Nerd For Popular {Be My Girlfriend}

tumblr_naxz6lEqL61qfrcvxo1_250

Nerd For Popular {Be My Slave Girlfriend}

Kim Jong In – OC {Han Soo Eun}

Romance and lil bit Angst + Hurt

Just a lil story about Popular boy who fall in love with a nerd girl ?

For sure ?

Just see it ^_^

I am sorry for typo and storyline ^_^

Hope you like it😀

Don’t be a sider please~

Seperti malaikat yang baru mendapatkan sayapnya

Aku terbang tinggi bersama pangeranku

Menembus awan dan angin yang menghalang…

Naasnya,-

[Author Point]

“I Got You Nerd” suara lengkingan seorang gadis di tambah dengan bisikan siswa sekitar membuat keadaan kantin menjadi riuh. Gadis dengan dua dayang di sampingnya lantas berjalan dengan angkuh ke arah gadis yang baru saja membeli satu bungkus roti. “Yeo—Yeon Sung” ia terbata menggumamkan nama Yeonsung –gadis cantik yang sedang berjalan kearahnya. gadis itu meremas roti yang baru di belinya lantaran rasa takut kembali menjalar. Dalam benaknya, ia berdo’a kepada Tuhan supaya Yeonsung dan para pengikutnya tidak berbuat hal yang macam – macam padanya.

“Aku mencarimu Nerd. Aku, merasa kesepian tanpamu” sekarang Yeonsung telah berdiri tepat di depan gadis yang ia panggil Nerd. Tangan Yeonsung bergerak membersihkan almamater Nerd. Ia menarik sudut bibirnya, membuat sebuah senyum manis tetai di mata Nerd, senyum itu mengerikan. Sangat.

“Yeon—Yeon Sung-ssi, aku ingin kembali ke kelas” Nerd kembali terbata. Kepalanya ia tundukkan, tidak berani menatap Yeonsung. Bahunya sudah bergetar hebat. Ketika hendak melangkah, YeonSung menahan bahu Nerd, ia bahkan mencengkeramnya cukup keras. Membuat Nerd menahan rasa sakit untuk diri sendiri. Sekalipun berteriak, tidak akan ada yang mau menghentikan YeonSung. Gadis itu, telah menganggap sekolahnya sebagai istananya. Istana dengan dirinya sebagai ratu.

“ayolah Nerd, mari bermain” mata Yeonsung menyipit. Tampaknya gadis iblis itu memiliki rencana. ‘tampaknya anda tidak berpihak padaku’ Nerd bergumam dalam hatinya.

Yeonsung kemudian membawa Nerd ke areal tengah kantin dan entah sejak kapan, semua siswa yang ada di kantin sudah mengelilingi mereka. “Anggota Kebersihan!!” Yeonsung bersuara cukup keras. Mendatangkan beberapa siswi yang sudah berpakaian lengkap seperti staff kebersihan sekolahnya. Oh, jangan lupakan sapu dan lap yang sudah mereka pegang.

“kau akan menikmatinya, Nerd” Yeonsung mendekatkan wajahnya kearah Nerd. Senyum yang semula terkembang, sekarang telah berubah menjadi sebuah seringaian. Selanjutnya, Yeonsung memerintahkan salah satu dayangnya untuk mengeluarkan sebuah….telur ?

Mata Nerd terbelalak kaget tak sampai disitu, ketika ia melihat ke sekelilingnya. Semua siswa juga tengah memegang satu telur tanpa terkecuali. Nerd tak bisa melarikan diri ataupun sekedar meminta pertolongan. semuanya sudah berada di bawah kuasa Yeonsung. Lagipula siapa yang ingin mengelak dari titah ratu ? hanya pemberani dengan gelar raja yang bisa melakukan itu. memohon pada Yeonsungpun percuma. Nerd, sudah menjadi bahan bullying sejak awal semester. Entah apa salahnya, yang jelas Yeonsung sangat membencinya.

KREAK

Yeonsung telah memulai. Ia melemparkan telur pemberian dayangnya tadi kearah Nerd dan ya, Yeonsung memang pandai dalam menentukan sasaran. Lihatlah, telur itu jatuh sempurna tepat di pipi Nerd. Kemudian, satu per satu bagian tubuh Nerd mulai di lempari oleh para siswa yang ada di kantin. Rambut, wajah, seragam, kaki bahkan sepatunya juga menjadi sasaran empuk mereka. Semuanya tertawa penuh kemenangan. Melihat Nerd yang sudah mengeluarkan bau tak sedap menjadi bahan tawaan paling asik bagi mereka.

Menangis, menutup mata dan memeluk dirinya sendiri. Hanya itu yang bisa Nerd lakukan. Ia menangis dengan serangan bertubi – tubi para siswa. Tak ada bantuan atau pertolongan. Hanya berharap penderitaan ini cepat selesai.

“HENTIKANN!!” semua siswa terkejut dan teriakan itu sontak membuat para siswa berhenti tertawa, termasuk Yeonsung. Mata gadis itu bahkan membesar melihat lelaki yang berdiri di depan Nerd. Sementara Nerd ? ia masih menutup matanya. Tak kuat untuk melihat keadaan sekitar, termasuk melihat keadaannya sendiri.

“kalian menggelikan” lelaki itu berucap sinis. Membuat beberapa siswa tertunduk malu.

“apa yang kau lakukan ? kau tidak seharusnya menolong si Nerd itu” Yeonsung berbisik dari jauh pada lelaki yang ada di dekat Nerd. sepertinya mereka kenal dekat. maksudku, antara Yeonsung dan lelaki penolong.

“aku mengumumkan. Mulai sekarang, siapa yang membully dan menyakiti Han Soo Eun akan langsung berhadapan denganku.” Mata lelaki itu bergerak menatap semua siswa yang ada di kantin. Sepertinya ia tidak main – main dengan perkataannya. Tatapan lelaki itu benar – benar tajam dan mengintimidasi. Yeonsung sampai ternganga dibuatnya, untung saja gadis itu tidak meneteskan air liur saking terkejutnya.

Tanpa menambah kata, lelaki yang secara mengejutkan muncul di tengah kesenangan para siswa tapi kesengsaraan bagi Nerd atau Han Soo Eun lantas menarik tangan Soo Eun yang berlendir. Membawanya keluar dari kantin. Meninggalkan berpuluh pertanyaan dalam benak setiap siswa.

Untuk pertama kalinya, Soo Eun membuka mata. Ia melihat tangannya yang penuh dengan lendir putih telur di pegang oleh seseorang. Ada rasa aneh yang mengelilingi hatinya. Entah perasaan apa itu, yang jelas Soo Eun sangat bersyukur karena masih ada yang menolongnya. Walaupun lelaki itu memiliki niat jahat yang lain, tapi setidaknya Soo Eun harus mengucapkan terima kasih.

Kembali ke dalam kantin,

Yeonsung memerintahkan para siswi yang berseragam seperti staff kebersihan untuk membersihkan segala kekacauan yang ia komando. Yeonsung juga menyuruh para siswa untuk bubar lantaran kesenangannya telah pergi di bawa oleh lelaki yang ia pikir menyayanginya. Dayang – dayang Yeonsungpun mendekat.

“bagaimana mungkin ?” gadis dengan name tag Yu Meri bersuara. Ia salah satu dayang Yeonsung.

“apa dia memiliki perasaan pada Nerd ?” dayang Yeonsung lainnya juga ikut melontarkan pertanyaannya.

Yeonsung geram dan hanya mengepalkan tangannya kuat – kuat. “aku tidak menyangka jika Jong In adalah orang yang menyelamatkan Nerd”

Jong In terus saja berjalan dengan langkah lebar, membuat Soo Eun kesulitan untuk mensejajarkannya. Tapi setibanya di depan kamar kecil wanita, Jong In berhenti dan ia berbalik. Membuat pacuan kuda yang ada di jantung Soo Eun bergerak lebih cepat daripada sebelumnya. Dengan cepat, Soo Eun menarik tangannya dari genggaman Jong In.

“ma–maaf” Soo Eun membungkuk pada Jong In. Membuat lelaki tampan itu mengernyit tak mengerti.

“a—aku tau kalau kau merasa kasihan padaku. Terima kasih sudah menolongku” Soo Eun kembali membungkuk dan ketika ia kembali pada posisi semula, Soo Eun di buat terkejut oleh sikap Jong In. Bukan melecehkan atau sejenisnya, Jong In malah menghapus lendir telur yang ada di wajah Soo Eun. Mengusapkan ibu jarinya pada permukaan wajah Soo Eun secara lembut.

“Kim Jong-In” Soo Eun terbata lantaran perlakuan Jong In yang di luar nalar –menurut Soo Eun.”a–aku” Soo Eun hendak menjauh dari Jong In, namun lelaki itu menahannya dengan cara menatap Soo Eun tajam. Membeku, itulah efek dari tatapan Jong In. Soo Eun merasa jika tulang beserta persendiannya dilumpuhkan oleh Jong In. “jangan bergerak” intruksi Jong In dan Soo Eunpun hanya diam.

Melihat wajah Jong In dalam jarak dekat, di tambah tangan Jong In yang masih bergerak membersihkan wajah Soo Eun benar – benar membuat gadis itu merasa malu. Ia bahkan tak tau, sudah berapa kadar kemerahan wajahnya. Yang pasti, wajahnya pastilah sangat merah sekarang.

“seragammu kotor. Apa kau tidak berniat untuk pulang ?” Soo Eun terkejut dengan pertanyaan yang dilontarkan Jong In. Selama hamir 3 tahun di sekolah itu, baru kali ini ia mendapat pertanyaan seperti ini. Ditambah lagi yang menanyakannya adalah Jong In. Percaya atau tidak, Jong In adalah pangeran di sekolah Soo Eun. Sungguh mengejutkan.

Namun Soo Eun buru – buru menutupi rasa keterkejutannya. Ia langsung menggeleng, tangan Jong In sudah tidak berada di pipi Soo Eun lagi. “ada jam pelajaran olah raga dan aku akan mengganti seragamku. Terima kasih sudah merasa kasihan padaku” Soo Eun kembali membungkuk. Terlalu tinggi khayalan Soo Eun untuk mendapat perlakuan seperti ini. Mungkin saja Jong In punya rencana jahat. Who knows ? seorang pangeran tiba – tiba menolong rakyat jelata dengan kasta terendah. Bukankah yang seperti itu hanya terjadi dalam buku dongeng ?

Setelah membungkuk dalam, Soo Eun memutuskan untuk menyudahi khayalan yang tak pernah ia bayangkan, dengan cara pergi dari hadapan Jong In dan menganggap semua perlakuan Jong In sebagai belas kasihan seorang majikan terhadap pembantunya. Tidak lebih.

Namun lagi – lagi, Jong In menahan Soo Eun. Kali ini ia menggenggam lengan Soo Eun dan membalikkan gadis itu. untung saja keseimbangan Soo Eun masih berada pada titik aman, jadi ia tidak perlu takut untuk terjatuh. Kedua bola mata dua insan itu bertemu. Jong In dapat melihat mata bulat dan jernih Soo Eun. Begitu pula dengan Soo Eun, ia dapat melihat mata dingin dan penuh intimidasi Jong In. Keduanya terdiam cukup lama.

“semuanya selesai. Aku tau kau hanya kalah taruhan dari teman – temanmu. Jadi kumohon, lepaskan aku dan terima kasih atas bantuanmu” entah dari mana Soo Eun mendapatkan ide untuk mengatakan hal itu. padahal ia masih belum tau alasan Jong In untuk membantunya. Namun sepertinya, hanya taruhan yang membuat pangeran turun dari tahta. Tangan Soo Eun bergerak, mulai melepaskan genggaman Jong In.

“aku menyayangimu” kepala Soo Eun sontak berdiri dan matanya terbelalak kaget. Tangannya yang bergerak untuk melepaskan genggaman Jong In terhenti. Seperti tersambar petir di siang hari, Soo Eun tidak percaya dengan apa yang Jong In katakan.

“apa ?” Soo Eun masih belum percaya dengan apa yang ia dengar.

“aku menyayangimu Han Soo Eun, maka dari itu jadilah Kekasihku” Jong In mendeklarasikan. Membuat semua siswa yang berlalu lalang di dekat mereka –Jong In dan Soo Eun berhenti melakukan aktivitas masing – masing. Semua tatapan tertuju pada Soo Eun sekarang.

Gugup dan tidak tau harus berbuat seperti apa. Itulah yang Soo Eun rasakan. Ingin lari, tapi ia masih takut jikalau nanti bertemu dengan Yeonsung. Tapi, untuk menjawab ‘tidak’ rasanya itu sangat tidak sopan, mengingat Jong In menjadi bahan rebutan oleh banyak siswi. Nasib Soo Eun pasti lebih buruk jika ia menolak Jong In. Belum lagi jika ia mengiyakan ajakan Jong In. Kalian pasti tau apa akibatnya bukan ?

Soo Eun lantas meneguk air liurnya dengan susah payah. Pupil matanya bergerak melihat sekitar.

“a–aku”

“kuanggap kau mengiyakannya” Jong In menaikkan sedikit sudut bibirnya, membuat Soo Eun panik bukan kepalang. Jika iya, maka berarti hidupnya di sekolah itu tidak akan lama lagi. Bukan hanya pembullyan, tapi sepertinya Soo Eun juga akan disiksa mati – matian karena baru saja menjadi kekasih seorang pangeran. Apa ini tujuan Jong In menolongnya ? membuat Soo Eun semakin terperosot ke dalam lembah pembullyan yang paling dalam ? lelaki itu pastilah pangeran jahat dari negeri hitam.

“Jong—Jong In” suara Soo Eun mulai terdengar serak lantaran air matanya telah keluar. Soo Eun tak berani lagi membayangkan, penyiksaan seperti apa yang akan ia dapatkan dari Yeonsung dan siswi lainnya. Ia sangat belum siap. Kalau boleh memilih, bisakah Soo Eun bunuh diri ? atau setidaknya pindah sekolah.

“kau—-kau jahat” lirih Soo Eun ketakutan. Sekarang mereka berdua telah menjadi pusat perhatian. Tidak sedikit siswa yang berhenti untuk melihat apa yang terjadi. Bahu Soo Eun bergetar hebat.

Dengan gerakan pelan, Jong In menarik Soo Eun kedalam pelukannya. Membenamkan kepala gadis itu di dadanya. Ughh~ apa Jong In lupa dengan bekas telur yang ada di sekujur tubuh Soo Eun ?

“aku mengingatkan kalian. Jika ada yang menyakiti gadisku setelah ini. Baik dengan adanya aku atau tidak, aku akan memberikan ganjaran yang tidak pernah kalian bayangkan sebelumnya. Mengerti ?” tidak ada bentakan ataupun suara keras. Jong In mengatakannya dengan nada normal dan mampu di dengar oleh siswa yang ada di sana. Para siswa tunduk, mereka mengangguk serempak. Jong In mengisyaratkan untuk bubar, dan kerumunan itupun bubar.

“serius ? tapi a–aku” Soo Eun menjauh dari dada Jong In ketika mendengar suara bisikan para siswa telah lenyap dan benar saja, semuanya kembali seperti normal.

“tidak ada yang perlu kau takutkan lagi. Aku disini, bersamamu. Yeonsung sekalipun.” untuk pertama kalinya, Soo Eun melihat Jong In tersenyum dengan tulus. Menampakkan deret giginya yang putih dan mau tidak mau, Soo Eun membalas dengan sebuah senyuman.

“apa aku bisa, untuk tidak terbangun dari mimpi ini ?” Soo Eun masih belum percaya dengan pendeklarasian Jong In tentang hubungan mereka.

“ini semua nyata, tidak semu” tangan Jong In kembali bergerak dan kali ini, ia mengelus rambut penuh lendir Soo Eun.

“terima kasih. Kim Jong In” Soo Eun tersenyum manis menanggapi Jong In dan Jong In mengangguk pelan menanggapinya.

Kau tidak tulus. tapi setidaknya, aku bisa bernapas cukup lega karena dengan begini Yeonsung tidak akan menggangguku. Ya, sampai kau memutuskan kapan sandiwara ini akan berlangsung. Walaupun aneh, tapi aku tau. Kau punya alasan di balik sikap baik ini. Entah apa itu, yang jelas aku akan menjadi gadis idiot dalam sandiwaramu ini –Han Soo Eun

Aku melakukannya ? sungguh ? ini pasti gila.. menjadikan Nerd sebagai kekasihku ? dunia pasti sudah berbalik.. awas saja Sehun, Baekhyun dan Chanyeol.. dan oh, permainan truth or dare sialan.. kenapa juga aku memilih dare dan alhasil disuruh untuk menjadi kekasih si Nerd dalam waktu 2 minggu..

Sialan!! –Kim Jong In

-Next or Stop ?

Hai ^_^

yang rindu aku angkat keteknya dong >.<

kkk~

56 thoughts on “Nerd For Popular {Be My Girlfriend}

  1. next dong, pliss
    Soalnya aku masih penasaran, apa alasannya Yeonsung ngebully Soo Eun? terus aku udah yakin kalau Jongin emang engga tulus. Eh, ternyata bener kan? Ujung-ujungnya pasti Soo Eun yang menderita

  2. Aku baca series ke-3 dulu terus ini.
    Ternya benar dugaan Soo Eun, Jongin hanya kalah taruhan oh bukan taruhan tapi permainan. Apakah Ini akan berakhir sad ending? Aku harap tidak, karena akan menjadi luka dalam bagi Soo Eun walaupun Soo Eun sudah mengetahuinya.
    Series ke-4 ditunngu ya author-nim.
    Fighting and Keep writing author-nim^^

  3. Ahh, gitu…klo gitu benar dugaan so eun tentang Jongin yg mau jadiin dia kekasih gara2 ada taruhan…
    Semoga aja dgn kekalahan taruhan yg dilakukan oleh Jongin selama 2 minggu, ada benih-benih cinta di keduanya..😄

    Next..

  4. ahh tenyata jongin nolong cuma karena kalah taruhan..ya walau pun soo eun tau jongin nolong dan nembak dia cuma karena taruhan soi eun typ bersyukur yg pnting dia selmat dari pembully an ..semoga jongin jatuh cinta dgn soo eun ㅋㅋㅋ

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s