitu baik, padahal mereka sama – sama namja disini tapi.. Entahlah, ada sirat kecemburuan dimata keduanya.

“Jin Hyuk, Awas !!”

Kurasakan mobil Appa oleng ke kiri dan membuat mobil Appa berputar hingga bagian kirinya rusak total. Kulihat Seuk Hyuk Oppa yang lemas, kepalanya bercucuran darah, kugoyangkan kepalanya.

“Oppa ! Ireona !”

Seuk Hyuk Oppa tersenyum kemudian bergumam, “Saranghae Rin” Iapun menutup mata, 1 kalimat yang memiliki arti yang ambigu. Kurasakan tangan Sehun Oppa yang menarik tanganku keluar dari mobil. Kemudian ia menggendongku menjauhi mobil itu, tubuhnya terbanting ketika jarak sudah jauh tak lama kemudian mobil itu meledak.

“Appa ! Oppa ! Eomma !” teriakku frustasi, aku menangis meraung – raung. Dan Sehun Oppa memelukku, pertama kalinya ia memelukku dengan sepenuh hati. Dekapannya, sungguh hangat.

****

Jujur, aku rindu Sehun Oppa yang menyayangiku walaupun aku sama sekali belum pernah disayangi olehnya. Tapi aku tahu, ia pasti punya alasan kenapa ia menolongku saat itu. Kejadian setahun yang lalu, disaat umurku genap 15 tahun. Walaupun begitu, aku tetap menyayangi Sehun Oppa walaupun aku membencinya. Aku menyayanginya sebagai Oppaku dan mencintainya sebagai Namja. Dan karena aku tak bisa bersatu dengan Sehun Oppa yang kucintai, maka aku tak seberuntung yang kau kira.

Iklan

Penulis:

Bonjour, Annyeong Haseyo, Hai, Hallo.. Fantastic818 here ^^~

31 tanggapan untuk “I’m Not Lucky Girl

  1. Hah! Apa-apaan sehun ini!
    Overall, bagus ceritanya. Setuju juga sama kalimatmu yang kadang kita pikir beruntung, tapi orang lain mikir nggak beruntung. Kadang kita mikir nggak beruntung, orang lain mikir beruntung. Intinya sih gitu wkwk.
    Sukses terus yaw fantastic.
    Aku ini pembaca setiamu loh, cuma nggak pernah komen wakakaka. Maafkan diriku. Sider gitu ceritanyaaaa. Tapi sudah insaf koook.
    Ceritamu itu absurd tapi seru. /plak/ Nggak tau kenapa prinsip awalku yang cuma pengen baca ff yang banyak semacam diksinya, tiba2 berubah seketika.
    Intinya sih, aku suka sama tulisanmu.
    Udah, gitu aja, makasih yaw, salam kenal, mwah<3

      1. Iya iya iya. Kadang yang bikin males komen itu jaringannya. Soalnya aku lebih sering baca ff di hp. Daan, hpku ketinggalan jaman banget, nggak bangetlah pokoknya. Aanak muda jama sekarang, mana ada yang pake, tapi aku tetap bangga. Wakaka.
        Yes, urwell.
        Ngemeng-ngemeng, kamu line berapa? Aku 98. Pengen kenal ajasih.

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s