Trio Imut

Fanfic autis titipan temen, dijamin bikin ngakak. dimohon meninggalkan jejak/komentar setelah membacanya ya🙂
Trio Imut cover

Tittle: Trio Imut
Author: WWW
Genre: Life school, friendship
Rate: 10
Leght: Oneshoot
Cast: Byun Baekhyun, Kim Minseok, Do Kyungsoo, Park Chanyeol, Kris, Oh Sehun, Kim Heechul, Pak Parno.




Sinar matahari dari pagi yang cerah berhasil memantul ke kaca mading. Membuat papan mading itu terlihat berkilau seperti giginya Leader EXO M (Suho bukan?). Karena kilaunya yang aduhai serupa gigi Leader EXO M, maka tak khayal pula kalau mading itu bisa menyita perhatian siapapun yang lewat.

Termasuk pada tiga anak manusia ini. Berawal dari Baekhyun yang menghentikan langkahnya akibat kaget melihat poster di mading itu, kemudian merembet ke Kyungsoo dan Minseok yang ada di belakangnya, sehingga menimbulkan tabrakan yang fatal(?). Menyadari Baekhyun terkesima membaca poster itu, Kim kecil dan Do kecil langsung ambil formasi di kanan-kiri Baekhyun untuk ikut membaca.

Serasa ada backsound lagu penyemangat sedang mengiringi mereka menyambi membaca poster itu.

“Hm!” Baekhyun miringkan senyumnya dan menaikan alis kirinya di balik kacamata lebar yang hampir menutup separuh muka.
“Kompetisi band rupanya!” lanjutnya dengan penuh gairah.
“ Wuaaahhh” respon Minseok melebarkan matanya yang sipit itu. Juga Kyungsoo yang membuat matanya semakin lebar.
“Ayo kita ikut kompetisi ini!” seru Baekhyun penuh semangat. Sambil menunjuk ke arah poster.
“Apa?!” kaget Kyungsoo.
“Kau yakin?” ujar Minseok.
“Ya! aku masih ingin mengalahkan Trio Tiang itu lagi! aku masih belum puas kalau mereka belum kalah dari kita!”
“Memang kapan kita pernah bertanding melawan mereka?” tanya Kyungsoo polos. Membuat Baekhyun mempause semangat berapi-apinya itu.
“A… ya… pokoknya aku ingin mengalahkan mereka supaya mereka tidak menginjak-injak kita lagi!”
“Tapi… aku takut kejadian itu terulang kembali…” rengek Minseok dengan kedua genggaman tangannya digosok-gosokkan ke pipinnya yang tidak dialiri air mata. Persis kayak hamtaro lagi garuk-garuk muka.

Kejadian yang Minseok maksud adalah…

Kala itu, Baekhyun, Kyungsoo dan Minseok mengikuti seleksi basket untuk diikutkan ke lomba tingkat antar sekolah. Tujuan mereka adalah untuk membuktikan pada cewek-cewek di sekolahnya kalau mereka juga cowok-cowok cool, gak kalah sama Trio Tiang (Baca: Chanyeol, Kris, Sehun). Waktu pulang sekolah sampai malam hari, mereka pakai untuk latihan basket sebelum hari seleksi itu dimulai. Dan ketika seleksi itu di mulai, tidak ada satupun dari mereka yang lolos seperti Trio Tiang.

Mengetahui itu, mereka kecewa. Sampai si Baekhyun nangis kejer di toilet setelah pengumuman. Mereka juga semakin panas ketika melihat Trio Tiang latihan untuk pertandingan. Sampai Minseok pun berfikir, mungkin karena tinggi badan kita yang kalah sama Trio Tiang, jadinya kita gak lolos. Mendengar pemikiran miris Minseok itu, keesokan harinya Baekhyun langsung beli susu B*neto.

Namun, sepertinya keberuntungan sedang memihak mereka. Saat pulang sekolah, mereka dicegat oleh pelatih basket.

“Bisakah kalian membantuku?” ungkapnya melow-melow dramatis, sambil memegang pundak Baekhyun.
“Bantu apa pak?” tanya Baekhyun. Ia sedikit heran dengan pelatih basket di depannya ini yang pasang muka mewek di permukaan kulit keriputnya.
“Bisakah… kalian besok ikut di pertandingan? Aku sangat butuh kalian!”

Mata Baekhyun langsung melek jeger. Apa dia tidak salah dengar? Pak Pelatih mengajaknya ikut bertanding? Berita itu… walau di sampaikan dengan suasana melow-melow dramatis, tapi terdengar sangat menggembirakan bagi Baekhyun CS. Mendengar itu, mereka menyimpulkan bahwa Trio Tiang tidak jadi tanding mewakili sekolah. Yes!

“Bisa pak! Bisa! Bisa!” gak usah banyak cingcong, Baekhyun langsung setuju. Akhirnya… impian mereka terwujud untuk jadi pemain basket. Bayangan cewek-cewek mengerubungi mereka langsung menghujani khayalan Baekhyun CS.

“Tapi pak, latihannya bagaimana?” tanya Kyungsoo.
“Ah, tidak perlu latihan. Kalian pasti bisa!”

Pas keesokan harinya, mereka datang ke sekolah karena pertandingan diadakan di sekolah mereka sendiri. Mereka sudah pakai atribut lengkap seperti seragam basket sekolahnya, sepatu basket dan kaos kaki. Dilihatnya penonton sudah banyak yang datang. Menambah kebanggaan pada diri Baekhyun CS.

“Ah kalian sudah datang!” sambut pelatih basket, bahkan dengan posisi mau melahap mereka dengan pelukan.
“Iya pak. Kami tidak mau telat” ujar bangga Baekhyun.
“Ya sudah, sekarang kalian ganti kostum ya…”
“Hah? Ganti kostum?” Minseok dan Kyungsoo sedikit heran. Tak lama kemudian datanglah Trio Tiang dengan memakai kostum basket menghampiri mereka.
“Lho? Kalian? kok ada disini?” kaget Baekhyun.

PRIIIIIT

“Give me T! Give me I! Give me A! Give me N! Give me G! TIANG! WUUUU” teriak para Cheerleaders menyoraki Trio Tiang yang sedang bertanding. Di antara cewek-cewek ceria berrok mini pink itu, ada badut Kucing, Kelinci dan Beruang berusaha tegar mendapati kenyataan.

*flashback off*

“Sudahlah! Itu tidak akan terjadi lagi! lagipula ini kan kompetisi band. Tidak akan ada maskot ataupun badut!” Ujar Baekhyun.
“Benar juga kata Baekhyun.” Simpul Kyungsoo.
“Iya juga sih…” Minseok akhirnya luluh.
“Jadi bagaimana bro?! Kalian siap mengalahkan Trio Tiang Kampret itu?!” seru Baekhyun sambil merangkul kedua sahabat senasibnya. Lalu meyakinkan lagi lewat tatapan matanya bergantian pada keduanya.
***
Trio Tiang akan menjadi saingan Baekhyun CS di kompetisi band ini. Tak mengapa bagi Trio Tiang kalau saingannya hanya berupa Baekhyun CS. Toh, Baekhyun CS juga pasti kalah sama mereka. Secara, Trio Tiang itu udah tinggi, cool, ganteng, berbakat lagi. Siapa juga cewek yang gak bakalan suka sama mereka. Pasti banyak yang ndukung juga. Daripada Baekhyun CS? semampai (semeter tak sampai), culun, kerjaanya cuma nghabisin stok susu b*neto di kantin, udah gitu, sukaanya baca komik, ngemil roti sobek dan gampang nangis kalo mereka tersakiti. Bukan tipe cewek banget.

Mendengar Baekhyun CS adalah saingan mereka, mereka cuma ketawa. Apalagi Sehun, ketawanya sampek ngakak-ngakak. Dipikiranya, dia membayangkan Baekhyun CS pake kostum badut kayak pas pertandingan basket itu sambil ngeband.

“WUAHAHAHAHAH” Kris sama Chanyeol jadi ikutan ngakak setelah Sehun mengutarakan bayangannya itu.
“Tapi mereka gak pake topeng, biar wajah culun mereka kelihatan. HUAHAHAHAAHA!” lanjut Sehun. Disusul tawa menggelegar kedua temannya menggema di kelas.
“Terus yang dinyanyiin lagu anak-anak WUAHAHAHAHA!” tambah Kris.
“Mending mereka jadi badut ultah aja deh. Pantes banget HUAHAHAHA” Chanyeolpun ikut andil menambahkan opini.
Di luar, Baekhyun mendengar semuanya. Telinganya langsung panas. Rasanya pingin nendang Trio Tiang itu.
“HIIIH! Lihat aja nanti! kalian pasti aku kalahkan!” Baekhyun gregetan
***
Mulai hari itu juga, Baekhyun CS menyewa studio buat latihan. Tapi belum sempat mereka pakai, listriknya mati. Akhirnya mereka memutuskan latihan di rumah Minseok pake alat seadanya.

DUKDUKDUK

JRENG

Sampai berjam-jam mereka masih belum memutuskan untuk membawakan lagu apa. Daritadi si Kyungsoo cuma genjreng-genjreng gitarnya gak jelas. Si Minseok juga Cuma mukul-mukul galon tak terarah. Si Baekhyun sampai suaranya abis daritadi nyanyi terus tapi gak diiringi dengan jelas. Tapi mereka tidak menyerah untuk terus menemukan pencerahan.

TING TONG!

“TOOOONG BUKAIN TOOOONG” teriak bapak Minseok nyuruh anaknya membukakan pintu.
“Iya papah~”

JGREKK

Minseok mlotot melihat siapa yang datang. Yang bikin mlotot adalah dandanan sama posenya yang ngangkat tangan nyandarin tangannya di tembok deket pintu, kayak pose sexy model-model cover tts gitu. Rambut panjangnya ia biarkan terombak ke pundaknya. Warnanya hitam kayak semua yang dia pake mulai dari topi sampek sepatu boots. Orang itu bisa dibilang koboy, tapi bisa dibilang juga preman pasar. Tapi dari gayanya ngucapin salam, suaranya menggelegar kayak rocker.

“Wuaaaahhh” Minseok langsung terkesima imut melihat dandanan dan mendengar suara ngerocknya pas ngucapin salam.

Setelah mempersilakan masuk, Minseok kembali ke teman-temannya untuk melanjutkan latihan.

“Hello brooooo long time no see broooo” orang yang kayak preman tadi langsung salam sapa sama bapaknya Minseok. Lalu dia duduk seenaknya di sofa tanpa perlu dipersilakan.
“Oyeah broooo” bapaknya Minseok langsung tos sama orang itu.
“Gimana kabar lo brooo?” tanya tamu itu dengan gaya kayak orang mabuk.
“Ya gini-gini aja brooooo. Tetep jualan bakpao brooooo”
“Ooooo gitu broooo”
“Iya broooo”
JRENG!
Orang itu langsung peka dengan gitar Kyungsoo yang keras tapi fals.
“Suara apa itu bro?!” tanyanya kaget.
“Oooooo itu broooo, anak gue lagi latihan ngeband broooo”
“Ngeband?” orang itu kaget sampai nyopot kacamata hitamnya.

“Cinta ini~ membunuhkuuuuuu”

Suara fals Baekhyun itu nampaknya tidak membuat orang yang kayak preman itu tutup telinga. Ia tetap menghampiri ketiga anak imut itu untuk pengen tahu apa yang mereka lakukan.

“Halo om” sapa imut Minseok. Semua mata langsung tertuju pada ‘om’itu.
“Hoi. Lagi ngeband ya kalian?”
“Iya oooom”serentak mereka kayak anak SD njawab pertanyaan.
“Ooh… bagus-bagus! Nyanyi lagu apa?“
“Masih bingung om.” Rengek Baekhyun.
“Om, om dulu temen ngebandnya papah ya?” tanya polos Minseok. “Ajarin kita ngeband dong om…”
“Iya oooooom” Baekhyun dan Kyungsoo manja.
“Kami bentar lagi mau ikut lomba om”perjelas Minseok.
“Oooh begitu rupanya…” om itu lalu menaikkan alisnya, seperti menemukan sebuah jalan.

Om-om itu lalu mengajak mereka bertiga ke studionya. Ternyata itu studio yang tadi mereka kunjungi terus mati lampu — . Jadi ternyata, om-om tadi ke rumahnya Minseok sepulang dari bayar listrik. Well, itu mungkin gak penting. Yang dipentingin sekarang adalah apa yang akan dilakukan om-om itu tadi pada Trio Imut untuk membantu proyek band mereka.

Sebelum masuk studio, om-om itu tadi berhenti mendadak sebelum akhirnya trio imut juga ikut berhenti mendadak di belakangnya. Om- om itu tadi kemudian mengulurkan tangannya pada mereka bertiga. Berniat untuk memperkenalkan diri.

“Kim Heechul imnida~”

Setelah itu mereka dipersilakan masuk studio. Suasana lebih terang dari yang tadi. Terlihat jelas drum, gitar, bass, microphone dan keyboard disana bermerek terkenal. Seakan menemukan emas dalam kubangan, Trio imut itu langsung melahap alat musik itu di posisi mereka masing-masing.

Beberapa detik kemudian, suasana jadi ricuh. Gitar dan drum dimainkan seenaknya ditambah Baekhyun nyanyi lagu rock sekenanya. Heechul terpaksa menutup telinga. Rupanya lebih baik mereka memainkan instrumen sederhana saja daripada yang asli. Tambah ancur.

“HEEEEYYYY STOP STOP STOP!” pinta Heechul. Mereka langsung stop seketika itu juga.
“Kenapa om?” tanya Baekhyun polos.
“Bukan begitu cara mainya! Okeh, aku ajari kalian satu-satu bagaimana caranya. Tapi sebelumnya kalian harus menentukan lagu apa yang mau dimainkan.”
“Ehm…. lagu apa ya?” Baekhyun mikir kiyut. Disusul kemudian yang lain juga ikut mikir. Heechul rela menunggu.

15 menit kemudian…

“Eeeeeeeeeeee” mereka bertiga masih mikir di tempat masing-masing. Heechul sabar menunggu.

30 menit kemudian…

“Eeeeeeeee “ si Baekhyun tetap bertahan di tempat. Yang lain sudah tepar di lantai dan gak mau mikir. Mereka serahkan saja pada Baekhyun. Om Heechul tetap sabuar menunggu.

1 jam kemudian…

“Eeeeeeeeeeeeee” Baekhyun sudah tiduran di lantai tapi masih mikir. Sedangkan kedua temannya sudah sampai ke alam mimpi. Heechul… dia tetap sabar kok. Saking sabarnya, dia langsung ngambil stik drum dan
BAK DUM TES!!! DUM TAK DUM TES!!!

Semuanya jadi terbangun.

“HOI! LAMA AMAT MIKIRNYA?!!!”sentak Heechul gemes.
“AAAAA IYAAA OM MAAF… “ semua langsung heboh.
“Ya sudah, lebih baik aku saja yang menentukan lagunya. Lagu ini liriknya simple, kordnya juga gampang. Jadi untuk pemula seperti kalian tidak terlalu susah.”

Heechul langsung menyuruh Baekhyun CS ambil posisi. Ia kemudian memberitahu lagu apa yang dimainkan. Lagu itu sangat familiar sehingga Baekhyun CS tahu. Bahkan Baekhyun saja hafal liriknya. Tinggal Heechul membimbing untuk memainkan instrumenya.

Tapi sebelum itu, Heechul membimbing sedikit si Baekhyun untuk bagaimana cara menyanyi ala roker. Tak lupa juga Heechul mengajarkan gerakan menyanyi ala rocker.

JRENGGG

Heechul puas dengan Kyungsoo yang langsung bisa memainkan kord lagu itu hanya sekali bimbing. Kordnya hanya diulang-ulang saja. Setelah itu, Heechul juga mengajarkan style bermain gitar ala rocker.

“Yak! Itu kurang mendalami! Kakimu juga kurang lebar!” omel Heechul pada Kyungsoo. Kyungsoo turuti perintah itu.
“Mengangguknya juga kurang keras!”
“Setelah itu, kalau bisa sambil tiduran juga mainnya! Gulung-gulung juga kalau bisa!”
“Ingat! Posisimu lead gitar! Jadi tunjukan permainan gitarmu dengan baik!”
“Wuaaaaaah, Om Heechul keren yaaa” kagum Minseok.
“Kalau begini, kita yakin para cewek akan sama suka kita!” yakin Baekhyun.

Semua saran itu langsung dipraktekan Kyungsoo. Heechul jadi puas memiliki murid penurut seperti Kyungsoo. Sebelum beralih ke Minseok, Heechul menyuruh Kyungsoo latihan mengharmonikan permainan gitarya dengan suara Baekhyun. Sekaligus gaya-gaya rocker tadi juga dilatih lagi.

BAK DUM TES!

Tidak butuh banyak waktu juga membimbing Minseok. Bakat drummer dari ayahnya ternyata mengalir juga di darah Minseok. Hanya tinggal membenahi sedikit, Minseok sudah bisa tampil sempurna. Tak lupa juga Heechul mengajarkan bermain drum ala rocker.

“Dulu ayahmu bisa main drum sambil mata tertutup.” Dongeng Heechul disela-sela memberi bimbingan.
“Benarkah?”kaget Minseok imut. “Jadi, saya juga harus seperti itu?”
“Kalau kau bisa, ya tidak apa-apa.”
Minseokpun mencobanya. Tapi yang ada, hasilnya malah hancur. Stik drum yang ia pegang tidak tepat memukul ke drumnya.

Setelah semua dibimbing satu-satu, Heechul mencoba memadukan semuanya. Mereka tidak langsung sempurna. Tidak jarang mereka harus mengulang kalau ada yang salah. Sampai malam pun tiba, mereka baru bisa pulang.
***
Hasil seminggu penuh latihan akan Baekhyun CS tuangkan hari ini. Pagi-pagi sekali Baekhyun CS sudah berkumpul di studio Heechul untuk persiapan. Mulai kostum dan dandanan, Heechul yang mengatur. Ketiga cowok imut itu akan berubah jadi rocker pagi ini.

“Wuaaaaaaahhh” mereka terkesima setelah melihat dandanan baru mereka di depan cermin. Semua rambut mereka yang biasanya berponi, langsung diberi jel supaya bisa menjulang tinggi. Muka polos mereka digarangkan dengan eyeliner tebal koleksi Heechul. Kostum hitam-hitam membalut mereka mulai atasan sampai sepatu bots.

“Pasti cewek-cewek akan mengerubungi kita~” Kyungsoo ngefly.
“Yang pasti, aku yakin Trio Tiang akan kalah dengan kita! HUAHAHA!” angkuh Baekhyun.
“Terimakasih ya Om Heechul atas kerjasamanya~” ujar Minseok. Wala tampilannya sudah seperti rocker, tapi wajah imutnya tetap tidak bisa disembunyikan.
“Ya, sama-sama nak. Pokoknya kalian harus tampil yang terbaik supaya menang, okeh!” nasihat om Heechul.
Setelah itu, mereka siap berangkat menuju sekolah.

Suasana di lapangan sekolah sudah ramai sejak pagi. Bahkan sebelum kompetisi band dimulai. Mereka rela berpanas-panasan demi melihat band jagoan mereka tampil atau hanya untuk sekedar nongkrong. Mumpung biaya menonton kompetisi itu gratis.

Baekhyun CS hampir terlambat. Mereka masuk ke ruang tunggu peserta langsung menyita perhatian. Hampir semua orang disitu tidak mengenal mereka berkat dandanan yang jauh dari image asli mereka. Baekhyun CS tetap cuek, dengan pdnya mereka berjalan melewati para peserta kompetisi yang lain.

“Hei bro, lihat mereka! dandanannya rocker banget!” dari kejauhan, Sehun tidak sengaja melihat Baekhyun CS.
“Siapa mereka?” Chanyeol harus mencerna beberapa lama untuk menebak Baekhyun CS.
“Itu kan Baekhyun CS!” seru Kris menebak berkat hafalnya dia dengan mata Kyungsoo yang bulat.
“HAH benarkah?!” Chanyeol dan Sehun terkesima. Mereka tidak menyangka trio imut itu bisa dandan seperti itu. Tapi sedetik kemudian, mereka tertawa ngakak.
“HUAKAKAKAKAK”
“Jangan hiraukan mereka! Mereka sirik dengan kita. Lihat! Dandanan mereka saja tidak seWOW kita.” bisik Baekhyun sebal pada ketiga temannya.
“Hei son… ayo kita berdoa dulu sebelum tampil!” tiba-tiba om Heechul datang menghampiri Baekhyun CS.
“Hei hei lihat! Siapa itu?” Sehun menunjuk Heechul.
“The BKM’s pasti sukses Yes!” seru Baekhyun CS dan Heechul saat tos bersama.

“Semuanya, masih semangat?!!!” seru si MC menyegarkan suasana. Yang ada si penonton tetap lemas.
“Langsung saja kalau gitu kita tampilkan peserta selanjutnya… The Tiangs!!!”

Ajaib. Benar-benar Trio Tiang sudah famous. Mendengar nama itu, para cewek-cewek langsung teriak histeris menyambut penampilan mereka. Mereka yang tadinya berteduh di depan kelas, jadi berlarian menuju tengah lapangan mendempet ke panggung. Suasana jadi tidak lemas lagi. Munculnya sang vokalis dari balik tirai menambah semaraknya teriakan bercampur tepuk tangan.

“Yeah, everybody…” salam Kris ditambah satu wink untuk semua.

Dalam hitungan detik Chanyeol langsung memainkan drumnya, disusul Sehun pada gitar kemudian Kris berpadu dalam nyanyian.

“Kau gadisku yang cantik… coba lihat aku disini… disini ada aku yang sayang padamu….” (ST12-PUSPA)

Semua gadis yang ada disitu langsung histeris. Kris berhasil membawakan lagu yang menyita perhatian mereka.

DENG DREDENGDENG

“Kau gadisku yang manis… coba lihat aku disini… disini ada aku yang cinta padamu ouooooh”

Sehun juga tidak mau kalah cari perhatian. Ia tunjukan smirknya yang membunuh itu pada para penonton sambil main gitar. Tapi si Chanyeol tidak, ia sibuk dengan drumnya.

“ Walau ku tahu, bahwa dirimu sudah ada yang punya…. Namun kan kutunggu sampai kau mau…. ouo”
“Huuuu dasar para cowok-cowok caper!” ejek Baekhyun yang menonton dari samping panggung. Seperti mendengar suara Baekhyun, Kris kemudian memberikan senyum smirk padanya. Baekhyun CS rasanya ingin muntah.
“Putuskanlah saja pacarmu, lalu bilang I LOVE YOU padaku~”
Kini saatnya Sehun memainkan kemampuan solo guitarnya.
“AAAAAAAAAAAAAAAAA” teriakan histeris para gadis makin menggema. Mereka juga masih berebut tempat di depan supaya melihat wajah Trio Tiang dari dekat.

Giliran selanjutnya, Baekhyun CS. Mereka langsung bersiap di belakang panggung. Nervous juga melanda mereka. Tapi jadi semangat lagi ketika mereka berpapasan dengan Tio Tiang yang memandang rendah mereka.

Saat mereka naik panggung, suasana masih seperti tadi. Sedikit krik-krik karena tidak banyak yang tahu mereka. Apalagi dandanan mereka freak. Menakutkan. Tidak semanis Trio Tiang yang dapat meluluhkan hati tiap penonton di depannya.

“APA KABAR SEMUANYAAAAAAAAAAAA?” teriak Baekhyun menghangatkan suasana. Berhasil, mereka pun menjawab. Dengan canggung, Baekhyun langsung saja memberi aba-aba untuk memulai.

CESCESCES

“RACUUUUUUUN…. RACUUUUUUUNNN… RACUUUUUUNNN”

Musikpun terdengar ricuh. Nuansa rocknya sangat terasa. Gadis-gadis yang ada di depan langsung kabur karena mereka masih sayang dengan telinga mereka. Baekhyun mendadak bingung. Bagaimana ini? Kenapa penontonnya malah lari?

Trio tiang yang melihat dari depan kelas tertawa melihat kegagalan mereka.

“Itu ngeband atau mau ngusir setan? HUAHAHAHA” celetuk Kris.
“Dandanan sama orangnya gak pantes! HAHAHA” tambah Chanyeol.

Tapi tanpa mereka sangka, depan panggung yang mulanya berisi gadis, jadi berubah laki-laki semua. Saat para gadis kabur menepi ke depan kelas, mereka seakan berpapasan dengan para siswa cowok yang menyukai genre musik Baekhyun CS. Baekhyun jadi semangat lagi. Minseok sampai menambah powernya untuk memukul drum. Trio Tiang sepertinya harus menghentikan tawa mereka.

Tidak hanya ricuh di panggung, tapi juga ricuh di bawah panggung. Para penonton terlalu asyik menikmati lagu Baekhyun CS. Tak peduli panas mtahari menyengat ke kulit mereka. Mereka semua terlihat gembira. Semakin lama, Baekhyun CS mulai menguasai suasana.

“Yeah! Good!” dari kejauhan, Heechul mengacungkan jempol pada band asuhannya itu.

“WANITA RACUN DUNIAAAAA… APA DAYA ITU ADANYAAAAAA WUOOO”

Kini saatnya Kyungsoo menunjukan aksi solo guitarnya. Ia praktekan gerakan yang diajarkan Heechul. Semua terkesima melihat cowok imut itu kayang sambil main solo gitar. Kemudian tiduran, lalu gulung-gulung. Tepuk tangan langsung bersorak-sorai. Bahkan sampai membuat Trio Tiang menganga tak percaya. Cewek-cewek juga tak sedikit yang mulai ke tengah. Berteriak histeris tak kalah hebohnya dengan yang tadi.

“Hilang akal sehatku… hilang akal sehatku… HILANG AKAL SEHATKU MEMANG KAU RACUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUNNN YEEEEEEEEEEAAAAAAAHHHHH!!”
Pertunjukan Baekhyun CS ditutup dengan aksi solo gitar Kyungsoo lagi, lalu mereka bertiga berlari brutal ke tepi panggung dan melompat ke penonton. Tubuh mereka terlalu enteng di pikul penonton.
“YEEEEEEEEEEEEEEEEEE KITA BERHASIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIL” Teriak Baekhyun senang.

“Sekarang saatnya kita umumkan juara Band Sekolah kitaaaaa!! Mana suaranyaaaa?” teriak MC
“WuUUUUUuuuu”
“Mari kita undang ketiga juri kita untuk naik ke atas panggung.”

Para peserta kompetisi sudah bercampur dengan kerumunan penonton. Supaya dengan mudah naik ke panggung. Terlihat Baekhyun CS dan Trio Tiang berada di jarak yang jauh. Sesekali mereka saling melirik.

“Juara 3, Band ini sangat fenomenal… penampilan mereka sangat bagus, bisa menyita perhatian penonton dan juga kami. Mereka adalah… The Good Band!!”
“Yeeeee”
“Yaaaaah” Minseok agak lemas.
“Tak apalah… ini kan masih juara 3. Siapa tahu kita juara 1!” seru Baekhyun menyemangati Minseok.
“Selanjutnya, juara 2. Saya sangat suka dengan penampilan mereka! ya, walaupun telinga saya agak budeg setelah mendengarkan musik mereka.”
Semuanya tertawa. Termasuk Baekhyun CS.
“Mereka adalah…. The BKM’s!!!”
“APA?!!!!”Baekhyun CS terkaget senang, sedangkan Trio Tiang kaget tidak terima.
“HOREEEEEEEEEEEEEEE” ketiga anak mungil itu langsung lari ke atas panggung. Sangat telihat lucu karena dandanan mereka tidak sebanding dengan lari mereka yang kayak anak SD.

Baekhyun langsung mencomot pialanya.

“Pertama-tama, terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas semua limpahan rahmatnya kepada kita. Juga kedua orang tua kami yang melahirkan kita. Kemudian teman-teman yang mendukung kita dan yang pasti Om Heechul yang ada disana!!!”Baekhyun menunjuk Heechul yang ada jauh di depan panggung. “You are the MVP for us!!!”

Semuanya tepuk tangan.

Tiba-tiba Kyungsoo merebut microphone Baekhyun.

“Terimakasih juga buat ibu kantin pojok yang selalu memberi kita semangat dalam menjalani hidup sebagai anak culun di sekolah ini, hiks!” entah kenapa, Kyungsoo sampai terharu mengucapkannya. Semuanya jadi ikut terharu.

“Terimakasih juga buat bapak ibu guru yang telah membimbing kami, memberikan ilmu kepada kami sehingga kami jadi anak yang cerdas, berbudi luhur dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa” tambah Minseok.

Akhirnya, penyerahan piala kepada mereka berdua bernuansa haru.

“Haish… dasar anak-anak culun!” koment Chanyeol pada mereka.
“WUUUUUUUUUU” Baekhyun CS bersorak menuruni panggung sambil menenteng piala itu. Heechul menyambutnya di bawah.
“Selamat ya my soooon…. “
“Terimakasih banyak Om Heechul…” sorak Baekhyun CS.
“Untung saja kami latihan di rumahnya Minseok, kalau tidak, kami tidak bertemu om Heechul yang keren ini!” ujar Baekhyun.
“Kapan-kapan, kami boleh latihan lagi ya sama Om Heechul?” Minseok menambahkan.
“Ya, boleh” jawab halus Heechul.
“Piala ini juga untuk Om Heechul! Om Heechul the best deh pokoknya!” Kyungsoo menambahkan juga.
“Ah, jangan begitu, aku jadi terharu~Hiks!”
Mereka jadi sibuk berharu-haru di belakang panggung. Tanpa sadar mereka dilirik oleh Trio Tiang yang terlihat iri dengan mereka.
“Hh.. sudahlah, untuk apa kita iri dengan mereka?” gerutu Chanyeol.
“Baru juara 2 aja bangga…” Sehun juga ikut sebal.
“Ya… setidaknya kita beri kesempatan bagi mereka untuk pernah merasakan menang dari kita…” Kris mencoba untuk tegar.
“Aku tidak menyangka mereka bisa bermain sekeren itu…” Chanyeol tanpa sadar mengucapkan itu. Hingga kedua temannya menoleh padanya heran.
“Selanjutnya, juara 1 kita… The Tiangs!”
“APA?!” Baekhyun CS dan The Tiangs kaget. Kegembiraan Baekhyun CS retak seketika.
“HOREEEEEEEEEEEEEEEE” Trio Tiang pun naik panggung. Saat mereka melewati Baekhyun CS, mereka melirik sombong. Lirikan itu langsung menusuk hati Baekhyun.

Setelah beberapa detik terdiam, Baekhyun pun menangis. “HUEEEEEEEEEE”
“Kenapa kau menangis?” tanay Heechul heran.
“Kami gagal mengalahkan band The Tiangs…” ucap lirij Minseok.
“Sudah, tidak apa-apa… yang penting kalian sudah berusaha semaksimal mungkin… masih mending juara 2 daripada tidak.” nasihat Om Heechul melihat Baekhyun bersedih.
“TAPI KENAPA KITA TIDAK BISA MENGALAHKANNYA?!!” Baekhyun menangis kejer tidak terima.
“Sudahlah, yang penting kita sudah bisa menunjukan pada mereka kalau kita juga hebat…” Kyungsoo menambahkan.
“Jangan menyerah! Ini bukan akhir, Baekhyun! Perjalanan kita masih panjang!” tambah Minseok. Baekhyun pun sedikit tenang.

“Halo semua…” tiba-tiba seorang gadis cantik datang kepada mereka. Ngomong-ngomong, dia disukai oleh Kyungsoo. Makanya Kyungsoo agak malu-malu saat kapten cheerleaders itu menghampiri.
“Wah.. Halo juga, Minrin…” sapa Baekhyun CS.
“Selamat ya atas kemenangan kalian…” Minrin pun mengulurkan tangannya memberi selamat pada semua.
“Terimakasih…”
“Mm, ngomong-ngomong, aku kemari ingin meminta tolong kepada kalian” ucap gadis itu dengan halus. Suaranya menenangkan hati.
“Minta tolong apa?” tanya Baekhyun CS bersahutan.
“Bisakah kalian datang ke pesta ulangtahun adikku besok? Kalian akan mengisi acara disana.”
“Wuaaahhh…” Baekhyun CS senang sekali. Sepertinya mereka sudah berhasil mengalahkan Trio Tiang. Buktinya, mereka juara 2 tapi dapat job dari gadis cantik ini. Berarti, mereka sudah berhasil memikat hati gadis dong.
“Bisa-bisa! Dengan senang hati!” seru Baekhyun semangat.
“Benarkah kalian bisa?!” tanya Minrin lagi. Baekhyun mengangguk yakin.
“Terimakasih…” gadis itu tersenyum senang.
“Wah, baru juara sudah dapat job kalian, haha” sahut Heechul.
“Om, bantu kami lagi ya…” pinta Minseok.
“Wah, berarti kita harus latihan lagi…” seru Kyungsoo. Serasa jadi artis yang kebanjiran job.
“Untuk apa? tidak perlu…” sahut gadis itu.
***
Rumah besar Minrin didekorasi sangat lucu. Bernuansa warna pink meriah, karena sejatinya adik Minrin suka warna pink. Lebih meriah lagi karena tamu undangan yang datang anak-anak kecil.

Terdapat panggung kecil di tengah-tengahnya untuk hiburan di acara ulang tahun ini. Saat ini sedang belangsung aksi dari Pak Parno memainkan sulap.

“Bim salabim jadi apa? prokprokprok!”
Setelah Pak Parno memberi mantra pada sebuah kotak besar, beliau buka kotak itu. Wajah polos anak-anak kecil itu terlihat tidak sabar melihat apa isinya.

“BAHH!!!”

Keluarlah seorang badut Masha dari dalam kotak itu. Sontak membuat anak-anak kecil itu kaget namun gembira. Mereka kemudian mengerubungi badut itu seperti semut mengerubungi kue manis. Badut di depannya itu sangat menggemaskan. Tak heran kalau menjadi rebutan anak-anak kecil.

“Aduh! Aduh! Jangan keras-keras! nanti aku jatuh!” gumam Baekhyun yang ada di dalam kostum Masha itu.

BRUKKK

Yang ditakutkan Baekhyun terjadi juga. Semua orang di acara itu jadi tertawa, termasuk juga badut Angrybird dan badut Hellokittty yang ada di samping Pak Parno.




END
WWW’s note: hehe, mian kalo ceritanya GJB /pacman emotikon/ jangan lupa RCL, kritik dan sarannya yaaaaaa

22 thoughts on “Trio Imut

  1. author avyhehe mana? ya ampun tak kira gak bakalan dipost, ternyata dipost juga jadi baru tahu sekarang :v
    makaseh ya tante avyhehe😄
    makasih juga buat semua readers yang udah baca :’D

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s