My Bad BoyPart 1 [freelance]

PhotoGrid_1357304081013

My Bad BoyPart 1

Genre : Romance,School life, little bit comedy

Length :Chapter

Rating : General

Scriptwriter : OPI

Main cast :Kim Shin Yeong (OC), Baekhyun, Kris

Suport Cast : Member EXO-K

WARNING : TYPO BERTEBARAN DIMANA-MANA

Annyeong, author OPI disini.Ini pertama kalinya ngirim FF disini.Aku spesialis FF EXO dan semua FF yang aku buat biasanya dikirim ke EXO FanFiction. Dan FF ini juga uda aku publish di beberapa tempat. Kalau yang mau nanya nanya lagi tentang apapun bisa Tanya ke FB author aja FB : Laely Shofia. Okke selamat membaca, happy reading😀 mian kalau ada typo…

Author POV

KKKRRRIIINNNGGG…….

Suara jam weker berdering dengan sangat kencang, namun hal tersebut tidak bisa membangunkan seorang yeoja yang tengah terlelap dalam tidurnya.

“Emmmh….berisik sekali!!” teriak yeoja itu lalu menenggelamkan wajahnya ke dalam bantal.

TOKK…TOKK…TOKK….

“YA!KIM SHIN YEONG BUKA PINTUNYA!” terdengar suara teriakan seorang lelaki dibalik pintu kamar Shin Yeong sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar Shin Yeong dengan keras supaya yeoja pemalas itu terbangun.Namun tetap saja hal itu tidak dapat membangunkan seorang Kim Shin Yeong.

“Aigoo oppa jangan berisik! Aku masih mengantuk! Aishhh jam weker ini mengganggu saja!” Ia memasukan jam wekernya ke dalam aquarium yang ada di mejanya hingga berhenti berbunyi.

“YA PEMALAS CEPAT BANGUN! INI SUDAH JAM 7.15! KAU MAU BOLOS SEKOLAH HAH?” teriak oppanya Shin Yeong.

“Baru jam 7.15 kan? Sudahlah tenang sa… MWO? 7.15? OPPA KENAPA TIDAK MEMBANGUNKANKU DARI TADI HUH?” Shin Yeong langsung loncat dari singgah sananya dan masuk ke dalam kamar mandi. Sementara itu oppanya masih menggerutu tidak jelas sambil menggeleng-gelengkan kepela melihat tingkah laku adiknya yang sangat susah bangun dari singgahsananya itu.

Shin Yeong berlari menuju meja makan dan mengambil roti yang akan dimakan oleh oppanya dan langsung berlari keluar rumah sambil mengikat tali sepatunya.

“KIM SHIN YEONG!BERANINYA KAU MENGAMBIL MAKANANKU!!” teriak oppanya.

“KEKEKE….GOMAWO OPPA..SARANGHAE..” balas Shin Yeong sambil memberi kiss bye pada oppanya tercinta. Oppanya langsung tersedak oleh cinta yang diberikan Shin Yeong.

“Uhukk..uhuk… yeoja gila!” gumamnya.

“Sudahlah Suho, kau tahu sendiri adikmu itu sangat ceroboh.” Ucap umma sambil memberi segelas jus pada Suho.

“Tapi dia sudah kelas 3 SMA umma.Dia harus belajar mandiri dan disiplin. Dia itu sangat semberono! Mana nilai pelajarannya selalu jelek lagi.Sebenarnya dia itu anak siapa sih?” cibir Suho sambil memakan rotinya.

“Ne, umma juga sudah mulai cemas pada Shin Yeong. Ah bagaimana jika kita mencarikannya guru privat?” Tanya umma antusias.

“Kita sudah mencari 49 guru privat untuknya umma.Tapi semuannya langsung mengundurkan diri karena sikap Yeongi yang sangat diluar nalar manusia.”

PLETAK…

Umma memukul kepala Suho dengan sendok makan.

“YA! Kau ini sebagai oppa yang baik seharusnya mau membantu dongsaengnya yang sedang membutuhkan kesusahan! Bukan malah mencibirnya!!.”

Sementara Suho masih mengelus-elus kepalanya yang sakit “Jadi apa yang harus aku lakukan umma?” Tanya Sehun dengan penuh penekanan di setiap perkataannya.

“Carikan dia seorang guru privat yang seumuran dengan Yeongi. Kalau bisa yang tampan juga supaya semangat belajarnya bertambah.” Ujar umma sambil tersenyum-senyum.

“Aigoo….untung appa sudah berangkat tadi.Sebenarnya yang butuh guru privat itu Yeongi atau umma sih?”

“Kekekeke…ini kan demi kebaikan dongsaengmu juga Suho~ah.” Ucap umma sambil mengelus elus rambut anaknya yang tampan itu.

“Ne umma.Emmmh aku rasa aku sudah menemukan orang yang cocok yang bisa menjadi guru privat Yeongi.Dan umma pasti menyukainya.”

“Jinjja?Apakah dia tampan? Huwaaa umma tidak sabar ingin melihatnya.” Umma mulai keganjenan sambil bertepuk tangan seperti anak kecil.

“Tentu saja, selain pintar dia juga tampan.Hanya orang bodoh yang tidak menyukainya.Dan aku usahakan mulai besok dia akan menjadi guru privat bagi Yeongi.”

“Huwaaa umma benar-benar ingin bertemu dengannya.”

“Kekeke..tunggulah sampai besok umma.” Suho lalu beranjak menuju kamarnya sambil tersenyum penuh arti.

“Mati kau Yeongi!kekekeke…. Maafkan oppamu ini ne?” bisiknya dalam hati.

Author POV end~

Shin Yeong POV

Huwaaa….. aku telat..aku telat…..

BRUUUKK…

Aigoo..pagi-pagi begini aku sudah sial. Sudah telat, menabrak orang pula.Aku langsung minta maaf dan menundukkan kepalaku lalu kembali berlari agar pak satpam tidak menutup pintu gerbang sebelum aku masuk.

“YA! YEOJA ANEH! AWAS KAU YAAA!” teriak namja yang aku tabrak.Sebenarnya aku ingin membantunya merapihkan buku-bukunya yang berserakan di jalan tadi, tapi mian aku benar-benar sudah terlambat sekarang.

=SKIP=

Fiuhh… untunglah aku tidak telat masuk gerbang. Ya walau aku telat masuk kelas, setidaknya aku tidak telat masuk gerbang kan? Kekeke….

Aku berjalan mengendap-endap supaya tidak ketahuan oleh Mr.Wu.Bisa mati aku jika ketahuan telat lagi oleh guru killer itu.Tapi sepertinya dia sedang asik menulis di papan tulis. Hahahaha…kesempatan yang sangat langka! Aku berjalan mengendap-endap tapi tidak ketahuan olehnya. Huwaaa DAEBAK!!

“Sepertinya ada tikus yang masuk kelasku tanpa minta izin padaku.”Ucapnya sambil terus menulis tanpa menoleh padaku.

Aku terdiam mematung di tempatku, sementara semua temanku terlihat sedang menertawaiku. DAMN! Mati aku hari ini! aisshhhh mengapa hari ini aku sial sekali sih???

“Kali ini apa alasanmu NONA KIM SHIN YEONG?” tannyanya ketus sambil menatapku. Aku berbalik menghadapnya dan tersenyum semanis mungkin supaya ia tidak memberiku tugas yang berlebihan lagi.

“Emhh…anu..tadi jam wekerku kebanjiran saem.” Ucapku sambil menggaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal.

“BUWAAAHAHAHAHA….” Suara tawa dari kelaskupun pecah.Kulihat Mr.Wu menggeleng-gelengkan kepalanya.Dia berjalan ke arahku, jantungku berdetak semakin cepat. Bukan karena aku suka padanya, tapi karena aku benar-benar takut akan hukuman-hukuman konyolnya.

“Sepulang sekolah kau harus merangkum 20 cerpen berbahasa mandarin nona.”Ia kembali ke mejanya sambil tersenyum penuh kemenangan. Ahhh sudah aku bilang dia itu guru killer yang hobi menyiksa murid-murid sepertiku. Ahh menyebalkannnn!

“Tapi saem..”

“Apa kau mau minta ditambah hhuh?”

“A….aniyo saem, tapi..”

“Kalau begitu cepatlah duduk.Mengganggu saja.” Aishh menyebalkan sekali guru ini!! aku benar-benar telah dipermalukan olehnya untuk yang kesekian kali. MENYEBALKAN!!!

“Buwahahahaha…. Mengapa kau tidak pernah berhenti mencari masalah dengan guru killer itu?ahh kau menyukainya ya?” Tanya Kai teman sebangkuku yang sangat menyebalkan.

“MWO?Bagaimana bisa kau berfikir seperti itu huh? Mana mungkin aku menyukai monster tua seperti itu huh?” teriakku di depan wajah Kai  hingga ia menundukkan kepalanya.

PLETAKK

Sebuah sepidol tepat mengenai jidatku yang seluas lapangan golf.

“AWWW APPO YO…!” teriakku sambil mengelus-elus keningku.

“Sudah telat, masih berani membuat keributan di kelasku huh? Cepat pindah ke depan!”  aahhhhh apa lagi sekarang? Duduk di bangku paling depan? Issshhh menyebalkan sekali dia ini!!!

“MWO? AISSHH SIAL SEKALI AKU!” teriakku tanpa menghiraukan tatapan teman-temanku dan Mr.Wu

“Apa kau bilang?Kau mau melawanku?” bentaknya.

“A..anniyo saem. Aissshh mengapa saem sangat sensitive sekali?Sapa saem sedang datang bulan?” teriakku karena aku sudah tidak tahan dengan perlakuannya.Semua teman-temanku kembali menertawaiku.Dan rasanya aku sedikit takut melihat wajah Mr.Wu yang memerah karena marah, dan matanya juga terlihat sangat menakutkan. Aku hanya tertunduk dan memindahkan tasku ke meja depan.

“Masih berani kau berada di kelasku huh?CEPAT KELUAR!” teriaknya.

“Mwo?”Mr.Wu langsung menarik tanganku keluar kelas lalu menutup pintu kelas dengan sangat keras.Yasudah, aku sih senang-senang saja bisa terbebas dari guru killer tersebut.

Sepulang sekolah aku langsung menuju perpustakaan untuk menjalankan tugas dari guru killer tersebut.Entah mengapa hari ini perpustakaan sangat sepi.Bahkan bisa aku pastikan bahwa hanya ada aku seorang disini.Sebenarnya aku sedikit takut, hanya saja aku jauh lebih takut pada guru killer tersebut.

Aku mulai mencari buku dan merangkum beberapa cerpen.Baru saja aku merangkum 5 cerpen tanganku sudah sangat pegal.Aku merebahkan tubuhku yang sangat lelah ini.

“AAAHHH….LELAH SEKALIII!” teriakku.Untung saja hanya ada aku seorang disini.

“Maka dari itu jangan suka terlambat dan membuat olah di kelasku.” Omoo…. Suara Mr.Wu… bulu kudukku menjadi berdiri mendengar suaranya di sebelah telingaku.Aku bisa merasakan hangat nafasnya di leherku.Aku rasa kini jantungku berdetak tak karuan.

“Mr.Wu?mengapa anda masih disini?” tanyaku tak percaya. Ia hanya tersenyum sambil terus menatapku dari bangku sebelahku yang kini didudukinya.

“Tentu saja mengawasi muridku yang nakal ini.Aku tidak mau kau kabur dari tanggung jawabmu.”

“Cih, lagi pula siapa yang mau kabur?” bisikku pelan namun masih bisa didengar olehnya karena keadaan yang sangat sepi.

“Jadi kau menyukai tugasku humh?” ucap Mr.Wu dengan nada yang menggoda.

“Bukan begitu saem.Aigoo aku pasti sudah gila jika menyukai tugas-tugas konyolmu ini.”aku kira dia akan marah, tapi ternyata..

“Buwaahahahaha…. Kau ini…huwahaahahaha…” ia terus tertawa sambil memegangi perutnya. Aku rasa dia harus dibawa ke RSJ secepat mungkin.

“Wae yo?Apa ada yang lucu?” tanyaku.Ia mulai menghentikan tawanya, lalu beralih menatapku. Ia tersenyum sangat manis sambil mengacak-acak rambutku. Mengapa dia beda sekali dengan di kelas tadi? Tapi jujur aku lebih suka dia seperti ini sih.Entah sejak kapan aku merasa wajahku mulai memerah karena terasa panas.

“Ya!Mengapa wajahmu memerah?Apa kau menyukaiku huh? Tapi bukannya kau tadi bilang “mana mungkin aku menyukai monster tua seperti itu?” di kelas tadi? Ahh aku rasa kau terkena karma nona young.” Ejeknya sambil tertawa penuh kemenangan.

“Ani… mana mungkin aku menyukai guru yang sudah tua?” balasku mencoba setenang mungkin agar tidak mencurigakan.

“Mwo? YA! Aku ini masih muda dan tampan plus pintar. Berani sekali kau menghinaku.” Ia memelototkan matanya seakan ia ingin memakanku hidup-hidup.

“Aisshh sudahlah, jika anda mengajak saya bicara terus saya tidak akan bisa menyelesaikan tugas anda tepat waktu Mr.Wu…”

“Apa kau ingin aku cabut hukumanmu?” tanyanya sambil mengeluarkan smirknya.

“Tentu saja.Ini benar-benar membuatku lelah.”

“Kalau begitu kau harus menemaniku pergi malam minggu nanti.”

“Mwo?Apa-apaan itu?mau mencuri kesempatan dalam kesempitan huh?” emosiku kini sudah mulai memuncak. Seenaknya saja ia mempermainkanku.

“Yasudah kalau tidak mau.Lanjutkan saja tugasmu. Aku akan menunggu di ruanganku.” Ia beranjak pergi dari kursinya. Aissshh menyebalkan sekali dia ini! aku menahan tangannya agar kembali duduk.

“Okke…. Minggu malam.Deal. Jadi apakah sekarang aku bisa pulang?” ia tersenyum penuh kemenangan. Aaahhh aku benci sekali senyumnya…!!

“Ne, aku akan mengantarkanmu pulang sebagai bentuk tanggung jawabku.” Ucapnya sambil menarik tanganku.

“Aku bisa pulang sendiri saem!” bentakku dan aku mencoba melepaskan genggaman tangannya dari tanganku.

“Kau ini bawel sekali. Sudah ikuti saja apa kataku. Aku tidak akan melakukan hal yang aneh-aneh pada anak kecil sepertimu.”

“MWO? YA!!” orang ini benar-benar menyebalkan!! Ia tersenyum lagi, dan itu membuatku semakin kesal dibuatnya.

Sesampainya di depan rumahku aku langsung beranjak pergi dari motornya. Namun ia kembali menarik tanganku mendekat padanya.

“Apa lagi ?” ucapku ketus.

“Aku hanya ingin mengambil helmku kembali yeoja pabo!” ia melepas helm yang aku pakai. Aigoo..bagaimana bisa aku sebodoh ini? memlukan sekali. Aku lihat ia sedang mencoba menahan tawanya.

“Aisshh menyebalkan!” saat aku kembali beranjak pergi ia kembali menarik tanganku.

CHU~

Ia mengecup pipi kananku sekilas. Aku masih terdiam mematung di tempatku, aku masih sangat kaget dengan kejadian yang baru saja aku alami.Wajahku dan wajahnya sama-sama memerah.

“Besok aku jemput supaya kau tidak kesiangan lagi.selamat istirahat YEONGI.” Ia langsung pergi mengendarai motornya. Sementara aku masih terdiam mematung di tempatku. Entah mengapa aku jadi tersenyum-senyum sendiri seperti ini dan mengelus pipiku sambil membayangkan kembali apa yang baru saja terjadi.

“YA! YEOJA PABO! SEDANG APA KAU DISANA?CEPAT MASUK!” teriak oppa. Aisshhh orang ini mengganggu kebahagiaanku saja! Tunggu, apa?? Bahagia?mengapa aku bahagia? yasudahlah….

Saat aku masuk ke dalam rumah terlihat oppa dan umma serta seorang namja yang berwajah bocah namun memakai seragam SMA sedang duduk di ruang tamu sambil tersenyum padaku.

“Yeongi kemarilah nak.” Ucap umma sambil menepuk-nepuk kursi kosong yang ada di sebelahnya.Aku langsung duduk di kursi tersebut.

“Ada apa ini?tumben sekali oppa dan umma berkumpul seperti ini. dan siapa namja itu?” tanyaku bertubi-tubi sambil menatap namja imut yang duduk di sebelah oppaku.

“Dia guru privatmu yang baru Yeongi.” Ucap oppa sambil mengeluarkan smirknya.Aishh oppaku ini selalu senang bila melihat dongsaengnya menderita.

“Mwo? SHIROYO! Aku tidak butuh guru privat oppa!” teriakku dan langsung berdiri.Namja itu menatapku dengan pandangan yang tidak bisa diartikan.

“Aku dan umma hanya ingin yang terbaik untukmu dongsaengku sayang… dan aku rasa nilaimu menurun sekarang.Jadi aku memberikanmu guru privat yang seumuran supaya kau mudah berinteraksi dan nyaman. Aku baikkan ?hahaha…” cih dasar setan berwajah malaikat! Ini pasti salah satu rencananya untuk menjahiliku. Appa…tolonglah anakmu ini…!!
“Tapi..umma..” aku langsung mengeluarkan aegyoku supaya umma mau merubah fikirannya. Namun sepertinya hal ini sudah kadaluarsa bagi umma.

“Tidak ada tapi-tapian.Nah cepatlah kamu belajar.Perkenalannya nanti saja sambil belajar. Kka..jangan membuang-buang waktu.” Umma menyeretku dan namja tadi ke kamarku untuk belajar.Aigoo…seharusnya sekarang aku bisa beristirahat di singgahsanaku.Tapi sepertinya hari ini benar-benar hari sialku. Menyebalkan sekali!!

KLLEK…
umma menutup pintu kamarku, yah kini hanya ada aku dan GURU PRIVATKU ini.

“Annyeong, naneun Baekhyun imnida. Mulai sekarang mohon bantuannya Yeongi.” Apa-apaan dia?baru bertemu saja sudah so kenal sekali. Berani-beraninya dia memanggilku Yeongi!

“YA!Siapa kau berani-beraninya memanggilku Yeongi?So kenal sekali kau!” aku harap dengan sikapku yang kasar dapat membuatnya berhenti menjadi guru privatku. Hahaha…

“Hyung menyuruhku memanggilmu dengan sebutan Yeongi. Kau juga boleh memanggilku Baekki.” Ucapnya sambil tersenyum dan mengeluarkan buku-buku pelajaran.

“Terserah kau saja lah!Aku mau istirahat.Bilang saja kalau kita sudah belajar pada umma okke. Tenang saja, gajihmu tidak akan dipotong ko.” Aku langsung merebahkan diri di atas tempat tidurku. Ahhh rasanya sangat nyaman…

Aku mendengar Baekhyun berjalan ke arahku, tapi aku mencoba untuk tidak mempedulikannya dan kembali terlelap dalam tidurku.

“YA! BANGUN KAU PEMALAS! AKU KESINI UNTUK MENGAJARIMU! BUKAN MELIHATMU TIDUR SEPERTI INI!” teriaknya.Aku tidak menyangka bahwa dia ternyata sangat pemarah.Aku kira dia orang yang mudah ditindas, ternyata wajah tidak bisa mencerminkan pribadi seseorang ya?

“YA! JANGAN BERTERIAK PADAKU! DAN JANGAN GANGGU AKU!”

“KALAU BEGITU CEPATLAH BANGUN DAN BELAJAR ! ATAU AKU AKAN MELAKUKAN HAL BODOH PADAMU!” berani sekali dia menantangku! Aku terduduk di tepi ranjangku.

“MEMANGNYA KAU BERANI  HUH?” aku menantangnya dan mengeluarkan smirkku. Aku tidak menyangka ternyata dia ikut memberikanku smirknya yang menjiikan.

“Ingatlah bahwa kau adalah wanita, dan aku adalah lelaki.Kita juga hanya berdua di kamar.Terlebih lagi posisimu sekarang sangat menguntungkan bagiku. Jadi menurutmu apa yang akan aku lakukan huh?” dia berjalan semakin dekat kepadaku. Aku mencoba mundur, namun dia semakin dekat dan naik ke ranjangku.Dia berada tepat diatasku.Apa yang akan dia lakukan? UMMA…AKU TAKUT!!

“YA!A..APA YANG KAU LAKUKAN HUH?”

Shin Yeong POV end~

Baekhyun POV

“Ingatlah bahwa kau adalah wanita, dan aku adalah lelaki.Kita juga hanya berdua di kamar.Terlebih lagi posisimu sekarang sangat menguntungkan bagiku. Jadi menurutmu apa yang akan aku lakukan huh?” aku mencoba menggoda Yeongi supaya ia mau berhenti bermain dan mulai belajar denganku.

Aku semakin mendekatinya dan naik ke ranjangnya.Melihat dia kini menjadi salah tingkah dan gugup sungguh membuatku ingin tertawa.

“YA!A..APA YANG KAU LAKUKAN HUH?” tanyanya gagap. Huwahahaha…aku sangat suka  menjahili nappeun yeoja seperti dia. Aku sudah tahu betul bagaimana sifatnya dari Suho hyung. Dan aku sangat tertarik dengan kepribadiannya, jadi aku menerima tawaran hyung untuk menjadi guru privatnya.Ternyata dia adalah orang yang menabrakku di jalan tadi. Aku akan balas dendam padanya sekarang. Hahahaha….

“Aku hanya ingin bermain denganmu. Itu yang kau inginkan kan?” aku semakin memajukan wajahku padanya yang sudah terbaring di tempat tidur. Wajahnya memerah, dan ia semakin gugup. Dia memang cantik, tapi aku tidak sangka dia ternyata sangat cantik dari jarak sedekat ini.

“YA!APA YANG AKAN KAU LAKUKAN HUH NAMJA MESUM?” teriaknya sambil menahan dadaku yang semakin menindihnya.

“Jika kau tidak mau belajar, bagaimana jika kita bermain saja huh?Bermain membuat anak mungkin?” ucapku menggodanya.Buwahahaha…wajahnya sangat lucu ketika sedang kaget seperti ini.aku jadi semakin ingin menjahilinya.

“MWO? Ba..baiklah ayo kita belajar!” ia langsung mendorong tubuhku dan berjalan kemeja belajar. Hahaha… wajahnya semakin memerah.

Kami mulai belajar dengan pelajaran matematika.Aku sudah menjelaskan padanya beberapa rumus yang mudah diingat, namun dia hanya mengangguk dan menggigiti ujung pinsil.Aishh dia menyebalkan sekali.

“YA!Apa kau mendengarkanku huh?” aku memukul kepalanya dengan pensil.

“YA! JANGAN PUKUL KEPALAKU! Aku sudah mengerti.Jadi cepatlah pulang, aku mau istirahat!” teriaknya sambil mengelus-elus kepalanya.

“Kau mengusirku huh?Kalau kau sudah mengerti, kerjakanlah soal ini.” aku memberikannya 20 soal matematika dengan materi yang aku ajarkan tadi.Dia menggerutu kesal sambil menghentakkan kakinya.Dia sangat lucu seperti anak kecil. Kekekeke….

Sambil menunggu dia menyelesaikan latihannya aku sibuk memainkan game yang ada di PSPku. Tak lama kemudian aku tidak mendengar suara pulpen yang menari-nari lagi (?).Ternyata dia tertidur di mejanya.Sepertinya dia sangat kelelahan hari ini.aku langsung menggendongnya ke tempat tidur. Setelah menyelimutinya aku berjongkok di sebelahnya sambil menatap wajahnya yang sedang tertidur.Entah mengapa aku senyum-senyum sendiri sedari tadi sambil melihatnya tertidur.

“Aku lebih suka kau yang tertidur seperti ini, kau terlihat sangat cantik dan tidak seberisik saat matamu terbuka Yeongi.” Aku mengusap kepalanya dengan hatihati., lalu entah setan apa yang memasukiku, aku mencium bibirnya sekilas. Sebenarnya aku tidak ingin melepaskan bibirku dari bibirnya yang manis, namun aku sudah harus pulang. Maaf merebut ciumanmu saat kau tertidur Yeongi. Impi indah… aku mencium keningnya dan membereskan barang-barangku ke dalam tas dan bergegas pulang.

Baekhyun POV end~

Author POV

Pagi harinya Kris sudah berada di depan rumah Shin Yeong untuk menjemputnya. Shin Yeong awalnya merasa risih, namun entah mengapa ia merasa senang saat gurunya yang killer itu tersenyum dengan ramah padanya.

“Cepat naik! Kau tidak ingin terlambat kan?” Kris memasangkan helm pada Shin Yeong. Wajah Shin Yeong berubah menjadi merah lalu bergegas naik ke motor Kris.

“Jika kau tidak ingin terjatuh lingkarkan tanganmu di pinggangku.” Ucap Kris sambil menstater motornya.

“SHIRO!kau pasti mau mencari kesempatan dalam kesempitan kan?” bentak Shin Yeong. Kris hanya tersenyum lalu segera melajukan motornya dengan kecepatan penuh.

“KYYYAAAA!!!” teriak Shin Yeong, lalu memeluk Kris.Kris tersenyum dibalik helmnya.Ia bisa merasakan detak jantung Shin Yeong yang sangat cepat, walau sebenarnya ia juga merasakan hal yang sama.

TBC~

Annyeong chingudeul😀 sebenernya sih aku mau ngebuat oneshoot, tapi takut kepanjangan. Jadi aku buat chapter deh. Mian kalau terlalu pendek dan banyak typo ne :Dyang mau CP aku, Twitter : JellyKim3 (tp ga pernah dipake lg hahahaha..) FB : Laely Shofia. FF ini juga uda pernah di post di beberapa tempat FanFiction.Segitu aja deh yah jangan lupa yang paling penting RCL ne J aku tunggu komentarnya. Gomawo😀

2 thoughts on “My Bad BoyPart 1 [freelance]

  1. Oh oh jadi kris dan baekhyun sama-sama menyukai shinyeong dan siapa yang akan dipilihnya ? Bisa saja kan ia menyukai kris tapi tidak bisa aku lebih menyukai ia suka pada baekhyun next chapternya ya thor.
    Fighting !!

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s